<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Forum diskusi 2 by Paramitha Amelia</title>
      <link>https://padlet.com/paramitha_amelia/prsujhbtifz6ojsy</link>
      <description>Silahkan menuliskan hasil diskusi kolaboratif kelompok</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-10-21 00:22:46 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-10-21 04:05:01 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Isu Etik antara Bidan dengan Klien</title>
         <author>paramitha_amelia</author>
         <link>https://padlet.com/paramitha_amelia/prsujhbtifz6ojsy/wish/2349883240</link>
         <description><![CDATA[<div>Contoh kasus :<br><br></div><div>Di sebuah desa terpencil seorang ibu mengalami pendarahan postpartum setelah</div><div>melahirkan bayinya yang pertama di rumah. Ibu tersebut menolak untuk diberikan</div><div>suntikkan uterotonika. Bila ditinjau dari hak pasien atas keputusan yang menyangkut</div><div>dirinya maka bidan bisa saja tidak memberikan suntikkan karena kemauan pasien. Tetapi bidan akan berhadapan dengan masalah yang lebih rumit bila terjadi pendarahan hebat dan harus diupayakan pertolongan untuk merujuk pasien, dan yang lebih fatal lagi bila pasien akhirnya meninggal karena pendarahan. Dalam hal ini bisa</div><div>dikatakan tidak melaksanakan tugasnya dengan baik. Walapun bidan harus memaksa</div><div>&nbsp;pasiennya untuk disuntik Mungkin itulah keputusan yang terbaik yang harus ia</div><div>lakukan (dentology).<br><br>Buatlah analisa kasus :&nbsp;<br>1. Konflik<br>2. Issue<br>3. Dilema<br>4. Penyelesaian</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-21 00:28:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/paramitha_amelia/prsujhbtifz6ojsy/wish/2349883240</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/paramitha_amelia/prsujhbtifz6ojsy/wish/2350042464</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama Anggota :<br>1. Adhela Citra P<br>2. Zulfa Nailus S<br>3. Zulfa Panoramika A<br>4. Hasna Rosyidah<br><br>KONFLIK<br>seorang ibu mengalami perdarahan postpartum setelah melahirkan bayinya yang pertama di rumah dan ibu tersebut menolak untuk diberikan suntikan uterotonika.<br><br>ISSUE<br>seorang bidan melakukan pertolongan persalinan dengan ibu yang mengalami perdarahan postpartum<br><br>DILEMA<br>1. "bidan tersebut bingung apakah pasien ini harus di beri suntikan uterotonika atau tidak, karena ibu tersebut menolak untuk di berikan suntikan uterotonika"<br>2.&nbsp;"sedangkan bila ibu tersebut tidak di berikan uterotonika akibatnya pasien tersebut bisa mengalami perdarahan hebat dan bahkan resiko paling fatal akan dapat menyebabkan kematian yang disebabkan oleh perdarahan postpartum, dan bidan disitu bisa dikatakan tidak melaksanakan tugasnya dengan baik"<br><br>PENYELESAIN<br>pada kasus tersebut sebaiknya bidan tetap membujuk pasien agar mau diberikan suntikan uterotonika dengan menjelaskan dampak buruk yang akan dialami oleh pasien jika pasien tersebut tidak mau diberikan suntikan uretonika, jika setelah dilakukan penjelasan seperti sebelumnya dan ibu tetap tidak mau di suntik uterotonika dan siap menangguang apa saja yang terjadi ketika ibu tidak diberikan suntikan uretonika maka bidan bisa melakukan informed cosent dan informed choice dengan menuliskan semua resiko yang mungkin di alami oleh pasien ketika pasien tersebut tidak mau diberikan suntikan uterotonika, kemudian di TTD oleh pasien atau penangung jawab pasien tersebut.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-21 02:37:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/paramitha_amelia/prsujhbtifz6ojsy/wish/2350042464</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/paramitha_amelia/prsujhbtifz6ojsy/wish/2350115487</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama Anggota:<br>1. Choliviah Qonita<br>2. Mar'ati Amalia Rizki<br>3. Sheilla Rahma<br>4. Viana Anggareni Salehah&nbsp;<br><br><br>Issue Moral:&nbsp;<br>Seorang bidan (memaksa untuk) memberikan suntikkan uteritonika pada pasien yg mengalami perdarahan postpartum<br><br>Konflik:&nbsp;<br>Ibu tersebut menolak untuk diberikan suntikan uterotonika<br><br>Dilema:&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; a. Kalau bidan tidak memberikan suntikan, akan berhadapan dengan masalah yang lebih rumit apabila terjadi perdarahan hebat dan harus diupayakan pertolongan merujuk pasien. Yang lebih fatalnya lagi bila pasien akhirnya meninggal karena perdarahan.&nbsp;<br><br>&nbsp; &nbsp; b. Kalau bidan memaksa memberikan suntikan uterotonika, Bidan dapat dikatakan tidak melakukan tugasnya dengan benar karena melanggar hak pasien atas keputusan yang menyangkut.<br><br>Penyelesaian:&nbsp;<br>Bidan memaksa memberikan suntikan tersebut.<br>a. Bidan bisa memberikan penjelasan akibat resiko apabila tidak diberikan suntikan uterotonika kepada pasien atau keluarga<br>b. Meminta persetujuan pada keluarga pasien setelah penjelasan diatas.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-21 03:45:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/paramitha_amelia/prsujhbtifz6ojsy/wish/2350115487</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/paramitha_amelia/prsujhbtifz6ojsy/wish/2350127373</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama kelompok&nbsp;<br>1. Dwi ajeng kartikasari<br>2. Dini ayu puspitasari<br>3. Dwi indah maulid<br>4. Nabila fatya tsabita<br><br>Issue :&nbsp;<br>Seorang bidan melakukan pertolongan persalinan dengan ibu yang mengalami perdarahan postpasrtum.<br><br>Konflik :&nbsp;<br>Seorang ibu mengalami pendarahan postpartum setelah melahirkan bayinya yang pertama di rumah dan ibu tersebut menolak untuk diberikan suntikkan uterotonika<br><br>Dilema :<br>1. Bidan tetap melakukan suntik uterotonika meskipun akan dikatakan tidak melaksakan tugasnya dengan baik<br>2. Bidan akan melakukan suntik&nbsp; walaupun tidak sesuai dengan kemauan pasien.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<br>penyelesaian :<br>pada kasus tersebut sebaiknya bidan tetap membujuk pasien agar tetap mau diberikan suntikan uterotonika dengan menjelaskan terlebih dahulu dampak yang akan dialami oleh pasien jika tidak mau diberikan suntikan uretonika, setelah dilakukan penjelasan dan ibu tetap tidak mau di suntik uterotonika serta siap menangguang apa saja yang terjadi maka bidan bisa melakukan informed cosent dan informed choice dengan menuliskan semua resiko yang mungkin di alami oleh pasien ketika pasien tersebut tidak mau diberikan suntikan uterotonika, kemudian di TTD oleh pasien atau penangung jawab pasien tersebut.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-21 03:59:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/paramitha_amelia/prsujhbtifz6ojsy/wish/2350127373</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
