<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>PERLAWANAN KESULTANAN MATARAM by lira</title>
      <link>https://padlet.com/liraastri/liraastri</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-09-11 11:55:03 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-09-12 07:45:57 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>SEKILAS KESULTANAN MATARAM</title>
         <author>liraastri</author>
         <link>https://padlet.com/liraastri/liraastri/wish/2291097327</link>
         <description><![CDATA[<div>Sepanjang abad ke-16, tepatnya pada puncak kejayaannya di bawah pemerintahan <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sultan_Agung_dari_Mataram">Anyakrakusuma</a>, Mataram adalah salah satu negara terkuat di Jawa, kesultanan yang menyatukan sebagian besar pulau <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Jawa">Jawa</a>, yakni sebagian besar wilayah <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Jawa_Barat">Jawa Barat</a>, <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Jawa_Timur">Jawa Timur</a>dan <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Jawa_Tengah">Jawa Tengah</a> kecuali <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Banten">Banten</a>, selain itu juga menguasai daerah <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pulau_Madura">Madura</a>, dan <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Tanjungpura">Sukadana</a>(<a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Barat">Kalimantan Barat</a>) serta <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pulau_Sumatera">Pulau Sumatera</a>(Palembang dan Jambi). Kesultanan ini terdiri dari beberapa wilayah inti mulai dari: <em>kutagara</em>, <em>nagaragung</em>, <em>mancanagara</em>, <em>pasisiran</em> dan sejumlah <em>kerajaan vasal</em>, beberapa di antaranya dianeksasi ke dalam teritori kesultanan, sedangkan sisanya diberikan beragam tingkat otonomi.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1800077359/f372fe4596c62051cc97db83c6e3c1e5/1DF4441D_2482_4FAB_AE3B_516BFB34D5CD.jpeg" />
         <pubDate>2022-09-11 11:58:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/liraastri/liraastri/wish/2291097327</guid>
      </item>
      <item>
         <title>LATAR BELAKANG KESULTANAN MATARAM</title>
         <author>liraastri</author>
         <link>https://padlet.com/liraastri/liraastri/wish/2291576908</link>
         <description><![CDATA[<div>Latar belakang berdirinya kerajaan mataram pada abad ke-17 atau pada tahun 1586 ini merupakan kadipaten dibawah kesultanan Pajang. Berkat jasa Ki Ageng Sela dan Ki Ageng Pemanahan membantu mengatasi pemberontakan Arya Penangsang, membuat Kesultanan pajang yang dipimpin oleh Sultan Hadiwijaya menghadiahi hadiah berupa wilayah Mataram.Dari proses itu, hingga Ki Ageng Pemanahan membuat pemukiman dan persawahan, bersama anaknya yakni Sutawijaya atau dikenal (Panembahan Senopati) membangun mataram hingga menjadi kerajaan. Raja berdaulat pertama dari Kerajaan Mataram adalah Sutawijaya.Menjadi raja kerajaan mataram pertama dengan masa pemerintahan 158-1601 tahun, terdapat berbagai penaklukan yang dilakukan oleh Sutawijaya terlebih saat kerajaan Pajang surut hingga beberapa wilayah yang melepaskan diri berada dibawah kekuasaan Mataram.Setelah itu, kekuasaan mataram menaklukkan wilayah Timur hingga daerah seperti Jepara, Madiun, Kediri, Bojonegoro dan sebagian surabaya menjadi kekuasaan Mataram. Sepeninggalannya pada 1601, putranya bernama Mas Jolang bergelar Kanjeng Prabu Sinuhun Hanyokrowati atau Panembahan Anyakrawati memimpin.Dimasanya, Mas Jolang berhadapan dan lebih memilih bersekutu dengan VOC dalam Kongsi Dagang Hindia Timur atau VOC karena dianggap memberikan keuntungan tentang perluasan jaringan perniagaan. Namun tak lama berkuasa, tepat 1613 dirinya mengalami kecelakaan akibat berburu di Hutan Krapyak Panembahan.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1800077359/2dc38e4d6098ece83ffe2843a7590e79/2D19BAD9_0DF6_4B89_B178_20523BB7FC5D.jpeg" />
         <pubDate>2022-09-12 01:49:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/liraastri/liraastri/wish/2291576908</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PERJALANAN PERLAWANAN</title>
         <author>liraastri</author>
         <link>https://padlet.com/liraastri/liraastri/wish/2291594031</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada tahun 1628 dan 1629, <strong>Mataram</strong> melancarkan serangan besar besarkan <strong>terhadap VOC</strong> di Batavia. Sultan Agung mengirimkan ribuan prajurit untuk mengempur Batavia dari darat dan laut. Di Sulawesi Selatan <strong>VOC</strong> mendapat <strong>perlawanan</strong> dari rakyat Indonesia di bawah pimpinan Sultan Hassanuddin.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1800077359/a76fbcf36edb628d1dd3256ab5e6a3fa/C5F44106_CC32_4487_AD2A_78D9CB914F60.jpeg" />
         <pubDate>2022-09-12 02:11:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/liraastri/liraastri/wish/2291594031</guid>
      </item>
      <item>
         <title>AKHIR PERLAWANAN</title>
         <author>liraastri</author>
         <link>https://padlet.com/liraastri/liraastri/wish/2291669061</link>
         <description><![CDATA[<div>Akhir dari perlawanan Mataram pada VOC ialah pada saat <strong>VOC menyerang Banten pada tahun 1682</strong> karena daya tariknya sebagai pelabuhan perdagangan internasional yang sangat ramai. Penyerangan ini dilakukan secara heroik.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1800077359/4fa654ae25eff6b95586f50f7f8e3e0c/B08EF073_9B65_4D0C_BA4A_B8E70D2EEBE0.jpeg" />
         <pubDate>2022-09-12 03:46:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/liraastri/liraastri/wish/2291669061</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
