<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Buku catatan saya by ZALFAA NAURA AZIZAH</title>
      <link>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-06-02 08:29:55 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-06-04 00:05:13 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4d4.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Bagaimana Herbivora dapat disebut sebagai hama?</title>
         <author>zalfaanauraazizah</author>
         <link>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4/wish/3477527366</link>
         <description><![CDATA[<p>Invertebrata merupakan hewan tak bertulang punggung antar ruas- ruas tulang belakangnya. Hewan ini terbagi atas beberapa golongan filum yaitu protozoa, porifera, arthropoda, platyhrlmintes, nemathelminthes, annekida, coelenterata, mollusca, dan echinodermata. Sedang hewan vertebrata adalah kelompok hewan yang bertulang belakang. Herbivora merupakan salah satu jenis hewan pemakan tumbuhan yang dapat menjadi hama apabila didukung oleh lingkungan yang cocok, kerusakan yang diakibatkan meningkat secara nyata, dan menyebabkan kerugian ekonomi yang pesat. </p><p><br></p><p>Sejarah kerugian berawal dari belalang kembara. Belalng kembara mengalami pergantian perilaku dari soliter ke gregaria karena pengaruh curah hujan yang tinggi selain itu belalng kembara juga dikenal sangat <em>mobile </em>karena mampu berpindah tempat 145 km/hari. Belalang ini menyebabkan kerusakan yang sangat besar sehingga menyebabkan bencana kelaparan di Afrika pada tahun 2020. Konsekuensi perubahan status menjadi hama disebabkan oleh hewan tersebut dapat menimbulkan kerusakan serta kerugian ekonomi sehingga harus dilakukan pengelolaan dan pengendalian. </p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-06-03 14:56:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4/wish/3477527366</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Klasifikasi dan Biologi Hama</title>
         <author>zalfaanauraazizah</author>
         <link>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4/wish/3477539524</link>
         <description><![CDATA[<p>Berdasarkan taksonominya hama terbagi menjadi dua yaitu invertebrata dan vertebrata. Selain itu klasifikasi hama berdsarkan kemunculannya terbagi menjadi reguler, kadang- kadang, dan potensial. Kemudian klasifikasi hama berdasarkan kerugian terbagi menjadi dua yaitu hama major dan minor. Hama mayor adlaah hama yang sangat merugikan. Sedang pada hama minor kerugiaan yang ditimbulkan lebih sedikit. Hama pun terbagi lagi berdasarkan tipe alat mulutnya, seperti pemakan- pengunyah, pencucuk- penghisap, dan penggerek. </p><p><br></p><p>Salah satu contoh hama vertebrata ialah Monyet, Monyet dapat di klasifikasikan ke dalam hama yang munculnya kadang- kadang serta kerusakan yang ditimbulkan dapat dikategorikan pada tingkat major apabila, kondisi pangan berkurang. Monyet tidak dapat diburu karena menjadi pengendali hama. Hewan ini juga dikategorikan hewan berdarah panas serta menetap dengan cara berkoloni di suatu tempat. Selain hewan vertebrata terdapat pula hewan invertebrata. Keong mas merupakan hama invertebrata mayor yang polifag serta dapat beradaptasi terhadap habitat secara tinggi serta bereproduksi hingga 200- 600 butir. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-06-03 15:05:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4/wish/3477539524</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Bagaimana hubungan hama, gulma, dan patogen?</title>
         <author>zalfaanauraazizah</author>
         <link>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4/wish/3477859862</link>
         <description><![CDATA[<p>Hewan herbivor memperoleh <strong>pakan dan habitat</strong> dari tumbuhan. Sebaliknya, kehadiran herbivor bisa mempengaruhi pertumbuhan atau penyebaran tumbuhan (misalnya, melalui penyebaran biji atau kerusakan tanaman). Kemudian Hewan herbivor bisa bertindak sebagai <strong>vektor atau penyebar</strong> patogen, yang menyebabkan penyakit pada tumbuhan. Selain itu, Tumbuhan juga bisa menjadi <strong>tempat hidup</strong> bagi patogen. Jadi ketiga komponen diatas saling terhubung dalam sisetm ekologis yang kompleks. </p><p><br></p><p>Antara tumbuhan dan serangga, selain terjadi interaksi terjadi pula mekanisme bertahan. Secara fisiologis, serangga menyerang dengan mengeluarkan enzim untuk memecah senyawa. Mekanisme pertahanan yang muncul berupa penghalang struktural, duri, tanduk, acngkang yang keras pada biji, dan trikoma. Serta dapat muncul apabila ada respon terhadap luka atau ketika diserang oleh herbivor. Namun, mekanisme pertahanan ini dapat di bongkar oleh herbivor melalui perusakan sistem pertahanan, manipulasi kimiawai, serta adaptasi perilaku.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-06-03 22:14:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4/wish/3477859862</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Bagaimana Artropoda menemukan Inang?</title>
         <author>zalfaanauraazizah</author>
         <link>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4/wish/3477863803</link>
         <description><![CDATA[<p>Siklus hidup artropoda terdiri dari sempurna yaitu induk/ imago berperan dalam penempatan larva agar larva dapat makan dengan mudah. Selanjutnya terdapat pula siklus hidup sederhana dimana nnimfa dapat mencari inangnya sendiri. Kisaran inang nya pun ada yang spesialis maupun generalis. Pada kutu kebul imago meletakkan nimfa nya menetap, tidak punya sayap, dan tidak dapat bereproduksi. Namun, ketika dewasa ia berpindah. </p><p><br/></p><p>Mekanisme pencarian inang yaitu pertama- tama mencari lokasi dengan memperhitungkan jarak dan kondisi sekitar inag, kemudian mendeteksi jarak jauh melalui olfaktori yang ada pada senyawa volatio serta mengandalkan visual. Selanjutnya melakukan deteksi jarak dekat dengan kontak kemoreseptor yaitu alat pendeteksi berbasis kimiawi pada kaki dan mulut. Selanjutnya mulai nenerima inang ditandai dengan mulai makan serta meletakkan telur. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-06-03 22:22:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4/wish/3477863803</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Bagaimana Cara Nematoda Menemukan Inang?</title>
         <author>zalfaanauraazizah</author>
         <link>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4/wish/3477866909</link>
         <description><![CDATA[<p>Nematoda dapat bergerak dengan aliran air sehingga kekeringan adalah musuh mereka. Proses pengenalan nematoda terhadap tanaman inang yaitu melalui senyawa kimia (AA dan CO2), sensor (amphid), respon dan perilaku, adaptasi terhadap sistem pertahanan inang dengan mengeluarkan protein efektor, serta kondisi pada lingkungan sekitar seperti kondisi tanah atau edafik (pH). Mekanisme interaksi inang dan nematoda yaitu pertama nematoda akan datang kepada inang. kemudian menggunakan protein efektor dan dideteksi oleh microbe- asso- nematodaciated (MAMP) untuk mengenali inang serta menekan pembentukan PTI. Selanjutnya efektor akan menekan PTI dan membentuk FTI (efektor triggered immunity).</p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-06-03 22:28:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4/wish/3477866909</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hubungan Serangga dan Tumbuhan</title>
         <author>zalfaanauraazizah</author>
         <link>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4/wish/3477869992</link>
         <description><![CDATA[<p>Nektar menjadi sumber energi bagi serangga sehingga terdapat proses penyerbukan dimana 90% tumbuhan berbunga mengandalkan serangga untuk penyerbukan (transfer serbuk sari ke stigma). Tumbuhan menyediakan nektar serta serbuk sari, metabolit sekunder racun pada nektar dimanfaatkan untuk menarik serangga penyerbuk. Selain itu terdapat pula mekanisme penjagaan serangga dari herbivori yaitu, semut. Semut dapat melindungi tumbuhan dari herbivor serta menyediakan nektar dan tubuh unik sebagai sarang. Selain penjagaan semut juga dapat melakukan persebaran biji (mirmekokori). Semut menyukai bagian yang kaya akan lipid kemudian bijinya diangkut dan elaisomnya dimakan. Setelah itu bijinya ditaruh disekitar sarang yang penuh akan kotoran semut dan berdampak pada kelancaran pertumbuhan tanaman. Semut- semut itu juga akan melindungi biji dari hewan pemakan biji. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-06-03 22:35:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4/wish/3477869992</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dinamika Populasi Hama</title>
         <author>zalfaanauraazizah</author>
         <link>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4/wish/3477903731</link>
         <description><![CDATA[<p>Arus energi dari sinar matahari dapat diterima oleh tanaman dan tumbuhan melalui proses fotosintesis. Energi tersebut tersalurkan melalui herbivora kemudian karnivora hingga dekomposer. Partogenesis merupakan proses penghasilan keturunan tanpa adanya pembuahan dan ketururnan yang idhasilkan hanya betina. Problem yang dibawa oleh herbivora adalah apabila populasi terlalu tinggi maka akan bermasalah, tetapi bagi vektor, populasi kecil sudah bermasalah. Oleh karena itu strategi penangan nya yaitu dengan melakukan mating distruption (mengganggu perkawinan) dengan pheromone trap. Faktor dinamika populasi yautu natalis dan imigrasi yang berarti meningkatkan poopulasi lalu terdapat mortalitas dan emigrasi yang berarti mengurangi populasi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-06-03 23:33:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4/wish/3477903731</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kompetisi</title>
         <author>zalfaanauraazizah</author>
         <link>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4/wish/3477908919</link>
         <description><![CDATA[<p>Kompetisi merupakan persaingan yang terdiri dari interspesies (anatar spesies lain) dan Intraspesies (antar individu atau kelompok dalam satu spesies). Terdapat pula sex ratio yang merupakan perbandingan jantan dan betini dalam suatu populasi. Dua spesies yang saling berkompetisi untuk sumberdaya yang sama tidak dapat hidup bersama dalam populasi konstan, peristiwa ini dinamakan competitive exclusion. Sumber daya yang lebih spesifik dan terbatas disebut dnegan niche (specifif area of interest). Koeksistensi terjadi karena adanya kompetisi yang terjadi dalam waktu yang lama, sehingga masing- masing pihak dapat beradaptasi. Contohnya dengan menyeseuaikan target berdasarkan bagian atau stadia nya. Keberhasilan suatu makhluk hidup ditentukan oleh kemampuannya dalam beradaptasi. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-06-03 23:39:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4/wish/3477908919</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Migrasi</title>
         <author>zalfaanauraazizah</author>
         <link>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4/wish/3477911190</link>
         <description><![CDATA[<p>Migrasi merupakan perpindahan tempat oleh suatu hama untuk menghindari kondisi yang kurang disukai seperti iklim dan suhu. Faktor penyebab migrasi antara lain yaitu kondisi iklim atau suhu yang tak disukai, ketersediaan pakan, serta tekanan lain (kepadatan populasi). Slaah satu contoh kasus imigrasi spesial yaitu Monach Butterfly yang bermigrasi untuk bereproduksi, lalu anak- anaknya kan kembali k etempat asal induknya. </p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-06-03 23:42:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4/wish/3477911190</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Predasi dan Parasitasi</title>
         <author>zalfaanauraazizah</author>
         <link>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4/wish/3477915972</link>
         <description><![CDATA[<p>Predasi ialah kegiatan pemangsaan sedang predator adalah pemangsa. Sedang prasitasi ialah kegiatan parasit terhadap tanaman inang. Parasit menunjukkan pelaku atau penyebab parasitisme sedang parasitois adalah pelaku dan inang yang setara atau sama kelasnya. EKtoparist merupakan istilah dimana parasit tersebut tidak masuk dalam tubuh sedang endoparasit sebaliknya. </p><p>Contoh kasus ada pada Kumbang unta dan ulat. Kumbang unta adalah predator yang efektif dalam menekan populasi ulat yang memakan daun kelapa sawit. Kumbang unta memakan ulat dan larva serangga lainnya, membantu mengurangi kerusakan pada tanaman.&nbsp;</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-06-03 23:48:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/zalfaanauraazizah/qiwxl5p88bbwn8g4/wish/3477915972</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
