<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Kisah Funtastic 5 by Kelas Besar Sekolah Kembang</title>
      <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5</link>
      <description>Made with love</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-03-01 01:30:02 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-03-14 03:39:43 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4d6.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Eps. 2</title>
         <author>gdekenzie1</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2070646099</link>
         <description><![CDATA[<div>Misi yang dimaksud agen Huntelaar adalah…….&nbsp;</div><div><br></div><div>Jadi beberapa minggu ini telah menjadi beberapa minggu tersulit untuk penduduk-penduduk bumi, khususnya penduduk-penduduk yang berkasta menengah - kebawah. Jadi beberapa minggu ini telah beredar laporan-laporan terkait musuh terbesar bumi dalam sejarah. Makhluk yang menjadi bahaya bagi bumi ini adalah suatu makhluk yang telah difusi oleh orang misterius yang belum diketahui identitasnya. Makhluk ini diperkirakan oleh ilmuwan fusi dari macan yang diberi asam radioaktif, membuat macannya 10x lebih besar. Fusi ini adalah yang pertama. Juga fusi ini belum diketahui asalnya, bisa dari manusia atau bahkan dari planet lain. Agen Huntelaar menyiapkan tim yang dipanggilnya <em>Cosmic Fourze </em>ini untuk menjalankan misi M-100. Misi ini dinamakan M-100 karena ia mengira misi ini sangat terkait dengan spesies macan jadi ia memakai huruf m, dan angka 100 dipakai karena ini misi ke-100 yang ia pernah tangani. “Jadi untuk menjalankan M-100 kalian semua mempunyai waktu 2 bulan sebelum hari H. Kalian akan dipimpin Katrina karena ialah yang paling berpengalaman dalam menjalankan misi-misi penelitian” Saut agen Huntelaar. Sebelum mereka akan menjalankan misi mereka mempunyai waktu&nbsp; bulan untuk mempersiapkan diri mereka. “Jadi jika kalian memperhatikan, di layar ini sudah tersedia informasi-informasi tentang mahluk ini. Di bagian ujung kanan atas ada tersedia detail-detail kecil, detail-detail kecil ini bisa membantu kita mengetahui pembuat dari fusi macan ini” Katrina berlanjut menjelaskan untuk selama satu setengah jam. “Oh ya aku akan mengenalkan diri dan kalian juga harus dan wajib maju untuk mengenalkan diri” Saut Katrina. “Namaku Katrina, umur 30, dari Russia, Moscow” Katrina memulai percakapan. “Na…ma…ku..J..J..Jack, u..mur 17, da…ri…A….me..ri…ka, Chi..ca…go.” Jack melanjutkan percakapan ini dengan nada takut. “Namaku Kumail, 23 tahun, asal India, New Delhi.”Kumail menyaut dengan lesu. Nama Saya Cho, 24 Tahun, Tiongkok, Wuhan. Cho menambahkan. Setelah mengenalkan diri, <em>Cosmic Fourze </em>merancang bagian pertama dari rencana mereka dengan perasaan canggung karena belum terlalu kenal. “Menurutku, kita bisa melakukan riset berkelanjutan untuk mengetahui siapa <em>mastermind </em>dari semua fusi-fusi macan ini” Cho memberi saran dengan sangat percaya diri. “Bisa pula, tapi kita perlu turun ke lapangan untuk riset lebih lanjut ” Setelah berargumen, Katrina menyelesaikan argumen seperti hakim yang&nbsp; mengetuk palu di pengadilan. “Jadi, kesimpulan argumen ini kita akan melakukan riset simpel melewati informasi yang telah kita dapat, dan setelah riset terselesaikan kita akan turun ke lapangan untuk melakukan riset lebih lanjut” <em>Cosmic Fourze </em>berakhir pada kesetujuan, dan melanjutkan tur dari kamp sementara mereka. Di perjalanan ini Katrina menunjukkan bagian-bagian dari kamp mereka. Di kamp, mereka memiliki dapur kecil yang biasa dipakai untuk memasak air panas untuk memasak <em>Meal Ready to Eat </em>atau yang biasanya dikenal dengan <em>MRE, MRE </em>biasanya adalah makanan cepat saji untuk militer-militer.&nbsp; Di dalam kamp juga ada 2 pasang tempat tidur susun untuk mereka tidur. Setelah melihat kamp mereka, mereka melanjutkan merancang misi. “Jadi menurut saya Cho dan Jack melakukan riset dari kamp, dan Saya dan Kumail harus menjadi orang yang meriset dari lapangan” Saut Katrina dengan tegas. Di hari kedua, Katrina dan teman-teman kembali melakukan riset simpel. Dan di hari yang sama mereka mendapatkan laporan dari tim riset yang diberikan oleh agen Huntelaar, Laporannya juga kurang menyenangkan. Tim riset telah mengirimkan laporan bahwa macan fusi yang menjadi sasaran utama, muncul lagi, kali ini dengan lebih banyak petunjuk baru yang bisa membantu Cosmic Fourze menemukan dalang dari semua omong kosong fusi-fusi yang merugikan hewan-hewan terutama macan. Tiba-tiba Jack mempunyai ide, tapi karena ia malu ia tidak bisa mengutarakan pendapatnya. “Menurut kalian kenapa dalang dari semua ini, setiap kali memperlihatkan fusi-fusi hewan barunya, ia selalu memperlihatkan banyak petunjuk-petunjuk baru, apakah dia ingin kita dan orang-orang lain mengetahui siapa dirinya?” Katrina tiba-tiba bertanya dengan nada yang sangat bingung.</div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-01 02:36:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2070646099</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Petualangan Sihir</title>
         <author>GiacintaDjinargo</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2070646668</link>
         <description><![CDATA[<div>Enjoy :&gt;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/701948819/39f2c71239114af5597c59ade854afbc/Cer_bung_Gia_docx.pdf" />
         <pubDate>2022-03-01 02:36:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2070646668</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Eps. 1</title>
         <author>gdekenzie1</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2070646876</link>
         <description><![CDATA[<div>Amerika, Chicago</div><div><br></div><div><br></div><div>“Jaaack? JAaack! Kamu dimana?” Mamanya bertanya. “Aku di sini, di kamarku” Balas Jack. Jack hari ini tidak bersekolah, karena hari ini hari Minggu. “JAAAAaack, bangun sarapan sudah siap!” Teriak mamanya. “Ok!” Jack membalas. (Tak-tak-tak-tak-tak) Suara Jack turun dari tangga sangatlah kencang. Besok mamah dan papahnya akan pergi ke luar kota untuk menjalankan pekerjaan selama seminggu. “Jadi, mamah dan papah akan ke luar&nbsp; kota ya?” Jack bertanya. “Kemungkinan besar sih, selama seminggu” Karena Jack akan ditinggal mamah dan papahnya bekerja, ia akan ditemani salah satu sepupunya, yang bernama Josh, yang sudah kuliah. Di siang hari ia bermain <em>Call Of Duty</em> bersama beberapa teman-temannya. “Zach jaga kanan, cepet” (Trrrrrrrr, trrrrrr) Suara dari tembakannya sangat kencang. “Yaaaaaay. Bagus guys” Mamanya memanggil. “Jack! Sini makan malam sudah siap, nanti dingin tidak enak loh” “Eh kayaknya aku harus pergi deh, mamahku manggil. Daaaah, ok mah!” Jack membalas.&nbsp; Senin telah tiba. Di pagi hari ia diantarkan mamanya ke sekolah. “Daaaah, mamah pergi ya. Nanti dijemput kakak Josh ya!” Jack menjawab. “Ok mah”. Saat makan siang ia diledek oleh kelas 12, ia diledek karena ia memiliki aksen inggris yang sangat kuat. “Bo’Oh’O’Wa’Er, hahaha!”.... (Teeeeeng!)Suara bel mengingatkan murid-murid sudah saatnya pulang. Hari ini Jack akan dijemput oleh sepupunya yang bernama Josh. “Hai, udah lama ngak ketemu. Kamu kelihatan jauh lebih besar, ya!” Sapa sepupunya dengan semangat. Jack menjawab dengan suara kecil dan nada yang sedih. “Halo kak Josh:(” Josh menjemput Jack dengan motor yang dibelinya dari toko antik. Di motor yang dimiliki Josh tertulis kata <em>Hesketh </em>dengan font yang unik. “Josh boleh tidak kita berhenti di <em>seven eleven</em>?<em> </em>Aku mau beli doritos” Jack bertanya. “Ok” Jawab Josh. Setelah sampai di <em>seven eleven</em>, Jack langsung berjalan ke <em>snack aisle</em> (lorong makanan ringan). Di lorong itu ia mengambil 1 buah plastik doritos. “ $2.00, mau memakai cara pembayaran apa ?” Mbak kasirnya bertanya.&nbsp;</div><div>“Uang tunai&nbsp; mbak” Josh membalas. (Cek-cing) Pembayarannya berhasil. Saat sampai dirumah, Josh bertanya kepada Jack. “Jack kamar mandinya dimana ya?” “ “Di situ kak” Jawab Jack. Setelah Josh keluar dari kamar mandi, Jack meminta Josh untuk membuatkannya roti coklat. “Makasih kak” Jack menyaut. Di sore hari Jack meminta Josh untuk menelpon mamah dan papahnya. “ Hai mah, hai pah.” Belum lama mengobrol, tiba-tiba Jack hilang begitu saja, di depan mata mamah, papah, dan Josh. Jack seperti ter-teleportasi oleh suatu portal berwarna biru cerah. Setelah kejadian itu Josh langsung lari menjauh dan meninggalkan rumah yang dikiranya berhantu.&nbsp;</div><div><br><br></div><div><em>Time flash 2 minggu.</em></div><div><br></div><div>&nbsp;“Hari ini, kalian semua berkumpul di dalam suatu ruangan. Mengapa? Karena saya meminta kalian untuk membantu kami dalam menyelesaikan suatu misi. Kalian telah saya pilih dan kalian semua akan membuat suatu tim yang akan menjalankan misi tersebut”. Misi yang dimaksud agen Huntelaar adalah……….</div><div><br><br></div><div>Nantikan misinya, minggu depan</div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-01 02:37:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2070646876</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Eps. 3</title>
         <author>gdekenzie1</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2070648128</link>
         <description><![CDATA[<div>Indonesia,Jakarta</div><div><br></div><div>Hari ini <em>Cosmic Fourze</em> memperkirakan bahwa dalang dari fusi satwa ini akan memunculkan fusi satwanya lagi, mereka bisa memperkirakan ini karena selama <em>Cosmic Fourze</em> sudah terbuat (yaitu sudah 3 minggu) dalang ini selalu muncul 2 kali seminggu dan selalu pada pukul 04.00 pagi untuk memulai dan membangun kericuhan di pagi hari. Jadi karena sudah berlangsung selama berminggu-minggu, hari ini mereka siap untuk mengatasi kerusuhan dan secepatnya menghentikan fusi satwa ini. Walaupun sudah mengetahui waktunya<em> Cosmic Fourze, </em>mereka belum mengetahui dari mana fusi satwa ini berasal dari mana. (Tengggg) Waktu menunjukan pukul 03.55, 5 menit sebelum dalang fusi satwa ini muncul, <em>Cosmic Fourze</em> sudah bersiap di banyak tempat mereka berpencar. “Guys, kayaknya dalang dari semua ini adalah guruku deh” Jack sebenarnya tidak ingin berbicara tapi kata-kata itu seperti keluar dari mulutnya begitu saja. Anggota yang lain sedikit marah kepada Jack karena tidak memberitahu dari sebelum-sebelumnya. “Memang kenapa Jack”&nbsp; Katrina bertanya. “Ia sering berbicara tentang obsesinya dengan hewan, dan bagaimana hewan-hewan sangat bisa dieksperimenkan menjadi hewan yang lebih bagus” Jack menjawab. Eeeeh, dikit lagi pukul 04:00, <em>Cosmic Fourze </em>harus secepatnya bersiap untuk melawan dalang ini. “Guys sepertinya dalangnya di aku deh, ada sesuatu di penglihatan aku” kata Kumail. Semua pergi ke arah Kumail untuk membantu. Pukul 04:00 tiba, jadi dalangnya langsung kelihatan, Ia datang dikelilingi asap dan dikawal oleh 2 fusi macan yang kelihatan hampir sebesar rumah. Sepertinya dalangnya belum melihat <em>Cosmic Fourze. </em>Jadi <em>Cosmic Fourze </em>mengambil keuntungan ini untuk tetap tidak terlihat, mereka memprediksi bahwa dalang ini akan menyerang daerah Kasablanka dulu jadi mereka berjaga di gang-gang yang berada di dekat area Kasablanka setelah melihat petunjuk dari HQ untuk bergerak atau menyerang mereka sudah siap. Setelah menunggu beberapa menit dalang ini sampai melewati gang yang bersampingan dengan gang yang dijaga oleh Katrina, Katrina sebagai yang paling sering menjalankan misi Ia langsung gesit melakukan perintah yang diperintahkan HQ atau agen Huntelaar. Ia membuat dirinya tak terlihat dengan berkamuflase, ia beberapa kali dilewatkan oleh dalang tersebut. Setelah siap semua sudah mendekat pada gang tersebut mereka memulai pertarungan. Katrina langsung melesatkan tendangan tanpa melihat yang ia pelajari di kamp kepada dalang tersebut, dari atas Cho membantu Katrina dengan melipat kedua tangan dari dalang tersebut di atas kepalanya. Jack membantu dengan memijat macannya supaya macannya bisa rileks dan gas toxin yang diberikan dalang tersebut bisa hilang, sedangkan Kumail ia sedang melawan setengah mati macan ini, ia memukul macannya tetap kuat, ia sampai mengeluarkan pukulan terkencangnya tetap tidak bisa. Tapi akhirnya kumail dibantu oleh Jack dan Cho untuk mengikat dan menenangkan macan tersebut. Setelah itu mereka membawa dalang dan kedua macannya ke kamp untuk menginterogasi dan mengecek macannya. Agen Huntelaar mengantarkan dalang dan Katrina ke ruang interogasi. Di sana agen Huntelaar meminta Katrina mengintrogasi dalang ini. Ia meminta Katrina menggali sebanyak-banyaknya informasi dari dalang ini supaya kita bisa mengakhiri semua kericuhan ini. Setelah mengintrogasi dalang ini untuk hanya beberapa menit, Katrina mengusulkan agen Huntelaar untuk memanggil Jack, karena ia yang paling tahu dalang ini. Agen Huntelaar langsung keluar untuk memanggil Jack untuk memasuki ruang interogasi untuk mengintrogasi dalang yang masih belum diketahui identitasnya. Bahkan sebelum masuk Jack sudah mengenal mukanya. Ia sering bertemu orang ini di sekolah, orang ini adalah………..</div><div>Ketahui orangnya minggu depan&nbsp;</div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-01 02:38:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2070648128</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Guru Yang Menggila Dengan Hewan</title>
         <author>gdekenzie1</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2070649010</link>
         <description><![CDATA[<div>Epilog:<br><br></div><div>Rusia, Moskow.<br><br></div><div>“Katrina, katrina!!” temannya berteriak, Katrina Adalah seorang astronot yang berumur 30 tahun. Ia sangat suka melihat luar angkasa. Hari ini ia tidak menjalankan misi jadi ia hanya melakukan riset di markas besar Nasa, ia juga memiliki tim spesialis riset, selain tim spesialis riset ia memimpin banyak tim-tim lain seperti tim yang bekerja di lapangan, tim yang membuat dan mengembangkan roket-roket. Setelah selesai piket, ia pulang dan disambut oleh anjingnya, Ricky dan juga&nbsp; temannya, Elizabeth atau yang biasa ia panggil Liz. Dan saat ia bersiap-siap untuk piket malamnya, ia tiba-tiba tersedot oleh suatu portal berwarna biru cerah. Teman dan anjingnya sangat bingung tapi juga sangat cemas. Beberapa hari sudah lewat dan Katrina belum pulang-pulang, temannya mulai khawatir sebagai teman yang baik, Liz menelpon polisi dan melaporkan semuanya kepada pak polisi, tapi pak polisi selalu menolak menindaklanjuti kasus karena menurut mereka ini khayalan orang saja.&nbsp;<br><br></div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-01 02:38:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2070649010</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Natal ZomBie</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2070654906</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><em>natalZombie</em></strong></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<br><br></div><div>Trial<br><br></div><div>Didalam cerita terdapat 3 remaja bernama Bob, Ron, dan Sun. Mereka itu sedang kemping saat natal karena ingin melihat apa akan ada seuatu yang akan terjadi. Lalu akan ada orang yang membuat bob marah. Saat Natal di siang hari, ada satu rumah yang sangat ramai. Disana ada 3 remaja bernama Bob,Ron, dan Sun. Di rumah itu mereka sedang mengadakan peta untuk kemping dan mereka tidak sabar untuk melihat salju turun. malam harinya, Bob berkata,” akhirnya kita sampai juga. Aku akan menyiapkan tenda dan api ungun.” “Ron berkata: aku akan menyediakan makanan.” Sedangkan sun tidur dari berangkat sampai sampai. Bob membangunkan sun, “sun berkata: Auuuu. Sakit tahu.” “Bob berkata: Sun kau, aku beri tugas untuk buat pagar disekitar tempat kita kamping.” “Sun berkata: Baiklah.” Setelah mereka sudah siapkan semua yang diperlukan.mereka berada di depan api ungun. Lalu mereka mengengar dari pagar ada suara {rraaaaaaaaaaaar}. Mereka langsung menyediakan alat bertahan hidup yaitu pipa air besi dan ranting. Saat mereka mendekati suara itu mereka melihat ada orang namun dia mirip seperti zombie. Saat Bob memegang bahu orang. Lalu zombie atau orang itu berteriak yang membuat mereka bertiga pingsan. Saat bangun mereka melihat sekitar mereka. Bob terkejut melihat mereka di kerumuni oleh zombie. Mereka pun berlari namun mereka tidak dapat pergi kemana pun. Melihat zombie itu dia melihat ada sebuah kereta salju yang mirip punya santa namun didalam kereta salju ada banyak senjata. Mereka sadar itu pasti zanta yang mereka dari dulu pernah melihatnya saat malam natal. Sun ingat di pernah mengajak zanta mengobrol dan zanta pernah bilang dia akan jatuh ketika melihat perak. Sun mengambil besi yang di pegang Bob dan melempar kedepan wajah zanta. Zanta tiba-tiba berbaring di rusanya.<br><br></div><div>Bob terkejut melihat zanta sedang berbaring dan semua zombie hilang. Namun ada petir yang mengenai zanta. Zanta terjatuh dari kereta salju dan tertabrak pohon yang melemparnya kedepan Sun. Lalu mereka melihat zanta lalu di memegang nuklir. Bob terkejut dan membuat Bob jatuh. Tapi saat itu sun melihat ada seseorang yang membawa pistol dan menembak zanta. “??? Berkata: itu adalah peluru tidur. Oh iya Namaku Bosip.” Bob mendengar nama bosip dia langsung cemberut. Karena Bosip adalah kakak dari bob. Bob marah karena dulu dia tidak pernah dia ajak jalan-jaln kehutan. Bosip langsung menyapa Bob dengan bilang Halo dik. Sun terkejut sampai masuk ke dalam tenda untuk melihat bob ini masih marah tidak. Tiba-tiba zombie-zombie itu datang kembali namun mereka tidak menyerang. Bosip langsung pergi dan meninggalkan tempat kemping itu. Setelah zombie-zombie itu pergi membawa zanta. mereka langsung melanjutkan pesta. Saat sun memangil Bob, bob tidak menyahut. Saat dicari ternyata dia pergi pulang. Bob bukan pulang kerumah justru pulang kerumah zanta untuk membuat zanta sembuh. Lalu Saat Bob sudah masukke dalam rumah dia melihat sebuah kue jahe yang mirip manusia dia menghampiri zanta. Saat itu bob sadar kalau rumah itu ajaib. Lalu. .<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-01 02:44:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2070654906</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Detektif Terbaik Los Angeles</title>
         <author>arainafathia</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2070699942</link>
         <description><![CDATA[<div>Trailer:<br><br>Di kota Los Angeles, tinggal detektif Angela Lopez dan detektif Connor Jones. Pada suatu hari mereka mendapatkan sebuah kasus orang hilang dan sebuah pembunuhan yang telah terjadi.&nbsp;<br><br>Tetapi kasus yang mereka kerjakan akhirnya melibatkan teman-teman mereka, apakah mereka dapat menyelesaikan kasus tersebut atau akankah mereka membiarkan kasus tersebut tidak terpecahkan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-01 03:21:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2070699942</guid>
      </item>
      <item>
         <title>EPISODE 1</title>
         <author>Angzgoro_playzYT</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2071402419</link>
         <description><![CDATA[<div>Episode 1: Minecraft time!</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/662473528/dd1781793088a33f4165e6ed3775f9f9/Cerbung_Ep_1_5_Arya.docx" />
         <pubDate>2022-03-01 13:10:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2071402419</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Enjoy :)</title>
         <author>Angzgoro_playzYT</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2071403378</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/662473528/e3aaab54df644be0ee9e09bbde72ecee/image_2022_03_01_201031.png" />
         <pubDate>2022-03-01 13:10:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2071403378</guid>
      </item>
      <item>
         <title>deez</title>
         <author>Angzgoro_playzYT</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2071432981</link>
         <description><![CDATA[<div>nuts in your mouth</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/662473528/fd9df14367d7f4827049cb42c36601bb/image_2022_03_01_202724.png" />
         <pubDate>2022-03-01 13:27:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2071432981</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cerbung Kapten Arhan</title>
         <author>dmaritzaramaniya</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2071441806</link>
         <description><![CDATA[<div>Enjoy!!!</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1293881742/d21a7c8ed26648c5e78cad2642dfc0b5/Kapten_Arhan.docx" />
         <pubDate>2022-03-01 13:32:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2071441806</guid>
      </item>
      <item>
         <title>EPISODE 2</title>
         <author>Angzgoro_playzYT</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2071478941</link>
         <description><![CDATA[<div>Episode 2: oh no.. amogus....</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/662473528/793d17dad436a75a459f95b59db2a909/Cerbung_Ep_2_5_Arya.docx" />
         <pubDate>2022-03-01 13:51:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2071478941</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Enjoy </title>
         <author>mataairbumi66</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2072599353</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1108666249/db7178c5542dded0ae104ac2781242fa/the_rock_sus_eye.gif" />
         <pubDate>2022-03-02 01:36:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2072599353</guid>
      </item>
      <item>
         <title>YANG SUKA MARVEL SINI</title>
         <author>mataairbumi66</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2072601313</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1108666249/0df0dc458ed87647a7612b4d18802df5/spider_man_no_way_home_peter_parker.gif" />
         <pubDate>2022-03-02 01:37:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2072601313</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hungari Revolusi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2072659190</link>
         <description><![CDATA[<div>Hungari Revolusi&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Chapter 1</div><div><br></div><div>Zack dan Jack lagi jalan untuk makan tapi melihat tentara dan tank habis itu mereka masuk</div><div>Ke tempat makan mereka makan 32 menit habis mereka keluar untuk ke rumah Zack dan Jack melihat orang – orang yang meninggal habis itu ada orang yang tanya untuk ikut revolusi tidak? Habis itu Zack dan Jack ikut karena mereka tidak mau komunis di negaranya.</div><div>Habis itu Zack dan Jack lagi di dalam rumah untuk mau menembak ke tentara uni soviet Zack dan Jack membunuh 27 uni soviet tentara habis itu Zack dan Jack ke tempat makan yang masih buka.</div><div><br><br></div><div>Habis sudah selesai makan mereka ke rumah Zack dan habis sudah datang mereka lihat perempuan lagi di dalam rumah Zack nama perempuannya adalah Sarah lagi menembak tentara – tentara uni soviet karena untuk menjaga daerah ini untuk datang tentara – tentara Hungari revolusi untuk membantu menyerang uni soviet basis pas tentara – tentara datang mereka tidak punya banyak orang karena mereka di bomb. Bombnya membunuh 30 orang yang selamat tinggal 37 tetapi mereka menyerang saja tetapi mereka minta rencana untuk menyerang habis itu Zack dan Jack punya rencana Zack, Jack, dan Sarah akan mendukung untuk menembak ke mereka habis itu yang 37 hungari revolusi tentara akan menyelinap ke basis terus menembak tentara uni soviet.</div><div><br><br></div><div>Habis mereka sudah pembicaraan tentang rencana mereka ke posisi - posisi mereka tetapi mereka tidak tahu berapa banyak penjaga tapi mereka bergerak dengan rencananya dan memulai pertarungan, pertama mereka mendapat perhatian Jack dan Zack mendapat bisa membunuh 43 uni soviet tentara habis itu sarah dan tentara - tentara Hungari Revolusi menyusup pas Sarah dan tentara - tentara Hungari Revolusi masuk ke basis uni soviet mereka melihat banyak tank untuk pertarungan tetapi uni soviet tanksnya lemah dengan tank lain dan bom molotov habis mereka melihat banyak tank - tank mereka di tembak dari uni soviet tentara Hungari Revolusi tentara dan sarah berlindung untuk tidak meninggal habis mereka di berlindung mereka mulai tembak ke uni soviet tentara berapa uni soviet meninggal dan Hungari Revolusi juga meninggal habis Zack dan Jack sudah bunuh semua uni soviet tentara yang menembak ke mereka Zack dan Jack mulai tembak uni soviet tentara yang menembak Sarah dan Hungari Revolusi dan Zack dan Jack bunuh semuanya.</div><div><br><br><br></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Chapter 2</div><div>Habis Zack dan Jack sudah bunuh semua uni soviet tentara Sarah dan hungari tentara ketemu sama Zack dan Jack. Habis itu mereka dipanggil dari radio dari hungari tentara - tentara lain untuk membantu hungari tentara yang lain habis mereka mendengar mereka dikasih tahu untuk kemana habis itu mereka mulai jalan ke tempatnya dan mereka membawa tank nya juga.</div><div><br></div><div>Pas mereka lagi jalan ke tempatnya mereka di penyergapan sama soviet uni tentara Zack dan Sarah pergi ke tempat mainan kalau Jack dan Hungari tentara mereka pergi ke tempat makanan Jack dan Sarah mulai menembak ke arah uni soviet tentara yang lagi menembak kalau Jack dan Hungari tentara mereka bergerak ke tempat yang uni soviet tentara tidak menembak mereka terus Jack dan Hungari tentara mereka berhasil membunuh semuanya memakai tank dan mereka mulai jalan ke tempat yang radio panggil mereka untuk membantu melawan tentara uni soviet.</div><div><br></div><div>Habis mereka membunuh semua uni soviet tentara mereka mulai jalan lagi pas mereka sudah datang mereka melihat uni soviet tentara di tempat radionya Zack dan Jack cari membuat ide untuk membunuh uni soviet tentara tapi Sarah punya ide untuk membunuh sebagian dan yang tidak di bunuh mereka di interview untuk dapat informasi untuk mereka tahu uni soviet mau ngapain dengan negara Hungari habis mereka di interview mereka kasih tahu uni soviet mau invade hungari yang besar banget dan mereka dapat bantu dari negara - negara lain untuk invade untuk dan Jack, Zack, Sarah dan hungari tentara - tentara kejutan untuk mendengar negara lain ikut dengan menyerang hungari tapi 1 negara tidak ikut menyerang karena negaranya kaya saudara - saudara yaitu negara Polandia.</div><div><br></div><div>Habis Jack, Zack, Sarah dan hungari tentara mendengar mereka kasih tahu ke pemimpinnya yang namanya Leo habis Leo di kasih tahu Leo bilang semua hungari revolusi tentara untuk pergi ke posisi yang penting dan pergi ke rumah atau toko untuk memperlambat uni soviet tentara dan tank untuk membuat pertahanan terakhir terus Zack, Jack, Sarah dan hungari tentara mulai membuat basis terus Jack, Zack, Sarah dan hungari tentara menunggu uni soviet tentara mendatang 2 hari kemudian Sarah melihat uni soviet tank dan tentara lagi maju terus Sarah bilang ke semuanya untuk bersiap terus Zack dan hungari tentara mulai menembak ke uni soviet tentara dan tank terus Sarah dan Jack membawa bom molotov untuk menghancurkan tank dan Sarah dan Jack berhasil menghancurkan tank sementara itu Zack dan hungari tentara di bunuh dan tank hungari revolusi di menghancurkan sama uni soviet terus Sarah Jack ciuman terus mereka di bunuh.</div><div><br><br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-02 02:17:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2072659190</guid>
      </item>
      <item>
         <title>EPISODE 3</title>
         <author>Angzgoro_playzYT</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2072661376</link>
         <description><![CDATA[<div>Episode 3: The Dimesion Full of Kingdoms (Cookie Run Kingdom)</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/662473528/9b6ccfd091dbadc17af9d1880379661e/Cerbung_Ep_3_5_Arya.docx" />
         <pubDate>2022-03-02 02:19:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2072661376</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Detektif Terbaik Los Angeles</title>
         <author>arainafathia</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2072677903</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1296206103/7e4f22010e2a76af51b864a1d933d5c0/Detektif_Terbaik_Los_Angeles_Cerbung_Araina__1_.pdf" />
         <pubDate>2022-03-02 02:30:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2072677903</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cerbung</title>
         <author>mataairbumi66</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2072769502</link>
         <description><![CDATA[<div>Bumi memutuskan berhenti sebentar menjadi atlet bulutangkis setelah melihat raket pertama dia yang hancur,Karena di tahun 2022 indonesia tidak ikut pertandingan kelas dunia.</div><div>Saat sedang melamun tiba-tiba TING* hp bumi bunyi,Bumi dengan cepat mengambil hp nya dan…Bumi ternganga dan jantung nya berdetak cepat ,isi pesan itu adalah bumi di ajak memainkan film heroik yaitu spiderman dari marvel.Bumi yang senang hati bilang boleh dan kata sutradara film itu kan syuting di Indonesia,Bumi mendapatkan sebagai aktor utama yaitu memerankan sebagai spiderman.Bumi sangat senang ada pekerjaan pengganti sementara.Saat shooting untuk Trailer bumi masih cukup bingung karena alat-alat yang aneh,dia bertanya ke salah satu kameramen dan berkata ini untuk Membuat efek seperti terbang dan bumi berkata ok siap.Saat sedang diskusi judul Film ini adalah <strong>&nbsp; There was Home </strong>ya itu Lanjutan film No Way Home Bumi yang menjadi Spiderman dari universe MCU</div><div>Menjadikan dia adalah lanjutan peter parker versi tom Holland di film nya,Di pembuatan trailer menurut bumi cukup mudah karena hanya beberapa menit saja..Di saat pembuatan banyak pemain lain nya seperti Tom Holland,Tobey maguire,Andrew garfield dan yang lain,Disini sudah ketahuan bahwa Akan ada 4 Spiderman di Film ini.Saat proses syuting banyak kenangan,lelucon dan kejadian tak terduga.saat film ini selesai di shooting .----------Berlanjut—____ —</div><div><br></div><div>__________ Episode 2 _____________________________________</div><div>________________________________________________________</div><div><br></div><div>“Time skip setelah syuting 2 bulan”Bumi Sedang Berjalan-jalan lalu saat di jalan dia melihat ada bangunan tua bertulisan kebun Binatang,karena Bumi Orang nya suka menarik jadi Bumi masuk kedalam zoo itu dari sebuah lobang kecil di dinding situ,Bumi Juga tidak sendiri dia bersama Kenzie teman dekat dia,Dengan segala cara akhirnya Bumi dan kenzie Bisa masuk terutama kenzie yang sangat kesusahan.Setelah masuk Bumi Kaget karena kondisi dalem kebun binatang ini masih ada beberapa Hewan seperti harimau jawa,burung Moa,golden Eagle,Harimau putih dan hewan yang Sudah Punah atau sudah kritis Punah,Dengan</div><div>&nbsp;</div><div><br></div><div>cepat Bumi menutup Lobang yang mereka buat dan Mencari ide saat berjalan Kenzie menunjuk ke sebuah ruangan yang bertulis&nbsp; laba-laba hasil percobaan.Bumi Yang tertarik mencoba membuka tempat di mana ada laba-laba itu dan bumi terjatuh karena tersandung dan laba-laba itu….______ BERLANJUT ___</div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-02 03:35:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2072769502</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Episode 3</title>
         <author>mataairbumi66</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2072777996</link>
         <description><![CDATA[<div>_____________________ EPISODE 3 _______________</div><div>Bumi Digigit Laba-Laba itu dan Bumi Langsung pusing,Karena Bumi yang Aneh sekarang Kenzie yang panik mencoba membangunkan Bumi,Bumi yang Tadi Pingsan sekarang sudah bangun dan kaget melihat Bekas gigitan itu dan melihat Arya sedang duduk bersama kenzie dengan muka panik dengan kaget bumi melihat kenapa ada arya dengan meminta tolong Bumi Duduk dan mereka semua istirahat dulu.Setelah istirahat sebentar mereka mulai mengexplore tempat ini saat berjalan lagi mereka melihat sebuah Telur yang besar dan ada Induk,bapak nya Dan Sangat kaget karena ada dinosaurus yang sudah punah beribu-ribu tahun yang lalu.Saat sudah mau malam mereka bertiga Pulang ke rumah.Di Rumah…..__________________BERLANJUT___________</div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-02 03:42:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2072777996</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2073127154</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1293904068/0257fedeeccc3720bfa7166c8e45bc9d/TAK_ADA_WAKTU_UNTUK_MATI.docx" />
         <pubDate>2022-03-02 08:20:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2073127154</guid>
      </item>
      <item>
         <title>sebuah dongen yang hilang pt.1</title>
         <author>byandralol</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2073186754</link>
         <description><![CDATA[<div>Udara segar menyapu hidungku. Secercah rerumputan setelah hujan, bau pai apel dan suara keributan yang entah bagaimana menenangkan."Magnolia Ambers! Apa yang kamu lakukan di balkon?",suara pengasuhku membawaku kembali ke dunia nyata. "Aku hanya butuh udara segar! Agak gugup untuk hari ini", kataku sambil tertawa kecil.Melangkah keluar dari balkon, Karena hujan kemarin,kakiku basah kuyup. Tiba-tiba saya terjatuh ke lantai. Baju tidur saya yang putih sekarang ada noda-noda berwarna abu-abu.” Magnolia! Kamu harus lebih berhati-hati”, Ivy Willows, pengasuhku berteriak kepada saya. Ia mengulurkan tangannya ke tanganku.Mata hijau dan rambut hitam yang halus, diikat menjadi sanggul. “Sekarang, kita harus menyiapkan untuk makan siang hari ini", dia pergi ke lemariku untuk menemukan gaun kuning dengan tali putih di ujungnya yang melengkapi rambut pirang dan mata coklat hazelku.</div><div><br>&nbsp;</div><div><br>Setelah mandi berbagai orang masuk ke dalam kamaf tidur saya.Seorang penata rambut dan penata rias.Seorang gadis dengan rambut merah dan kacamata lingkaran mulai mengepang rambut saya.Sementara pengasuh Ivy sedang duduk di tempat tidurku sambil tersenyum bahagia.Baginya, aku seperti anak perempuan yang tidak pernah dia miliki.&nbsp;</div><div><br>&nbsp;</div><div><br>“Selesai!”, Wanita berambut merah bersorak. Saya melihat di kaca dua kepang di bahu saya dengan pita kuning dan putih. Bergantian dengan wanita dengan kacamata ada wanita dengan rambut panjang berwarna emas.dia memegang kuas dengan bedak putih. "Hei! Apakah ini harus dipakai?", Aku menatap Ivy dengan wajah khawatir. Saya tidak pernah mencoba riasan sebelumnya, saya lebih suka yang alami."Kamu harus memakainya, perintah ibumu", Kata Ivy dengan wajah tegas yang panjang. "Tapi untuk apa?!", Aku mulai merengek dan menyilangkan tanganku. Pengasuh Ivy berjalan ke arahku dan membungkuk "Kami ingin kamu terlihat cantik untuk makan siang hari ini, sekarang berhenti bertingkah kekanak-kanakan", Dari suara pengasuh Ivy aku tahu dia marah, jadi aku mencoba menyembunyikan kemarahanku dan mengambil napas dalam-dalam.” Itu lebih baik", Dia kembali ke tempat tidurku dan duduk.Beberapa menit berlalu dan riasan selesai. Pipiku berwarna pink muda dan bibirku juga.Saya merasa sangat cantik dari sebelumnya. Pengasuh Ivy sedang tersenyum kecil. "Berhenti menatap dan tolong ambil mahkotaku", Kataku sambil tersenyum kecil berusaha untuk tidak terdengar kasar. Dia dengan cepat pergi ke lemariku dan mengeluarkan sebuah kotak kristal berisi mahkota dengan aksesoris berlian.<br><br></div><div><br>Suara mobil dan orang-orang mulai semakin keras. Aku mulai menggerakkan tangan menyuruh Ivy untuk sedikit lebih cepat. Dia cepat-cepat berlari ke arahku meletakkan kotak itu di atas meja rias.Saya membuka kotak dan menyerahkan mahkota ke Ivy. Dia meletakkannya di kepalaku dan kami berdua melihat ke cermin di depan kami bersama-sama. "Kamu terlihat cantik seperti biasa", Kata Ivy kepada saya, tetapi bagiku, saya merasa tertekan dengan tanggung jawab yang saya miliki untuk masa depan.</div><div><br>&nbsp;</div><div><br>"Magnolia! Tamunya sudah mulai datang, apa kamu sudah siap?", Ibuku berjalan ke arahku saat Ivy berjalan menjauh dariku dan memberi ibuku anggukan kecil. "Ya ampun, kamu terlihat lebih cantik dariku", Katanya sambil tertawa kecil. "Terima kasih dan aku siap", aku berdiri tegak dan menatap ibuku. Ibuku adalah idola bagiku, dia cantik, lucu, apa pun yang bisa kamu bayangkan. "Sekarang aku punya sesuatu untukmu", Aku bahkan tidak menyadari dia memiliki sebuah kotak sampai sekarang. "Sepatu hak tinggi?", saya terlalu bingung. Saya hanya seorang gadis berusia 7 tahun yang baru belajar menulis kursif. "Hari ini adalah hari yang istimewa, dan apa itu hari yang istimewa tanpa mempelajari sesuatu yang baru".</div><div><br>&nbsp;</div><div><br>Aku memberikan senyum palsu dan mengeluarkan sepatu itu.Hak tinggi berwarna coklat dengan pita berwarna putih. Saat saya memakainya, ukurannya pas dan juga cocok dengan mata saya."Oke coba jalan", kata ibuku sambil meletakkan kedua tangannya di pinggul. Saya berdiri dan mengambil langkah pertama saya. "Wow wow!", Tanganku bergerak tidak semestinya dan aku jatuh ke lantai. Aku segera bangun dan mulai berjalan. "Itu gadisku!", Melalui suara ibu saya, saya tahu dia bahagia. "Saya berhasil! Saya berhasil!", Aku menatap Ivy. Dia memberiku senyuman kecil dengan acungan jempol.</div><div><br>&nbsp;</div><div><br>"Sekarang cepat, para tamu sudah menunggu", Ibuku dengan cepat meraih tanganku saat aku melambai pada Ivy. Kami pergi dari kamar tidurku ke pintu yang mengarah ke taman.Suara orang bercakap menjadi lebih jernih dan bau pai apel yang enak sekali kembali ke hidungku. "Magnolia, aku ingin kamu bersikap baik", kata ibuku dengan suara serius. "Ya ibu", kataku berbisik.</div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-02 09:04:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2073186754</guid>
      </item>
      <item>
         <title>sebuah dongeng yang hilang pt.2</title>
         <author>byandralol</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2073189442</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Dua penjaga dengan seragam merah dan topi berbulu lucu membuka pintu prancis yang memperlihatkan 5 hingga 10 meja penuh dengan royalti.Meja keluarga saya berada di tengah dengan keluarga cambridge. Ayahku, Louise Ambers dengan senang hati berbicara dengan raja cambridge, Steve Lockhart.</div><div><br><br>"Jane! Magnolia!", kata ayahku sambil saya berlari ke arahnya, ibuku mengikuti di belakang saya.”Lihat kamu! Cantik seperti biasanya, <em>my perfect girl</em>”, Katanya sambil memelukku. "Jane, ayo duduk di sebelahku", Dia menarik kursi di sampingnya. Ibu duduk di kursi dan aku duduk di sebelahnya. Ada seorang anak laki-laki dengan rambut coklat pendek, mata biru tua di depanku. "Jane! Senang melihatmu dan Magnolia ini anakku harvey", Steve menunjuk putranya, Harvey. "Dia seusiamu. Setelah kita makan kalian bisa bermain", Ayahku masuk dalam percakapan. Aku dan Harvey mengangguk dan segera memakan makanan kami.</div><div><br></div><div><br>Pai apel lezat dengan es krim dan saya juga makan roti panggang perancis jadi saya merasa kenyang. Harvey tampak seperti dia telah selesai makan jadi saya bertanya "Bolehkah saya permisi untuk bermain", saya berdiri. "Ya tentu saja!", Louise dan Steve berkata bersamaan.Aku berlari ke Harvey dan meraih tangannya saat kami berlari dari meja. "Hei! Ke mana kita akan pergi?", kata Harvey ketakutan. "Taman, mereka punya ayunan", kataku saat kami memasuki taman dengan bunga mawar kuning dan putih. Sebuah ayunan berada di tengah taman dengan tanaman merambat di sekelilingnya. "Bisakah kamu mendorongku?", Aku duduk di ayunan. Dia tidak memberi saya jawaban tetapi dia mendorong saya.<br><br></div><div><br>"Jadi berapa umurmu?", Kataku untuk memecah keheningan canggung ini. "Enam.", Dia memberiku jawaban singkat. Setelah beberapa pertanyaan, kami mendengar suara gemerisik di semak-semak. Kami membeku sebentar, tetapi saya memutuskan untuk melihat apa itu. "Halo?", saya melihat sesuatu yang berwarna oranye bergerak. "Mungkin itu kucing?", kataku sambil menatap Harvey. Dia tidak memberiku jawaban <em>"Ada apa sih dengan anak ini? Setidaknya katakan sesuatu", </em>pikirku menjadi sedikit marah.<br><br></div><div><br>Dia membuka semak, untuk mengungkapkan seorang gadis?! "B-bagaimana kamu menemukanku?!", Seorang gadis dengan rambut oranye dan mata coklat berkata ketakutan.<em> “Sepertinya dia sedang makan kue, apakah dia penyusup?”.</em> "Apakah kamu seorang penyusup?", Kataku terdengar marah dan aku menyilangkan tanganku saat Harvey berdiri di sana dengan tangan disilangkan juga. "Penyusup?Tidak!",Dia akhirnya berdiri.Dia sedikit lebih pendek dariku dan Harvey. "Oke, dari mana kamu berasal", kataku sambil memiringkan kepalaku. "Saya dari liverpool, keluarga saya diundang ke sini".<em> "Dia Royalti? Apa yang dia lakukan di sini?</em>", kataku dalam hati. "Lalu apa yang kamu lakukan di sini?", Harvey akhirnya berbicara. "Saya tidak diizinkan makan kue tetapi saya ingin mencobanya! Tolong jangan beritahu orang tua saya", Dia berkata sambil melihat ke bawah ke sepatunya. "Ok kalau gitu apa namamu?", Kataku sambil meletakkan tanganku sekarang di pinggulku. "Maisie, Maisie RIvers.",Dia melihat ke arahku. Dia mengenakan cardigan biru dengan gaun putih di bawahnya.<br><br></div><div><br></div><div>Maisie mengambil kue ia makan dari lantai dan pergi ke tempat sampah terdekat. "Jadi apa yang akan kita lakukan?", Maisie berkata ketika ia kembali. "Um, kita bisa bermain di rumah pohonku", aku memberi pilihan. "Tunggu, kamu punya rumah pohon?!", Kata Maisie kaget. "Iya", kataku malu. "Boleh, tapi apa yang akan kita mainkan?",kata Harvey saat kami mengunci kontak mata sejenak. "Saya punya kartu! Kita bisa bermain <em>go fish</em> dan boleh saya bilang saya cukup bagus dalam permainan itu". "Ok", Harvey memberikan jawaban polos lagi.<br><br></div><div><br>Maisie dan Harvey mengikutiku ke rumah pohonku. Rumah pohon yang agak besar dengan tanaman merambat di batangnya. "Maisie kamu duluan saja", kataku. Harvey memegang tangga saat aku dan Maisie menaiki tangga. "Selamat datang di tempat tinggalku yang sederhana". Di tengah rumah pohon ada meja besar dengan perlengkapan seni. Ada juga sofa di sisi kiri rumah pohon dan lemari penuh dengan proyek seni yang saya lakukan dengan ibu saya. Dan di sisi kanan ada kotak harta karun yang berisi lebih banyak perlengkapan seni dan sekotak mainan.<br><br></div><div><br>“Wow! Ini keren sekali!”, Maisie terkejut dan Harvey pun juga. Saya pergi ke kotak berisi mainan dan menemukan sebuah kotak kecil yang terbuat dari logam dengan gambar bunga di atasnya. "Ini kartunya", aku bersorak. "Hei! Jangan sentuh itu!", Aku berlari ke harvey. Dia menyentuh proyek seni pertama saya yang saya buat dengan ibu saya. "Aku hanya menyentuhnya", Harvey tahu dia mengatakan sesuatu yang salah ketika darahku mulai mendidih. Aku menarik napas dalam-dalam sebelum mengatakan apa pun. "Kamu tahu, ini adalah hal pertama yang aku dan ibuku buat.", Kataku sambil menunjuk ke sebuah lukisan dengan makaroni berwarna. "Ini cukup indah harus saya katakan", kata Harvey sambil tersenyum "Kalau gitu, ayo main go fish!”,Aku duduk di meja besar membuka kotak kartunya.Setelah semua duduk di meja saya membagikan kartu dan menaruhkan mahkotaku di sebelah saya.<br><br></div><div><br></div><div>Setelah bermain go fish 4 kali dan catur dengan Harvey dan Maisie, tidak terasa sudah 1 jam. “Harvey! Magnolia!”, Suara ayahku yang bersorak. “Iya!!”, Saya teriak kembali. “Para tamu sudah pulang! Turun yuk!”. Saya cepat-cepat membereskan kartu dan catur dan keluar dari rumah pohon, Harvey dan Maisie menyusul.”Wahh, kamu sudah ketemu maisie?”,Ayah saya bertanya. "Ayah tahu Maisie?", tanya saya. "Iya dong, sekarang yuk balik para tamu sudah pulang."&nbsp;<br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-02 09:07:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2073189442</guid>
      </item>
      <item>
         <title>sebuah dongeng yang hilang pt.3</title>
         <author>byandralol</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2073191047</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Sejak saat itu, kami bertiga menjadi sahabat. Meskipun tempat tinggal kami jauh, kita berhasil mendapatkan beberapa <em>playdate</em> dalam sebulan.Sekarang, aku berusia tujuh belas tahun. Saya dan Maisie masih sering bertemu tetapi Harvey memutuskan untuk bergabung dengan militer beberapa bulan lalu.Walaupun saya rindu dia,itu adalah keputusan Harvey untuk bergabung militer.”Kamu rindu Harvey ya?” Maisie bertanya.”Ihhh, aku udah bilang enggak.”, saya mulai menjadi terganggu.”Bilang aja sih kamu rindu dia” Maisie berdiri di sebelahku.”Aku udah bilang enggak, kamu anter ibuku makanan aja.”,saya memerintah Maisie.Maisie sedang berinap di rumah saya untuk beberapa minggu karena ibuku sakit dan juga karena Pengasuh Ivy sudah tidak bekerja disini.”Yaudah,Yaudah”, Maisie keluar dari kamarku dan tinggalkan saya dengan PR.&nbsp;<br><br></div><div><br></div><div><br>Esok paginya saya bangun pagi karena ada dokter yang akan memeriksa ibuku. Saya memilih gaun coklat dengan turtleneck di bawahnya melengkapinya dengan liontin emas yang dalamnya ada foto aku,ayahku dan ibuku.“Kenapa kamu sudah bangun?”, kata Maisie yang masih setengah tertidur. "Ini jam 6 dan ibuku ada janji dengan dokter jam 7", kataku. Maisie suka tidur. Kalau dia tidak punya jadwal sibuk, dia bisa tidur sepanjang hari kalau dia mau. "Kenapa kamu nggak bilang aku? , Maisie bangun." Aku bilang, kamu aja lupa", saya bilang sambil memakai lipstik. Maisie punya <em>short-term memory lost. </em>Walaupun saya kadang-kadang jadi marah tetapi saya sudah biasa.Maisie langsung berjalan ke koper dia dan mengambil gaun putih pendek.<br><br></div><div><br></div><div><br>Setelah bersiap-siap, kami pergi ke dapur untuk memasak telur dengan roti panggang.Membuka pintu berwarna coklat di ujung lorong terlihat ada beberapa <em>island tables </em>dan 2 pintu besar yang didalamnya ada banyak bahan makanan dan perlengkapan dapur. Memasuki pintu besar saya mengambil 4 telur dan 2 roti. "Telur dan roti bakar lagi?", keluh Maisie. Aku tidak pandai memasak tapi aku lebih baik dari pada Maisie dalam memasak. "Setidaknya aku bisa memasak telur dan roti panggang", jawabku. Maisie tiba-tiba diam mengetahui itu benar.<br><br></div><div><br></div><div><br>Ketika suara hening tiba-tiba ibu masuk. "Ibu?! Sedang apa kamu disini?", aku langsung panik. Aku berlari ke arahnya saat aku membawanya ke kursi terdekat. "Magnolia! Tidak perlu menggendongku, aku bisa berjalan sendiri". "Tante Jane,kenapa kesini? Kangen aku ya?", kata Maisie sambil memakan roti panggangnya. "Oh tidak, saya kesini untuk mengambil obat tidur", Ibu menjawab. "Obat tidur? Ini jam 6:30 dan sebentar lagi Dr. Auburn will datang", saya menjadi bingung."Karena itu. Saya tidak suka sama Dr.Auburn", Ibu bilang gampang sekali."Jangan gitu dong tante, kan dia lagi mencoba mengobati tante", Maisie bilang mulut penuh roti."Maisie kalau makan jangan berbicara", saya bilang berkali-kali sebelumnya tapi masih saja berbicara sambil mulut penuh makanan.”Putri Magnolia, Dr.Auburn sudah datang”, salah satu penjaga kami mengucapkan.&nbsp;<br><br></div><div><br>“Terima kasih. Bu,yuk ke kamar”, Saya berdiri dari kursi dan ke arah ibu.”Ke kamar lagi? Saya sudah bosan di situ. Ke taman yuk! Mencoba membuat sarang burung lagi!”, kata ibu.<em>”Aku sangat ingin juga ke taman bersama ibu dan membuat proyek-proyek lagi tetapi itu adalah hal salah.”, </em>saya bilang didalam hati<em>.</em>”Tidak bisa bu, bu kan ada <em>check up</em> dengan Dr.Auburn”, saya bilang sedih.&nbsp;<br><br></div><div><br></div><div><br>Memasuki kamar ada Dr.Auburn duduk di sudut ruang.Dr. Auburn berumur 50 tahun. Ia botak dan punya kumis putih memakai kacamata yang bulat.Ibu masuk ke tidur dan Dr.Auburn mendekatinya.”Mengapa kamu keluar tempat tidur?”, Dr.Auburn bilang tegas.Tetapi ibu diam saja.”Ibu, <em>be nice” ,</em>aku berbisik kepadanya.Ibu masih belum jawab.Dr.Auburn mengeluarkan suara <em>tsk</em> dan mulai membuka tasnya dan mengeluarkan persediaan medis.Tiba-tiba ibu batuk darah sampai seprainya ada titik-titik merah.Saya langsung ambil tisu untuk darahnya tidak ke seprai. “Ibu! Kamu baik-baik saja?”, Kataku khawatir. “Aku baik-baik saja”, ibu saya menjawab dan mengambil tisu dari tanganku. Setelah batuk-batuk saya mengambil tisu yang penuh darah ke tong sampah.Ternyata di dalam tong sampah ada banyak sekali tisu yang berlumuran darah. “Ibu-“,” Sudah! Ambilkan minum saja”, Dr.Auburn memotong perkataan saya.Saya membuang tisu dan pergi ke dapur. Memasuki dapur saya bahkan lupa bahwa ada Maisie. &nbsp;<br><br></div><div><br></div><div><br>"Maisie-", aku jatuh ke lantai sambil menangis.<em> "Kenapa dia tidak memberitahuku? Aku bisa membantu. Atau, mungkin aku tidak bisa membantu."</em>, pikiranku memakanku hidup-hidup. "Magnolia! Ada apa?", Maisie terdengar khawatir saat dia berjalan ke arahku. "Aku baik-baik saja", aku berdiri dan menyeka air mataku seolah-olah tidak ada yang terjadi. "Magnolia..kenapa kamu menangis?", Maisie bertanya padaku. "Ibu batuk darah", aku menjawab singkat. "Darah?! Kok bisa?", Maisie bertanya lagi sambil mengikutiku untuk mengambil air. Saya tetap saja diam masih kaget dengan apa yang terjadi.”Magnolia Ambers! Jangan berani-beraninya kamu mengabaikanku!”, Maisie berteriak padaku yang biasanya tidak pernah terjadi.<br><br></div><div><br></div><div><br>Entah kenapa mendengarnya memberikan aroma nostalgia, Pengasuh Ivy. Itu membuatku semakin sedih. "Maaf Maisie aku harus pergi.", aku keluar kamar dengan air mata yang masih mengalir. "Dokter ini minum", saya bilang memasuki kamar.”Magnolia mengapa kamu menangis?", ibu bertanya."Udah deh, itu untuk entar saja.", kata Dr.Auburn yang tidak sopan. Aku sekarang mengerti kenapa ibu tidak menyukainya sekarang. "Dan kamu, Maggie atau apa keluar", Kata Dr.Auburn yang membuatku marah daripada sedih. Aku keluar dari kamar. Air mata mengalir seolah-olah mataku adalah air terjun. Punggungku menempel ke dinding saat aku duduk di lantai."Magnolia! Apa yang kamu lakukan duduk di lantai?".Suara yang lembut bertanya.”Ivy?”, saya melihat ke kanan saya dan itu dia, Ivy Willows.<br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-02 09:08:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2073191047</guid>
      </item>
      <item>
         <title>sebuah dongeng yang hilang pt.4</title>
         <author>byandralol</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2073193904</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Aku segera menghapus air mataku. "Magnolia, kenapa kamu menangis?", Ivy membungkuk untuk melihat wajahku. "Magnolia!", Suara Maisie semakin dekat.Saya tidak suka membuat orang khawatir tentang saya jadi sejak saya masih kecil saya tidak suka menangis."Magnolia! Pengasuh Ivy?" , Maisie juga bingung. "Kamu ngapain disini?", tanya Maisie. "Ayah Magnolia menyuruhku datang ke sini", jawab Ivy.”Untuk apa?”, saya baru berbicara. “Untuk ulang tahunmu”, kata Ivy. Saya bahkan lupa sebentar lagi ulang tahunku.Setelah beberapa saat aku menjadi tenang.&nbsp;<br><br></div><div><br></div><div><br>"Maggie, aku ingin bicara denganmu", Dr. Auburn bilang ketika ia keluar dari kamar.<em>"Namaku Magnolia",</em> kataku dalam hati. Kami hanya berjarak beberapa kaki dari Maisie dan Ivy. "Aku punya kabar buruk. Menurut pemeriksaan hari ini...", Dr. Auburn melihat kertas putih dan mengambil napas dalam."Ibumu hanya punya waktu seminggu untuk hidup", kata Dr.Auburn. "Tunggu apa? bercanda kan? Itu tidak benar-benar lucu". "Apakah aku terlihat seperti sedang berbohong?", Dr.Auburn terlihat sangat serius. "Tidak bisakah kamu melakukan sesuatu? Ini yang ratu bicarakan?!", dalam keterkejutan yang luar biasa aku mulai terbakar amarah. "Sayangnya, aku tidak bisa", Dr.Auburn juga tampak hancur. "Kenapa? Apakah Anda yakin?" "Ya.", Dr.Auburn mengangguk kecil.<em> "You can't be serious!",</em> saya teriak seketika mataku berkaca lagi."Magnolia!", Ivy dan Maisie berteriak saat mereka mendekatiku.“Apa yang telah kamu lakukan padanya?, Ivy bertanya kepada Dr.Auburn.Dr.Auburn tidak menjawab.<br><br></div><div><br></div><div><br>Keesokan paginya aku mengajak ibu jalan-jalan di taman seperti biasa.Dimana ayah kamu tanya? Ia saat ini dalam perjalanan bisnis tapi itu dipersingkat jadi dia akan pulang hari ini.Aku meneleponnya kemarin tentang ibu dan dia terdengar sama sedihnya denganku. Kami hanya punya waktu seminggu, ulang tahunku juga akan segera datang. Setelah berjalan dan berbicara cukup lama, kami memutuskan untuk naik kuda. Kudaku, ladida adalah kuda hitam. Kuda ibuku adalah kuda berkulit karamel dengan rambut putih. Setelah berkuda sebentar kami kembali ke dapur untuk membuat makan siang.Saya menemukan buku resep beberapa hari yang lalu di perpustakaan. Buku itu tertutup debu dengan sampul krem. Melihat halaman-halaman dan kami menemukan resep kue keju. Kami pergi ke lemari yang penuh dengan bahan-bahan.Setelah mendapatkan bahan-bahannya, kami mulai membuat adonan.Ibu istirahat dan duduk. Dia mulai batuk darah lagi tapi dia bilang itu normal jadi saya biarkan saja.Setelah kue sudah siap dimakan saya memanggil Maisie dan Ivy.<br><br></div><div><br></div><div><br>Ivy dan Maisie bilang kue kejunya enak yang membuatku dan ibuku senang karena kami tidak pernah memasak bersama sebelumnya. Sekarang kami sedang menunggu ayah yang seharusnya tiba jam 5 tetapi ketinggalan kereta. Sudah jam 6 dan saya dan ibu sedang menunggu di depan rumah.<br><br></div><div><br></div><div><br>10 menit berlalu, aku ingin pergi membaca buku tapi kemudian lampu kuning mengintip dari gerbang. "Ibu bangun! Ada ayah!", teriakku pada ibu. Aku berdiri dan menunggu mobil mendekat. Mobil kuno berwarna hitam itu berada tepat di depanku dan ibu.“Magnolia! Jane!”, ayah berlari ke arah kami, tertawa bahagia seolah tidak terjadi apa-apa.Dia memberi pelukan kepada aku dan ibu. Sudah 2 minggu tapi rasanya seperti sebulan. Saya menawarkan teh tetapi dia memutuskan untuk tidur karena dia lelah.<br><br></div><div><br></div><div><br>Keesokan paginya ibu, saya dan ayah memutuskan untuk makan siang piknik di atas bukit dekat istana kami. Di atas bukit memiliki pemandangan london yang indah. Saat aku sibuk membuat makanan dari buku resep,sedangkan Maisie sibuk dengan tunangannya Conrad.Conrad adalah pria yang baik dan meskipun Maisie terlihat lebih muda dariku, dia sebenarnya 2 tahun lebih tua dariku.Ngomong-ngomong untuk makan siang piknik, saya memutuskan untuk membuat kukis dan <em>strawberry shortcake. </em>Setelah kue matang saya menambahkan beberapa detail seperti frosting, irisan stroberi dan gula halus.Aku memasukkan kue dan kukis ke dalam kotak. Ibu dan ayah sudah di bukit jadi aku harus bergegas. Saya mengenakan gaun putih dan mahkota bunga. Aku berlari ke bukit berusaha untuk tidak jatuh karena aku memakai sepatu hak tinggi.Di ujung mataku aku melihat ibu dan ayah. Ketika saya mencapai puncak saya terengah-engah. "Magnolia akhirnya datang!", Ibuku berteriak, "Oh ya, apa yang kamu buat?", Ayah bertanya. Aku duduk dan membuka kotak itu.”Kukis dan <em>strawberry shortcake</em>!", saya menjawab. “Ngomong-ngomong, kapan kamu mulai jago masak Magnolia?”kata ayah pertanyaan retoris. "Terima kasih ayah! Ayo makan!”. Sore itu penuh canda tawa dan kebahagiaan hingga aku hampir lupa ibu sedang sakit.<br><br></div><div><br></div><div><br>Setelah makan siang, saya memutuskan untuk membuat surat kepada Harvey karena Maisie sedang pergi dengan Conrad. Saya sedang berpikir untuk menulis puisi jadi saya pergi ke perpustakaan untuk mencari inspirasi.Setelah membaca beberapa bab dari buku favorit saya “<em>Romeo dan Juliet</em>" saya masih tidak tahu harus menulis apa. Lalu aku pergi ke kamarku dan mengeluarkan kertas dan <em>fountain pen.</em>Setelah beberapa kali mencoba menulis sampai tong sampah dipenuhi kertas, saya merasa ada sesuatu yang hilang. Jadi saya pergi ke taman dan memetik mawar putih.Mawar putih adalah bunga kesukaanku karena saya suka aja warna putih. Lalu saya kembali ke kamar dan akhirnya menulis ini.<br><br></div><div><em><br>“ Dear Harvey,saya berharap anda baik-baik saja dalam pelatihan. Saya juga sudah mulai memasak dan saya membaca ulang Romeo dan Juliet untuk kelima kalinya.&nbsp; Sebentar lagi juga ulang tahunku! Saya berharap anda dapat bergabung dengan pestanya! And enjoy the flower!<br></em><br></div><div><em><br>Lots of love,Magnolia ambers”&nbsp;<br></em><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-02 09:10:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2073193904</guid>
      </item>
      <item>
         <title>sebuah dongeng yang hilang pt.5</title>
         <author>byandralol</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2073194842</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Saya berpikir untuk mengirimkannya besok tetapi saya dan ibu akan membuat lukisan. Tiba-tiba "Magnolia!", ayah berteriak. Oh betapa waktu telah berlalu itu sudah waktunya untuk makan malam. Aku segera pergi ke meja makan.Sudah ada ayah dan ibu di meja makan.Meja itu memiliki 12 kursi, masing-masing kursi dengan detail terbaik. Sepertinya kami sedang menerima tamu karena ada banyak makanan di atas meja. Saya duduk di tempat saya.“Apakah kita akan kedatangan tamu?”, tanyaku. “Ya,para Lockhart’s akan datang”, kata ayah. <em>“Apakah Harvey sudah kembali?”</em>, tanyaku dalam hati."Para tamu telah tiba, Yang Mulia", seorang penjaga berkata. "Louise! Senang bertemu denganmu", kata Steve memasuki ruangan. "Steve! Senang bertemu denganmu juga!", Ayah dan Steve saling berpelukan. "Marie, senang bertemu denganmu!", Ibu menyapa Marie, istri Steve. Ternyata ada seseorang di belakangnya. Seorang pria yang terlihat persis seperti Harvey tapi sedikit lebih tinggi.<em> "Mungkin itu Harvey?"</em>, Aku mencoba menebak.<br><br></div><div><br></div><div><br>Saat semua orang duduk, saya terus berpikir apakah ini Harvey atau tidak. "Magnolia, Anda belum bertemu Axel! Ini putra sulung saya Axel.", Steve menjawab pertanyaan di benak saya.<em> "Axel? Tidak pernah mendengar nama itu, juga Harvey punya kakak laki-laki?"</em>, pertanyaan-pertanyaan membanjiri pikiranku. "Axel senang akhirnya bertemu denganmu lagi! Bagaimana Harvard?", ayah bertanya. "Luar biasa, terima kasih sudah bertanya.",Harvey- maksudku Axel berkata."Saya minta maaf bahwa Harvey tidak bisa bergabung hari ini, dia pasti akan bergabung <em>coronation</em>!", kata ibu Harvey ."<em>Coronation</em>?", saya bertanya bingung."Bagaimana kamu tidak tahu? <em>Coronationmu,</em>Magnolia", Steve memasuki percakapan. "<em>Coronationku</em>?", kataku yang mulai marah. Saya menatap ayah."<em>Well</em> Magnolia, setelah ibu meninggal kamu akan menggantikan ibu sebagai ratu", kata ayah. "Maaf tapi aku kehilangan nafsu makan", kataku cepat berlari ke kamarku. Aku tidak pernah memikirkannya sampai sekarang bahwa aku akan menjadi Ratu. Saya mandi dan pergi tidur dengan graphophone yang nyala.Ternyata ayah ingin berbicara dengan saya dan mengetuk pintu saya.<br><br></div><div><br></div><div><br>Paginya saya terbangun karena Maisie menyuruhku berlatih untuk <em>coronationku </em>yang aku tidak setuju.Setelah mandi saya bertemu Ivy dan Maisie di <em>ballroom.Ballroom Nya </em>sedang di dekorasi dengan bunga-bunga.<em>"Kenapa begitu cepat? Ulang tahunku masih dalam 3 hari.", </em>aku bertanya-tanya dalam hati. "Jadi untuk hari ini kita akan berlatih bagaimana bertingkah seperti ratu", kata Ivy. Kami melakukan hal-hal dasar seperti belajar melambaikan tangan, minum dan tersenyum. Yang saya tidak tahu mengapa kita perlu belajar bagaimana melakukan hal-hal itu untuk menjadi ratu.<br><br></div><div><br></div><div><br>Keesokan harinya setelah berlatih untuk <em>coronation</em> saya memutuskan untuk mengunjungi Harvey. Tempat militer Harvey cukup jauh jadi saya meminta supirku untuk mengantar saya ke sana. Ketika saya tiba saya bertanya kepada penjaga keamanan. “Apakah saya bisa melihat Harvey”. "Maaf nona tapi Harvey sedang sibuk", satpam bernama Erwin berkata, "Apakah dia dalam pelatihan?", saya bertanya, "Iya". "Kalau begitu, saya ingin anda memberinya surat ini setelah pelatihannya", saya menyerahkan surat itu kepadanya.Saya bisa mendengar teriakan dari para tentara. Sejujurnya suaranya agak menakutkan. Saya mengucapkan selamat tinggal kepada penjaga keamanan dan masuk ke dalam mobil saya. Hujan mulai turun dan jalanan kosong.<br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-02 09:11:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2073194842</guid>
      </item>
      <item>
         <title>cerbung Manusia Bersayap</title>
         <author>myquthqin</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2076161620</link>
         <description><![CDATA[<div>full episode is here :O</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1351388357/f6f17861440a09db3bd300cd0f51f804/Cerita_bersambung__manusia_bersayap_.docx" />
         <pubDate>2022-03-03 16:19:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2076161620</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2076945416</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1293904068/f35422dfea575d049e3fbe645616e6ac/TANGKAP_AKU_KALAU_BISA__1_.docx" />
         <pubDate>2022-03-04 01:02:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2076945416</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2076945724</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1293904068/fb39d7cfce02265d888046ccfccccca8/BATASAN_NEGARA__1_.docx" />
         <pubDate>2022-03-04 01:02:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2076945724</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2076945950</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1293904068/ac62fa9ab9d2f56e95fdeb394b6924ca/PEMBERITAHUAN_MERAH__1_.docx" />
         <pubDate>2022-03-04 01:02:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2076945950</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2076946155</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1293904068/70ab2903e8ceb2351feeadfed976bcd0/Dirumah_Freddy__1_.docx" />
         <pubDate>2022-03-04 01:02:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2076946155</guid>
      </item>
      <item>
         <title>EPISODE 4</title>
         <author>mataairbumi66</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2076999714</link>
         <description><![CDATA[<div>Bumi Kaget karena dia telah digigit laba-laba radio aktif,tapi malah bumi jadi demam.Bumi langsung di antar ke rumah sakit dan doket pun bertanya-tanya di mana ada laba-laba radio aktif? Bumi tidak mau menjawab karena takut hewan-hewan yang sudah mau punah bahkan di bilang sudah punah nanti malah mati karena di lihat-orang-orang.setelah Dari rumah sakit Bumi ke rumah dan istirahat,Saat pagi hari bumi terkejut…</div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-04 01:31:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2076999714</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>mataairbumi66</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2077039164</link>
         <description><![CDATA[<div>___________________________________________________________–__-_–</div><div><br></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;BERLANJUT DI SERIAL TERBARU!</div><div><br><br><br><br><br><br><br><br>deez<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-04 01:54:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2077039164</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Eps. 4</title>
         <author>gdekenzie1</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2077152787</link>
         <description><![CDATA[<div>Jack memasuki ruangan, ia sangat tidak asing dengan muka orang ini, ia bertemu dengan orang ini setiap hari tapi biasanya ia bertemu orang ini di dalam ruangan kelas. Orang tersebut adalah gurunya Jack, yang bernama Om Pra<em>z. </em>Jadi orang ini biasa dipanggil Jack Pak Pras di kelas tetapi ia mengatakan jika lagi menggila dengan hewan ia ingin dipanggil Bos Ayam atau <em>Chicken Boss.</em> “Mengapa kamu ingin dipanggil <em>Chicken Boss</em>?” Tanya Jack dengan tegas. “Pertama jangan panggil saya ‘kamu’<em>, </em>Saya adalah gurumu. Dan kedua saya ingin dipanggil <em>Chicken Boss </em>karena itu sangat membekas di diri saya, karena jika kalian tidak tahu saya sudah hidup di bumi ini selama lebih dari 100 tahun karena saya memakai <em>skin care</em> jadi saya terlihat awet muda. Dan kembali ke pertanyaanmu, dulu saya mengajar kelas 5 tahun ajaran 21/22. Dulu saya diajak masuk ke <em>Discord </em>mereka, karena saya gaul saya sudah mempunyai akun discord yang bernama Bos Ayam, Jadi saya memilih untuk menamakan sisi terbaik diri saya yaitu sisi kegilaan saya dengan hewan, saya namakan Bos Ayam atau <em>Chicken Boss”</em> Jawab Om Praz dengan panjang lebar. Ternyata ia ingin dipanggil Bos Ayam karena nama Discord yang ia miliki dulu yang juga menurutnya nama yang keren. Jack sementara kebingungan ia menanyakan. “Apa itu Discord?” Katrina juga ikut bingung. “Oh iya kalian pasti tidak tahu, jadi Discord adalah tempat di mana kalian berkomunikasi melewati cara daring” Om Praz menjelaskan. Jack dan Katrina mengerti dan menganggap bahwa Discord adalah <em>Chat Block</em> versi orang jaman dulu. Mereka melanjutkan interogasi mereka dengan pertanyaan-pertanyaan yang akan membantu mereka untuk mencari tahu lebih dalam tentang Om Praz ini. Setelah 30 menit pertanyaan yang unik memasuki kepala Jack. “Kenapa anda selalu memberi orang-orang petunjuk yang akan menjawab pertanyaan, siapa dalang dari semua fusi-fusi satwa ini? Apakah kamu ingin mengungkapkan siapa dirimu?” Tanya Jack. Om Praz menjelaskan. “Jadi, saya sangat suka memberi petunjuk-petunjuk yang tersirat untuk dipecahkan oleh masyarakat bumi, jadi sebenarnya tujuan saya membuat semua fusi-fusi satwa yang kalian anggap omong kosong adalah cara saya memberi teka-teki kepada masyarakat dalam mengetahui siapa yang membuat fusi-fusi satwa ini!” Jawab Om Praz dengan nada tinggi. Setelah mengetahui cerita dibalik omong kosong ini, Jack dan Katrina balik ke ruang diskusi <em>Cosmic Fourze </em>untuk memberitahu informasi yang mereka telah dapatkan kepada anggota lain dan juga agen Huntelaar. Belum setengah dari informasi yang mereka dapatkan telah keluar dari mulut mereka, sesuatu mengganggu mereka. Ternyata Om Praz membawa suntikan yang telah diisi asam radioaktif dan beberapa zat-zat lain yang cukup mencurigakan, dan ia telah menyuntik dirinya dengan asam radioaktif itu. Om Praz atau yang biasa dipanggil Bos Ayam, Telah menjadi berotot, lebih tinggi, lebih kuat dan juga ia terlihat seperti monster. Giginya tajam bagai pisau, kukunya memanjang bagai pedang, Ia berteriak sekeras mungkin, sampai satu bumi bergetar.&nbsp; “KAU BERHUTANG BESAR PADAKU” Ia marah karena sesuatu yang tidak seorang pun tahu apa maksudnya berteriak seperti ada orang yang berhutang padanya.	&nbsp;</div><div><br><br><br><br></div><div>&nbsp;The End <em>&nbsp; </em>&nbsp;<br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-04 02:58:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2077152787</guid>
      </item>
      <item>
         <title>bro where is ur cerbung quthbie</title>
         <author>Angzgoro_playzYT</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2079582190</link>
         <description><![CDATA[<div>bro</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-06 03:31:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2079582190</guid>
      </item>
      <item>
         <title>teaser (never coming this is bonus lol)</title>
         <author>Angzgoro_playzYT</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2080613748</link>
         <description><![CDATA[<div>ḩ̵͍̺̦̲̱̾̃́̋͒̀͘͘͝ę̶̨̯̮̟̳̩͇̯̙͉̰̠̆͐̈́͒̌͝ͅḥ̷̡̜̩̭̣̲̘̤͌̈̈́ȩ̷͈̰͇̩̤͍̠͓͒̾̔̀ḩ̴̛̛̟̗͔̰̦̖̏̈́̽̓̏͗̎ͅe̴͚̫͕̭̳̩̜͒͂́̽̀͛h̶̨̡̨̥͓̠̗̩̗̣̘̘̠̒̓̋̒͐̈́ͅh̵̻̤̄̽͋̏̑̅̂̎̎̚͠ͅe̶̢͙̭̤̮̗̰͋ë̸͍̗̱̰̙̻͘h̴̢̡̘̤̹̗̙̆͊̂̔é̴̪̘͖̯̘̦͉̱̹̦͑͆̊̉̄͒͋͘̕͜͜͝h̷̡̞͙̳͎̳͙̱̆̀͒͜ͅh̷͎̳̹̜͚͔͇̊͐͂́͜ȅ̶̼̬͝h̷̼̲̞̠͓̭̙̰̤̬͈̑̀̈́͐͋́̚̕͠͝e̴̦͈̫̱̦̫̩̮͗̄͒͗̂͐̓̋̔͠͠h̶̡̢̺͙͙̺̜̫̦͍̖̹̋̋̀̋̓́͝͝ͅh̵͖̥̞̖̭̫͙́͂̀́̆ḛ̶͆̀̏͌̏̏̾̔̀͌̾h̴̛̺̦͚͖̫̘̜͑̿͊̃̈́͛̑̌̌͂͌͝ͅḩ̸͓̼̈͋̉͌̅̚ẽ̶̢̳̬̻͕̺̦̣̪̟̝͛̎̀̾̿̊̈́̉͂̏̚͜͝h̷̡̨̡̡͚̤̙̼̰͕͉͈̝͗̏̒̂́ę̶͚̟̘̣̑̐̇̂͗̾͊̅e̴̳̜̗̮̮̳̥̬̭͓͎͚̰͖͇̅̒̃̽̃͒̒͂̕͠͝h̸̘̘̪͚̞̪̻̻̰̍̿̃̈̈́̇̿̾̀͑̾̕͝͠ẻ̵̙͈͓͉̞͓̟̖̲͎̍̀͠h̴̢͓͔̹͍͈̩̞̝̉́̿̿̍̈́̍̕͠e̷̗̘̰͆͊͘h̷̛͈͆́̈́̓́̾͗͒͊̏̒̍̚.̶͔̖̞̙̗̫̫̯̲̠̹̾̄̎͗͋̽̓͌͐̍̆͒͝ͅ ̶̜̣̹͕͌̋̆͛͑i̴̜̭͇̦̾̐̈́̆̕͘m̵̰͖͎̦̤̖͉̈́̃͊̀̾̏̓̑͆͋͆͑ ̸̤̏̒͒͊͊̓͒̃́c̸̪̺̦̻͌͛̾̑̾̅̓͑ọ̸̡̢͔̞̤͈̰̺̭̯̜̜͇̬̿̑̋̌͛́̑̊͒́͋̔͠m̸̢̲͙̯̀̾̂̏͗ì̶̘̳̘̜̬͉̺́͋̀̔̓̈͘͝͝n̴̡̳̟̪̍̑͊͑̓̃̑̀͠͝͝g̷͓͓͚͚̤͈͖̘̥͔͚̬̗̺̀́͋̓̉̏͜ ̷̙͉̹͕̅̆͊͆͑̒̅͘̕̚:̵̰͔̩͈̑͘)̸̡̡̢̢̙̙͉̣͎͖̈́̇̑̀̕͝</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-07 02:31:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2080613748</guid>
      </item>
      <item>
         <title>sebuah dongen yang hilang pt.6</title>
         <author>byandralol</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2081570607</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Beberapa hari berlalu dan sekarang adalah malam sebelum<em> coronation</em>. Karena itu akan juga hari ulang tahunku, aku ingin Maisie. Aku punya keripik dan s'mores. Kami cukup banyak berbicara sepanjang malam. Maisie sebenarnya sangat stres tentang pernikahannya dengan Conrad dan dia mendoakan yang terbaik untukku dan Harvey.Saya berbicara tentang frustasi saya untuk menjadi seorang ratu di usia yang begitu muda. Kami tertidur sekitar jam 12 malam atau lebih.Butuh waktu lama untuk tidur karena pikiran saya dipenuhi. <em>“Mungkin aku tidak cocok menjadi ratu? Bagaimana jika para warga membenciku? Bagaimana jika aku membuat ayah kecewa?”,</em> pikiran negatif memenuhi pikiranku.<br><br></div><div><br></div><div><br>Aku terbangun karena suara terompet dan orang-orang bersorak. <em>"Kukira coronation ku di malam hari. Kenapa orang sudah ada di sini?"</em>, pikirku sambil berdiri di balkonku. Sepertinya Maisie masih tertidur jadi aku coba membuat ia bangun "Maisie! Bangun!", teriakku. "Apakah ada pembunuhan!?", Maisie berdiri di atas kasur. "Bukan Maisie! Hari ini <em>coronation ku</em>! Nggak ada pembunuhan!", aku tertawa dalam hati.”“Lalu kenapa kau membangunkanku?”, kata Maisie ngambek. “Hari ini <em>coronation </em>Maisie.”, kataku lagi.“Kalau gitu ayo mandi!”, kata Maisie sambil berlari ke kopernya.Ivy sudah menyiapkan saya gaun putih untuk <em>coronation</em>, jadi saya pikir saya harus menggunakannya sekarang."Ivy sudah menyiapkan saya gaun putih untuk <em>coronation</em>, jadi saya pikir saya harus menggunakannya sekarang. Tiba-tiba ketika aku ingin mandi ada teriakan. "Magnolia! Dimana kamu!?", Ivy berteriak."Aku sedang mandi!", aku balas berteriak. "Oke! Kalau gitu ini ada dress untuk tar kamu pake!", kata Ivy <em>“Gaun? Bukannya sudah ada?”</em>, tanyaku dalam hati.<br><br></div><div><br></div><div><br>Selesai mandi aku mengambil gaun di luar. Gaun itu hijau dan sederhana dengan detail bunga kecil. Setelah memakainya saya mendengar ketukan di pintu saya. Saya membukanya dan ternyata itu adalah Maisie. "Ayo Maisie turun!", saya berkata akan turun sampai Maisie menghentikan saya "Mau kemana?", Maisie bertanya "Ke Bawah", jawabku sederhana. "Sebelum itu pakai ini!", Maisie menyodorkan korset kepadaku. "Korset?", kataku bingung."Jika sudah dewasa, kamu harus memakai ini. Sekarang pakai ini cepat!", Maisie mendorongku ke dalam toilet.<br><br></div><div><br>Saya melepas gaun saya dan mencoba menggunakan korset. Butuh waktu lama untuk menggunakan korsetnya. Setelah memakainya, saya pergi keluar. "Maisie apakah saya harus memakai ini? Ini tidak nyaman dan saya hampir tidak bisa bernapas", saya mengeluh. "Tidak ada alasan nona muda! Sekarang pertunjukan harus dilanjutkan!", dia meraih tanganku dan kami pergi ke bawah. “ Maisie! Pelan-pelan!", pintaku tapi dia mengabaikanku. Sekarang kami berada di depan <em>french door</em> yang mengarah ke taman. "Sudah siap?", Maisie bertanya padaku. "Apa maksudmu?", tanyaku bingung. Dia masih mengabaikan pertanyaan saya dan membuka pintu, "Selamat ulang tahun!". Saya melihat ibu, ayah, Ivy. Mereka mengenakan topi pesta.<br><br></div><div><br>"Selamat ulang tahun Magnolia!", kata ayah dan ibu sambil memelukku. "Terima kasih! Tapi ini tidak dipelukan”, kataku. "Aku delapan belas sekarang!". “Bukan berarti kamu tidak bisa berpesta!”, kata ibu. “Kau benar!”, kataku senang. "Apa rasa kuenya?", kataku sambil melihat kue yang besar.. "Kue lemon, favoritmu", kata Ivy."Bolehkah?", aku menunjuk kue yang mengatakan aku ingin memakannya. “Kamu tidak bisa mendapatkan. Para tamu bahkan belum datang!”, kata Ibu. “Tamu? Sudah?”, tanyaku pada ibu. “Ini upacara pembukaan!”, teriak ibu. "Upacara pembukaan? Tidak ada yang memberitahuku ini", kataku melihat semua orang bingung. "Magnolia-", ayah mencoba mencari penjelasan."Sebelum <em>coronation</em> kamu harus melalui semacam ujian", ayah mencoba menjelaskan. "Ujian? Saya tidak berlatih untuk ini! Bagaimana jika saya gagal?", saya mulai panik. "Latihan kami untuk tes ini Magnolia! Tidak ada yang perlu dikhawatirkan!", Ivy mencoba membuat saya tenang. tidak apa-apa. Tapi siapa yang akan memutuskan apakah aku akan menjadi ratu atau tidak?", tanyaku. "Semuanya", ayah memberikan jawaban singkat. "Apa maksudmu dengan semua orang?", kataku bingung. "Semua orang yang mengikuti upacara pembukaan akan memilih", kata ayah sambil meminum tehnya.Sekarang saya bisa mendengar pintu gerbang terbuka dan saya bisa merasakan diri saya berkeringat dan detak jantung saya meningkat.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-07 12:59:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2081570607</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2082910774</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp;                   <strong>Sekolah Sihir</strong></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<strong>Chapter 1</strong></div><div><br></div><div>Cherry terbangun dengan suara alarmnya mengisi kupingnya.Hari ini dia akan mulai hari pertama sekolahnya di sekolah barunya. Hatinya berdebar-debar, dia sangat bersemangat untuk pertama ikut sekolah barunya .Sekolah ini tidak seperti sekolah yang lain, di sekolah ini dia akan belajar sihir. Cherry salah satu orang yang terpilih untuk menjadi penyihir. Cherry cepat-cepat mandi dan sikat gigi. Dia pakai seragam sekolahnya cepat-cepat dan pamit dengan ibunya. ‘Da-da ibu!’ ‘hati-hati ya Cherry’ ‘iya Bu,bye!’.</div><div><br></div><div>&nbsp;</div><div>Berlari ke sekolah dan seragam lengan panjang sepertinya tidak cocok karena ketika sampai di sekolah Cherry sudah keringetan. Setelah duduk sebentar dia masuk kepada sekolah. Ketika dia langkah kaki kepada sekolah itu matanya berbinar. Sekolahnya terlihat jauh lebih besar di dalam&nbsp; dibandingkan yang terlihat dari luar. Ada banyak tangga dan karpet merah marun. Dia dibawa kepada dunia nyata ketika dia tersandung dan jatuhkan bukunya.’ah! Apakah kamu tidak apa-apa?’. Seorang perempuan dengan rambut hitam panjang bantu Cherry membereskan bukunya. ‘Namaku lara.siapa namamu?’ ‘namaku Cherry.Terima kasih sudah bantu aku ya’ ‘tidak apa-apa kok.oh ini temanku Anne!’. Cherry baru sadar adu perempuan satu lagi dengan rambut pirang pendek dan mata hijau. ‘Halo, namaku Anne.’ katanya dengan suara pelan. ‘Halo namaku Cherry!’ RING RING RING. Bell sekolah bersuara dan cherry cepat-cepat pergi ke kelas dan ternyata dia sekelas dengan teman barunya.&nbsp;</div><div><br><br></div><div>Kelas pertama adalah tentang makhluk mitos cerry dan teman-temannya duduk bersebelahan. kelas itu sangat menarik mereka belajar tentang fairy’s kelas itu. cherry gugup tentang sekolah baru ini tapi kurasa ini tidak terlalu buruk.</div><div><br><br></div><div><strong>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;&nbsp;</strong></div><div>Setelah beberapa kelas cherry akhirnya bisa pulang.Hari sekolah itu seru tetapi dia sudah lelah sekali.sampai rumah dia menyapa ibunya dan cepat-cepat pergi ke kamarnya untuk istirahat.Cherry mengambil headphonenya dan mendengarkan musik sambil tidur di tempat tidurnya.</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-08 01:40:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2082910774</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2082911592</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Chapter 2</strong></div><div>Sekarang sudah hari kedua sekolah dan kali ini cherry berangkat ke sekolah menggunakan sepeda.Dia masuk sekolah dan kali ini dia hati-hati untuk tidak jatuh lagi.kali ini mereka mulai belajar sihir betualan dan membuat ramuan. “Kalian harus coba membuat ramuan untuk membuat buku ini melayang” kata gurunya.banyak siswa mencoba membuat ramuan itu tetapi mereka gagal.hanya dua orang yang berhasil membuatnya yaitu dua teman baru cherry,Anne dan lara.Cherry melihat mereka menyampur banyak hal bersama dan menaruh setetes kepada bukunya mereka dan bukunya benar-benar melayang. Setelah mereka belajar tentang ramuan-ramuan untuk sekitar 2 jam. Setelah itu cherry dan teman temannya jalan kepada kafetaria untuk makan bersama.Ada banyak hal yang bisa dimakan tetapi mereka ambil pudding dan sandwich.Lara mencari meja dan teman-teman baru dia mengikutinya.”oh meja ini bagus” katanya lara. Mereka semua duduk di meja dan mulai makan.untuk beberapa detik tidak ada yang bicara lalu cherry “Kalian mau tidak pergi bertemuan hari ini setelah kelas?” “Oh boleh!Mungkin kita bisa bertemu di halam di dekat sekolah?”lara bilang“Oh ok aku ingin ikut juga” Anne tambahkan.Setelah membicarakan jam mereka akan bertemu mereka mengobrol tentang sekolah atau film-film sambil makan. Lalu “RING RING RING” bell sekolah berbunyi.mereka cepat-cepat selesaikan makanan mereka dan lari ke kelas.</div><div>Setelah hari yang panjang di sekolah cherry pergi ke rumah menggunakan sepedanya untuk siap-siap bertemu dengan Lara dan Anne.setelah dia pulang dia mandi dan memilih bajunya “hmmmm..” akhirnya dia pilih untuk pakai sweater merah muda dan rok putih. Tiba-tiba dia dapat <em>message </em>dari Lara. “Hi Cherry!Aku dan Anne sudah siap disini ya see you!”. Cherry lihat message itu dan&nbsp; cepat-cepat pergi. “Oh halo Cherry” kata Anne ketika cherry sudah sampai.mereka duduk di taman itu dengan selimut ditaruh di lantai.”Kita lagi piknik ayo duduk!” Lara jelaskan. Cherry duduk dan Anne memberi Cherry sepotong kue. Mereka ngobrol lagi.”Oh aku punya ide! Apakah kamu mau lihat sumber dari semua <em>magic</em> sekolah ini,Cherry?” Kata lara “sebenarnya kita tidak boleh lihat tetapi semua guru sudah pulang dan sekolahnya kosong juga”. Cherry sedikit takut tapi dia tertarik. “Hm, boleh” katanya setelah berpikir sebentar. Mereka berbalik kepada arah Anne untuk dengan diam menanya jika dia ingin ikut juga. “Uhhh kamu yakin ini tidak apa-apa Lara?” “Tidak apa-apa Anne aku pernah melakukan ini banyak kali”Lara bilang. “hmm oke aku ikut juga” kata Anne walaupun dia masih terlihat takut untuk ditemukan gurunya.Mereka pelan-pelan jalan masuk sekolah.Mereka melewati kelas-kelas yang kosong dan berhenti di depan pintu kayu tua.mereka semua terlihat gugup tetapi mereka pelan-pelan buka pintunya.di dalam cukup gelap jadi cherry mengeluarkan handphone-nya dan menyalakan flashnya.Kamar itu cukup kosong tetapi di tengah kamar ada seperti bola? Bola itu warna warni dan berbinar. “Apa ini?” Anne bertanya.”ini sumber semua sihir kita!” Jawab lara. Mereka semua melihat sinar bola itu dan sepertinya mata mereka berbinar juga.tetapi tiba-tiba sinarnya hilang dan nyala lagi seperti lampu rusak.Mereka lihat dinding sekolah sekarang ada retak-retak.Mereka panik memikirkan mereka melakukan sesuatu untuk merusak bola bersinar itu. Mereka ingin melaporkan kepada guru tetapi mereka seharusnya tidak masuk kepada kamar itu jadi mereka memutuskan untuk pulang dulu hari itu. Waktu sampai dirumah Cherry tidak bisa tidur di pikirannya hanya apa yang terjadi malam itu</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-08 01:41:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2082911592</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2082912344</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Chapter 3</strong></div><div>Esok harinya mereka tidak berbicara sama sekali mereka masih takut dan bingung.Saat jam istirahat mereka duduk bersama. “Kita harus memperbaiki ini,aku tidak tahu apa yang terjadi tetapi aku tahu sumber semua sihir kita itu yang membuat sekolah ini.Jika sumber sihirnya rusak sekolah ini akan rubuh.” Katanya Lara sambil masih gugup.</div><div>Cherry dan Anne menganguk tetapi tidak bilang apa-apa. Mereka semua berencana untuk bertemu dalam perpustakaan sekolah setelah sekolah untuk mencari jika ada buku tentang apa yang terjadi dan apa yang mereka bisa lakukan untuk memperbaikinya.Mereka melakukan tugas di sekolah cepat-cepat dan langsung pergi ke perpustakaan bersama.Mereka semua mencari semua buku-buku tentang sekolah mereka dan mereka tidak menmukan apa- apa. “Kita sudah membaca semua buku tentang sekolah ini dan tentang sihir dan kita belum ketemu apa-apa! Kita harus apa sekarang?!” Lara bilang sambil membaca ulang beberapa buku. “Pasti ada sesuatu disini mungkin ada rak buku yang kita belum lihat?” Anne bilang sambil melihat-lihat buku lagi. “Hah kita tidak pernah akan menemukan apa yang terjadi kepada sihir kita!”. Cherry bilang sambil jinjit untuk ambil buku di rak yang paling tinggi.Lalu ketika dia tarik bukunya bukunya tidak jatuh dengannya,tetapi rak yang menempel pada dinding itu terbuka untuk memperlihatkan sebuah ruangan kecil dengan tiga rak buku. Mereka semua takut untuk masuk tetapi mungkin ada buku yang tentang sumber sihir itu.Mereka masuk pelan-pelan dan membaca judul buku-bukunya dan semua buku itu tentang sumber sihir itu yang di dalam buku mereka panggil sebagai cristal. Dalam buku-buku itu penulisnya bilang bahwa setelah 3.000 tahun cristal itu akan pelan-pelan rusak dan hal yang bisa dilakukan adalah membuat ramuan yang sangat susah dibuat dan jika ramuannya benar bisa membuat cristal yang baru tetapi jika salah semua sihir akan hilang selamanya dan sekolahnya akan rusak.”apa?!” Kata Cherry dengan kaget.mereka semua takut tetapi mereka tidak bisa memberitahu guru mereka. Karena mereka juga ketemu rencana guru mereka jika cristalnya memang sudah mulai rusak. Guru mereka akan mengambil cristalnya keluar dari sekolah dan merusaknya dan meninggalkan semua siswa dan siswi di dalam sekolah yang akan rubuh.pada waktu itu mereka tahu bahwa mereka bertiga harus menyelamatkan sekolah mereka.</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-08 01:41:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2082912344</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gosmore Chapter 1</title>
         <author>annikaarienelly</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2082931233</link>
         <description><![CDATA[<div>Ada sebuah lantern. “Lantern apa ini?” Kata seorang. Tahunnya 1000 AD. "Shh.. Diam." Orang kedua berkata. Orang aneh itu memberikan lantern kepada temannya. “Ini akan mengubah masa depan. Aku berjanji padamu” Orang aneh itu mulai menekan beberapa tombol yang ada di jam dia. “Tunggu, George! Apa yang harus saya lakukan?”. "Kamu seharusnya membunuh emperor dan meletakkan lantern itu di badannya" Jam tangan George mulai membuka portal. “Aku seharusnya kembali ke masa sekarang setelah itu, kan?”. "Iyalah. Ingat, jangan sampai ketahuan” George lalu masuk ke portal.</div><div><br></div><div>Tahunnya 2022. 3 pahlawan telah melindungi dan bertualang begitu lama. Village yang mereka lindungi, WhiteRun, mengalami cuaca yang tidak baik setahun yang lalu. Mereka masih membersihkan kerusakannya. Para pahlawan mencari sesuatu yang akan membantu WhiteRun. Mereka tidak menemukan apapun sehingga Omereka ganti mencari ke artefak. Para pahlawan ini telah menjalani beberapa petualangan sehingga mereka memiliki sedikit artefak yang bisa mereka gunakan. Tidak ada. Mereka mencari banyak buku tentang artefak yang bisa membantu mereka. Tidak ada apa-apa…</div><div>Sampai… “Venra! Venra! Lihat apa yang aku temukan!"</div><div>Sesuatu ditemukan. Itu adalah lantern. Dikatakan membawa harapan ke lokasi mana pun itu berada. “Menarik…” kata Michael. "Yah, di mana kita menemukannya?" Venra ambil bukunya dari tangan Alevander dan memeriksanya. "Tidak disebutkan di mana" Dia menutup buku dengan sedikit marah. “Hey! Jangan lakukan itu! Buku ini tebal. Butuh waktu lama untuk menemukan halaman itu! Gimme!” Alevander merenggut bukunya dan menelusuri halaman-halamannya. "Ya ampun, kamu tidak perlu terlalu keras tentang itu". “Guys, berhenti berkelahi dan temukan lanternya. Ini untuk kehidupan manusia bukan untuk roleplay sekolah”. "Maaf, Mike ..." Venra dan Alevander meminta maaf. "Jangan minta maaf padaku, minta maaf satu sama lain". "Tidak" Venra berjalan pergi melakukan apa pun. "Heck no" Alevander melanjutkan browse bukunya. “Para idiot sialan ini. Bagaimana mereka bisa menjadi pelindung WhiteRun?” Michael berpikir. "Aku akhirnya menemukannya!" Alevander menyerahkan buku itu kepada Michael.</div><div>Lantern Gosmore. Lantern yang konon membawa harapan ke lokasi mana pun itu berada. Asal usul lantern tidak diketahui tetapi pertama kali terlihat ketika kaisar tahun 1000 M dibunuh. Setelah kejadian itu, keberuntungan dibawa ke tempat itu. Banyak yang menjadi kaya, ceria, dan banyak yang diberi makan. Dikatakan bahwa lampu adalah tanda keberuntungan. Belum dikonfirmasi sihir apa yang ada di dalam lampu tapi aku yakin itu sihir malaikat. Lampu biasanya menghilang ketika pekerjaannya selesai. Banyak orang menemukannya di sungai, rawa, dan pulau di tengah lautan. Kebanyakan rawa. Untuk mengaktifkannya harus menyalakan lilin. “Hm…” Michael menutup bukunya.</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-08 01:48:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2082931233</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2</title>
         <author>annikaarienelly</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2082932456</link>
         <description><![CDATA[<div>"Halo semua! Mohon maaf jika pak dan ibu lagi sibuk, tetapi kami memiliki pengumuman. Kami akan berpetualang agak jauh sehingga kami akan keluar dari WhiteRun. Kami berharap tidak ada yang cuaca salah saat kami pergi dan kita berharap semua orang tetap aman! Tolong jaga WhiteRun, ya?. Itu saja, terima kasih.” Venra kembali ke Michael dan Alevander. “Hanya itu yang perlu saya katakan?” tanya Venra. "Yup" Michael menjawab. “Apakah kamu yakin ini ide yang bagus? Bagaimana jika lebih banyak cuaca datang menghancurkan village kita!?”. “Diam, orang bisa mendengarmu, tau?”. "Kamu tidak harus begitu kasar, Venra!". "Pokoknya.. Aku akan pergi mengemas beberapa peralatan". “Baiklah, sampai jumpa”. "Apakah kamu sudah ambil semua barang-barangmu, Michael?". “Seharusnya aku yang menanyakan itu padamu”. Alevander menatap Michael dengan tatapan sedikit marah. “Hanya karena saya melakukannya mungkin dua kali atau lebih, bukan berarti saya akan melakukannya terus-menerus!”. "Apakah kamu membawa pedangmu?". Alexander membeku. "Pergi periksa apa kamu meninggalkan lain". “Oke, oke! Astaga…”.</div><div><br></div><div>Jadi, para pahlawan berkemas dan pergi. Sekarang pahlawan kita berjalan melalui hutan. "Kamu sudah ada semua barang, kan Alevander?" tanya Venra. "Duh". “Dia hampir lupa membawa pedangnya”. "Ha ha!" Venra tertawa. "Gak lucu, ini penting. Saya bisa saja lupa membawa sesuatu yang bisa sangat membantu kami”. "Kamu tidak lupa bukunya, kan?". “Chill, saya memasukkannya ke dalam tas secepat mungkin”. Alexander mengeluarkan buku dari tasnya. "Here". “Uhh.. Kenapa cover bukunya bercahaya?!”. "A-aku tidak tahu!". Buku itu terbuka sendiri dan melayang ke lantai. "Wow! Apa apaan?!". "Apakah buku itu menggambar dengan sendirinya?". “Tunggu, ada apa?!”. "Venra, pastikan bukunya aman". "Mengerti!". Venra deketin ke buku itu tetapi beberapa medan gaya aneh menghalanginya untuk semakin dekat dengan buku itu. “Aduh…”. Buku itu menutup sendiri dan menghilangkan medan gaya. “I- Itu apa tadi!?”. “Aku tidak tau, aku akan check bukunya”. Alevander berjalan ke bukunya. “Huh? Hey guys! Bukunya ada map!" Bukunya menggambar map ke lanternya.</div><div>Alexander mengambil buku itu dan memasukkannya ke dalam tasnya. “Menurutmu seberapa besar hutan ini?”. “Terakhir kali saya ingat melewati sini butuh waktu agak lama”. “Aduh…”.</div><div>1 jam kemudian. “Kita kemana lagi?” Tanya Venra. "Kita akan pergi ke rawa terdekat di sini". "Rawa Alezken?". "Ya". Michael memeriksa hutannya. “Kalian berdua membawa makanan, kan?". "Yup" Venra dan Alevander sama-sama menjawab. "Bolehkah aku melihat apa yang kamu bawa?". “Saya membawa beberapa biskuit, air, dan beberapa kacang.”. Alevander mengeluarkan sekantong biskuit. "Dan saya juga punya air dan sebotol anggur". "Tidak, tidak merasakannya". Michael melihat sekeliling hutan. "Hai!" teriak Venra. "Apa yang kamu butuhkan?". "Kamu hampir tersandung batu". "Kamu tidak perlu berteriak tapi terima kasih". "Katakan, apakah menurutmu ada buah beri di sekitar sini?" Michael bertanya. "Ya, aku cukup yakin-". Alevander berlari di depan mereka. "Tunggu, teman-teman, siapa itu?" Alevander menunjuk pada sosok misterius. “Yah, bagaimana kita bisa tahu? Oh well, itu mungkin seorang musafir”. "Cepat, sembunyikan!". Alevander dan yang lainnya berlari di belakang pohon. “Kamu membuatku khawatir di sana! Untuk apa itu?”. “Shhh, Venra. Orang itu mendekat”. Itu menjadi tenang. Satu-satunya hal yang bisa didengar adalah angin dan rumput. "Sehat? Apakah kamu melihat seperti apa orang itu?”. "Gelap sekali". "Yah, lihat lebih baik, idiot". Tiba-tiba, kilatan terang muncul. Alexander melihat ke sosok misterius itu tetapi orangnya tidak bisa ditemukan. “Wah, apa yang terjadi?”. "Kamu melihat apa yang terjadi, kan Michael?". “Aku.. Tapi…”. "Tapi apa?". “Aku tidak ingat apa yang terjadi…”.</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-08 01:48:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2082932456</guid>
      </item>
      <item>
         <title>3</title>
         <author>annikaarienelly</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2082953052</link>
         <description><![CDATA[<div>"Apakah orangnya menggunakan forgetting magic?". "Yah, mungkin ya". Alexander berjalan ke Michael. "Hei, Michael, apakah kamu baik-baik saja?" "Saya baik-baik saja". Michael melihat ke Alevander. “Tapi aku sakit kepala…”. "Apakah itu benar-benar buruk atau tidak?". "Tidak apa-apa". “Baiklah kalau begitu, ayo berjalan dan temukan Gosmore Lantern. Awas orangnya” Mereka terus berjalan melewati hutan</div><div>Beberapa menit kemudian. "Aku&nbsp; lelah berjalan". “Kurasa kita harus mencari tempat untuk beristirahat beberapa menit. Aku juga lelah." "Ada tempat perkemahan di depan, kurasa". Michael berhenti berjalan. "Kenapa kau berhenti berjalan? Apa kau melihat orang misterius itu?”. “Aku sedikit sakit…”. Venra menunjuk ke pohon, "Ayo duduk di pohon itu". Mereka berjalan ke pohon dan mulai duduk di sana. "Ahh, senang bisa menghirup udara segar". “Aku ada makanan, kalau mau, Michael" Alevander mengeluarkan makanan dari tasnya. "Terima kasih, Alev." Mereka mulai makan bersama.</div><div>Setelah selesai makan. Suara gonggongan terdengar dari hutan. “Ah! Ada serigala di hutan, ya?” Tanya Alevander. “Iya, tapi tidak apa-apa. Aku pernah berantem sama serigala” Jawab Venra. "Aku akan melawan serigalanya sehingga mereka tidak mengganggu kita nanti". "Baiklah, pergilah, Venra". Venra masuk ke suara gonggongan.</div><div>“Raungan ini tidak benar-benar terdengar seperti serigala yang normal. Whatever... Aku akan melawan mereka bagaimanapun caranya. Serigalanya mungkin sedang flu atau apa” pikir Venra, “Bark! Bark!" Serigala menggonggong. “Hm.. Aneh, mereka terlihat berbeda”. Serigala itu memiliki mata merah yang bersinar. Garis-garis putih-ish di bulu mereka. Telinga yang terlihat aneh. Serigala-serigala itu melompat ke arahnya tapi dia mengelak. "Ah! Apa-apaan?! Serigala tidak bisa melompat selama itu!”. Venra menatap tangannya. Ada potongan yang cukup besar. "Ugh.. Dangit". Venra mengayunkan pedangnya ke arah serigala yang mencoba menyerangnya. Serigala itu memotong telinganya tetapi telinga itu tiba-tiba membuatnya kembali. "Hah?" Kata Venra bingung. "Saya membutuhkan Alevander jika saya ingin melawan hal-hal ini". Serigala lain mencoba menyerangnya. Venra mencoba menusuk serigala. Serigala lain menyerang serigala yang akan menyerang venra. "Apakah serigala itu membantuku?" pikir Venra. Serigala yang menyerang serigala lainnya menggeram ke arah Venra. Serigala itu melompat ke arah Venra dan Venra berusaha menghindar. Dia meleset dan serigala itu menggigit lengannya. Dia melepaskan serigala dari tangannya dengan menggigitnya. “Berhenti mencoba membunuhku! Apa sebenarnya kamu!?” Venra mengayunkan pedangnya ke salah satu kepala serigala. Dia tidak ketinggalan dan serigala itu terbunuh. Itu keluar dari udara tipis. 3 serigala mencoba menyerangnya. 2 dari mereka meleset tetapi saya harus memotong rambut Venra, membuatnya sedikit lebih pendek. Dia akhirnya mencoba membunuh semua serigala sekaligus. Dia mengayunkan pedangnya dan melukai beberapa serigala (Tapi tidak membunuh mereka). "Bagaimana aku bisa membunuh orang-orang bodoh ini?!". Venra terus berpikir. Kemudian dia akhirnya memikirkan sesuatu yang bisa dia lakukan. "Ya tidak .. aku keluar dari sini". Dia berlari untuk mendapatkan Alevander dan Michael. Serigala mulai mengejarnya. "Ayo... Mana pohonnya". Dia melihat Alevander berjalan. “Alev! Hei bodoh! Disini!" Dia berlari melewatinya. Serigala-serigala itu mengejar. Tiba-tiba dia mendengar 2 serigala poof. Alevander telah membunuh mereka.</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-08 01:59:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2082953052</guid>
      </item>
      <item>
         <title>4</title>
         <author>annikaarienelly</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2082954196</link>
         <description><![CDATA[<div>“Venra! Lari dalam lingkaran!” teriak Alvander. Venra mulai mencoba berlari dalam lingkaran. Alevander membunuh 2 dari mereka. 2 serigala yang tersisa menangkap rencana mereka. Mereka mulai berlari ke arah lain dari lingkaran. “Ven! Mencari!". "Omong kosong!". “Lari ke pepohonan!!”. Venra berlari ke bagian hutan yang tertutup pepohonan dan serigala mengikutinya ke dalamnya. "Tetap aman, baiklah," kata Alevander sambil berlari ke pepohonan. “Ke mana dia pergi…?”. Suara rerumputan bisa terdengar. "Halo...?" Semuanya tenang. Menggigil naik ke tulang belakang Alev. “Eh.. Hai…?”. "Mengapa kamu di sini?" tanya suara itu. "Apakah kamu seorang penyusup?" Ia bertanya lagi. "Tidak..?" Jawab Alvander. "Berbalik, silakan". Alexander menelan ludah. Dia berbalik... Itu hanya orang tua. “Eh.. kau terlihat ketakutan. Apa aku menakutimu?”. “A- Um.. Pernahkah kamu melihat serigala di sekitar sini...?” Tanya Alvander. "Tidak, maaf, bung!". "Tidak apa-apa". “Bolehkah aku bertanya siapa namamu?”. "Alevander". “Nama saya George. Senang ada beberapa pengunjung”. "Maaf, tapi aku harus pergi". "Dengan apa?". tanya George. "Ini tentang temanku, dia dikejar oleh serigala Woodland". “Oh, itu mengerikan. Saya bisa membantu, saya suka membantu!”. "Terima kasih banyak Pak". 2 dari mereka melihat melalui hutan. “Vena! Venra! Dimana dia!?". “Tenang, aku yakin kita bisa menemukannya”. "Aku yakin kita bisa menemukannya mati dan dimakan hidup-hidup oleh serigala". “Alevander!!” Sebuah teriakan terdengar. "Yah, setidaknya kita tahu dia belum mati ..." Kata Alevander. “Venra! Anda disana!". Venra membela diri melawan serigala. "Saya butuh bantuan!". Alevander mengeluarkan pedangnya. "Bidik leher mereka!". “Aku tidak bisa, bodoh! Mereka terlalu cepat dan pintar!”. George melempar kacang ke serigalanya. “Huh? Kenapa kamu melempar kacang?” Tanya Alevander. “Aneh, tapi serigala Woodland suka kacang, i think”. “Interesting...”. Alevander mengambil Venra. “Ayo, Venra. Cepat, unless mau dimakan sama serigala”. “Ok, ok!”.</div><div>“Halo, Michael”. "Kenapa lama?". Michaels melihat George "Siapa orang ini?". “Ini George. Dia bilang dia ingin membantu kami menemukan lentera. Apalagi dia punya rumah”. “Terima kasih atas kebaikan Anda, Tuan”. "Terima kasih- Uh- Michael...?". "Ngomong-ngomong, apakah kamu tahu di mana lentera itu berada?" tanya Venra. "Ya, silakan ikuti saya" Jawab George. Mereka berempat masuk ke rumah George. Suara seorang wanita dapat didengar. "Apakah ada seseorang di rumahmu?" Michael bertanya, "Tidak, itu hanya tv" jawab George. "Televisi? Apa itu?". "Oh, benar ... Jangan khawatir tentang itu". “Um.. baiklah”. "Di mana lenteranya?". George mengambilnya dari rak buku. "Disini". “Ooh… Terlihat sangat cantik”. “Baiklah, kita akan membawanya kembali ke desa dan-”. "Tunggu..." kata George. "Apakah kamu tidak membiarkan kami mengambilnya?". “Tidak, hanya saja aku punya rencana lain untuk lentera ini”. "Bisakah Anda memberi tahu kami apa rencana Anda untuk itu?". “Soalnya… Um.. Akulah yang awalnya membuat lentera, bersama dengan temanku Andres”. "Tunggu... Kamu yang membuat lenteranya?" tanya Venra kaget. “Uh- Yup… aku berencana untuk menghancurkannya” Jawab George.</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-08 02:00:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2082954196</guid>
      </item>
      <item>
         <title>5</title>
         <author>annikaarienelly</author>
         <link>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2082956616</link>
         <description><![CDATA[<div>“Hancurkan? Anda tidak mungkin melakukan itu, kami membutuhkannya!” Kata Michael. “Jika kita menghancurkannya, sihirnya mungkin akan menyebar satu ton. Bukankah itu lebih baik?”. "Saya kira itu akan tetapi kita tidak bisa memastikan". “Kita harus membawanya ke desa terlebih dahulu dan kemudian kita akan menghancurkannya. Apakah Anda mengizinkannya, Tuan? ” Tanya Alvander. “Baiklah.. Kami akan membawanya ke desa. Ayo pergi".</div><div>Mereka kembali ke desa. “Para pelindung! Mereka kembali!" teriak seorang penduduk desa. “Halo semua orang di desa! Saya dan teman-teman saya kembali untuk membantu kota kami! Terima kasih sudah menunggu dan menjaga desa!". "Jadi bagaimana cara kerjanya?". "Kamu harus padamkan apinya". Michae padamkan api lilin. "Nah, sekarang kita tinggal menunggu barangnya saja. terjadi?". "Yup!". Mereka menunggu beberapa menit. Benda api kecil mengalir di udara. "Woah.. Kelihatannya keren!" Kata Alevander. Tiba-tiba angin bertiup kencang. Menakutkan tapi juga agak tenang. Semua dahan yang tumbang, rumah yang rusak, dan salju semuanya dibersihkan. “Woah! Toko roti kami tidak rusak, hunny!" Kata seorang wanita desa. "TIDAK! Ke mana perginya semua salju??" Kata seorang anak kecil. "Sekarang waktunya memecahkannya". George melempar lentera ke lantai sekeras yang dia bisa. "Oh.. Tidak pecah". "Ini mungkin sejak tuamu. Sini biar aku coba". Dan itu tidak pecah. "Michael, ambil palu". "Mengerti". Dia mendapat palu. Gelasnya retak tapi tidak pecah. "Bagaimana dengan lilinnya? Keluarkan dan injak." "Aku sudah mencobanya, tapi tidak berhasil. Itu baru saja dibuat ulang" Kata George. "Tembak ... Apa yang harus kita lakukan??".</div><div>Terus lanternyah bunuh semuanya</div><div>The end</div><div><br></div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-08 02:01:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kelasbesarkembang/kisahfun5/wish/2082956616</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
