<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Perilaku Organisasi by Fifah🌹</title>
      <link>https://padlet.com/fifahsk/organizationbehavior</link>
      <description>made by Siti Khofifah</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-10-22 04:20:14 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2021-10-28 00:54:50 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>01. Definisi Perilaku Organisasi</title>
         <author>fifahsk</author>
         <link>https://padlet.com/fifahsk/organizationbehavior/wish/1835453889</link>
         <description><![CDATA[<div>Studi yang menyelidiki dampak individu, kelompok, dan struktur organisasi dalam menerapkan pengetahuan ke arah meningkatkan efektivitas organisasi tersebut.<br><br><strong>Mengapa kita harus belajar perilaku organisasi?</strong></div><ul><li>Mampu menjelaskan, prediksi, dan kendalikan perilaku manusia</li><li>Upaya untuk menggantikan penjelasan intuitif dengan studi yang sistematis</li></ul><div>Melihat hubungan, mencoba untuk menghubungkan sebab dan akibat dan menggambarkan kesimpulan berdasarkan bukti ilmiah.<br><br><strong>Fungsi Manajemen</strong></div><ol><li>Perencanaan</li><li>Mengatur</li><li>Memimpin&nbsp;</li><li>Mengontrol</li></ol><div><br></div><div><strong>Managerial Roles (Mintzberg)<br></strong><mark>Interpersonal :<br></mark>Figur, Peimimpin, Hubungan <br><br><mark>Informational :<br></mark>Pengawas, Penyebar, Juru Bicara<br><br><mark>Decisional : <br></mark>Wirausaha, Pengendali gejolak, Pengaloksi sumber daya, Negosiator<br><br><strong>Katz's Managerial Skills</strong></div><ul><li>Top Management&nbsp;</li><li>Middle Management &nbsp; (Conceptual skill, human skill, technical skills)</li><li>First-line management&nbsp;</li></ul><div><strong>Managerial Avtivities (Luthan)</strong></div><ul><li>Manajemen Tradisional</li><li>Komunikasi</li><li>Manajemen SDM</li><li>Jejaring&nbsp;</li></ul><div><strong>Apa itu Organisasi?<br></strong>Unit social yang dibentuk secara sengaja terdiri dari dua orang atau lebih yang memiliki fungsi untuk mencapai tujuan bersama.<br>Setiap anggota memiliki peran tertentu yang telah ditentukan.<br><br><strong>Contributing Disciplines&nbsp;</strong></div><ul><li>Psychology</li><li>Social Psychology</li><li>Sociology</li><li>Anthropology</li></ul><div><strong>Peluang dan Tantangan dari Perilaku Organisasi</strong></div><ul><li>Perbedaan generasi antar karyawan</li><li>Komposisi tenaga kerja semakin kompleks</li><li>Meningkatnya persaingan global</li><li>Menurunnya loyalitas karyawan</li></ul><div><strong>Mengelola Keragaman Tenaga Kerja<br></strong>Keragaman tenaga kerja adalah komposisi latar belakang tenaga kerja yang beragam dari segi ras, budaya, generasi, gender dan kewarganegaraan<br><br>Manajer harus dapat menyesuaikan caranya dalam memperlakukan pekerjanya.<br><br><strong>Menanggapi Globalisasi<br></strong>▸ Meningkatnya Penugasan Asing<br>▸ Bekerja dengan Orang-Orang dari Budaya Berbeda<br>▸ Mengatasi Penolakan Anti-Kapitalisme <br>▸ Gerakan Pekerjaan ke Negara dengan Tenaga Kerja Murah<br>▸ Beradaptasi dengan kebudayaan dan norma budaya lain<br><br><strong>Lingkup dari Perilaku Organisasi</strong></div><ol><li>Meningkatkan keterampilan orang</li><li>Membantu karyawan menyeimbangkan konflik kehidupan kerja.</li><li>Menghadapi kesementaraan</li><li>Meningkatkan layanan pelanggan</li><li>Memberdayakan orang</li><li>Merangsang inovasi dan perubahan</li><li>Meningkatkan perilaku etis</li></ol><div><strong>Level of Analysis&nbsp;</strong></div><ol><li>Individual</li><li>Group</li><li>Organization System</li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-22 04:22:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fifahsk/organizationbehavior/wish/1835453889</guid>
      </item>
      <item>
         <title>02. Kepribadian dan Emosi</title>
         <author>fifahsk</author>
         <link>https://padlet.com/fifahsk/organizationbehavior/wish/1835535603</link>
         <description><![CDATA[<div><mark>Kepribadian :&nbsp;</mark>&nbsp;Perbedaan setiap individu dalam bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain. Bisa juga diartikan sebagai karakteristik yang menonjol dari individu tersebut.<br><br><strong>Myers-Briggs Type Indicator (MBTI)</strong></div><ul><li>Introvert-Ekstrovert</li><li>Perasa-Intuitif</li><li>Memikirkan-Merasakan</li><li>Menilai-Menerima</li></ul><div><mark>Introvert-Ekstrovert</mark></div><ul><li>Menikmati terlibat secara aktif dalam berbagai momen dan memiliki berbagai macam aktivitas dengan berbagai macam kelompok.</li><li>Lebih senang Ketika berhadapan dengan hal yang abstrak dan imaginatif. Terkesan lebih tenang dan pemalu.</li></ul><div><mark>Perasa-Intuitif</mark></div><ul><li>Mengingat detail pada setiap situasi, memperhatikan realitas fisik dan menyukai rutinitas dan urutan.</li><li>Bergantung pada proses dibawah sadar dan melihat gambaran besar. Tidak takut untuk mencoba hal baru.</li></ul><div><mark>Memikirkan-Merasakan</mark></div><ul><li>Menggunakan penalaran logika dalam mengambil keputusan atau menyelesaikan masalah.</li><li>Berpegang pada nilai-nilai dan emosi pribadi dalam menyelesaikan masalah. Mempertimbangkan perasaan orang-orang yang terlibat karena ingin menghindari adanya konflik.</li></ul><div><mark>Menilai-Menerima</mark></div><ul><li>Orang yang penilai lebih suka mengontrol, mengatur, dan menyusun rencana dalam hidup mereka dengan cara yang terstruktur untuk mencapai tujuannya.</li><li>Lebih fleksibel dan spontan. Individu dengan tipe ini lebih terbuka untuk berbagai macam pilihan, ditandai dengan rasa penasaran yang tinggi dan dapat dengan mudah menerima pendapat orang lain.</li></ul><div><strong>The Big 5 Model (OCEAN)&nbsp;</strong></div><ol><li>Openness (keterbukaan)</li><li>Conscientiousness (berhati-hati)</li><li>Extroversion</li><li>Agreeableness (keramahan)</li><li>Neuroticism (stabilitas emosional)</li></ol><div><mark>Openness&nbsp;<br></mark>Dimensi kepribadian yang mengkarakterisasikan seseorang dari sisi imajinasi, sensitivitas, dan rasa ingin tahu.<br><br></div><div>High:</div><ul><li>Sangat kreatif</li><li>Mau mencoba hal baru</li><li>Fokus dalam menghadapitantangan</li><li>Suka berhadapan dengan konsep abstrak</li></ul><div>Low:</div><ul><li>Tidak suka perubahan&nbsp;</li><li>Tidak menyukai hal baru</li><li>Menolak ide baru</li><li>Tidak imajinatif</li><li>Tidak menyukai konsep abstrak</li></ul><div><mark>Conscientiousness<br></mark>Dimensi kepribadian yang menjelaskan orang yang bertanggung jawab, dapat diandalkan, persisten, dan teratur.<br><br>High:&nbsp;</div><ul><li>Memaksimalkan waktu persiapan</li><li>Menyelesaikan tugas yang lebih penting dengan cepat</li><li>Fokus pada detail</li><li>Menyukai jadwal yang terstruktur</li></ul><div>Low:&nbsp;</div><ul><li>Tidak memiliki jadwal tertentu</li><li>Terkesan lebih berantakan</li><li>Tidak terbiasa mengembalikan barang ke tempat semula</li><li>Suka menunda tugas dalam mengerjakan</li><li>Tidak bisa menyelesaikan tugas dalam rentang waktu yang telah diberikan</li></ul><div><mark>Extraversion<br></mark>Dimensi kepribadian yang menjelaskan orang-orang yang mampu bersosialisasi, ekspresif, dan percaya diri<br><br>High:</div><ul><li>Menikmati menjadi pusat perhatian</li><li>Memiliki lingkaran pertemanan yang luas</li><li>Supel</li><li>Merasa bersemangat Ketika berada ditengah perkumpulan</li><li>Tidak terlalu mempertimbangkan hal-hal yang diucapkan</li></ul><div>Low</div><ul><li>Lebih menyukai kesendirian Merasa lelah ketika bersosialisasi terus menerus</li><li>Kesulitan memulai percakapan</li><li>Hati hati dalam memilih hal-hal yang akan diucapkan</li><li>Tidak menyukai menjadi pusat perhatian</li></ul><div><mark>Agreeable <br></mark>Dimensi kepribadian yang menjelaskan seseorang yang baik, kooperatif, dan mempercayai orang lain.<br><br>High:</div><ul><li>Memiliki ketertarikan tinggi terhadap orang lain&nbsp;</li><li>Peduli dengan sesama</li><li>Memiliki empati tinggi</li><li>Menyukai menolong orang lain</li></ul><div>Low</div><ul><li>Tidak terlalu tertarik dengan urusan orang lain</li><li>Tidak peduli dengan perasaan orang</li><li>Menghina dan meremehkan orang lain</li><li>Memanipulasi orang lain untuk mendapatkan keinginannya</li></ul><div><mark>Neurotucism&nbsp;<br></mark>Dimensi kepribadian yang mengkarakterisasikan tingkat kestabilan emosional seseorang.<br><br>High:</div><ul><li>Tingkat stress tinggi&nbsp;</li><li>Khawatir akan berbagai hal</li><li>Mudah marah</li><li>Moody</li><li>Merasa cemas</li><li>Tidak mudah bangkit ketika berbenturan dengan masalah</li></ul><div>Low:</div><ul><li>Stabil secara emosional</li><li>Menghadapi stress dengan baik Tidak mudah depresi</li><li>Tidak mudah cemas dan khawatir</li><li>Sangat tenang</li></ul><div><strong>Personality Key Atributes</strong><br><br><mark>Locus of Control:</mark><br>Sejauh mana orang merasa bahwa mereka memiliki kendali atas peristiwa yang mempengaruhi kehidupan mereka. (Internal vs Eksternal)<br><br><mark>Machiavellianism:</mark><br>Sifat kepribadian yang melihat seseorang begitu fokus pada kepentingan mereka sendiri sehingga mereka akan mengeksploitasi orang lain untuk mencapai tujuan mereka. <br><br><mark>Self-esteem:</mark><br>Perasaan subjektif seseorang secara keseluruhan tentang nilai yang dimilikinya.<br><br><mark>Self-monitoring:</mark><br>Sifat kepribadian yang mengontrol citra yang mereka tampilkan kepada orang lain dalam situasi sosial.<br><br><mark>Risk propensity:<br></mark>Kecenderungan pembuat keputusan untuk mengambil atau menghindari risiko.<br><mark><br>Type A-B Personality:<br></mark>Membedakan kepribadian seseorang berdasarkan cara mereka menghadapi stress.<br><br><strong>Kepribadian dan Pekerjaan</strong></div><ul><li>Realistic&nbsp;</li><li>Investigative</li><li>Artistic</li><li>Social</li><li>Enterprising</li><li>Conventional</li></ul><pre>EMOSI</pre><div><mark>Afeksi:</mark> Kisaran yang luas dari perasaan yang dialami seseorang<br><mark>Emosi:</mark> Perasaan intens yang diarahkan pada seseorang atau sesuatu<br><mark>Moods:</mark> Perasaan yang cenderung kurang intens dibandingkan emosi dan kurang stimulus kontekstual.<br><br><strong>Emosi Pekerja <br></strong>Sebuah situasi dimana seorang pekerja menampilakn emosi yang diinginkan organisasi selama transaksi interpersonal di tempat kerja<br><br><em><mark>Felt Emotion</mark></em><br>Emosi nyata yang dirasakan individu<br><em><mark>Displayed Emotion</mark></em><br>Emosi yang diminta oleh organisasi dianggap tepat dalam pekerjaan tertentu.<br><br><strong>Kecerdasan Emosional <br></strong>Kemampuan untuk mendeteksi dan mengelola petunjuk dan informasi emosial</div><ul><li>Kesadaran diri</li><li>Manajemen diri</li><li>Motivasi diri</li><li>Empati</li><li>Keterampilan sosial</li></ul><div><strong>Aplikasi Perilaku Organisasi</strong></div><ol><li>Rekrutmen Pegawai</li><li>Pengambilan keputusan</li><li>Kreatifitas</li><li>Motivasi</li><li>Kepemimpinan</li><li>Negosiasi</li><li>Pelayanan konsumen</li><li>Konflik interpersonal</li><li>Perilaku menyimpang ditempat kerja</li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-22 05:23:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fifahsk/organizationbehavior/wish/1835535603</guid>
      </item>
      <item>
         <title>03. Perilaku Individu</title>
         <author>fifahsk</author>
         <link>https://padlet.com/fifahsk/organizationbehavior/wish/1835545990</link>
         <description><![CDATA[<div><mark>Landasan perilaku individu:<br></mark>•Nilai<br>•Sikap<br>•Persepsi<br><br><strong>Nilai</strong> -&gt; Keyakinan dasar bahwa sebuah kode tindakan spesifik tertentu lebih diterima secara pribadi atau sosial dibanding tindakan sebaliknya.<br><br>Sistem nilai:&nbsp;</div><ul><li>Sebuah kierarki berdasarkan sebuah peringkat atas nilai -nilai yang diyakini individu berdasarkan intensitasnya&nbsp;</li><li>Given to measure 'how important' certain value based on relative importance e.g.: freedom, joy, pride, honesty, obedience.</li></ul><div>Pentingnya nilai:</div><ul><li>Memberikan pemahaman terhadap sikap, motivasi, dan perilaku seseorang atau budaya tertentu.</li><li>Mempengaruhi persepsi seseorang terhadap lingkungannya.</li><li>Menjadi dasar untuk menentukan hal yang benar dan salah.</li><li>Menyiratkan bahwa perilaku tertentu lebih disukai daripada yang lain.</li></ul><div>Attitude</div><ul><li>Pernyataan evaluative mengenai objek, orang, atau peristiwa.&nbsp;</li><li>Sikap terdiri dari komponen kognitif, komponen afektif, dan komponen perilaku.</li></ul><div>Kunci Attitude dalam Organisasi</div><ul><li><mark>Kepuasan terhadap pekerjaan</mark>, Kumpulan perasaan positif atau/dan negatif yang dimiliki seseorang terhadap pekerjaannya</li><li><mark>Keterlibatan dalam pekerjaan,&nbsp;</mark>&nbsp;Mengidentifikasi dengan pekerjaan, berpartisipasi aktif di dalamnya, dan mempertimbangkan kinerja penting untuk harga diri</li><li><mark>Komitmen,</mark> Mengidentifikasi dengan organisasi tertentu dan tujuannya, dan ingin mempertahankan keanggotaan dalam organisasi.</li></ul><div>Apa yang Menentukan Kepuasan Kerja?</div><ol><li>Pekerjaan yang menantang mental</li><li>Hadiah yang adil</li><li>Kondisi kerja yang menguntungkan</li><li>Rekan-rekan pendukung</li></ol><pre>Persepsi</pre><div>Sebuah proses individu mengorganisasikan dan menginterpretasikan kesan sensoris untuk memberikan pengertian pada lingkungannya.<br><br>Jalan pintas dalam menilai orang lain:<br><mark><br>Persepsi Selektif:</mark> Kecenderungan untuk secara selektif menginterpretasikan apa yang seseorang lihat dalam basis minat, latar belakang, pengalaman, dan sikap seseorang<br><br><mark>Efek Halo:</mark> Menggambarkan impresi umum mengenai seseorang berdasarkan karakteristik tunggal<br><br><mark>Efek Kontras: </mark>Evaluasi terhadap karakteristik seseorang berdasarkan perbandingan dengan orang baru yang muncul yang memiliki tingkat berbeda dalam karakteristik yang sama.<br><br><mark>Stereotype:</mark> Menilai seseorang berdasarkan asal kelompoknya.<br><br>Hal ini dapat diaplikasikan dalam:</div><ol><li>Wawancara pegawai</li><li>Ekspektasi kinerja&nbsp;</li><li>Evaluasi kinerja</li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-22 05:32:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fifahsk/organizationbehavior/wish/1835545990</guid>
      </item>
      <item>
         <title>04. Pengambilan Keputusan Individu</title>
         <author>fifahsk</author>
         <link>https://padlet.com/fifahsk/organizationbehavior/wish/1836266696</link>
         <description><![CDATA[<div><mark>Model Pengambilan Keputusan</mark><br><strong>Rasional -&gt; Rasionalitas terbatas -&gt; Intuisi</strong><br><br><strong>Rasional</strong><br>Proses pengambilan keputusan yang menjelaskan bagaimana seseorang seharusnya berperilaku untuk memaksimalkan hasil.</div><ol><li>Mendefinisikan masalah</li><li>Identifikasi kriteria keputusan</li><li>Alokasikan bobot pada kriteria tsb.</li><li>Evaluasi alternatif²&nbsp;</li><li>Memilih alternatif terbaik</li></ol><div><strong>Rasional Terbatas&nbsp;</strong></div><ul><li>Seorang individu cenderung membangun model yang disederhanakan yang mengeluarkan fitur-fitur esensial dari sebuah masalah tanpa menghiraukan kompleksitasnya.</li><li>Dampak dari terbatasnya kemampuan manusia untuk memproses</li><li>Individu akan meminimalisir kompleksitas sebuha masalah sampai ke tingkat yang dapat dimengerti oleh individu tersebut.</li></ul><div><strong>Intuisi&nbsp;</strong></div><ul><li>Sebuah proses pengambilan keputusan tanpa sadar yang diciptakan dari pengalaman yang diperoleh.</li><li>Merupakan model yang paling tidak rasional, tapi tidak selalu salah.</li><li>Sangat dipengaruhi oleh proses belajar dan pengalaman seseorang. Harus dilengkapi dengan bukti dan penilaian yang tepat.</li></ul><div><strong>Pengaruh dalam pengambilan keputusan</strong></div><ul><li>Kepribadian</li><li>Gender</li><li>Kemampuan mental</li><li>Perbedaan budaya</li></ul><div><strong>Batasan organisasi dalam pengambilan keputusan&nbsp;</strong></div><ul><li>Evaluasi kinerja</li><li>Sistem imbalan</li><li>Aturan formal&nbsp;</li><li>Batasan waktu akibat sistem</li><li>Contoh history.</li></ul><div><strong>Etika dalam mengambil keputusan<br></strong><mark>Utilitarianisme&nbsp;</mark>: Sebuah sistem dimana keputusan dibuat untuk memberikan yang terbaik dalam jumlah banyak.<br><mark>Hak:</mark> Menghormati dan melindungi hak asasi tiap individu yang terdampak&nbsp;<br><mark>Keadilan:</mark> Penerapan aturan yang berlaku secara adil dan merata&nbsp;<br><br><strong>Creativity&nbsp;</strong></div><ul><li>Kemampuan untuk menghasilkan ide yang tidak biasa dan bermanfaat</li><li>Kreatifitas membantu pengambil keputusan untuk dapat menilai dan mengerti masalah dari sudut pandang yang lebih luas dan berbeda.</li></ul><div><strong>Component of creativity </strong><br>Creativity : Motivation + Expertise + Creative Thinking Skills</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-22 13:23:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fifahsk/organizationbehavior/wish/1836266696</guid>
      </item>
      <item>
         <title>05. Konsep Motivasi</title>
         <author>fifahsk</author>
         <link>https://padlet.com/fifahsk/organizationbehavior/wish/1836538837</link>
         <description><![CDATA[<div>Proses yang menjelaskan mengenai kekuatan, arah, dan ketekunan seseorang dalam upaya unruk mencapai tujuan.<br><br><strong>Proses Motivasi</strong><mark> </mark><br>Kebutuhan yahg belum terpenuhi <mark>-&gt;</mark> Tekanan <mark>-&gt;</mark> Dorongan <mark>-&gt;</mark>&nbsp; Perilaku pencarian <mark>-&gt;</mark> Kebutuhan terpenuhi <mark>-&gt;</mark> Tekanan berkurang. <br><br><strong>Hezberg's Two-Factor Theory</strong><br>Menurut Herzberg, faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja seseorang berbeda dan terpisah dari faktor yang mempengaruhi ketidakpuasan kerja seseorang.<br><br>Teori ini beranggapan bahwa factor internal adalah faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja seseorang sedangkan faktor eksternal mempengaruhi ketidakpuasan kerja seseorang.<br><br><strong>McClelland's Theory of Needs</strong></div><ul><li>Kebutuhan akan pencapaian: keingingan untuk berprestasi dan memecahkan masalah&nbsp;</li><li>Kebutuhan akan kekuasaan; keinginan untuk mengontrol orang lain dan memiliki pengaruh</li><li>Kebutuhan akan afiliasi: keinginan untuk menjalin koneksi dengan orang lain</li></ul><div><strong><mark>Need for Acheivement</mark></strong></div><ul><li>Keinginan untuk menentukan dan mencapai tujuan menantang</li><li>Self motivated</li><li>Terbuka pada feedback yang didapat berkaitan dengan progress pencapaiannya</li><li>Menunjukan kinerja yang lebih baik jika diimingi imbalan materil</li></ul><div><strong><mark>Need for Power</mark></strong></div><ul><li>Menginginkan control dan pengaruh atas orang lain</li><li>Menyukai memiliki status dan pengakuan dari komunitasnya</li><li>Memiliki dorongan untuk selalu memenangkan argumen</li><li>Kompetitif dan mengincar kemenangan</li></ul><div><strong><mark>Need for Affiliation</mark></strong></div><ul><li>Ingin menjadi bagian dari kelompok tertentu</li><li>&nbsp;Ingin disukai</li><li>Menghindari ketidak pastian dan tidak menyukai sesuatu dengan risiko tinggi</li><li>Sangat kooperatif</li></ul><div><strong><mark>Teori desain pekerjaan</mark></strong></div><ul><li>Pengorganisasian pekerjaan sebagai kelompok tugas, mengatur dan mendefinisikan proses dan struktur pekerjaan di tempat kerja tergantung pada analisis pekerjaan yang dilakukan.</li><li>Memastikan bahwa pekerjaan tetap diperbarui dan relevan dengan karyawan.</li></ul><div><strong><mark>Job Design Theory</mark></strong></div><div><br><strong>Rotasi jabatan</strong><br>• Karyawan dirotasi di berbagai posisi pekerjaan dan peran yang paling sesuai diidentifikasi.<br><br><strong>Penyederhanaan pekerjaan</strong><br>• Metode desain pekerjaan berdasarkan kompleksitas pekerjaan dapat dipahami dengan penyederhanaan pekerjaan.<br><br><strong>Perluasan Pekerjaan</strong><br>•¡Untuk menambahkan lebih banyak tugas &amp; nilai ke profil pekerjaan yang ada.<br><br><strong>Pengayaan pekerjaan</strong><br>• Memperkaya pekerjaan karyawan dengan menambahkan lebih banyak tanggung jawab, nilai, dan kekuatan pengambilan keputusan.<br><br></div><pre>Simple Expectancy Model</pre><div>Individual effort&nbsp;<mark>-&gt;</mark> Individual Performance&nbsp;<mark>-&gt;</mark> Organizational Rewards&nbsp;<mark>-&gt;</mark> Personal Goals.</div>]]></description>
         <pubDate>2021-10-22 15:04:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fifahsk/organizationbehavior/wish/1836538837</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
