<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>TUGAS KELOMPOK KLS XII IPS 1 by DISKUSI GEOGRAFI</title>
      <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h</link>
      <description>WILAYAH DAN PERWILAYAH</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2015-02-03 00:22:48 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-01-21 12:53:20 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>http://d262le4z25sx36.cloudfront.net/portraits/brainstorm.jpg</url>
      </image>
      <item>
         <title>TUGAS</title>
         <author>kasmangeo27</author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48286450</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Tuliskan pengertian wilayah </p><p>2. Tuliskan pengertian perwilayahan</p>3. T<span style="font-size: 12.800000190734863px;">uliskan pengertian wilayah&nbsp;</span><div><span style="font-size: 12.800000190734863px;">     formal </span><span style="font-size: 12.800000190734863px;">menurut R.S. Platt</span><span style="font-size: 12.800000190734863px;"><br></span><p><span>4. T</span>uliskan pengertian wilayah&nbsp;</p><p>    formal menurut A.J. Herbertson</p><p><span>5. Tu</span>liskan pengertian wilayah&nbsp;</p><p>    fungsional menurut Carlo Sauer</p><p><span>6. T</span>uliskan pengertian wilayah&nbsp;</p><p>     fungsional menurut Mc. Kenzie</p><p>7. Jelaskan ciri-ciri perwilayahan   &nbsp;</p><p><span style="font-size: 12.800000190734863px;">    dalam geografi</span>
</p><p><span>8. Jelaskan</span> ciri-ciri perwilayahan
secara umum</p>

</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 00:29:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48286450</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muh.Sultan Bolkia Saputra / Nadya ariesandy </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48296590</link>
         <description><![CDATA[<p>Pengertian wilayah dan perwilayahan</p><p>- <span style="text-indent: 72px; white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);">Wilayah merupakan daerah tertentu yang didalamnya tercipta kesamaan struktur ekonomi dan sosial sebagai perwujudan antara faktor lingkungan dan sosial (demografis).</span></p><p style="text-indent: 0px;"><span style="text-indent: 72px; white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);">- Perwilayahan adalah&nbsp;</span><span style="text-indent: 72px; white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);">usaha membagi permukaan bumi dengan tujuan tertentu.</span></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 03:07:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48296590</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Generalisasi Wilayah.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48296999</link>
         <description><![CDATA[<p>Wahyuni</p><p>Anugrah Pratiwi</p><p>Soal : </p><p>1. Jelaskan pengertian generalisasi wilayah.</p><p>2. Tuliskan salah satu komponen peta yang mempengaruhi generalisasi wilayah.</p><p>Jawaban :</p><p>1.Generalisai wilayah adalah usaha membagi permukaan bumi menjadi beberapa bagian. Generalisasi dilakukan dengan cara mengubah/menghilangkan faktor - faktor tertentu yang dianggap kurang penting / tidak relevan.</p>2. Skala peta merupakan komponen yang paling penting dalam peta dan sangat mempengaruhi derajat generalisasi wilayah tertentu. Akibat dari penggunaan peta dengan skala berbeda a.l :

ü  Makin besar skala peta yang digunakan, makin kecil derajat generalisasi wilayah yang dilakukan

ü  Makin kecil skala peta yang digunakan , makin besar derajat generalisasi wilayah yang dilakukan.]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 03:18:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48296999</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pengertian pusat pertumbuhan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48297102</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama:</p><p><b>M. Saleh Akbar</b></p><p><b>Naif Amir</b></p><p><em>Soal:&nbsp;</em></p><p><i>apa yang dimaksud  pusat pertumbuhan?</i></p><p><i>Jawaban:</i></p><p><em>Pusat pertumbuhan&nbsp;</em>ialah wilayah atau kawasan yang pertumbuhannya sangat pesat sehingga karena kepesatannya itu dijadikan sebagai pusat pembangunan yang memengaruhi kawasan-kawasan lain di sekitarnya. pusat pertumbuhan akan mendorong perkembangan wilayah sekitarnya. Pusat pertumbuhan yang muncul di suatu wilayah dipengaruhi oleh karakteristik wilayahnya. dengan adanya kawasan-kawasan yang dijadikan pusat pertumbuhan itu, diharapkan kawasan-kawasan di sekitarnya turut terpengaruh dan terpicu untuk maju.  Beberapa contoh kawasan yang merupakan pusat pertumbuhan, antara lain kota Jakarta – Bogor – Tangerang – Bekasi atau Jabotabek, pusat industri Batam, segitiga pertumbuhan Singapura – Johor – Riau atau segitiga SIJORI, dan sebagainya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 03:20:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48297102</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Teori yang mendasari pusat pertumbuhan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48297169</link>
         <description><![CDATA[<p>VIRA ARYANI DAN ALMATEZA TRISAPUTRI</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 03:21:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48297169</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Teori &amp;amp; Hirarki Tempat Sentral</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48297180</link>
         <description><![CDATA[<p><b><i>Muhammad Rachdani FT</i></b></p><p><b><i>Biondi Muliyadi</i></b></p><p><b>Soal </b>:</p><p>1.Menjelaskan Teori Tempat Sentral</p><p>2. Menjelaskan Hiraki Tempat Sentral</p><p><span style="font-size: 13px;"><b>Jawab </b>:</span><br></p><p><b><i>1.Teori Tempat Sentra</i></b>l menurut Walter Christaller (1933) dengan model tempat sentral <i>(central lace model) </i>mengemukakan bahwa tanah yang positif adalah tanah yang mendukung pusat kota. Tempat sentral merupakan pusat kota yang memiliki tingkat aktivitas yang tinggi. Berdasarkan prinsip aglomerasi <i>(scale economic </i>atau ekonomi skala menuju efisiensi atau kedekatan menuju sesuatu), ekonomi kota besar menjadi pusat daerahnya sendiri dan pusat kegiatan yang lebih kecil. Sehingga dapat diartikan bahwa kota kecil bergantung pada tersedianya dan adanya kegiatan yang ada pada kota besar.</p><p><i><b>2.Hiraki tempat sentral</b></i> dapat dibedakan menjadi 3 jenis :</p><p>1.Tempat sentral yang berhirarki 3 ( K=3 )Merupakan pusat pelayanan yang berupa pasar yang senantiasa menyediakan barang-barang bagi daerah sekitarnya, memudahkan kebutuhan pelayanan seluas mungkin atau disebut juga dengan ‘kasus pasar optimal’.</p><p>2.Tempat sentral yang berhirarki 4 ( K=4 )Merupakan situasi lalu lintas yang optimum. Maksudnya, daerah tersebut dan daerah sekitarnya yang terpengaruh tempat sentral itu senantiasa memberikan kemungkinan jalur lalu lintas yang paling efisien. Prinsipnya adalah bagaimana meminimumkan jarak penduduk untukmendapatakan pelayanan fungsi di tempat pusat.</p><p>3.Tempat sentral yang berhirarki 7 ( K=7 )Merupakan situasi administratif yang optimum. Maksudnya, tempat sentral ini mempengaruhi seluruh bagian wilayah-wilayah tetangganya. Prinsipnya adanya kemudahan dalam rentang kendali pengawasan pemerintahan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 03:22:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48297180</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Klasifikasi Wilayah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48297196</link>
         <description><![CDATA[<p>A. Annisa Primadini P</p><p>A. Ayu Anindita</p><p>1.&nbsp;<span style="font-size: 13px; -webkit-text-size-adjust: 100%;">Klasifikasi wilayah adalah usaha untuk menggolongkan wilayah secara sistematis ke dalam bagian-bagian tertentu.</span></p><p>2.&nbsp;</p><p><span style="white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);"><span lang="EN-US" style="text-indent: -18pt;">a.&nbsp;</span><span lang="EN-US" style="text-indent: -18pt;">Perbedaan jenis dalam klasifikasi wilayah</span></span></p><p><span style="font-size: 13px; background-color: rgba(255, 255, 255, 0); white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%;">sangat diperlukan untuk mendapatkan gambaran tentang karakteristik suatu wilayah.</span></p><div class="MsoNormal" style="font-style: normal; font-variant: normal;"><span lang="EN-US" style="font-size: 13px; white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%;">&nbsp;b.&nbsp;</span><span lang="EN-US" style="font-size: 13px; white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%;">Perbedaan tingkat dalam klasifikasi wilayah</span></div><div class="MsoNormal" style="font-style: normal; font-variant: normal;"><span lang="EN-US" style="white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);">guna membuat perbedaan tingkat dalam klasifikasi wilayah.</span></div><div class="MsoNormal" style="font-style: normal; font-variant: normal;"><span lang="EN-US" style="white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);"><br></span></div><div class="MsoNormal"><span style="white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%;">Dapat dilakukan dengan 2 metode, yaitu:&nbsp;</span></div><div class="MsoNormal"><span style="white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%;">A)        Metode interval</span></div><div class="MsoNormal"><span style="white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%;">Harus memperhatikan parameter kelas yang dgunakan sebagai dasar penggolongan. Makin banyak kelas yang digunakan, makin kecil interval kelas sehingga makin banyak informasi yang dapat diperoleh dari data yang bersangkutan.</span></div><div class="MsoNormal"><span style="white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%;">B)        Metode hierarki</span></div><div class="MsoNormal"><span style="white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%;">Dalam metode ini tiap kelas mempunyai hubungan dengan kelas -kelas di bawahnya/   
 diatasnya. Hal itu karena orde yang lebih tinggi merupakangabungan dari kelas - kelas dibawahnya.</span><span style="font-style: normal; font-variant: normal;">
</span></div><div class="MsoNormal" style="font-style: normal; font-variant: normal;"><br></div><div class="MsoNormal" style="font-style: normal; font-variant: normal;">3. Bentuk-bentuk klasifikasi wilayah</div><div class="MsoNormal" style="font-style: normal; font-variant: normal;">A. Wilayah homogen</div><div class="MsoNormal" style="text-align: start; text-indent: 0px; font-style: normal; font-variant: normal;"><span style="font-style: normal; font-variant: normal; text-align: justify; text-indent: 37.7952766418457px; white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);">Wilayah homogen adalah wilayah yang dipandang dari aspek/criteria mempunyai sifat-sifat atau ciri-ciri yang relatif sama.</span><br></div><div class="MsoNormal" style="text-align: start; text-indent: 0px; font-style: normal; font-variant: normal;"><span style="font-style: normal; font-variant: normal; text-align: justify; text-indent: 37.7952766418457px; white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);">B. Wilayah nodal</span></div><div class="MsoNormal" style="text-align: start; text-indent: 0px; font-style: normal; font-variant: normal;"><span style="white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);"><span style="font-style: normal; font-variant: normal; text-align: justify; text-indent: 37.7952766418457px;">Wilayah nodal (</span><i style="font-variant: normal; text-align: justify; text-indent: 37.7952766418457px;">nodal region</i><span style="font-style: normal; font-variant: normal; text-align: justify; text-indent: 37.7952766418457px;">) adalah wilayah yang secara fungsional mempunyai ketergantungan antara pusat (inti) dan daerah belakangnya (</span><i style="font-variant: normal; text-align: justify; text-indent: 37.7952766418457px;">interland</i><span style="font-style: normal; font-variant: normal; text-align: justify; text-indent: 37.7952766418457px;">).</span></span><span style="font-style: normal; font-variant: normal; text-align: justify; text-indent: 37.7952766418457px; white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);"><br></span></div><div class="MsoNormal" style="text-align: start; text-indent: 0px; font-style: normal; font-variant: normal;"><span style="font-style: normal; font-variant: normal; text-align: justify; text-indent: 37.7952766418457px; white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);">C. Wilayah administratif</span></div><div class="MsoNormal" style="text-align: start; text-indent: 0px; font-style: normal; font-variant: normal;"><span style="font-style: normal; font-variant: normal; text-align: justify; text-indent: 37.7952766418457px; white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);">Wilayah Administratif adalah wilayah yang batas-batasnya di tentukan berdasarkan kepentingan administrasi pemerintahan atau politik, seperti propinsi, kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan, dan RT/RW.&nbsp;</span><span style="font-style: normal; font-variant: normal; text-align: justify; text-indent: 37.7952766418457px; white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);"><br></span></div><div class="MsoNormal" style="text-align: start; text-indent: 0px; font-style: normal; font-variant: normal;"><span style="font-style: normal; font-variant: normal; text-align: justify; text-indent: 37.7952766418457px; white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);">D. Wilayah perencanaan</span></div><div class="MsoNormal" style="text-align: start; text-indent: 0px; font-style: normal; font-variant: normal;"><span style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0);"><span style="white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; font-style: normal; font-variant: normal; text-align: justify; text-indent: 37.7952766418457px;">Mendefinisikan wilayah perencanan (</span><i style="white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; font-variant: normal; text-align: justify; text-indent: 37.7952766418457px;">planning region</i><span style="white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; font-style: normal; font-variant: normal; text-align: justify; text-indent: 37.7952766418457px;">&nbsp;atau&nbsp;</span><i style="white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; font-variant: normal; text-align: justify; text-indent: 37.7952766418457px;">programming region</i><span style="font-style: normal; font-variant: normal; text-align: justify; text-indent: 37.7952766418457px;"><span style="white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%;">) sebagai wilayah yang memperlihatkan koherensi atau kesatuan keputusan-keputusan ekonomi</span>.</span></span></div><div style="font-style: normal; font-variant: normal; border-style: none; padding: 0cm 0cm 1pt;"></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 03:22:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48297196</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fase-Fase Pertumbuhan Suatu Wilayah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48297235</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : <br></p><p><i><b>Muhammad agung dharmawan</b></i></p><p><i><b>Pratama Fadjrul Islam</b></i></p><p>Pertanyaan Soal :</p><p><b>Bagaimanakah Fase-Fase Pertumbuhan Suatu Wilayah?</b></p><p>Jawaban :</p><p> fase-fase pertumbuhan suatu wilayah antara lain: <span><br></span></p><p><span><b>A.</b><span>&nbsp; </span></span><b>Fase praindustri</b>,</p><p><i>Suatu wilayah yang belum maju atau berkambang ditandai adanya kota-kota kecil
 yang tersebar merata disuatu wilayah. Setiap kota tidak mendominasi 
kota lain, sehingga setiap kota hanya dapat melayani wilayahnya sendiri. </i> <span><b><br></b></span></p><p><span><b>B.</b><span>&nbsp;<i> </i></span></span><b>Fase industri awal</b><i><br></i></p><p><i>Salahsatu kota kecil berkembang lebih cepat daripada kota kecil lainnya 
sehingga tumbuh menjadi kota besar (primate city) dan wilayah inti (core
 region) karena kota kecil tersebut mempunyai kelebuhan SDM dan SDA. 
Pada fase ini terjadi perpindahan tenaga terampil dan modal dari daerah 
pinggiran (periphery) menuju kota besar.</i><span><b> <br></b></span></p><p><span><b>C</b>.<span>&nbsp; </span></span><b>Fase transisi Industri</b><i><br></i></p><p><i>yang kurang berkembang di primate city masih mendominasi sebagian besar
 wilayah, tetapi tidak sekuat pada fase industri awal karena sekitar 
primate city mulai berkembang pusat-pusat pertumbuhan lain. Fase ketiga 
ini belum stabil karena masih terdapat kanting-kantong wilayah yang 
terbelakang (back wardeness) di daerah periphery (pinggiran).</i></p><p> <span><b>D.</b><span>&nbsp; </span></span><b>Fase integrasi sosial </b><i><br></i></p><p><i>Setiap kota telah berkembang sesuai dengan hierarkinya sehingga sudah 
terbentuk pusat-pusat pertumbuhan yang lain. Pada fase ini, setiap 
wilayah telah terintegrasi secara menyeluruh dan tidak ditemukan lagi 
kantong-kantong wilayah yang terbelakang. Dengan memahami beberapa fase 
terbentuknya pertumbuhan wilayah, kita dapat menentukan batas wilayah 
pertumbuhan. Batas wilayah pertumbuhan dapat ditentukan<span>&nbsp; dengan
 melihat kesesuaian antara karakteristik wilayah dan karakteristik fase 
pertumbuhan wilayah. </span></i></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 03:23:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48297235</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Teori Kutub Pertumbuhan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48297397</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 03:27:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48297397</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Wilayah Formal </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48297540</link>
         <description><![CDATA[<p>Sitti Nurfajriani Syam</p><p><span style="font-size: 13px; -webkit-text-size-adjust: 100%;">Dwiyani Rahmayanti</span></p><p><span style="font-size: 13px; -webkit-text-size-adjust: 100%;"><br></span></p><p>SOAL</p><p>1.Apasih pengertian wilayah formal menurut R.S Platt itu?</p><p>2.Apasih pengertian wilayah menurut A.J Herbertson itu?</p><p>3.coba uraikan kesimpulan anda mengenai pengertian wilayah formal menurut ahli tersebut!</p><p>JAWAB</p><p>1.Menurut R.S Platt Wilayah formal adalah wilayah tertentu yang keberadaannya dikenal berdasarkan homogenitas umum baik atas dasar karakteristik lahan maupun huniannya.</p><p>2.Menurut A.J Herbertson Wilayah adalah komplek tanah, air, udara, tumbuhan, hewan, dan manusia dengan hubungan khusus yang secara bersama-sama membentuk suatu ciri tertentu diatas permukaan bumi.</p><p>3.Kesimpulannya wilayah formal adalah suatu kawasan geografi yang  menunjukkan banyak kesamaan seperti kesamaan fisik alam, iklim dan lain-lain serta homogen.</p><p>Contoh wilayah formal berupa wilayah Asia Timur, wilayah Eropa Barat, wilayah Pesisir Timur Sumatera, wilayah Pesisir Selatan Jawa</p><div style="color: rgba(0, 0, 0, 0.701961); font-family: UICTFontTextStyleBody; font-size: 19px; font-style: normal; font-variant: normal; line-height: normal; white-space: normal;  text-decoration: -webkit-letterpress; text-indent: -24px;"><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://d20uo2axdbh83k.cloudfront.net/20150203/d4463040e7cbfce3794c1f18286fb917/AC16.jpg" />
         <pubDate>2015-02-03 03:31:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48297540</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Faktor-faktor Pertumbuhan suatu wilayah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48297545</link>
         <description><![CDATA[<p><b>Muhammad Dzakir Afdhol</b></p><p><b>Indriani Putri Zakinah</b></p><p><b><br></b></p><p>Soal </p><p>Faktor apa yang mendorong pertumbuhan suatu wilayah</p><p>Jawaban:</p><p>A. Faktor Alam : Pegunungan, dataran tinggi, dataran rendah, cuaca, iklim, rawa-rawa, kesuburan tanah</p><p>B. Faktor ekonomi : Perbedaan kebutuhan antara tempat yang satu dengan yang lain</p><p>C. Faktor industri : kebutuhan tenaga kerja, tempat tinggal, peralatan rumah</p><p>D Faktor sosial : Pendidikan, pendapatan, dan kesehatan</p><p>E. Faktor lalu lintas : Jenis transport, kondisi jalan, dan fasilitas lau lintas.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 03:31:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48297545</guid>
      </item>
      <item>
         <title>&amp;nbsp;Wilayah Fungsional&amp;nbsp;</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48297586</link>
         <description><![CDATA[<p>Zahra Ramadhanty R</p><p>A.Husnul Amalia</p><p>1.Apa pengertian wilayah fungsional menurut McKenzie</p><p>2. Apa pengertian wilayah fungsionalmenurut</p><p>3. kesimpulan pengertian wilayah fungsional</p><p>jawaban: </p><blockquote style="margin: 0 0 0 40px; border: none; padding: 0px;"><blockquote style="margin: 0 0 0 40px; border: none; padding: 0px;"><p>1. `</p></blockquote></blockquote>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 03:31:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48297586</guid>
      </item>
      <item>
         <title>andi sakinah putri a/ Hariratul jannah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48298763</link>
         <description><![CDATA[<p>1. apakah ciri ciri dari perwilayahan secara geografi</p><p>2. apakah ciri ciri dari perwilayahan secara umum</p><p>jawaban:</p><p>1. secara geografi: </p><p>     - perwilayahan berciri tunggal yaitu penetapan regional atau wilayah yang didasarkan pada salah satu aspek geografi</p><p>contoh : kemiringan lereng dapat menunjukkan ketampakan dari suatu daerah apakah termasuk daerah yang datar,landai,atau terjal. disini lokasi suatu daerah hanya dilihat dari satu aspek geografi yaitu derajat kemiringan lereng</p><p>    - perwilayahan berciri majemuk yaitu penetapan wilayah yang didasarkan pada beberapa faktor geografi</p><p>contoh : penetapan wilayah berdasarkan iklim yaitu iklim tropis,subtropis,sedang,dan dingin.</p><p>dikatakan berciri majemuk karena iklim terbentuk dari beberapa unsur seperti suhu,curah hujan, dan angin.</p><p>    - perwilayahn berciri keseluruhan yaitu penetapan wilayah yang didasrkan pada banyak faktor menyangkut lingkungan alam,biotik,dan manusia</p><p>2. secara umum :</p><p>   -wilayah homogen merupakan wilayah yang memiliki satu parameter dgn sifat atau ciri yang hampir sama </p><p>   - wilayah nodal merupakan wilayah yang secara fungsional memiliki sifat saling ketergantungan  antara daerah pusat dgn daerah disekitarnya.</p><p>   - wilayah perencanaan dapat diartikan sebagai wilayah yang menggambarkan kesatuan-kesatuan keputusan ekonomi. wilayah perencanaan memiliki ciri -ciri sebagai berikut:</p><p>       a. masyarakat yang berada diwilayah perencanaan mempunyai kesadaran terhadap permasalahn yang dihadapi daerah </p><p>      b. memiliki kemampuan untuk merubah industri yang dilaksanakan sesuai dengan tenaga kerja yang tersedia</p><p>     c. menggunakan salah satu model perencanaan</p><p>  -wilayah administrasi merupakan wilayah yang mendasarkan pada kepentingan administrasi pemerintahan dengan batas yang telah ditentukan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 03:46:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48298763</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pembagian wilayah pembangunan di indonesia </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48298801</link>
         <description><![CDATA[<p>A Muh Fiqram Rasyid </p><p>A M Deri Indra </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 03:47:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48298801</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Spread Effect dan Backwash Effect</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48299096</link>
         <description><![CDATA[aulia natazha<br>sofia chairunnisa umrah<br><br>

<p>“Back-wash Effects” adalah kurang maju dan kurang mampunya daerah-daerah miskin
untuk membangun dengan cepat disebutkan pula oleh terdapatnya beberapa keadaan
yang disebut Myrdall. </p>
<p><b>“</b><i>spread
effects</i><b>”</b>
(pengaruh menyebar), tetapi pada umumnya <i>spread-effects </i>yang terjadi
adalah jauh lebih lemah dari <i>back-wash effectsnya</i> sehingga secara
keseluruhan pembangunan daerah yang lebih kaya akan memperlambat jalannya pembangunan
di daerah miskin.</p>

<p>Perbedaan pandangan kedua tokoh
tersebut adalah bahwa <b>Myrdall </b>tidak percaya bahwa keseimbangan daerah
kaya dan miskin akan tercapai, sedangkan <b>Hirschman</b> percaya, sekalipun
baru akan tercapai dalam jangka panjang.</p>
<p>Spread effects adalah makin
berkurangnya kualitas pertanian masyarakat miskin akibat dampak negatif dari
polusi yang disebabkan oleh masyarakat wilayah kaya.</p>

<p>Backwash effects  adalah
makin bertambahnya permintaan masyarakat suatu wilayah kaya atas hasil-hasil
dari masyarakat miskin berupa bahan makanan pokok seperti beras yang sumbernya
dari pertanian masyarakat wilayah miskin.</p>

<br>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 03:52:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48299096</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menganalisis batas wilayah secara kualitatif dan kuantitatif</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48299461</link>
         <description><![CDATA[<p>Muh.Radhi Abdullah</p><p>M aby rafdy syarif</p><p>Jawaban:</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 03:57:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48299461</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KAWASAN PENGEMBANGAN EKONOMI TERPADU </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48299491</link>
         <description><![CDATA[<p>MUH. ILHAM HAYADI</p><p>ANDI WIRAWAN RW</p><p>JAWABAN:</p><p>kapet adalah wilayah geografis dan batas2 tertentu yang memiliki potensi untuk dapat tumbuh dan mempunyai sektor unggulan yang dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi wilayah dan sekitarnya dan memerlukan dana infestasi yang besar bagi pengembangannya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 03:58:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48299491</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menentukan Batas Wilayah Pertumbuhan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48299533</link>
         <description><![CDATA[<p>M. Yogi Alfadillah</p><p>M. Ade Putra</p><p>Soal :</p><p>Menentukan Batas Wilayah Pertumbuhan </p><p>Jawab :</p><p>Batas wilayah pertumbuhan merupakan batas pengaruh terluar suatu wilayah yang mengalami pertumbuhan. Suatu wilayah yang sedang tumbuh memiliki batas-batas pengaruh yang berbeda-beda.Bagaimanakah cara penentuan batas wilayah pertumbuhan? Bagaimana pengaruh yang ditimbulkannya?1. Penentuan Batas Wilayah PertumbuhanSebuah pusat pertumbuhan memiliki daerah pengaruh yang jumlahnya lebih dari satu. Hal ini disebabkan pusat pertumbuhan menawarkan berbagai jenis barang dan pelayanan. Pengaruh pusat pertumbuhan terhadap daerah sekitarnya berkurang seiring dengan jarak. Semakin jauh jaraknya maka semakin kecil pengaruhnya dan semakin rendah tingkat pelayanannya.Di Inggris, untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kota terhadap daerah sekitarnya dilakukan dengan menyusun indeks. Indeks tersebut menunjukkan keterkaitan kota dengan daerah di sekelilingnya. Indeks tersebut meliputi hal-hal sebagai berikut.a. Distribusi surat kabar lokal dengan daerah sekitarnya.b. Pelayanan transportasi umum.c. Penjualan barang dengan eceran di kecamatan oleh pedagang besar di kota.d. Persebaran sekolah-sekolah tertentu.e. Banyaknya pelajar dan jauh dekatnya jarak asal para pelajar tersebut.f. Wilayah cakupan pelayanan dari rumah sakit pusat.g. Wilayah persebaran berita atau hiburan lewat siaran radio.Selain berdasarkan indeks di atas, untuk menentukan batas wilayah pertumbuhan dapat dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif.a. Secara KualitatifPenentuan batas wilayah pertumbuhan secara kualitatif, antara lain dilakukan dengan melakukan survei langsung atau kunjungan. Dengan begitu kamu akan mengetahui secara langsung batas-batas pertumbuhan wilayah. Misalnya dengan mengunjungi perbatasan kota, desa, atau provinsi.Selain itu, penentuan batas pertumbuhan secara kualitatif juga dapat dilakukan dengan interpretasi foto udara atau citra satelit. Penentuan batas pertumbuhan didasarkan pada warna, rona, tekstur, dan pola yang ada dalam foto udara atau citra satelit.b. Secara KuantitatifPenentuan batas wilayah pertumbuhan secara kuantitatif, merupakan cara penentuan batas wilayah berdasarkan ukuranukuran dari variabel tertentu. Penentuan ini dapat dilakukan dengan perhitungan matematis, antara lain dengan rumus teori titik henti.Model ini dikemukakan oleh William J. Reilly. Teori ini dapat digunakan untuk menentukan lokasi unit usaha ekonomi, sarana kesehatan, atau sarana pendidikan. Rumus model titik henti:Contoh soal:Jumlah penduduk wilayah pertumbuhan A adalah 5.000 orang, wilayah pertumbuhan B adalah 1.000 orang. Jarak antara wilayah pertumbuhan A dan B adalah 20 km. Berapa lokasi titik henti antara A dengan B?Jawab:Jadi, lokasi titik henti antara wilayah pertumbuhan A dan B adalah 6,18 km diukur dari wilayah pertumbuhan B. Apakah arti angka tersebut? Hal itu menunjukkan wilayah B pertumbuhan wilayahnya memiliki jangkauan yang lebih dekat dibandingkan dengan wilayah A. Dengan kata lain, wilayah A memberikan pelayanan barang maupun jasa jangkauannya lebih jauh dibandingkan dengan wilayah B.2. Interaksi Wilayah PertumbuhanBerdasarkan data empiris (pengamatan di lapangan), apabila dua wilayah pertumbuhan saling berinteraksi maka salah satunya mempunyai pengaruh yang lebih kuat. Interaksi yang terjadi antarwilayah pertumbuhan dapat dilihat dari beberapa aspek. Interaksi antarwilayah pertumbuhan dapat dilihat dari tiga aspek sebagai berikut.a. Aspek Ekonomi1) Jaringan jalan yang menghubungkan dua wilayah pertumbuhan menjadikan transportasi lancar, sehingga merangsang kegiatan ekonomi di kedua wilayah itu.2) Wilayah pertumbuhan A menjadi produsen barang-barang yang dibutuhkan di wilayah pertumbuhan B, sehingga barangbarang dari A dikirim ke B.3) Lalu lintas yang lancar antarwilayah pertumbuhan akan menekan harga kebutuhan di kedua wilayah.4) Wilayah pertumbuhan A dapat menjadi pasar bagi barangbarang yang diproduksi di wilayah pertumbuhan B dan sebaliknya.b. Aspek Sosial1) Mobilitas dari berbagai latar belakang sosial ekonomi dan berbagai tujuan yang berbeda terjadi antarwilayah pertumbuhan.2) Tenaga kerja dari luar wilayah pertumbuhan yang bekerja dan mencari nafkah di suatu wilayah.3) Kepadatan penduduk yang tinggi menyebabkan penduduk bermigrasi ke wilayah pertumbuhan lain.4) Kebutuhan bahan baku dan hasil industri menyebabkan terjadinya interaksi antarwilayah pertumbuhan.c. Aspek Budaya1 Mode pakaian dan gaya berpakaian dari salah satu wilayah pertumbuhan banyak ditiru di wilayah lain.2) Penyebaran seni dan budaya melalui media komunikasi ke wilayah pertumbuhan lainnya.3) Budaya konsumtif dari suatu wilayah pertumbuhan mudah menular ke wilayah lain.4) Penemuan bidang teknologi dari suatu wilayah pertumbuhan dapat diterapkan untuk kemajuan wilayah lainnya.Dari aspek-aspek di atas tampak bahwa pengaruh yang disebabkan oleh interaksi antarwilayah pertumbuhan dapat memberikan pengaruh positif maupun negatif bagi masing-masing wilayah. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 03:59:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48299533</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Karakteristik Suatu Pertumbuhan Wilayah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48299686</link>
         <description><![CDATA[<p>Muh. Ilham</p><p>Muh. Fadil Hpd</p><p>Soal :</p><p>Karakteristik suatu pertumbuhan wilayah</p><p>Jawaban : </p><div style="text-align: start; box-sizing: border-box; font-style: normal; font-variant: normal;"><b style="box-sizing: border-box; white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);">a. Sumber Daya Alam</b></div><div style="text-align: start; box-sizing: border-box; font-style: normal; font-variant: normal;"><span style="white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);">Daerah yang mempunyai kekayaan sumber daya alam berpotensi menjadi pusat pertumbuhan. Sebagai contoh, penambangan bahan tambang yang bernilai ekonomi tinggi di suatu wilayah merangsang kegiatan ekonomi, memberikan kesempatan kerja, dan meningkatkan pendapatan daerah serta berpengaruh terhadap munculnya kegiatan ekonomi penunjang.</span></div><div style="text-align: start; box-sizing: border-box; font-style: normal; font-variant: normal;"><b style="box-sizing: border-box; white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);">b. Sumber Daya Manusia</b></div><div style="text-align: start; box-sizing: border-box; font-style: normal; font-variant: normal;"><span style="white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);">Sumber daya manusia sangat berperan dalam pembentukan pusat pertumbuhan di suatu wilayah. Tenaga kerja yang ahli, terampil, andal, kapabel, dan profesional dibutuhkan untuk mengelola sumber daya alam. Pusat pertumbuhan akan berkembang dan pembangunan berjalan lancar apabila tersedia sumber daya manusia yang andal.</span></div><div style="text-align: start; box-sizing: border-box; font-style: normal; font-variant: normal;"><b style="box-sizing: border-box; white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);">c. Kondisi Fisiografi/Lokasi</b></div><div style="text-align: start; box-sizing: border-box; font-style: normal; font-variant: normal;"><span style="white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);">Kondisi fisiografi/lokasi memengaruhi perkembangan pusat pertumbuhan. Lokasi yang strategis memudahkan transportasi dan angkutan barang, sehingga pusat pertumbuhan berkembang cepat. Sebagai contoh, daerah dataran rendah yang berelief rata memungkinkan pusat pertumbuhan berkembang lebih cepat dibanding daerah pedalaman yang berelief kasar atau berpegunungan.</span></div><div style="text-align: start; box-sizing: border-box; font-style: normal; font-variant: normal;"><b style="box-sizing: border-box; white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);">d. Fasilitas Penunjang</b></div><div style="text-align: start; box-sizing: border-box; font-style: normal; font-variant: normal;"><span style="white-space: normal; -webkit-text-size-adjust: 100%; background-color: rgba(255, 255, 255, 0);">Pusat pertumbuhan akan lebih berkembang apabila didukung oleh fasilitas penunjang yang memadai. Beberapa fasilitas penunjang antara lain jalan, jaringan listrik, jaringan telepon, pelabuhan laut dan udara, fasilitas air bersih, penyediaan bahan bakar, serta prasarana kebersihan</span></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 04:01:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48299686</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pembagian wilayah pembangunan di indo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48299777</link>
         <description><![CDATA[<p>A Muh Fiqram Rasyid </p><p>A M Deri Indra</p><p>Wilayah pembangunan</p><p>Pengembangan suatu wilayah di indonesia di arahkan sesuai dengan potensi dan kemampuan yang ada. Bila potensi dan kemampuan wilayah-wilayah itu meningkat, maka strategi pengembangannya pun berubah</p><p>Keempat wilayah pembangunan tersebuat adalah:</p><p>1) wilayah pembangunan utama A dengan pusat utama Medan</p><p>2) wilayah pembangunan utama B dengan pusat utama jakarta</p><p>3) wilayah pembangunan utama C dengan pusat utama surabaya</p><p>4) wilayah pembangunan utama D dengan pusat utama ujungpandang</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 04:02:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48299777</guid>
      </item>
      <item>
         <title>vira aryani &amp;amp; almateza</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48299881</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 04:04:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48299881</guid>
      </item>
      <item>
         <title>menganalisis batas wilayah secara kualitatif dan kuantitatif?</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48301123</link>
         <description><![CDATA[<p>Muh Radhi Abdullah</p><p>m aby rafdy syarif</p><p>jawaban:</p><p>
Analisa Kualitatif

Analisa kualitatif yaitu pekerjaan yang mempunyai tujuan untuk menyelidiki dan mengetahui kandungan senyawa-senyawa apa saja yang terdapat dalam sampel uji.

Cara Klasik

Cara yang digunakan dalam melakukan uji analisa kualitatif ini dapat berupa cara-cara klasik maupun menggunakan instrumen canggih. Metode pengujian klasik yang paling penting yaitu analisa warna atau reaksi warna.


Uji warna analisa kualitatif
Cara ini dapat digunakan untuk senyawa anorganik baik itu kation, anion, ataupun  juga untuk senyawa organik seperti teknik skrining fitokimia dalam pemilihan metabolit sekunder tumbuhan. Metode analisa kualitatif lainnya yang dapat digunakan untuk mengetahui kandungan zat ialah uji warna nyala.

Dengan membakar senyawa uji kemudian melihat warna nyalaspesifik yang dihasilkan maka dapat diketahui senyawa yang terkandung di dalamnya. Kedua metode itu merupakan uji pendahuluan.


Menggunakan Instrument

Instrumen analisa yang di kenal di masa sekarang ini dapat melakukan beragam analisa kualitatif tergantung dari spesifikasi instrumen.

Misalnya Spektrofotometer UV-Vis untuk senyawa organik yang mempunyai gugus kromofor, AAS untuk logam-logam, HPLC untuk senyawa-senyawa organik, Spektrofotometer IR untuk analisa gugus fungsi senyawa organik, dan masih banyak yang lainnya.


Analisa Kuantitatif

Analisa kuantitatif yaitu pekerjaan yang dilakukan untuk untuk mengetahui kadar suatu senyawa dalam sampel, dapat berupa satuan mol, ataupun persentase dalam gram. 


Metode Klasik

Metode classic yang paling sering digunakan yaitu titrasi/metode volumetri dan metode gravimetri.

Cara analisa kuantitatif volumetri (titri metri), yakni tehnik analisa memakai titrasi. Titrasi ialah sistem menambahkan volume spesifik satu larutan pada larutan yang lain. Larutan yang telah di kenali konsentrasinya yaitu larutan standard, sedangkan analit yaitu larutan yang akan segera ditetapkan konsentrasinya. 

Praktikum titrasi volumetri


Analisa kuantitatif dengan metode gravimetri didasarkan pada stoikiometri reaksi pengendapan. Umumnya senyawa yang ditambahkan dalam reaksi ini berlebih untuk menghasilkan endapan

Analisa Kuantitatif Menggunakan Instrumen

Instrumen analisa yang saat ini paling banyak </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-02-03 04:11:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/48301123</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/266381689</link>
         <description><![CDATA[
secara umum



]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-06-09 00:58:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/266381689</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mengamati peran fungsional eilayah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/273367315</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-08-16 00:27:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/273367315</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jelaskan batas batas pengaruh dan batas batas berbetuk melingkar pada tempat sentral</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/280579639</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-09-12 21:06:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/280579639</guid>
      </item>
      <item>
         <title>I</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/313872038</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-12-12 15:11:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/313872038</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/372483572</link>
         <description><![CDATA[<div>Mengamati peran fungsional suatu wilaYah</div>]]></description>
         <pubDate>2019-07-28 13:44:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/372483572</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/375229090</link>
         <description><![CDATA[Wilayah pembangunan
Pengembangan suatu wilayah di indonesia di arahkan sesuai dengan potensi dan kemampuan yang ada. Bila potensi dan kemampuan wilayah-wilayah itu meningkat, maka strategi pengembangannya pun berubah
Keempat wilayah pembang]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-08-18 11:38:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/375229090</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/678595826</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://d20uo2axdbh83k.cloudfront.net/20150203/d4463040e7cbfce3794c1f18286fb917/AC16.jpg" />
         <pubDate>2020-08-13 13:06:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/678595826</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/684208425</link>
         <description><![CDATA[Fase-fase pertumbuhan suatu wilayah]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-08-18 03:49:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/684208425</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/713762419</link>
         <description><![CDATA[<div>Coba anda amati karakteristik wilayah pada gamabar dan identifikasilah keunggulan dan kelemahan wilayah seperti gambar. Menurut anda hambatan interaksi wilayah pada gamabr dengn wilayah</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/701908800/5d7e1ab7c87042e430bd8a38a9703ca3/1599013536646139914898004965098.jpg" />
         <pubDate>2020-09-02 02:26:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/713762419</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>shintawdiutari</author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/804923509</link>
         <description><![CDATA[<div>Perwilayahan</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet.com/padlets/z17u7ntlvqnbkl79" />
         <pubDate>2020-10-05 22:36:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/804923509</guid>
      </item>
      <item>
         <title>andi sakinah putri a/ Hariratul jannah</title>
         <author>shintawdiutari</author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/804926375</link>
         <description><![CDATA[<p>1. apakah ciri ciri dari perwilayahan secara geografi</p><p>2. apakah ciri ciri dari perwilayahan secara umum</p><p>jawaban:</p><p>1. secara geografi: </p><p>     - perwilayahan berciri tunggal yaitu penetapan regional atau wilayah yang didasarkan pada salah satu aspek geografi</p><p>contoh : kemiringan lereng dapat menunjukkan ketampakan dari suatu daerah apakah termasuk daerah yang datar,landai,atau terjal. disini lokasi suatu daerah hanya dilihat dari satu aspek geografi yaitu derajat kemiringan lereng</p><p>    - perwilayahan berciri majemuk yaitu penetapan wilayah yang didasarkan pada beberapa faktor geografi</p><p>contoh : penetapan wilayah berdasarkan iklim yaitu iklim tropis,subtropis,sedang,dan dingin.</p><p>dikatakan berciri majemuk karena iklim terbentuk dari beberapa unsur seperti suhu,curah hujan, dan angin.</p><p>    - perwilayahn berciri keseluruhan yaitu penetapan wilayah yang didasrkan pada banyak faktor menyangkut lingkungan alam,biotik,dan manusia</p><p>2. secara umum :</p><p>   -wilayah homogen merupakan wilayah yang memiliki satu parameter dgn sifat atau ciri yang hampir sama </p><p>   - wilayah nodal merupakan wilayah yang secara fungsional memiliki sifat saling ketergantungan  antara daerah pusat dgn daerah disekitarnya.</p><p>   - wilayah perencanaan dapat diartikan sebagai wilayah yang menggambarkan kesatuan-kesatuan keputusan ekonomi. wilayah perencanaan memiliki ciri -ciri sebagai berikut:</p><p>       a. masyarakat yang berada diwilayah perencanaan mempunyai kesadaran terhadap permasalahn yang dihadapi daerah </p><p>      b. memiliki kemampuan untuk merubah industri yang dilaksanakan sesuai dengan tenaga kerja yang tersedia</p><p>     c. menggunakan salah satu model perencanaan</p><p>  -wilayah administrasi merupakan wilayah yang mendasarkan pada kepentingan administrasi pemerintahan dengan batas yang telah ditentukan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-10-05 22:38:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/804926375</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/896393085</link>
         <description><![CDATA[FASE FASE PERTUMBUHAN WILAYAH]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-11-06 01:02:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo27/pide1o5dc75h/wish/896393085</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
