<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Biologi SMA/MA Kelas XI by Kinanti Putri</title>
      <link>https://padlet.com/kinanputami8/ps4lq4y3hjprfgg1</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-12-12 02:09:46 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-12-18 13:45:15 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1913228106/ca593cfbd9d41cb7363de7c1d78bde79/IAIN_Syekh_Nurjati.jpg</url>
      </image>
      <item>
         <title>Bioproses dalam Sel</title>
         <author>kinanputami8</author>
         <link>https://padlet.com/kinanputami8/ps4lq4y3hjprfgg1/wish/2417191840</link>
         <description><![CDATA[<div>Sel merupakan unit struktural dan fungsional makhluk hidup. Sebagai unit struktural dan fungsional, di dalam sel terjadi beberapa bioproses. Salah satu bioproses yang berlangsung dalam sel adalah transpor melalui membran. Transpor melalui membran dapat dibedakan menjadi beberapa macam berdasarkan cara suatu zat keluar atau masuk sel.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1913228106/2c10ab5c27e4f04a2ba44a3d4aacd703/Bioproses_dalam_Sel.pdf" />
         <pubDate>2022-12-12 02:15:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kinanputami8/ps4lq4y3hjprfgg1/wish/2417191840</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jaringan pada Tumbuhan</title>
         <author>kinanputami8</author>
         <link>https://padlet.com/kinanputami8/ps4lq4y3hjprfgg1/wish/2417192904</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada Bab sebelumnya, kalian telah mempelajari mengenai sel baik itu Sel Tumbuhan ataupun Hewan. Kedua sel tersebut termasuk kedalam Sel Eukariotik. Namun, Sel Hewan dan Sel Tumbuhan memiliki perbedaan. Pada Sel tumbuhan terdapat sel istimewa yaitu Kloroplas, Vakuola Sentral, Dinding Sel dan Plasmodesma. Tumbuhan juga sama seperti Hewan yaitu memiliki organ – organ yang tersusun atas jaringan – jaringan yang berbeda. Sehingga, Jaringan (Tissue) merupakan sekelompok sel dengan fungsi atau terstruktur yang sama, atau keduanya. Sedangkan organ merupakan sejumlah tipe jaringan yang bersama – sama melaksanakan fungsi – fungsi tertentu.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1913228106/23c6caf0c185258d0ffbd27565489522/Jaringan_Tumbuhan.pdf" />
         <pubDate>2022-12-12 02:16:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kinanputami8/ps4lq4y3hjprfgg1/wish/2417192904</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sistem Ekskresi</title>
         <author>kinanputami8</author>
         <link>https://padlet.com/kinanputami8/ps4lq4y3hjprfgg1/wish/2417198031</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>A. Struktur dan Fungsi Organ</strong><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; Eksresi pada Manusia Peristiwa ekskresi merupakan pengeluaran metabolisme yang tidak di manfaatkan lagi. Pernahkah kalian merasa haus setelah berolahraga berat? Atau setelah berjalan di bawah terik matahari? Setelah berolahraga berat atau aktivitas lainnya, kita akan merasa haus. Hal itu disebabkan tubuh telah kehilangan banyak cairan (keringat). Keringat merupakan metabolisme yang sudah tidak diperlukan lagi oleh tubuh. Manusia memiliki organ ekskresi yang kompleks dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya. Organ-organ ekskresi tersebut sangat penting dalam menjalankan fungsinya, seperti mengeluarkan sari-sari metabolisme, mengatur homeostasis tubuh, dan mengatur kadar pH cairan tubuh. Apa sajakah organ ekskresi pada manusia?<br><strong>1. Kulit</strong><br>&nbsp; &nbsp;Kulit berperan untuk mengekskresikan urea, garam, dan kelebihan air melalui kelenjar keringat yang ada di kulit. Keringat manusia terdiri dari air, garam, terutama garam dapur (NaCl),  metabolisme sel, urea, serta asam. Kulit (integument) terdiri dari dua bagian yaitu epidermis dan dermis.<br><strong>2. Paru-paru</strong><br>&nbsp; &nbsp;Paru-paru merupakan organ ekskresi yang berperan dalam mengeluarkan karbon dioksida (CO2) dan uap air (H2O) yang dihasilkan dari respirasi. Karbon dioksida yang dihasilkan selama respirasi dalam sel diangkut oleh hemoglobin dalam darah. Pada prinsipnya, CO2 diangkut dengan dua cara yaitu melalui plasma darah dan diangkut dalam bentuk ion HCO3 melalui proses berantai yang disebut.<br>&nbsp; &nbsp; Pertukaran gas terjadi di alveoli (tunggal, alveolus), kantong-kantong udara yang menggugus di ujung bronkiolus paling kecil. Paru-paru manusia mengandung jutaan alveoli, yang secara bersamaan memiliki area permukaan sekitar 100 m2 , lima puluh kali lebih luas daripada kulit. Oksigen di udara yang memasuki alveoli terlarut di dalam selaput lembab yang melapisi permukaan dalam dan berdifusi dengan cepat melintasi epitelium ke dalam jejaring kapiler yang mengelilingi setiap alveoli. Karbon dioksida berdifusi dalam arah yang berlawanan, dari kapiler melintasi epitelium alveoli dan menuju ke dalam rongga udara.<br><strong>3. Hati</strong><br>&nbsp; &nbsp; Hati berperan untuk membuang urea, pigmen, empedu, dan racun. Hati merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh dan merupakan kelenjar detoksifikasi. Hati (mengeksresikan) kurang lebih ½ liter empedu setiap hari. Empedu berupa cairan hijau kebiruan berasa pahit, dengan pH sekitar 7-7,6; mengandung kolesterol, garam mineral, garam empedu, serta pigmen (zat warna empedu) yang disebut bilirubin dan biliverdin.<br>&nbsp; &nbsp;Empedu berasal dari perombakan sel darah merah (eritrosit) yang telah tua dan rusak di dalam hati. Sel-sel hati yang khusus bertugas merombak eritrosit disebut sel histiosit. Sel tersebut akan menguraikan hemoglobin menjadi senyawa hemin, zat besi (Fe), dan globulin. Zat besi diambil dan disimpan dalam hati untuk dikembalikan ke sumsum tulang. Globin digunakan lagi untuk metabolisme protein atau untuk membentuk Hb baru. Senyawa hemin di dalam hati diubah menjadi zat warna empedu, yaitu bilirubin dan biliverdin. Selanjutnya zat warna tersebut dikirim ke usus dua belas jari dan dioksidasi menjadi urobilin. Urobilin berwarna kuning cokelat yang berperan memberi warna pada feses dan urin.<br><strong>4. Ginjal</strong><br>&nbsp; &nbsp;Ginjal atau “ren” berbentuk seperti biji buah kacang merah (kara/ercis). Ginjal terletak di kanan dan di kiri tulang pinggang yaitu di dalam rongga perut pada dinding tubuh dorsal. Ginjal berjumlah dua buah dan berwarna merah keunguan. Ginjal sebelah kiri terletak agak lebih tinggi daripada ginjal sebelah kanan. Sebuah saluran sempit yang disebut ureter terdapat di setiap ginjal. Ureter inilah yang terhubung ke kantong besar yang disebut kandung kemih. Urine dikumpulkan dan disimpan dalam kandung kemih. Pada akhir kandung kemih terdapat saluran berotot yang disebut uretra. Uretra bekerja sebagai saluran tempat pembuangan. Urine terus mengalir keluar dari ginjal ke dalam ureter dan bergerak menuju kandung kemih karena kontraksi dinding ureter. Kandung kemih dapat mengembang dan memperluas volumenya agar dapat diisi urine.<br>​&nbsp; &nbsp; &nbsp;Struktur penampang ginjal menunjukkan daerah berwarna gelap di bagian luar yang disebut korteks dan daerah berwarna pucat di bagian dalam yang disebut medulla. Setiap ginjal terdiri atas sejumlah besar unit fungsional terluar yang tipis dan mikroskopis yang disebut nefron atau tubulus uriniferous. Bagian tubulus merupakan bagian yang melingkar. Bagian tubulus ini terdiri atas tubulus kontortus proksimal atau saluran pertama., lengkung henle yang berbentuk “U”, dan tubulus kontortus distal atau saluran kompleks (tubulus kedua). Tubulus kontortus distal yang berlekuk-lekuk akan bermuara pada tubulus pengumpul (kolektivus). Banyak nefron dari tubulus distal yang kemudian bergabung dengan tubulus pengumpul. Tubulus pengumpul inilah yang mengumpulkan urin dari nefron. Lengkung henle ialah bagian saluran ginjal (tubulus) yang melengkung pada daerah medulla dan berhubungan dengan tubulus proksimal maupun tubulus distal di daerah korteks. Bagian lengkung Henle ada dua, yaitu lengkung Henle asendens (menanjak) dan lengkung Henle desendens (menurun).&nbsp; <br><br><strong>B. Gangguan dan Teknologi yang Berhubungan dengan Sistem Eksresi</strong><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; Ada beberapa penyakit yang disebabkan karena terganggunya fungsi ginjal. Infeksi yang paling umum terjadi disebabkan oleh peradangan pada ginjal, gangguan aliran urine, atau kurangnya jumlah darah yang mengalir menuju ginjal. Beberapa gangguan dan kelainan pada ginjal yang disebabkan oleh beberapa faktor antara lain, serangan bakteri, tumor, abnormalitas bentuk ginjal, atau pembentukan batu ginjal. Hal yang paling sering diderita oleh beberapa orang yang berada di sekitar kita yaitu diabetes. Diabetes merupakan penyakit yang dialami oleh sistem ekskresi. Selain diabetes, terdapat beberapa gangguan yang dialami oleh sistem ekskresi manusia, antara lain:</div><ol><li>Diabetes Insipidus :&nbsp; Penyakit pilulusan (banyak kencing), terjadi akibat kekurangan hormon antidiuretik (ADH) sehingga jumlah urine dapat meningkat 20 sampai 30 kali lipat jumlah urin.</li><li>Diabetes Mellitus : Penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah sehingga urine yang dihasilkan masih mengandung glukosa. Kadar gula darah yang tinggi disebabkan kekurangan hormon insulin.</li><li>Edema : Penyakit yang disebabkan oleh penimbunan air diruang antar seluler.</li><li>Albuminaria : Penyakit yang ditandai dengan adanya protein dan albumin dalam urine. Terjadinya albuminaria menunjukkan terjadinya keursakan pada alat filtrasi dalam darah.</li><li>Nefritis : Penyakit yang disebabkan oleh infeksi pada nefron.</li><li>Uremia : Kondisi urine yang sangat encer dan berjumlah banyak karena kegagalan nefron untuk mengadakan reabsorbsi.</li><li>Poliuria : Kondisi urin yang sangat encer dan berjumlah banyak karena kegagalan nefron untuk mengadakan reabsorbsi.</li><li>Batu Ginjal : Suatu endapan garam kalsium di dalam rongga ginjal, saluran ginjal, atau kandung kemih.</li><li>Gagal Ginjal : Kegagalan ginjal dalam menjalankan fungsinya.</li></ol><div><br><strong>C. Mekanisme Pembentukan Urine</strong><br><strong>&nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Mekanisme Pembentukan Urine</strong><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Di dalam ginjal terjadi serangkaian proses pembentukan urine, yaitu filtrasi (penyaringan), reabsorbsi (penyerapan kembali), dan&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; augmentasi (pengeluaran). Darah yang masuk ke ginjal mengandung lebih banyak oksigen dan sedikit karbon dioksida. Biasanya, darah <br>&nbsp; &nbsp;yang masuk memiliki kadar air, garam mineral, dan produk limbah nitrogen yang lebih besar daripada darah yang meninggalkan ginjal.<br>&nbsp; &nbsp;Kelebihan garam mineral dan limbah nitrogen (seperti urea, kreatinin, dan asam urat) yang tidak berguna lagi bagi tubuh akan dibuang.<br><strong>&nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Produksi Urine</strong><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Jumlah urine yang dikeluarkan oleh kita untuk setiap harinya tidak sama. Banyak sedikitnya urin seseorang yang dikeluarkan dipengaruhi<br>​&nbsp; &nbsp; &nbsp;oleh beberapa faktor, antara lain sebagai berikut.</div><ol><li>Jumlah air yang diminum</li><li>Saraf Rangsangan</li><li>Hormon Antidiuretik (ADH)&nbsp;</li><li>Kadar Garam&nbsp;</li><li>Penyakit Diabetes Melitus&nbsp;</li><li>Suhu&nbsp;</li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://nusacaraka.com/wp-content/uploads/2019/04/Sistem-Ekskresi-Pada-Manusia.jpg" />
         <pubDate>2022-12-12 02:23:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kinanputami8/ps4lq4y3hjprfgg1/wish/2417198031</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sistem Pernafasan/Respirasi</title>
         <author>kinanputami8</author>
         <link>https://padlet.com/kinanputami8/ps4lq4y3hjprfgg1/wish/2421361339</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://www.youtube.com/watch?v=gZFvreUl4R8" />
         <pubDate>2022-12-15 03:21:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kinanputami8/ps4lq4y3hjprfgg1/wish/2421361339</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jika ingin membaca dengan berbagai suasana, bisa mengeklik ini </title>
         <author>kinanputami8</author>
         <link>https://padlet.com/kinanputami8/ps4lq4y3hjprfgg1/wish/2424021963</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://noises.online/" />
         <pubDate>2022-12-18 13:39:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kinanputami8/ps4lq4y3hjprfgg1/wish/2424021963</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Study Playlist</title>
         <author>kinanputami8</author>
         <link>https://padlet.com/kinanputami8/ps4lq4y3hjprfgg1/wish/2424024198</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://www.youtube.com/watch?v=9CL34BQxmEs" />
         <pubDate>2022-12-18 13:44:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kinanputami8/ps4lq4y3hjprfgg1/wish/2424024198</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
