<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Buku catatan saya by M inggit Prabowo</title>
      <link>https://padlet.com/minggitprabowo/qgi6ccaxcoujdfs1</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-09-25 15:14:11 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-09-26 02:57:23 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4d4.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Nama : Muhammad Inggit Prabowo Nim : 0301213037</title>
         <author>minggitprabowo</author>
         <link>https://padlet.com/minggitprabowo/qgi6ccaxcoujdfs1/wish/3138392588</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Toleransi dan tasamuh, jelaskan persamaan dan perbedaannya </p></li><li><p>Bagaimana sikap seorang yang moderat melihat orang yang mengucapkan salam agama?</p></li></ol><p><br/></p><p>Jawaban :</p><ol><li><p>Toleransi dan tasamuh sama sama menekankan pentingnya penghargaan terhadap perbedaannya terutama terletak pada asal usul, konteks, fan nuansa makna yang lebih dalam. Toleransi lebih bersifat umum dan sekuler, sementara tasamuh lebih memiliki dimensi religius, terutama dalam konteks Islam, dengan penekanan pada sikap kasih dan damai terhadap perbedaan.</p></li><li><p>Sikap seorang moderat dalam melihat orang yang mengucapkan semua salam agama adalah sikap yang terbuka, menghargai, dan inklusif. Individu moderat memahami pentingnya toleransi antaragama dan menghormati keberagaman. Mereka melihat tindakan mengucapkan semua salam agama sebagai upaya untuk menunjukkan penghargaan dan kesetaraan terhadap keyakinan yang berbeda.</p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-25 15:22:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/minggitprabowo/qgi6ccaxcoujdfs1/wish/3138392588</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Annisa Nursyifa (0301213187)</title>
         <author>anursy633</author>
         <link>https://padlet.com/minggitprabowo/qgi6ccaxcoujdfs1/wish/3139396858</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Toleransi dan tasamuh, jelaskan persamaan dan perbedaannya</p><p>Jawaban : </p><p><br/></p><p>Toleransi dan tasamuh dalam konteks Islam memiliki beberapa persamaan dan perbedaan yang signifikan. Berikut adalah penjelasan tentang keduanya:</p><p><br/></p><p>A. Persamaan</p><p>1. Sikap Menghargai dan Menghormati: Kedua konsep ini berfokus pada sikap menghargai dan menghormati perbedaan antara individu, termasuk perbedaan agama, ras, dan suku. Toleransi dan tasamuh mendorong kehidupan yang damai dan harmonis dengan mengakui dan menghargai eksistensi orang lain.</p><p>2. Mengurangi Konflik: Kedua konsep ini bertujuan untuk mengurangi konflik dan meningkatkan kerukunan dalam masyarakat. Dengan menerima perbedaan dan tidak membeda-bedakan, individu dapat hidup bersama lebih harmonis.</p><p>3. Penting dalam Pergaulan Sehari-Hari: Toleransi dan tasamuh sangat penting dalam pergaulan sehari-hari. Mereka membantu menciptakan suasana yang saling menghargai dan menghormati, sehingga kehidupan bermasyarakat menjadi lebih mudah dan damai.</p><p><br/></p><p>B. Perbedaan</p><p>1. Etimologi dan Konsep:</p><p>Toleransi: Secara etimologis, toleransi dapat diartikan sebagai sikap menahan perasaan tanpa protes. Dalam konteks Barat, toleransi sering diartikan sebagai menahan perasaan tanpa protes terhadap gagasan atau keyakinan yang berbeda.</p><p>Tasamuh: Dalam bahasa Arab, tasamuh memiliki arti yang lebih luas, termasuk toleransi, sabar, kemurahan hati, pemaafan, dan keringanan hukuman. Tasamuh dalam Islam lebih berfokus pada kemudahan dan tidak mengusik keimanan orang lain.</p><p>2. Tujuan dan Konsekuensi:</p><p>Toleransi: Toleransi dalam konteks Barat seringkali berarti merelatifkan nilai-nilai kebenaran dalam beragama. Ini berarti bahwa semua keyakinan dan gagasan harus ditolerir tanpa membeda-bedakan antara kebenaran dan kesesatan.</p><p>Tasamuh: Tasamuh dalam Islam justru untuk meyakini akan kebenaran yang hanya berasal dari Allah. Ini berarti bahwa tasamuh tidak hanya tentang menerima perbedaan, tetapi juga tentang mempertahankan kebenaran dan tidak mengusik keimanan orang lain.</p><p>3. Praktik dalam Islam:</p><p>Tasamuh: Tasamuh dalam Islam tidak hanya tentang menerima perbedaan, tetapi juga tentang berbuat adil dan mengajak kepada budi pekerti mulia. Ini berarti bahwa tasamuh dalam Islam memiliki konsekuensi yang lebih tinggi, yaitu mempertahankan kebenaran dan tidak mengusik keimanan orang lain.</p><p><br/></p><p>Dalam kesimpulan, meskipun toleransi dan tasamuh memiliki beberapa persamaan dalam menghargai dan menghormati perbedaan, mereka memiliki perbedaan yang signifikan dalam etimologi, tujuan, dan konsekuensi. Tasamuh dalam Islam lebih berfokus pada kemudahan dan mempertahankan kebenaran, sedangkan toleransi dalam konteks Barat lebih berfokus pada menahan perasaan tanpa protes terhadap semua keyakinan dan gagasan.</p><p><br/></p><p><br/></p><p>2. Bagaimana sikap seorang yg moderat melihat orang yg mengucapkan semua salam agama?</p><p>Jawaban : </p><p><br/></p><p>Sikap seorang yang moderat dalam melihat orang yang mengucapkan salam lintas agama biasanya ditandai oleh toleransi, inklusivitas, dan kemampuan untuk memahami konteks dan tujuan dari tindakan tersebut. Berikut beberapa pandangan yang relevan:</p><p><br/></p><p>A. Toleransi dan Inklusivitas:</p><p>1. Moderasi dalam Islam:</p><p>Dalam konteks Islam, sikap moderat melihat pengucapan salam lintas agama sebagai bentuk toleransi dan penghormatan terhadap perbedaan agama. Pandangan ini menekankan bahwa Islam memperjuangkan kemanusiaan, keadilan, dan kedamaian, sehingga mengucapkan salam tidak harus dianggap sebagai pelanggaran iman.</p><p>2. Pandangan PWNU Jatim:</p><p>PWNU Jatim menawarkan perspektif yang lebih moderat dan inklusif. Mereka memperbolehkan salam lintas agama dalam konteks tertentu, seperti kemaslahatan umat dan menjaga harmoni.</p><p><br/></p><p>B. Konteks dan Tujuan:</p><p>1. Menghormati Perbedaan:</p><p>Mengucapkan salam lintas agama dapat menjadi jembatan untuk meningkatkan pemahaman dan menghormati perbedaan agama. Ini merupakan bagian dari interaksi sosial yang positif dan dapat membangun solidaritas.</p><p>2. Pengaruh Sosial:</p><p>Dalam masyarakat yang beragam, salam lintas agama dapat membantu menjaga kerukunan dan harmoni. Ini tidak berarti mencampuradukkan ajaran agama, melainkan wujud sikap saling menghormati dan toleran.</p><p><br/></p><p>C. Pengaruh pada Masyarakat:</p><p>1. Kedamaian dan Kerukunan:</p><p>Menggunakan salam lintas agama tidak harus dilihat sebagai pelanggaran iman, tetapi sebagai bentuk adaptasi dan penerapan nilai-nilai Islam dalam konteks yang lebih luas dan beragam. Ini dapat membantu mencapai kedamaian dan kerukunan dalam masyarakat.</p><p><br/></p><p>Dalam keseluruhan, seorang yang moderat akan melihat pengucapan salam lintas agama sebagai tindakan yang positif dan berkontribusi pada toleransi dan harmoni dalam masyarakat beragam.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-26 02:57:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/minggitprabowo/qgi6ccaxcoujdfs1/wish/3139396858</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
