<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>LKPD Teks Argumentasi by </title>
      <link>https://padlet.com/pdd9z7qdkd/n0w0fmqll1dwxa97</link>
      <description>Kelas XI TM 2</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-08-19 07:14:14 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-08-20 08:50:53 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f9f9.png</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>pdd9z7qdkd</author>
         <link>https://padlet.com/pdd9z7qdkd/n0w0fmqll1dwxa97/wish/3548517725</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4238751321/fc2812215cb3f8b209c3a97b4d94337a/Lembar_Kerja_Peserta_Didik.docx" />
         <pubDate>2025-08-20 04:33:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pdd9z7qdkd/n0w0fmqll1dwxa97/wish/3548517725</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama kelompok : Mie Ayam </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pdd9z7qdkd/n0w0fmqll1dwxa97/wish/3548709440</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama Anggota kelompok:</p><p>1.Muhamad Ridwan</p><p>2.Dede kurnia j.p</p><p>3.jeriansyah</p><p> </p><p> • kalimat fakta :</p><p>1.Produksi makanan membutuhkan sumber daya yg sangat besar,termasuk air,energi,dan lahan pertanian </p><p><br></p><p>2.menurut dari food dan agriculture Organi zation ( FAO ) , limbah makanan bertanggung jawab atas sekitar 8% dari tolol emisi gas rumah kaca global.</p><p><br></p><p>3. Ketika makanan dibuang dan membusuk di TPA, ia menghasilkan metana, gas rumah kaca yang berbahaya daripada karbondioksida.</p><p><br></p><p>4. Data dari FAO menunjukkan bahwa sekitar 1,3 miliar ton makanan terbuang setiap tahunnya, yang setara dengan sepertiga dari total produksi makanan global.</p><p><br></p><p>5. Limbah makanan yang tidak dikelola dengan baik menyebabkan berbagai masalah lingkungan, seperti peningkatan emisi gas rumah kaca dan pencemaran sampah di tempat pembuangan akhir (TPA).</p><p><br></p><p>6. Dengan memanfaatkan limbah makanan, misalnya melalui komposting atau produksi biogas, emisi metana dapat dikurangi secara signifikan.</p><p> </p><p>• Kalimat opini :</p><p>1. Dengan mengurangi emisi gas rumah kaca dan penghematan sumber daya menjadi prioritas dalam kebijakan pengelolaan lingkungan di Indonesia.</p><p><br></p><p>2. Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk mengembangkan dan menerapkan teknologi serta praktik yang efektif dalam pemanfaatan limbah makanan, guna mencapai keberlanjutan yang lebih baik.</p><p><br></p><p>3. Dengan memanfaatkan limbah makanan, kita dapat mengurangi pemborosan sumber daya ini dan memaksimalkan penggunaan hasil pertanian yang ada.</p><p><br></p><p>4. Dalam era di mana isu perubahan iklim dan penurunan kualitas lingkungan semakin menjadi perhatian global, upaya untuk memanfaatkan limbah makanan menjadi sangat penting.</p><p><br></p><p>5. Pemanfaatan limbah makanan merupakan solusi yang sangat potensial untuk mengatasi masalah lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan.</p><p><br></p><p>6. Dengan begitu, masyarakat perlu mengetahui cara-cara pemanfaatan sebagai antisipasi dampak negatif.</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-20 07:37:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pdd9z7qdkd/n0w0fmqll1dwxa97/wish/3548709440</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama Kelompok:pentol racing</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pdd9z7qdkd/n0w0fmqll1dwxa97/wish/3548711958</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama anggota kelompok:</p><p>1.Denis</p><p>2.Agus</p><p>3.Egal</p><p><br></p><p>Kalimat Fakta</p><p>1. Produksi makanan membutuhkan sumber daya yang sangat besar, termasuk air, energi, dan lahan pertanian.</p><p>2. Menurut laporan dari Food and Agriculture Organization (FAO), limbah makanan bertanggung jawab atas sekitar 8% dari total emisi gas rumah kaca global.</p><p>3. Ketika makanan dibuang dan membusuk di TPA, ia menghasilkan metana, gas rumah kaca yang berbahaya daripada karbondioksida.</p><p>4. Data dari FAO menunjukkan bahwa sekitar 1,3 miliar ton makanan terbuang setiap tahunnya, yang setara dengan sepertiga dari total produksi makanan global..</p><p>5. Limbah makanan yang tidak dikelola dengan baik menyebabkan berbagai masalah lingkungan, seperti peningkatan emisi gas rumah kaca dan penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA).</p><p>6. Dengan memanfaatkan limbah makanan, misalnya melalui komposting atau produksi biogas, emisi metana dapat dikurangi secara signifikan. (fakta karena bisa dibuktikan secara ilmiah)</p><p><br></p><p><br></p><p>Kalimat Opini</p><p>1. Dengan mengurangi emisi gas rumah kaca dan penghematan sumber daya menjadi prioritas dalam kebijakan pengelolaan lingkungan di Indonesia.</p><p>2. Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk mengembangkan dan menerapkan teknologi serta praktik yang efektif dalam pemanfaatan limbah makanan, guna mencapai keberlanjutan yang lebih baik.</p><p>3. Dengan memanfaatkan limbah makanan, kita dapat mengurangi pemborosan sumber daya ini dan memaksimalkan penggunaan hasil pertanian yang ada.</p><p>4. Dalam era di mana isu perubahan iklim dan penurunan kualitas lingkungan semakin menjadi perhatian global, upaya untuk memanfaatkan limbah makanan menjadi sangat penting.</p><p>5. Pemanfaatan limbah makanan merupakan solusi yang sangat potensial untuk mengatasi masalah lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan.</p><p>6. Dengan begitu, masyarakat perlu mengetahui cara-cara pemanfaatan sebagai antisipasi dampak negatif</p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-20 07:40:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pdd9z7qdkd/n0w0fmqll1dwxa97/wish/3548711958</guid>
      </item>
      <item>
         <title>nama kelompok:dimsum</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pdd9z7qdkd/n0w0fmqll1dwxa97/wish/3548719657</link>
         <description><![CDATA[<p>nama anggota kelompok:</p><p>1.delvan manggala p</p><p>2.velin oktaviani</p><p>3.zahra novianti </p><p><br></p><p>KALIMAT FAKTA</p><ol><li><p>produksi makanan membutuhkan sumber daya yang sangat besar,termasuk air,energi,dan lahan pertanian</p></li><li><p>dengan memanfaatkan limbah makanan,misalnya melalui komposting atau produksi biogas,emisi metana dapat di kurangi secara signifikan </p></li><li><p>limbah makanan yang tidak di kelola dengan baik menyebabkan berbagai masalah lingkungan,seperti peningkatan emisi gas rumah kaca dan penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA)</p></li><li><p>pemanfaatan limbah makanan merupakan solusi yang sangat potensial untuk mengatasi masalah lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan </p></li><li><p>dalam era dimana isu perubahan iklim dan penurunan kualitas lingkungan semakin menjadi perhatian global,upaya untuk memanfaatkan limbah makanan menjadi sangat penting </p></li><li><p>dengan memanfaatkan limbah makanan,kita dapat mengurangi pemborosan sumber daya ini dan memaksimalkan penggunaan hasil pertanian yang ada</p></li><li><p>dengan mengurangi emisi gas rumah kaca dan penghematan sumber daya menjadi prioritas dalam kebijakan pengelolaan lingkungan di indonesia </p></li></ol><p><br></p><p>KALIMAT OPINI</p><ol><li><p>menurut laporan dari Food and Agriculture Organization (FAO) , limbah makanan bertanggung jawab atas sekitar 8% dari total emisi gas rumah kaca global </p></li><li><p>data dari FAO menunjukan  bahwa sekitar 1.3 miliar ton makanan terbuang setiap tahunya, yang setara dengan sepertiga dari total produksi makanan global</p></li><li><p>oleh karena itu,pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk mengembangkan dan menerapkan teknologi serta praktik yang efektif dalam pemanfaatan limbah makanan,guna mencapai keberlanjutan yang lebih baik</p></li><li><p>dengan begitu,masyarakat perlu mengetahui cara-cara pemanfaatan sebagai antisipasi dampak negatif </p></li><li><p>ketika makanan di buang dan membusuk TPA,ia menghasilkan metana,gas rumah kaca yang berbahaya daripada karbon dioksida </p></li></ol><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-20 07:48:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pdd9z7qdkd/n0w0fmqll1dwxa97/wish/3548719657</guid>
      </item>
      <item>
         <title>NAMA KELOMPOK:COMBRO</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pdd9z7qdkd/n0w0fmqll1dwxa97/wish/3548721566</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama anggota kelompok:</p><p>1.Riko susandi</p><p>2.Rendra alfa refaldi</p><p>3.Rehan Firmansyah </p><p><br></p><p><strong>kalimat fakta</strong></p><p><br></p><p>1.Dengan mengurangi emisi gas rumah kaca dan penghematan sumber daya menjadi prioritas dalam kebijakan pengelolaan lingkungan di Indonesia.</p><p><br></p><p>2.Dengan memanfaatkan limbah makanan, kita dapat mengurangi pemborosan sumber daya ini dan memaksimalkan penggunaan hasil pertanian yang ada.</p><p><br></p><p>3.Menurut laporan dari food and agriculture organization (FAO), limbah makanan bertanggung jawab atas sekitar 8% dari total emisi gas rumah kaca global.</p><p><br></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://4.Data">4.Data</a> dari FAO menunjukkan bahwa sekitar 1.3 miliar ton makanan terbuang setiap tahunnya, yang setara dengan sepertiga dari total produksi makanan global.</p><p><br></p><p>5.Pemanfaatan limbah makanan merupakan solusi yang sangat potensial untuk mengatasi masalah lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan.</p><p><br></p><p><strong>Kalimat Opini</strong></p><p><br></p><p>1.Produksi makanan membutuhkan sumber daya yang sangat besar, termasuk air, energi,dan lahan pertanian.</p><p><br></p><p>2.Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk mengembangkan dan menerafkan teknologi serta praktik yang efektif dalam pemanfaatan limbah makanan, guna mencapai keberlanjutan yang lebih baik.</p><p><br></p><p>3.Dalam era dimana isu perubahan iklim dan penurunan kualitas lingkungan semakin menjadi perhatian global, upaya untuk memanfaatkan limbah makanan menjadi sangat penting.</p><p><br></p><p>4.Ketika makanan di buang dan membusuk di TPA, ia menghasilkan metana,gas di rumah kaca yang berbahaya daripada karbondioksida.</p><p><br></p><p>5.Limbah makanan yang tidak di kelola dengan baik menyebabkan berbagai masalah lingkungan, seperti peningkatan emisi gas rumah kaca dan penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA)</p><p><br></p><p>6.Dengan memanfaatkan limbah makanan misalnya melalui komposting atau produksi biogas,emisi metana dapat di kirangi secara signifikan </p><p><br></p><p>7.Dengan begitu masyarakat perlu mengetahui cara-cara berbagai antisipasi dampak negatif </p><p><br></p><p><strong> </strong></p><p><br></p><p> </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-20 07:50:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pdd9z7qdkd/n0w0fmqll1dwxa97/wish/3548721566</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
