<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>My artistic padlet by Fasilitator PGP</title>
      <link>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-03-19 09:17:52 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-03-19 10:36:44 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Pertanyaan Pemantik</title>
         <author>fasilpgp46bbgpjabar</author>
         <link>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924790698</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Apa makna kata ‘menuntun’ dalam proses pendidikan anak bagi saya?</p><p>2.Bagaimana kata “menuntun” saya maknai dalam konteks sosial budaya di daerah saya? Apa dapat saya lakukan untuk mewujudkan pendidikan anak yang relevan dengan konteks sosial budaya di daerah saya?</p><p>3.Mengapa pendidikan murid (anak) perlu mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman?</p><p>4.Apa relevansi pemikiran KHD “Pendidikan yang berhamba pada anak” dengan peran saya sebagai pendidik?</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 09:19:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924790698</guid>
      </item>
      <item>
         <title>riansyah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924823885</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Makna kata “menuntun” dalam proses pendidikan anak bagi saya adalah guru sebagai fasilitator, guide, dan pendamping bagi anak.</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dalam konteks sosial budaya, menuntun ini saya maknai guru harus bisa mendampingi, membimbing dan membersamai anak untuk dapat berperan serta di lingkungan sosial mereka. Salah satu usaha yang bisa dilakukan guru agar pengajaran sesuai dan relevan dengan konteks sosial budaya adalah memberikan pengajaran yang sesuai dengan zamannya. Berikan pengetahuan, bimbingan yang tujuannya menyiapkan anak agar siap menghadapi berbagai hal dan rintangan di zamannya.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dengan memperhatikan kodrat alam dan kodrat zaman, kita dapat membentuk pendidikan yang holistik dan relevan dengan kebutuhan anak-anak. Agar kita bisa bersama-sama menciptakan generasi yang siap menghadapi masa depan dengan baik.</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Konsep “menghamba pada anak” ini jika dikaitkan dengan peran kita sebagai pendidik adalah pendidikan dan pengajaran yang berpusat pada murid, yang memperhatikan segala bentuk perbedaan pada setiap individu dari murid tersebut.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 09:47:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924823885</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Wening CP</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924827350</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Menuntun dalam proses pendidikan anak bagi saya dapat dimaknai sebagai proses pembimbingan, pemberian arahan, dan juga dukungan kepada anak agar mereka dapat mencapai tujuan pendidikannya dengan baik.</p></li><li><p>Menuntun yang saya maknai dalam konteks sosial budaya yaitu pemberian bimbingan, arahan dan juga dukungan kepada anak terkait dengan nilai-nilai norma sosial yang berlaku di masyarakat dengan kaitannya memberikan bekal kepada mereka tentang bagaiamana hidup bermasyarakat. Hal apa saja yang dapat kita lakukan yaitu dengan senantiasa memberikan bimbingan dan arahan maupun contoh konkret dalam hidup bermasyarakat dengan lingkup paling kecil di lingkungan sekolah, misal bagaimana cara berinteraksi dan berkomunikasi dan lain sebagainya.</p></li><li><p>Alasan mengapa pendidikan pada anak/murid perlu mempertimbangan kodrat alam dan kodrat zaman karena anak terus berkembang sesuai dengan lingkungan dimana mereka terus bertumbuh kembang dan juga bagaimana masa demi masa terus berlangsung yang pastinya akan membawa banyak dampak terhadap karakteristik dan juga mindset mereka.</p></li><li><p>Relevansi pemikiran KHD "Pendidikan yang berhamba pada anak" dengan peran saya sebagai pendidik yaitu bagaimana saya mencoba untuk senantiasa menjadi pembimbing mereka sesuai dengan kodratnya sehingga mereka bisa mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 09:50:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924827350</guid>
      </item>
      <item>
         <title>sri rohayati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924833028</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Menuntun dalam proses pendidikan bagi saya adalah tindakan membimbing,mengarahkan dan memfasiltasi siswa untuk mencapai pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik.</p><p>2.Menuntundalam konteks sosial budaya membimbing, mengarahkan anak untuk mengenal budaya kita</p><p>Dapat terapkan melalui materi pembelajaran melalui pengenalan lagu-lagu daerah, tarian tradisional, dan adat budaya yang ada</p><p>3.pendidikan perlu mempertimbangkan kodrat  alam dan zaman  untuk membantu memahami bagaimana kehidupan manusia harus beradaptasi dengan lingkungan sekitar dan guru harus bisa menyesuaikan pembelajaran dengan tuntutan zaman menggunakan teknologi yang ada.</p><p>4.sebagai pendidik memfasilitasi dan mengembangkan potensi murid -murid sehingga dapat berkembang sesuai bakat dan minatnya dan tertanam nilai -nilai karakter baik pada diri siswa sehingga dapat menjadi bekal dikehidupan yang akan datang.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 09:56:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924833028</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhidin</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924833751</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Proses membelajarkan anak dengan sepenuh hati bukan sebatas menampaikan konsep atau nilai ilmu. Seperti 3 semboyan Ki Hadjar Dewantara yang begitu popular, “ Ing Ngarso sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani”. Di depan menuntun dan memberikan contoh baik, di Tengah menggugah semangat dan di belakang memberikan motivasi dan memastikan semua anak didik kita menuju pintu keselamatan dan kebahagiaan.</p></li><li><p>Jika dihubungkan dengan konteks budaya, kalimat menuntun itu sangat luas. Istilah Guru digugu dan ditiru, itu sampai sekarang masih menjadi satu kalimat yang dianggap sahih dan paten. Dimana guru, dimanapun kapanpun guru adalah pigur yang harus memberikan tauladan yang baik bagi anak didiknya.</p><p>Sebagai seorang guru harus merasa perlu untuk terus memperbaharui diri, mengikuti perkembangan zaman dengan tetap pada budaya yang ada sejak jaman dahulu. Agar dalam membimbing anak kita dapat mengimbangi zaman yang sedang dialami anak, dan terus dapat mengontrol perkembangan anak</p></li><li><p>Tentu sangat perlu, Pendidikan dimaksudkan untuk membekali anak dengan pengetahuan untuk masa depannya. Sehingga sangat penting memberikan Pendidikan kepada anak dengan kebaruan sesuai perkembangan zaman, dengan tetap memperhatikan nilai-nilai kehidupan yang baik</p></li><li><p>Bukan berarti menyembah anak, akan tetapi kita sebagai pendidik benar-benar menempatkan anak pada posisi yang special. Tujuannya agar anak merasa senang, tenang, sehingga segala potensi, bakat, minat yang ada pada diri anak bisa keluar sebagai kelebihan anak</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 09:56:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924833751</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muklis</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924838545</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Menuntun disini adalah mengarahkan saja dan menjaga saja, mengenai bagaimana ia bertumbuh adalah diluar jangkauan kita. Karena setiap anak memiliki kodratnya sendiri. kita sebagai guru memberikan "sentuhan" agar ia menjadi kodrat terbaiknya. Misalnya ada benih padi, maka kita sebagai pendidik menuntun padi agar menjadi padi yang baik dan unggul, namun kita tidak dapat merubah menjadi selain padi. </p><p>2.  dalam konteks sosial budaya maka saya harus berpusat pada siswa, disesuaikan dengan kondisi peserta didik, baik dirinya maupun kebutuhan lingkungan sehingga siswa lebih siap hidup di masyarakat. </p><p>3.  Karena kita tidak bisa memisahkan atau menghilangkan latar belakangnya (kodrat alam) karena ini adalah modal awal dalam melangkah. Kemudian kodrat zaman adalah menyesuaikan pendidikan untuk mempersiapkan siswa di zamannya. </p><p>4.   Saya pikir masih relevan, karena memang pendidikan adalah untuk siswa, bukan kita sebagai pendidik. Maka pendidikan adalah untuk memenuhik kebutuhan siswa sebagai bekal nanti dia hidup di zamannya. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 10:01:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924838545</guid>
      </item>
      <item>
         <title>yoyom siti rohimah </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924839675</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>makna menuntun  adalah mendampingi  dan mengantar anak anak ke sebuah tujuan dengan bimbingan </p></li><li><p>2.makna kata menuntutun dalam kontek sosial budaya  yaitu bagaimana kita sebagai pendidik memberikan arahan  dan bimbingan kepada peserta didik agar dapat mengembangkan potensi  yang dimiliki  dengan tetap mengikuti  norma  yang berlaku  agar dapat diterima  di masyarakat </p><ol start="3"><li><p>dengan memperhatikan kodrat alam dan kodrat zaman kita dapat membentuk pendidikan yang holistik dan relevan  dengan kebutuhan anak </p></li><li><p>relevansi KHD  , peran saya sebagai pendidik adalah sebagai pamong  yang dapat mendidik sesuai dengan minat  dan potensi  yang dimiliki anak </p></li></ol><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 10:02:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924839675</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Lilis Rosmayanti</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924845128</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>menuntun adalah dalam proses pendidikan bagi saya adalah mendampingi dan mengantar peserta didik untuk mendapatkan pendidikan sesuai dengan kodratnya.</p></li><li><p>menuntun saya maknai dalam konteks sosial budaya yaitu usaha untuk membawa seseorang ke arah yang lebih baik untuk hidup dalam lingkungan masyarakat tanpa menghilangkan nilai-nilai sosial dan budaya yang ada dalam masyarakat sehingga anak memiliki budi pekerti yang baik sesuai dengan nilai-nilai kearifan lokal.</p></li><li><p>pendidikan perlu memperhatikan kodrat alam dan zaman karena dengan kedua hal tersebut kita dapat membentuk pendidikan yang holistik dan relevan dengan kebutuhan peserta didik, kodrat alam sendiri berhubungan dengan lingkungan alam tempat peserta didik berada dan tumbuh dari kultur buday, geografis dll kodrat zaman itu sendiri berhubungan dengan  perubahan yang terjadi dari waktu ke waktu.</p></li><li><p>relevansi pendidikan berhamba pada anak yaitu dalam proses pendidikan kita harus memperhatikan kebutuhan anak dalam pembelajaran dan berusaha menjadipenuntun siswa sesuai dengan kodrat yang mereka miliki,</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 10:07:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924845128</guid>
      </item>
      <item>
         <title>RIANI RAHMATIKA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924845873</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Makna menuntun menurut saya adalah membimbing anak menuju proses cita-citanya dan membimbing anak dalam bertumbuh.</p></li><li><p>Kata menuntun dalam budaya sosial di daerah saya adalah mendampingi, membersamai, dan bisa berperan di lingkungan mereka. Yang dapat saya lakukan untuk mewujudkan pendidikan yang relevan adalah memberikan pengajaran sesuai zaman anak tersebut, sehingga saya pun harus terus menjadi seorang pembelajar.</p></li><li><p>Pendidikan memang perlu mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman karena apabila tidak sesuai maka pendidikan yang diberikan akan sia-sia.</p></li><li><p>Relevansi pemikiran KHD bahwa pendidikan yang berhamba pada anak adalah bukan serta merta kita membiarkan apa-apa harus bagaimana anak, atau sesuai keinginan anak, tetapi berhamba disini adalah bahwa semua yang diminati anak harus kita bimbing dan diarahkan untuk menjadi lebih baik.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 10:08:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924845873</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Eep Efa Nugraha</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924852307</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>makna kata menuntun dalam proses pendidikan anak bagi saya adalah membimbing, memfasilitasi dan mengantarkan anak dalam kegiatan pendidikan.</p></li><li><p>kata menuntun pada budaya di daerah saya secara tekstual adalah mengarahkan orang lain dengan kadang memegang tangannya mau pergi kemana. Secara kontekstual saya memknainya adalah memberikan pilihan dan pendampingan serta dukungan secara terarah terhadap orang lain dalam hal ini anak didik.  Walaupun berada di daerah kabupaten dan di pelosok saya kira bisa relevan konsep menuntun untuk kegiatan pendidikan saat ini.</p></li><li><p>Jelas sekali bahwasanya pendidikan anak harus menyesuaikan  kondisi dan waktu. karena karakter dan gaya hidup dan perspektif serta pola pikir pasti berbeda setiap zamannya.</p></li><li><p>Pemikiran Ki Hadjar Dewantara yaitu peserta didik menjadi pusat dari kegiatan pendidikan, dengan demikian fokus tertuju kepada peserta didik bukan kepada pendidik. Bagaimana karakternya, gaya belajarnya, latar belakangnya menjadi acuan dan pendidik adalah sebagai penuntun.</p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 10:14:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924852307</guid>
      </item>
      <item>
         <title>HENDAR RISWANA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924859278</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Menuntun dalam pendidikan menurut saya adalah sebagai seorang guru, pendidik harus menjadi pendamping yang menemani peserta didik memberikan ilmu dengan penuh kesabaran untuk mencapai tujuannya dalam menghadapi kehidupan di masa yang akan datang. </p></li></ol><p>2. Menurut pemikiran saya dalam konteks sosial budaya (nilai-nilai luhur budaya), kata “menuntun” dapat diartikan sebagai memandu seseorang agar ia dapat mengembangkan kemampuan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjadi bagian dari masyarakat. </p><p>3. Sebagai pendidik dalam memmberikan ilmu harus sesuai dengan lingkungan alam tempat peserta didik berada, baik itu kultur budaya maupun kondisi lainnya dan harus sesuai dengan perkembangan zaman yang dialami oleh peserta didik. </p><p>4. Bahwa pendidikan harus berpusat pada anak, Tentunya hal itu harus berpusat pada pola pemikiran peserta didik bukan dilihat sebagai objek namun dijadikan sebagai subjek.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 10:20:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924859278</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yudi Akromudin</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924871898</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Makna ‘menuntun’ bagia saya adalah membersamai, memfasilitasi/membantu anak untuk untuk menjadi manusia seutuhnya Sesuai dengan Qodratnya.</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Menuntun dalam konteks sosila budaya dilingkungan saya, Menuntun itu dari depan. Sehingga proses menuntun dalam pendidikan anak, guru harus lebih banyak di depan untuk memberikan teladan yang baik dibarengi dengan dorongan semangat&nbsp; dan suntikan konsep sebagai pemantik agar anak bisa menemukan sendiri kodratnya.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pedidikan anak harus memperhatikan kodrat alam, karena anak membutuhkan sesuatu untuk beradaptasi dengan alam. Dan &nbsp;harus mempertimbangkan juga kodratzaman agar anak bisa terus bergerak dengan perkembangan zaman namun tetap perlu diperhatikan jangan hanya mengikuti perkebangan zaman tanpa didasari dasar moral dan agama yang kuat.</p><p>Pendidik harus memperhatikan kebutuhan dan potensi anak, anak harus dilayani sesuai dengan kebutuhan mereka. Sehingga Mereka tidak akan merasa tertekan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://drive.google.com/file/d/1wKS6cLjWg6k2nFSPANPQfCJ367xtAxoj/view?usp=drive_link" />
         <pubDate>2024-03-19 10:31:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924871898</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gina Kartika</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924877607</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Makna kata 'menuntun' dalam proses pendidikan anak bagi saya adalah memberikan arahan atau proses mengarahkan dan mendampingi anak untuk meraih tujuan yang ingin dicapai.</p></li><li><p>Kata 'menuntun' dalam konteks sosial budaya saya maknai sebagai bentuk bimbingan yang dilakukan oleh guru supaya anak mampu hidup bermasyarakat. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan selalu memberikan pembelajaran kepada anak sesuai dengan kodratnya, tetap berinovasi dalam pembelajaran tanpa menghilangkan nilai-nilai kearifan lokal budaya setempat.</p></li><li><p>Karena dalam kehidupan ini dari masa ke masa mengalami berkembang yang pesat termasuk di dalamnya kemajuan teknologi. Kita sebagai guru harus bisa beradaptasi dan memahami bahwa pendidikan itu dinamis. Sehingga dalam praktiknya, guru melakukan pembelajaran harus mempertimbangkan kodrat alam dimana anak itu tinggal dan zamannya yang terus mengalami perkembangan.</p></li><li><p>Relevansi pemikiran KHD "Pendidikan yang berhamba pada anak" dengan peran saya sebagai guru adalah bahwa tujuan dari pendidikan ini adalah untuk kepentingan murid (anak), bukan sebaliknya. Yang menjadi center dalam pendidikan adalah anak didik kita. Sehingga semaksimal mungkin kita perlu mengupayakan anak didik kita untuk mampu mengembangkan sepenuhnya potensi yang dimilikinya untuk kehidupan mereka kelak di masa mendatang.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 10:36:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fasilpgp46bbgpjabar/pitfanzlxyxku8if/wish/2924877607</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
