<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Remake of Masa Praaksara di Indonesia by NURUL WILDATUN ATH THOYYIBAH</title>
      <link>https://padlet.com/nurulthoyyibah01/pk144pp6kcp7egcj</link>
      <description>dibuat oleh Nurul</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-02-23 02:49:52 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2026-02-11 16:25:50 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>nurulthoyyibah01</author>
         <link>https://padlet.com/nurulthoyyibah01/pk144pp6kcp7egcj/wish/1229500471</link>
         <description><![CDATA[<div>Masa praaksara adalah zaman manusia belum mengenal tulisan. Masa praaksara dimulai sejak manusia ada di muka bumi sampai dengan saat manuisa mengenal tulisan. Setiap bangsa tidak sama meninggalkan masa praaksara. Masuknya suatu bangsa ke dalam zaman sejarah dari adanya penemuan tertulis pertama. Dilansir dari buku Sejarah (2007) karya Anwar Kurnia, Indonesia memasuki zaman sejarah kira-kira awal abad ke-5. Catatan angka tahun tertua diketahui dari batu-batu bertulis yang ada di aliran Sungai Mahakam di Kalimantan Timur. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-23 02:54:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nurulthoyyibah01/pk144pp6kcp7egcj/wish/1229500471</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1.Masa Berburu dan Mengumpulkan Makanan</title>
         <author>nurulthoyyibah01</author>
         <link>https://padlet.com/nurulthoyyibah01/pk144pp6kcp7egcj/wish/1229570835</link>
         <description><![CDATA[<div>~ Manusia purba pada masa ini selalu berpindah-pindah (nomaden) karena tidak punya tempat tinggal tetap. Untuk mencari tempat-tempat yang menyediakan banyak bahan makanan. Manusia purba mengumpulkan makanan yang tersedia di alam, tanpa mengolah atau menanam lebih dulu. Alat-alat yang digunakan pada masa ini antara lain:     <br>- Kapak perimbas untuk merimbas kayu, menguliti binatang, dan memecah tulang. - Kapak genggam untuk mengambil umbi dan memotong hewan buruan. Alat serpih digunakan sebagai pisau. Manusia praaksara membutuhkan api untuk memasak dan penerangan pada malam hari. Pembuatan api dengan cara menggosokkan dua keing batu yang mengandung unsur besi. Maka akan timbul percikan api untuk mewujudkan lumut atau rumput kering.<br>- Dalam kehidupan sosial, manusia praaksara dalam kelompok dan membekali diri untuk menghadapi lingkungan sekitarnya. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-23 03:22:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nurulthoyyibah01/pk144pp6kcp7egcj/wish/1229570835</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2. Masa Bercocok Tanam</title>
         <author>nurulthoyyibah01</author>
         <link>https://padlet.com/nurulthoyyibah01/pk144pp6kcp7egcj/wish/1229573262</link>
         <description><![CDATA[<div>Masa bercocok tanam adalah masa ketika manusia mulai memenuhi kebutuhan hidup dengan cara pembukaan laham di hutan untuk dijadikan ladang. Pada masa ini, manusia praaksara mulai menetap di suatu tempat tinggal sederhana secara berkelompok. Tetapi kehidupan berburu dan mengumpulkan makanan tidak ditanggapi. Masa ini sangat penting dalam sejarah perkembangan masyarakat karena terdapat beberapa penemuan baru seperti penguasaan sumber daya alam, termasuk tumbuhan dan hewan. Alat-alat yang digunakan pada masa bercocok tanam berasal dari batu yang telah dihaluskan, antara lain: Mata panah untuk berburu. Barang pecah belah dari tanah liat (gerabah). Beliung persegi untuk menebang kayu dan mencangkul. Kapak lonjong untuk mengolah tanah.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-23 03:23:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nurulthoyyibah01/pk144pp6kcp7egcj/wish/1229573262</guid>
      </item>
      <item>
         <title>3.Masa Perundagian</title>
         <author>nurulthoyyibah01</author>
         <link>https://padlet.com/nurulthoyyibah01/pk144pp6kcp7egcj/wish/1229574304</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada masa ini manusia sudah mengenal teknologi sederhana dan pembagian kerja. Di kehidupan pada masa perundagian, manusia purba sudah menemukan bijih-bijih logam dan mengenal pengolahan logam. Sehingga berbagai peralatan mulai dibuat dari logam. Pertukangan dan pengecoran logam seperti perunggu, tembaga dan besi untuk membuat barang-barang kebutuhan rumah tangga yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Meski sudah ada alat-alat dari logam, tetapi manusia purba pada masa ini masih menggunakan alat-alat yang terbuat dari batu.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-23 03:24:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nurulthoyyibah01/pk144pp6kcp7egcj/wish/1229574304</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1.Kebudayaan Bacson-Hoabinh</title>
         <author>nurulthoyyibah01</author>
         <link>https://padlet.com/nurulthoyyibah01/pk144pp6kcp7egcj/wish/1229585752</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Bacson – Hoabinh di Indonesia Persebaran kebudayaan Bacson Hoabinh di Indonesia terjadi pada sekitar tahun 2000 SM. Kebudayaan Bacson-Hoabinh masuk ke Indonesia melalui 2 jalur, yaitu jalur Barat dan jalur Timur. Jalur Barat memiliki rute : Vietnam – Thailand – Semenanjung Melayu – Indonesia Barat. Jenis manusia purba yang melakukan penyebaran kebudayaan Bacson-Hoabinh melalui jalur barat adalah Melayu Austronesia. Hasil kebudayaan dari Bacson-Hoabinh jalur barat yang ditemukan di Indonesia adalah: Pebble (Kapak Sumatera) Kapak Pendek Alat-alat dari tulang Sedangkan jalur Timur memiliki rute : Vietnam – Taiwan – Filiphina – Indonesia Timur. Jenis manusia purba yang melakukan penyebaran kebudayaan Bacson-Hoabinh jalur Timur adalah Papua Melanosoi.Hasil kebudayaan dari Bacson Hoabinh jalur timur yang ditemukan di Indonesia adalah Flakes (alat serpih). Ciri-ciri kebudayaan Bacson-Hoabinh Dalam situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, ciri utama kebudayaan Bacson-Hoabinh adalah pembuatan alat kelengkapan hidup manusia yang terbuat dari batu. Jenis batu yang dipakai dalam kebudayaan Bacson-Hoabinh umumnya berasal dari sungai. Alat Batu hasil kebudayaan Bacson Hoabinh dikerjakan dengan teknik penyerpihan pada satu atau dua sisi batu. Melalui proses penyerpihan, batu-batu tersebut dapat divariasikan menjadi beberapa bentuk. Pengaruh budaya Bacson-Hoabinh di Indonesia banyak ditemukan di pulau Sumatera.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-23 03:32:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nurulthoyyibah01/pk144pp6kcp7egcj/wish/1229585752</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2.Kebudayaan Dongson</title>
         <author>nurulthoyyibah01</author>
         <link>https://padlet.com/nurulthoyyibah01/pk144pp6kcp7egcj/wish/1229590500</link>
         <description><![CDATA[<div>Sebagai salah satu kebudayaan yang merupakan kebudayaan zaman logam, atau lebih tepatnya zaman perunggu, kebudayaan Dongson sudah memiliki kebudayaan yang kompleks dan teknologi yang tinggi.<br><br></div><div>Berikut ini adalah ciri-ciri yang membedakan kebudayaan Dongson dengan kebudayaan-kebudayaan lainnya<br><br></div><ul><li>Peralatan yang terbuat dari logam</li><li>Kebudayaan yang dipengaruhi beberapa aliran</li><li>Pola hiasan unik</li><li>Hidup menetap</li><li>Sistem kepercayaan yang sudah semakin kompleks</li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-23 03:36:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nurulthoyyibah01/pk144pp6kcp7egcj/wish/1229590500</guid>
      </item>
      <item>
         <title>3.Kebudayaan Sahunynh</title>
         <author>nurulthoyyibah01</author>
         <link>https://padlet.com/nurulthoyyibah01/pk144pp6kcp7egcj/wish/1229593798</link>
         <description><![CDATA[<div>- Masyarakat Indonesia dapat mengenal dan belajar teknik pembuatan gerabah<br>- Di Indonesia ditemukan peninggalan dan artefak berupa gerabah<br>- Sampai sekarang gerabah masih berkembang pada beberapa daerah di Indonesia.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-23 03:38:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nurulthoyyibah01/pk144pp6kcp7egcj/wish/1229593798</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1.Teori Asal usul nenek moyang bangsa Indonesi</title>
         <author>nurulthoyyibah01</author>
         <link>https://padlet.com/nurulthoyyibah01/pk144pp6kcp7egcj/wish/1229599906</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Teori Out of Africa</strong></div><div>Menurut hipotesis ini, bangsa Indonesia – seperti bangsa-bangsa di Asia lainnya – berasal dari Afrika, terutama dari Tanduk Afrika (Horn of Africa, kawasan di timur Afrika yang sekarang meliputi negara Djibouti, Erithrea, Ethiopia dan Somalia). Migrasi Homo Sapiens keluar dari Afrika itu dilakukan lebih dari sekali.</div><div>Teori asal-usul bangsa Indonesia yang satu ini didasarkan pada data arkeologi dan genetika. Misalnya, di daerah terpencil di Asia dijumpai masyarakat dengan beragam ras.<br>Kondisi ini dimungkinkan kalau ras yang berbeda-beda itu berujung pada DNA yang sama. Migrasi keluar Afrika diperkirakan berlangsung secara bergelombang dan berantai sekitar 50.000-70.000 tahun lalu. Migrasi dan penyebaran populasi dimungkinkan karena pada zaman es, Eurasia merupakan daratan yang luas.<br><strong>Teori Out of Taiwan</strong></div><div>Menurut hipotesis ini, bangsa INdonesia berasal dari Taiwan. Ini didasarkan pada data persebaran bahasa dan arkeologi di kawasan yang meliputi Asia Tenggara, Madagaskar dan Oseania.</div><div>Bahasa-bahasa yang digunakan di kawasan tersebut ternyata merupakan variasi dari rumpun bahasa yang sama, yakni Austronesia, yang pertama kali digunakan di Taiwan. Data akar bahasa itu dikuatkan oleh fakta persebaran artefak peninggalan bangsa Austronesia yang meliputi kawasan yang sama. Ditunjukkan pula bahwa artefak dari Taiwan lah yang berumur paling tua.</div><div>Migrasi Austronesia dari Taiwan terjadi sekitar 5.000 tahun lalu. Adapun keunggulan dari bangsa ini adalah dalam hal maritim dan pertanian, yang memungkinkan mereka menyebar sampai ke wilayah jauh sekaligus menghuni tempat-tempat yang baru. Mereka masuk ke Indonesia melalui jalur Malaysia dan Filipina. Kondisi tanah Indonesia yang cocok untuk pertanian menjadi pendukung penyebaran mereka ke berbagai pulau di Indonesia.</div><div><strong>Teori Nusantara</strong></div><div>Mengacu pada teori asal-usul bangsa Indonesia yang satu ini diketahui bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari daerah Indonesia sendiri, dan bahkan bangsa-bangsa Asia lainnya ada yang berasal dari daerah Indonesia.<br><br></div><div><br>Hal ini didasarkan atas banyaknya fosil dan artefak-artefak tertua yang dalam jumlah terbanyak ditemukan di daerah Indonesia daripada di daerah-daerah lainnya di Asia.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-23 03:42:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nurulthoyyibah01/pk144pp6kcp7egcj/wish/1229599906</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
