<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Candi yang bercorak buddha di Indonesia by Sih Lukbyar Dedit Irawan</title>
      <link>https://padlet.com/sihlukbyardeditirawan86/mzpq9f6894efk6bi</link>
      <description>Candi Peninggalan Kerajaan Buddha yang Ada di Nusantara</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-10-01 20:49:47 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-10-01 21:31:17 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Daftar Candi Peninggalan Kerajaan Budha di Indonesia</title>
         <author>sihlukbyardeditirawan86</author>
         <link>https://padlet.com/sihlukbyardeditirawan86/mzpq9f6894efk6bi/wish/2727713394</link>
         <description><![CDATA[<div>Macam-macam candi bercorak budhha di Indonesia</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-01 21:07:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sihlukbyardeditirawan86/mzpq9f6894efk6bi/wish/2727713394</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Candi Borobudur</title>
         <author>sihlukbyardeditirawan86</author>
         <link>https://padlet.com/sihlukbyardeditirawan86/mzpq9f6894efk6bi/wish/2727715238</link>
         <description><![CDATA[<div>Bicara tentang benda peninggalan ajaran Buddha rasanya tak akan lengkap jika tak membahas tentang Candi Borobudur. Di mana Candi Borobudur adalah salah satu bukti jika ajaran Buddha pernah ada di Indonesia.<br><br></div><div>Candi Borobudur sendiri terbentuk dari stupa-stupa dan menurut sejarah telah dibangun pada abad ke-8 Masehi oleh para penganut Buddha Mahayana. Memiliki ukuran yang cukup besar, sehingga menjadikan Candi Borobudur selalu menampakkan sisi megahnya.<br><br></div><div>Bahkan, Candi Borobudur dijadikan sebagai monumen dan kuil Buddha terbesar di dunia <em>lho</em>. Hingga saat ini, keberadaan Candi Borobudur masih tetap dijadikan sebagai tempat peribadatan oleh para penganut ajaran agama Buddha, terutama pada saat peringatan hari Trisuci Waisak.<br><br></div><div>Untuk konstruksi bangunannya, Candi Borobudur memiliki tiga pelataran melingkar dengan satu stupa utama, 72 stupa berlubang, 2.672 panel relier serta terdapat sekitar 504 archa Buddha.<br><br></div><div>Candi Borobudur adalah tempat iadah umat Budhha di Indonesia dan dunia yang berlokasi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Selain itu, UNESCO juga sudah memasukkan Candi Borobudur sebagai salah satu warisan budaya dunia.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://kitacerdas.com/wp-content/uploads/2015/04/Borobudur-Nothwest-view.jpg" />
         <pubDate>2023-10-01 21:12:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sihlukbyardeditirawan86/mzpq9f6894efk6bi/wish/2727715238</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Candi Kalasan</title>
         <author>sihlukbyardeditirawan86</author>
         <link>https://padlet.com/sihlukbyardeditirawan86/mzpq9f6894efk6bi/wish/2727716883</link>
         <description><![CDATA[<div>ada Candi Kalasan yang juga menjadi salah satu bangunan yang memiliki corak agama Buddha. Dimana Candi Kalasan sendiri terletak di Kabupaten Sleman dan sampai saat ini masih terus berdiri dengan begitu kokok.<br><br></div><div>Candi Kalasan merupakan candi dengan corak Budha yang telah di bandung pada tahun 778 masehi untuk Dewi tara yang dikenal dalam agama Buddha Mahayana. Keberadaan dari Candi Kalasan bisa dijadikan sebagai bukti bahwa adanya kependudukan Wangsa Syailendra, penguasa Sriwijaya di Sumatera dan tanah Jawa.<br><br></div><div>Di area kompleks Candi Kalasan memiliki candi utama yang dikelilingi oleh 52 stupa kecil yang jika kita lihat saat ini mungkin sudah tidak utuh layaknya awal pembangunan.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://2.bp.blogspot.com/-4GOTNi_UuYs/U-mI3sh26BI/AAAAAAAAfQU/GrouUVEpccA/s1600/Sejarah+Candi+Kalasan+Yogyakarta.jpg" />
         <pubDate>2023-10-01 21:16:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sihlukbyardeditirawan86/mzpq9f6894efk6bi/wish/2727716883</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Candi Mendut</title>
         <author>sihlukbyardeditirawan86</author>
         <link>https://padlet.com/sihlukbyardeditirawan86/mzpq9f6894efk6bi/wish/2727718293</link>
         <description><![CDATA[<div>Candi Mendut juga menjadi salah satu candi yang memiliki corak Buddha. Candi Mendut sendiri berada di Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Lalu, Candi Mendut diperkirakan didirikan pada masa pemerintahan Raja Indra dari Dinasti Syailendra.<br><br></div><div><br></div><div>Seorang ahli arkeolog yang berasal dari Belanda bernama J.G. De Casparis juga memiliki dugaan jika Candi Mendut dibangun oleh raja pertama dari Wangsa Syailendra pada tahun 824 atau pada abad ke-9 di masa kerajaan Mataram Kuno. Hal tersebut juga bisa dibuktikan dengan adanya keberadaan Prasasti Karangtengah.<br><br></div><div>Karena keberadaannya di Magelang, maka menjadikan Candi Mendut masuk ke dalam rangkaian candi Buddha di daerah tersebut. Dalam bangunan Candi Mendut ada tiga arca Budha dengan ukuran besar.<br><br></div><div>Kegiatan arca Budha tersebut adalah seperti Dhyani Buddha Wairocana dengan sikap tangan (mudra) dharmachakra mudra, dan diapit oleh arca <em>Awalokiteśwara</em> <em>(Padmapāņi)</em> pada sisi kiri dan arca <em>Wajrapāņi</em> pada sisi kanan.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://cdn.britannica.com/30/60230-050-AA2E1C50/Tjandi-Mendut-Borobudur-Java.jpg" />
         <pubDate>2023-10-01 21:19:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sihlukbyardeditirawan86/mzpq9f6894efk6bi/wish/2727718293</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Candi Pawon</title>
         <author>sihlukbyardeditirawan86</author>
         <link>https://padlet.com/sihlukbyardeditirawan86/mzpq9f6894efk6bi/wish/2727718781</link>
         <description><![CDATA[<div>Candi Pawon yang juga sebagai salah satu candi dengan corak Buddha. Keberadaan Candi Pawon berada di antara Candi Borobudur dan Candi Mendut. Selain itu, keberadaan dari Candi Pawon dengan kedua Candi tersebut juga memiliki keterkaitan yang begitu erat.<br><br></div><div>Hal ini bisa dilihat dari posisi geografis dari Candi Pawon yang lurus serta adanya pahatan relief yang sama dari Candi Borobudur maupun Candi Mendut. Seorang arkeolog asal Belanda bernama J.G. De Casparis menjelaskan bahwa Candi Pawon adalah tempat penimpaan abu jenazah dari Raja Indera (782 hingga 812 M) yang juga merupakan ayah dari Raja Samaratungga yang berasal dari Dinasti Syailendra.<br><br></div><div>Beberapa orang juga mengatakan jika nama Pawon berasal dari kata Pawuhan atau jika diartikan adalah tempat menyimpan abu. Selain itu, J.G. De Casparis mengungkapkan jika Candi Pawon juga disebutkan pada Prasasti Karangtengah.<br><br></div><div>Tak hanya berfungsi sebagai penyimpanan abu, tetapi Candi Pawon juga digunakan sebagai tempat penyimpanan senjata.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://1.bp.blogspot.com/-n55siwJiSCA/WMn0_b-sbqI/AAAAAAAADKQ/p5PhRBDZzns0TpqOB4zsD8X5DNhTa4kiwCK4B/s1600/207025-Java.jpg" />
         <pubDate>2023-10-01 21:21:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sihlukbyardeditirawan86/mzpq9f6894efk6bi/wish/2727718781</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Candi Muara Takus</title>
         <author>sihlukbyardeditirawan86</author>
         <link>https://padlet.com/sihlukbyardeditirawan86/mzpq9f6894efk6bi/wish/2727720118</link>
         <description><![CDATA[<div>Candi Muara Takus yang terletak di desa Muara Takus, Kecamatan Tiga Belas Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau merupakan candi dengan corak Budha. Untuk awal pembangunannya, memang belum begitu diketahui dengan pasti, tetapi keberadaan dari Candi Muara Takus sendiri dipercaya sudah ada sejak masa keemasan kerajaan Sriwijaya.<br><br></div><div>Karena hal tersebutlah, banyak peneliti yang beranggapan bahwa lokasi dari Candi Muara Takus merupakan salah satu pusat pemerintahaan Kerajaan Sriwijaya pada masa itu. Bahan baku pembuatan dari Candi Muara Takus sedikit berbeda dari bahan baku yang digunakan untuk membuat Candi Buddha di pulau Jawa pada umumnya.<br><br></div><div>Biasanya, Candi Buddha di pulau Jawa menggunakan bahan baku Andesit. Sedangkan untuk Candi Muara Takus Terbuat dari batu pasir, batu sungai dan juga batu bata yang dipercaya diambil dari Desa Pongkai.<br><br></div><div>Adanya stupa yang juga lambang Buddha Gautama di Candi Muara Takus menjadikannya sebagai salah satu ciri keberadaan corak Buddha. Selain itu candi tersebut juga lebih banyak dikenal karena keberadaan stupa besar dengan bentuk menara.<br><br></div><div>Perlu diketahui, jika Candi Muara Takus adalah sebuah kompleks yang di dalamnya ada beberapa bangunan bersejarah lainnya. Mulai dari Candi Tua, Candi Bungsu, Stupa Mahligai dan juga Palangka.<br><br></div><div>Selain itu, Candi Muara Takus merupakan candi tertua di Pulau Sumatra dan merupakan satu-satunya situs peninggalan sejarah dalam bentuk candi di Riau.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://1001indonesia.net/asset/2016/01/38.-Candi-Muara-Takus-dibangun-pada-masa-kerajaan-Sriwijaya-berdiri-1.jpg" />
         <pubDate>2023-10-01 21:24:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sihlukbyardeditirawan86/mzpq9f6894efk6bi/wish/2727720118</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
