<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>LKPD Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia by Nita Audina Wardani</title>
      <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9</link>
      <description>Diskusikan lembar kerja berikut bersama kelompokmu </description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-10-07 13:08:59 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-11-29 12:35:49 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Pertanyaan Pemandu LKPD</title>
         <author>ppgnitawardani78</author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2736738829</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Analislah kelangkaan apa yang pernah atau sedang terjadi di daerahmu! Jelaskan faktor penyebab dan alternatif penyelesaiannya!<br>2. Jelaskan secara singkat tentang adat/budaya/tradisi yang kalian dapatkan! (Lengkapi dengan foto atau video jika diperlukan)<br>3. Termasuk jenis kebutuhan apakah adat/budaya/tradisi yang sedang kalian diskusikan? Jelaskan!<br>4. Sebutkan alat pemuas apa saja yang dibutuhkan dalam melaksanakan adat/budaya/tradisi yang kalian diskusikan!</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-07 23:04:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2736738829</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Petunjuk Pengerjaan</title>
         <author>ppgnitawardani78</author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2736780870</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!<br>2. Presentasikan hasil diskusimu di depan kelas!<br>3. Bertanyalah pada guru jika menemui kesulitan!</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-08 02:07:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2736780870</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pembagian Topik Diskusi Kelompok</title>
         <author>ppgnitawardani78</author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737093202</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Kelompok 1 dan 4</strong> : Tradisi Kupatan Masyarakat Jember<br><strong>Kelompok 2 dan 5</strong> : Tradisi Petik Laut <br><strong>Kelompok 3 dan 6</strong> : JFC (Jember Fashion Carnival)</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-08 14:58:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737093202</guid>
      </item>
      <item>
         <title>No.1   Kelompok 3 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737559391</link>
         <description><![CDATA[<div>* Kelangkaan air<br>Kelangkaan ini sering terjadi saat musim panas seperti saat ini. Beberapa daerah di Jember&nbsp;<br>mengalami kekeringan sehingga mereka kekurangan sumber air. Faktor utama dari&nbsp;<br>kelangkaan ini yaitu terjadinya musim panas yang berkepanjangan sehingga sumber air&nbsp;<br>menjadi kering. Faktor lain yang juga mungkin mengakibatkan kekeringan ini yaitu&nbsp;<br>kurangnya tumbuhan hijau yang dapat menyerap dan menyimpan cadangan air. Alternatif&nbsp;<br>penyelesaian yang dapat dilakukan yaitu memyalurkan air ke daerah-daerah kekeringan&nbsp;<br>yang membutuhkan, melakukan penghijauan, dan menggunakan air secara bijak.<br><br>* Kelangkaan bensin<br>Kelangkaan ini terjadi karena terbatasnya sumber daya alam berupa minyak bumi&nbsp;<br>dibandingkan dengan kendaraan yang digunakan oleh Masyarakat. Faktor penyebab dari&nbsp;<br>kelangkaan ini yaitu penggunaan secara berlebihan dan banyaknya kendaraan yang&nbsp;<br>membutuhkan dibandingkan dengan ketersediaan bensin yang ada. Alternatif penyelesaian&nbsp;<br>yang dapat dilakukan untuk mengatasi kelangkaan ini yaitu penggunaan yang bijak,&nbsp;<br>menghimbau masyarakat untuk menggunakan kendaraan bersama atau menaiki angkutan&nbsp;<br>umum, dan menciptakan alternatif bahan bakar lainnya.<br><br>* Kelangkaan minyak goreng<br>Kelangkaan pernah terjadi hamper di seluruh belajaran Indonesia. Faktor penyebab&nbsp;<br>terjadinya kelangkaan minyak goreng yaitu sumber daya yang terbatas, mahalnya harga&nbsp;<br>bahan baku, dan adanya penimbunan di Masyarakat. Meskipun terjadi kenaikan harga yang&nbsp;<br>cukup signifikan, permintaan terhadap minyak goreng terus mengalami peningkatan&nbsp;<br>sehingga jumlah yang tersedia tidak dapat mencukupi kebutuhan Masyarakat. Alternatif&nbsp;<br>penyelesaian yang dapat dilakukan yaitu menggunakan dengan bijak dan mengganti&nbsp;<br>penggunaan minyak goreng dengan bahan lainnya seperti margarin.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://images.unsplash.com/photo-1556010334-298f19160723?crop=entropy&amp;cs=srgb&amp;fm=jpg&amp;ixid=M3w3ODI2fDB8MXxzZWFyY2h8NHx8a3JhbiUyMGFpcnxpZHwxfHx8fDE2OTY4MjQ5NjJ8MA&amp;ixlib=rb-4.0.3&amp;q=85" />
         <pubDate>2023-10-09 04:16:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737559391</guid>
      </item>
      <item>
         <title>No.4 Kelompok 3 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737561131</link>
         <description><![CDATA[<div>Alat pemuas kebutuhan JFC<br>- Kain<br>- Jarum<br>- Benang<br>- Pita<br>- Kancing<br>- Bulu merak<br>- Jasa penjahit<br>- face painting&nbsp;<br>- kuku palsu&nbsp;<br>- heels <br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://i.pinimg.com/originals/ce/b0/07/ceb007a8b96288c57d0a79a659add78f.jpg" />
         <pubDate>2023-10-09 04:19:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737561131</guid>
      </item>
      <item>
         <title>No.3 KELOMPOK 3 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737561309</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp;-Menurut intensitasnya JFC merupakan kebutuhan tersier karena pakaian yang&nbsp;<br>digunakan adalah pakaian mewah yang menunjukkan keindahan serta kemampuan<br>seseorang yang mengenakannya.<br>- Menurut sifatnya termasuk kebutuhan rohani karena JFC merupakan salah satu hiburan&nbsp;<br>bagi masyarakat Jember yang dapat memberikan rasa senang bagi penontonnya.<br>- Menurut hierarkinya termasuk kebutuhan aktualisasi diri karena peserta diberikan&nbsp;<br>kebebasan untuk menunjukkan kreativitas dan mengembangkan dirinya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-09 04:19:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737561309</guid>
      </item>
      <item>
         <title>No. 1 Kelompok 6</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737561655</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Kelangkaan bensin<br>Kelangkaan ini terjadi karena terbatasnya sumber daya alam berupa minyak bumi&nbsp;<br>dibandingkan dengan kendaraan yang digunakan oleh Masyarakat. Faktor penyebab dari&nbsp;<br>kelangkaan ini yaitu penggunaan secara berlebihan dan banyaknya kendaraan yang&nbsp;<br>membutuhkan dibandingkan dengan ketersediaan bensin yang ada. Alternatif penyelesaian&nbsp;<br>yang dapat dilakukan untuk mengatasi kelangkaan ini yaitu penggunaan yang bijak,&nbsp;<br>menghimbau masyarakat untuk menggunakan kendaraan bersama atau menaiki angkutan&nbsp;<br>umum, dan menciptakan alternatif bahan bakar lainnya.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="http://4.bp.blogspot.com/-40bBQ8Xa8sI/VTzMIVAbaSI/AAAAAAAAA-M/ZAWJqyOU8E8/s1600/kelangkaan.jpg" />
         <pubDate>2023-10-09 04:20:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737561655</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 No. 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737562081</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Kelangkaan Minyak Goreng</strong><br>Kelangkaan pernah terjadi hampir di seluruh belajaran Indonesia. Faktor penyebab terjadinya kelangkaan minyak goreng yaitu sumber daya yang terbatas, mahalnya harga bahan baku, dan adanya penimbunan di Masyarakat. Meskipun terjadi kenaikan harga yang cukup signifikan, permintaan terhadap minyak goreng terus mengalami peningkatan&nbsp;sehingga jumlah yang tersedia tidak dapat mencukupi kebutuhan Masyarakat. Alternatif penyelesaian yang dapat dilakukan yaitu menggunakan dengan bijak dan mengganti penggunaan minyak goreng dengan bahan lainnya seperti margarin.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.superradio.id/wp-content/uploads/2022/02/pengusaha-ritel-akui-jakarta-alami-kelangkaan-minyak-goreng59_700.jpg" />
         <pubDate>2023-10-09 04:20:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737562081</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 2/No 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737562178</link>
         <description><![CDATA[<div>1.) Contoh kelangkaan yang pernah terjadi adalah kelangkaan air seperti pada gambar diatas.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; Kelangkaan ini sering terjadi saat musim panas seperti saat ini. Beberapa daerah di Jember mengalami kekeringan sehingga mereka kekurangan sumber air.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; Faktor utama dari kelangkaan ini yaitu terjadinya musim panas yang berkepanjangan sehingga sumber air&nbsp;<br>menjadi kering. Faktor lain yang juga mungkin mengakibatkan kekeringan ini yaitu kurangnya tumbuhan hijau yang dapat menyerap dan menyimpan cadangan air.&nbsp;<br>    Alternatif&nbsp;penyelesaian yang dapat dilakukan yaitu menyalurkan air ke daerah-daerah kekeringan yang membutuhkan, melakukan penghijauan, dan menggunakan air secara bijak.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.youtube.com/watch?v=3G-mgqxX8D0" />
         <pubDate>2023-10-09 04:20:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737562178</guid>
      </item>
      <item>
         <title>No. 2 Kelompok 6 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737562292</link>
         <description><![CDATA[<div>2. Jember Fashion Carnaval (Indonesia: Karnaval Busana Jember) atau sering&nbsp;<br>disebut JFC adalah sebuah even karnaval busana yang setiap tahun digelar di Kabupaten&nbsp;<br>Jember, Jawa Timur. Karnaval ini digagas oleh Dynand Fariz yang juga pendiri JFC&nbsp;<br>Center. JFC pertama kali diselenggarakan pada tahun 2003 dan hudah 2 dekade berjalan.&nbsp;<br>Dalam perjalanannya, karnaval Jember Fashion Carnaval (JFC) kini telah diklaim menjadi&nbsp;<br>karnaval terbesar ketiga di dunia setelah meraih kemenangan di International Carnival de&nbsp;<br>Victoria di Seychelles. Berbagai prestasi dunia yakni Best National Costume berhasil pula&nbsp;<br>dipersembahkan oleh Jember Fashion Carnaval dalam ajang kompetisi kontes&nbsp;<br>kecantikan hingga kontes pria internasional yang diikuti oleh 40 hingga 90 an negara di&nbsp;<br>dunia, salah satunya adalah kemenangan kostum bertema Borobudur milik Puteri Indonesia 2014 atau Miss Universe Indonesia 2014, Elvira Devinamira di kontes Miss&nbsp;<br>Universe 2014.
</div>]]></description>
         <enclosure url="https://images.unsplash.com/photo-1666855559714-22a787963835?crop=entropy&amp;cs=srgb&amp;fm=jpg&amp;ixid=M3w3ODI2fDB8MXxzZWFyY2h8MXx8amZjJTIwfGlkfDF8fHx8MTY5NjgyNTA3MXww&amp;ixlib=rb-4.0.3&amp;q=85" />
         <pubDate>2023-10-09 04:20:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737562292</guid>
      </item>
      <item>
         <title>kelompok 4 no. 4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737562333</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Alat pemuas kebutuhan</strong><br>Kupatan :<br>- Janur<br>- Beras<br>- Kelapa<br>- Ayam / Daging<br>- Tahu / tempe<br>- Tempeh / rantang / piring<br>- Petis<br>- Kentang dan wortel<br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://cdn-2.tstatic.net/travel/foto/bank/images/ketupat_20180615_101315.jpg" />
         <pubDate>2023-10-09 04:20:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737562333</guid>
      </item>
      <item>
         <title>No 2. Kelompok 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737562449</link>
         <description><![CDATA[<div>JFC<br>Jember Fashion Carnaval (Indonesia: Karnaval Busana Jember) atau sering&nbsp;<br>disebut JFC adalah sebuah even karnaval busana yang setiap tahun digelar di Kabupaten&nbsp;<br>Jember, Jawa Timur. Karnaval ini digagas oleh Dynand Fariz yang juga pendiri JFC&nbsp;<br>Center. JFC pertama kali diselenggarakan pada tahun 2003 dan hudah 2 dekade berjalan.&nbsp;<br>Dalam perjalanannya, karnaval Jember Fashion Carnaval (JFC) kini telah diklaim menjadi&nbsp;<br>karnaval terbesar ketiga di dunia setelah meraih kemenangan di International Carnival de&nbsp;<br>Victoria di Seychelles. Berbagai prestasi dunia yakni Best National Costume berhasil pula&nbsp;<br>dipersembahkan oleh Jember Fashion Carnaval dalam ajang kompetisi kontes&nbsp;<br>kecantikan hingga kontes pria internasional yang diikuti oleh 40 hingga 90 an negara di&nbsp;<br>dunia, salah satunya adalah kemenangan kostum bertema Borobudur milik Puteri Indonesia 2014 atau Miss Universe Indonesia 2014, Elvira Devinamira di kontes Miss&nbsp;<br>Universe 2014.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://img00.deviantart.net/a01a/i/2011/262/4/3/jember_fashion_carnaval_by_audreysuchaeri-d4aaoes.jpg" />
         <pubDate>2023-10-09 04:21:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737562449</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 No. 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737563887</link>
         <description><![CDATA[<div>Kupatan<br>Tradisi ini dilaksanakan pada 8 Syawal atau H+7 lebaran. Lebaran ketupat adalah tradisi&nbsp;<br>yang banyak dilakukan umat Muslim di Indonesia, khususnya mereka yang berada di Pulau&nbsp;<br>Jawa. Perayaan ini menekankan pada momen kebersamaan dengan keluarga besar.Memakan ketupat atau kupat memiliki arti ganda yakni ngaku lepat atau mengakui&nbsp;<br>kesalahan atau laku papat yang berarti empat tindakan, yang sesuai dengan sisi pada&nbsp;<br>ketupat. Empat tindakan yang dimaksudkan antara lain adalah luberan yang artinya&nbsp;<br>melimpahi, leburan artinya melebur dosa, lebaran yakni pintu ampunan terbuka lebar dan&nbsp;<br>laburan menyucikan diri. Tradisi kupatan tersebut masih dipegang teguh oleh masyarakat&nbsp;<br>Jember hingga saat ini.
</div>]]></description>
         <enclosure url="https://v-images2.antarafoto.com/tradisi-kupatan-surabaya-osb2k8-prv.jpg" />
         <pubDate>2023-10-09 04:22:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737563887</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 no. 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737564060</link>
         <description><![CDATA[<div>- Menurut intensitasnya tradisinya termasuk kebutuhan sekunder karena tidak mengancam kehidupan manusia meskipun tidak dipenuhi. Namun, jika dipenuhi akan dapat memberikan rasa puas dan membangun hubungan sosial yang lebih baik. Sedangkan kupatya merupakan kebutuhan primer karena berupa makanan yang merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi manusia.<br>- Menurut sifatnya termasuk kebutuhan rohani karena berkaitan dengan agama dan kepuasan batin seseorang<br>- Menurut hierarkinya termasuk kebutuhan sosial karena kupatan bertujuan untuk menjalin silaturahmi, saling memaafkan, dan membangun hubungan bai kantar sesama</div>]]></description>
         <enclosure url="https://2.bp.blogspot.com/-SVAhsmcR9jE/UTge1zNSO_I/AAAAAAAAAXU/V11vHWRXKQc/s1600/DSC_0112.jpg" />
         <pubDate>2023-10-09 04:22:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737564060</guid>
      </item>
      <item>
         <title>No. 4 Kelompok 6</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737564999</link>
         <description><![CDATA[<div>Alat pemuas kebutuhan JFC:<br>- Kain<br>- Jarum<br>- Benang<br>- Pita<br>- Kancing<br>- Bulu merak<br>- Jasa penjahit</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.pustakajc.co/dist/komunitas/3ea260a575aaac0fce32bde8907d7fd7.jpeg" />
         <pubDate>2023-10-09 04:23:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737564999</guid>
      </item>
      <item>
         <title>No.1 Kelompok 5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737565201</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Kelangkaan minyak goreng<br><br>Kelangkaan pernah terjadi hamper di seluruh belajaran Indonesia. Faktor penyebab&nbsp;<br>terjadinya kelangkaan minyak goreng yaitu sumber daya yang terbatas, mahalnya harga&nbsp;<br>bahan baku, dan adanya penimbunan di Masyarakat. Meskipun terjadi kenaikan harga yang&nbsp;<br>cukup signifikan, permintaan terhadap minyak goreng terus mengalami peningkatan&nbsp;<br>sehingga jumlah yang tersedia tidak dapat mencukupi kebutuhan Masyarakat. Alternatif&nbsp;<br>penyelesaian yang dapat dilakukan yaitu menggunakan dengan bijak dan mengganti&nbsp;<br>penggunaan minyak goreng dengan bahan lainnya seperti margarin.
</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.balipost.com/wp-content/uploads/2022/02/balipostcom_kelangkaan-minyak-goreng-dipastikan-teratasi-pekan-depan_01.jpg" />
         <pubDate>2023-10-09 04:23:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737565201</guid>
      </item>
      <item>
         <title>No.3 Kelompok 5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737565921</link>
         <description><![CDATA[<div>- Menurut sifatnya termasuk kebutuhan rohani karena berkaitan dengan agama,&nbsp;<br>kepuasan batin seseorang, dan sebagai bentuk rasa syukur terhadap sesuatu<br>- Menurut hierarkinya termasuk kebutuhan sosial karena petik laut dapat membangung&nbsp;<br>dan mempererat persatuan dan kerukunan manusia</div>]]></description>
         <enclosure url="https://i.pinimg.com/originals/47/5d/b6/475db6a9cd5dc16805bcda425c39b46e.jpg" />
         <pubDate>2023-10-09 04:24:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737565921</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nomor 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737566442</link>
         <description><![CDATA[<div>Tradisi ini dilaksanakan pada 8 Syawal atau H+7 lebaran. Lebaran ketupat adalah tradisi&nbsp;<br>yang banyak dilakukan umat Muslim di Indonesia, khususnya mereka yang berada di Pulau&nbsp;<br>Jawa. Perayaan ini menekankan pada momen kebersamaan dengan keluarga besar.<br>Biasanya masyarakat desa berkumpul di suatu tempat seperti masjid atau musholla untuk melakukan selamatan dan seluruh warga membawa hidangan yang didominasi dengan ketupat. Hal ini merupakan perwujudan rasa syukur setelah mengerjakan puasa satu bulan penuh dan disempurnakan dengan puasa sunah enam hari di bulan syawal.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://i.ytimg.com/vi/VsJaqGYTPz4/maxresdefault.jpg" />
         <pubDate>2023-10-09 04:25:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737566442</guid>
      </item>
      <item>
         <title>No 2. Kelompok 2:</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737567310</link>
         <description><![CDATA[<div>Petik Laut<br>Ritual yang diawali pembuatan sesaji oleh sesepuh nelayan. Kemudian perahu kecil (perahu&nbsp;<br>sesaji) disiapkan dan dibuat seindah mungkin mirip kapal nelayan yang biasa digunakan&nbsp;<br>melaut, kemudian sesaji tersebut di hanyutkan ke laut. Dalam upacara petik laut para&nbsp;<br>nelayan menghias perahu seindah mungkin, selain itu berbagai perayaan-perayaan yang&nbsp;<br>dilaksanakan seperti halnya mengadakan pengajian, orkes dangdut, dan sebagainya sesuai&nbsp;<br>keinginan para nelayan di masing-masing daerah. Tradisi petik laut juga diselenggarakan&nbsp;<br>di daerah Jember, salah satunya di Pantai Puger. Bupati Hendy berterima kasih kepada&nbsp;<br>jajaran Pemerintah Desa Puger Kulon, karena berkat acara ini, dampaknya ekonomi&nbsp;<br>kerakyatan berjalan. “Dan yang terpenting, hakekat dari budaya petik laut dan selamatan&nbsp;<br>desa ini merupakan wujud hormat kita kepada para pendahulu kita, kepada orangtua kita,&nbsp;<br>kakek nenek, buyut dan seterusnya kita doakan beliau semua, inilah penghormatan karena&nbsp;<br>tidak ada kita sekarang kalau tidak ada para pendahulu kita, maka tradisi ini harus lestari&nbsp;<br>seterusnya,” pungkasnya.
Petik Laut<br>Ritual diawali pembuatan sesaji oleh sesepuh nelayan. Kemudian perahu kecil (perahu&nbsp;<br>sesaji) disiapkan dan dibuat seindah mungkin mirip kapal nelayan yang biasa digunakan&nbsp;<br>melaut, kemudian sesaji tersebut di hanyutkan ke laut. Dalam upacara petik laut para&nbsp;<br>nelayan menghias perahu seindah mungkin, selain itu berbagai perayaan-perayaan yang&nbsp;<br>dilaksanakan seperti halnya mengadakan pengajian, orkes dangdut, dan sebagainya sesuai&nbsp;<br>keinginan para nelayan di masing-masing daerah. Tradisi petik laut juga diselenggarakan&nbsp;<br>di daerah Jember, salah satunya di Pantai Puger. Bupati Hendy berterima kasih kepada&nbsp;<br>jajaran Pemerintah Desa Puger Kulon, karena berkat acara ini, dampaknya ekonomi&nbsp;<br>kerakyatan berjalan. “Dan yang terpenting, hakekat dari budaya petik laut dan selamatan&nbsp;<br>desa ini merupakan wujud hormat kita kepada para pendahulu kita, kepada orangtua kita,&nbsp;<br>kakek nenek, buyut dan seterusnya kita doakan beliau semua, inilah penghormatan karena&nbsp;<br>tidak ada kita sekarang kalau tidak ada para pendahulu kita, maka tradisi ini harus lestari&nbsp;<br>seterusnya,” pungkasnya.
</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.youtube.com/watch?v=BlMeNCEXUYM" />
         <pubDate>2023-10-09 04:26:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737567310</guid>
      </item>
      <item>
         <title>No.2 Kelompok 5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737567551</link>
         <description><![CDATA[<div>Ritual diawali pembuatan sesaji oleh sesepuh nelayan. Kemudian perahu kecil (perahu&nbsp;<br>&nbsp;sesaji) disiapkan dan dibuat seindah mungkin mirip kapal nelayan yang biasa digunakan&nbsp;<br>&nbsp;melaut, kemudian sesaji tersebut di hanyutkan ke laut. Dalam upacara petik laut para&nbsp;<br>&nbsp;nelayan menghias perahu seindah mungkin, selain itu berbagai perayaan-perayaan yang&nbsp;<br>&nbsp;dilaksanakan seperti halnya mengadakan pengajian, orkes dangdut, dan sebagainya sesuai&nbsp;<br>&nbsp;keinginan para nelayan di masing-masing daerah. Tradisi petik laut juga diselenggarakan&nbsp;<br>&nbsp;di daerah Jember, salah satunya di Pantai Puger. Bupati Hendy berterima kasih kepada&nbsp;<br>&nbsp;jajaran Pemerintah Desa Puger Kulon, karena berkat acara ini, dampaknya ekonomi&nbsp;<br>&nbsp;kerakyatan berjalan. “Dan yang terpenting, hakekat dari budaya petik laut dan selamatan&nbsp;<br>&nbsp;desa ini merupakan wujud hormat kita kepada para pendahulu kita, kepada orangtua kita,&nbsp;<br>&nbsp;kakek nenek, buyut dan seterusnya kita doakan beliau semua, inilah penghormatan karena&nbsp;<br>&nbsp;tidak ada kita sekarang kalau tidak ada para pendahulu kita, maka tradisi ini harus lestari&nbsp;<br>&nbsp;seterusnya,” pungkasnya.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://tugujatim.id/wp-content/uploads/2022/09/WhatsApp-Image-2022-09-27-at-15.49.16.jpeg" />
         <pubDate>2023-10-09 04:27:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737567551</guid>
      </item>
      <item>
         <title>No.4 Kelompok 5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737567606</link>
         <description><![CDATA[<div>Alat pemuas<br>Petik Laut :<br>- Hasil bumi (kacang panjang, jagung,&nbsp; terong, pisang, nanas, dll)<br>- Kapal/perahu<br>- Janur<br>- Sesajen
</div>]]></description>
         <enclosure url="https://s.kaskus.id/images/2021/01/15/10653066_202101150945290533.jpg" />
         <pubDate>2023-10-09 04:27:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737567606</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nomor 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737568553</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelangkaan bensin<br>Kelangkaan ini terjadi karena terbatasnya sumber daya alam berupa minyak bumi&nbsp;<br>dibandingkan dengan kendaraan yang digunakan oleh Masyarakat. Faktor penyebab dari&nbsp;<br>kelangkaan ini yaitu penggunaan secara berlebihan dan banyaknya kendaraan yang&nbsp;<br>membutuhkan dibandingkan dengan ketersediaan bensin yang ada. Alternatif penyelesaian&nbsp;<br>yang dapat dilakukan untuk mengatasi kelangkaan ini yaitu penggunaan yang bijak,&nbsp;<br>menghimbau masyarakat untuk menggunakan kendaraan bersama atau menaiki angkutan&nbsp;<br>umum, dan menciptakan alternatif bahan bakar lainnya.<br>&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1454582638/540aa7a251b5fc16f88a6d028bc9661d/antrean_pembeli_bbm_di_spbu_ilustrasi__120512184546_898.jpg" />
         <pubDate>2023-10-09 04:28:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737568553</guid>
      </item>
      <item>
         <title>No. 3 Kelompok 6</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737568649</link>
         <description><![CDATA[<div>- Menurut intensitasnya JFC merupakan kebutuhan tersier karena pakaian yang digunakan adalah pakaian mewah yang menunjukkan keindahan serta kemampuan seseorang yang mengenakannya.<br><br>- Menurut sifatnya termasuk kebutuhan rohani karena JFC merupakan salah satu hiburan bagi masyarakat Jember yang dapat memberikan rasa senang bagi penontonnya.<br><br>- Menurut hierarkinya termasuk kebutuhan aktualisasi diri karena peserta diberikan kebebasan untuk menunjukkan kreativitas dan mengembangkan dirinya.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://3.bp.blogspot.com/--W5outrZHGs/TwVY2fF32zI/AAAAAAAABbE/DCqte_nz8vk/s1600/PC301205.JPG" />
         <pubDate>2023-10-09 04:29:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737568649</guid>
      </item>
      <item>
         <title>No. 3 Kelompok 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737568882</link>
         <description><![CDATA[<div>Petik Laut<br>-Menurut sifatnya termasuk kebutuhan rohanikarena berkaitan dengan agama, kepuasan batin seseorang, dan sebagai bentu rasa syukur terhadap sesuatu.<br>-Menurut hierarkinya termasuk kebutuhan sosial karena petik laut dapat membangung dan mempererat persatuan dan kerukunan manusia.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.facebook.com/bwi24jam/videos/tradisi-petik-laut-lampon-di-pantai-lampon-kecamatan-pesanggaran-adalah-sebuah-r/822166119290136/" />
         <pubDate>2023-10-09 04:29:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737568882</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nomor 4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737568891</link>
         <description><![CDATA[<div>Alat pemuas kebutuhan<br>Kupatan :<br>- Janur<br>- Beras<br>- Kelapa<br>- Ayam / Daging<br>- Tahu / tempe<br>- Tempeh / rantang / piring<br>- Petis<br>- Kentang dan wortel<br>- Telur </div>]]></description>
         <enclosure url="https://storage.nu.or.id/storage/post/16_9/mid/14990580155959cf5f967aa.jpg" />
         <pubDate>2023-10-09 04:29:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737568891</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nomor 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737569205</link>
         <description><![CDATA[<div>Menurut intensitasnya tradisinya termasuk kebutuhan sekunder karena tidak&nbsp;<br>mengancam kehidupan manusia meskipun tidak dipenuhi. Namun, jika dipenuhi akan&nbsp;<br>dapat memberikan rasa puas dan membangun hubungan sosial yang lebih baik.&nbsp;<br>Sedangkan kupatya merupakan kebutuhan primer karena berupa makanan yang&nbsp;<br>merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi manusia.<br>- Menurut sifatnya termasuk kebutuhan rohani karena berkaitan dengan agama dan&nbsp;<br>kepuasan batin seseorang<br>- Menurut hierarkinya termasuk kebutuhan sosial karena kupatan bertujuan untuk&nbsp;<br>menjalin silaturahmi, saling memaafkan, dan membangun hubungan bai kantar sesama</div>]]></description>
         <enclosure url="https://i0.wp.com/islami.co/wp-content/uploads/2016/07/ketupat-e1529477879566.jpg?fit=1200%2C846&amp;ssl=1" />
         <pubDate>2023-10-09 04:29:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737569205</guid>
      </item>
      <item>
         <title>No. 4 Kelompok 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737573665</link>
         <description><![CDATA[<div>Alat pemuas yang dibutuhkan dalam tradisi petik laut antara lain sebagai berikut:&nbsp;<br>- Hasil bumi (kacang panjang, jagung, terong, pisang, nanas, dll)<br>- Kapal/perahu<br>- Janur<br>- Sesajen</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.youtube.com/watch?v=fNGpHeV28iI" />
         <pubDate>2023-10-09 04:36:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgnitawardani78/mcb8qw7v06a6gaz9/wish/2737573665</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
