<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>KERAJAAN MEDANG KAMULAN by Gabriel Alvaro Donzello Susanto</title>
      <link>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-04-28 00:56:09 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-05-10 15:00:16 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>SUMBER BERITA</title>
         <author>24257051alvaro</author>
         <link>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3427019714</link>
         <description><![CDATA[<p>Sumber utama berita tentang Kerajaan Medang Kamulan adalah prasasti, khususnya Prasasti Mpu Sindok yang ditemukan di Jombang. Prasasti ini memberikan informasi penting tentang pemerintahan Mpu Sindok dan awal mula kerajaan.</p><p>Prasasti Tangeran merupakan salah satu sumber sejarah yang ditemukan di wilayah Desa Tangeran, Jombang pada tahun 933 Masehi. Dalam prasasti ini membahas tentang kisah Mpu Sindok yang memerintah Kerajaan Medang Kamulan bersama dengan sang permaisuri yang bernama Sri Wardhani.&nbsp;</p><p>Prasasti Kalkuta: Prasasti yang dibuat pada masa pemerintahan Raja Airlangga ini berisi tentang silsilah raja-raja keturunan Mpu Sindok.</p><p>Prasasti Anjuk Ladang: Prasasti ini berisi tentang awal dari Kerajaan Medang Kamulan.</p><p>Prasasti Bangil merupakan salah satu sumber sejarah dari Kerajaan Medang yang di dalamnya berisikan tentang kisah Mpu Sindok yang mengawasi pembangunan sebuah candi sebagai tempat untuk peristirahatan dari mertuanya yaitu Rakyan Bawang.</p><p><br></p><p>Sumber utama berita tentang Kerajaan Medang Kamulan berasal dari beberapa prasasti penting, khususnya Prasasti Mpu Sindok yang ditemukan di Jombang. Prasasti ini memberikan informasi tentang pemerintahan Mpu Sindok serta awal mula berdirinya Kerajaan Medang Kamulan. Selain itu, Prasasti Tangeran, yang ditemukan di Desa Tangeran, Jombang, pada tahun 933 Masehi, menceritakan tentang pemerintahan Mpu Sindok bersama permaisurinya, Sri Wardhani. Prasasti Kalkuta yang dibuat pada masa pemerintahan Raja Airlangga juga menjadi sumber penting, karena berisi silsilah raja-raja keturunan Mpu Sindok. Sementara itu, Prasasti Anjuk Ladang memuat informasi mengenai awal berdirinya Kerajaan Medang Kamulan. Ada juga Prasasti Bangil yang mencatat peristiwa pembangunan sebuah candi untuk peristirahatan Rakyan Bawang, mertua dari Mpu Sindok, yang diawasi langsung oleh sang raja. Prasasti-prasasti ini menjadi bukti kuat tentang keberadaan dan perjalanan sejarah Kerajaan Medang Kamulan di Jawa Timur.</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3033343980/7fac91ec95f1dde046a62f161d797a5f/download.jpeg" />
         <pubDate>2025-04-28 01:13:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3427019714</guid>
      </item>
      <item>
         <title>AWAL KEMUNCULAN</title>
         <author>24257051alvaro</author>
         <link>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3427022815</link>
         <description><![CDATA[<p>Kerajaan Medang, yang juga dikenal sebagai Kerajaan Mataram Kuno, memiliki sejarah yang panjang dan penting di Jawa. Awalnya berdiri di Jawa Tengah pada abad ke-7 Masehi, dengan Sanjaya sebagai raja pertama yang bergelar Rakai Mataram. Pada periode awal ini, diperkirakan muncul pula Dinasti Syailendra yang bercorak Buddha, berdampingan atau bahkan berinteraksi dengan Dinasti Sanjaya yang Hindu-Siwa. Peninggalan-peninggalan megah seperti Candi Borobudur menjadi saksi kejayaan masa ini.</p><p><br></p><p>Memasuki abad ke-10, terjadi perubahan besar. Mpu Sindok, yang merupakan keturunan dari Dinasti Sanjaya, memindahkan pusat pemerintahan ke Jawa Timur. Langkah ini melahirkan kerajaan baru yang dikenal sebagai Kerajaan Medang Kamulan. Pemindahan ini diperkirakan terjadi karena beberapa faktor krusial:</p><p><br></p><p>Letusan Gunung Merapi: Bencana alam ini kemungkinan besar menyebabkan kerusakan dan ketidakstabilan di Jawa Tengah.</p><p>Tekanan dari Kerajaan Sriwijaya: Kekuatan maritim Sriwijaya di Sumatera diduga memberikan tekanan politik dan militer terhadap Mataram Kuno di Jawa Tengah.</p><p>Di Jawa Timur, Mpu Sindok mendirikan pusat pemerintahan yang diperkirakan berada di daerah Jombang. Ia juga merintis dinasti baru bernama Dinasti Isyana, diambil dari gelarnya Isyana Tungga Dewa. Mpu Sindok memerintah Medang Kamulan dari tahun 929 Masehi hingga 949 Masehi. Dinasti Isyana kemudian berkuasa di Medang Kamulan selama sekitar satu abad.</p><p><br></p><p>Keberadaan Kerajaan Medang Kamulan dibuktikan dengan adanya Prasasti Paradah dan Prasasti Anjuk Ladang, yang juga memberikan petunjuk mengenai lokasi ibu kotanya. Kerajaan ini merupakan kelanjutan dari tradisi dan kekuasaan Mataram Kuno di Jawa Tengah, namun dengan pusat kekuasaan yang baru dan dinasti penguasa yang berbeda.</p><p><br></p><p>Singkatnya, Kerajaan Medang mengalami perpindahan pusat kekuasaan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur oleh Mpu Sindok pada abad ke-10, yang menandai lahirnya Medang Kamulan. Perpindahan ini dipengaruhi oleh faktor alam dan politik, dan kerajaan baru ini diperintah oleh Dinasti Isyana, yang melanjutkan warisan dari Mataram Kuno.</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3033343980/97c00d0e187672a40e277eaa6f17aa3a/Gambar_WhatsApp_2024_07_11_pukul_11_45_26_a9e7d8ea.jpg" />
         <pubDate>2025-04-28 01:14:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3427022815</guid>
      </item>
      <item>
         <title>RAJA TERKENAL</title>
         <author>24257051alvaro</author>
         <link>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3427032713</link>
         <description><![CDATA[<p>Raja yang terkenal di kerajaan Medang Kamulan Jawa Timur adala Mpu Sindok, karena ia memiliki peran yang besar dalam memindahkan kerajaan Mataram yang hilang atau berakhir masa kejayaanya. Hal tersebut diperkirakan terjadi karena meletusnya Gunung Merapi. Maka dari itu, Mpu Sindok memindahkan pusat kekuasaan di <strong>Tamwlang dan Watugaluh</strong> (dekat Jombang sekarang). Mpu Sindok juga terkenal karena ia <strong>bukan sekadar raja</strong>, tapi <strong>penyelamat dinasti</strong> dan <strong>arsitek awal sejarah Jawa Timur</strong>.</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3033343980/26533563bc095eb256fa6a14a2f10d49/images__1_.jpeg" />
         <pubDate>2025-04-28 01:20:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3427032713</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MASA KEJAYAAN DAN BUKTI-BUKTINYA</title>
         <author>24257051alvaro</author>
         <link>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3427073324</link>
         <description><![CDATA[<p>Masa kejayaan kerajaan Medang Kamulan Jawa Timur diperkirakan mengalami masa kejayaannya sekitar abad ke-8 hingga ke-10 Masehi, meskipun informasi tentang periode kejayaan kerajaan ini masih terbatas dan sebagian besar bersifat spekulatif. Masa kejayaan Medang Kamulan berhubungan erat dengan kekuatan politik, ekonomi, dan kebudayaan yang tumbuh pesat pada saat itu. Masa kejayaan Kerajaan Medang Kamulan di Jawa Timur mencapai puncaknya pada abad ke-8 hingga ke-10 Masehi. Kerajaan ini terletak di wilayah strategis yang kini mencakup Blitar dan Tulungagung, yang memungkinkan pengaruhnya meluas ke wilayah sekitarnya. Salah satu faktor penting dalam kejayaan Medang Kamulan adalah keberhasilan raja-raja yang berkuasa, seperti Rakai Panangkaran dan Raja Kertanegara, yang berhasil memperluas wilayah kerajaan dan memperkuat pengaruh agama Hindu-Buddha di Jawa Timur. Medang Kamulan juga dikenal karena pembangunan infrastruktur yang maju, termasuk candi-candi besar yang menjadi simbol kemegahan dan kekuatan kerajaan. Selain itu, ekonomi kerajaan berkembang pesat berkat perdagangan yang aktif dan hasil pertanian yang melimpah, didorong oleh sistem irigasi yang canggih. Di bidang budaya, kerajaan ini menghasilkan karya seni arsitektur dan sastra yang menjadi warisan penting dalam sejarah Jawa. Pengaruh Kerajaan Medang Kamulan tetap terasa meskipun kerajaan ini mengalami kemunduran, karena sebagian besar warisan budayanya diteruskan oleh kerajaan-kerajaan besar berikutnya, seperti Kerajaan Kediri dan Singhasari.</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3033343980/51b38d8c9cf8abfca1857f4a01acfd79/esprocp_2516589658.webp" />
         <pubDate>2025-04-28 01:41:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3427073324</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MASA KERUNTUHAN DAN PENYEBABNYA</title>
         <author>24257051alvaro</author>
         <link>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3435701340</link>
         <description><![CDATA[<p>Kerajaan Medang Kamulan runtuh karena serangan gabungan antara Sriwijaya dan Wurawari, saat Raja Dharmawangsa menggelar pesta pernikahan putrinya dengan Airlangga. Serangan ini mengakibatkan kematian Dharmawangsa dan sejumlah tokoh kerajaan, serta pemindahan pusat kekuasaan oleh Airlangga ke Kahuripan. </p><p>Penyebab keruntuhan ini adalah: </p><p>1. Serangan Sriwijaya dan Wurawari: </p><p>Kerajaan Sriwijaya, dengan bantuan Wurawari, menyerang Medang Kamulan secara mendadak. Serangan ini mengakibatkan kematian Raja Dharmawangsa dan sejumlah tokoh kerajaan lainnya.</p><p>2. Perubahan Dinasti:</p><p>Airlangga, yang merupakan keponakan dan menantu Dharmawangsa, berhasil selamat dari serangan tersebut dan memimpin pasukan kerajaan yang tersisa. Airlangga kemudian memindahkan pusat kekuasaan kerajaan ke Kahuripan dan menobatkan dirinya sebagai raja dengan gelar Rakai Hali Sri Lakeswara Dharmawangsa Airlangga Teguh Ananta Wikramatunggadewa.</p><p>3. Pemindahan Ibu Kota:</p><p>Airlangga memindahkan ibu kota kerajaan dari Medang Kamulan ke Kahuripan, menandai berakhirnya kekuasaan Medang </p><p>Kamulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-05-04 22:10:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3435701340</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KEHIDUPAN SOSIAL-EKONOMI</title>
         <author>24257051alvaro</author>
         <link>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3435701932</link>
         <description><![CDATA[<p>Kerajaan Medang Kamulan memiliki kehidupan sosial-ekonomi yang fokus pada pertanian, perdagangan, dan pelayaran. Kehidupan budaya-agama dipengaruhi oleh agama Hindu, terutama Hindu Siwa dan kemudian Hindu Waisnawa. Peninggalan bersejarah meliputi candi-candi seperti Borobudur, Mendut, Sewu, dan berbagai prasasti. </p><p>Kehidupan Sosial-Ekonomi:</p><p>Pertanian:</p><p>Kerajaan Medang Kamulan, khususnya di masa pemerintahan Raja Airlangga, fokus pada pengembangan pertanian dengan membangun waduk dan irigasi, seperti Waduk Waringin Sapta. </p><p>Perdagangan:</p><p>Pelabuhan Hujung Galuh di muara Sungai Brantas menjadi pusat perdagangan internasional, menghasilkan pendapatan bagi kerajaan. </p><p>Pelayaran:</p><p>Kehidupan masyarakat juga bergantung pada pelayaran dan perdagangan di laut. </p><p>Pajak:</p><p>Masyarakat membayar pajak dari berbagai sektor, seperti tanah, perdagangan, dan kerajinan tangan. </p><p>Sistem Pasar:</p><p>Masyarakat sudah melakukan transaksi jual beli di pasar, dengan komoditas seperti minyak, gula, garam, dan </p><p>kerajinan. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-05-04 22:12:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3435701932</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KEHIDUPAN BUDAYA-AGAMA</title>
         <author>24257051alvaro</author>
         <link>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3435702110</link>
         <description><![CDATA[<p>Kehidupan Budaya-Agama:</p><p>Agama:</p><p>Kerajaan Medang Kamulan awalnya menganut agama Hindu Siwa, kemudian beralih ke Hindu Waisnawa di masa pemerintahan Raja Airlangga. </p><p>Peninggalan Candi:</p><p>Candi-candi seperti Borobudur, Mendut, Sewu, dan lainnya menjadi bukti pengaruh agama Hindu dalam kehidupan masyarakat. </p><p>Prasasti:</p><p>Prasasti-prasasti seperti Prasasti Tengaran dan lainnya memuat informasi tentang pemerintahan, agama, dan kehidupan masyarakat. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-05-04 22:12:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3435702110</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PENINGGALAN BERSEJARAH </title>
         <author>24257051alvaro</author>
         <link>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3435704050</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Peninggalan Bersejarah:</p><p>Candi-candi: Borobudur, Mendut, Sewu, Sari, Gunung Wukir, Gebang, Kalasan, Prambanan, Merak, Plaosan, Sambisari, Lumbung, Pawon, Ngawen, Morangan, Sojiwan, Ijo, Barong, Banyunibo, Ratu Boko, dan lainnya. </p></li><li><p>Prasasti: Prasasti Tengaran, Prasasti Bangil, Prasasti Lor, Prasasti Kalkuta, prasasti mpu simbok, dan lainnya.</p></li><li><p>Pelabuhan: Pelabuhan Hujung Galuh dan Pelabuhan Kembang Putih. </p></li><li><p>Bendungan dan Waduk: Waduk Waringin Sapta</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-05-04 22:18:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3435704050</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KERAJAAN MEDANG KAMULAN</title>
         <author>24257051alvaro</author>
         <link>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3435709802</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-05-04 22:29:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3435709802</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ALVARO                          7B/15              </title>
         <author>24257051alvaro</author>
         <link>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3435710201</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-05-04 22:31:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3435710201</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>24257051alvaro</author>
         <link>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3436395019</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3033343980/2265329a37d2464975295270a20a121d/f3b377b1a1668a9ea52f34c91483b2df.jpg" />
         <pubDate>2025-05-05 12:49:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3436395019</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>24257051alvaro</author>
         <link>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3436397609</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3033343980/f6769d99b0c5c77072f5d78bf77b3b9a/783b4abce45144446b577eb39f4fdf27.jpg" />
         <pubDate>2025-05-05 12:51:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3436397609</guid>
      </item>
      <item>
         <title>                                           PE                                           LE</title>
         <author>24257051alvaro</author>
         <link>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3436433041</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3033343980/f6346c2ae5a98e2149f3126958501677/Untitled_design__1_.png" />
         <pubDate>2025-05-05 13:16:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3436433041</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TA                                        TAK</title>
         <author>24257051alvaro</author>
         <link>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3436433709</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3033343980/b0b0d6238799e46ed4e70b683638fa2f/Untitled_design.png" />
         <pubDate>2025-05-05 13:16:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/24257051alvaro/nu05p0f2hgp8eb0j/wish/3436433709</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
