<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Cumi&#39;s Board by Cumi.id</title>
      <link>https://padlet.com/cumi_id/content</link>
      <description>Rumah Bagi Kalian Berbagi Kisah</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-03-10 16:41:27 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-05-12 04:24:19 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1622642115/1f1d44462258d9797180d5e210467918/11zon_cropped.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>How Does The Story Begin: The Origin of Cumi.id</title>
         <author>cumi_id</author>
         <link>https://padlet.com/cumi_id/content/wish/2088764130</link>
         <description><![CDATA[<div>Hai, Sobat Cumi<br>Perkenalkan, aku adalah Cumi, maskot dari Cumi.id</div><div>Apakah kalian siap untuk berkeliling lautan sambil mendengarkan cumi bercerita mengenai asal usul Cumi.id?<br>Mari kita mulai!<br><br></div><blockquote>Cumi.id itu apa sih, Mi?</blockquote><div>Curhat Dong, Mi kepanjangan dari Cumi.id adalah layanan ventilation berbasis online yang didirikan pada 17 Februari 2022. Cumi menyadari bahwa banyak teman-teman di luar sana yang membutuhkan wadah untuk menceritakan keluh kesah dan lelahnya menghadapi hari-hari, pertanyaan-pertanyaan random yang bikin kamu penasaran, atau bahkan hanya sekadar ingin berbagi cerita kebahagiaan kecil, namun tidak tahu ingin berbagi pada siapa. Maka dari itu, cumi akan menjadi tempat yang tepat untuk kamu berbagi cerita apapun dan tidak perlu khawatir karena cumi akan selalu ada untuk mendengarkan!</div><div><br></div><blockquote>Laluuu, kenapa harus cumi??</blockquote><div>Hahaha! Pertanyaan yang bagus! Jadi, selain Cumi adalah singkatan dari "Curhat dong, Mi" cumi juga hewan yang berperasaan loh! Jadi kamu ga perlu khawatir, Cumi akan jadi temen cerita yang selalu ada buat kamu..<br><br></div><blockquote>Mau tahu arti logo dari Cumi.id dong, Mi!</blockquote><div>Jika kamu amati lebih detail, tangan Cumi memegang handphone dengan simbol semicolon dibaliknya. Semicolon adalah bentuk simbolisasi bagi seseorang yang sedang berjuang menghadapi stres, depresi, gangguan kesehatan mental, dan keinginan untuk menyakiti diri sendiri. Ketika seseorang ingin mengakhiri hidupnya, namun ia memilih untuk tidak melakukannya. Sama seperti seorang penulis yang menggunakan titik-koma untuk melanjutkan kalimatnya.&nbsp;<br>Cumi sangat peduli dengan kesehatan mental. Dengan hadirnya Cumi, Cumi harap dapat menemanimu menghadapi semua cerita hidup yang kamu alami. Baik susah, maupun senang! Karena bagi cumi, kamu dan semua cerita-cerita hidupmu adalah hal yang berarti. Meskipun Cumi hanya bisa hadir melalui dunia maya, Cumi akan memastikan untuk selalu hadir untukmu dan siap mendengarkan ceritamu.<br><br></div><blockquote>Ada apa aja di Cumi.id?</blockquote><div>Cumi.id punya tiga layanan spesial untuk kamu. Yang pertama adalah layanan curhat melalui online yang bisa kamu akses melalui Twitter dan Whatsapp Messenger. Layanan yang kedua adalah layanan edukasi, dimana melalui layanan ini Cumi dapat membagikan sedikit pengetahuan seputar kesehatan mental untuk teman-teman semua. Kemudian layanan ketiga adalah layanan informasi. Melalui layanan ini, Cumi membagikan semua kontak teman-teman cumi, yaitu sesama pegiat kesehatan mental, yang dapat kalian hubungi untuk membantu kalian berjuang memiliki mental yang sehat!<br><br></div><blockquote>Tapi aku malu, Mi untuk berbagi ceritaku..</blockquote><div>Tidak perlu khawatir, untuk menjadi teman pendengar, Cumi tidak perlu tahu siapa kamu sebenarnya. Cumi.id akan menjaga semua kerahasiaanmu dan semua rahasia yang kamu miliki akan aman bersama Cumi. Dengan Cumi yang tidak mengetahui siapa kamu sebenarnya, Cumi tidak akan menghakimi ceritamu, sebaliknya Cumi akan benar-benar mendengarkan dengan tulus serta memberimu dukungan secara penuh sebagai teman!<br><br>Maaf sekali tapi cumi harus mengakhiri perjalanan kita saat ini :(<br>Tidak terasa kita sudah mengelilingi lautan terlalu jauh!<br>Cumi akan melanjutkan perjalanan kembali..<br>Apabila masih ada yang ingin kamu tanyakan mengenai Cumi.id, dapat kalian tanyakan melalui kolom komentar yaa! Senang bertemu denganmu^^<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1622642115/ff338a9e8f11c67d23fa5671d293ae16/unnamed__1_.png" />
         <pubDate>2022-03-10 16:59:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cumi_id/content/wish/2088764130</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Bagaimana cara menjadi pendengar yang baik?</title>
         <author>cumi_id</author>
         <link>https://padlet.com/cumi_id/content/wish/2174201472</link>
         <description><![CDATA[<div>Sobat Cumi bingung bagaimana merespon teman yang sedang curhat?<br><br></div><div>Cumi punya tips sederhana yang bisa kamu lakukan sebagai teman, yaitu <strong>cukup mendengarkan dengan baik.</strong></div><div><br>Untuk menjadi pendengar yang baik, mendengar dengan telinga saja tidak cukup, kita juga harus melibatkan empati dan menghormati lawan bicara.<br><br><mark>Satu hal yang tidak boleh kita lakukan adalah menyalahkan lawan bicara apabila kita kitak setuju atau sulit memahami apa yang ia bicarakan.</mark><br><br>Yuk kita terapkan kiat-kiat berikut supaya menjadi pendengar yang baik bagi temanmu!<br><br></div><blockquote><strong>1. Mendengar dengan seksama</strong><br>Dengarkan dengan baik apa yang lawan bicara ungkapkan. Lakukan <em>eye contact</em> agar ia merasa didengar dan dihargai.</blockquote><div><br></div><blockquote><strong>2. Simpulkan yang kamu dengar</strong><br>Dengan merangkum dan menyimpulkan cerita, mereka akan tahu bahwa kita memang benar-benar mendengarkan cerita mereka.</blockquote><div><br></div><blockquote><strong>3. Berikan empati</strong><br>Tidak perlu terburu-buru memberi solusi, karena terkadang mereka hanya ingin didengarkan. Berikan penerimaan dengan empati dan posisikan diri jika kamu ada di posisinya.</blockquote><div><br></div><blockquote><strong>4. Validasi perasaan mereka</strong><br>Meskipun terkadang kita tidak setuju dengan logika mereka, akuilah perasaanya terlebih dahulu. Tanyakan bagaimana dan mengapa perasaan itu timbul, kemudian beri mereka waktu untuk meluapkan apa yang ia rasakan dengan nyaman.</blockquote><div><br></div><blockquote><strong>5. Bantu mereka mencari solusi</strong><br>Ajak temanmu untuk mencari jalan keluar bersama-sama. Bantu mereka untuk menemukan ide semampumu dan solusi yang cocok untuk mereka.</blockquote><div><br>Kita tidak pernah tahu hal sederhana yang kita berikan untuk orang lain akan sangat berarti bahkan dapat menyelamatkan nyawa seseorang.<br><br>Sekarang kamu sudah tahu kan bagaimana cara mendengarkan dengan baik?&nbsp;<br>Coba terapkan tips di atas untuk orang sekitarmu ya!<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1622642115/c459634025b9562efe9c76a76ff83e3f/1.png" />
         <pubDate>2022-05-08 04:41:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cumi_id/content/wish/2174201472</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Toxic Relationship</title>
         <author>cumi_id</author>
         <link>https://padlet.com/cumi_id/content/wish/2177031988</link>
         <description><![CDATA[<div>Halo sobat cumi! Kalian sering ga sih berantem sama pasangan? Pertanyaan berlaku bukan buat para jombloan dan jomblowati yaa 😌<br><br>Apa sih yang bikin perperangan itu dimulai? Jawabannya pasti beragam, tapi mungkin satu atau beberapa diantaranya adalah toxic relationships. Bisa pasangan kita yang toxic atau bahkan diri kita sendiri yang toxic.&nbsp;<br>Maka dari itu, yuk telusuri lebih dalam mengenai toxic relationship!<br><br></div><blockquote><strong>Apa itu toxic relationship?</strong></blockquote><div><br>Toxic relationship adalah hubungan yang tidak sehat untuk diri sendiri dan orang lain. Dampak dari pernah menjalin hubungan yang merugikan adalah akan merasakan konflik internal atau konflik batin. Konflik batin ini dapat menyebabkan kemarahan, depresi, ataupun kecemasan. Selain itu, hubungan yang beracun membuat seseorang sulit untuk menjalani kehidupan yang produktif dan sehat. Toxic relationship dapat berupa kekerasan fisik, kekerasan emosional dan kekerasan seksual.<br><br></div><blockquote><strong>Tanda Hubungan yang Tidak Sehat</strong></blockquote><div><br></div><blockquote><strong>1. Komunikasi yang tidak sehat</strong></blockquote><div>Sebagian besar isi percakapan dalam hubungan beracun diisi dengan kritik dan penghinaan terhadap satu sama lain. Bahkan dapat berujung pada menghindari panggilan dari pasangan.<br><br></div><blockquote><strong>2. Cemburu yang berlebih</strong></blockquote><div>Apa pasangan sobat cumi sering melakukan spam chat dan merasa kesal ketika kalian tidak segera menjawab chat darinya?&nbsp;<br>Hal tersebut dapat berasal dari kecemburuan dan ketidakpercayaan satu sama lain. Meskipun tidak ada salahnya unruk merasa cemburu, namun jika kecemburuan itu hanya mengarah pada kecurigaan yang berlebih dan terus-menerus maka membuat hubungan menjadi toxic.<br><br></div><blockquote><strong>3. Tidak adanya support satu sama lain</strong></blockquote><div>Hubungan yang tidak sehat membuat sobat cumi merasa tidak didukung oleh pasangan dan malah terjadi kompetisi. Bukannya mendapat dukungan, kalian malah mendapatkan kritik yang menjatuhkan.&nbsp;<br><br></div><blockquote><strong>4. Kekerasan fisik</strong></blockquote><div>Pasangan yang tidak sehat sering kali main tangan selain kekerasan verbal yang dilontarkan. Jika pasangan sudah main tangan, sudah bisa dikatakan hubungan tidak sehat. Apapun masalahnya main tangan sangat tidak dibenarkan.<br><br></div><blockquote><strong>Apa saja akibat jika terjebak dalam toxic relationship? </strong></blockquote><div><br>Orang yang terjebak dalam hubungan tidak sehat bisa memengaruhi kesehatan mental dan fisik seseorang. Toxic relationship ini juga bisa membuat anda kehilangan kepercayaan diri. Toxic relationship nyatanya juga dapat menyebabkan stres kronis di antara pasangan yang mampu melemahkan kesehatan mental dan fisik.<br><br></div><blockquote><strong>Cara Keluar dari Hubungan yang Tidak Sehat 
</strong>
Keluar dari hubungan yang tidak sehat memang sulit tapi kita juga harus berusaha untuk bisa bebas dari dari itu semua. Terlepas rasa sayang anda begitu besar terhadap pasangan anda, anda pantas untuk dihargai dan dihormati.
Jika kamu ingin terlepas dari hubungan yang tidak sehat, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut:</blockquote><div><br></div><blockquote><strong>1. Putuskan hubungan</strong></blockquote><div>Jika tidak ada perubahan ke arah positif dalam hubungan yang tidak sehat, maka sobat cumi harus berusaha untuk memutuskan nya. Mungkin memang butuh waktu untuk meninggalkan suatu hubungan.</div><div>Tetapi jika kalian terus memaksakan hubungan yang tidak sehat, hal tersebut akan membuat kalian terus berada dalam lingkaran setan hubungan tersebut.&nbsp;</div><div><br></div><blockquote><strong>2. Menjaga diri</strong></blockquote><div>Ketika berada di hubungan yang tidak sehat membuat kamu lelah mental dan fisik. Maka dari itu penting untuk memanfaatkan waktu untuk diri sendiri, misalkan tidur, merawat diri, menonton film, memakan makanan favoritmu.<br><br></div><blockquote><strong>3. Terbuka dan berani berbicara</strong></blockquote><div>Karena sobat cumi tidak sendirian dalam menghadapi ini, maka ceritalah kepada teman, keluarga atau seseorang yang kalian rasa dapat membantu dan menampung ceritamu. Jika kalian merasa sudah membutuhkan penanganan lebih segera datanglah ke psikolog. Jangan biarkan kamu sendirian dalam menangani masalah ini karna bisa berdampak buruk kepada mental mu.</div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1622642115/355d49aa8f42ff477996bd2f87cda7e0/Toxic_Relationship.png" />
         <pubDate>2022-05-10 06:09:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cumi_id/content/wish/2177031988</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Self Care</title>
         <author>cumi_id</author>
         <link>https://padlet.com/cumi_id/content/wish/2180574753</link>
         <description><![CDATA[<div>Sobat Cumi udah tau belum self care itu apa dan bagaimana?<br><br>Nah jadi, self care merupakan pengalaman atau tindakan yang bertujuan meningkatkan kondisi mental, emosional, fisik, dan kesejahteraan spiritual yang tujuannya menjadikan seseorang menjadi holistis dan mampu berperan sebagai individu yang balanced. (Thomas and Morris (2017)).<br><br>Wah wah... Gimana tuh? Kita lanjut yuk-!!<br><br>Nah jadi self care itu bisa Sobat Cumi lakukan sendiri untuk mengelola ataupun mencegah stres serta kelelahan dengan berbagai cara yang pastinya menguntungkan kesehatan mental kita.<br>Tapi seperti yang dibilang tadi self care tidak hanya melibatkan aspek psikologis saja lho-! Tapi juga melibatkan aspek fisik, psikologis, dan juga spiritual.<br><br>Siapa nih di sini yang suka bilang ibadah bukan termasuk cara menjaga kesehatan mental? Ibadah juga masuk ya, Sobat Cumi.<br><br>Nah gimana nih udah pada nangkep maksud dari self care belum?&nbsp;<br>Jadi pada intinya self care merupakan upaya yang dilakukan diri kita sendiri untuk merawat diri kita baik fisik, psikologis maupun spiritual agar mencegah timbulnya stres atau kelelahan.<br><br>Berdasarkan ketiga aspek tadi Sobat Cumi dapat memilih kegiatan self care Sobat Cumi sendiri, lho-!!<br>Mau tau gimana caranya? Yuk yuk Cumi kasih tau-!!<br><br>Eitsss-! Sebelum membahas kegiatan atau programnya, Sobat Cumi terlebih dahulu harus memahami ini dulu...<br><br>Jadi, sebelum Sobat Cumi cari-cari nih macam teknik atau kegiatan self care, Sobat Cumi harus tau apa yang menjadi stressor atau permasalahan yang ada pada diri Sobat Cumi dan... Sobat Cumi juga perlu tau atau mencatat reaksi fisik/psikologis/emosi yang timbul saat berada di situasi tersebut. Dan lalu, kegiatan apa saja yang biasanya Sobat Cumi lakukan saat berada di situasi tersebut. Mengapa demikian?<br><br>Hmm... Gini-gini, jadi program self care itu ga asal-asalan ya-! Kita harus tau tujuan apa yang mau kita capai dengan program atau kegiatan-kegiatan tersebut. Misalnya Sobat Cumi mau ngatasin kecemasan, maka program self care harus kegiatan-kegiatan yang bisa ngatasin kecemasan atau ngebantu Sobat Cumi buat ngeredain kecemasan.<br><br>Nah nah gimana nih Sobat Cumi udah makin paham belum mengenai self care? Kalau udah, yuk Cumi ajak buat mengenal beberapa kegiatan self care-!!<br><br>Seperti yang telah dikatakan di awal, sekf care harus mencakup aspek fisik, psikologis, dan kuga spiritual. Oleh karenanya Cumi berikan beberapa kegiatan yang dapat dijadikan contoh program self care yang dapat Sobat Cumi coba. Di antaranya:<br>1. Olahraga.<br>2. Membuat jurnal harian.<br>3. Sleep hygiene.<br>4. Meditasi.<br>5. Berdo'a.<br><br>Nah jadi itu tadi contoh kegiatan yang termasuk ke dalam self care-!!<br><br>Tapi sekali lagi perlu diingat bahwa kegiatan dalam self care harus disesuaikan dengan kondisi yang Sobat Cumi alami dan Sobat Cumi perlu juga untuk mengevaluasi hasil dari self care tersebut ya-!!<br><br>Dan ada satu kegiatan yang ga kalah penting untuk self care atau mengatasi stres... Yup bener banget-!! Curhat atau cerita dengan teman. Curhat bisa menjadi salah satu solusi buat Sobat Cumi yang lagi mengalami gundah atau permasalahan. Sobat Cumi dapat bercerita kepada teman atau pun orang lain yang Sobat Cumi percaya.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1622642115/83f2dbc50bfa69254ebb55a7ffc11b4b/20220512_105805_0000.png" />
         <pubDate>2022-05-12 04:24:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cumi_id/content/wish/2180574753</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
