<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>IN1.5.2. Kegiatan Pelatihan Luring 1 by FAUZAN FAUZAN</title>
      <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-07-15 12:48:04 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-12-16 14:51:24 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Pertanyaan </title>
         <author>fauzan80</author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520132349</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas?&nbsp;&nbsp;</p></li><li><p>Prinsip apa yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran?</p></li><li><p>Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam?&nbsp;&nbsp;</p></li><li><p>Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar?&nbsp;&nbsp;</p></li><li><p>Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?&nbsp;&nbsp;</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-15 12:50:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520132349</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sella Pramesta</title>
         <author>sellapramesta99</author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520659581</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Saya biasanya merencanakan pembelajaran di kelas dengan menyesuaikan kebutuhan siswa sesuai karakteristik pembelajarannya, data awal yang saya dapatkan melalui asessment diagnostik.</p></li><li><p>prinsip yang sudah saya gunakan adalah berkesadaran, bermakna dan menggembirakan, namun implementasinya situasional dan menyesuaikan kebutuhan.</p></li><li><p>strategi yang digunakan sering kali sudah mendorong siswa untuk berpikir kritis, namun belum menyeluruh pada setiap materi pembelajaran.</p></li><li><p>sebagai student centered, sebagai pusat utama dalam proses pembelajaran. yang menitikberatkan siswa sebagai pusat pembelajaran.</p></li><li><p>tantangannya adalah kesiapan siswa untuk belajar, ketercukupan alokasi waktu, dan ketersediaan sarana dan prasarana.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 01:58:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520659581</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Bagus Ragil Pratama</title>
         <author>baguspratama93</author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520663375</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Saya biasanya merencanakan pembelajaran dengan cara menyesuaikan kebutuhan anak, sumber daya yang ada dan gaya pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak.</p></li><li><p>Prinsip yang biasa saya gunakan lebih banyak  menyelenggarakan pembelajaran yang menggembirakan. Karena saya ingin membuat siswa tertarik dulu dengan pembelajaran baru menyisipkan materi yang bermakna dan berkesadaran di dalamnya.</p></li><li><p>Saya kira sudah, karena saya selalu berusaha memberikan pertanyaan pemantik kepada siswa dan beberapa reward kecil bagi yang berani mengemukakan pendapat meskipun jawabanya kurang tepat.</p></li><li><p>Saya memposisikan murid sebagai tujuan utama dalam pembelajaran. Pemahaman dan kebutuhan murid harus selalu kita fasilitasi dan semua pembelajaran yang kita lakukan harus berpusat pada murid.</p></li><li><p>Adanya disparitas pemahaman siswa yang terlampau jauh sehingga saya harus berfikir kembali agar siswa yang middle low tidak tertinggal dengan jauh dengan siswa yang memang akademiknya bagus.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 01:59:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520663375</guid>
      </item>
      <item>
         <title>BETTI DARMARIA</title>
         <author>bettidarmaria22</author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520668019</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Sebelum membuat perencanaan pembelajaran di kelas melakukan asesmen diagnostik terlebih dahulu untuk mengetahui kemampuan awal murid sehingga nantinya dapat membuat rencana pembelajaran yang tepat yang dapat digunakan di kelas.</p></li></ol><ol start="2"><li><p> Prinsip pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari murid, serta pengalaman murid.</p></li><li><p>kurang lebih sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam karena sudah menerapkan beberapa strategi seperti proyek, diskusi dan presentasi kelompok.</p></li><li><p>Murid diposisikan pusat dari proses pembelajaran, dimana guru sebagai fasilitator yang memberikan ruang serta memfasilitasi murid untuk memahami suatu materi pembelajaran dari hasil penemuan mereka sendiri.</p></li><li><p>Terbatasnya fasilitas yang ada di sekolah seperti LCD atau proyektor harus bergantian dengan guru lainnya, buku cetak sebagai sumber belajar kurang memadai, jumlah siswa yang banyak sehingga sulit untuk memberikan perhatian individual serta&nbsp; memfasilitasi pembelajaran, biasanya perangkat pembelajaran sudah harus di buat sebelum masuk sekolah dan sekaligus satu tahun.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 02:02:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520668019</guid>
      </item>
      <item>
         <title>M. Bety Lisda DT</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520670496</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p> Merencanakan pembelajaran dikelas biasanya dilakukan sebelum dimulai pembelajaran</p></li><li><p>Prinsip Pembelajaran Berpusat pada Siswa, siswa menjadi pusat perhatian dalam proses pembelajaran, dan kebutuhan serta minat mereka dipertimbangkan dalam perancangan pembelajaran.</p></li><li><p>untuk mengetahui apakah strategi kita sudah mendorong siswa untuk berfikir kritis, kreatif dan mendalam adalah dengan melihat apakah ada perubahan dalam hasil proses pembelajaran.</p></li><li><p>murid menjadi pusat perhatian dalam proses pembelajaran, dan kebutuhan serta minat mereka dipertimbangkan dalam perancangan pembelajaran.</p></li><li><p>tantangannya adalah keterbatasan sarana dan prasarana, keterlibatan siswa yang kurang aktif, alokasi waktu dan keterlibatan orangtua</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 02:03:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520670496</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Novy KW </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520673529</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Saat merencanakan pembelajaran, mengacu pada perencanaan awal yang telah dirancang di modul ajar yang telah berorientasi pada kurikulum. Selain itu berkoordinasi dengan stakeholder lain. Misal, guru, shadow teacher, kepala sekolah/ wakil, atau mitra lain seperti orangtua atau profesional. </p></li><li><p>Prinsip perencanaan pembelajaran mengacu pada PM, dengan mempertimbangkan karakteristik &amp; kebutuhan belajar siswa, dengan efisien dan efektif. </p></li><li><p>Sebagian besar, sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif dan mendalam. </p></li><li><p>Sebisa mungkin membuat murid terlibat aktif mengoptimalkan dirinya, dalam berbagai aspek, untuk berkembang secara kognitif, afektif dan psikomotorik, berorientasi pada 8 profil lulusan.  </p></li><li><p>Tantangan paling umum biasanya, keterbatasan waktu karena antusiasme kelas atau justru stuck karena sebagian murid mengalami keterbatasan dalam berproses. Sehinga harus mendapatkan perhatian dan pendampingan belajar lebih. </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 02:05:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520673529</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Erfianti Sukardi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520673777</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>merencanakan pembelajaran dengan mempersiapkan materinya, dan merancang konsep yang akan digunakan.</p></li><li><p>Pembelajaran Aktif: Siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran, bukan hanya menerima informasi pasif.</p></li><li><p>strategi yang digunakan mendorong siswa untuk berfikir kritis namun belum semua siswa dapat berfikir dengan kritis, masih butuh pendampingan lebih.</p></li><li><p>siswa sebagai pusat utama atau sasaran utaman dalam proses pembelajaran untuk menjadikan hasil pembelajaran yang maksimal untuk siswa.</p></li><li><p>tantangannya dari kesiapan siswa, dalam menerima materi pembelajaran, dan alokasi waktu yang tersedia terkadang tidak cukup, serta ketersediaan sarana dan prasarana yang ada terkadang kurang memadai dengan apa yang dibutuhkan untuk proses pembelajaran.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 02:05:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520673777</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Vildia Desfalita </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520673805</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Saya biasanya merencanakan pembelajaran dikelas dengan cara menetapkan tujuan pembelajaran,menganalisis Kebutuhan dan Karakteristik Siswa, pemilihan materi pembelajaran.<br><br>2 Prinsip yang saya gunakan dalam merancang pembelajaran,<br>Berkesadaran, bermakna dan menggembirakan..<br>Sehingga tujuan dari pembelajaran tercapai.<br><br>3. Strategi yang digunakan,<br>kejelasan tujuan dan sasaran, keselarasan dengan standar, memperhatikan perbedaan individual siswa, efisiensi dan efektivitas, berorientasi pada siswa, serta prinsip aktivitas, motivasi, dan keterlibatan langsung.<br><br>4.Dalam proses belajar, murid seharusnya diposisikan sebagai subjek aktif, bukan hanya penerima informasi pasif. Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing dan mendukung proses belajar murid, bukan sebagai pusat pembelajaran. Ini berarti pembelajaran harus disesuaikan dengan kebutuhan, minat, dan gaya belajar masing-masing murid, serta mendorong mereka untuk aktif bertanya, berpendapat, dan berkolaborasi. <br><br>5.Tantangan yang sering dihadapi dalam merancang pembelajaran,<br>Kesiapan siswa dalam proses pembelajaran dan terbatasnya fasilitas sarana dan prasarana yang ada disekolahan,</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 02:05:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520673805</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SUSMIATI</title>
         <author>susmiati291</author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520674467</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Saya biasanya merencanakan pembelajaran dikelas dengan membuat perencaan pembelajaran dengan menentukan tujuan pembelajaran, memilih metode pembelajaran, mengembangkan materi pelajaran, mengatur strategi pembelajaran serta mengembangkan asesmen dan mengatasi kesulitan.</p></li><li><p>Prinsip yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran berkesadaran, bermakna dan menggembirakan dengan menyesuaikan situasi pada saat pembelajaran.</p></li><li><p>Strategi yang kita gunakan sudah mendorong siswa berpikir kritis walaupun belum sepenuhnya secara menyeluruh.</p></li><li><p>Memposisikan murid dalam proses belajar sebagai pusat utama dalam proses pembelajaran.</p></li><li><p>Tantangan yang kita hadapi dalam merancang pembelajaran berkesadaran, bermakna dan menggembirakan adalah kesiapan siswa yang berbeda-beda, ketersediaan sarpras serta alokasi waktu.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 02:05:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520674467</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ria Nurmala Dewi</title>
         <author>riadewi80</author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520674925</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Merencanakan pembelajaran sebelum pelaksanaannya, seperti menentukan TP, rancangan kegiatan, asesmen, dll terkait materi pembelajaran.</p></li><li><p>beberapa prinsip yang digunakan dalam merancang pembelajaran yaitu prinsip pembelajaran berbasis kontekstual, aktif, memanfaatkan teknologi, kolaboratif, menggembirakan, dan bermakna.</p></li><li><p>Strategi yang digunakan umumnya sudah mendorong siswa untuk berpikir kritis, namun memang belum diterapkan di semua materi dalam mata pelajaran.</p></li><li><p>Sebisa mungkin murid berada di posisi pusat pembelajaran, sehingga murid terlibat aktif dalam pembelajaran.</p></li><li><p>Tantangan yang sering dihadapi diantaranya membangun kesadaran murid, mengakomodir kebutuhan dan kemampuan semua murid, keterbatasan waktu dan sumber daya yang ada.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 02:06:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520674925</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Etik Desti H.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520676782</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Saya biasanya merencanakan pembelajaran di kelas dengan melihat kemampuan awal siswa yang diperoleh dari asesmen diagnostik diagnostik maupun non diagnostik yang dilakukan di awal semester.</p></li><li><p>Prinsip yang lebih sering digunakan dalam merancang pembelajaran adalah berkesadaran yaitu dengan menyampaikan tujuan pembelajaran. </p></li><li><p>Strategi yang ada yang sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam namun belum menyuluruh ke semua siswa.</p></li><li><p>Dalam pembelajaran murid sebagai pusat dalam proses belajar, namun disesuaikan saat proses pembelajaran.</p></li><li><p>Tantangan yang sering dihadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan adalah kesiapan siswa dalam mengikuti pembelajaran.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 02:07:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520676782</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Eni Farida </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520677324</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Merencanakan pembelajaran dimulai dari menganalisis tujuan pembelajaran, kemudian disesuaikan dengan keadaan siswa dan lingkungan sekolah.</p></li><li><p>Prinsip dalam merancang pembelajaran dengan berkesadaran, bermakna dan menggembirakan yang semuanya disesuaikan dengan situasi yang ada.</p></li><li><p>Saya kira sudah cukup untuk mendorong siswa berpikir kritis, kreatif dan mendalam dengan stimulasi yg diberikan.</p></li><li><p>Murid sebagai pembelajar, aktif dalam pembelajaran dan berusaha siswa terlibat aktif dalam setiap proses pembelajaran.</p></li><li><p>Keterbatasan sarana dan prasarana dan kondisi siswa.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 02:07:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520677324</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Diana Wati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520677776</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas?</p><p>Dengan menyusun tujuan pembelajaran, memilih materi yang relevan, merancang aktivitas siswa, dan menyiapkan asesmen untuk mengukur pencapaian.</p><p>2. Prinsip apa yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran?</p><p>Berpusat pada siswa, kontekstual, aktif, kolaboratif, dan mendorong keterlibatan emosional serta kognitif siswa.</p><p>3. Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam?</p><p>Jika strategi melibatkan diskusi, proyek, pemecahan masalah, dan refleksi, maka sudah mendukung berpikir kritis, kreatif, dan mendalam.</p><p>4. Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar?</p><p>Sebagai subjek aktif yang membangun pengetahuan melalui pengalaman, interaksi, dan eksplorasi</p><p>5. Apa tantangan dalam pelaksanaan pembelajaran?</p><p>Tantangannya meliputi kesiapan siswa untuk belajar, keterbatasan waktu, serta kurangnya sarana dan prasarana pendukung.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 02:07:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520677776</guid>
      </item>
      <item>
         <title>asep kurniawan</title>
         <author>asepkurniawan66</author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520678048</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>saya merencanakan pembelajaran di kelas maksimal sehari sebelum pembelajaran itu dilaksanakan</p></li><li><p>menerapan prinsip keaktifan, fleksibilitas, dan relevansi dengan pengalaman sehari-hari</p></li><li><p>ya strategi yang digunakan sudah mendorong siswa berpikir kritis namun belum maksimal pada setiap materi pembelajaran</p></li><li><p>saya memposisikan murid sebagai pusat pembelajaran </p></li><li><p>tantangannya yaitu kesiapan siswa, ketersediaan sarpras penunjang pembelajaran dan alokasi waktu </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 02:07:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520678048</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ranni Irawan</title>
         <author>ranniirawan41</author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520678530</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>merencanakan pembelajaran dapat mengacu pada kurikulum, tujuan pembelajaran, mempertimbangkan karakteristik murid, dan  situasi dan kondisi lingkungan belajar.</p></li><li><p>Berpusat pada murid, relevan dengan kehidupan nyata, dan mempertimbangkan perbedaan individual.</p></li><li><p>strategi yang digunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, namun belum menyeluruh pada setiap materi pembelajaran</p></li><li><p>murid diposisikan sebagai pemeran utama dalam pembelajaran, subjek  yang aktif membangun pengetahuannya sendiri, dengan guru sebagai fasilitator.</p></li><li><p>Keterbatasan waktu,  perbedaan karakteristik murid, serta sarana dan prasarana</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 02:08:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520678530</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : SYAFELIA SD NU METRO</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520683288</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Dengan cara menganalisis peserta didik dan menentukan standar yang ingin dicapai serta mempertimbangkan penggunaan teknoogi dan sumber daya lainya guna mengimbangi kemajuan zaman.</p></li><li><p>prinsip yg saya gunakan yaitu peserta didik dilibatkan aktif dalam proses pembelajaran dan memanfaatkan pengalaman peserta didik sebagai dasar untuk membangun pengetahuanbaru.</p></li><li><p>Strategi yg saya gunakan ialah memberikan umpan balik untuk membantu peserta didik dalam memahami materi.</p></li><li><p>Biasanya saya memposisikan murid sebagai subjek yang aktif dalam proses pembelajaran dan sebagai kolaborator maksudnya murid didorong untuk bekerja sama dengan teman -temanya dan guru.</p></li><li><p>Tantangan yang biasanya dihadapi ialah keterbasan sumber daya alam dan kurangnya motivasi serta minat peserta didik.</p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 02:10:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520683288</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Natalia Hendriyani </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520685674</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Biasanya saya merencanakan pembelajaran dikelas dengan cara memperhatikan kondisi siswa apakah pada saat memulai pembelajaran siswa bersemangat atau tidak tentu nya dengan memperhatikan kurikulum dan menciptakan suasana yang menyenangkan. Misalnya dengan mengakomodasi kebutuhan pembelajaran yang lebih interaktif,dengan mengubah posisi tempat duduk,melingkar dll</p></li><li><p>Prinsip yang saya lakukan adalah berkesadaran,menggembirakan dan berpusat pada siswa. Selalu mengaitkan dalam kehidupan sehari-hari tentunya.</p></li><li><p>Strategi yang saya lakukan :</p><p>A. Mendengar kan keluhan siswa</p><p>B. Banyak bertanya</p><p>C. Menjadi fasilitator yang baik</p></li><li><p>Cara saya mempromosikan murid dalam belajar adalah dengan sering menyanjung nya didepan teman lain sehingga siswa yg tidak PD akan otomatis diperhatikan,sering bertanya dengan menyebutkan namanya  dan memberikan hal yang positif contoh nya memberikan reword prestasi anak.</p></li><li><p>Tantangannya adalah keterbatasan sarana dan prasarana, siswa yang datang kesekolah tidak bersemangat dan sehingga ketika belajar kurang aktif. Dan kurangnya perhatian dari siswa</p></li></ol><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 02:11:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520685674</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Indriyani Putri</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520686091</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Cara merencanakan pembelajaran di kelas yaitu dengan guru harus memahami terlebih dahulu capaian pembelajaran hal ini berkaitan dengan kompetensi dan karakter yang ingin di capai, kemudian guru harus merumuskan terlebih dahulu tujuan pembelajaran, dan yang terakhir guru harus menyusun alur tujuan dari sebuah pembelajaran.</p><p>2. Prinsip yg sudah saya gunakan adalan BBM, berkesadaran, bermakna dan mengembirakan, prinsip tersebut biasanya diesuaikan dengan keadaan yg ada di dalam kelas, yg berpusat kepada murid.</p><p>3. Strategi yang biasa saya gunakan sudah membuat siswa berfikir kritis, namun terkadang ada beberapa materi yang memerlukan strategi pembeljaran yg lebih berbeda lagi.</p><p>4. Murid sebagai pusat dari sebuah pembelajaran, sedangkan seorang guru hanya sebagai seorang fasilitator yg membantu para murid agar dapat mencapai tujuan pembejaran atau capaian pembelajaran yg ingin di capai.</p><p>5. Tantangannya kurangnya fasilitas sekolah yg memadai, kurangnya dukungan keterlibatan orang tua dan alokasi waktu</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 02:12:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520686091</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Siti Fatonah</title>
         <author>sitifatonah99</author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520689858</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Mengidentifikasi tujuan pembelajaran,</p><p>menganalisis karakteristik siswa,</p><p>menentukan materi Pembelajaran,</p><p>memilih pendekatan, metode, dan model pembelajaran, merancang kegiatan pembelajaran, menyiapkan media dan sumber belajar dan </p><p>merancang penilaian.</p></li><li><p>Prinsip yang saya gunakan dalam merancang pembelajaran adalah berpusat pada siswa, dengan mempertimbangkan kebutuhan, minat, dan gaya belajar mereka. Saya juga mengintegrasikan pendekatan kontekstual agar pembelajaran lebih bermakna dan relevan dengan kehidupan nyata.</p></li><li><p>Untuk mengetahui apakah strategi yang digunakan sudah mendorong murid berpikir kritis, kreatif, dan mendalam, perlu dilakukan evaluasi terhadap implementasi strategi tersebut. Evaluasi ini dapat dilakukan dengan mengamati respon dan hasil belajar murid, serta menanyakan secara langsung kepada murid mengenai pengalaman mereka dalam proses pembelajaran.</p></li><li><p>Berorientasi pada kebutuhan murid, mendorong keterlibatan dan keaktifan murid, membangun hubungan positif dan memfasilitasi pembelajaran murid.</p></li><li><p>Prinsip pertama yang biasa saya gunakan dalam pembelajaran yaitu menggembirakan. Menurut saya ketika awal pembelajaran sudah menggembirakan maka dengan mengalir prinsip pembelajaran yang lain bisa diterima oleh murid dengan baik. </p><p>Dalam proses pembelajaran yang mendalam murid berperan sebagai pusat pembelajaran dengan cara memberikan pertanyaan pemantik yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari agar murid dapat berfikir kritis dan berperan aktif dalam pembelajaran  sehingga dapat merefleksikan dengan kehidupan nyata di masyarakat.</p><p>Tantangan yang sering saya hadapi merancang pembelajaran mendalam adalah keberagaman kesiapan belajar siswa, kebutuhan, minat dan gaya belajar siswa serta kolaborasi antar pihak yang terkait seperti orang tua</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 02:14:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520689858</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520693886</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Sebelum merancang pembelajaran biasanya saya terlebih dahulu mengidentifikasi tujuan pembelajaran dan menganalisis karakteristik siswa setelah itu menentukan materi pembelajaran serta memilih Pendekatan, Metode, dan Model Pembelajaran.</p></li><li><p>Prinsip pertama yang biasa saya gunakan dalam pembelajaran yaitu menggembirakan karena menurut saya ketika awal pembelajaran sudah menggembirakan maka dengan mengalir prinsip pembelajaran yang lain bisa diterima oleh murid dengan baik.</p></li><li><p>Strategi yang digunakan sudah mendorong murid berpikir kritis, kreatif, dan mendalam, namun perlu dilakukan evaluasi terhadap implementasi strategi dengan mengamati respon dan hasil belajar murid, serta menanyakan secara langsung kepada murid mengenai pengalaman mereka dalam proses pembelajaran.</p></li><li><p>Dalam proses pembelajaran yang mendalam murid berperan sebagai pusat pembelajaran dengan cara memberikan pertanyaan pemantik yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari agar murid dapat berfikir kritis dan berperan aktif dalam pembelajaran &nbsp;sehingga dapat merefleksikan dengan kehidupan nyata di masyarakat.</p></li><li><p>Tantangan yang sering saya hadapi merancang pembelajaran mendalam adalah keberagaman kesiapan belajar siswa, kebutuhan, minat dan gaya belajar siswa serta kolaborasi antar pihak yang terkait seperti orang tua</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 02:16:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520693886</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520696555</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas ?</p><ul><li><p>Mengidentifikasi tujuan pembelajaran, Menganalisis Karakteristik Siswa</p></li><li><p>Menentukan Materi Pembelajaran</p></li><li><p>Memilih Pendekatan, Metode, dan Model Pembelajaran</p></li><li><p>Merancang kegiatan pembelajaran</p></li><li><p>Menyiapkan Media dan Sumber Belajar</p></li><li><p>Merancang penilaian</p></li><li><p>Menyusun RPP atau Modul Ajar.</p></li></ul></li><li><p>Prinsip pertama yang biasa saya gunakan dalam pembelajaran yaitu menggembirakan karena menurut saya ketika awal pembelajaran sudah menggembirakan maka dengan mengalir prinsip pembelajaran yang lain bisa diterima oleh murid dengan baik.</p></li><li><p>Untuk mengetahui apakah strategi yang digunakan sudah mendorong murid berpikir kritis, kreatif, dan mendalam, perlu dilakukan evaluasi terhadap implementasi strategi tersebut. Evaluasi ini dapat dilakukan dengan mengamati respon dan hasil belajar murid, serta menanyakan secara langsung kepada murid mengenai pengalaman mereka dalam proses pembelajaran.</p><p>Beberapa strategi yang dapat membantu mendorong berpikir kritis, kreatif, dan mendalam antara lain: </p><p>- Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL)</p><p>- Diskusi dan Debat</p><p>- Proyek Kolaboratif</p><p>- Refleksi dan Umpan Balik</p></li><li><p>Dalam proses pembelajaran yang mendalam murid berperan sebagai pusat pembelajaran dengan cara memberikan pertanyaan pemantik yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari agar murid dapat berfikir kritis dan berperan aktif dalam pembelajaran  sehingga dapat merefleksikan dengan kehidupan nyata di masyarakat.</p></li><li><p>Tantangan yang sering saya hadapi merancang pembelajaran mendalam adalah keberagaman kesiapan belajar siswa, kebutuhan, minat dan gaya belajar siswa serta kolaborasi antar pihak yang terkait seperti orang tua</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 02:17:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520696555</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kartika Dewi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520702529</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Hal yang biasanya perlu kita siapkan, antara lain:</p></li></ol><ul><li><p>Mengidentifikasi tujuan pembelajaran</p></li><li><p>Menganalisis Karakteristik Siswa</p></li><li><p>Menentukan Materi Pembelajaran</p></li><li><p>Memilih Pendekatan, Metode, dan Model Pembelajaran</p></li><li><p>Merancang kegiatan pembelajaran</p></li><li><p>Menyiapkan Media dan Sumber Belajar</p></li><li><p>Merancang penilaian</p></li><li><p>Menyusun RPP atau Modul Ajar</p><p><br></p></li></ul><ol start="2"><li><p>Prinsip yang saya gunakan dalam merancang pembelajaran adalah berpusat pada siswa, dengan mempertimbangkan kebutuhan, minat, dan gaya belajar mereka. Saya juga mengintegrasikan pendekatan kontekstual agar pembelajaran lebih bermakna dan relevan dengan kehidupan nyata.</p><p><br></p></li><li><p>Untuk mengetahui apakah strategi yang digunakan sudah mendorong murid berpikir kritis, kreatif, dan mendalam, perlu dilakukan evaluasi terhadap implementasi strategi tersebut. Evaluasi ini dapat dilakukan dengan mengamati respon dan hasil belajar murid, serta menanyakan secara langsung kepada murid mengenai pengalaman mereka dalam proses pembelajaran.</p><p>Beberapa strategi yang dapat membantu mendorong berpikir kritis, kreatif, dan mendalam antara lain:</p><p>- Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL)</p><p>- Diskusi dan Debat</p><p>- Proyek Kolaboratif</p><p>- Refleksi dan Umpan Balik</p><p><br></p></li><li><p>Dalam proses pembelajaran yang mendalam murid berperan sebagai pusat pembelajaran dengan cara memberikan pertanyaan pemantik yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari agar murid dapat berfikir kritis dan berperan aktif dalam pembelajaran  sehingga dapat merefleksikan dengan kehidupan nyata di masyarakat.</p><p><br></p></li><li><p>Tantangan yang sering saya hadapi merancang pembelajaran mendalam adalah keberagaman kesiapan belajar siswa, kebutuhan, minat dan gaya belajar siswa serta kolaborasi antar pihak yang terkait seperti orang tua.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 02:20:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520702529</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rina novania </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520706041</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>saya biasanya sebelum membuat perencanaan pembelajaran di kelas saya melakukan asesmen diagnostik terlebih dahulu untuk mengetahui kemampuan awal murid sehingga nantinya dapat membuat rencana pembelajaran yang tepat yang dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan murid di kelas.</p></li><li><p>prinsip yang sudah saya gunakan dalam merancang pembelajaran adalah pembelajaran  yang berpusat pada peserta didik dan dari pengalaman dari peserta didik yang bermakna.</p></li><li><p>strategi yang saya gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis dengan siswa dapat mengeluarkan ide atau pendapatnya pada saat melaksanakan diskusi kelompok. walaupun belum mencangkup secara keseluruhan disetiap mata pelajaran</p></li><li><p>dalam proses pembelajaran saya memposisikan murid sebagai pusat utama untuk tercapainya keberhasilan pembelajaran.</p></li><li><p>kendala yang sering dihadapi adalah sarana prasarana dan keadaan siswanya.</p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-16 02:22:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fauzan80/o5vfxaysdicvm9wd/wish/3520706041</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
