<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Pertanyaan Pemantik Rukol Sesi 1 Modul 3.3 by Fasilitator 00116</title>
      <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-11-11 07:26:23 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-11-11 08:21:12 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>M. Ruhan Bachry</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210820359</link>
         <description><![CDATA[<p>Berdasarkan pemahaman saya, konsep kepemimpinan murid yang sebelumnya lebih berfokus pada posisi formal atau kepemimpinan yang dipegang oleh individu dalam struktur organisasi sekolah kini telah berkembang. Kepemimpinan murid sekarang dipahami sebagai proses yang lebih inklusif, di mana setiap murid diberikan kesempatan untuk memiliki suara, pilihan, dan tanggung jawab dalam berbagai aspek kehidupan sekolah mereka. Kepemimpinan tidak hanya terfokus pada peran yang dipegang, tetapi juga pada bagaimana murid dapat berperan aktif dalam mengambil keputusan, berbagi ide, dan berkontribusi dalam mengatasi masalah yang ada, baik di tingkat sekolah maupun di masyarakat.</p><p>Sebelumnya, kepemimpinan murid mungkin lebih didorong oleh otoritas guru atau kepala sekolah, tetapi kini lebih menekankan pada pemberdayaan murid untuk mengembangkan kemampuan mereka dalam konteks yang lebih luas. Misalnya, murid tidak hanya didorong untuk mematuhi aturan yang ada, tetapi juga diberi ruang untuk mengusulkan perubahan atau ide-ide baru yang dapat memperbaiki lingkungan sekolah. Selain itu, konsep kepemimpinan murid kini lebih bersifat kolaboratif, di mana murid dilibatkan dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan sekolah, serta didorong untuk bekerja sama dengan berbagai pihak seperti komunitas, organisasi masyarakat, dan dunia usaha.</p><p>Konsep ini juga mengubah persepsi tentang kepemimpinan sebagai keterampilan yang hanya dapat dipelajari di luar sekolah atau dalam konteks organisasi formal. Kepemimpinan murid kini dimaknai sebagai proses pembelajaran yang terjadi dalam interaksi sehari-hari, baik di kelas maupun di luar kelas. Dalam hal ini, murid belajar untuk mengelola diri mereka sendiri, mengatasi tantangan, dan berinteraksi dengan orang lain dengan cara yang mendukung keberagaman dan nilai-nilai sosial. Dengan pendekatan ini, kepemimpinan murid menjadi lebih relevan dengan kebutuhan abad ke-21 yang menuntut kemampuan untuk berpikir kritis, kreatif, dan mampu beradaptasi dalam lingkungan yang terus berubah.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:04:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210820359</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>azlindah66</author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210820590</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pemahaman saya&nbsp; tentang konsep kepemimpinan murid mana yang telah berubah?</strong></p><p><strong>&nbsp;</strong></p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Memahami bahwa kepemimpinan murid bukan sesuatu yang bisa diberikan, melainkan harus dikembangkan.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Memahami pentingnya peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang memungkinkan murid untuk memimpin pembelajaran mereka sendiri. Guru perlu mendorong suara, pilihan, dan kepemilikan murid dalam pembelajaran.</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Memahami bahwa kepemimpinan murid dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, baik di dalam maupun di luar kelas.</p><p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Memahami bahwa kepemimpinan murid dapat membantu murid mengembangkan profil pelajar Pancasila.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:04:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210820590</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210820953</link>
         <description><![CDATA[<p>Sebelumnya pemahaman saya tentang kepemimpinan murid mungkin terbatas pada peran formal seperti ketua kelas.</p><p>Kini pemahaman saya telah berkembang untuk melihat kepemimpinan sebagai kemampuan dan karakter yang dapat dimiliki oleh semua murid, terlepas dari peran formal mereka. Kepemimpinan murid berarti memberikan kesempatan kepada murid untuk mengambil peran aktif dalam proses belajar mengajar, pengambilan Keputusan dan pengambilan diri mereka sendiri.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:05:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210820953</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210821616</link>
         <description><![CDATA[<p>Kolaborasi dengan berbagai pihak dapat membantu saya memahami proses perencanaan program atau kegiatan yang dapat mengembangkan kepemimpinan murid.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:05:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210821616</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210821652</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya, perubahan dalam kepemimpinan siswa terletak pada pentingnya mendengarkan ide atau masukan dari para murid saat merancang program sekolah. Dibutuhkan adanya kesepakatan antara siswa dan guru untuk mencapai hasil yang lebih baik.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:05:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210821652</guid>
      </item>
      <item>
         <title>M. Ruhan Bachry</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210821803</link>
         <description><![CDATA[<p>Kolaborasi memainkan peran yang sangat penting dalam membantu saya memahami proses perencanaan program atau kegiatan yang menumbuhkan kepemimpinan murid. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti rekan guru, orang tua, komunitas, dan bahkan murid itu sendiri, saya dapat memperoleh berbagai perspektif yang lebih luas mengenai apa yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan kepemimpinan murid. Misalnya, saat merencanakan sebuah program kegiatan, kolaborasi dengan murid memungkinkan mereka untuk memberikan ide dan suara mereka mengenai apa yang mereka anggap penting. Hal ini memberikan ruang bagi mereka untuk merasa memiliki dan terlibat dalam keputusan yang diambil, yang secara langsung dapat meningkatkan rasa tanggung jawab dan kepemilikan mereka terhadap program tersebut.</p><p><br/></p><p>Selain itu, kolaborasi dengan rekan sejawat dan komunitas juga membantu dalam merancang kegiatan yang relevan dan dapat dijalankan dengan efektif. Guru dapat berbagi pengalaman tentang metode pengajaran yang telah terbukti efektif dalam mengembangkan kepemimpinan, sementara komunitas dapat menawarkan dukungan dalam bentuk keterampilan praktis, pengetahuan, atau jaringan yang berguna bagi murid. Misalnya, dengan mengundang organisasi kepemudaan atau komunitas lingkungan untuk bekerja sama, murid dapat mendapatkan pengalaman langsung dalam kepemimpinan, belajar bagaimana mengelola proyek atau kegiatan, serta berinteraksi dengan berbagai pemangku kepentingan yang lebih luas.</p><p><br/></p><p>Kolaborasi juga memberikan kesempatan untuk melakukan evaluasi bersama mengenai program yang telah dijalankan, sehingga dapat memperbaiki dan menyesuaikan perencanaan ke depan. Melibatkan banyak pihak dalam perencanaan memungkinkan kami untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dari program yang sudah ada serta menemukan inovasi baru yang lebih efektif dalam menumbuhkan kepemimpinan murid. Dengan cara ini, saya tidak hanya mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana merancang program yang melibatkan kepemimpinan murid, tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendukung kolaborasi dan pemberdayaan secara berkelanjutan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:05:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210821803</guid>
      </item>
      <item>
         <title>M. Ruhan Bachry</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210822739</link>
         <description><![CDATA[<p>Untuk menginisiasi program atau kegiatan yang dapat menumbuhkembangkan kepemimpinan murid, saya memiliki beberapa gagasan yang berfokus pada pemberian ruang bagi murid untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan mereka secara praktis. Salah satu gagasan pertama adalah mengadakan program "Murid Pemimpin Proyek," di mana murid diberi kesempatan untuk merencanakan dan menjalankan proyek sosial atau kegiatan berbasis minat mereka. Dalam program ini, mereka akan belajar mengelola waktu, bekerja dalam tim, dan mengambil keputusan yang berdampak pada kelompoknya. Proyek ini bisa melibatkan isu-isu sosial, lingkungan, atau kebutuhan di sekitar sekolah, yang membuat murid merasa bahwa mereka memiliki peran penting dalam menciptakan perubahan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:06:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210822739</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>azlindah66</author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210822767</link>
         <description><![CDATA[<p>Kolaborasi memiliki peran yang sangat penting dalam memahami proses perencanaan program atau kegiatan yang menumbuhkan kepemimpinan murid yakni :</p><p><strong>1. Memperkaya Perspektif:</strong> Kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti rekan guru, kepala sekolah, murid, dan orang tua, akan memberikan Anda beragam perspektif dan ide dalam merencanakan program. Setiap pihak memiliki sudut pandang dan pengalaman yang berbeda, sehingga dapat memperkaya perencanaan Anda dan memastikan program yang disusun lebih komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan semua pihak.</p><p><strong>2. Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi:</strong> Kolaborasi dapat memicu munculnya ide-ide baru dan kreatif yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya. Diskusi dan brainstorming bersama dapat menghasilkan solusi inovatif dalam merancang program yang menarik dan efektif dalam menumbuhkan kepemimpinan murid.</p><p><strong>3. Membangun Kepemilikan Bersama:</strong> Melibatkan berbagai pihak dalam perencanaan program akan menciptakan rasa kepemilikan bersama terhadap program tersebut. Ketika semua pihak merasa terlibat dan memiliki andil dalam program, mereka akan lebih termotivasi untuk mendukung dan menyukseskan program tersebut.</p><p><strong>4. Meningkatkan Efektivitas Program:</strong> Kolaborasi dapat membantu Anda dalam mengidentifikasi potensi masalah dan tantangan yang mungkin muncul dalam implementasi program. Dengan berbagi pengetahuan dan pengalaman, Anda dapat menyusun strategi yang tepat untuk mengatasi tantangan tersebut dan meningkatkan efektivitas program.</p><p><strong>5. Menciptakan Lingkungan Belajar yang Positif:</strong> Kolaborasi yang baik akan menciptakan lingkungan belajar yang positif dan saling mendukung. Dalam lingkungan seperti ini, murid akan merasa lebih nyaman dan termotivasi untuk belajar dan mengembangkan kepemimpinan mereka.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:06:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210822767</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hasmiati</title>
         <author>hasmiati10</author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210823078</link>
         <description><![CDATA[<p>Kolaborasi dapat menjadi kunci dalam memahami proses perencanaan program yang menumbuhkan kepemimpinan murid karena memungkinkan berbagi perspektif, pengalaman, dan ide dari berbagai pihak yang terlibat, baik itu guru, siswa, maupun orang tua. Dengan kolaborasi, kita dapat menggali lebih dalam tentang kebutuhan siswa, tantangan yang mungkin dihadapi, dan cara efektif untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan mereka. Dalam perencanaan program, kolaborasi ini juga mendukung pembagian peran yang jelas, sehingga setiap orang dapat berkontribusi sesuai kekuatan dan kemampuannya. Selain itu, adanya berbagai sudut pandang membantu mengidentifikasi potensi hambatan serta merumuskan solusi yang lebih inovatif, memungkinkan terciptanya kegiatan yang komprehensif dan mampu membekali siswa dengan keterampilan kepemimpinan yang relevan dan aplikatif di kehidupan nyata.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:06:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210823078</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210823619</link>
         <description><![CDATA[<p>Kolaborasi yang positif, yang didukung oleh lingkungan yang dapat menumbuhkan dan mengembangkan kepemimpinan siswa, mencakup peran serta dari berbagai komunitas, baik itu komunitas keluarga, kelas, sekolah, lingkungan sekitar, hingga komunitas yang lebih luas., Di mana siswa merasa diberdayakan untuk mengembangkan pengetahuan, potensi, dan kompetensinya</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:07:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210823619</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hasmiati</title>
         <author>hasmiati10</author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210823820</link>
         <description><![CDATA[<p>Sebagai guru Bahasa Indonesia, Saya memiliki berbagai aset yang dapat digunakan untuk menginisiasi program atau kegiatan yang menumbuhkembangkan kepemimpinan murid. Berikut beberapa gagasan yang dapat saya berikan:</p><ol><li><p><strong>Forum Diskusi dan Debat</strong>: Sebagai guru Bahasa Indonesia dan Pembina klub debat, program seperti debat atau diskusi kelas bisa memberikan kesempatan bagi siswa untuk berlatih mengemukakan pendapat secara kritis, mendengarkan dengan penuh perhatian, dan menyusun argumen yang meyakinkan. Ini melatih kemampuan kepemimpinan mereka dalam menyampaikan ide dan menghargai pendapat orang lain.</p></li><li><p><strong>Penulisan Karya untuk Publikasi</strong>: Saya bisa mendorong siswa membuat karya tulisan seperti menulis berita dalam bentuk vlog yang diterbitkan di platform daring. Kegiatan ini melatih siswa untuk mengungkapkan pandangan, bekerja dalam tim, mendorong kepercayaan diri, serta tanggung jawab atas opini mereka.</p></li><li><p><strong>Proyek Buku Kelas</strong>: Saya telah melakukan projek penerbitan buku karya siswa kelas XII &nbsp;berisi pengalaman berkesan mereka selama di sekolah. Program proyek pembuatan buku kelas di mana siswa berperan sebagai penulis, editor, ilustrator, hingga pemimpin proyek bisa mengembangkan kemampuan kerja tim dan kepemimpinan mereka.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:07:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210823820</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Konsep kepemimpinana yang berubah ialah saya menyadari bahwa kepemimpinan yang efektif melibatkan kolaborasi, di mana setiap anggota kelompok memiliki peran dan kontribusi yang penting.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210824751</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:08:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210824751</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210825344</link>
         <description><![CDATA[<p>Gagasan untuk merancang program atau kegiatan yang dapat membantu mengembangkan kepemimpinan murid adalah " Program tumbler sehat " tujuan dari program ini adalah untuk menumbuhkan budaya positif murid agar mengkomsumsi minuman sehat setiap harinya dan mengurang sampah plastik di sekolah.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:08:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210825344</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hasmiati</title>
         <author>hasmiati10</author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210826247</link>
         <description><![CDATA[<p>Pada awalnya, saya merasa awam dengan konsep kepemimpinan murid dan menganggapnya sekadar istilah baru yang digunakan dalam pendidikan. Namun, seiring pemahaman saya berkembang, saya menyadari bahwa konsep ini sebenarnya diadaptasi dari istilah <em>student agency</em>, yang mengacu pada kemampuan siswa untuk berinisiatif dan bertanggung jawab dalam belajar. Kepemimpinan murid ternyata lebih dari sekadar keterampilan kepemimpinan biasa; ia adalah sesuatu yang harus ditumbuhkan dalam diri murid agar mereka memiliki keyakinan dan kesempatan untuk berperan aktif. Kepemimpinan ini bukan hanya tentang memimpin orang lain, tetapi juga tentang memimpin diri sendiri, membuat keputusan, dan berkontribusi dalam lingkungan belajar.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:09:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210826247</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kolaborasi memainkan peran penting dalam memahami dan merancang program atau kegiatan yang dapat menumbuhkan kepemimpinan murid, Dengan bekerja sama dengan rekan-rekan atau mentor, Anda dapat mendapatkan berbagai perspektif yang memperkaya proses perencanaan. Diskusi kelompok dapat menghasilkan ide-ide inovatif yang mungkin tidak muncul jika bekerja sendiri</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210826512</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:09:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210826512</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nurjannah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210826892</link>
         <description><![CDATA[<p>Konsep kepemimpinan murid telah mengalami perubahan yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Jika sebelumnya kepemimpinan murid lebih diidentikkan dengan peran siswa dalam organisasi sekolah seperti OSIS, kini konsep ini telah berkembang menjadi lebih luas dan mendalam. Dari pasif menjadi aktif, dari individu menjadi kolaboratif, dari fokus pada struktur menjadi fokus pada proses</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:09:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210826892</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210829744</link>
         <description><![CDATA[<p>Kolaborasi merupakan kunci dalam memahami dan merancang program atau kegiatan yang efektif untuk menumbuhkan kepemimpinan murid. Dengan melibatkan berbagai pihak dalam proses perencanaan, kita dapat memperoleh perspektif yang lebih luas dan beragam, sehingga program yang dihasilkan lebih relevan dan berdampak. Seperti pemahaman yang lebih mendalam, kekuatan kolektif, perencanaan yang lebih komprehensifdan komitmen yang kuat.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:12:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210829744</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gagasan yang akan saya laksanakan ialah Mengadakan workshop atau seminar tentang keterampilan kepemimpinan, seperti komunikasi efektif, pemecahan masalah, dan pengambilan Keputusan, kemudia Mendorong murid untuk terlibat dalam proyek sosial yang memerlukan kerja sama tim. selanjutnya Mengadakan kompetisi di mana murid dapat menunjukkan keterampilan kepemimpinan mereka melalui presentasi ide atau proyek nyata.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210830427</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:12:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210830427</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>azlindah66</author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210831031</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Simulasi Kantin Numerasi</strong></p><ul><li><p><strong>Latar Belakang</strong>: Menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan interaktif.</p></li><li><p><strong>Tujuan</strong>: Menumbuhkan kemampuan berkomunikasi, berinteraksi, dan bernegosiasi dengan menekankan pembelajaran literasi dan numerasi</p></li><li><p><strong>Kegiatan</strong>:</p><ul><li><p>Mendesain ruang kelas seperti sebuah kantin sekolah</p></li><li><p>Memberikan peran kepada murid sebagai pedagang dan pembeli.</p></li><li><p>Memfasilitasi murid untuk melakukan transaksi jual beli.</p></li></ul><p>Dalam merancang program atau kegiatan, penting untuk selalu mempertimbangkan tiga aspek utama kepemimpinan murid, yaitu suara (voice), pilihan (choice), dan kepemilikan (ownership). Libatkan murid dalam setiap tahap perencanaan dan pelaksanaan program, berikan mereka pilihan, dan dorong mereka untuk mengambil kepemilikan atas proses belajar mereka.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:13:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210831031</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210833887</link>
         <description><![CDATA[<p>Program pengembangan bakat dan minat</p><p>. Kegiatan ekstrakurikuler</p><p>pembelajaran berbasis project</p><p>Program kunjungan industri</p><p>Program pengembangan diri</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:15:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210833887</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dengan menerapkan ketiga aspek yaitu suara, pilihan dan kepemilikan dalam kegiatan/program dengan melibatkan semua warga yang ada dalam komunitas sekolah (Kepala sekolah, Pengawas sekolah, guru, tenaga pendidik dan komite sekolah.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210839931</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-11 08:21:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpsulselfasil11116/pvenn0bhk9qeqd4t/wish/3210839931</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
