<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Hasil Diskusi Studi Kasus by YuNitha Egu</title>
      <link>https://padlet.com/yunithaegu/ncr955rdznargroc</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-04-02 14:05:54 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-11-18 03:56:32 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Soal : 1</title>
         <author>yunithaegu</author>
         <link>https://padlet.com/yunithaegu/ncr955rdznargroc/wish/2541573571</link>
         <description><![CDATA[<div>Apa tingkat keragaman genetik yang ditemukan dalam populasi Pande Bangke Mawong di Desa Sumita, Kabupaten Gianyar, Bali berdasarkan penanda DNA mikrosatelit kromosom Y?<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-03 02:10:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yunithaegu/ncr955rdznargroc/wish/2541573571</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Soal : 2</title>
         <author>yunithaegu</author>
         <link>https://padlet.com/yunithaegu/ncr955rdznargroc/wish/2541576461</link>
         <description><![CDATA[<div>Mengapa ditemukan alel yang lebih beragam dan frekuensi yang lebih merata pada populasi Pande lainnya di Bali?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-03 02:12:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yunithaegu/ncr955rdznargroc/wish/2541576461</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Soal : 3</title>
         <author>yunithaegu</author>
         <link>https://padlet.com/yunithaegu/ncr955rdznargroc/wish/2541577131</link>
         <description><![CDATA[<div>Mengapa tingkat keragaman genetik pada populasi pembanding, masyarakat Pande lainnya di Bali lebih tinggi daripada populasi masyarakat Pande di Desa Sumita?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-03 02:13:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yunithaegu/ncr955rdznargroc/wish/2541577131</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yunithaegu/ncr955rdznargroc/wish/2541613216</link>
         <description><![CDATA[<div>Lita 041<br>Netta 002<br>Adel 015&nbsp;<br>Lilis 008&nbsp;<br>Frans 017&nbsp;<br>Nika 029<br>SOAL 1<br>Pada masyarakat Pande Bangke Mawong di Desa Sumita, Kabupaten Gianyar, Bali ditemukan delapan ragam alel dan tiga ragam haplotipe. Alel yang ditemukan meliputi alel 200 pb dan 204 pb (lokus DYS19), alel 219 pb dan alel 215 pb (lokus DYS390), alel 137 pb (lokus DYS393), alel 127 pb dan alel 123 pb (lokus DYS395) dan alel 224 pb (lokus SRY). Sementara haplotipe yang ditemukan meliputi haplotipe A (alel 200, 219, 137, 127, 224 pb), haplotipe B (alel 204, 219, 137, 127, 224 pb), dan haplotipe C (alel 200, 215, 137, 123, 224 pb).&nbsp;<br>SOAL 2<br>karena sampel Pande lainnya diambil dari beberapa populasi Pande di berbagai lokasi/desa di Bali.&nbsp;<br>SOAL 3<br>Sementara itu pada populasi pembanding masyarakat Pande lainnya di Bali nilai keragaman genetiknya lebih tinggi dibandingkan dengan nilai keragaman genetik pada masyarakat Pande di Desa Sumita. Tingginya nilai keragaman genetik pada masyarakat Pande lainnya tersebut disebabkan karena lebih beragamnya alel yang ditemukan pada setiap lokus yang diuji. Sebaran frekuensi alel pada masing-masing lokus tersebut juga menunjukkan frekuensi yang cukup merata. Ditemukannya alel yang lebih beragam dan sebaran frekuensi yang lebih merata pada populasi Pande lainnya dibandingkan dengan populasi masyarakat Pande di Desa Sumita disebabkan karena sampel Pande lainnya diambil dari beberapa populasi Pande di berbagai lokasi/desa di Bali.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-03 02:43:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yunithaegu/ncr955rdznargroc/wish/2541613216</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 3 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yunithaegu/ncr955rdznargroc/wish/2541613431</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Berdasarkan penelitian pada jurnal, masyarakat Pande Bangke Mawong di Desa Sumita dengan penanda DNA mikrosatelit kromosom Y pada lokus DYS19, DYS390, DYS393, dan SRY menghasilkan delapan alel pada kelima lokus yang diuji tersebut. Pada lokus DYS19 ditemukan alel 200 pb dan 204 pb, pada lokus DYS390 ditemukan alel 215 pb dan 219 pb, pada lokus DYS393 ditemukan alel 133 pb, dan alel 137, pada lokus DYS395 ditemukan alel 123 pb dan 127 pb.&nbsp; Sementara itu pada lokus SRY ditemukan alel 224 pb.<br>2. Karena, ditemukannya alel yang lebih beragam dan sebaran frekuensi yang lebih merata pada populasi Pande lainnya dibandingkan dengan populasi masyarakat Pande di Desa Sumita disebabkan karena sampel Pande lainnya diambil dari beberapa populasi Pande di berbagai lokasi/desa di Bali. Masyarakat Pande di Bali tersebar di seluruh wilayah Bali, dan setiap populasi tersebut kemungkinan memiliki lungkang gen (gene pool) yang berbeda.<br>3. Karena, pada populasi pembanding&nbsp;<br>masyarakat Pande lainnya di Bali nilai keragaman&nbsp;genetiknya lebih tinggi dibandingkan dengan&nbsp;nilai keragaman genetik pada masyarakat Pande&nbsp;di Desa Sumita. Tingginya nilai keragaman&nbsp;genetik pada masyarakat Pande lainnya tersebut&nbsp; disebabkan karena lebih beragamnya alel yang&nbsp;ditemukan pada setiap lokus yang diuji.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-03 02:43:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yunithaegu/ncr955rdznargroc/wish/2541613431</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yunithaegu/ncr955rdznargroc/wish/2541615347</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp;1. Populasi masyarakat Pande Bangke Mawong di Desa Sumita memiliki variasi genetik pada lima lokus yang diuji, terdapat delapan alel DNA mikrosatelit yang ditemukan. Ditemukannya variasi alel tersebut menunjukkan terjadinya mikroevolusi pada populasi masyarakat Pande di Desa Sumita, yang disebabkan oleh peristiwa mutasi genetik. Penelitian dengan penanda DNA mikrosatelit kromosom Y pada lokus tertentu juga menunjukkan adanya ragam alel yang mengisyaratkan asal usul masyarakat Pande di Desa Sumita sebagai bagian dari masyarakat Bali dan masyarakat Nusantara pada umumnya.<br><br></div><div>2. Pada populasi Pande di Bali, terdapat alel yang lebih bervariasi dan frekuensinya lebih merata karena berasal dari beberapa populasi di berbagai lokasi/desa di Bali yang masing-masing memiliki lungkang gen yang berbeda. Hal ini terjadi karena adanya variasi lingkungan, interaksi antar kelompok, dan perkawinan antar kelompok yang memperkenalkan alel baru ke dalam populasi. Hal ini berbeda dengan masyarakat Pande di Desa Sumita yang memiliki keragaman genetik yang lebih rendah.<br><br></div><div>3. Keragaman genetik masyarakat Pande di Desa Sumita lebih rendah daripada populasi pembanding masyarakat Pande di Bali. Faktor penyebabnya antara lain sedikitnya ragam alel yang ditemukan pada masing-masing lokus karena sedikitnya mutasi yang terjadi dan populasi masyarakat Pande di Desa Sumita yang belum terbentuk dengan cukup lama. Sementara itu, populasi Pande lainnya di Bali memiliki keragaman genetik yang lebih tinggi karena sampel diambil dari beberapa populasi Pande di berbagai lokasi/desa di Bali yang memiliki lungkang gen yang berbeda.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-03 02:45:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yunithaegu/ncr955rdznargroc/wish/2541615347</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yunithaegu/ncr955rdznargroc/wish/2541618096</link>
         <description><![CDATA[<div>211434020_Aurelia Iivona211434024_Louis Pascal S211434045_Duta Panduwinata211434016_Robertus bangkit211434034_Lucia Elsa211434023_Martha Candra Apriliyanti<br>1. Tingkat keragaman genetik yang ditemukan pada populasi Pande Bangke Mawong di Desa Sumita, Kabupaten Gianyar, Bali dengan menggunakan penanda DNA mikrosatelit kromosom Y adalah sebagai berikut:<br><br>- Jumlah sampel yang dianalisis adalah 43 individu laki-laki dari populasi Pande Bangke Mawong.<br><br>- Ditemukan 27 haplotipe yang berbeda pada penanda DNA mikrosatelit kromosom Y, yang menunjukkan tingkat keragaman genetik yang relatif tinggi pada populasi tersebut.<br>- Heterozigositas rata-rata yang ditemukan adalah 0,6117, yang juga menunjukkan keragaman genetik yang relatif tinggi pada populasi tersebut.<br>2. Ditemukan delapan alel DNA mikrosatelit pada lima lokus yang diuji. Ditemukannya delapan alel pada lima&nbsp;<br>lokus yang diuji tersebut menunjukkan terjadinya proses evolusi (mikroevolusi) pada populasi masyarakat Pande di Desa Sumita yaitu perubahan frekuensi alel dalam skala kecil (genetik). Adanya peristiwa mutasi gen menyebabkan terjadinya proses evolusi pada populasi&nbsp;<br>masyarakat Pande di Desa Sumita. Mutasi genetik tersebut diketahui menjadi salah satu penyebab populasi di alam tidak akan pernah mengalami keadaan keseimbangan genetik<br>3. Rendahnya nilai keragaman genetik pada masyarakat Pande di Desa Sumita disebabkan oleh sedikitnya ragam alel yang ditemukan pada&nbsp;<br>masing-masing lokus. Rendahnya ragam alel yang ditemukan pada masyarakat Pande di Desa Sumita tersebut disebabkan karena sedikitnya mutasi yang terjadi. Sedikitnya mutasi&nbsp; disebabkan karena sedikitnya jumlah populasi masyarakat Pande di Desa Sumita. Semakin banyak jumlah individu dalam populasi maka akan semakin besar peluang terjadinya mutasi&nbsp; yang pada akhirnya meningkatkan jumlah alel&nbsp;<br>pada populasi tersebut.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-03 02:48:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yunithaegu/ncr955rdznargroc/wish/2541618096</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK 2</title>
         <author>cindiwawa4</author>
         <link>https://padlet.com/yunithaegu/ncr955rdznargroc/wish/2541621914</link>
         <description><![CDATA[<div>1.berdasarkan penanda DNA mikrostaelit kromosom Y tingkat keragaman yang temukan&nbsp; yaitu pada lokus DYS19, DYS390, DYS393, DYS395, dan SRY&nbsp;<br>2.Ditemukannya alel yang lebih beragam dan sebaran frekuensi yang lebih merata pada populasi Pande lainnya dibandingkan dengan populasi masyarakat Pande di Desa Sumita disebabkan karena sampel Pande lainnya diambil dari beberapa populasi Pande di berbagai lokasi/desa di Bali. Masyarakat Pande di Bali tersebar di seluruh wilayah Bali, dan setiap populasi tersebut kemungkinan memiliki lungkang gen (gene pool) yang berbeda (Junitha &amp; Wijana, 2017; Tishkoff &amp; Williams, 2002).&nbsp;<br>3. karena Tingginya nilai keragaman genetik pada masyarakat Pande lainnya tersebut disebabkan oleh  beragamnya alel yang ditemukan pada setiap lokus yang diuji. Sebaran frekuensi alel pada masing-masing lokus tersebut juga menunjukkan frekuensi yang cukup merata&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-03 02:51:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yunithaegu/ncr955rdznargroc/wish/2541621914</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
