<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Kelompok 2 sejarah by </title>
      <link>https://padlet.com/irenevirgin300806/m0shpe6b16xt19mn</link>
      <description>Hasil literasi kelompok 2 :
• Fatmah Nadillah
• Febri Hartanto
• Irene Virgin
• Irina Desi F
• Khoiriyah
• Kinanti Puspa R</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-09-29 05:19:43 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-10-24 16:03:40 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f33b.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>PRASASTI PENINGGALAN KERAJAAN SRIWIJAYA</title>
         <author>irenevirgin300806</author>
         <link>https://padlet.com/irenevirgin300806/m0shpe6b16xt19mn/wish/1776987254</link>
         <description><![CDATA[<div>• <strong>Prasasti Hujung Langit<br>Di</strong>temukan di Desa Haur Kuning, Lampung. Meskipun sebagian besar tulisannya sudah sangat usang, namun prasasti angka 997 M ini berkaitan dengan penunjukan suatu daerah menjadi daerah sima, perdikan, seperti pada prasasti pada zaman Hindu-Budha.<br><br>• <strong>Prasasti Palas Pasemah</strong><br>Ditemukan di tepi rawa-rawa Desa Palas Pasemah, Lampung Selatan.<br>Prasasti ini ditulis dalam 13 baris dan dalam huruf Pallawa dalam bahasa Melayu Kuno.<br><br>• <strong>Prasasti Ligor<br></strong>Ditemukan di Thailand selatan oleh Nakhon Si Thammarat. Prasasti ini menceritakan tentang Raja Sriwijaya yang merupakan raja dari semua raja di dunia yang mendirikan Trisamaya Caitya untuk Kerajaan.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://sekalabrak.com/wp-content/uploads/2021/02/orbit-2048x1536.jpg" />
         <pubDate>2021-09-29 05:39:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irenevirgin300806/m0shpe6b16xt19mn/wish/1776987254</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>kinantirani1909</author>
         <link>https://padlet.com/irenevirgin300806/m0shpe6b16xt19mn/wish/1777108112</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><em>PENINGGALAN KERAJAAN SRIWIJAYA</em></strong><br><br>• <strong>Prasasti Talang Tuo</strong><br>Prasasti Talang Tuo berisi tentang doa dedikasi yang menceritakan aliran Buddha yang dipakai pada masa Sriwijaya, yaitu Mahayana.<br>Selain itu, prasasti yang memiliki 14 baris kalimat ini menceritakan tentang pembangunan taman oleh Sri Jayanasa, yang dibuat untuk rakyat pada abad ke-7.<br><br>• <strong>Prasasti Leiden</strong><br>Prasasti Leiden ditulis pada lempengan tembaga dalam Bahasa Sanskerta serta Tamil.<br>Isi prasasti yang disimpan di museum Belanda ini menceritakan tentang hubungan baik dari Dinasti Chola dengan Dinasti Syailendra dari Sriwijaya.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://i0.wp.com/afzanyusuf.com/wp-content/uploads/2017/06/IMG_20170612_233509-2.jpg?fit=720,540" />
         <pubDate>2021-09-29 06:42:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irenevirgin300806/m0shpe6b16xt19mn/wish/1777108112</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PRASASTI DAN TANGGALNYA </title>
         <author>warijanrijan530</author>
         <link>https://padlet.com/irenevirgin300806/m0shpe6b16xt19mn/wish/1777401694</link>
         <description><![CDATA[<div>• <strong>Prasasti Kedukan Bukit</strong><br>Prasasti Kedukan Bukit ditemukan di tepi Sungai Batang, Kedukan Bukit, Palembang, pada 29 November 1920.<br><br>• <strong>Prasasti Kota Kapur</strong><br>Prasasti Kota Kapur ditemukan di Pulau Bangka bagian Barat oleh J.K Van der Muelen pada 1892.</div>]]></description>
         <enclosure url="http://1.bp.blogspot.com/-5MlasLgjC1E/Uxw1kzUm4rI/AAAAAAAACVg/E0iCZgUS0DU/s640/prasasti_kedukan_bukit.jpg" />
         <pubDate>2021-09-29 09:01:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irenevirgin300806/m0shpe6b16xt19mn/wish/1777401694</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>naanades17</author>
         <link>https://padlet.com/irenevirgin300806/m0shpe6b16xt19mn/wish/1777735584</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Candi-Candi Peninggalan Kerajaan Sriwijaya</strong></div><div><br>• Candi Muara TakusTakus<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Situs Candi Muara Takus adalah situs candi Buddha yang terletak di di Riau.Para pakar purbakala belum dapat menentukan secara pasti kapan situs candi ini didirikan, namun candi ini dianggap telah ada pada zaman keemasan Sriwijaya, sehingga beberapa sejarahwan menganggap kawasan ini merupakan salah satu pusat pemerintahan dari kerajaan Sriwijaya.<br><br>•Candi Muaro Jambi<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Situs Purbakala Kompleks Percandian Muaro Jambi adalah sebuah kompleks percandian agama Hindu-Buddha terluas di Indonesia yang kemungkinan besar merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Melayu.<br><br>• Candi Biaro Bahal<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Candi Bahal, Biaro Bahal, atau Candi Portibi yang adalah candi Buddha aliran Vajrayana terletak Sumatera Utara.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1332685423/638c5323e02d3208ca32a8a9ea90f2ba/padlet_image_picker_file_9225a026_db3c_4536_bd5a_ec31cdbbb758.png" />
         <pubDate>2021-09-29 11:55:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irenevirgin300806/m0shpe6b16xt19mn/wish/1777735584</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Candi candi peninggalan sriwijaya</title>
         <author>fatmahnadillah83</author>
         <link>https://padlet.com/irenevirgin300806/m0shpe6b16xt19mn/wish/1777744751</link>
         <description><![CDATA[<div>• Rimba candi<br>Candi ini terletak di sumatera selatan, dan sedang dalam proses penelitian oleh Koordinator Tim Napak Tilas Gapura Kerajaan Sriwijaya. Mereka menjelaskan di situs Rimba Candi ini keseluruhannya berjumlah 9 gapura. Namun yang baru ditemukan baru tujuh gapura.<br><br>• Candi kota kapur<br>Lokasi struktur candi terkubur di antara tanaman karet, durian, dan kelapa sawit. Plastik hitam itu berfungsi melindungi batu dari pelapukan, sekaligus untuk mempermudah pencarian kalau suatu saat dilakukan penggalian.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1332632936/94a021700b0dbe03d3f9e3426ac2ea36/padlet_image_picker_file_f6709ec6_ab2f_4b88_a99a_716505414c05.jpg" />
         <pubDate>2021-09-29 11:59:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irenevirgin300806/m0shpe6b16xt19mn/wish/1777744751</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Prasasti Telaga Batu</title>
         <author>ria54355</author>
         <link>https://padlet.com/irenevirgin300806/m0shpe6b16xt19mn/wish/1777794904</link>
         <description><![CDATA[<div>Prasasti Telaga Batu merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang ditemukan di Telaga Batu, Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang.<br><br>Meski tidak berangka tahun, prasasti yang ditemukan pada 1935 ini diperkirakan sezaman dengan Prasasti Kedukan Bukit dan Talang Tuo, yakni berasal dari abad ke-7.<br><br>Prasasti Telaga Batu berisi tentang kutukan terhadap siapa saja yang melakukan kejahatan di Kadatuan Sriwijaya dan tidak taat kepada perintah raja, termasuk para pejabatnya, pengrajin, tukang cuci, sampai tukang sapu kerajaan.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1332682213/79a77208fb97f39d9edd10089e78d87d/padlet_image_picker_file_d7813366_17bb_4ec9_8090_2fc0e456f720.jpg" />
         <pubDate>2021-09-29 12:20:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irenevirgin300806/m0shpe6b16xt19mn/wish/1777794904</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Prasasti Karang Birahi</title>
         <author>ria54355</author>
         <link>https://padlet.com/irenevirgin300806/m0shpe6b16xt19mn/wish/1777805521</link>
         <description><![CDATA[<div>Prasasti Karang Berahi adalah sebuah prasasti dari zaman kerajaan Sriwijaya yang ditemukan pada tahun 1904 oleh Kontrolir L.M. Berkhout di tepian Batang Merangin. Prasasti ini terletak pada Dusun Batu Bersurat, Desa Karang Berahi, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Prasasti dibuat dari bahan batu andesit dengan ukuran 90x90x10 cm.<br><br>Prasasti ini berbahasa Melayu Kuno ditulis dalam aksara Pallawa, dengan pertanggalan abad ke 7 Masehi sekitar tahun 680-an. Isinya tentang kutukan bagi orang yang tidak tunduk atau setia kepada raja dan orang-orang yang berbuat jahat. Kutukan pada isi prasasti ini mirip dengan yang terdapat pada Prasasti Kota Kapur dan Prasasti Telaga Batu yang ditemukan di Bangka, dan di Palembang.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1332682213/dc51d290326bc02f56e63a74127085e0/padlet_image_picker_file_77bfc3e3_3290_456c_89e1_aa60a0eb7a2e.jpg" />
         <pubDate>2021-09-29 12:24:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irenevirgin300806/m0shpe6b16xt19mn/wish/1777805521</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gapura sriwijaya</title>
         <author>fatmahnadillah83</author>
         <link>https://padlet.com/irenevirgin300806/m0shpe6b16xt19mn/wish/1777809465</link>
         <description><![CDATA[<div>Gapura Sriwijaya adalah peninggalan Kerajaan Sriwijaya dalam bentuk gapura. Gerbang ini terletak di dusun Rimba, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, dan terdiri dari 9 bagian gerbang.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://bungdus.com/wp-content/uploads/2019/12/Gapura-Sriwijaya.jpg" />
         <pubDate>2021-09-29 12:26:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irenevirgin300806/m0shpe6b16xt19mn/wish/1777809465</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
