<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Adhyastha Alvaro Cetta by </title>
      <link>https://padlet.com/repmonstah/01</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2016-02-03 02:35:31 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2026-02-05 06:17:30 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>repmonstah</author>
         <link>https://padlet.com/repmonstah/01/wish/92793377</link>
         <description><![CDATA[<blockquote><em>❝You can't love what you don't know, so let's know each others. Maybe we can loved each other, right?❞&nbsp;</em>ㅡ&nbsp;<strong>Adhyastha Alvaro Cetta</strong></blockquote>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2016-02-03 02:37:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/repmonstah/01/wish/92793377</guid>
      </item>
      <item>
         <title>BIODATA</title>
         <author>repmonstah</author>
         <link>https://padlet.com/repmonstah/01/wish/92793440</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Nama Lengkap: </strong>Adhyastha Alvaro Cetta<strong><br>Nama Panggilan: </strong>Alva, Varo, Adhy<strong><br>Jenis Kelamin: </strong>Laki-laki<strong><br>Tempat, Tanggal Lahir: </strong>Bandar Lampung, 17 Agustus 1998<strong><br>Kebangsaan: </strong>Indonesia<strong><br>Agama: </strong>Islam<strong><br>Golongan Darah: </strong>AB<strong><br>Motto:</strong> ❝Life is about challenges. It's perfect if i can't win.❞</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2016-02-03 02:38:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/repmonstah/01/wish/92793440</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PENAMPILAN</title>
         <author>repmonstah</author>
         <link>https://padlet.com/repmonstah/01/wish/92794348</link>
         <description><![CDATA[<ul><li><strong>H/W: </strong>186/70</li><li><strong>Hair Color: </strong>Black (uncertain—can be changed)</li><li><strong>Eyes Color: </strong>Dark Brownish</li><li><strong>Skin Color: </strong>Tan</li><li><strong>Lip's Type: </strong>Kissable</li><li><strong>Nose's Type: </strong>Pointed</li></ul><div><br>Tak termasuk golongan pria tampan, juga pria jelek. Alva itu terbilang biasa-biasa saja untuk ukuran standar gadis pecinta <em>boyband</em>. Tapi yang bikin heran, masih ada saja gadis yang terpikat oleh pesonanya. Mungkin senyumnya yang super duper manis membuat para gadis meleleh saat melihatnya, mungkin.<br><br></div><div>Dan oh! Jangan lupakan pesonanya yang akan meningkat drastis ketika dia berada di lapangan basket. Dengan tubuh yang penuh keringat, dia terlihat begitu sexy saat sedang mencetak angka ataupun menggiring bola. Pesonanya benar-benar menghipnotis siapa saja yang melihatnya, seperti ada daya tarik tersendiri.<br><br></div><div>Ah, iya, masalah penampilan dia termasuk tipikal pria yang cuek. Biasanya dia memakai celana jeans dengan kaos berlapis hoodie/jaket untuk pergi hangout bersama teman-temannya. Sedangkan untuk pergi ke acara formal, dia lebih tertarik memakai kemeja ketimbang tuxedo/jas. Intinya sih dia menggunakan apa saja yang menurutnya nyaman untuk dipakai, tak pilih-pilih namun tetap stylish. Tapi untuk urusan wewangian, dia tak bisa dikatakan cuek. Dengan jarak 100 meter, wangi parfum dari tubuhnya sudah tercium sampai kemana-mana, serius deh!<br><br></div><div>Namun berbeda lagi ketika sedang berada di sekolahㅡbeda penampilan. Dia tergolong siswa yang taat peraturan, sehingga seragamnya selalu terlihat rapi layaknya siswa teladan yang berprestasi. Tak jarang kacamata bertengger manis di wajahnya, karena memang penglihatannya sudah tak normal seperti duluㅡminus 2 dan cylinder 2. Tapi berkat kacamata tersebut, tanduk iblisnya tergantikan oleh lingkaran malaikat. Serius ya, tampang alimnya itu menutupi sikap nakalnya.<br><br>Begitu memasuki bangku perkuliahan, dia tetap tampil rapi kok! Kecuali kalau tiba-tiba ada jam kuliah dadakan, berantakan deh dia pergi ke kampusnya.<br><br><strong><em>visualisasi:</em></strong><em> Nam Yoon-Su (</em>남윤수<em>)</em></div>]]></description>
         <enclosure url="https://3.bp.blogspot.com/-yke3W8N7BZU/V0KnS3kiMKI/AAAAAAABGUU/9JVAp6272W4yMMqlAl3S-RvjDZu1e3NTgCLcB/s640/2016%2B5%2BMAREE%2BMEN%2B16SS%2B%25EB%25A3%25A9%25EB%25B6%2581%2B%25EB%2582%25A8%25EC%259C%25A4%25EC%2588%2598%2B%25284%2529.jpg" />
         <pubDate>2016-02-03 02:50:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/repmonstah/01/wish/92794348</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KEPRIBADIAN</title>
         <author>repmonstah</author>
         <link>https://padlet.com/repmonstah/01/wish/92796468</link>
         <description><![CDATA[<ul><li><strong>Easy Going</strong></li></ul><div>❝hidup itu mudah, jangan dibuat susah❞ ㅡ Hidup dengan alur yang sama seperti air merupakan ciri khas seorang Alva. Dia selalu menggampangkan suatu masalah, juga tak mau terlibat dalam masalah yang begitu merepotkan. Pembawaannya yang tenang membiarkan arus kehidupan menjadi penentu arah baginya, artinya dia dapat menempatkan diri dalam situasi apapun, fleksibel gitu. Menurutnya hidup itu harus dijalani dengan santai, sama halnya&nbsp;<em>seperti menikmati secangkir coffee di musim dingin</em>, hidup pun harus dibuat santai agar dapat menikmati rasa manisnya.<br><br></div><ul><li><strong>Pervert</strong></li></ul><div>❝karena gue cowok sejati❞ ㅡ Pria mana yang tak tertarik dengan gadis ber-body gitar spanyol? Begitu pula Alva, matanya suka curi-curi pandang ke tubuh gadis yang lekuknya seperti angka 8, ngerti kan? Ya, begitu. Bukan hanya mengoleksi majalah dewasa, dia juga memiliki hardisk khusus untuk menampung video dewasa dari teman-temannya. Namun tak berarti pergaulan bebas telah menikamnya, dia masih dalam tahap wajar mengenai hal praktek. Gitu-gitu dia masih ingat dosa, lho.<br><br></div><ul><li><strong>Narsisme</strong></li></ul><div>❝kalau mau manis, liatin gue aja❞ ㅡ Memiliki tingkat percaya diri yang tinggi, mungkin itu adalah salah satu kelebihan yang dimiliki oleh Alva. Dia senang sekali memuji diri sendiri, berkata jika dia pria paling tampan, manis, kece dan sejenisnya. Kalau kata teman-temannya, dia itu narsisnya kebangetan! Di situasi genting saja masih sempat-sempatnya dia membanggakan diri, membuat orang yang melihatnya menggeleng karena tak habis pikir akan tingkahnya. Kata pepatah sih&nbsp;<em>air laut asin sendiri</em>, itulah gambaran dirinya.<br><br></div><ul><li><strong>Jahil</strong></li></ul><div>❝maap, emang sengaja kok❞ ㅡ Jangan sampai tertipu dengan kesan pertama saat bertemu Alva. Walau sekilas tampak seperti seorang malaikat, sebenarnya dia adalah raja iblis dari kaum-kaum iblis lainnya. Yup! Alva itu suka banget ngejahilin orang-orang yang ada di sekitarnya. Dari yang paling dekat dengannya sampai yang tidak kenal dengannya, intinya sih dia tak pandang bulu. Dia cukup adil untuk membuat orang-orang ingin mengulitinya hidup-hidup. Ibarat kata&nbsp;<em>gak ada lo gak rame</em>, suasana akan sepi tanpa kehadirannya.<br><br></div><ul><li><strong>Kurang Peka</strong></li></ul><div>❝apaan sih! emangnya gue kenapa?❞ ㅡ Apatis, mungkin bisa dibilang begitu. Alva ini tipe pria yang tidak peduli dengan sekitarnya, lebih tepatnya sih kurang peka. Jika temannya memiliki masalah, dia tak akan ikut campur jika tak dimintai pertolongan. Bukannya tak setia kawan, dia hanya tak mau bersikap heroik yang berujung dengan memperkeruh masalah. Begitu juga masalah perasaan, dia selalu berkata 'apa salah gue?' tanpa pikir apa sebab dari masalah tersebut. Dia sering membuat gadis-gadis menangis karena mengabaikan mereka, lalu tersenyum tanpa beban pada esok harinya. Ketika bertengkar, sebagian besar dia tak mengerti dimana letak kesalahannya.<br><br></div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2016-02-03 03:11:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/repmonstah/01/wish/92796468</guid>
      </item>
      <item>
         <title>BAKAT &amp;amp; KEMAMPUAN</title>
         <author>repmonstah</author>
         <link>https://padlet.com/repmonstah/01/wish/92796727</link>
         <description><![CDATA[<ul><li>Juara 1 Turnamen Basket Tingkat SMA Provinsi Lampung (2013-2015)</li><li>Juara 2 Festival Band Tingkat Kabupaten Se-Provinsi Lampung (2014/2015)</li><li>Juara 1 Lomba Melukis Tingkat Provinsi (2010-2015)</li><li>Juara 2 Lomba Melukis Tingkat Nasional (2012-2014)</li><li>Juara 1 Lomba Melukis Tingkat Nasional (2014/2015)</li></ul><div><br>Berbicara tentang bakat dan kemampuan, Alva nyaris tidak memiliki keduanyaㅡtentu saja jika dilihat dari sisi akademiknya. Mengenai mata pelajaran, tak ada yang bisa diharapkan darinya. Namun lain halnya jika kita melihat dari sisi non-akademik, dia sangat berbakat dalam bidang olahraga. Yah, hampir semua bidang olahraga dapat dia kuasai dengan baik. Akan tetapi dia lebih condong ke basketㅡlebih tertarik. Hal itu juga yang membawanya menjadi kapten tim basket sekolah.<br><br>Selain di bidang olahraga, Alva juga cukup berbakat di bidang seni. Pria satu ini lumayan lancar memainkan alat musik seperti gitar dan drum. Suaranya juga tak terdengar buruk saat sedang bernyanyi. Tetapi, bakat seninya paling menonjol di bidang seni rupaㅡdibandingkan dengan seni musik. Khusus di seni lukis, kemampuannya tak bisa diragukan lagi, dia sering membawa penghargaan pada ajang lomba seni lukis.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2016-02-03 03:13:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/repmonstah/01/wish/92796727</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ADHYASTHA ALVARO CETTA</title>
         <author>repmonstah</author>
         <link>https://padlet.com/repmonstah/01/wish/92796958</link>
         <description><![CDATA[<div><br></div><blockquote>❝Family, where life begins and love never ends.❞</blockquote><div><br>Adhyastha Alvaro Cetta, merupakan anak pertama dari pasangan Adrian Januar Cetta dan Sekar Ayu Ningtyas. Dia memiliki dua orang adik, keduanya adalah perempuan. Adik pertamanya bernama Elyse Chairizka Cetta. Sedangkan adik keduanya bernama Aleyna Maharani Cetta.<br><br></div><div>Sebagai putra pertama dan juga satu-satunya putra dalam keluarga Cetta, sudah menjadi tanggung jawab Alva untuk bisa menjaga keluarganya. Dengan status kedua orangtua yang super sibuk, terkadang dia harus meluangkan waktunya untuk merangkap posisi kakak menjadi ayah sekaligus ibu bagi kedua adik perempuannya. Mau tak mau sikapnya harus sedikit lebih dewasa ketika sedang ditempatkan dalam posisi tersebut, rasa sayang akan keluarga mendorongnya untuk melangkah lebih jauh.<br><br></div><div>Eits, bukan berarti orangtua yang sibuk menjadikan keluarganya kurang bahagia. Dapat dikatakan jika keluarga kecil itu cukup bahagia. Walau ayahnya sibuk mengurusi bisnis keluarga, juga ibunya yang disibukkan dengan segala macam design pakaian, mereka tetap memiliki waktu-waktu singkat untuk merajut kenangan indah bersama keluargaㅡkenangan yang akan terus tersimpan manis dalam ruang memorinya.<br><br></div><blockquote>❝Continue to study and learn new skills. Yeah, study hard to achieve your goals.❞</blockquote><div><br></div><ul><li>TK Kartika II-27 Bandar Lampung</li><li>SD Kartika II-5 Bandar Lampung</li><li>SMP N 8 Bandar Lampung</li><li>SMA N 2 Bandar Lampung</li><li>Universitas Lampung - FISIP</li></ul><div><br></div><div>Alva itu sekilas tampak seperti siswa teladan—sayangnya tidak. Dia salah satu pria dengan nilai terendah di sekolahnya, dan dia tak terlalu memperdulikan hal itu. Menurutnya, nilai ujian yang bagus tak akan menjamin masa depan. Karena sekarang pun masih banyak sarjana yang pengangguran, jadi nilai hanya sebatas angka yang tertera dalam kertas—tak bisa mengukur kesuksesan seseorang. Akan tetapi dia cukup bagus di bidang non-akademik, khususnya olahraga dan seni. Dan yah, sejauh ini hal tersebut yang membawanya masuk ke dalam sekolah-sekolah favorite di kotanya.<br><br></div><div>Tapi begitu berada di tingkat akhir masa SMA, dia memutuskan untuk bermetamorfosis ke arah yang lebih baik. Untuk pertama kali dalam sejarah pendidikannya, dia menginjakkan kaki di perpustakaan. Dan untuk pertama kalinya juga, dia berusaha mengerjakan tugasnya sendiri tanpa embel-embel mencontek—walau pada akhirnya mencontek juga. Jujur saja, dia itu sangat parah di bidang akademik, tak ada yang bisa diharapkan darinya. Walau niatnya ingin berubah, itu hanya sebatas niat belaka.<br><br>Well, setelah belajar mati-matian dan mengandalkan keberuntungan, akhirnya dia menjadi mahasiswa juga. Dia masuk ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Ilmu Pemerintahan di Universitas Lampung.<br><br></div><blockquote>❝Wherever we are. It's our friends that make our world.❞</blockquote><div><br>Dari kecil sampai sekarang, kehidupan Alva selalu dikelilingi oleh banyak orang. Bukan hanya karena berasal dari keluarga yang disegani, tetapi juga karena kepribadiannya yang terkesan <em>friendly</em> dan <em>easy going</em>. Namun tak semua orang yang berada di sekitarnya itu memiliki perasaan yang tulus padanya. Ada yang hanya ingin memanfaatkannya, ada juga yang ingin menjebaknya. Dan hal itu yang membuat dia membangun tembok besar di sekitar dirinya, tak membiarkan orang-orang masuk ke dalam zona aman yang telah dia ciptakan.<br><br></div><div>Tapi bukan berarti dia tak memiliki teman dekat. <em>Alhamdulillah</em> ada seorang pria yang berani menerobos masuk ke dalam zona aman yang telah melindungi dirinya. Areza Dana Putra, berada di usia yang sama sepertinya dan merupakan teman bermainnya sejak kecil. Kalau kata pepatah <em>ada gula ada semut</em>, sama halnya dengan kedua pria itu. Dimana ada Alva maka disitu ada Reza, dan kerusuhan pun akan terjadi karena ulah keduanya. Dunia akan hancur ketika mereka bersama, seolah semua berpusat pada kedua pria tersebut. Ya, trouble maker.<br><br></div><div>Sebenarnya tak hanya Reza yang menyandang gelar 'teman dekat' dalam hidupnyaㅡnamun memang hanya Reza yang berani melampaui zona aman kehidupannya. Dia masih memiliki beberapa teman dekat, dekat dalam artian mereka berada dalam satu hobi yang sama, yaitu basket. Selaku kapten tim basket sekolah, sudah sewajarnya jika dia menjalin hubungan yang erat dengan rekan setimnya. Mereka sering menghabiskan waktu bersama, bukan untuk latihan saja, tetapi juga untuk hangout bersama.<br><br></div><blockquote>❝Love doesn't hurt. Expectation do.❞</blockquote><div><br>Bicara tentang percintaan, mungkin Alva adalah satu dari sekian banyak orang yang tidak beruntung untuk kehidupan cintanya. Mau dengar sedikit kisahnya?<br><br></div><div><strong>Pertama</strong>, ini adalah kisah dari cinta pertama Alva sewaktu memasuki masa-masa indah sekolahㅡSMA. Di saat semua orang memusatkan perhatiannya pada kegiatan MOS, dia justru asik memperhatikan seorang gadis yang begitu sempurna di matanya. Adelia Oka Nazara, orang-orang memanggilnya Delia. Tapi sayang, hari yang terus berlalu tak kunjung memberikan kemajuan pada hubungan keduanya. Masalahnya bukan karena Delia yang tidak menyukainya, tapi karena dia yang tidak berani mendekati gadis itu. Hingga apa? Delia telah menjadi milik orang lain, pria yang jauh lebih jantan untuk mengutarakan isi hatinya dibandingkan dia.<br><br></div><div><strong>Kedua</strong>, jarak 6 bulan dari tragedi mengenaskan tentang cinta pertamanya, dia didekati oleh adik kelas yang bernama Naura Lee. Gadis itu jelas cantik, soalnya berdarah campuran Korea. Sedangkan Alva yang memiliki sifat cuek nan kurang peka, entah kenapa berbalik 180° untuk gadis yang satu ini. Ya, dia meresponnya cukup baik dan mereka pun dekat dengan cepat. Tapi ternyata <em>ada udang di balik batu</em>, itu gadis sebenarnya tertarik pada Rezaㅡsahabat Alva. Jadi kedekatan mereka selama ini adalah motif belaka agar si gadis bisa mengorek informasi tentang pujaan hati. Dan dengan bodohnya, Alva tertipu akan muslihat gadis itu.<br><br></div><div>Dari kedua kejadian di atas, Alva cukup trauma untuk kembali membuka pintu hatiㅡmungkin. Entah karena takut gagal kembali atau memang tak ada lagi gadis yang mampu menggapai hatinya. Sebenarnya ini kurang jelas. Dan kehadiran sosok bernama Aliyya Bella Maritza Diraatmaja memperjelas semuanya. Gadis itu mampu mengubah kehidupan cintanya yang semula abu-abu menjadi lebih berwarna. Dengan awal pertemuan yang cukup konyol, tali cinta merajut kisah keduanya. Penasaran dengan awal kisahnya?<br><br></div><div><em>Jadi, pertemuan itu berlangsung di sebuah cafe yang cukup ternama di kotanya. Kebetulan pada hari itu cafe sedang ramai karena cuaca di luar yang sedang hujan, sehingga tak menyisakan tempat kosong untuk ditempati. Tapi dengan rasa percaya diri yang tinggi, Alva menduduki sebuah bangku yang diduduki oleh seorang gadis. Percakapan dimulai beberapa menit setelah gadis itu menyetujui permintaan Alva untuk berbagi tempat, terus berlanjut hingga topik berubah menjadi bahasan seputar percintaanㅡentah kenapa Alva tertarik. </em><strong><em>❝kalo gitu kenapa gak lo aja yang jadi pacar gue?❞</em></strong><em>, perkataan itu meluncur begitu saja dari bibir si pria. Dan bodohnya yang gadis berkata </em><strong><em>❝yaudah, kita pacaran aja❞</em></strong><em>. Tapi lebih bodoh lagi ketika Alva tak peka akan situasi, dia menganggap jawaban gadis itu sebagai sebuah candaan seperti dirinya. Dan kisah rumit pun dimulai karena takdir yang terus mempertemukan keduanya, ditambah dengan keadaan gadis yang terus berkata jika dia miliknya.</em></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2016-02-03 03:16:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/repmonstah/01/wish/92796958</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TRIVIA</title>
         <author>repmonstah</author>
         <link>https://padlet.com/repmonstah/01/wish/92797228</link>
         <description><![CDATA[<ul><li>Adhyastha berarti pemimpin, Alvaro berarti bijaksana, sedangkan Cetta adalah nama keluarga yang memiliki arti berpengetahuan luas. Jadi Adhyastha Alvaro Cetta artinya seorang pemimpin bijaksana yang berpengetahuan luas.</li><li>Dia seorang foodmonster.</li><li>Coffee addict.</li><li>Alergi terhadap bulu kucing.</li><li>Takut dengan hal mistis.</li><li>Suka travelling.</li><li>Hal yang dibenci adalah menunggu.</li><li>Tidak suka hujan.</li><li>Jago melukis, bermain gitar dan drum.</li><li>Hobinya main basket, nge-game dan nonton anime.</li><li>Kamarnya di dominasi warna merah karena dia menyukai warna merah.</li><li>Club bola favoritenya adalah Liverpool.</li><li>K-popers, fanboy dari Girl's Day.</li><li>Wanita idamannya seperti Yura Girl's Day.</li></ul><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2016-02-03 03:19:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/repmonstah/01/wish/92797228</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
