<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>TEKS EKSPOSISI (Wanita karir vs IRT)  by Hanifah Dian Erita</title>
      <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-05-04 06:46:01 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-06-20 18:18:25 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Ardelia putri fadiyah, 10 ipa 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603104102</link>
         <description><![CDATA[<div>TUGAS MENULIS TEKS EKSPOSISI<br><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;"WANITA KARIR"<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<br>&nbsp; &nbsp;Hak asasi manusia merupakan hal yang harus dimiliki oleh laki-laki dan perempuan. Hak asai itu berfungsi untuk menjamin martabat seseorang. Hak perempuan disini menjadi masalah yang sering diperbincangkan salah satunya adalah masalah tentang pendidikan wanita dan menjadi wanita karir atau wanita yang bekerja.Pada masa sekarang ini banyak perempuan yang ingin menjadi perempuan yang berbeda dari yang lain. Maksudnya adalah perempuan juga ingin memiliki pendidikan yang tinggi dan menjadi wanita karir tanpa harus mengabaikan kodrat sebagai seorang wanita. Mengapa demikian? Karena perempuan pada masa sekarang tidak ingin hanya berbatas mengurus rumah tangga dengan berdiam diri dirumah.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; Peran wanita karir sangatlah besar karena mereka harus bisa membagi dirinya dengan kodrat yang dimiliki sebagai seorang ibu dan istri. yang harus kita fahami disini adalah perempuan bekerja bukan untuk menyaingi pekerjaan suami tetapi perempuan bekerja untuk mencerdaskan generasi-generasi yang akan datang. seperti yang terjadi di luar negeri perempuan harus berpendidikan sampai S3 karena disana pendidikan perempuan berguna untuk merawat anak agar menjadi anak yang kompeten.<br>&nbsp; &nbsp; Menurut pendapat saya wanita karier itu sangat bagus,kita harus menjadi wanita yang mandiri jangan bergantung pada suami saja tetapi kita juga harus bisa membagi waktu untuk keluarga apalagi dalam hal mengurus anak karena peran ibu itu sangat penting bagi anak itu sendiri,jadi walaupun menjadi wanita karir kita harus bisa membagi waktu dengan keluarga.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-24 10:14:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603104102</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tiara kusuma ningrum x ipa 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603164994</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp; &nbsp;    Wanita karir atau wanita yang bekerja merupakan suatu hal yang mejadi permasalahan pada saat ini.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp;    Wanita berkarier ini kerap kali dibandingkan dengan ibu rumah tangga, padahal menurut saya baik wanita karier atau ibu rumah tangga itu memiliki kelebihannya masing masing, Baik menjadi wanita karier ataupun menjadi ibu rumah tangga keduanya sama sama baik dan memiliki kewajibannya sendiri. Beberapa asalan atau keuntungan menjadi wanita karier adalah:<br>1. Mandiri secara finasial&nbsp;<br>2. Mengembangkan diri<br>3. Membantu perekomian keluarga&nbsp;<br>4. Memperluas jangkauan pengetahuan dan sosial&nbsp;<br>5. Hidupnya terjamin<br>Begitu pula dengan ibu rumah tangga, ibu rumah tangga memiliki keuntungannya tersendiri. Para kaum pria sering kali lebih memiliki wanita yang menjadi ibu rumah tangga daripada wanita karier karena beberapa asalan seperti karena takut istrinya berselingkuh atau bahkan karena takut jika penghasilan dari sang istri yang lebih besar. Bahkan sebagian orang menyebut wanita yang berkarier tidak bisa mengurus anak karena kasibukannya, padahal jika wanita itu berkarier dan berpendidikan tinggi dia dapat mengajarkan anak anaknya kelak dengan lebih kompeten karena seperti yang beberapa orang bilang bahwa "anak yang cerdas terlahir dari ibu yang pintar".&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp;setelah saya bertanya pada salah satu teman saya yang memiliki ibu seorang wanita karier, beliau bekerja sebagai seorang guru, menurutnya hal tersebut tidak menjadi masalah karena meskipun sang ibu bekerja beliau tetap bisa mengurusnya dan mendidiknya selain itu juga dia bisa mendapatkan uang jajan lebih dari sang ibu.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp;setelah saya membandingkan antara wanita karier dan ibu rumah tangga, saya memutuskan untuk memilih wanita karier karena beberapa alasan yang saya sebutkan tadi, seperti mandiri secara finansial, hidupnya terjamin, dan lain sebagainnya. Setiap pria maupun wanita dapat menentukan dan memilih pilihannya sendiri karena setiap manusia memiliki hak untuk semua itu.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-24 11:18:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603164994</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Karina Tengku A.R  X-IPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603254995</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp;Teks Ekposisi<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;~Wanita Karier~<br><br>Wanita karier merupakan sebutan bagi kaum hawa yang sangat santer terdengan di perkotaan. Wanita yang berkarier tersebut merujuk pada seseorang dengan jenis kelamin perempuan dengan kehidupannya sebagai seorang pekerja dan memiliki keinginan untuk terus menjaga agar karier dalam pekerjaannya bisa terus berjalan dengan baik.<br><br>Wanita yang bekerja dalam kehidupan sehari hari memang kerap menjadi pertanyaan dan sering digunjing oleh orang disekitarnya.Wanita yang bekerja dalam kehidupan sehari hari memang kerap menjadi pertanyaan dan sering digunjing oleh orang disekitarnya. Pandangan negatif terhadap wanita dalam karir pekerjaannya merupakan salah satu anggapan masyarakat yang sudah berkembang lama.<br><br>Banyak orang yang berpikir bahwa ibu rumah tangga dan wanita karier yang sudah menikah lebih baik ibu rumah tangga karena,selalu ada di rumah dan memenuhi kewajiban nya.Padahal wanita karier yang sudah menikah juga bisa memenuhi kewajiban nya sebagai seorang ibu dengan cara menjaga keseimbangan pekerjaan dan rumah nya.Dan menjadi wanita karier ada sisi positifnya juga, seperti:<br>-Mandiri secara finansial.&nbsp;<br>-Mengembangkan diri.&nbsp;<br>-Membantu perekonomian keluarga.&nbsp;<br>-Memperluas jangkauan pengetahuan dan sosial.&nbsp;<br>-Menghargai kesetaraan.&nbsp;<br>-Hidupnya terjamin.&nbsp;<br><br>Dengan keseimbangan yang ada, maka kehidupan dapat berjalan lebih baik. Wanita harus memahami bahwa tugas seorang wanita yang utama ketika sudah menjadi istri dari suaminya adalah mentaati dan membantu tugas suami dalam membentuk keluarga. Meskipun memiliki keinginan untuk berkarir, tugas tersebut haruslah tetap dapat dijalani dengan baik.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-24 12:44:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603254995</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Bagus subagja X Ipa 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603889556</link>
         <description><![CDATA[<div>                       Wanita karier<br><br>Wanita karier adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan wanita yang mengambil peran aktif dalam dunia profesional dan berusaha mencapai kesuksesan dalam karier mereka. Dalam beberapa dekade terakhir, peran wanita dalam dunia kerja telah mengalami perkembangan yang signifikan. Wanita karier tidak hanya menjadi bagian integral dalam berbagai industri, tetapi juga telah berhasil mematahkan stereotip dan mencapai pencapaian luar biasa.<br><br>Salah satu alasan di balik meningkatnya jumlah wanita karier adalah perubahan dalam persepsi sosial tentang peran gender. Wanita sekarang diberikan kesempatan yang sama untuk mengejar karier seperti pria. Pendidikan yang lebih baik dan akses yang lebih mudah ke peluang kerja telah membuka pintu bagi wanita untuk berpartisipasi secara aktif di berbagai sektor.<br><br>Keberhasilan wanita karier tidak hanya memberikan manfaat individu, tetapi juga memberikan dampak positif pada masyarakat secara keseluruhan. Wanita karier membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan kontribusi mereka dalam menciptakan lapangan kerja, menghasilkan inovasi, dan membawa perubahan positif dalam industri tempat mereka bekerja. Selain itu, wanita karier juga berperan sebagai percontohan dan inspirasi bagi generasi mendatang, membantu meruntuhkan batasan yang ada dan memotivasi wanita lain untuk mengejar karier mereka.<br><br>Namun, wanita karier juga menghadapi tantangan unik. Masih ada ketimpangan gender dalam hal kesempatan kerja, keadilan gaji, dan akses ke posisi kepemimpinan. Bias dan stereotip gender juga dapat menghambat kemajuan karier wanita. Oleh karena itu, penting untuk terus mempromosikan kesetaraan gender, memperjuangkan kesempatan yang adil, dan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif bagi wanita.<br><br>Pemerintah, perusahaan, dan masyarakat secara keseluruhan perlu berkolaborasi untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan dan kemajuan wanita karier. Pendidikan dan pelatihan yang berkualitas harus tersedia untuk semua wanita, termasuk akses ke program yang memungkinkan mereka untuk mengembangkan keterampilan dan kompetensi yang diperlukan dalam dunia kerja. Selain itu, kebijakan yang mendukung fleksibilitas kerja, kebijakan cuti yang adil, dan dukungan dalam mengatasi hambatan-hambatan yang dihadapi oleh wanita karier sangat penting.<br><br>Wanita karier memiliki potensi besar untuk mencapai kesuksesan dan memberikan kontribusi yang berarti dalam dunia profesional. Dengan dukungan yang tepat, kesetaraan kesempatan, dan lingkungan kerja yang inklusif, mereka dapat terus memajukan diri dan memainkan peran penting dalam mencapai kemajuan sosial dan ekonomi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-24 23:47:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603889556</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alya Mukhbita X IPA 1 Tugas Teks Eksposisi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603895702</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;-<strong>WANITA KARIR-</strong></div><div><br><br>Zaman sekarang banyak wanita yang memilih untuk berkarir dengan menjadi pegawai kantoran atau berwirausaha. Memang, pilihan menjadi wanita karir sudah menjadi hal yang umum, tapi tidak sedikit juga yang memberi argumen bahwa wanita seharusnya hanya di rumah saja untuk mengurus keluarga. Di balik segala pro kontra yang ada, sebetulnya seorang wanita bisa menjaga antara karir dan keluarga agar tetap seimbang, lho! Nah, berikut ini adalah alasan mengapa seorang wanita boleh bahkan harus bekerja. Simak dibawah ini yuk!&nbsp;<br><br>Mandiri Secara Finansial<br>Kemandirian finansial adalah faktor terpenting yang dapat mempengaruhi kualitas hidup seorang wanita. Ketika seorang wanita memiliki penghasilan, ia dapat menanggung kebutuhannya sendiri dan tidak melulu mengharapkan pemasukan dari pasangan atau orang tuanya. Mandiri secara finansial juga dapat memberinya rasa pencapaian dan identitas diri, memungkinkan para wanita untuk berkembang sebagai manusia yang lebih baik dan mandiri.&nbsp;<br><br>Mengembangkan Diri<br>Jika seorang wanita memutuskan untuk bekerja, maka secara tidak langsung ia akan mempelajari banyak hal yang sangat berguna untuk pengembangan dirinya di masa depan. Keterampilan ini bisa mencakup banyak hal, mulai dari manajemen waktu, komunikasi, negosiasi, hingga cara untuk berinteraksi dengan orang lain. Hal ini akan didapatkan dengan sendirinya di dunia kerja, dan nantinya akan dapat diaplikasikan di kehidupan sehari-hari, termasuk di kehidupan saat telah berumah tangga.<br>Membantu Perekonomian Keluarga<br>Apabila seorang wanita telah mandiri secara finansial, ia tidak hanya dapat mendukung kondisi ekonomi keluarganya, tetapi juga memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anaknya. Jika dalam kondisi terburuk sang suami kehilangan pekerjaan atau meninggal dunia, keamanan finansial wanita dan keluarganya tentu akan terancam. Namun, jika wanita tersebut telah bekerja sebelumnya, tentunya ia tidak perlu khawatir. Tak hanya itu, suami dan istri yang sama-sama bekerja tentunya akan memiliki penghasilan ganda dan membentuk stabilitas keuangan, memungkinkan mereka untuk menikmati kehidupan yang lebih baik bersama.&nbsp;<br><br>Membangun Koneksi Sosial yang Lebih Kuat<br>Menjadi ibu rumah tangga memungkinkan para wanita untuk memiliki hari-hari yang sibuk, tetapi ada kalanya juga mereka dapat merasa sangat kesepian. Dengan hidup sehari-hari hanya di dalam lingkup keluarga dan rumah, ia sulit berkesempatan untuk berinteraksi dengan orang-orang dari semua lapisan masyarakat. Bekerja akan memungkinkan wanita untuk terhubung dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda. Berinteraksi dengan orang-orang yang berbeda tentunya akan membuka pikiran dan memperluas perspektif. Pengetahuan Anda akan meningkat, seiring dengan terbangunnya relasi dengan orang lain.&nbsp;<br><br>Menghargai Kesetaraan<br>Wanita juga memiliki hak untuk terlibat dalam pekerjaan yang produktif, dan tidak ada yang bisa mencegah mereka melakukannya. Bekerja untuk penghidupan atau tujuan lainnya adalah hak asasi manusia. Wanita merupakan bagian penting dari semua aspek, termasuk aspek ekonomi, dan hal tersebut tidak dapat dibantah. Meski banyak tantangan yang harus dihadapi oleh wanita yang bekerja, saat ini penghargaan terhadap wanita di lingkungan kerja sudah semakin baik dan meningkat.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-24 23:55:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603895702</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rauffa afifa alia X IPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603896914</link>
         <description><![CDATA[<div><br>                              Wanita karier&nbsp;<br><br>Wanita karier adalah wanita yang prioritas hidup utamanya meraih kesuksesan dalam pekerjaannya.</div><div>Istilah wanita karier identik dengan wanita yang lebih tertarik berkarier daripada menikah dan memiliki anak.</div><div>Padahal, banyak wanita karier sukses yang bisa bekerja sekaligus mengurus anak dan rumah dengan baik. Wanita yang viral tersebut adalah salah satunya.</div><div><br></div><div>Wanita tersebut dapat melakukan kewajibannya sebagai seorang ibu, tapi juga tidak meninggalkan kewajibannya sebagai seorang karyawan perusahaan.</div><div>Namun, masyarakat Indonesia masih banyak yang beranggapan wanita harus di rumah dan mengurus anak. Cara pandang inilah yang membuat citra wanita karier menjadi buruk.</div><div>Kebiasaan yang harus dimiliki wanita karier yang sukses</div><div>Menjadi wanita karier adalah hal yang sulit dilakukan, terlebih jika sudah menikah dan memiliki anak. Oleh karenanya, jika ingin menjadi wanita karier sukses harus mempertimbangkan beberapa hal.</div><div>Sebab, kesuksesan seorang wanita karier adalah dinilai dari keahliannya membagi waktu dan perhatian untuk pekerjaan dan urusan rumah tangganya.</div><div><br>Untuk bisa menjadi wanita karier sukses, setidaknya seorang wanita harus memiliki lima kebiasaan ini, yaitu:</div><div>1. Dapat menentukan tujuan</div><div>Seorang wanita karier sukses harus bisa menetapkan tujuan hidupnya, baik dalam karir maupun rumah tangganya. Tujuan yang ditetapkan haruslah realistis supaya lebih mudah untuk dicapai.</div><div>Wanita karier suskes pasti memiliki kebiasaan untuk menentukan tujuan hidupnya secara rinci, baik tujuan jangka pendek maupun jangka panjang. Sebab, hal ini bisa membantunya mencapai tujuan.<br>2. Mau belajar dan terus belajar Wanita karier sukses terbiasa mendidik dirinya sendiri untuk maju, dengan cara terus belajar dan belajar. Wanita karier menyadari pentingnya kebutuhan untuk tetap belajar akan hal apa pun. Pasalnya, tidak peduli pada bidang apa yang dipilih untuk berkarier, wanita karier akan selalu menghadapi perubahan.&nbsp;<br>3. Berkomunikasi yang efektif Dengan kemandiriannya, wanita karier percaya dengan dirinya sendiri sehingga akan berani mengutarakan pendapatnya saat diperlukan. Tak jarang mereka akan menegaskan pengaruh dan kepemimpinannya di tempat kerjanya. Oleh karenanya, jika ingin menjadi wanita karier sukses harus bisa berkomunikasi yang baik dan efektif supaya bisa memberikan pengaruh pada lingkungan sekitar, terutama pekerjaannya.<br>&nbsp;4. Menjaga kesehatan Meski wanita karier selalu terlihat sibuk dengan pekerjaanya, kunci menjadi wanita karier sukses adalah tetap mengutamakan kesehatan. Misalnya dengan meluangkan waktu untuk me time dengan merawat diri sendiri.Memperhatikan kesehatan dapat membantu memerangi penyakit dan pikiran negatif yang bisa datang jika seseorang terlalu sibuk dengan pekerjaan.&nbsp; &nbsp;<br>5. Berpenampilan rapi Penampilan dapat mengatakan banyak hal tentang karakter seseorang dalam menjalani hidupnya. Pakaian menjadi komunikator nonverbal yang sangat baik. Oleh karenanya, wanita karier dapat menyesuaikan pakaiannya dengan berbagai situasi yang akan dihadapi. Sebab, cara berpakaian dapat meningkatkan kepercayaan diri di antara orang sekitar.&nbsp;<br><br>Demikian lima kebiasaan yang harus dimiliki jika seseorang ingin menjadi wanita karier sukses. Namun, harus selalu diingat bahwa setiap orang memiliki cara suksesnya masing-masing.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-24 23:56:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603896914</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Zahra Rayhana F Xipa1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603901581</link>
         <description><![CDATA[<div>Wanita Karir berarti wanita yang memiliki pekerjaan dan mandiri finansial baik kerja pada orang lain atau punya usaha sendiri. Ia identik dengan wanita pintar dan perempuan modern. Ketiga label ini bisa positif tapi juga negatif tergantung bagaimana dia bisa membawa diri secara agama dan sosial.<br><strong>Tips Wanita Karir, Sukses Pekerjaan Sekaligus Sukses Di Rumah</strong></div><ol><li>Semangat dan Optimis. ...</li><li>Membiasakan Komunikasi dengan Keluarga Lebih Intens. ...</li><li>Mengatur jadwal dengan baik. ...</li><li>Fokus pada apa yang sedang dihadapi. ...</li><li>Tidak Ada Manusia yang Sempurna. ...</li><li>Sekali Waktu Memanjakan Diri Sendiri. ...</li><li>Menjaga Pola Hidup Sehat, baik Jasmani maupun Rohani.</li></ol><div>Adapun Dampak positif dari wanita karier meliputi (1) Perempuan bisa membantu meringankan beban keluarga, (2) Perempuan dapat memberikan pengertian dan penjelasan kepada keluarga, (3) Dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat dan bangsa diperlukan partisipasi kaum perempuan karena dengan segala potensinya</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 00:01:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603901581</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Marsya Nuraeni X IPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603920164</link>
         <description><![CDATA[<div>Tugas membuat teks eksposisi<br><br>" Wanita Career "<br><br>Di era zaman modern yang sekarang, banyak wanita yang perlu mengembangkan diri sebagai wanita karir. Sudah tidak zamannya lagi wanita terikat oleh tradisi zaman dulu. Dahulu, seorang wanita idealnya harus berada di rumah untuk mengurus berbagai keperluan rumah tangga. Berbagai aktivitas yang kerap dilakukan oleh wanita di rumah adalah memasak di dapur, mencuci piring dan pakaian serta mengurus anak. Seorang wanita umumnya hanya keluar rumah untuk belanja kebutuhan keluarga dan pergi mengantar anak ke sekolah setiap hari. Seiring berjalannya waktu, hal tersebut bukan lagi menjadi harapan wanita. Wanita zaman sekarang memiliki mimpi yang besar.&nbsp;<br><br>Di era modernisasi, pemikiran kaum hawa menjadi lebih modern. Kaum perempuan ingin memiliki karir yang bagus. Wanita ingin membuktikan bahwa wanita bisa sejajar dengan kaum pria. Wanita tidak ingin lagi didiskriminasi oleh sentimen masyarakat yang menganggap bahwa pria adalah pemimpin dan wanita sebatas pengikut. Selain itu, wanita ingin memiliki pendapatannya sendiri sehingga tidak hanya bergantung pada pendapatan suami.<br><br>Menjadi career woman adalah impian yang didambakan oleh kaum perempuan sekarang ini. Hal mendasar yang memotivasi seorang wanita untuk menjadi wanita karier adalah potensi finansial yang akan didapatkan. Mereka akan mendapatkan penghasilan sendiri dengan kemampuan yang dimiliki oleh seorang wanita. Selain itu, menjadi wanita karir dapat melatih skill dan kemandirian seorang wanita.<br><br>Di Indonesia khususnya di kota-kota besar, seperti Jakarta dan Bandung, banyak sekali peluang pekerjaan yang secara khusus mencari wanita sebagai requirement sebuah lowongan pekerjaan. Kita akan menemukan banyak sekali wanita karir yang bekerja di berbagai sektor dan profesi. Tak jarang, banyak perusahaan yang menjadikan seorang wanita sebagai pemimpin perusahaan. Tak jarang, seorang wanita berprofesi sebagai polisi, pilot, PNS hingga pejabat negara. Ada juga wanita yang menjalankan profesi informal seperti pedagang, buruh pabrik dan driver taxi online (ojol).&nbsp;<br><br>Alasan seseorang menjadi wanita career :<br>1. Untuk membantu perekonomian keluarga<br>2. Tidak menyia nyiakan title yang dimiliki<br>3. Memiliki potensi yang lebih berkualitas<br>4. Lebih percaya diri<br>5. Memiliki passion yang baik</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 00:19:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603920164</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dede Hotimatul Rahayu X-IPA 1 tugas teks eksposisi </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603925571</link>
         <description><![CDATA[<div>Wanita Karir<br>&nbsp; &nbsp;Ketika kita merasa brsantai,tidak apa-apa untuk wanita bekerja jika memang itu mengharuskan mereka bekerja.misal mereka bekerja mungkin hanya karna hoby atau itu sudah menjadi kebiasaan mereka yang tidak bisa diam dirumah,mungkin juga untuk para ibu yang membantu suami nya mencari nafkah. Jadi menurut saya itu boleh beleh saja.<br><br>&nbsp; &nbsp;Wanita karir dapat membantu meringankan perekonomian keluarga memiliki kondisi ekonomi atau finansial yang stabil adalah harapan bagi semua orang.mereka punya potensi diri yang berkualitas dibandingkan wanita biasa.<br>Sekarang zaman serba canggih dan wanita bisa melakukan kegiatan rumah tangga secara instan.untuk memasak nasi,mencuci pakaian dsb.semua.bisa dilakukan dengan menggunakan rice cooker dan juga mesin cuci,menjadi wanita karir bisa membantu mereka terhindar dari rasa bosan dan ningkatin potensi diri.Nerkarir atu bekerja tak hanya sebatas mendapatkan penghasilan tambahan,dengan berkaring seorang wanita juga dapat menjalin interaksi sosial yang lebih luas yang tentunya berguna untuk masa depan.<br><br>    Jadi saya setuju dengan wanita yang bekerja,karena itu juga untuk baiknya dia dan tidak menjadi masalah bila dia juga bertanggung jawab dengan kehidupan lain selain bekerja,misal seperti menjaga anaknya dan jangan sampai terlalaikan juga.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 00:24:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603925571</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rusti Nur Syifa X IPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603926044</link>
         <description><![CDATA[<div>Wanita berkarier&nbsp;<br><br>Wanita Karier berarti wanita yang memiliki pekerjaan dan mandiri finansial baik kerja pada orang lain atau punya usaha sendiri. Ia identik dengan wanita pintar dan perempuan modern. Ketiga label ini bisa positif tapi juga negatif tergantung bagaimana dia bisa membawa diri secara agama dan sosial<br><br>Karier dan rumah tangga menjadi 2 pekerjaan yang sulit dipertimbangkan dimana saat diri masih ingin bergelut dengan hobi yang mampu mengantarkan nya pada karier impian gaji yang cukup besar sampai dengan jenjang karier yang tidak perlu diragukan lagi&nbsp;<br><br>Realistis saja, Zaman sekarang satu tangan saja nggak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sebuah keluarga. Laki-laki juga mengharapkan pasangan yang bisa mereka andalkan untuk membantu meringankan beban mereka dalam menyediakan kehidupan yang layak bagi anak-anaknya kelak.&nbsp;<br><br>Ambisi yang dimiliki wanita karier adalah hal yang sangat mengagumkan di mata laki-laki. Bagaimana nggak, wanita karier adalah sosok ideal untuk membangun hidup bersama-sama dari nol. Di masa depan, kesuksesan sudah menanti kalian.&nbsp;<br><br>Wanita karier bisa memberikan motivasi bagi para laki-laki untuk nggak cepat puas dengan pencapaiannya. Kadang hal sederhana inilah yang dicari-cari para lelaki dari pasangannya. Kalau kamu bisa mengejar karier dan kesuksesan, kenapa dia nggak bisa?&nbsp;<br><br>Dampak positif dari wanita karier meliputi<br>(1) Perempuan bisa membantu meringankan beban keluarga<br>(2) Perempuan dapat memberikan pengertian dan penjelasan kepada keluarga<br>(3) Dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat dan bangsa diperlukan partisipasi kaum perempuan karena dengan segala potensinya</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 00:24:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603926044</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nur sipa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603931288</link>
         <description><![CDATA[<div>Teks Eksposisi<br><br>Wanita karir<br><br>Wanita Karir berarti wanita yang memiliki pekerjaan dan mandiri finansial baik kerja pada orang lain atau punya usaha sendiri. Ia identik dengan wanita pintar dan perempuan modern. Ketiga label ini bisa positif tapi juga negatif tergantung bagaimana dia bisa membawa diri secara agama dan sosial.<br><br>dampak positif: meningkatkan ekonomi keluarga, meningkatkan sumber daya manusia, menjadi percaya diri dan merias diri<br><br>dampak negatif: berkurangnya kesabaran akibat lelah bekerja sehingga melampiaskan kepada anak, terjadinya argumen antara suami dan istri karena merasa tersaingi dan tidak terpenuhi hak-haknya sebagai suami, terjadi nya kegagalan rumah tangga karna istri tidak memiliki keterampilan dalam mengurus rumah tangga, atau juga terlalu sibuk dalam berkarir.<br><br>wanita karir itu bagus karna,zaman sekarang banyak lelaki yang berselingkuh.Jadi kita harus bisa berdiri sendiri,tapi diharapkan sebagai wanita karier harus bisa membagi waktu dengan keluarga karena peran ibu sangat penting diharapkan walaupun sebagai wanita karir keluarga itu nomer 1.Apalagi mengurus anak itu sangat penting.Peran ibu kepada anak sangat penting bagi anak iti sendiri.Jadi harapan saya walaupun menjadi wanita karir kita harus bisa membagi waktu dengan keluarga<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 00:28:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2603931288</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Farrel.R   X-IPA 1  Teks Eksposisi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604039632</link>
         <description><![CDATA[<div>Wanita Berkarir<br><br>Di era modernisasi, pemikiran kaum hawa menjadi lebih modern. Kaum perempuan ingin memiliki karier yang bagus. Wanita ingin membuktikan bahwa wanita bisa sejajar dengan kaum pria. Wanita tidak ingin lagi didiskriminasi oleh sentimen masyarakat yang mengangap bahwa pria adalah pemimpin dan wanita sebatas pengikut. Selain itu, wanita ingin memiliki pendapatannya sendiri sehingga tidak hanya bergantung kepada pendapatan suami. Namun banyak orang yang mengatakan bahwa wanita tidak layak untuk berkarir dan lebih baik menjadi ibu rumah tangga.&nbsp;<br><br>Memurut saya, wanita berkarier sebagai mana manusia, pada hakikatnya memiliki hak untuk menentulan jalan hidup mereka terlepas dari bagaimana dan apa pilihan yang akan dipilih kelak. Menjadi career woman adalah impian yang didambakan oleh kamu perempuan sekarang ini. Hal mendasar yang memotivasi seorang wanita untuk menjadi wanita berkarier adalah potensi finansial yang akan didapatkan. Mereka akan memdapatkan penghasilan sendiri dengan kemampuan yang dimiliki oleh seorang wanita. Selain itu, menjadi wanita karier dapat melatih skill dan kemandirian seorang wanita.<br><br>Di jaman modern ini wanita lebih memilih untuk menjadi wanita karier dibandingkan menjadi ibu rumah tangga dikarenakan mereka ingin mendapatkan pendapatan sendiri tanpa bergantung terhadap suaminya. Wanita jaman ini ingin sejajar dengan kaum pria dalam berkarier.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 01:51:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604039632</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sahl Abiyu Syafiq X IPA 1 Teks Eksposisi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604085611</link>
         <description><![CDATA[<div>Wanita Karir<br><br>   Sebagai perempuan, sering kali dihadapkan dengan sebuah pilihan, terutama setelah para perempuan menikah. Apakah ingin menjadi wanita karir atau menjadi ibu rumah tangga? Pertanyaan tersebut membuat perempuan menjadi dilema akan jalan apa yang harus ia prioritaskan.<br><br>   Dua pilihan tersebut pasti memiliki faktor-faktor yang penting untuk menunjang kehidupan kita. Apalagi ketika perempuan sudah menikah bahkan telah menjadi seorang ibu. Tentu saja kedua pilihan tersebut menjadi hal yang sangat perlu untuk dipertimbangkan.<br><br>   Ketika seorang perempuan memilih menjadi wanita karir tentu saja memberikan hal yang bagus, terutama untuk membantu suaminya memenuhi kebutuhan finansial yang selalu diperlukan. Selain itu, dengan berkarir dapat mengembangkan potensi yang dimiliki agar semakin berkembang dan terasah. Namun, menjadi ibu rumah tangga bukanlah hal yang salah. Menjadi ibu rumah tangga dapat memberikan kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga, walaupun memiliki tugas yang berat dengan berbagai macam pekerjaan rumah yang dilakukan hampir 24 jam nonstop.<br><br>   Maka dari itu, terlepas dari pilihan mana yang lebih baik, perempuan sebetulnya dapat melakukan keduanya. Dengan manajemen waktu yang baik, ibu akan mudah membagi waktu antara bekerja dan meluangkan waktu dengan keluarga.&nbsp;<br><br>   Bagaimana pun, kedua pilihan tersebut pastinya memiliki konsekuensi yang berbeda dan membutuhkan perencanaan tepat. Bagi beberapa orang, banyak hal yang harus dipertimbangkan, khususnya bersama pasangan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 02:22:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604085611</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ariqoh Huwaida Imtinan X IPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604100206</link>
         <description><![CDATA[<div>Wanita Karier<br><br>Wanita karier adalah perempuan yang bekerja bukan hanya untuk mandiri secara finansial, tapi juga demi mengembangkan potensi dirinya. Menjadi wanita karier atau perempuan pekerja seringkali menjadi pilihan yang dilematis, apalagi bagi mereka yang sudah berkeluarga.<br><br>Di perkembangan era sekarang ini, wanita sudah sangat tidak zaman terikat seperti dulu yang harus diam di rumah untuk mengurus pekerjaan rumah seperti memasak, mencuci, menyapu, dan mengurus anak. Seiring berjalannya waktu, para wanita mulai memiliki mimpi sama seperti laki-laki. Wanita juga mempunyai hak untuk kehidupannya.<br><br>Masih banyak orang yang masih beranggapan bahwa wanita harus tetap di rumah tidak diizinkan bekerja. Namun, wanita karier sebenernya memiliki banyak manfaat seperti meningkatkan percaya diri, memberikan penghasilan tambahan, serta wanita menjadi solutif dan tidak mudah emosi.<br><br>Menjadi wanita karier tidaklah salah asalkan masih bisa membagi waktu dan selalu ada untuk keluarga. Terutama wanita juga memiliki hak yang sama dengan laki-laki.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 02:30:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604100206</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selvi Putri Zahira  X IPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604105532</link>
         <description><![CDATA[<div>Wanita karier&nbsp;<br><br>Menyambut tahun 2022, banyak wanita yang perlu mengembangkan diri sebagai wanita karir. Sudah tidak zamannya lagi wanita terikat oleh tradisi zaman dulu. Dahulu, seorang wanita idealnya harus berada di rumah untuk mengurus berbagai keperluan rumah tangga. Berbagai aktivitas yang kerap dilakukan oleh wanita di rumah adalah memasak di dapur, mencuci piring dan pakaian serta mengurus anak. Seorang wanita umumnya hanya keluar rumah untuk belanja kebutuhan keluarga dan pergi mengantar anak ke sekolah setiap hari. Seiring berjalannya waktu, hal tersebut bukan lagi menjadi harapan wanita. Wanita zaman sekarang memiliki mimpi yang besar.&nbsp;<br><br>Di Indonesia khususnya di kota-kota besar, seperti Jakarta dan Surabaya, banyak sekali peluang pekerjaan yang secara khusus mencari wanita sebagai requirement sebuah lowongan pekerjaan. Anda akan menemukan banyak sekali wanita karir yang bekerja di berbagai sektor dan profesi. Tak jarang, banyak perusahaan yang menjadikan seorang wanita sebagai pemimpin perusahaan. Tak jarang, seorang wanita berprofesi sebagai polisi, pilot, PNS hingga pejabat negara. Ada juga wanita yang menjalankan profesi informal seperti pedagang, buruh pabrik dan driver taxi online (ojol).&nbsp;<br><br>Menjadi career woman adalah impian yang didambakan oleh kaum perempuan sekarang ini. Hal mendasar yang memotivasi seorang wanita untuk menjadi wanita karier adalah potensi finansial yang akan didapatkan. Mereka akan mendapatkan penghasilan sendiri dengan kemampuan yang dimiliki oleh seorang wanita. Selain itu, menjadi wanita karir dapat melatih skill dan kemandirian seorang wanita.<br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 02:34:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604105532</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tri yoga ayu l x ipa 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604133226</link>
         <description><![CDATA[<div>WANITA KARIR<br><br>Tesis<br>Perempuan sebagaimana manusia, pada hakikatnya memiliki hak untuk menentukan jalan hidup mereka terlepas dari bagaimana dan apa pilihan yang akan dituju kelak. Meskipun demikian, ketika perempuan berani mengambil keputusan, masyarakat masih terjebak pada pemikiran lama, yaitu lebih mulia bagi perempuan untuk menjadi wanita karier atau ibu rumah tangga?<br><br>Dilansir dari&nbsp;Katadata, laporan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, persentase penduduk perempuan berusia 15 tahun ke atas yang memiliki ijazah perguruan tinggi lebih banyak daripada penduduk laki-laki. Berangkat dari hal tersebut, sudah bisa dipastikan bahwa tidak sedikit perempuan yang menjajaki tekad besar dengan melanjutkan pendidikan dan menempuh karier lebih jauh hingga berada pada puncak tertinggi suatu organisasi.&nbsp;<br><br>Argumen<br>Perempuan memiliki spektrum yang sangat luas dalam mengambil langkah ke depan, yang bisa diakses lewat banyak cara. Sayangnya, perempuan selalu dihadapkan pada persimpangan jalan terkait ketetapan-ketetapan dalam hidup mereka. Seolah-olah setiap batu lompatan yang perempuan ambil sangat terbatas dan tidak pernah tepat. Hal tersebut dibuktikan dengan munculnya perdebatan dan stereotip masyarakat terkait wanita karier dan ibu rumah tangga.<br><br>Wanita karier dilabeli sebagai perempuan independen yang berdikari, mandiri, dan penuh kebebasan karena mampu menghasilkan pendapatan sesuai kehendak mereka. Namun, ibarat belati bermata dua, mereka juga dinilai buta terhadap urusan rumah tangga, cenderung tidak peduli dengan keluarga, dianggap tidak paham cara mendidik anak, perempuan tidak perlu sekolah terlalu tinggi, dan hanya berorientasi pada kesejahteraan hidupnya saja.<br><br>Seperti judul lagu Raisa yaitu&nbsp;Serba Salah, keputusan hidup perempuan tidak ada yang lebih baik karena menjadi wanita karier maupun ibu rumah tangga bukanlah cabang olahraga Olympic yang harus dijadikan kompetisi. Baik atau tidaknya pilihan hidup, pada akhirnya hanya akan dirasakan oleh masing-masing orang dalam bentuk tanggung jawab dan bukan karena adanya perbedaan derajat dalam pilihan sehingga memutuskan pilihan hidup tanpa perlu dihantui stigma adalah hak perempuan.&nbsp;<br><br>Penegasan ulang<br>Pandangan terhadap perempuan sebagai kelompok marginal yang hanya boleh merangkak dalam dapur, sumur, dan kasur sejatinya perlahan terkikis. Konsep tentang perempuan sebagai strata kedua tidak lagi relevan dengan digalakkannya narasi terkait kesetaraan, meskipun hingga sekarang dorongan kepada kesetaraan masih terus diperjuangkan. Memang ada serigala dalam diri setiap perempuan, tetapi jangan sampai serigala itu mengoyak daging serigala lain.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 02:55:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604133226</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Wieda anggraeni x ipa 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604134353</link>
         <description><![CDATA[<div>Wanita Karir berarti wanita yang memiliki pekerjaan dan mandiri finansial baik kerja pada orang lain atau punya usaha sendiri. Ia identik dengan wanita pintar dan perempuan modern. Ketiga label ini bisa positif tapi juga negatif tergantung bagaimana dia bisa membawa diri secara agama dan sosial.<br><br>dampak positif: meningkatkan ekonomi keluarga, meningkatkan sumber daya manusia, menjadi percaya diri dan merias diri<br><br>dampak negatif: berkurangnya kesabaran akibat lelah bekerja sehingga melampiaskan kepada anak, terjadinya argumen antara suami dan istri karena merasa tersaingi dan tidak terpenuhi hak-haknya sebagai suami, terjadi nya kegagalan rumah tangga karna istri tidak memiliki keterampilan dalam mengurus rumah tangga, atau juga terlalu sibuk dalam berkarir.<br><br>wanita karir itu bagus karna,zaman sekarang banyak lelaki yang berselingkuh.Jadi kita harus bisa berdiri sendiri,tapi diharapkan sebagai wanita karier harus bisa membagi waktu dengan keluarga karena peran ibu sangat penting diharapkan walaupun sebagai wanita karir keluarga itu nomer 1.Apalagi mengurus anak itu sangat penting.Peran ibu kepada anak sangat penting bagi anak iti sendiri.Jadi harapan saya walaupun menjadi wanita karir kita harus bisa membagi waktu dengan keluarga</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 02:55:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604134353</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tasya Almalia X IPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604149754</link>
         <description><![CDATA[<div>Wanita Career<br><br>Wanita dan pendidikan, ini tentu dua hal yang kerap menjadi sebuah perbincangan yang menarik. Bagaimana tidak, sejak puluhan tahun yang lalu emansipasi wanita telah dikumandangkan oleh Kartini, sehingga kemudian dianggap menjadi sesuatu hal yang penting oleh sebagian kalangan. Namun, pada kenyataannya, dalam banyak hal wanita masih kerap ketinggalan dan seolah memiliki sejumlah rintangan untuk bisa mendapatkan yang terbaik, salah satunya di bidang pendidikan.<br><br>Meski kini hampir semua lembaga pendidikan telah memberikan kesempatan yang sama bagi wanita untuk dapat menempuh pendidikan seperti halnya para pria, namun tidak sedikit juga yang enggan melakukannya.<br><br>Sebagian besar wanita masih begitu puas dengan pendidikan yang hanya menamatkan SMA saja, atau bahkan begitu senang ketika bisa menyelesaikan sarjana, hanya sedikit yang menempuh S2 dan juga S3, dan tentu saja jumlah untuk dua jenjang pendidikan yang terakhir ini masih sangat jauh di bawah jumlah pria. Lalu, apa sebenarnya yang menjadi penghalang utama bagi wanita untuk menempuh pendidikan yang tinggi. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 03:06:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604149754</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aliya Damai X IPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604154288</link>
         <description><![CDATA[<div>Wanita Career<br><br>Peran Ganda Wanita Karier (Konflik Peran Ganda Wanita Karier ditinjau dalam Prespektif Islam). Pro dan kontra terjadi di masyarakat tentang hukum wanita karier, urgensi wanita karier hingga dampak yang ditimbulkan dari adanya wanita karier. Masyarakat mulai membuka diri untuk wanita karier dengan mengatakan bahwa perempuan karier diperbolehkan oleh agama selama tidak melanggar fitrah sebagai wanita. Namun sebagian orang merasa khawatir terhadap wanita karier, karena dalam banyak kasus wanita karier seringkali tidak dapat menyeimbangkan antara perannya di dalam rumah dan di dalam pekerjaan yang pada akhirnya berdampak pada kegagalan di dalam salah satu peran tersebut, atau bahkan kedua-duanya. Agama Islam sebenanya tidak melarang wanita untuk berkarier, namun Islam menghendaki agar wanita melakukan pekerjaan (karier) yang tidak bertentangan dengan kodrat kewanitaannya dan tidak mengungkung haknya di dalam pekerjaan. Pekerjaan yang dilakukan harus dapat menjaga kehormatan dirinya, kemuliaannya, ketenangannya, dan menghirdarkan dirinya dari pelecehan, serta perilaku yang bertentangan dengan syariat islam. Seorang wanita karier harus dapat mengatasi persoalan konflik keluarga dan pekerjaan yang seringkali bertentangan satu sama lain.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 03:10:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604154288</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamilia Mumtadz X IPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604155764</link>
         <description><![CDATA[<div>Wanita Career<br><br>Sebagai seorang perempuan untuk menjadi ibu rumah tangga atau menjadi wanita karir adalah sebuah pilihan. Jaman dahulu, seorang perempuan harus menjalani kodrat sebagai ibu rumah tangga sehingga banyak dari perempuan di negara kita yang hanya mendapatkan Pendidikan rendah. Buat apa sekolah tinggi jika pada akhirnya akan di dapur juga, begitulah pemikiran orang tua jaman dahulu. RA Kartini telah merubah semua itu, sehingga saat ini perempuan bebas untuk menentukan pilihan masing-masing tanpa adanya sebuah paksaan.<br><br>Bagi kita yang memilih menjadi wanita karir sekaligus ibu rumah tangga, tentunya merupakan sebuah tugas yang tidak ringan. Kita harus bisa membagi waktu, tenaga dan pikiran sehingga keduanya dapat berjalan dengan seimbang tanpa ada salah satu yang di korbankan. Lantas, apa saja yang harus kita lakukan untuk menjaga keseimbangan tersebut? Berikut beberapa tips yang dapat kita laksanakan :<br><br>1. &nbsp; Semangat dan Optimis<br><br>Dua hal yang harus kita miliki sebelum mengambil keputusan, kita harus yakin bahwa kita mampu menjalani kedua fungsi sekaligus yakni sebagai ibu rumah tangga dan juga sukses berkarir.<br><br>2. &nbsp; Membiasakan Komunikasi dengan Keluarga Lebih Intens<br><br>Permasalahan pasti akan muncul, oleh sebab itu komunikasi sangat penting dilakukan. Kegiatan ini biasanya pada malam hari ketika makan malam atau menonton TV. Anggota keluarga bebas untuk mengemukakan permasalahan yang mereka hadapi.<br><br>3. &nbsp; Mengatur jadwal dengan baik.<br><br>Kendala terbesar adalah membagi waktu, itulah sebabnya ketika kita sudah memilih menjadi wanita karir kita harus bisa membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga.&nbsp; Perencanaan terkait apa yang akan kita lakukan pada keesokan harinya sebisa mungkin dilakukan pada malam hari menjelang tidur. Akan lebih baik lagi apabila kegiatan yang akan dilakukan pada hari berikutnya dipersiapkan pada malam hari misalnya menyiapkan peralatan sekolah anak, menyiapkan masakan yang akan dimasak, menyiapkan baju yang akan dipakai besok dll.<br><br>4. &nbsp; Fokus pada apa yang sedang dihadapi<br><br>Selain membagi waktu dengan baik kita juga harus mampu mengatur pikiran dengan baik pula. Seringkali kesalahan yang kita buat adalah ketika kita bersama keluarga pikiran kita pada kerjaan akan tetapi ketika sedang berada di kantor pikiran kita pada keluarga. Hal tersebut menyebabkan pikiran kita kurang focus dan hasil yang kurang maksimal baik di keluarga maupun pekerjaan. Oleh karena itu fokuslah terhadap apa yang sedang kita kerjakan agar mendapat hasil yang terbaik.<br><br>5.&nbsp; Tidak Ada Manusia yang Sempurna<br><br>Setiap manusia pasti akan memiliki kekurangan, begitupun dengan diri kita. Tidak mungkin keduanya dapat kita kerjakan dengan sempurna karena kita memiliki keterbatasan tenaga dan pikiran. oleh sebab itu apabila ada kekurangan kita dalam pekerjaan di kantor maupun di rumah, misalnya rumah berantakan atau kita tidak bisa menyiapkan sarapan buat keluarga, kita harus bisa memaklumi. Kita bisa menyerahkan sebagian pekerjaan rumah tangga kita pada asisten rumah tangga.<br><br>6.&nbsp; Sekali Waktu Memanjakan Diri Sendiri<br><br>Me time, sesekali kita bebaskan diri kita dari pekerjaan kantor maupun rumah, misalnya belanja, ke salon maupun sekedar nongkrong di cafe agar pikiran kita kembali segar. Dengan pikiran yang lebih segar tentu akan membuat diri kita lebih bersemangat menghadapi pekerjaan.<br><br>7. &nbsp; Menjaga Pola Hidup Sehat, baik Jasmani maupun Rohani<br><br>Pola hidup sehat sangat penting bagi kita, makan makanan yang seimbang dan olah raga yang teratur. Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Dengan jiwa yang kuat pikiran akan makin bersemangat.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 03:11:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604155764</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Azka Putri Ramadhani X IPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604156323</link>
         <description><![CDATA[<div>Teks Eksposisi Wanita Berkarier<br>&nbsp; &nbsp;Persentase penduduk perempuan berusia 15 tahun ke atas yang memiliki ijazah perguruan tinggi lebih banyak daripada penduduk laki-laki. Berangkat dari hal tersebut, sudah bisa dipastikan bahwa tidak sedikit perempuan yang menjajaki tekad besar dengan melanjutkan pendidikan dan menempuh karier lebih jauh hingga berada pada puncak tertinggi suatu organisasi.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp;Wanita karier dilabeli sebagai perempuan independen yang berdikari, mandiri, dan penuh kebebasan karena mampu menghasilkan pendapatan sesuai kehendak mereka. Namun, ibarat belati bermata dua, mereka juga dinilai buta terhadap urusan rumah tangga, cenderung tidak peduli dengan keluarga, dianggap tidak paham cara mendidik anak, perempuan tidak perlu sekolah terlalu tinggi, dan hanya berorientasi pada kesejahteraan hidupnya saja. Demikian pula yang terjadi pada ibu rumah tangga, mereka dipandang sebagai perempuan yang penuh pengorbanan untuk suami dan anak. Namun, di saat yang bersamaan dinilai bersembunyi di balik ketiak pasangannya, tidak memiliki hidup sendiri dan masa depan, serba ketergantungan, hingga dipandang tidak berpendidikan. Bahkan, tidak jarang peran ibu rumah tangga disamakan dengan asisten rumah tangga (ART).<br>  &nbsp;Wanita berkarier memang baik karena bisa berbelanja memakai uang sendiri tanpa meminta ke suami ataupun ayah dan bisa berbelanja tanpa rasa bersalah, namun jika sudah menikah harus mengetahui kodratnya sebagai ibu rumah tungga seperti tidak meninggalkan tugas sebagai ibu rumah tangga seperti mengurus anak dan suami.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 03:11:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604156323</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ezmina Najwa Raymizan X IPA 1 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604157810</link>
         <description><![CDATA[<div>Wanita karier&nbsp;<br><br>Wanita karier adalah wanita yang memiliki pekerjaan dan mandiri finansial baik kerja pada orang lain atau punya usaha sendiri.<br><br>Menyambut tahun 2022, banyak wanita yang perlu mengembangkan diri sebagai wanita karir. Sudah tidak zamannya lagi wanita terikat oleh tradisi zaman dulu. Dahulu, seorang wanita wanita idamannya harus berada di rumah untuk mengurus berbagai keperluan rumah tangga. Berbagai aktivitas yang sering dilakukan wanita di rumah adalah memasak di dapur, mencuci piring dan pakaian serta mengurus anak. Seorang wanita umumnya hanya keluar rumah untuk belanja kebutuhan keluarga dan mengantar anak ke sekolah setiap hari. Seiring berjalannya waktu, hal tersebut bukan lagi menjadi harapan wanita. Wanita zaman sekarang memiliki mimpi yang besar.&nbsp;<br><br>Di era modernisasi, pemikiran kaum hawa menjadi lebih modern. Kaum perempuan ingin memiliki karir yang bagus. Wanita ingin membuktikan bahwa wanita bisa sejajar dengan kaum pria. Wanita tidak ingin lagi didiskriminasi oleh sentimen masyarakat yang menganggap bahwa pria adalah pemimpin dan wanita sebatas pengikut. Selain itu, wanita ingin memiliki pendapatannya sendiri sehingga tidak hanya bergantung pada pendapatan suami.<br><br>Menjadi wanita karir adalah impian yang didambakan oleh kaum perempuan sekarang ini. Hal mendasar yang memotivasi seorang wanita untuk menjadi wanita karier adalah potensi finansial yang akan didapatkan. Mereka akan mendapatkan penghasilan sendiri dengan kemampuan yang dimiliki oleh seorang wanita. Selain itu, menjadi wanita karir dapat melatih skill dan kemandirian seorang wanita.<br><br>Di Indonesia khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, banyak sekali peluang pekerjaan yang secara khusus mencari wanita sebagai kebutuhan sebuah lowongan pekerjaan. Anda akan menemukan banyak wanita karir yang bekerja di berbagai sektor dan profesi. Tak jarang, banyak perusahaan yang menjadikan seorang wanita sebagai pemimpin perusahaan. Tak jarang, seorang wanita berprofesi sebagai polisi, pilot, PNS hingga pejabat negara. Ada juga wanita yang menjalankan profesi informal seperti pedagang, buruh pabrik dan sopir taksi online (ojol).<br><br>Adapun Dampak positif dari wanita karier meliputi (1) Perempuan bisa membantu meringankan beban keluarga, (2) Perempuan dapat memberikan pengertian dan penjelasan kepada keluarga, (3) Dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat dan bangsa diperlukan partisipasi kaum perempuan karena dengan segala potensinya.<br><br>Jadi kalau kita menjadi wanita karier belum tentu lebih baik dari ibu rumah tangga kalau kita tidak bisa membagi waktu kita antara perkejaan, rumah, dan keluarga, jadi bila kita ingin menjadi wanita karier harus bisa membagi waktu.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 03:12:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604157810</guid>
      </item>
      <item>
         <title>nazalla aulia unisa x ipa 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604191512</link>
         <description><![CDATA[<div>wanita karir adalah penggambaran wanita karier yang sukses. Bebas finansial bisa saja diraih oleh wanita karier yang terus meningkatkan kemampuannya.<br><br>Usaha yang maksimal dan niat yang penuh bisa mengantarkan pada puncak karier. Meyakini bahwa pencapaian yang tinggi tidak akan diraih secara cuma-cuma. apa yang harus dilakukan?&nbsp;<br><br>1. Fokus terhadap satu bidang<br><br>Hal utama yang harus kamu pahami dalam mencapai kesuksesan karier adalah fokus. Kamu harus fokus terhadap tujuan yang akan dicapai. Tujuan tersebut juga harus sesuai dengan bidang yang kamu kuasai.<br><br>Jika mempunyai suatu keahlian yang dikuasai, maka terus kembangkan kemampuan tersebut sebagai kapabilitas diri. Pasti banyak perusahaan yang akan mengincarmu untuk menempati posisi tersebut karena suka dengan karyawan yang benar-benar menguasai satu bidang.<br><br>2. Profesional<br>Mental kerja orang Jepang yang terkenal dengan profesionalitasnya haruslah diterapkan. Sikap profesional adalah kunci sukses dalam mencapai kesuksesan karier.<br><br>Kamu harus bersikap profesional, yaitu mampu memisahkan kehidupan pribadi dengan urusan pekerjaan. Sikap profesional itulah yang harus dimiliki setiap wanita yang ingin sukses berkarier.<br><br>3. Selalu percaya diri<br><br>Percaya diri adalah kunci sukses dalam berkarier. Untuk meraih cita-cita sebagai wanita karier yang sukses, kamu dituntut selalu percaya diri.<br><br>Dengan percaya pada kemampuan diri sendiri, kamu akan lebih kuat menghadapi rintangan sebagai tantangan yang harus ditaklukkan.<br><br>Satu lagi, kamu harus yakin dan percaya bahwa kamu bisa menyelesaikan semua hal dengan baik.<br><br>4. Cakap berkomunikasi dan membangun relasi<br>Akan mudah bagi seorang wanita yang cakap berkomunikasi serta membangun relasi untuk menggenggam kesuksesan karier. Semua hal yang sudah menjadi tujuannya dapat dicapai dengan mudah. Jika kamu punya kemampuan komunikasi yang baik, maka akan berjalan mulus dalam pencapaian karier.<br><br>Saat berkomunikasi dengan klien, atasan, ataupun rekan kerja, tetaplah menjaga sopan santun. Kamu juga harus fleksibel dalam bersikap agar mampu mencairkan suasana agar tidak kaku dan bisa mengalir lebih santai.<br><br>Dengan kemampuan bersikap demikian, kamu akan berhasil dalam membangun relasi. Kamu akan mempunyai rekan yang selalu siap membantu.<br>selain itu juga kita dapat Kelebihan Wanita Karir bagi Perusahaan<br><br>Wanita memastikan tim bekerja dengan baik karena komunikasi yang jelas dan kompatibilitas sosial yang tinggi. Wanita memperkuat kepercayaan pada strategi dan kepercayaan pada produk perusahaan di dunia kerja.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 03:42:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604191512</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ulfah nur sarifah x ipa 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604444022</link>
         <description><![CDATA[<div>Peran Ganda Wanita Karier (Konflik Peran Ganda Wanita Karier ditinjau dalam Prespektif Islam). Pro dan kontra terjadi di masyarakat tentang hukum wanita karier, urgensi wanita karier hingga dampak yang ditimbulkan dari adanya wanita karier. Masyarakat mulai membuka diri untuk wanita karier dengan mengatakan bahwa perempuan karier diperbolehkan oleh agama selama tidak melanggar fitrah sebagai wanita. Namun sebagian orang merasa khawatir terhadap wanita karier, karena dalam banyak kasus wanita karier seringkali tidak dapat menyeimbangkan antara perannya di dalam rumah dan di dalam pekerjaan yang pada akhirnya berdampak pada kegagalan di dalam salah satu peran tersebut, atau bahkan kedua-duanya. Agama Islam sebenanya tidak melarang wanita untuk berkarier, namun Islam menghendaki agar wanita melakukan pekerjaan (karier) yang tidak bertentangan dengan kodrat kewanitaannya dan tidak mengungkung haknya di dalam pekerjaan. Pekerjaan yang dilakukan harus dapat menjaga kehormatan dirinya, kemuliaannya, ketenangannya, dan menghirdarkan dirinya dari pelecehan, serta perilaku yang bertentangan dengan syariat islam. Seorang wanita karier harus dapat mengatasi persoalan konflik keluarga dan pekerjaan yang seringkali bertentangan satu sama lain.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 07:05:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604444022</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hafidz M. R X IPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604462972</link>
         <description><![CDATA[<div>Teks eksposisi&nbsp;<br>            Wanita karir atau  ibu rumah tangga? <br><br><br>Menjadi salah satu pertanyaan yang menjebak bagi kaum hawa untuk menentukan jalan yang ingin ia ambil di kemudian hari. Seperti pertanyaan “Nikah Atau S2?” yang pasti nya sering kita dengar. Memilih untuk tetap menjadi wanita karir sesuai dengan impian di masa muda dan pekerjaan sebelumnya? Ataukah menjadi seorang ibu rumah tangga yang tanpa batas waktu mengurus keluarga dengan penuh cinta. Mana yang lebih baik?.<br><br>Wanita karir atau ibu rumah tangga memiliki peran yang sama. Masing-masing memainkan peran sebagai ibu sama baiknya. Tanpa ada yang lebih unggul maupun lebih kurang. Akan tetapi, menjadi kedua nya pun bukan perkara yang mudah untuk di jalankan. Kedua profesi ini memang tidak bisa dilakukan secara Bersama, Namun nyatanya bisa dilakukan secara beriringan.<br><br>Ketika pilihan nya adalah menjadi Wanita karir, pastinya ia dapat bekerja dan membantu perekonomian keluarga sehingga keperluan keluarga dapat dipenuhi dengan baik. Dan dapat mengembangkan potensi dan bakat yang ia punya sebelumnya sehingga dapat bermanfaat bagi orang di sekitar. Namun, Ketika menjadi Wanita karir adalah pilihan nya, biasanya waktu untuk keluarga agak berkurang, lebih sedikit waktu untuk anak sehingga akan menimbulkan rasa rindu.. Banyak yang beranggapan bahwasannya Wanita karir tidak memperhatikan buah hati mereka, anggapan wanita karir egois dan tidak mau mengurus rumah tangga, padahal wanita memiliki hak dalam menentukan pilihan nya. Tetapi, semua itu akan terasa sangat menyenangkan Ketika mendapat dukungan dari keluarga atau orang yang tersayang.<br><br>Namun ketika pilihan nya adalah menjadi ibu rumah tangga, pasti nya ia lebih mempunyai banyak waktu dirumah dan bisa lebih fokus pada perkembangan anak dirumah dan mengurusi suami. Menjadi ibu rumah tangga juga harus mengontrol segala emosi nya dengan baik. Terkadang, menjadi ibu rumah tangga lebih mementingkan kepentingan keluarga daripada diri sendiri. Maka dari itu amat sangat penting sebuah support yang baik dari orang sekitar agar dapat menjalankan peran nya sebagai ibu rumah tangga yang baik.tidak mudah juga menjadi ibu rumah tangga, banyak juga yang beranggapan buruk juga Ketika ia yang memiliki Pendidikan tinggi tetapi memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga, padahal itu pilihan setiap individu.<br><br><br><br>Menjadi Wanita karir atau ibu rumah tidak ada yang salah, karena kedua nya sama sama pekerjan yang mulia, asalkan dijalankan dengan baik dan dikerjakan dengan kesungguhan, dan keluarga tidak di abaikan. Memang tidak mudah menjadi seorang Wanita, apalagi dipertemukan dengan sebuah pilihan, namun Takperlu membandingkan kedua nya, sebab kedua nya sama baiknya. Apapun pilihan nya itu sudah menjadi yang terbaik untuk kehidupan nya kelak.<br><br><br><br>Karena Wanita atau ibu sejati tidak di nilai dari profesi tetapi jadilah Wanita yang bisa menghargai pilihan hidupnya dan menjadi versi terbaik nya (Merry Riana).&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 07:18:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604462972</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ivan Gunawan N X ipa 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604464175</link>
         <description><![CDATA[<div>Salah satu kebingungan yang dialami wanita adalah memilih untuk menjadi wanita karier atau ibu rumah tangga. Mana yang lebih baik? Ini faktanya.<br><br>Jadi Wanita Karier atau Ibu Rumah Tangga, Pertimbangkan Hal Ini<br>Meski di zaman sekarang banyak orang yang tak lagi mempersoalkan gender, kenyataannya hal ini masih menjadi perbincangan aktual. Apalagi soal peluang wanita yang sudah berkeluarga untuk bisa sukses berkarier atau lebih sukses dari pasangannya.<br><br>Faktanya, baik pria maupun wanita memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan dan kemudian melanjutkan ke jenjang karier.<br><br>Biasanya, pria diwajibkan berkarier untuk menjadi tulang punggung keluarga. Sementara itu, wanita harus membuat keputusan terlebih dulu setelah menikah atau setelah memiliki anak.<br><br>Alasan Menjadi Wanita Karier<br><br>Ketika sudah memutuskan menjadi wanita karier, meski sudah berkeluarga dan memiliki anak, pasti banyak pertimbangan yang sudah dilalui.<br><br>Jika wanita memilih untuk tetap bekerja, pastinya ia dapat membantu perekonomian sehingga kebutuhan keluarga dapat dipenuhi dengan baik. Selain itu, kamu dapat terus mengembangkan potensi yang dimiliki sehingga dapat terus bermanfaat bagi orang di sekitar.<br><br>Namun, ketika memilih keputusan itu, biasanya waktu untuk keluarga menjadi agak terkorbankan. Sebab, pekerjaan professional bisa jadi butuh begitu banyak tanggung jawab dan perhatian.<br><br>Akan tetapi, hal ini kembali lagi ke dalam prioritas dan manajemen waktu. Jika menempatkan keluarga menjadi prioritas utama, kamu pasti dapat mengatur porsi waktu yang sesuai untuk keluarga maupun pekerjaan.<br><br>Artikel Lainnya: Mengapa Wanita Mau Menjadi Tulang Punggung Keluarga?<br><br>Bagaimana dengan Menjadi Ibu Rumah Tangga?<br><br>Menjadi ibu rumah tangga juga memiliki tantangan tersendiri. Pekerjaan ibu rumah tangga berbeda dengan pekerja kantoran yang memiliki “jam kerja” dan umumnya tidak bisa diganggu jika berada di luar jam tersebut.&nbsp;<br><br>Ibu rumah tangga harus terus siap sedia 24 jam selama 7 hari dalam seminggu. Ibu juga harus mengontrol emosi dengan baik agar dapat menjalankan perannya sebagai ibu rumah tangga dengan baik.<br><br>Terkadang, ibu rumah tangga lebih mengutamakan kepentingan keluarga dibandingkan dirinya sendiri.&nbsp;<br><br>Oleh karena itu, sangat penting bagi seorang ibu untuk memiliki support system yang baik. Dengan demikian, ia dapat menjalankan perannya sebagai ibu rumah tangga dengan optimal.<br><br>Kerja sama dengan suami juga amat diperlukan, sehingga seorang ibu rumah tangga bisa tetap memiliki “me time” yang berkualitas untuk dapat menjalankan perannya.<br><br>Artikel Lainnya: Tak Perlu Minder, Ini Dia Manfaat Jadi Ibu Rumah Tangga<br><br>Pertimbangkan Hal Ini<br><br>Lalu, mana yang lebih baik, melanjutkan berkarier atau menjadi ibu rumah tangga? Dilema tersebut tampaknya tak akan pernah usai.<br><br>Ketika menjadi seorang wanita, yang paling bijak memang tetap memprioritaskan pekerjaan sebagai ibu dan menomorduakan pekerjaan di luar itu.<br><br>Untuk wanita yang memutuskan tetap berkarier dibanding menjadi full-time mom, keputusan kamu juga tidak salah, kok. Menjadi ibu bekerja juga mengasyikkan dan penuh tantangan!<br><br>Kedua pilihan tersebut memiliki konsekuensi yang berbeda dan membutuhkan perencanaan tepat. Bagi beberapa orang, banyak hal yang harus dipertimbangkan, khususnya bersama pasangan.<br><br>Berikut adalah empat pertimbangan yang harus dibicarakan dan disepakati:<br><br>1. Tujuan Berkarier<br><br>Apabila tujuannya adalah untuk mendapatkan tambahan penghasilan, maka berkarier adalah salah satu alternatif untuk stabilitas rumah tangga. Coba pertimbangkan dulu potensi penghasilan yang didapat dan apakah hal tersebut setimpal dengan waktu yang dipakai untuk bekerja.<br><br>Akan lebih baik jika waktu bekerja tersebut masih bisa kamu gunakan untuk melakukan tugas harian sebagai ibu rumah tangga. Misalnya, untuk menyiapkan sarapan, mengantar anak sekolah, dan menyiapkan makan malam.<br><br>Jika tujuan berkarier lebih kepada idealisme mengembangkan talenta atau meraih cita-cita, kamu harus berhati-hati agar tidak terlalu larut dalam obsesi. Pada akhirnya, tugas utama kamu sebagai seorang ibu sebaiknya bisa tetap terpenuhi.<br><br>Jika tercipta keseimbangan antara karier dan mengurus keluarga, ibu bekerja dapat menjadi panutan bagi anak, khususnya pandangan bahwa wanita tak selalu berada di posisi inferior.<br><br>Artikel Lainnya: Tips Siap Kembali Bekerja Setelah Melahirkan<br><br>2. Kepala Keluarga<br><br>Dampak yang terjadi saat karier ibu lebih berhasil dibandingkan suami adalah terdapat dua dominasi di dalam keluarga. Hal ini dapat menjadi potensi perpecahan di dalam keluarga.<br><br>Hadirnya anak dapat memperparah kondisi ini. Karena itu, pembagian tanggung jawab harus jelas dan dilakukan secara konsisten.<br><br>3. Waktu<br><br>Salah satu hal yang sulit dilakukan adalah membagi waktu. Kesibukan orang bekerja akan membuat waktu untuk dihabiskan dengan anak semakin sedikit.<br><br>Siapa yang menemani anak belajar? Siapa yang belanja bulanan? Siapa yang akan menyiapkan makan malam? Pertanyaan-pertanyaan tersebut bisa jadi akan terus terulang.<br><br>Tak hanya itu, menentukan waktu liburan keluarga pun menjadi lebih sulit karena harus saling menyesuaikan jadwal cuti. Untuk menghindari konflik, sebaiknya pembagian waktu ini harus disepakati sejak awal dan tak lupa bersiap-siap jika ada kondisi yang mengharuskan kamu atau pasangan mengalah.<br><br>Artikel Lainnya: Efektif dan Efisien, Ini Cara Mengasuh Anak untuk Ibu Bekerja<br><br>4. Rekan Kerja<br><br>Ibu yang bekerja tentu akan memiliki rekan kerja, baik sesama maupun lawan jenis. Interaksi yang terjadi tak hanya di dalam, tetapi juga di luar kantor.<br><br>Lazimnya, akan selalu ada sahabat akrab yang pastinya terasa menyenangkan karena menghadirkan suasana baru. Nah, membagi keseimbangan antara pekerjaan, sosialisasi dengan rekan kerja, dan keluarga akan menjadi masalah yang harus diantisipasi.<br><br>Tetapkan prioritas bersama pasangan. Jika pasangan merupakan pribadi pencemburu, sebaiknya kamu berhati-hati untuk tidak melanggar batas yang nantinya dapat memunculkan konflik yang tidak perlu.<br><br>Artikel Lainnya: Tips Mempererat Ikatan dengan Anak untuk Ibu Bekerja<br><br>Jadi, tak ada yang lebih salah atau lebih benar antara menjadi wanita karier atau ibu rumah tangga. Tapi tentu saja keduanya harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab berdasarkan kompromi dengan pasangan.<br><br>Ada satu hal lagi yang harus dimiliki dan dijaga baik oleh ibu rumah tangga maupun ibu bekerja: sebagai penopang kesehatan keluarga, keduanya harus sama-sama memprioritaskan kesehatan keluarga tanpa menomorduakan kesehatan dirinya.&nbsp;<br><br>Cara-cara yang bisa dilakukan adalah dengan memiliki pola pikir dan pola hidup sehat. Imbangi juga dengan pola gerak tubuh yang cukup sebagai amunisi untuk menghindari penyakit-penyakit akibat kolesterol tinggi seperti jantung koroner dan stroke.<br><br>Pria memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk mengalami peningkatan kadar kolesterol yang berlebih dan penyakit jantung koroner dibandingkan wanita.&nbsp;<br><br>Hal itu karena wanita memiliki hormon estrogen yang punya fungsi protektif untuk menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Meski demikian, tidak berarti bahwa wanita terbebas dari risiko tersebut.&nbsp;<br><br>Faktanya, setelah mengalami menopause yang menyebabkan penurunan produksi hormon estrogen, wanita akan kehilangan manfaat tersebut. Risiko naiknya kadar kolesterol jahat dan penyakit jantung koroner juga dapat meningkat jika wanita kurang aktif dan menjalani gaya hidup sedenter.<br><br>Oleh sebab itu, terlepas dari pilihan untuk berkarier atau menjalani keseharian sebagai ibu rumah tangga, wanita harus tetap aktif setiap harinya. Terapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi dan mengandung plant stanol ester untuk menurunkan kadar kolesterol.<br><br>Baik menjadi ibu rumah tangga atau ibu bekerja, keduanya memiliki konsekuensi dan tantangannya masing-masing. Apa pun pilihanmu, pastikan untuk melibatkan pasangan sebelum membuat keputusan yang terbaik untuk keluarga.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 07:18:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604464175</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Reginald Arvizu Tobing X IPA 1 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604466008</link>
         <description><![CDATA[<div>"WANITA KARIR"&nbsp;<br><br>Menyambut tahun 2022, banyak wanita yang perlu mengembangkan diri sebagai wanita karir. Sudah tidak zamannya lagi wanita terikat oleh tradisi zaman dulu. Dahulu, seorang wanita idealnya harus berada di rumah untuk mengurus berbagai keperluan rumah tangga. Berbagai aktivitas yang kerap dilakukan oleh wanita di rumah adalah memasak di dapur, mencuci piring dan pakaian serta mengurus anak. Seorang wanita umumnya hanya keluar rumah untuk belanja kebutuhan keluarga dan pergi mengantar anak ke sekolah setiap hari. Seiring berjalannya waktu, hal tersebut bukan lagi menjadi harapan wanita. Wanita zaman sekarang memiliki mimpi yang besar.&nbsp;<br><br>Di era modernisasi, pemikiran kaum hawa menjadi lebih modern. Kaum perempuan ingin memiliki karir yang bagus. Wanita ingin membuktikan bahwa wanita bisa sejajar dengan kaum pria. Wanita tidak ingin lagi didiskriminasi oleh sentimen masyarakat yang menganggap bahwa pria adalah pemimpin dan wanita sebatas pengikut. Selain itu, wanita ingin memiliki pendapatannya sendiri sehingga tidak hanya bergantung pada pendapatan suami.<br><br>Kebanyakan memilih wanita berkarir di bandingkan ibu rumah tangga karena beberapa alasan. Beberapa alasan yang dapat dipaparkan beriku:&nbsp;<br>- Mandiri secara finansial<br>- Mengenbangkan diri&nbsp;<br>- Membantu perekonomian keluarga&nbsp;<br>- Memperluas jangkauan pengetahuan dan sosial<br>- Menghargai kesetaraan&nbsp;<br>- Hidupnya terjamin&nbsp;<br><br>Di Indonesia khususnya di kota-kota besar, seperti Jakarta dan Surabaya, banyak sekali peluang pekerjaan yang secara khusus mencari wanita sebagai requirement sebuah lowongan pekerjaan. Anda akan menemukan banyak sekali wanita karir yang bekerja di berbagai sektor dan profesi. Tak jarang, banyak perusahaan yang menjadikan seorang wanita sebagai pemimpin perusahaan. Tak jarang, seorang wanita berprofesi sebagai polisi, pilot, PNS hingga pejabat negara. Ada juga wanita yang menjalankan profesi informal seperti pedagang, buruh pabrik dan driver taxi online (ojol). </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 07:20:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604466008</guid>
      </item>
      <item>
         <title>BUNGA FEBRIANANDA - X IPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604475660</link>
         <description><![CDATA[<div>“ Wanita Karir ”<br><br>Tidak seperti pria yang “ditakdirkan” untuk bekerja–tidak peduli mereka masih single atau sudah berkeluarga, wanita sayangnya tidak merasakan keistimewaan tersebut. Begitu sudah menikah, banyak wanita dihadapkan pada pilihan antara karir atau keluarga. Di zaman yang serba modern sekarang ini, bahkan masih ada saja pemikiran kuno yang menyebut bahwa wanita seharusnya hanya mengurus keluarga (suami, anak, bahkan mertuanya) dan tidak perlu lagi bekerja. Ini tidak jadi masalah jika memang yang diinginkan oleh wanita adalah menjadi ibu rumah tangga, bukan wanita karir. Namun, menjadi masalah jika mereka diharuskan memilih antara wanita karir dan keluarga. Apa benar wanita memang harus memilih di antara keduanya?<br><br>Sebagai seorang pro, menurut saya menjadi wanita karir memiliki banyak keuntungan, salah satunya semangat belajar dan mengembangkan potensi diri lebih tinggi. Karena, tidak ingin dipandang sebelah mata karena sudah berkeluarga, wanita karir cenderung memiliki semangat belajar yang lebih tinggi dibandingkan karyawan lainnya. Mereka juga umumnya juga lebih ingin mengembangkan potensi diri dalam berkarir. Namun disisi lain wanita karir harus dapat membagi waktu untuk keluarga.&nbsp;<br><br>Maka  pandangan terhadap perempuan sebagai kelompok marginal yang hanya boleh merangkak dalam dapur, sumur, dan kasur sejatinya perlahan terkikis. Konsep tentang perempuan sebagai strata kedua tidak lagi relevan dengan digalakkannya narasi terkait kesetaraan, meskipun hingga sekarang dorongan kepada kesetaraan masih terus diperjuangkan. Memang ada serigala dalam diri setiap perempuan, tetapi jangan sampai serigala itu mengoyak daging serigala lain.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 07:27:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604475660</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Auliya Mutiara.A</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604481399</link>
         <description><![CDATA[<div>Untuk Saya sendiri saya ingin menjadi wanita karier. Tentu menjadi wanita karier ada Positif dan negatifnya, saya pro dengan wanita karier, tetapi wanita karier juga harus bisa mengatur waktu mengurus keluarga terutama mengurus anak karena peran ibu sangat penting.Meskipun saya pro dengan wanita karir, saya berharap dia selalu ada untuk keluarganya, mengurus anaknya&nbsp; dan selalu ada ketika anaknya butuh.Pasti kalian sudah melihat berita tentang cowo selingkuh. Oleh karena itu saya ingin menjadi wanita karier agar kita tidak bergantung dengan orang lain semisal Suatu saat nanti kita ditinggal, kita bisa berdiri Sendiri. Jadi, menjadi wanita karier itu sangat penting.wanita karir itu penting agar tidak tergantung pada orang lain bahkan bisa jadi kita yang bisa membantu orang lain tapi menjadi wanita karir juga harus pintar mengatur waktu.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 07:31:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2604481399</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2607494634</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada masa sekarang ini banyak perempuan yang ingin menjadi perempuan yang berbeda dari yang lain. Maksudnya adalah perempuan juga ingin memiliki pendidikan yang tinggi dan menjadi wanita karir tanpa harus mengabaikan kodrat sebagai seorang wanita. Mengapa demikian? Karena perempuan pada masa sekarang tidak ingin hanya berbatas mengurus rumah tangga dengan berdiam diri dirumah.<br><br>Tetapi sebaliknya impian perempuan sekarang ini adalah bisa memiliki karir yang bisa memajukan generasi anak bangsa. Tetapi banyak masyarakat yang memandang bahwa perempuan bekerja karena ingin menyaingi suaminya dalam hal penghasilan. Pandangan tersebut adalah pandangan yang salah, karena termasuk adanya diskriminasi antara peran gender laki-laki dan perempuan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-29 03:16:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2607494634</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2607494809</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada masa sekarang ini banyak perempuan yang ingin menjadi perempuan yang berbeda dari yang lain. Maksudnya adalah perempuan juga ingin memiliki pendidikan yang tinggi dan menjadi wanita karir tanpa harus mengabaikan kodrat sebagai seorang wanita. Mengapa demikian? Karena perempuan pada masa sekarang tidak ingin hanya berbatas mengurus rumah tangga dengan berdiam diri dirumah.<br><br>Tetapi sebaliknya impian perempuan sekarang ini adalah bisa memiliki karir yang bisa memajukan generasi anak bangsa. Tetapi banyak masyarakat yang memandang bahwa perempuan bekerja karena ingin menyaingi suaminya dalam hal penghasilan. Pandangan tersebut adalah pandangan yang salah, karena termasuk adanya diskriminasi antara peran gender laki-laki dan perempuan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-29 03:16:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2607494809</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2607730963</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1959318023/755c260e93643b8f21328e9c6e3233df/ujian_ppl_indo_Wanita_Karir_berarti.docx" />
         <pubDate>2023-05-29 09:06:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2607730963</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TEKS EKSPOSISI WANITA KARIR</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2614724192</link>
         <description><![CDATA[<div>sebagaimana manusia, pada hakikatnya memiliki hak untuk menentukan jalan hidup mereka terlepas dari bagaimana dan apa pilihan yang akan dituju kelak. Meskipun demikian, ketika perempuan berani mengambil keputusan, masyarakat masih terjebak pada perdebatan usang. Yaitu lebih mulia bagi perempuan untuk menjadi wanita karier atau ibu rumah tangga?<br><br><br>Wanita karier dilabeli sebagai perempuan independen yang berdikari, mandiri, dan penuh kebebasan karena mampu menghasilkan pendapatan sesuai kehendak mereka. Namun, ibarat belati bermata dua, mereka juga dinilai buta terhadap urusan rumah tangga, cenderung tidak peduli dengan keluarga, dianggap tidak paham cara mendidik anak, perempuan tidak perlu sekolah terlalu tinggi, dan hanya berorientasi pada kesejahteraan hidupnya saja.<br><br>Perempuan bisa menjadi wanita karier, ibu rumah tangga, keduanya, atau bahkan tidak keduanya&nbsp;<br><br>Demikian pula yang terjadi pada ibu rumah tangga, mereka dipandang sebagai perempuan yang penuh pengorbanan untuk suami dan anak. Namun, di saat yang bersamaan dinilai bersembunyi di balik ketiak pasangannya, tidak memiliki hidup sendiri dan masa depan, serba ketergantungan, hingga dipandang tidak berpendidikan. Bahkan, tidak jarang peran ibu rumah tangga disamakan dengan asisten rumah tangga (ART).<br><br>Perempuan tidak perlu memilih di antara kedua opsi tersebut. Perempuan berhak menjadi wanita karier, ibu rumah tangga, keduanya, atau bahkan tidak keduanya. Kebebasan perempuan tidak bisa dikotak-kotakkan begitu saja karena perempuan multiperan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-06-05 12:00:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2614724192</guid>
      </item>
      <item>
         <title>WANITA KARIRMenyambut tahun 2022, banyak wanita yang perlu mengembangkan diri sebagai wanita karir. Sudah tidak zamannya lagi wanita terikat oleh tradisi zaman dulu. Dahulu, seorang wanita idealnya harus berada di rumah untuk mengurus berbagai keperluan rumah tangga. Berbagai aktivitas yang kerap dilakukan oleh wanita di rumah adalah memasak di dapur, mencuci piring dan pakaian serta mengurus anak. Seorang wanita umumnya hanya keluar rumah untuk belanja kebutuhan keluarga dan pergi mengantar anak ke sekolah setiap hari. Seiring berjalannya waktu, hal tersebut bukan lagi menjadi harapan wanita. Wanita zaman sekarang memiliki mimpi yang besar. Di era modernisasi, pemikiran kaum hawa menjadi lebih modern. Kaum perempuan ingin memiliki karir yang bagus. Wanita ingin membuktikan bahwa wanita bisa sejajar dengan kaum pria. Wanita tidak ingin lagi didiskriminasi oleh sentimen masyarakat yang menganggap bahwa pria adalah pemimpin dan wanita sebatas pengikut. Selain itu, wanita ingin memiliki pendapatannya sendiri sehingga tidak hanya bergantung pada pendapatan suami.Menjadi career woman adalah impian yang didambakan oleh kaum perempuan sekarang ini. Hal mendasar yang memotivasi seorang wanita untuk menjadi wanita karier adalah potensi finansial yang akan didapatkan. Mereka akan mendapatkan penghasilan sendiri dengan kemampuan yang dimiliki oleh seorang wanita. Selain itu, menjadi wanita karir dapat melatih skill dan kemandirian seorang wanita.Di Indonesia khususnya di kota-kota besar, seperti Jakarta dan Surabaya, banyak sekali peluang pekerjaan yang secara khusus mencari wanita sebagai requirement sebuah lowongan pekerjaan. Anda akan menemukan banyak sekali wanita karir yang bekerja di berbagai sektor dan profesi. Tak jarang, banyak perusahaan yang menjadikan seorang wanita sebagai pemimpin perusahaan. Tak jarang, seorang wanita berprofesi sebagai polisi, pilot, PNS hingga pejabat negara. Ada juga wanita yang menjalankan profesi informal seperti pedagang, buruh pabrik dan driver taxi online (ojol).</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2614763319</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-06-05 12:42:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hanifahdianerita/qfq0rfw5ql15rggr/wish/2614763319</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
