<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>TUGAS WILAYAH IPS 2 by kasman rejadi</title>
      <link>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc</link>
      <description>WILAYAH DAN PEWILAYAHAN</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2018-07-25 05:33:18 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-01-23 19:42:15 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet-assets.s3.amazonaws.com/icons/Doubleheart.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>MAWAR</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/271064726</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Abu Thayyib<br>2. Farah Eka Reski<br>3. Asfilah<br>4. Imelda Destina Fitriani<br>5. Wiwik Ashary<br>6. Tanya Taqilla&nbsp;<br><br>•) WILAYAH<br>Wilayah adalah sebuah tempat yang ada di muka bumi, yang mempunyai karakteristik, dan batasan-batasan teritorial (wilayah kekuasaan) atau juga daerah yang dikuasai suatu struktur pemerintahan.<br>Contoh wilayah :&nbsp;<br>- Perairan<br>- Dataran tinggi<br>- Lembah<br>- Lautan<br><br>•) PERWILAYAHAN<br>Perwilayahan merupakan proses penentuan suatu wilayah dengan menarik batas berdasarkan variabel atau kriteria tertentu baik secara kuantitas maupun kualitas.<br><br>•) WILAYAH HOMOGEN/FORMAL<br>&nbsp; &nbsp; -Wilayah Homegen/Formal<br>Wilayah formal adalah suatu wilayah yang dicirikan berdasarkan keseragaman atau homognitas tertentu. Oleh karena itu, wilayah formal sering pula disebut wilayah seragam (uniform region). Homogenitas dari wilayah formal dapat ditinjau berdasarkan kriteria fisik atau alam ataupun kriteria sosial budaya.&nbsp;<br>Contoh wilayah formal:<br>- Pertanian<br>- Daerah Pegunungan<br>- Daerah Perkotaan<br><br>•) WILAYAH FUNGSIONAL<br>Wilayah fungsional adalah wilayah yang dicirikan oleh adanya kegiatan yang saling berhubungan antara beberapa pusat kegiatan secara fungsional. Secara umum kota merupakan wilayah fungsional yang berperan dalam memenuhi kebutuhan penduduk pedesaan di sekitarnya.<br>Contoh fungsional:&nbsp;<br>- Daerah konservasi<br>- Daerah resapan&nbsp;<br>- Zona penyangga<br><br><br>Toraja memiliki banyak kebudayaan yang masih melekat di diri warga-warganya. Kebudayaan kebudayaan itu salah satu nya adalah upacara pemakaman, Rumah adat Tongkonan, Pa'ssura atau ukiran kayu, dan masih banyak yang lainnya</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-07-25 05:37:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/271064726</guid>
      </item>
      <item>
         <title>IPS BISA 86</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/271064794</link>
         <description><![CDATA[<div><em><mark>1. Dindah Nur safira Putri Udin<br>2. St Raina Jannahtul Azalia x<br>3. Nurul Ramadani<br>4. Siti Nur Halisa<br>5. Andi Nurul Assyifa Zahra  </mark></em><br><br>♡ <mark>WILAYAH</mark></div><blockquote><strong>Wilayah adalah suatu tempat yang ada di muka bumi memiliki beberapa perbatasan dan beberapa karakteristik yang berùbeda di tiap perbatasannya.</strong></blockquote><div>Wilayah juga di kelilingi oleh batas-batas kondisi fisik alam, misalnya sungai, gunung, atau laut.<br>Wilayah negara bisa diperbatas juga oleh tembok atau pagar yang dibangun untuk menambah keamanan.<br><br>♡ <mark>PEWILAYAHAN</mark></div><blockquote>Pewilayahan adalah usaha untuk membagi-bagi permukaan bumi tertentu untuk tujuan yang tertentu pula.</blockquote><div>- <em>Tujuan pewilayahan</em><br>1. Menyebar-ratakan pembangunan, untuk menghindarkan pemusatan kegiatan pembangunan di daerah tertentu.<br>2. Menjamin keserasian dan koordinasi antar berbagai kegiatan pembangunan di tiap daerah<br>3. Memberikan pengarahan kegiatan pembangunan untuk pemerintah.<br><br>- <em>Prinsip-prinsip Pewilayahan</em><br>Secara garis besar ;<br>1. Penyamarataan wilayah<br>2. Klasifikasi Wilayah<br><br>♡ <mark>WILAYAH HOMOGEN/FORMAL<br></mark><br></div><blockquote>Wilayaha homogen adalah wilayah yang batasnya di tentukan berdasarkan keseragaman atau seperangkat ciri atau karakteristik tertentu dari aspek fisik, sosial, ekonomi , budaya dan lingkungan beserta kombinasi dan turunannya.</blockquote><div><br></div><blockquote>Wilayah Formal adalah kawasan yang homogen.<br>Dicirikan oleh sesuatu yang dimiliki atau melekat pada manusia dan alam secara umum, seperti bahasa tertentu yang di gunakan penduduk.</blockquote><div>Jadi, yang dimaksud wilayah formal adalah suatu wilayah yang statis,homogen, dan pasif.<br><em>Contohnya</em> ; <br>-Daerah pertanian<br>-Daerah pegunungan<br>-Daerah Perkotaan<br><br>♡<mark>WILAYAH FUNGSIONAL<br></mark><br></div><blockquote>Wilayah Fungsional adalah suatu kawasan yang dinamis serta aktif dan selalu berubah, biasanya wilayah seperti ini terdapat di kota atau wilayah sentral.</blockquote><div><em>Contoh</em> ;<br>- Daerah konservasi<br>- Daerah Resapan<br>- Zona penyangga<br><br>  </div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/302061522/8a28302a321e859cd7c411ff06f4e163/15324989627112018143798.jpg" />
         <pubDate>2018-07-25 05:38:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/271064794</guid>
      </item>
      <item>
         <title>AVENGERS infinity war</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/271064799</link>
         <description><![CDATA[<div>1. NADIA NURADILAH ARDY<br>2. DILAWATI LINSANGAN<br>3. AGUSTINA ALIMIN<br>4. RIZKIKA RAUDATUL JANNAH<br>5. A. TRIANA TASYA PUTRI<br><br><strong><em>-WILAYAH</em></strong><br>Adalah Suatu tempat di muka bumi yang memiliki batasan batasan tertentu atau menjadi teritorial dari sebuah kedaulatan<br><strong>Contoh : Dataran tinggi, Dataran rendah &amp; perairan</strong><br><br><strong><em>-PERWILAYAHAN</em></strong><br>Adalah proses pengelompokkan wilayah berdasarkan ciri kesamaan atas dasar fisik dan sosial<br><strong>Contoh : Provinsi Jawa barat</strong><br><br><strong><em>-WILAYAH HOMOGEN/FORMAL</em></strong><br>Adalah wilayah yang batasnya ditentukan berdasarkan keseragaman atau seperangkat ciri atau karekteristik tertentu dari aspek fisik, sosial, ekonomi, budaya dan lingkungan beserta kombinasi dan turunannya<br><strong>Contoh : Appalarang Beach</strong><br><br><strong><em>-WILAYAH FUNGSIONAL</em></strong><br>Adalah wilayah yang dinamis serta aktif dan selalu berubah, biasanya wilayah seperti ini terdapat di kota atau wilayah sentral<br><strong>Contoh : Sungai Amazon</strong><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-07-25 05:39:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/271064799</guid>
      </item>
      <item>
         <title>WAKANDA 8</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/271064806</link>
         <description><![CDATA[<div>1.Rafly paiyasa<br>2.Muh.fauzan patta<br>3.Zuljalali wal ikram<br>4.Kevin daniel<br>5.Muh.fahmi tsaqif<br><br>WILAYAH:<br>1.Wilayah adalah sebuah daerah yang memiliki batas kondisi fisik alam yang menjadi teritorial.Contoh : pantai parangtritis<br>2.Kewilayahan adalah seluruh wilayah yang dimiliki dan berhak atas hal tersebut.Contoh : Indonesia<br>3.Wilayah Homogen adalah wilayah yang batasnya ditentukan berdasarkan ciri ciri/karekteristik tertentu.Contoh : Pantai Bira<br>4.Wilayah fungsional adalah suatu daerah yang di fungsikan menurut jenis dan kekhususan yang saling berhubungan satu sama lain.Contoh : desa Meulaboh dan Kota Aceh<br><br>    GURUN SAHARA<br>WAKANDA<br>Rafly paiyasa<br>Kevin Daniel<br>Muh.fauzan patta<br>Muh.Zuljalali wal ikram<br>Muh.Fahmi Tsaqif<br><strong><br>Gurun Sahara</strong> adalah nama sebuah <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Padang_Pasir">padang pasir</a> terbesar di <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Bumi">dunia</a>. Nama "Sahara" diambil dari <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Arab">bahasa Arab</a> yang berarti "padang pasir". Bahasa Arab pada gilirannya mengambil dari <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Sumeria">bahasa Sumeria</a>.</div><div>Sahara terletak di utara <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Afrika">Afrika</a> dan berusia 2,5 juta tahun. Padang pasir ini membentang dari <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Samudra_Atlantik">Samudra Atlantik</a> ke <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Laut_Merah">Laut Merah</a>. Dari <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Laut_Tengah">Laut Tengah</a> di utara sampai ke <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sahel">Sahel</a> di sebelah selatan. Dari <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Mauritania">Mauritania</a> di sebelah barat ke <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Mesir">Mesir</a> di sebelah timur. Padang pasir ini membagi <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Benua">benua</a> <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Afrika">Afrika</a> menjadi <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Afrika_Utara">Afrika Utara</a>dan Afrika "yang sejatinya". Kedua bagian benua ini sangat berbeda, baik secara <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Iklim">iklim</a> maupun <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Budaya">budaya</a>. Luas padang pasir ini sekitar 9.000.000 km<sup>2</sup>.<br>Gurun Sahara mempunyai bioma gurun panas.<br>Pada gurun ini identik dengan padang pasir, yaitu merupakan suatu wilayah di daerah iklim subtropics sampai sedang yang didominasi oleh hamparan pasir dengan kondisi vegetasi yang sangat terbatas, suhu udara rata – rata tinggi, amplitude suhu harian tinggi, curah hujan rendah (kurang dari 25 mm/tahun), dan penguapan tinggi.</div><div>Pada umumnya jenis vegetasi yang tumbuh pada daerah ini memiliki ciri – ciri akar yang sangat panjang, berdaun kecil atau tebal atau bahkan tidak berdaun, batang pohon relatif tebal, dan bagian tubuhnya seringkali berduri. Contohnya seperti kaktus saguaro dan semak berduri.<br>    Gurun sahara adalah kewilayahan<br>karena gurun ini memiliki karakteristik yang tidak di batasi oleh wilayah-wilayah administrasi.<br>   Gurun sahara adalah wilayah homogen<br>karena karakteristik dari gurun sahara memiliki karakteristik fisik yang kriteria nya "alam".dan akan tetap begitu tanpa berubah dalam waktu ke waktu.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-07-25 05:39:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/271064806</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anggrek Balmon :)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/271064810</link>
         <description><![CDATA[<div>1.Andi Syifa Salsabila <br>2.Leoni Azzahrah<br>3.M.Fhauzan A.R<br>4.Erni Arwin<br>5.Resky Kamelia<br><br>•) wilayah<br><strong>Wilayah</strong> adalah sebuah daerah yang dikuasai atau menjadi teritorial dari sebuah kedaulatan. Pada masa lampau, seringkali sebuah <strong>wilayah</strong> dikelilingi oleh batas-batas kondisi fisik alam, misalnya sungai, gunung, atau laut.<br><br>•) perwilayahan<br>Pewilayahan yang dalam geografi disebut juga <em>regionalisasi</em> merupakan suatu upaya mengelompokkan atau mengklasifikasikan unsur-unsur yang sama. Mengingat lokasi-lokasi di muka bumi jumlahnya tak terbatas, maka kamu harus menyusun dan mengelompokkan serangkaian lokasi yang mempunyai sifat-sifat yang sama menurut kriteria tertentu. Sehingga informasi dapat diperoleh secara efisien dan efektif.<br><br>•) wilayah homogen / wilayah formal<br>Wilayah formal adalah kawasan yang homogen. Wilayah formal dicirikan oleh sesuatu yang dimiliki atau melekat pada manusia dan alam secara umum, seperti bahasa tertentu yang digunakan penduduk.</div><div>Awalnya kriteria yang digunakan adalah kondisi fisik contohnya iklim dan topografi lalu berkembang menjadi kriteria ekonomi, misalnya industri-industri atau tipe pertanian bahkan digunakan kriteria sosial politik.</div><div>Jadi, yang dimaksud wilayah formal adalah suatu wilayah yang statis, homogen (seragam), dan pasif, misalnya wilayah desa.<br>-contoh wilayah formal :<br>•Daerah Pertanian<br>•Daerah Pegunungan<br>•Daerah Perkotaan<br><br>•) wilayah fungsional<br>Wilayah fungsional disebut juga wilayah nodus (nodal region) adalah wilayah dalam banyak hal diatur oleh beberapa pusat kegiatan yang saling dihubungkan dengan garis melingkar dan ditandai dengan adanya hubungan atau interaksi dengan wilayah di sekitarnya. Menurut J.W. Alexander wilayah fungsional merupakan wilayah yang terdapat pusat aktivitas sebagai mata rantai utama suatu sistem.<br>Contoh:<br>Suatu industri didirikan pada suatu wilayah sehingga menyerap banyak tenaga kerja. Setiap pagi karyawan berangkat bekerja menuju pabrik. Pada sore hari mereka berbondong-bondong pulang ke rumah masing-masing. Kondisi tersebut membentuk pabrik sebagai pusat (core) dan daerah di sekitarnya menjadi daerah pemukiman pekerja. Pabrik membutuhkan pekerja dan pekerja membutuhkan tempat bekerja. Berikut ini merupakan ciri-ciri wilayah fungsional.<br>a) Wilayahnya dinamis.<br>b) Wilayahnya aktif.<br>c) Terbentuk secara terus-menerus.<br>d) Terdapat dorongan yang dapat mengubahnya.<br><br><br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-07-25 05:39:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/271064810</guid>
      </item>
      <item>
         <title>AVENGERS infinity war</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/271718676</link>
         <description><![CDATA[<div>1. NADIA NURADILAH ARDY<br>2. DILAWATI LINSANGAN <br>3. A. TRIANA TASYA<br>4. AGUSTINA ALIMIN<br>5. RIZKIKA RAUDATUL JANNAH<br>6. TASYA SYASMITA<br><br><strong>1. HUTAN AMAZON 84/78<br></strong><br>adalah hutan hujan di <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Amazon">Amazon</a>, <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Amerika_Selatan">Amerika Selatan</a>. Wilayah ini, yang juga disebut <strong>Amazonia</strong> atau <strong>Amazon Basin</strong>, meliputi wilayah seluas tujuh juta kilometer persegi, walaupun hutannya sendiri seluas 5.5 juta kilometer persegi, terletak di sembilan negara: <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Brasil">Brasil</a> (dengan 60 persen hutan), <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kolombia">Kolombia</a>, <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Peru">Peru</a>, <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Venezuela">Venezuela</a>, <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ekuador">Ekuador</a>, <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Bolivia">Bolivia</a>, <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Guyana">Guyana</a>, <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Suriname">Suriname</a>, dan <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Guyana_Perancis">Guyana Perancis</a>. Ini adalah rumah masyarakat adat, termasuk Urarina di <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Peru">Peru</a>.<br><br></div><div><br>Amazon juga termasuk hutan tropis paling luas di dunia,dan memiliki dua nama lain,yaitu'paru-paru dunia'karena menghasilkan 30% dari seluruh <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Oksigen">oksigendi</a>Bumi,dan 'neraka hijau' karena setiap tahun sungainya meluap.Lebatnya hutan membuat semua terlihat sama dan yang terakhir karena banyak serangan dari serangga buas yang sebagian besar belum dinamai.Tigapuluh persen dari jumlah seluruh binatang dan setengah dari seluruh spesies tanaman ada di hutan ini.Beberapa jenis binatang di hutan ini adalah <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Jaguar">jaguar</a>,<a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Tapir">tapir</a>,<a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Anakonda">anakonda</a>,<a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Boa">boa</a>,<a href="https://id.m.wikipedia.org/w/index.php?title=Kupu-kupu_morpho_biru&amp;action=edit&amp;redlink=1">kupu-kupu morpho biru</a>,<a href="https://id.m.wikipedia.org/w/index.php?title=Elang_harpy&amp;action=edit&amp;redlink=1">elang harpy</a>,<a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sloth">sloth</a>,<a href="https://id.m.wikipedia.org/w/index.php?title=Cainman&amp;action=edit&amp;redlink=1">cainman</a>,<a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Babi_hutan">babi hutan</a>,<a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ikan">ikan</a>,dan masih banyak lagi.Sedangkan berbagai jenis tanaman yang ada disini adalah <a href="https://id.m.wikipedia.org/w/index.php?title=Pohon_kapok&amp;action=edit&amp;redlink=1">pohon kapok</a>,<a href="https://id.m.wikipedia.org/w/index.php?title=Pohon_telinga_gajah&amp;action=edit&amp;redlink=1">pohon telinga gajah</a>,<a href="https://id.m.wikipedia.org/w/index.php?title=Teratai_raksasa&amp;action=edit&amp;redlink=1">teratai raksasa</a>,<a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Anggrek">anggrek</a>,<a href="https://id.m.wikipedia.org/w/index.php?title=Jarda&amp;action=edit&amp;redlink=1">jarda</a>,<a href="https://id.m.wikipedia.org/w/index.php?title=Sapodilla&amp;action=edit&amp;redlink=1">sapodilla</a>,<a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pohon_pisang">pohon pisang</a>,dan lain-lain.<br><br>2. Hutan Amazon termasuk daerah <strong>Perwilayahan</strong> karena menjadi bagian dari beberapa negara di benua amerika<br><br>3. Hutan Amazon adalah Wilayah <strong>Homogen </strong>karena memiliki batasan-batasan di 9 negara bagian benua Amerika dan juga setiap tahun sungainya meluap.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-08-02 00:07:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/271718676</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anggrek balmond</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/271719163</link>
         <description><![CDATA[<div>1.ANDI SYIFA SALSABILA<br>2.INDHY AMBARWATI<br>3.ERNI ARWIN<br>4.RESKY KAMELIA<br><br><br><strong>Kepulauan Raja Ampat</strong>  83/82 merupakan rangkaian empat gugusan <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pulau">pulau</a> yang berdekatan dan berlokasi di barat bagian <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kepala_Burung">Kepala Burung</a>(<em>Vogelkoop</em>) <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pulau_Papua">Pulau Papua</a>. Secara administrasi, gugusan ini berada di bawah <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Raja_Ampat">Kabupaten Raja Ampat</a>, Provinsi <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Papua_Barat">Papua Barat</a>. Kepulauan ini sekarang menjadi tujuan para penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya. Empat gugusan pulau yang menjadi anggotanya dinamakan menurut empat pulau terbesarnya, yaitu <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pulau_Waigeo">Pulau Waigeo</a>, <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pulau_Misool">Pulau Misool</a>, <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pulau_Salawati">Pulau Salawati</a>, dan <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pulau_Batanta">Pulau Batanta</a>.<br><br>Secara umum masyarakat Papua terdiri dari ribuan suku yang berbeda. Berbeda wilayah, berbeda juga aksen bicaranya. Keunikan ini tidak menjadikan perbedaan namun dikembangkan untuk dijadikan sebuah tradisi. Diantara ribuan suku yang ada, Dani dan Asmat adalah suku terbesar di Papua. Keduanya memiliki budaya yang unik dan tradisi yang dijadikan daya tarik wisata yang sangat kuat. Suku Dani terkenal dengan festival bakar batu di Wamena dan Suku Asmat terkenal dengan hasil kerajinan seni pahatnya yang berkelas dunia.</div><div>Hampir sebagian besar suku di Papua masih sangat primitif terutama budaya dan juga pakaian yang dikenakan. Masih banyak juga suku yang terisolasi karena berada di wilayah yang tidak terjangkau secara topography dan hidup di dalam keadaan yang masih serba alami. Kondisi inilah yang membuat Papua semakin menarik. Karena daya tariknya tentang alam bebas, budaya, dan masyarakat yang masih jauh dari peradaban.</div><div>Masyarakat Raja Ampat sendiri umumnya bekerja sebagai nelayan dan menangkap ikan dengan cara menyelam atau memakai tombak. Cara menangkap ikan dengan cara menombak ini dinamakan Molo. Suatu keahlian menangkap ikan yang tidak mudah dan tidak bisa dilakukan sembarang orang. Yang tentunya jika mudah dilakukan akan ada banyak turis yang menangkap ikan dan langsung membakarnya untuk dimakan. Keadaan ini akan membuat ketidakseimbangan ekosistem karena akan mengotori air laut dan restoran menjadi tidak laku</div><div>Ciri-ciri budaya masyarakat Raja Ampat. :<br>1. Hidupnya berkelompok dan berpencar berdasarkan sukunya serta bergantung pada alam,&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; sehingga hidupnya ada yang sering berpindah kecuali yang mengenal budaya modern.<br>2. Tali persaudaraan sesama suku yang sangat kuat.<br>3. Menganut sistem keturunan garis ayah dan garis ibu.<br>4. Mengenal kepercayaan magis.<br>5. Memiliki tata cara adat.<br><br>Adat istiadat suatu suku bangsa merupakan wujud dari nilai kebudayaannya, yang merupakan suatu aturan atau tatacara yang mendasari tingkah laku. Adat istiadat yang berkembang di Kabupaten Raja Ampat tergantung dari adat istiadat kesukuan yang ada di kawasan tersebut. Adat istiadat yang memberatkan warga lainnya yaitu berhubungan dengan adat istiadat untuk membayar mas kawin yang ditanggung bersama oleh suatu keluarga suku tertentu sehingga memberatkan bagi anggota keluarga lainnya. Peran tokoh kepala suku mempunyai peran yang sangat penting dalam pengambilan keputusan untuk pembangunan di kawasan Raja Ampat. Kepala Suku atau tokoh adat masyarakat lokal secara umum mempunyai wilayah adat sendiri-sendiri sehingga perlu dilibatkan dalam pengambilan keputusan melalui musyawarah. Karena tanpa musyawarah akan sulit mendapatkan kesepakatan bersama.<br><br>•raja ampat termasuk wilayah karena raja ampat adalah&nbsp;<br>area di permukaan bumi yang dibatasi oleh kenampakan tertentu yang bersifat khas dan membedakan wilayah tersebut dengan wilayah lainnya karena raja ampat memiliki 4 pulau yang khas dan memiliki tujuan yang sama&nbsp;<br><br>•raja ampat termasuk wilayah fungsional karena raja ampat mempertahankan tanah ,air, flora dan fauna. karena raja ampat memiliki keindahan alam bawah laut yg memiliki terumbu karang yg indah dan faunanya yg indah pula<br><br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-08-02 00:12:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/271719163</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KABUPATEN TANA TORAJA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/271719274</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelompok Mawar 85/87<br>1. Tanya Taqilla<br>2. Wiwik Ashary<br>3. Asfilah<br>4. Imelda Destina<br>5. Abu Thayyib F Sukma<br>6. Farah Eka Rezki<br><br>KABUPATEN TANA TORAJA<br><br>Kabupaten Tana Toraja adalah kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan, ibu kota kabupaten ini adalah Makale.<br><br>Kata <em>toraja</em> berasal dari bahasa <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Bugis">Bugis</a>, <em>to riaja</em>, yang berarti "orang yang berdiam di negeri atas". <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Hindia_Belanda">Pemerintah kolonial Belanda</a> menamai suku ini <em>Toraja</em> pada tahun 1909. Suku Toraja terkenal akan ritual pemakaman, rumah adat <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Tongkonan">tongkonan</a> dan ukiran kayunya. Ritual pemakaman Toraja merupakan peristiwa sosial yang penting, biasanya dihadiri oleh ratusan orang dan berlangsung selama beberapa hari.<br><br></div><div><br>Sebelum abad ke-20, suku Toraja tinggal di desa-desa otonom. Mereka masih menganut animisme dan belum tersentuh oleh dunia luar. Pada awal tahun 1900-an, misionaris <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Bangsa_Belanda">Belanda</a>datang dan menyebarkan agama Kristen. Setelah semakin terbuka kepada dunia luar pada tahun 1970-an, kabupaten Tana Toraja menjadi lambang <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pariwisata_Indonesia">pariwisata Indonesia</a>. Tana Toraja dimanfaatkan oleh pengembang pariwisata dan dipelajari oleh antropolog. Masyarakat Toraja sejak tahun 1990-an mengalami transformasi budaya, dari masyarakat berkepercayaan tradisional dan agraris, menjadi masyarakat yang mayoritas beragama Kristen dan mengandalkan sektor <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pariwisata">pariwisata</a> yang terus meningkat.<br><br>Toraja memiliki banyak kebudayaan yang masih melekat di diri warga-warganya. Kebudayaan kebudayaan itu salah satu nya adalah upacara pemakaman, Rumah adat Tongkonan, Pa'ssura atau ukiran kayu, dan masih banyak yang lainnya.<br><br>Ekonomi masyarakat Tana Toraja hiduo sebagai petani.<br>&nbsp;<br>Komoditi andalan dari daerah Toraja adalah sayur-sayuran, kopi, cengkeh, cokelat dan vanili.<br><br></div><div><br>Perkenonomian di Tana Toraja digerakkan oleh 6 pasar tradisional dengan sistem perputaran setiap 6 hari. Keenam pasar yang ada ialah:<br><br></div><ol><li>Pasar Makale</li><li>Pasar Ge'tengan</li><li>Pasar Sangalla'</li><li>Pasar Rembon</li><li>Pasar Salubarani</li></ol><div><br>Objek Wisata yang ada di Tana Toraja<br>1. Buntu Kalando<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Tongkonan/rumah tempat Puang Sangalla' (Raja Sangalla') berdiam.<br>2. Kambira<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Kuburan bayi yang belum tumbuh giginya (umur 6 bulan kebawah) yang diletakkan di dalam pohon hidup yang dilubangi.<br>3. Pallawa&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Tongkonan Pallawa adalah salah satu tongkonan atau rumah adat yang sangat menarik dan berada di antara pohon-pohon bambu di puncak bukit.<br>4. Lemo<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Rumah para arwah, di pemakaman Lemo kita dapat melihat mayat yang disimpan di udara terbuka, di tengah bebatuan yang curam.<br><br>KABUPATEN TANA TORAJA termasuk dalam WILAYAH karena Tana Toraja menggunakan sistem batas administratif dan fungsional.<br><br>KABUPATEN TANA TORAJA termasuk dalam wilayah HOMOGEN dan wilayah FORMAL karena TANA TORAJA ditandai oleh fokus karakteristik populasi lokal, seperti bahasa, pendapatan, politik, atau agama.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-08-02 00:13:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/271719274</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Grand Canyon</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/271719328</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelompok<br>1. Dindah Nursafira Putri<br>2. Andi Nurul Assyifa Zahra<br>3. Nurul Ramadani<br>4. Siti Nurhalisa<br>5. Siti Raina Jannatul Azalia<br><br>Grand Canyon atau ngarai besar adalah sebuah ngarai tebing-terjal, diukir oleh sungai colorado, diutara arizona. Ngarai ini merupakan satu dari tujuh keajaiban dunia dan sebagian besar berada ditaman nasional grand canyon, salah satu taman nasional pertama di Amerika Serikat. Presiden Theodore Roosevelt merupakan salah satu pendukung utama wilayah grand canyon.<br>Ngarai ini, diciptakan oleh sungai colorado memotong sebuah selat selama jutaan tahun, panjangnya kira-kira 446 km dengan lebar mulai dari 6 sampai 29 km dan dengan kedalaman lebih dari 1.600M. Hampir dari 2000 juta tahun sejarah bumi telah terpotong oleh sungai colorado<br>Grand canyon pertama kali dilihat oleh orang Eropa pada 1540, Garcia Lopez Ddecardenas dari Spanyol.Powell menunjuk kebatuan sedimen yang terbuka di ngarai sebagai daun dalam buku cerita agung. Namun, jauh sebelum masa itu, wilayah ini telah ditinggali oleh penduduk asli Amerika yang membangun tempat tinggal di ngarai ini.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-08-02 00:13:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/271719328</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anggrek Balmon :)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/277859307</link>
         <description><![CDATA[<div>ANGGOTA:<br>Leoni azzahrah<br>Indhy ambarwati hatta<br>Erni arwin<br>Andi syifa salsabila<br>Resky kamelia<br>M. Fauzan A.R<br><br>&nbsp; •TEORI LOKASI INDUSTRI<br>Pertimbangan utama dalam menentukan alternatif lokasi industri yaitu ditekankan pada biaya transportasi yang rendah. Pada prinsipnya beberapa teori lokasi tersebut untuk memberikan masukan bagi penentuan lokasi optimum, yaitu lokasi yang terbaik dan menguntungkan secara ekonomi. Berikut ini merupakan penjelasan mengenai beberapa teori lokasi :<br>a. Theory of industrial location (teori lokasi industri) dari Alfred Weber<br>Teori ini dimaksudkan untuk menentukan suatu lokasi industri dengan mempertimbangkan risiko biaya atau ongkos yang paling minimum, dengan asumsi sebagai berikut:<br>1) Wilayah yang akan dijadikan lokasi industri memiliki: topografi, iklim dan penduduknya relatif homogen.<br>2) Sumber daya atau bahan mentah yang dibutuhkan cukup memadai.<br>3) Upah tenaga kerja didasarkan pada ketentuan tertentu, seperti Upah Minimum Regional (UMR).<br>4) Hanya ada satu jenis alat transportasi.<br>5) Biaya angkut ditentukan berdasarkan beban dan jarak angkut.<br>6) Terdapat persaingan antarkegiatan industri.<br>7) Manusia yang ada di daerah tersebut masih berpikir rasional.<br>Persyaratan tersebut jika dipenuhi maka teori lokasi industri dari Alfred Weber dapat digunakan. Weber menggunakan tiga faktor (variabel penentu) dalam analisis teorinya, yaitu titik material, titik konsumsi, dan titik tenaga kerja. Ketiga titik (faktor) ini diukur dengan ekuivalensi ongkos transport.&nbsp;</div><div><br>b. Teori lokasi industri optimal (Theory of optimal industrial location) dari Losch<br>Teori ini didasarkan pada permintaan (demand), sehingga dalam teori ini diasumsikan bahwa lokasi optimal dari suatu pabrik atau industri yaitu apabila dapat mengu asai wilayah pemasaran yang luas, sehingga dapat dihasilkan pendapatan paling besar. Untuk membangun teori ini, Losch juga berasumsi bahwa pada suatu tempat yang topografinya datar atau homogen, jika disuplai oleh pusat (industri) volume penjualan akan membentuk kerucut. Semakin jauh dari pusat industri semakin berkurang volume penjualan barang karena harganya semakin tinggi, akibat dari naiknya ongkos transportasi. Berdasarkan teori ini, setiap tahun pabrik akan mencari lokasi yang dapat menguasai wilayah pasar seluas-luasnya. Di samping itu, teori ini tidak menghendaki wilayah pasarannya akan terjadi tumpang tindih dengan wilayah pemasaran milik pabrik lain yang menghasilkan barang yang sama, sebab dapat mengurangi pendapatannya. Karena itu, pendirian pabrik-pabrik dilakukan secara merata dan saling bersambungan sehingga berbentuk heksagonal.<br><br>c. Teori susut dan ongkos transport (theory of weight loss and transport cost)<br>Teori ini didasarkan pada hubungan antara faktor susut dalam proses pengangkutan dan ongkos transport yang harus dikeluarkan, yaitu dengan cara mengkaji kemungkinan penempatan industri di tempat yang paling menguntungkan secara ekonomi. Suatu lokasi dinyatakan menguntungkan apabila memiliki nilai susut dalam proses pengangkutan yang paling rendah dan biaya transport yang paling murah. Teori ini didasarkan pada asumsi bahwa:<br>1) Makin besar angka rasio susut akibat pengolahan maka makin besar kemungkinan untuk penempatan industri di daerah sumber bahan mentah (bahan baku), dengan catatan faktor yang lainnya sama.<br>2) Makin besar perbedaan ongkos transport antara bahan mentah dan barang jadi maka makin besar kemungkinan untuk menempatkan industri di daerah pemasaran.<br><br>d. Model gravitasi dan interaksi (model of gravitation and interaction) dari Issac Newton dan Ullman<br>Teori ini didasarkan pada asumsi bahwa tiap massa mempunyai gaya tarik (gravitasi) untuk berinteraksi di tiap titik yang ada di region yang saling melengkapi (regional complementarity), kemudian memiliki kesempatan berintervensi (intervening opportunity), dan kemudahan transfer atau pemindahan dalam ruang (spatial transfer ability). Teori interaksi ialah teori mengenai kekuatan hubungan-hubungan ekonomi (economic connection) antara dua tempat yang dikaitkan dengan jumlah penduduk dan jarak antara tempat-tempat tersebut. Makin besar jumlah penduduk pada kedua tempat maka akan makin besar interaksi ekonominya. Sebaliknya, makin jauh jarak kedua tempat maka interaksi yang terjadi semakin kecil.&nbsp;</div><div><br>e. Teori tempat yang sentral (theory of cental place) dari Walter Christaller<br>Teori ini didasarkan pada konsep range (jangkauan) dan threshold (ambang). Range (jangkauan) adalah jarak tempuh yang diperlukan untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan masyarakat, sedangkan threshold (ambang) adalah jumlah minimal anggota masyarakat yang diperlukan untuk menjaga keseimbangan suplai barang. Menurut teori ini, tempat yang sentral secara hierarki dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:<br>1) Tempat sentral yang berhierarki 3 (K = 3), merupakan pusat pelayanan berupa pasar yang senantiasa menyediakan barang-barang bagi daerah sekitarnya, atau disebut juga kasus pasar optimal.<br>2) Tempat sentral yang berhierarki 4 (K = 4), merupakan situasi lalu lintas yang optimum. Artinya, daerah tersebut dan daerah sekitarnya yang terpengaruh tempat sentral itu senantiasa memberikan kemungkinan jalur lalu lintas yang paling efisien.<br>3) Tempat sentral yang berhierarki 7 (K = 7), merupakan situasi administratif yang optimum. Artinya, tempat sentral ini mempengaruhi seluruh bagian wilayah-wilayah tetangganya.<br>Untuk menerapkan teori ini, diperlukan beberapa syarat di antaranya sebagai berikut:<br>1) Topografi atau keadaan bentuk permukaan bumi dari suatu wilayah relatif seragam sehingga tidak ada bagian yang mendapat pengaruh lereng atau pengaruh alam lain dalam hubungannya dengan jalur angkutan.<br>2) Kehidupan atau tingkat ekonomi penduduk relatif homogen dan tidak memungkinkan adanya produksi primer yang menghasilkan padi-padian, kayu, dan batubara.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-09-05 07:11:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/277859307</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MAWAR</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/280219338</link>
         <description><![CDATA[<div>anggota :&nbsp;<br>1. Tanya Taqilla<br>2. Abu Thayyib F sukma<br>3. Farah eka reski<br>4. wiwik ashary<br><br><strong><br>Tata ruang</strong> atau dalam bahasa <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Inggris">Inggrisnya</a><em>spatial plan</em> adalah wujud struktur <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ruang">ruang</a> dan pola ruang disusun secara <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Nasional">nasional</a>, <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Regional">regional</a>dan <a href="https://id.m.wikipedia.org/w/index.php?title=Lokal&amp;action=edit&amp;redlink=1">lokal</a>. Secara nasional disebut <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Rencana_Tata_Ruang_Wilayah_Nasional">Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional</a>, yang dijabarkan ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Provinsi">Provinsi</a>, dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tersebut perlu dijabarkan ke dalam <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Rencana_Tata_Ruang_Wilayah_Kota">Rencana Tata Ruang Wilayah Kota</a> (RTRWK).<br><br></div><div><br>Ruang didefinisikan sebagai wadah yang meliputi ruang <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Darat">darat</a>, ruang <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Laut">laut</a>, dan ruang <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Udara">udara</a>, termasuk ruang di dalam <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Bumi">bumi</a> sebagai satu kesatuan wilayah, tempat <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Manusia">manusia</a> dan makhluk lain hidup, melakukan kegiatan, dan memelihara kelangsungan hidupnya.<br><br></div><div><br>Tata Ruang adalah wujud struktur ruang dan pola ruang.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-09-12 07:23:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/280219338</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MAWAR</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/282640327</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Tanya Taqilla<br>2. Asfilah<br>3. Imelda <br>4. Abu Thayyib F<br>5. Wiwik Ashary<br>6. Farah Eka Rezki<br><br>TATA RUANG<br>Penataan Ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfataan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. <strong><br>Tata ruang</strong> atau dalam bahasa <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Inggris">Inggrisnya</a><em> spatial plan</em> adalah wujud struktur <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Ruang">ruang</a> dan pola ruang disusun secara <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Nasional">nasional</a>, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Regional">regional</a>dan <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lokal&amp;action=edit&amp;redlink=1">lokal</a>. Secara nasional disebut <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Rencana_Tata_Ruang_Wilayah_Nasional">Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional</a>, yang dijabarkan ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Provinsi">Provinsi</a>, dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tersebut perlu dijabarkan ke dalam <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Rencana_Tata_Ruang_Wilayah_Kota">Rencana Tata Ruang Wilayah Kota</a> (RTRWK).<br><br></div><div><br>Ruang didefinisikan sebagai wadah yang meliputi ruang <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Darat">darat</a>, ruang <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Laut">laut</a>, dan ruang <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Udara">udara</a>, termasuk ruang di dalam <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Bumi">bumi</a> sebagai satu kesatuan wilayah, tempat <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Manusia">manusia</a> dan makhluk lain hidup, melakukan kegiatan, dan memelihara kelangsungan hidupnya.<br><br><br>Struktur ruang<br><br></div><div>Struktur Ruang adalah susunan pusat-pusat <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Permukiman&amp;action=edit&amp;redlink=1">permukiman</a> dan sistem jaringan prasarana dan sarana yang berfungsi sebagai pendukung kegiatan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Sosial">sosial</a> <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi">ekonomi</a> masyarakat yang secara hierarkis memiliki hubungan fungsional.<br><br><br>Pola ruang<br><br></div><div>Pola Ruang adalah distribusi peruntukan ruang dalam suatu wilayah yang meliputi peruntukan ruang untuk fungsi lindung dan peruntukan ruang untuk fungsi budi daya.<br><br></div><div><br>Tata ruang kota<br><br></div><div><br>Tata ruang perkotaan lebih kompleks dari tata ruang perdesaan, sehingga perlu lebih diperhatikan dan direncanakan dengan baik. Kawasan/zona di wilayah perkotaan dibagi dalam beberapa zona sebagai berikut:<br><br></div><ol><li>Perumahan dan permukiman</li><li><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan">Perdagangan</a> dan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Jasa">jasa</a></li><li><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Industri">Industri</a></li><li><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan">Pendidikan</a></li><li>Perkantoran dan jasa</li><li><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Terminal">Terminal</a></li><li>Wisata dan taman rekreasi</li><li><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Pertanian">Pertanian</a> dan perkebunan</li><li>Tempat pemakaman umum</li><li>Tempat pembuangan sampah</li></ol><div><br>Dampak dari rencana tata ruang di <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Wilayah_perkotaan">wilayah perkotaan</a> yang tidak diikuti adalah kesemrawutan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kawasan">kawasan</a> mengakibatkan berkembangnya <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kawasan_kumuh">kawasan kumuh</a> yang berdampak kepada gangguan terhadap sistem <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Transportasi">transportasi</a>, sulitnya mengatasi dampak <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Lingkungan">lingkungan</a> yang berimplifikasi kepada <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kesehatan">kesehatan</a>, sulitnya mengatasi kebakaran bila terjadi kebakaran.<br><br></div><div><br>PEMBANGUNAN WILAYAH<br>Pembangunan Wilayah adalah suatu proses perubahan menuju arah yang lebih baik melalui upaya-upaya yang dilakukan secara terencana dalam suatu wilayah.<br><br>1. Teori Lokasi sebagai dasar perlunya pembangunan wilayah.<br>a. Teori Lokasi Pertanian<br>        Johann Heinrich Von Thunen, seorang ekonom Jerman yang bekerja di bidang pertanian, menganalisis karakter fisik dari tanah dan posisinya  yang relatif terhadap pasar.<br>b. Teori Lokasi Industri<br>        Alfred Weber seorang ahli ekonomi dan geografi Jerman berpendapat bahwa prinsip minimalisasi biaya menjadi dasar pemilihan lokasi industri.<br>c. Teori Tempat Sentral ( CENTRAL PLACE THEORY)<br>     Walter Christaller adalah seorang ahli geografi ekonomi Jerman. Teori tempat sentral merupakan lokasi yang senantiasa melayani berbagai kebutuhan penduduk dan terletak pada suatu tempat yang terpusat (sentral).<br>d. Teori Kerucut Permintaan<br>       August Losch adalah seorang ekonom Jerman. Menurut Losch, suatu industri memiliki lokasi yang optimal jika industri itu dapat menguasai wilayah pemasaran yang luas.<br>e. Teori Kutub Pertumbuhan<br>      Francois Perreoux, seorang ekonom PRANCIS, menurutnya tempat pertumbuhan terjadi di tempat yang disebut pusat atau kutub pertumbuhan dan memiliki pengaruh bagi daerah atau lingkungan di sekitarnya.<br>f. Teori Kutub Pembangunan<br>      Jacques Boudeville, ahli ekonomi Prancis, mendefinisikan kutub pembangunan sebagai pusat industri yang menciptakan kemakmuran dan pasar untuk wilayah satelit mereka.<br><br>2. Konsep-konsep Pembangunan Wilayah.<br>a. Konsep pengembangan wilayah berbasis karakter sumber daya dengan berbagai pendekatan.<br>-Berdasarkan strategi sumber daya manusia<br>-Berdasarkan komoditas unggulan<br>-Berdasarkan efisiensi<br>-Berdasarkan pelaku pembangunan<br>b. Konsep pengembangan wilayah berbasis penataan ruang.<br>c. Konsep pengembangan wilayah terpadu<br>d. Konsep pengembangan wilayah berdasarkan klaster (gugus)<br><br>3. Faktor penentu pembangunan wilayah<br>a. Menurut Blakely:<br>-Besarnya kesempatan kerja yang ada diwilayah tersebut.<br>-Basis pembangunan daerah.<br>-Aset Lokasi berupa keunggulan kompetitif daerah atas dasar kualitas lingkungan.<br>-Sumber daya pengetahuan sebagai dasar pendorong perekonomian.<br>b. Faktor Geografis<br>- Faktor topografi<br>-faktor klimatologi<br>-faktor hidrografi<br>-faktor sumber daya hayati <br>-faktor demografi<br><br>4. Aspek utama pembangunan wilayah<br><br>5. Pentingnya daya dukung wilayah untuk perencanaan pengembangan Wilayah<br>a. Daya dukung lahan pertanian<br>adalah kemampuan lahan untuk menghasilkan tanaman pangan agar manusia dapat hidup layak.<br>b. daya dukung lahan permukiman adalah bagian dari lingkungan hidup diluar kawasan lindung, baik yang berupa kawasan perkotaan maupun pedesaan.<br>c. daya dukung fungsi lindung adalah kemampuan suatu wilayah dengan berbagai aktivitas penggunaan lahan wilayah tersebut untuk menjaga keseimbangan ekosistem( kawasan lindung) pada suatu luasan wilayah tersebut.<br>d. daya dukung ekonomi wilayah adalah kemampuan perekonomian suatu wilayah dalam mendukung konsumsi pendukung wilayah tersebut.<br>e. daya dukung ekologi adalah tingkat maksimum (baik jumlah maupun volume) pemanfaatan suatu sumber daya atau ekosistem yang dapat di akomodasi oleh suatu wilayah sebelum terjadi penurunan kualitas ekologis.<br><br>6. Tujuan pembangunan wilayah <br><br>7. Wilayah pembangunan di Indonesia <br>a. Pulau SUMATERA<br>b. Pulau Jawa-Bali<br>c. Pulau Kalimantan<br>d. Pulau Sulawesi<br>e. Kepulauan Nusa Tenggara<br>f. Kepulauan Maluku<br>g. Pulau Papua<br><br>8. Pembangunan WILAYAH Berkelanjutan<br><br>PERTUMBUHAN WILAYAH<br><br>1. Teori Pertumbuhan Wilayah<br>a. Teori basis sumber daya<br>b. Teori basis ekspor <br>c. Teori pertumbuhan neoklasik<br>d. teori ketidakseimbangan pertumbuhan wilayah<br>e. teori baru pertumbuhan wilayah<br><br>2. faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan wilayah<br>a. kondisi geografis dan sumber daya alam.<br>b. tenaga kerja<br>c. modal<br>d. infrastruktur<br>e. teknologi<br><br>3. terbentuknya pusat pusat pertumbuhan<br><br>4.ciri-ciri pusat pertumbuhan<br>a. ada keterkaitan antara berbagai kegiatan ekonomi yang mendorong pertumbuhan satu sama lain.<br>b. ada unsur pengganda (multiplier effect) yang diciptakan oleh sektor sektor yang saling terkait dan saling mendukung.<br>c. ada konsentrasi geografis dari berbagai sektor atau fasilitas yang menyebabkan efisiensi biaya dan meningkatkan daya tarik pusat pertumbuhan.<br>d. mendorong pertumbuhan daerah belakangnya untuk dapat mengembangkan dirinya.<br><br>5. pengaruh pusat pertumbuhan.<br><br>6. Hierarki Pusat pertumbuhan<br>a. pusat pertumbuhan primer tau pusat utama orde satu.<br>b. pusat pertumbuhan sekunder<br>c. pusat pertumbuhan tersier</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/314302228/57cc53b007db06181bcbe0cee385180a/IMG_20180918_083736.jpg" />
         <pubDate>2018-09-17 23:43:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/282640327</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK 5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/282694757</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Dindah nur safira putri&nbsp;<br>2. Andi Nurul Assyifa zahra<br>3. Nurul Ramadani<br>4. Siti nurhalisa<br><br>PERENCANAAN TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/314366465/72056905cd8cc5371ca8d9fe7a953c8c/1537245276454_850950357.jpg" />
         <pubDate>2018-09-18 04:31:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/282694757</guid>
      </item>
      <item>
         <title>kelp. Anggrek Balmond</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/282700079</link>
         <description><![CDATA[<div>1.Andi Syifa Salsabila&nbsp; &nbsp; &nbsp;<br>2.Indhy Ambarwati<br>3.Erni Arwin<br>4.Resky kamelia<br>5.Leony Azzahrah<br>6.M. Fhauzan A.R<br><br><br><strong>Perencanaan Tata Ruang Wilayah Nasional</strong></div><div><strong>Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional</strong>adalah arahan kebijakan dan strategi pemanfaatan ruang wilayah negara yang dijadikan acuan untuk perencanaan jangka panjang. Jangka waktu Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional adalah 20 (dua puluh) tahun, ditinjau kembali satu kali dalam lima tahun.</div><div><strong>Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) memuat:</strong></div><div>1. Penyusunan rencana pembangunan jangka panjang nasional;</div><div>2. Penyusunan rencana pembangunan jangka menengah nasional;</div><div>3. Pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang di wilayah nasional;</div><div>4. Pewujudan keterpaduan, keterkaitan, dan keseimbangan perkembangan antarwilayah provinsi, serta keserasian antarsektor;</div><div>5. Penetapan lokasi dan fungsi ruang untuk investasi;</div><div>6. Penataan ruang kawasan strategis nasional;</div><div>7. Penataan ruang wilayah provinsi dan kabupaten/kota.</div><div><strong>Kebijakan dan Strategi Penataan Ruang Wilayah Nasional</strong></div><div>Kebijakan dan strategi penataan ruang wilayah nasional meliputi kebijakan pengembangan struktur ruang dan pola ruang.</div><div><strong>Struktur ruang wilayah nasional:</strong></div><ol><li>Akses pelayanan perkotaan dan pusat pertumbuhan ekonomi wilayah.</li><li>Kualitas dan jangkauan pelayanan jaringan prasarana transportasi, telekomunikasi, energi, dan sumber daya air.</li></ol><div><br></div><div><figure class="attachment attachment--preview" data-trix-attachment="{&quot;contentType&quot;:&quot;image&quot;,&quot;height&quot;:523,&quot;url&quot;:&quot;https://lh3-googleusercontent-com.cdn.ampproject.org/i/s/lh3.googleusercontent.com/9SL4I0uhZCsEezfrcYfUiqbHxHw2ZzL_AjlkYlssuDiveKi3BYtCvxQahUGlHnEalTLp-Tw1nnYpLa8BoPKjMrwd2ZxWKdD2Qc0qv2bfatMR4o9cpVHhCEr05c6hsc2hqRlbNVZ1AIHOFWhoMg&quot;,&quot;width&quot;:1330}" data-trix-content-type="image"><img src="https://lh3-googleusercontent-com.cdn.ampproject.org/i/s/lh3.googleusercontent.com/9SL4I0uhZCsEezfrcYfUiqbHxHw2ZzL_AjlkYlssuDiveKi3BYtCvxQahUGlHnEalTLp-Tw1nnYpLa8BoPKjMrwd2ZxWKdD2Qc0qv2bfatMR4o9cpVHhCEr05c6hsc2hqRlbNVZ1AIHOFWhoMg" width="1330" height="523"><figcaption class="attachment__caption"></figcaption></figure></div><div><em>Peta Struktur Ruang Wilayah Nasional (Sumber: bkprn.org)</em></div><div><strong>Pola ruang wilayah nasional:</strong></div><ol><li>Kawasan lindung.</li><li>Kawasan budi daya.</li><li>Kawasan strategis nasional.</li></ol><div><br></div><div><figure class="attachment attachment--preview" data-trix-attachment="{&quot;contentType&quot;:&quot;image&quot;,&quot;height&quot;:248,&quot;url&quot;:&quot;https://blog-ruangguru-com.cdn.ampproject.org/i/s/blog.ruangguru.com/hs-fs/hubfs/peta_pola_ruang.jpg?t=1537192553886&amp;width=640&amp;name=peta_pola_ruang.jpg&quot;,&quot;width&quot;:640}" data-trix-content-type="image"><img src="https://blog-ruangguru-com.cdn.ampproject.org/i/s/blog.ruangguru.com/hs-fs/hubfs/peta_pola_ruang.jpg?t=1537192553886&amp;width=640&amp;name=peta_pola_ruang.jpg" width="640" height="248"><figcaption class="attachment__caption"></figcaption></figure></div><div><em>Peta Pemanfaatan Ruang Wilayah Nasional (sumber bkprn.org)</em></div><div><strong>Tujuan Penataan Ruang Wilayah Nasional</strong></div><div>Penataan ruang wilayah nasional bertujuan untuk mewujudkan:</div><ol><li>Ruang wilayah nasional yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan;</li><li>Keharmonisan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan;</li><li>Keterpaduan perencanaan tata ruang wilayah nasional, provinsi, dan kabupaten/kota;</li><li>Keterpaduan pemanfaatan ruang darat, ruang laut, dan ruang udara, termasuk ruang di dalam bumi dalam kerangka negara kesatuan republik indonesia;</li><li>Keterpaduan pengendalian pemanfaatan ruang wilayah nasional, provinsi, dan kabupaten/kota dalam rangka pelindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan akibat pemanfaatan ruang;</li><li>Pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat;</li><li>Keseimbangan dan keserasian perkembangan antarwilayah;</li><li>Keseimbangan dan keserasian kegiatan antarsektor;</li><li>Pertahanan dan keamanan negara yang dinamis serta integrasi nasional.</li></ol><div>Secara lengkap mengenai perencanaan tata ruang wilayah nasional bisa kalian ketahui dari Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional.</div><div><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/302061580/97fcd0fd5bc92d9752a0f439feddc71b/image.jpg" />
         <pubDate>2018-09-18 04:54:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/282700079</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>kasmangeo</author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/283281265</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/43898477/5ef46bff82be23e52a600672302c9b5b/Tata_Guna_Lahan_Makassar.jpg" />
         <pubDate>2018-09-19 07:12:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/283281265</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>kasmangeo</author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/285354460</link>
         <description><![CDATA[KELOMPOK 5

Anonymous
7d
KELOMPOK 5
1. Dindah nur safira putri 
2. Andi Nurul Assyifa zahra
3. Nurul Ramadani
4. Siti nurhalisa

PERENCANAAN TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN

kelp. Anggrek Balmond

Anonymous
7d
kelp. Anggrek Balmond
1.Andi Syifa Salsabila     
2.Indhy Ambarwati
3.Erni Arwin
4.Resky kamelia
5.Leony Azzahrah
6.M. Fhauzan A.R


Perencanaan Tata Ruang Wilayah Nasional
Rencana Tata Ruang Wilayah Nasionaladalah arahan kebijakan dan strategi pemanfaatan ruang wilayah negara yang dijadikan acuan untuk perencanaan jangka panjang. Jangka waktu Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional adalah 20 (dua puluh) tahun, ditinjau kembali satu kali dalam lima tahun.
Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) memuat:
1. Penyusunan rencana pembangunan jangka panjang nasional;
2. Penyusunan rencana pembangunan jangka menengah nasional;
3. Pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang di wilayah nasional;
4. Pewujudan keterpaduan, keterkaitan, dan keseimbangan perkembangan antarwilayah provinsi, serta keserasian antarsektor;
5. Penetapan lokasi dan fungsi ruang untuk investasi;
6. Penataan ruang kawasan strategis nasional;
7. Penataan ruang wilayah provinsi dan kabupaten/kota.
Kebijakan dan Strategi Penataan Ruang Wilayah Nasional
Kebijakan dan strategi penataan ruang wilayah nasional meliputi kebijakan pengembangan struktur ruang dan pola ruang.
Struktur ruang wilayah nasional:
Akses pelayanan perkotaan dan pusat pertumbuhan ekonomi wilayah.
Kualitas dan jangkauan pelayanan jaringan prasarana transportasi, telekomunikasi, energi, dan sumber daya air.


Peta Struktur Ruang Wilayah Nasional (Sumber: bkprn.org)
Pola ruang wilayah nasional:
Kawasan lindung.
Kawasan budi daya.
Kawasan strategis nasional.


Peta Pemanfaatan Ruang Wilayah Nasional (sumber bkprn.org)
Tujuan Penataan Ruang Wilayah Nasional
Penataan ruang wilayah nasional bertujuan untuk mewujudkan:
Ruang wilayah nasional yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan;
Keharmonisan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan;
Keterpaduan perencanaan tata ruang wilayah nasional, provinsi, dan kabupaten/kota;
Keterpaduan pemanfaatan ruang darat, ruang laut, dan ruang udara, termasuk ruang di dalam bumi dalam kerangka negara kesatuan republik indonesia;
Keterpaduan pengendalian pemanfaatan ruang wilayah nasional, provinsi, dan kabupaten/kota dalam rangka pelindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan akibat pemanfaatan ruang;
Pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat;
Keseimbangan dan keserasian perkembangan antarwilayah;
Keseimbangan dan keserasian kegiatan antarsektor;
Pertahanan dan keamanan negara yang dinamis serta integrasi nasional.
Secara lengkap mengenai perencanaan tata ruang wilayah nasional bisa kalian ketahui dari Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional.



📎 Photo

kasman rejadi
6d
]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-09-25 07:08:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/285354460</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ABCD</title>
         <author>kasmangeo</author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/296832399</link>
         <description><![CDATA[<div>DJHHFHFHF1<br><br><br><br><br><br>SDLKJDLKASJ</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-10-25 09:20:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/296832399</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/677110106</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Kriteria yang digunakan dalam pewilayahan formal meliputi kriteria fisik dan sosial budaya. Contoh pewilayahan formal menggunakan kriteria budaya adalah... *</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-08-12 13:57:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/677110106</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/680484210</link>
         <description><![CDATA[Contoh wilayah fungsional, yaitu]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-08-14 15:46:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/ncj9syw3enfc/wish/680484210</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
