<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Foodborne Diseases Forum by Achmad Dinoto</title>
      <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv</link>
      <description> (Ketik Nama Anda): Tuliskan ide Anda tentang permasalahan mengenai Foodborne Diseases dan ide solusinya yang dapat diusulkan dalam bentuk riset </description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-05-19 10:52:36 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-09-26 23:41:06 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f958.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Nama Anda: ex. Achmad Dinoto</title>
         <author>achmaddinoto</author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2597496283</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Permasalahan:</strong> (Tuliskan masalah mengenai Foodborne Diseases yang perlu dicarikan pemecahannya: ex. Belum optimalnya metode cepat dan akurat deteksi <em>Salmonella</em> pada produk susu kemasan)<br><br><strong>Ide riset:</strong> (Tuliskan ide Anda mengenai solusinya dalam bentuk topik riset: ex. Pengembangan biosensor <em>Salmonella</em> dengan marka molekuler)<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-19 11:02:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2597496283</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Maysya Alicia Samantha</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2599922241</link>
         <description><![CDATA[<div>Masalah: diprediksi kakao/tumbuhan coklat di masa mendatang akan punah dimana saat ini permintaan atau kebutuhan kakao sebagai perasa atau bahan campuran semakin meningkat, mengingat sekarang banyak inovasi makanan yang memiliki varian rasa coklat.<br><br>Ide: pembuatan bahan kakao/coklat dengan rekayasa genetika</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-22 11:12:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2599922241</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gustiro Adhim Puja Utama</title>
         <author>gtrapuma</author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2599924972</link>
         <description><![CDATA[<div>Masalah:&nbsp;<br><br>Salmonella sp. merupakan mikroorganisme foodborne disease yang tersebar di seluruh dunia. Di Amerika, mikroorganisme ini menjadi penyebab kematian terbanyak akibat mikroorganisme yang menyebarkan penyakit melalui makanan. Di Indonesia, saya tidak tahu datanya, tetapi kalau dipikir-pikir, negara maju seperti Amerika saja seperti itu, apalagi Indonesia. Mungkin saja bukan penyebab utamanya, tetapi saya pikir mikroorganisme ini tetap menjadi ancaman dalam keamanan pangan di Indonesia. Oleh sebab itu, diperlukan upaya untuk mengurangi ancaman Salmonella sp. di produk pangan. Upaya ini dapat meliputi:&nbsp;<br><br>1. Isolasi dan pemanfaatan mikroorganisme lain sebagai agen anti-salmonella<br><br>2. Identifikasi gen penyebab Salmonella berbahaya dan memotong gennya<br><br>3. Modifikasi gen anti dari anti-salmonella untuk salmonella modifikasi tadi<br><br>4. Penambahan gen anti-salmonella dan anti dari anti-salmonella dari bakteri hasil upaya nomor 1<br><br>5. Pengembangan DNA rekombinan dari mikroorganisme upaya nomor 1 dan 4, baik untuk hewan, makanan, maupun manusia&nbsp;<br><br>Sebetulnya, sudah ada riset mikroorganisme yang berpotensi sebagai agen anti-salmonella, yaitu bakteri asam laktat, tetapi itu masih sedikit dan belum ada yang mencoba merekayasa genetikanya berdasarkan sepengetahuan saya. Vaksin untuk penyakit tipes dan vaksin Salmonella pada hewan juga menggunakan bakteri ini tetapi sudah dilemahkan sehingga bakteri ini dapat digunakan atau dijadikan acuan. Namun, saya belum menemukan upaya nomor 3, 4, dan 5. Saya juga berharap upaya ini dapat memperlama daya simpan pangan dari cemaran Salmonella sp. dan membasmi Salmonella yang berbahaya karena kalah saing dengan Salmonella baru hasil modifikasi. Atau tidak, dapat diadakan pengembangan robot nanoteknologi yang dapat diaplikasikan, baik di pangan, hewan, maupun manusia yang meniru model dari hasil upaya nomor 1 dan 4. Robot nano ini kelak akan dilengkapi algoritma artificial intelligence yang meniru atau bahkan melampaui makhluk hidup sehingga bisa mengimbangi evolusi Salmonella sp. yang berbahaya sehingga tetap terkontrol.&nbsp;<br><br>Ide riset:&nbsp;<br><br>1. Isolasi mikroorganisme potensial anti-salmonella dari ikan/sapi/babi<br><br>2. Efektivitas mikroorganisme potensial anti-salmonella yang ditumbuhkan bersama Salmonella sp. dalam kondisi lab yang sama persis dengan usus manusia/hewan uji.&nbsp;<br><br>3. Kalau ide riset yang kedua ternyata tidak efektif, saya menyarankan untuk menumbuhkan mikroorganisme tersebut bersama Salmonella di kondisi yang sama seperti usus manusia. Setelah itu, tunggu beberapa waktu. Sebab, mikroorganisme itu berevolusi. Boleh jadi, mikroorganisme yang tadinya tidak efektif menjadi efektif karena ada proses ko-evolusi di sana.<br><br>4. Identifikasi gen penyebab Salmonella yang berbahaya bagi manusia serta pengaruh pemotongan gen tersebut kesehatan manusia/hewan uji<br><br>5. Identifikasi gen anti dari anti-salmonella pada salmonella yang dibiakkan bersama mikroorganisme anti-salmonella<br><br>6. Pengaruh penggabungan gen anti-salmonella dan anti dari anti-salmonella pada strain salmonella tidak berbahaya terhadap pertumbuhan Salmonella sp. yang berbahaya<br><br>7. Pengembangan DNA rekombinan dari mikroorganisme anti-salmonella untuk kebutuhan manusia<br><br>8. Pengembangan robot nano pengendali Salmonella sp. berbasis artificial intelligence dengan algoritma mikroorganisme pengendali Salmonella sp.<br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-22 11:15:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2599924972</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Maylana Putri Guslanda (B1B020002)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600171344</link>
         <description><![CDATA[<div>Permasalahan :<br>Bakteri Clostridium botulinum merupakan salah satu penyebab foodbrone diseases yang dijumpai pada makanan kaleng. Bakteri ini dapat bertahan hidup pada suhu tinggi dan dapat menyebabkan penyakit botulism.&nbsp;<br><br>Ide riset :<br>- Pengoptimalisasian alat sterilisasi untuk mencegah pertumbuhan bakteri C. botulinum pada makanan kaleng.<br>- Alat untuk mendeteksi keberadaan bakteri C.botulinum pada makanan kaleng.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-22 14:30:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600171344</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Angger Firjatullah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600171797</link>
         <description><![CDATA[<div>Masalah : kurang optimal nya deteksi Campylobacter pada produk unggas dari segi waktu, sensifitas, dan spesifitas&nbsp;<br><br>ide :  Pengembangan Metode Deteksi Cepat pendeteksian dapat difokuskan pada pengembangan metode deteksi lebih cepat dan akurat Ini bisa mencakup penggunaan teknologi molekuler seperti PCR (Polymerase Chain Reaction), metode serologi yang baru, atau teknologi biosensor yang inovatif.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-22 14:31:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600171797</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fitri Yuliani (B1A020065)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600172635</link>
         <description><![CDATA[<div>Masalah: Pengujian keberadaan Salmonella sp. pada telur dapat dilakukan dengan menguji cangkang dan albumin telur, namun uji yang dilakukan pada dua jenis sampel ini tidak selalu memberikan hasil yang sama (contoh hasil uji pada albumin telur negatif Salmonella sp., namun hasil uji pada cangkang telur positif Salmonella spp.), akibatnya pengujian harus dilakukan pada kedua sampel tersebut untuk memberikan informasi yang akurat akibatnya diperlukan lebih banyak waktu, bahan, dan lainnya yang dinilai kurang efektif sehingga diperlukan suatu metode deteksi yang cepat dan akurat.<br><br>Ide riset: Uji <em>Polymerase Chain Reaction </em>(PCR) pada telur ayam guna mendeteksi keberadaan <em>Salmonella sp.</em></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-22 14:31:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600172635</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Shofiyah Rahmah (B1A020069)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600178787</link>
         <description><![CDATA[<div>Permasalahan: Belum ada metode cepat dan praktis untuk deteksi bakteri E.coli yang mencemari air minum.<br><br>Ide riset: Pengembangan metode deteksi E.coli menggunakan eCard dengan bantuan smartphone.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-22 14:36:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600178787</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Edith Nadya Apriliani (B1A020058)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600193115</link>
         <description><![CDATA[<div>Permasalahan: Belum ada metode cepat dalam mendeteksi cemaran toksin yang lolos dari sterilisasi yang terkandung dalam bahan pangan<br><br>Ide riset: Pengembangan kit untuk melakukan uji kandungan toksin pada bahan pangan</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-22 14:46:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600193115</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Enrico Andra Hidayat (B1B020011)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600195663</link>
         <description><![CDATA[<div>Permasalahan :<br>Keracunan akibat memakan tempe bongkrek sudah seringkali didengar. Bakteri Pseudomonas cocovenenans tumbuh pada ampas kelapa akan memproduksi racun toksoflavin dan asam bongkrek. Kedua racun itulah yang mematikan pemakan tempe bongkrek. Asam bongkrek adalah racun yang tidak berwarna. Toksoflavin merupakan antibiotik yang berwarna kuning, senyawa ini tampak jelas jika tempe bongkrek terkontaminasi racun tersebut. Asam bongkrek memiliki daya toksik yang lebih tinggi dibanding toksoflavin. Asam bongkrek bekerja secara akumulatif dan akan menyebabkan kematian mendadak setelah racunnya terkumpul didalam tubuh. Racun tersebut tidak mudah diinaktifkan atau didetoksifikasi maupun diekskresi oleh tubuh. Di dalam tubuh manusia, asam bongkrek dapat menyebabkan peningkatan kadar gula dalam darah akibat mobilisasi glikogen dari hati dan otot.<br><br>Ide riset :<br>Menggunakan fungi Monilla sitophila sebagai pengganti kapang bongkrek<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-22 14:47:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600195663</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dzulkifli Ferdiansyah (B1A020097)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600227518</link>
         <description><![CDATA[<div>Masalah: Aeromonas hydrophila merupakan bakteri penyebab foodborne disease berbahaya yang menyerang umumnya ikan air tawar. Penumbuhan Aeromonas hydrophila pada media umum biasanya menimbulkan kekeliruan saat identifikasi terutama dengan Vibrio. Uji biokimia lanjut seperti katalase dan oksidase harus dilakukan untuk membedakan Aeromonas hydrophila dengan bakteri lain. Hal tersebut tentunya memerlukan waktu yang lama.<br>Ide riset:&nbsp;<br>1. Pengembangan teknologi PCR Assay untuk mengetahui keberadaan Aeromonas hydrophila<br>2. Pengembangan antibakteri Aeromonas untuk ikan air tawar dengan memanfaatkan metabolit sekunder</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-22 15:10:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600227518</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nisa Adabina (B1B020007)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600264387</link>
         <description><![CDATA[<div>Permasalahan :&nbsp;<br>Penggunaan bahan pengawet pada makanan yang beredar di masyarakat sangat mengkhawatirkan, terlebih seringkali banyak produk makanan yang menggunakan boraks/ formalin sebagai bahan pengawet yang sangat berbahaya bagi manusia. Namun, sulit bagi masyarakat untuk mengidentifikasi kandungan formalin pada makanan secara kimia. Oleh karena itu diperlukan nya alternatif cara yang sederhana untuk menguji kandungan formalin pada makanan<br><br>Ide Riset :<br>1.&nbsp; Uji identifkasi dengan menggunakan getah pepaya muda&nbsp;<br>2. Uji identifikasi dengan menggunakan kunyit<br>3. Sosialisasi uji identifikasi boraks dan formalin dengan cara yang mudah untuk dilakukan di rumah kepada masyarakat</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-22 15:38:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600264387</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Anindya Puspaning Tyas (B1A020012)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600273922</link>
         <description><![CDATA[<div>Permasalahan :<br>Pembusukan pada makanan sudah banyak dijumpai di hampir semua jenis makanan. Salah satu produk makanan yang cepat sekali membusuk adalah roti tawar. Pembusukan pada roti tawar didominasi oleh jamur Aspergillus yang pertumbuhannya sangat cepat.<br><br>Ide Riset :<br>Uji terkait penekanan pertumbuhan jamur Aspergillus penyebab pembusukan makanan pada roti tawar.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-22 15:46:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600273922</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aida Atsiyl Saraswati (B1A020101)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600286196</link>
         <description><![CDATA[<div>Permasalahan :&nbsp;<br><br></div><div>Kurangnya kewaspadaan dan cara cepat untuk pendeteksian terhadap pencemaran bakteri <em>Toxoplasma gondii</em> pada bahan makanan seperti pada daging, ikan, sayur, buah maupun air.&nbsp;<br><br></div><div>Ide Riset :&nbsp;<br><br></div><div>-&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Mengadakan <em>talkshow</em> terkait tentang bahaya dari <em>Tocoplasma gondii</em> serta bagaimana cara penularan dan penanggulangan bila terinfeksi bakteri tersebut.&nbsp;</div><div>-&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Mengembangkan cara test uji labolatorium untuk deteksi bakteri tersebut dengan waktu yang lebih cepat dengan harga yang terjangkau<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-22 15:56:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600286196</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Azwar Anas (B1A020057)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600324103</link>
         <description><![CDATA[<div>Masalah : Keracunan makanan akibat oncom yang terkontaminasi jamur lain seperti Aspergillus flavus penghasil racun aflatoksin yang dikenal sebagai pemicu risiko kanker.<br><br>Ide Riset : Pengembangan alat pendeteksi kontaminasi pada oncom dengan teknologi sensor yang dapat diaplikasikan dalam skala industri rumahan. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-22 16:28:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600324103</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Karina Ayu F (B1A020098)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600391875</link>
         <description><![CDATA[<div>Permasalahan:&nbsp;<br>Masih minimnya keamanan pangan pada jajanan anak sekolah yang dapat menyebabkan penyakit berbahaya akibat keracunan makanan (food borne diseases). Hal ini disebabkan karena masih sering ditemui penggunaan bahan-bahan toksik berbahaya yang sebenarnya dilarang penggunaannya, seperti boraks, rodhamin B, ataupun formalin. Dapat pula disebabkan oleh pengolahan makanan yang tidak benar baik dari sanitasi maupun bahan yang digunakan.<br><br>Ide riset:<br>Melakukan uji rutin pengecekan sampel jajanan anak sekolah, membentuk aturan standar kantin sehat, melakukan sosialisai terhadap para anak-anak sekolah dan pedangan tentang bahaya food borne diseases, dan melakukan pengawasan ketat terhadap penjualan makanan di lingkungan sekolah.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-22 17:27:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2600391875</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Najwa D.N.A B1A020124</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2601042093</link>
         <description><![CDATA[<div>Kontaminasi bakteri Escherichia coli pada makanan pedagang kaki lima. Escherichia coli ini berbahaya karena meng-hasilkan toksin yang secara umum dikenal dengan istilah<br>shiga toxin.&nbsp;<br><br>Ide: dilakukan penelitian lanjutan untuk memperkuat dan mendapatkan faktor-faktor lain yang dapat menyebabkan terjadinya kontaminasi E. coli pada makanan yang<br>dijajakan oleh PKL, perlu dilakukan pengawasan rutin terhadap kualitas bakteriologis makanan maupun minuman yang dijualnya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-23 04:12:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2601042093</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Rizkia Rihhadatul ‘Aisy (B1A020114)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2601308871</link>
         <description><![CDATA[<div>Masalah : Proses produksi kulit lumpia yang rentan terkontaminasi mikroba karena praktik hygine dan sanitasi saat produksi yang belum sesuai dengan ketentuan (pembuatan langsung dengan tangan)<br><br>Solusi : Uji Laboratorium Cemaran Mikroba Pada Kulit Lumpia dari Coliform dan E. Coli</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-23 07:29:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2601308871</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: Witri Muetia (B1A020087)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2602516094</link>
         <description><![CDATA[<div>Masalah: Bahaya biologis yang mempengaruhi keamanan daging kurban dan domba kurban yang disebabkan oleh Escherichia coli<br><br>Ide: Daging kurban harus aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH). Daging berpotensi menjadi media pertumbuhan mikrob seperti bakteri, karena daging memiliki nutrisi yang tinggi. Salah satu bakteri yang memengaruhi keamanan daging kambing dan domba kurban adalah cemaran Escherichia coli. Escherichia coli merupakan flora normal pada usus manusia maupun hewan yang kemudian dikeluarkan melalui feses. Salah satu strain patogenik dari E. coli adalah E. coli&nbsp; yang ditemukan di feses. Cemaran E. coli yang bersifat patogenik dapat menimbulkan foodborne disease. Gejala umum infeksi E. coli diantaranya diare berdarah, muntah, nyeri abdomen, dan kram perut. maka dari itu pelu diadakan pengukuran tingkat&nbsp;<br>cemaran dan menentukan faktor risiko cemaran Escherichia coli pada daging kambing dan domba kurban</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-24 02:08:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2602516094</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dea Yuniar Indikasuri</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2603628679</link>
         <description><![CDATA[<div>Masalah: Bakteri Yersinia enterocolitica penyebab keracunan makanan pada proses produksi dam penyimpanan makanan.<br>Genus Yersinia masih merupakan famili Enterobacteriaceae. Spesies Y. Enterocolitica merupakan bakteri Gram negatif yang menjadi penyebab penyakit saluran pencernaan dikenal dengan yersiniosis yaitu diare, sakit perut, demam dan muntah. Gejala lebih parah dapat timbul di anak-anak yang terinfeksi. Bakteri ini sumber utamanya berada di babi yang terinfeksi, terutama di mulut dan saluran pencernaan babi. Bakteri ini dapat hidup di suhu 0-4 derajat C, dan menghasilkan toksin pada suhu 4-8 derajat C, sehingga menjadi masalah yang besar dalam produksi dan penyimpanan makanan.<br>Solusi: Penanggulangan penyakit yaitu dilakukan dengan melakukan diagnosis infeksi melalui pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan laboratorium memungkinkan untuk mengetahui dan menentukan jenis organisme penyebabnya. Selain itu jika mengalami penyakit foodborne deseases sebaiknya dilakukan perawatan dan penyembuhan yang tepat disesuaikan dengan penyakit tersebut.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-24 17:43:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2603628679</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fariddzaky Ilham Samudra </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2604230229</link>
         <description><![CDATA[<div>Masalah:<br><br>Escherichia coli merupakan bakteri yang dapat bersifat patogen pada manusia apabila terlalu banyak terinduksi pada tubuh. Cemaran bakteri E. coli dapat ditemukan pada berbagai macam makanan olahan maupun tidak yang kurang higenis. Air merupakan salah satu media perantara dan media tumbuh bagi bakteri E. coli sehingga ada kemungkinan bakteri tersebut mengontaminasi makanan contohnya selama.<br><br>Ide:<br><br>perlu adanya uji rutin terkait cemaran air bersih serta adanya alat yang memudahkan dalam pemantauan tingkat cemaran air</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 04:21:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2604230229</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Riska Puspitaningrum (B1A020016)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2604255623</link>
         <description><![CDATA[<div>Masalah:&nbsp;<br>Salmonella adalah genus bakteri enterobakteria Gram-negatif berbentuk tongkat yang menyebabkan demam tifoid, demam paratipus, dan keracunan makanan. Spesies-spesies Salmonella dapat bergerak bebas dan menghasilkan hidrogen sulfida. Bahaya Kesehatan gas H2S ini sangat berbahaya karena dengan konsentrasi tinggi dapat menyebabkan syok, kejang, tidak bisa bernafas, bahkan bisa berujung kematian. Nah kebanyakan bakteri Salmonella sp. berasal dari telur, sedangkan banyak produk pangan Indonesia yang menggunakan telur seperti yang terdapat pada pedagang kaki lima sehingga memiliki kemungkinan yang besar untuk terpapar oleh bakteri Salmonella lebih besar.&nbsp;<br><br>Ide riset solusi:<br>Perlu mengembangkan suatu teknologi berupa alat atau aplikasi pada smartphone yang dapat mendeteksi bakteri Salmonella penghasil H2S pada produk pangan yang dapat digunakan oleh orang awam tanpa melewati uji laboratorium terlebih dahulu.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-25 04:43:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achmaddinoto/piowupagyyjvyouv/wish/2604255623</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
