<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Refleksi Kritis Eksplorasi Konsep Modul 1.1 by Chotimah</title>
      <link>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-03-17 06:58:54 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-03-19 17:43:14 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>PERTANYAAN PEMANTIK</title>
         <author>chotimah24tk</author>
         <link>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2922609181</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Apa makna kata ‘menuntun’ dalam proses pendidikan anak bagi saya?</p><p>2.Bagaimana kata “menuntun” saya maknai dalam konteks sosial budaya di daerah saya? Apa dapat saya lakukan untuk mewujudkan pendidikan anak yang relevan dengan konteks sosial budaya di daerah saya?</p><p>3.Mengapa pendidikan murid (anak) perlu mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman?</p><p>4.Apa relevansi pemikiran KHD “Pendidikan yang berhamba pada anak” dengan peran saya sebagai pendidik?</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-18 04:36:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2922609181</guid>
      </item>
      <item>
         <title>IRMA ADE SURYA- Refleksi Filosofi Pemikiran KHD</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924597246</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1.Apa makna kata ‘menuntun’ dalam proses pendidikan anak bagi saya</strong>?&nbsp;</p><p>Makna <strong>menuntun </strong>bagi saya adalah proses memberikan arahan, bimbingan, dan dukungan kepada anak agar mereka dapat mencapai tujuan pendidikannya dengan baik. Karena, Anak-anak masih memiliki keterbatasan dalam pengalaman dan pemahaman, sehingga mereka memerlukan bimbingan, arahan dan dukungan dari kita (sebagai pendidik). Selama proses <strong>“menuntun”</strong>, anak diberi kebebasan namun pendidik sebagai ‘pamong’ dalam memberi tuntunan dan arahan agar anak tidak kehilangan arah dan membahayakan dirinya.</p><p>2.B<strong>agaimana kata "Menuntun" yang sesuai konteks sosial budaya ? </strong>Ketika makna <strong>menuntun</strong> saya kaitkan dalam <strong>konteks sosial budaya didaerah saya</strong>. Didaerah saya ada tradisi melemang di mana, tradisi ini ini rutin setiap tahunnya dilakukan oleh masyarakat di Desa Karang Raja dilakukan setiap 10 Muharram, dalam tradisi melemang adanya sikap gotong royong dimana masyarakat karang raja bersama-sama saling membantu untuk membuat lemang tersebut.<strong><em> Disini</em></strong> kita sebagai pendidik dapat menuntun (mengenalkan tradisi melemang). Dimana apabila kita kaitan dengan pemikiran KHD disini ada konteks sosial budaya, dengan adanya kita menuntun peseta didik untuk mengenal tradisi tersebut peserta didik dapat memahami bahwa di dalam tradisi melemang ada sikap gotong royong yang merupakan ciri budaya bangsa Indonesia. Sikap ini lah yang dapat menjadi sebuah dukungan untuk membentuk karakter dan moral peseerta didik yang baik.</p><p><strong>3.Mengapa pendidikan murid (anak) perlu mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman</strong>? Dikarenakan karakteristik dan zaman nya berbeda-beda. Kodrat alam anak yang mana berhubungan dengan karakter dari anak itu sendiri, yang dibentuk dilingkungan dimana anak berada. Contohnya <strong>Kemampuan, bakat, potensi, sifat, dan keadaan yang berbeda-beda</strong>. Sehingga pendidik harus memperhatikan kodrat alam dari seorang anak, pendidikan tidak bisa memaksakan menghapus kodrat alam seorang <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://kumparan.com/topic/anak">anak</a>. Pendidikan bertujuan untuk menghaluskan kodrat alam menjadi hal-hal yang positif dan lebih baik. Contohnya sikap malas dimana kita sebagai pendidik menuntun anak tersebut dengan memberikan contoh sikap yang dapat melunturkan sikap malasnya. Sementara itu kodrat zaman dapat diartikan sebagai perubahan yang terjadi dari waktu ke waktu. Mengapa pendidikan harus memperhatikan kodrat zaman, sebenarnya alasannya cukup sederhana. Karena keterampilan yang harus dikuasai juga terus berkembang, sehingga pendidikan harus mampu menciptakan peserta didik yang memiliki kemampuan sesuai dengan zamannya. Zamannya sekarang era digital dimana kita bisa mendesain pembelajaran dengan menggunakan digital. Misal kita bisa melakukan ice breaking dengan menampilkan video dengan diiringi musik yang menarik, memaparkan dan menjelaskan materi dengan menggunakan media infocus. Dan menggunakan media platform yang lainnya yang ada dizaman sekarang.</p><p><strong>4.Apa relevansi pemikiran KHD&nbsp;<em>“Pendidikan yang berhamba pada anak”</em>&nbsp;dengan peran saya sebagai pendidik</strong>? Sebagai pendidik, saya memandang relevansi pemikiran KHD “ Pendidikan yang berhamba pada anak sebagai mempunyai komitmen yang kuat untuk memberi layanan sebaik-baiknya pada peserta didik. Dimana dalam hal ini memiliki maksud seorang guru harus memiliki rasa hormat, memuliakan anak sehingga jika tumbuh perasaan tersebut, maka tanpa disadari dalam diri anak akan tumbuh rasa senang, bahagia. Kondisi ini akan bisa memudahkan siswa untuk menyerap ilmu pengetahuan yang guru berikan sehingga akan membawa hasil yang memuaskan. Menurut pemikiran Ki Hadjar Dewantara mengenai pendidikan yang memerdekakan murid yaitu peserta didik diberi kebebasan.Terutama dalam menentukan arah tujuan pembelajaran, mandiri dan bertanggungjawab dalam proses pembelajaran. Guru juga dapat merancang pembelajaran sesuai dengan apa yang dibutuhkan peserta didik dan menciptakan lingkungan belajar yang melibatkan peserta didik aktif didalamnya, misalnya kolaborasi yang menyenangkan.Sementara itu peran saya sebagai pendidik adalah dengan tulus ikhlas melayani siswa dalam proses pembelajarannya namun tetap dalam batasannya.</p><p>Terimakasih.</p><p> -SALAM GURU HEBAT-</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 06:45:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924597246</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Haryanti_ Re</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924601714</link>
         <description><![CDATA[<p>Inti sari pemahaman Ki Hajar Dewantara yang saya pahami yaitu :</p><p>Pendidikan dan pengajaran harus sejalan. Pegajaran adalah bagian dari pedidikan. Dimana proses pengajaran memberi ilmu. sedangkan pendidikan memberikan tuntunan terhadap segala kodrat yang dimiliki anak.</p><p>makna menuntun dalam proses pendidikan yaitu memfasilitasi dan membantu murid-murid agar murid dapat mencapai kebahagiaan setinggi-tingginya. Guru sebagai pengarah, agar anak tidak membahayakan dirinya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 06:49:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924601714</guid>
      </item>
      <item>
         <title>DWI PEBRIYANTI, S.Pd Refleksi Filosofi Pemikiran KHD</title>
         <author>dwipebriyanti221</author>
         <link>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924608994</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Menurut saya kata menuntun dalam proses pendidikan anak adalah mengarahkan anak dengan mendampingi  anak  ke arah yang lebih baik, baik dalam ilmu, etika dan pengembangan karakter untuk mencapai tujuan.</p><ol start="2"><li><p>Saya memaknai kata menuntun dalam konteks sosial  budaya di daerah saya dengan menerapkan pembelajaran yang tak bisa dipisahkan dengan budaya dalam suatu daerah. misalnya dalam pembelajaran disekolah kami tidak meninggalkan pelajaran muatan lokal yang mengandung nilai kearifan lokal daerah kami.</p></li><li><p>Pendidikan murid (anak) perlu mempertimbangkan kodrat alam dan zaman karena pendidikan yang baik adalah pendidikan yang menyesuaikan atau relevan dengan  kebutuhan  anak, karena setiap anak memiliki kebutuhan yang berbeda-beda.</p></li><li><p>Relevansi pemikiran KHD yang berhamba pada murid ( anak) dengan peran saya sebagai guru atau pendidik adalah saya akan menuntun dan melayani anak didik saya dengan sikap lemah lembut atau sikap among, mengasuh, menghormati, dan memperlakukan anak dengan sebaik-baiknya.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 06:54:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924608994</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fitriani _Refleksi Kritis Eksplorasi Konsep</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924609998</link>
         <description><![CDATA[<p>Menuntun adalah mendampingi dan mengantar anak ke sebuah tujuan dengan bimbingan. Menuntun dalam konteks sosial budaya adalah sebagai usaha yabg membawa seseorang kepada suatu hal yang baik, memperbaiki perilakunya untuk hidup layak dan menjadi bagian dari masyarakat di daerah saya.</p><p>Setiap anak terlahir dengan potensi atau bakat yang berbeda sehingga kita harus menyesuaikan patensi bakat dari masing-masing anak sesuai dengan karakteristik masing-masing anak. Sedangkan kodrat zaman adalah kemampuan dan keterampilan anak yang harus menyesuaikan dengan zamannya. Peran saya sebagai pendidik harus bisa memahami semua karekteristik dari anak sehingga bisa menghantarkan anak-anak menuju keberhasilan mereka masing-masing.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 06:54:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924609998</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tri Yuliana - Refleksi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924610834</link>
         <description><![CDATA[<p>Filosofi KHD</p><p>Konsep pendidikan menurut KHD adalah pendidikan yang holistik, dimana murid atau peserta didik dibentuk menjadi insan yang berkembang secara utuhmeliputi olah rasio, olah rasa, olah jiwa dan olahraga melalui proses pembelajaran dan lainnya yang berpusat pada murid dan dilaksanakan dalam suasana penuh keterbukaan, kebebasan, serta menyenangkan. Pengajaran merupakan proses pendidikan dalam memberi ilmu atau berfaedah untuk kecakapan hidup anak secara lahir dan batin.  </p><p>Pendidikan harus disesuaikan dengan kodrat alam dan kodrat zaman supaya pendidikan dapat relevan dengan kebutuhan anak - anak sesuai dengan perkembangan zaman yang ada. Tetapi anak - anak tetap tumbuh dengan kodratinya yang unik, tak mungkin pendidik dapat mengubah padi menjadi jagung, atau sebaliknya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 06:55:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924610834</guid>
      </item>
      <item>
         <title>HAPIYUDDIN_REFLEKSI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924614026</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut Ki Hajar Dewantara, pendidikan adalah tuntunan, jadi mendidik adalah menuntun segala kodrat yang ada pada anak agar anak mendapatkan kebahagiaan dan keselamatan yang setinggi-tingginya. Guru tidak dapat mengubah hidup dan tumbuhnya kekuatan kodrat pada anak tapi hanya dapat menuntun kekuatan kodrat pada anak tersebut. Menuntun di sini bermakna membimbing dan mengarahkan agar dapat berjalan dengan baik dalam mencapai tujuan dan tidak membahayakan dirinya selama berjalan mencapai tujuan tersebut. Dalam konteks sosial budaya kata menuntun dapat berarti membimbing dan mengontrol jika arus pengetahuan yang masuk tidak sesuai dengan kehidupan sosial budaya.  Pendidikan anak harus mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman atau dengan kalimat lain dalam mendidik harus melihat lingkungan tempat anak berada karena dengan melihat lingkungan maka kita dapat menentukan pola pendidikan. Kita juga tidak dapat memaksakan pola pendidikan yang kita peroleh selama kita menjadi murid dengan pola pendidikan zaman sekarang karena zaman terus berubah disertai dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat. Relevansi pendidikan yang berhamba pada anak dengan peran saya sebagai pendidik adalah bahwa segala yang kita lakukan dalam pembelajaran harus memperhatikan kebutuhan dan kepentingan anak sehingga pembelajaran menjadi menyenangkan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 06:57:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924614026</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Apri Fitri Pratiwi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924616488</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Mendampingin dan mengantar anak ke sebuah tujuan dengan bimbingan.</p></li><li><p>makna katat menuntun dalam konteks sosial budaya (nilai-nilai luhur budaya) di daerah adalah bagaimana cara kita sebagai pendidik memberikan arahan dan bimbingna kepada peserta didik agar dapat mengembangkan potensi yang dimiliki dengan tetap mengikuti norma yang berlaku agar dapat diterima di masyarakat. relevan konteks sosial budaya di daerah saya sudah mulai berjalan sebagai contoh diadakanya kegiatan gotong royong dan terbentuknya karang taruna untuk masyarakat dilingkungan sekitar.</p></li><li><p>karena keterampilan harus di kuasai juga terus berkembang, sehingga pendidikan harus mampu menciptakan peserta didik yang memiliki kemampuan sesuai zaman. contohnya saat ini perkembang teknologi sangat pesat jadi peserta didik harus bisa mengikuti perkembangan zaman.</p></li><li><p>menurut saya berdasarkan pemikiran KHD guru merupakan seorang teladan, seorang pembimbing yang berperan penting dalam pembentukan karakter serta budi pekerti peserta didik yang meliputi etika/akhlak, bertanggung jawab, sopan santun, dan saling menghargai</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 06:59:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924616488</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Padjriani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924617426</link>
         <description><![CDATA[<p>Menuntun menurut saya adalah kegiatan membimbing peserta didik ke arah yang lebih baik dari keadaan yang sebelumnya.</p><p>Menuntun dalam konteks sosial budaya adalah membimbing dan peserta didik agar selalu berada di dalam keadaan yang sesuai dengan nilai yang ada di masyarakat. Selain lewat pengajaran di sekolah bisa juga diajarkan cara berbicara yang santun, menghormati sesama, dan sebagainya. Sementara dalam bidang budaya peserta didik dibimbing untuk dapat mengenal budaya yang ada di daerahnya sehingga budaya leluhur tetap lestari dan tak tergerus oleh perubahan zaman.</p><p>Pendidikan yang berhamba pada anak harus dirancang sesuai dengan perkembangan dan kondisi anak karena pendidikan tidak hanya pada peningkatan kemampuan intelektual tetapi meliputi perkembangan karakter dan moral anak.</p><p>Pendidkan murid perlu menuntun segala kodrat alam yang ada pada anak sehingga mereka bisa mencapai kebahagiaan yang setinggi tingginya.sedangkan kodrat zaman mendidik anak berkaitan dengan sifat dan lingkungan dimana anak berada. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 07:00:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924617426</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Eliza Fitriani - Refleksi Kritis</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924619171</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Menurut saya, menuntun bermakna mendampingi, menemani, mengantar, membimbing. Terkait dalam pendidikan, menuntun bisa diartikan sebagai proses yang pendidik jalani untuk mendampingi, menemani proses perkembangan dan pencapaian murid, memberikan bimbingan, serta mengantarkannya hingga mencapai tujuan dalam menempuh pendidikan. </p></li></ol><p><br/></p><ol start="2"><li><p>Saya tinggal di Kabupaten Muara Enim yang masyarakatnya berasal dari beragam suku budaya. Secara geografis pun, wilayah Kabupaten Muara Enim memiliki kondisi yang berbeda. Meskipun begitu masyarakat dapat rukun hidup berdampingan satu sama lain. Bahkan ada sebuah motto daerah yang digaungkan yaitu “Serasan Sekundang” yang mempunyai makna mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan dengan menghindari permusuhan, perpecahan, serta menciptakan suasana keakraban dan persahabatan dalam membina kehidupan bermasyarakat.</p><p><br/></p><p>Makna menuntun bagi saya merujuk pada semboyan Ki Hajar Dewantara yaitu guru menjadi teladan, menjadi pelopor yang memutuskan banyak ide, serta menjadi motivator yang memberikan dorongan positif kepada anak. Sehingga nantinya budi pekerti anak dapat tumbuh dengan baik dan berguna bagi kehidupan bermasyarakat serta dapat mewujudkan nilai-nilai sosial budaya daerahnya.</p></li><li><p>Kodrat alam dapat diartikan sebagai lingkungan alam tempat peserta didik berada. Lingkungan berpengaruh terhadap pola asuh, pola pikir, perilaku, kebiasaan dalam masyarakat. Pendidikan harus memperhatikan kodrat alam dari seorang anak, pendidikan tidak bisa memaksakan menghapus kodrat alam seorang <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://kumparan.com/topic/anak">anak</a>. Pendidikan bertujuan untuk memoles kodrat alam menjadi hal-hal yang positif dan lebih baik.</p><p>Sementara itu kodrat zaman dapat diartikan sebagai perubahan yang terjadi dari waktu ke waktu. Pendidikan harus memperhatikan kodrat zaman?arena keterampilan yang harus dikuasai juga terus berkembang, sehingga pendidikan harus mampu menciptakan peserta didik yang memiliki kemampuan sesuai dengan zamannya. Misalnya saat ini teknologi berkembang dengan pesat, maka peserta didik harus bisa mengikuti hal tersebut.</p></li><li><p>Berhamba pada anak dimaksudkan untuk pendidik harus memenuhi kebutuhan tiap anak/tiap murid, memberikan perhatian yang cukup sehingga murid merasa dihargai. Hal ini bertujuan agar proses pembelajaran dapat berjalan efektif dan efisien. Jadi menghamba bukan berarti menuruti/tunduk pada semua kehendak murid tanpa adanya batasan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 07:01:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924619171</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Eva Martina</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924622810</link>
         <description><![CDATA[<p>Makna Menuntun peserta didik bagi saya adalah sebuah tugas yang membutuhkan kesabaran, pengertian, dan komitmen untuk membantu mereka tumbuh dan berkembang secara holistik. Menuntun harus menghargai keberagaman setiap potensi siswa.</p><p><br/></p><p>Mengapa pendidikan perlu memperhatikan kodrat alam dan kodrat zaman. karena setiap anak terlahir dgn kodrat masing masing,baik kodrat zaman dimana saat ini iptek maju pesat maupun kodrat alam lingkungan anak.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 07:04:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924622810</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Herawati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924623380</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Makna menuntun untuk saya adalah menggiring anak-anak menuju tujuan yang kita harapkan.. </p></li><li><p> Makna menuntun berdasarkan sosial budaya di daerah saya berarti membimbing dan menggiring melewati jalan yang sesuai dengan sosial budaya yang diyakini masyarakat di daerah saya. Karena itulah maka untuk dapat mewujudkan pendidikan anak yang relevan dengan sosial budaya di daerah saya maka saya diharapkan dapat menuntun siswa disekolah saya dengan menggiring dan membimbing siswa kompeten dalam bidangnya baik dari soft skill maupun hard skill yang sesuai dengan sosial budaya.</p></li><li><p>Pendidikan anak sangat perlu memperhatikan kodrat alam dan kodrat zaman agar berhasil mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan. Dengan memperhatikan kodrat anak sesuai dengan masa tumbuhnya dan memperhatikan zaman dimana anak akan hidup maka proses pembelajaran akan optimal dan tujuan pendidikan akan tercapai.</p></li><li><p>Menghamba pada anak ditinjau dari peran saya sebagai guru bukan berarti guru mengalah dan menuruti semua keinginan anak namun berarti guru membimbing, menuntun, menggiring anak menuju tujuan pendidikan yang ingin dicapai dengan semaksimal mungkin menggunakan seluruh daya dan upaya yang dimiliki</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 07:04:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924623380</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fitri Heryani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924628754</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Makna Kata "menuntun" dalam proses pendidikan yaitu berkolaborasi dengan anak, memberikan ruang berfikir kritis, anak melakukan refleksi dengan komunikasi yang kreatif dan inovatif.</p></li><li><p>Kata "menuntun " dalam konteks sosial budaya berorientasi pada tiga semboyan Ki Hadjar Dewantara</p><p>-Ing ngarso Sung Tuladha yang bermakna guru memberikan teladan yang baik pada peserta didik. sebagai pemberi teladan harus senantiasa dari pikiran, perkataan, dan tindakan.</p></li><li><p>Pendidikan murid perlu mempertimbangkan kodra karna berhunungan dengan karakter dari diri anak itu sendiri misal rajin,jujur,malas dan lain-lainsehingga pendidikan harus memperhatikan kodrat alam.</p></li><li><p>Sebagai seorang  Pendidikan saya memardikakan murid dengan memberikan Perhatian yang cukup sehingga murid merasa dihargai.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 07:08:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chotimah24tk/onj331pua6r2h54c/wish/2924628754</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
