<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Kelas 5B Diklat PM KS Kab Klaten by Yuni Wijayanti</title>
      <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk</link>
      <description>Kumpulan Tugas Bapak/ibu guru Hebat</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-09-09 21:50:51 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-11-30 04:00:12 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Yuni Wijayanti</title>
         <author>yuniwijayanti66</author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3576799937</link>
         <description><![CDATA[<p>link Bahan Tayang: <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://s.id/BahantayangPMKS">https://s.id/BahantayangPMKS</a></p><p><br></p><p>Link Padlet: <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://s.id/Padletkelas5BPMKSKabKlaten">https://s.id/Padletkelas5BPMKSKabKlaten</a></p><p><br></p><p>Link Drive Tugas: <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://s.id/TUGAS5BPMKSKABKLATEN">https://s.id/TUGAS5BPMKSKABKLATEN</a> </p><p><br></p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/2890701144/d4556c3866a9eef62c42f8b00cc9245d/WhatsApp_Image_2024_07_20_at_05_16_20.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-09 21:53:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3576799937</guid>
      </item>
      <item>
         <title>AGUS RUSIYANTO, S.Pd.SD</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577116099</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Profil Pola Pikir dari sekolah atau kelas yang saya pimpin  selama ini PPT</p><ol start="2"><li><p>harus dilakukan bilamana hasil Pementaan Pola Pikir menunjukkan lebih banyak yang PPT dari pada yang PPB. dilakukan refleksi atau evaluasi untuk mengetahui hambatan lalu menyusun upaya untuk memperbaiki.</p></li><li><p>masalah yang sering terjadi di sekolah atau di kelas sebagai dampak dari PPT. kemauan dari diri sendiri /motivasi diri untuk melangkah lebih maju dsekolah.</p></li></ol><p><br></p><p><br></p><ol><li><p>Apa yang selama ini yang telah kita lakukan bila melihat ada murid yang mengalami kesulitan dalam belajar dan terlihat ingin menyerah ?&nbsp;Berkoordinasi dengan guru kelas dan mencari solusi memotivasi supaya ada kemauan anak untuk belajar</p></li><li><p>Apakah tindakan yang dilakukan bisa memperbaiki keadaan atau sebaliknya malahan memperburuk keadaan? menambah siswa untuk termotivasi untuk anak belajar</p></li><li><p>Apakah ada pihak lain yang kita libatkan dalam upaya mencari solusi untuk mengatasi masalah ini seperti : guru BK atau Orangtua murid ybs? ada, sharing dengan orang tua murid tentang keadaan siswa drumah sehingga ada kolaborasi antara orang tua dan sekolah.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342683306/ece676dbf662cb90b071fb3217d1a59b/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 01:50:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577116099</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sri handayani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577116894</link>
         <description><![CDATA[<p>Pola pikir sekolah yang saya pimpin : sekolah kami lebih ke pola berpikit bertumbuh karena mayoritas berkeyakinan bahwa kecerdasan dan kemampuan seseorang bisa dikembangkan dengan berbagai usaha yang nantinya akan memberikan motivasi baik dari pihak pendidik maupun dari peserta didik.Tidak hanya berhenti dan pasrah.</p><p>langkah untuk yang mengatasi pola pikir tetap bisa dengan membuka pola pikirnya untuk keluar dari zona nyaman dan membuka diri untuk pengalaman yang baru.</p><p>Dampak jika masih dengan PPT : pendidik maupun peserta didik tidak akan berkembang.</p><p><br></p><p><br></p><p>1. Jika ada siswa yang menyerah akan saya datangi dan beri semangat dan mendampingi nya memberikan dukungan </p><p>2. tindakan yang diambil biasanya saya ajak ngobrol apa yang dirasakan , dan diajak mencari solusi bersama sehingga anak bisa memunculkan usul yang sesuai dengan keinginan anak</p><ol start="3"><li><p>pihak lain yang saya libatkan untuk upaya mencari solusi guru sejawat dan orang tua </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342688242/f94d96b67b94b4b90634beb282f08bd2/WhatsApp_Image_2025_09_10_at_08_49_18.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 01:50:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577116894</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Siti Chusnul Chotimah, M. Pd.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577116993</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Bagaimana Profil Pola Pikir dari sekolah atau kelas yang saya pimpin ?&nbsp;</p><p>pola pikir dari sekolah yang saya pimpin termasuk dalam pola pikir bertumbuh terlihat dari beberapa hal berikut: </p><p>Percaya kemampuan bisa ditingkatkan lewat usaha, strategi, dan dukungan, Menyukai tantangan dan melihat kesalahan sebagai kesempatan belajar, Tekun dalam menghadapi kesulitan serta Menghargai proses, bukan hanya hasil. </p><p>namun ada juga indikasi PPT terlihat pada ketika ingin mencoba sesuatu yang baru kami mengalami Takut gagal dan melihat kegagalan sebagai sesuatu yang memalukan</p></li><li><p>Apa yang harus dilakukan bilamana hasil Pementaan Pola Pikir menunjukkan lebih banyak yang PPT dari pada yang PPB?&nbsp;</p><p><strong>- Meningkatkan kesadaran</strong>: lakukan sosialisasi tentang pentingnya growth mindset bagi guru dan siswa.</p><p>-<strong>Modeling dari pimpinan</strong>: kepala sekolah/guru senior memberi contoh bagaimana menghadapi kesalahan, mencoba strategi baru, dan tetap bersemangat belajar.</p><p><strong>- Memberi ruang eksperimen</strong>: izinkan guru/siswa mencoba hal baru tanpa takut disalahkan jika gagal.</p><p><strong>- Apresiasi proses, bukan hanya hasil</strong>: misalnya memberi pujian pada usaha, strategi, atau ketekunan siswa/guru.</p><p><strong>- Penguatan kolaboratif</strong>: adakan forum refleksi, lesson study, atau inkuiri kolaboratif agar guru bisa saling mendukung dalam mengembangkan pola pikir bertumbuh.</p></li><li><p>Apa masalah yang sering terjadi di sekolah atau di kelas sebagai dampak dari PPT?</p><p><strong>- Takut gagal</strong> → siswa atau guru enggan mencoba hal baru.</p><p><strong>- Kurangnya inovasi</strong> → pembelajaran monoton, guru sulit menerapkan pendekatan baru.</p><p><strong>- Anak cepat menyerah</strong> → saat menemui kesulitan belajar, anak memilih berhenti.</p><p><strong>- Budaya membandingkan hasil</strong> → fokus pada ranking/hasil akhir, bukan perkembangan tiap individu.</p><p><strong>- Motivasi rendah</strong> → karena siswa/guru merasa kemampuan tidak bisa diubah.</p></li></ol><p><br></p><p><br></p><p><strong>Apa yang selama ini kita lakukan bila ada murid yang kesulitan belajar dan terlihat ingin menyerah?</strong></p><ul><li><p>Memberi motivasi dengan kata-kata penyemangat.</p></li><li><p>Mengulang penjelasan dengan cara yang lebih sederhana.</p></li><li><p>Mendekati murid secara personal untuk memahami kesulitannya.</p></li></ul><p><strong>Apakah tindakan yang dilakukan memperbaiki keadaan atau malah memperburuk?</strong></p><ul><li><p><strong>Memperbaiki</strong>, bila tindakan kita: sabar, mendukung, fokus pada usaha dan proses belajar murid.</p></li><li><p><strong>Berpotensi memperburuk</strong>, bila tindakan kita:</p><ul><li><p>memberi label negatif (“kamu memang tidak bisa”),</p></li><li><p>membandingkan dengan teman lain,</p></li><li><p>atau hanya menekankan hasil tanpa menghargai usaha.</p></li></ul></li></ul><p><strong>Apakah ada pihak lain yang kita libatkan?</strong></p><ul><li><p><strong>Orang tua</strong>: memberi dukungan belajar di rumah, menjaga komunikasi positif.</p></li><li><p><strong>Teman sebaya</strong>: melalui <em>peer tutoring</em> atau kerja kelompok.</p></li><li><p><strong>Guru lain</strong>: untuk saling berbagi strategi menghadapi murid tersebut.</p><p><strong>REFLEKSI AKHIR</strong></p><p>"Luar biasa! Pelatihan 3 bulan ini benar-benar membuka mata. Saya belajar bahwa pembelajaran yang efektif itu harus 'Mindful, Meaningful, dan Joyful'. Siklus inkuiri yang diajarkan sangat membantu saya merancang pembelajaran yang lebih terarah dan berdampak."</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342673850/b5d5190b0f8b3845b23bc8abf034ee0d/WhatsApp_Image_2024_08_14_at_21_31_17.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 01:50:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577116993</guid>
      </item>
      <item>
         <title>aan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577120715</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>di sekolah kami, mulai membudaya pemahaman PPB terhadap anak. meskipun belum sepenuhnya.</p></li><li><p>memperkuat literasi dan pemahaman yang benar terhadap anak</p></li><li><p>kurang memberikan ruang pada anak untuk bereksplorasi.</p></li></ol><p><br></p><p>1.1.D.</p><ol><li><p>memberikan motivasi, penguatan, pendampingan, dan apresiasi secara privat.</p></li><li><p>insyaAllah bisa memperbaiki keadaan, dengan pendekatan yang tepat.</p></li><li><p>ya, orang tua, guru BK, bahkan teman sekelasnya bisa kita libatkan untuk memberikan dukungan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342694695/88ab1818eaffd367c96b08627d7833e7/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 01:52:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577120715</guid>
      </item>
      <item>
         <title>HERLINA MINTA RAHAYU</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577121515</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Bagaimana Profil Pola Pikir dari sekolah atau kelas yang saya pimpin ?&nbsp;Sementara sampai saat ini masih ada yang berpola  PPT untuk berkembang masih dalam proses pendalaman lagi. Smg dengan adanya PM bisa merubah semua.</p></li><li><p>Apa yang harus dilakukan bilamana hasil Pementaan Pola Pikir menunjukkan lebih banyak yang PPT dari pada yang PPB?&nbsp;</p><p>Selaku KS  : </p><p>a. Belajar cara mengenal suara yang menimbulkan </p><p>     kekhawatiran.,</p><p>b. Berbicara kembali dengan suara optimisme,</p><p>c. Melakukan tindakan aksi yg penuh optimidme</p></li><li><p>Apa masalah yang sering terjadi di sekolah atau di kelas sebagai dampak dari PPT?</p><p><strong><mark>menurunnya motivasi dan partisipasi siswa, terhambatnya pengembangan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis, ketidakmerataan pembelajaran karena keterbatasan penguasaan teknologi, serta potensi stres dan tekanan berlebihan yang menghambat perkembangan emosional siswa</mark></strong>.&nbsp;</p></li></ol><p><br></p><p><br></p><ol><li><p>Apa yang selama ini yang telah kita lakukan bila melihat ada murid yang mengalami kesulitan dalam belajar dan terlihat ingin menyerah ?&nbsp;</p><p>Ketika murid kesulitan belajar dan ingin menyerah, segera <strong><mark>berikan dukungan emosional dan motivasi, lalu identifikasi akar masalah kesulitan belajar tersebut</mark></strong>. Setelah itu, cari solusi bersama dengan strategi belajar yang berbeda, pertimbangkan untuk melibatkan orang tua atau guru BK, dan ciptakan lingkungan belajar yang kondusif.&nbsp;</p></li><li><p>Apakah tindakan yang dilakukan bisa memperbaiki keadaan atau sebaliknya malahan memperburuk keadaan?.&nbsp;</p><p>Ya, tindakan apa pun bisa memperbaiki atau justru memperburuk keadaan, tergantung pada bagaimana tindakan itu dilakukan, niatnya, dan apakah masalahnya dipahami dengan baik.&nbsp;Tindakan yang impulsif atau tidak dipikirkan dapat memperparah situasi, sementara tindakan yang terencana, dilakukan dengan komunikasi terbuka, dan melibatkan pihak yang tepat seperti guru BK atau orang tua, berpotensi memberikan solusi dan memperbaiki keadaan.&nbsp;</p></li><li><p>Apakah ada pihak lain yang kita libatkan dalam upaya mencari solusi untuk mengatasi masalah ini seperti : guru BK atau Orangtua murid ybs?</p><p>Ya, tindakan apa pun bisa memperbaiki atau justru memperburuk keadaan, tergantung pada bagaimana tindakan itu dilakukan, niatnya, dan apakah masalahnya dipahami dengan baik.&nbsp;Tindakan yang impulsif atau tidak dipikirkan dapat memperparah situasi, sementara tindakan yang terencana, dilakukan dengan komunikasi terbuka, dan melibatkan pihak yang tepat seperti guru BK atau orang tua, berpotensi memberikan solusi dan memperbaiki keadaan.&nbsp;</p><p>Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Tindakan:</p><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Niat:</strong></p><p>Tindakan yang dilandasi niat baik dan tulus untuk membantu memiliki peluang lebih besar untuk memperbaiki keadaan.&nbsp;</p><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Tindakan Impulsif vs. Terencana:</strong></p><p>Tindakan yang terburu-buru dan tidak dipertimbangkan dengan matang (impulsif) cenderung dapat memperburuk situasi, sedangkan tindakan yang direncanakan dan dipikirkan konsekuensinya berpeluang lebih baik.&nbsp;</p><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Pemahaman Masalah:</strong></p><p>Pemahaman yang mendalam tentang akar permasalahan akan membantu menentukan tindakan yang tepat.&nbsp;Tindakan yang tidak sesuai dengan kondisi atau masalah yang sebenarnya bisa tidak efektif atau bahkan merugikan.&nbsp;</p><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Komunikasi Terbuka:</strong></p><p>Adanya komunikasi yang jujur dan terbuka antara pihak-pihak yang terlibat sangat penting dalam mencari solusi dan membuat tindakan menjadi lebih efektif.&nbsp;</p><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Melibatkan Pihak Lain:</strong></p><p>Terkadang, melibatkan pihak lain yang kompeten, seperti guru bimbingan konseling, orang tua, atau wali kelas, sangat diperlukan untuk menemukan solusi yang tepat dan memberikan dukungan yang dibutuhkan.&nbsp;</p><p>Contoh dalam Konteks Pendidikan:</p><p>Misalnya, seorang guru yang mengamati murid kesulitan belajar mungkin dapat:&nbsp;</p><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Memperbaiki Keadaan:</strong></p><p>Memberikan dukungan emosional, membantu memfasilitasi belajar, berkomunikasi dengan orang tua dan guru BK untuk mencari solusi bersama.</p><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Memperburuk Keadaan:</strong></p><p>Mengabaikan murid, memberikan teguran keras tanpa memahami penyebab masalah, atau membandingkan dengan siswa lain yang bisa membuat murid semakin merasa tertekan.</p></li></ol><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342688723/153daf1043c95bd5b47cc29144d94996/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 01:52:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577121515</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Lely Wahyuningsih</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577122313</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Belum semua guru memiliki pola pikir bertumbuh, masih ada beberapa guru yang memiliki pola pikir tetap.</p></li><li><p>Yang dilakukan apabila masih banyak yang memiliki PPT:</p><p>a. memetakan mana yang masih memiliki PPT dan mana yang sudah PPB</p><p>b. memberi penguatan kepada guru atau siswa yang masih memiliki pola pikir tetap.</p><p>c. adanya pendampingan secara berkelompok </p></li><li><p>Masalah terjadi dampak dari PTT:</p><p>a. Guru atau siswa kurang kompetitif</p><p>b. Kualitas sekolah (guru, siswa) kurang bisa berkembang</p></li></ol><p><br/></p><p>REFLEKSI AWAL:</p><ol><li><p>Apa yang selama ini yang telah kita lakukan bila melihat ada murid yang mengalami kesulitan dalam belajar dan terlihat ingin menyerah?</p><p>--&gt; Memberikan motivasi, pendampingan, dan meyakinkan murid tersebut bahwa dia bisa dan mampu. </p><p>--&gt; Memberikan apresiasi setelah anak tersebut. </p><p>--&gt; Bekerja sama dengan orang tua dalam pendampingan terhadap murid</p></li><li><p>apakah tindakan yang dilakukan bisa memperbaiki keadaan atau sebaliknya malah memperburuk keadaan?</p><p>--&gt; Aksi tersebut mampu memperbaiki keadaan tersebut.</p></li><li><p>Apakah ada pihak lain yang kita libatkan dalam upaya mencari solusi untuk mengatasi masalah ini, seperti : guru BK atau orang uta murid ybs?</p><p>--&gt; Ada kerja sama dengan orang tua untuk memperbaiki keadaan tersebut.</p><p>--&gt; Apabila dibutuhkan dapat bekerja sama dengan psikolog untuk memperbaiki kondisi murid tersebut</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342705373/cd2b64a8d886f7040f0f212b1621c738/WhatsApp_Image_2025_09_10_at_08_52_29_ff746874.jpg" />
         <pubDate>2025-09-10 01:53:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577122313</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dina Maryani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577123822</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>profil pola pikir sekolah saya saat ini masih menggunakan prinsip PPT </p></li><li><p>yang harus dilakukan bilamana hasil Pementaan Pola Pikir menunjukkan lebih banyak yang PPT dari pada yang PPB:  dengan melakukan perubahan dengan memahami kekurangan jika kita menggunakan PPT dan kita menyadari dengan pentingnya PPB membicarakan dengan kolaborasi antara siswa, guru, dan wali murid untuk melakukan perubahan dengan pola pikir bertumbuh. setelah itu kita melakukan aksi untukk melakukan perubahan tersebut yang diterapkan ke murid.</p></li><li><p>masalah yang sering terjadi di sekolah atau di kelas sebagai dampak dari PPT : anak mudah menyerah terhadap tantangan dan kurang berusaha untuk menyelesaikan tugas yang dirasa sulit.</p><p><br></p><p> TUGAS 1.1.D</p><p>1. Apa yang selama ini yang telah kita lakukan bila melihat ada murid yang mengalami kesulitan dalam belajar dan terlihat ingin menyerah ?&nbsp;</p></li></ol><p>Jawab :</p><p>a. Melakukan identifikasi hambatan</p><p>b. Membuat program pembelajaran yang mudah untuk dipahami anak</p><p>c.&nbsp;Membimbing anak untuk selalu giat belajar</p><p>&nbsp;</p><ol start="2"><li><p>Apakah tindakan yang dilakukan bisa memperbaiki keadaan atau sebaliknya malahan memperburuk keadaan?.&nbsp;</p></li></ol><p>Jawab :</p><p>Tindakan yang dilakukan bisa memperbaiki keadaan</p><p>&nbsp;</p><ol start="3"><li><p>Apakah ada pihak lain yang kita libatkan dalam upaya mencari solusi untuk mengatasi masalah ini seperti : guru BK atau Orangtua murid ybs?</p></li></ol><p>Jawab :</p><p>Libatkan orangtua untuk mendapatkan Gambaran lengkap tentang kondisi murid dirumah yang mungkin mempengaruhi pembelajaran mereka di sekolah.</p><p>Saya percaya bahwa guru tidak bisa berjalan sendiri dalam menciptakan lingkungan belajr yang mendukung perkembangan sosial emosial murid. Berdasarkan penglaman saya kolaborasi dengan rekan sejawat, sangat membantu dalam memahami dinamika emosi murid serta cara terbaik untuk meresponnya secara bijak.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342718363/64e535d8f89320a98a4c4c74326cbcdd/17574692147831845969476946739638.jpg" />
         <pubDate>2025-09-10 01:54:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577123822</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nur Ismani </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577123882</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342718443/9436117fab6258a4dfcf518d8156834e/17574692219973987262522325969454.jpg" />
         <pubDate>2025-09-10 01:54:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577123882</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tami</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577127299</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Sebagian besar sudah PPB</p><ol start="2"><li><p>Dilakukan coaching</p></li><li><p>Pembelajaran yang monoton guru kurang kreatif dan inovatif, siswa kurang bisa diajak berpikir kritis</p></li></ol><p><br/></p><ol><li><p>Memberikan motivasi kepada murid tersebut untuk terus mencoba dan memberikan pendampingan dalam mengerjakan tugasnya, guru memberikan pujian apabila murid sudah berhasil menyelesaikan tugasnya</p></li><li><p>Iya bisa memperbaiki keadaan karena anak merasa nyaman dengan adanya pendampingan dan pujian anak akan menjadi lebih semangat dan rasa percaya dirinya meningkat</p></li><li><p>Iya, dengan orangtua khususnya karena interaksi dan komunikasi lebih banyak dan lebih dekat dengan keluarga terutama orangtua</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342986465/3941df51ecadd6e946b896fc97c48f60/IMG_2463.JPG" />
         <pubDate>2025-09-10 01:55:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577127299</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nur Ismani </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577128125</link>
         <description><![CDATA[<p>1.  Profil Pola pikir di sekolah lebih banyak Pola Pikir Bertumbuh /PPB</p><ol start="2"><li><p>Membangun pola pikir bertumbuh(PPB) mendorong dan  memotifasi serta memberi teladan.</p></li><li><p>Rendahnya motifasi belajar, minim inovasi dan stagnasi dalam pembelajaran.</p><p><br></p><p><br></p><ol><li><p>Memberi bimbingan, dukungan dan motifasi agar lebih semangat dalam belajar.</p></li><li><p>bimbingan dan dukungan dapat memperbaiki keadaan.</p></li><li><p>Pihak lain yang terlibat dalam memberi dukungan orang tua siswa, karena orang tua dapat memberikan bimbingan dan dukungan di rumah.</p></li></ol></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342718443/f6d1c242b038e00b914b22cef2788b4d/17574693212721962183498308990174.jpg" />
         <pubDate>2025-09-10 01:56:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577128125</guid>
      </item>
      <item>
         <title>HERLINA MINTA RAHAYU</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577128866</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342688723/56d5ed99c9d0037ccf98aaa6bcee419a/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 01:56:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577128866</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pipit</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577130569</link>
         <description><![CDATA[<p>REFLEKSI 1.1 D</p><ol><li><p>Mendorong Guru pengampu dan wali kelas untuk mengadakan pendekatan dengan siswa tersebut dan mencari tahu penyebab dari kesulitan belajar yang siswa alami. setelah itu baru menyusun langkah-langkah untuk menoong memperbaiki dengan berkolaborasi bersama orang tua</p></li><li><p>selama ini bisa ada perubahan meski butuh waktu dan belum segnifikan tergantung anak yang bersangkitan juga orang tua selaku pendukung</p></li><li><p>ada.. guru BK, wali kelas, guru mapel, terlebih orang tua dan jika didapati persoalnnya lebih serius akan mendatangkan atau merujuknya ke yang lebih ahli</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342735031/dc79c9f80843270beabda51a0bf6db45/image.jpg" />
         <pubDate>2025-09-10 01:57:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577130569</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Iswatiningrum</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577131253</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pola pikir bertumbuh</p></li><li><p>-Meningkatkan kesadaran</p><p>-Bangun lingkungan yang mendukung PPB</p><p>-Berikan pengalaman belajar bertahap</p></li><li><p>-Masalah siswa yang mudah menyerah</p><p>-<strong>Kurang kolaborasi</strong></p><p>Refleksi 1.1.D</p><p>1. Apa yang selama ini yang telah kita lakukan bila melihat ada murid yang mengalami kesulitan dalam belajar dan terlihat ingin menyerah ?&nbsp;Memberi dorongan atau motivasi umum, Mengulang penjelasan materi, Memberi bimbingan langsung</p><ol start="2"><li><p>Apakah tindakan yang dilakukan bisa memperbaiki keadaan atau sebaliknya malahan memperburuk keadaan?Tindakan yang bisa memperbaiki keadaan karena Memberi dukungan yang fokus pada proses</p></li><li><p>Apakah ada pihak lain yang kita libatkan dalam upaya mencari solusi untuk mengatasi masalah ini seperti : guru BK atau Orangtua murid ybs?<strong>Dengan orang tua murid</strong></p><ul><li><p>Mendukung di rumah dengan cara memberikan dorongan positif, bukan tekanan.</p></li><li><p>Menciptakan suasana belajar yang tenang, sabar, dan penuh apresiasi.</p></li><li><p>Menjadi teladan: menunjukkan sikap pantang menyerah dan menghargai proses.</p></li></ul></li></ol><p><br></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342713957/c72382d704dd905f949d79fc2319114d/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 01:57:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577131253</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577131434</link>
         <description><![CDATA[<p>Lilis Kusumawati</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342732493/f37c871b87d617fa23afe27718e5f362/17574693074192966926094206771371.jpg" />
         <pubDate>2025-09-10 01:57:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577131434</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Suharno.S.Pd</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577132944</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pola Pikir pada Sekolah Kami pada saat ini masih menggunakan PPT hal ini desebabkan Pembelajaran yang konvensional sehingga kurang berkembang</p></li><li><p>Prilaku siswa yang mudah menyerah dalam menghadapi masalah perlu diberikan motivasi ataupun model lain yang bisa memberikan semangat pada anak </p></li><li><p>Pihak lain yang bisa dilibatkan untuk memberikan solusi,guru ,orang tua siswa dan pemangku kepentingan yang bisa dilibatkan</p></li></ol><p><br></p><p>TUGAS 1.1.D</p><p>1.	Apa yang selama ini yang telah kita lakukan bila melihat ada murid yang mengalami kesulitan dalam belajar dan terlihat ingin menyerah ? </p><p>Jawab : </p><p>a.	Melakukan identifikasi dari permasalah yang ada</p><p>b.	Membuat program pembelajaran yang menarik untuk dipahami anak</p><p>c.	Membimbing anak untuk selalu giat belajar</p><p>2.	Apakah tindakan yang dilakukan bisa memperbaiki keadaan atau sebaliknya malahan memperburuk keadaan?. </p><p>Jawab :</p><p>Tindakan yang dilakukan bisa memperbaiki keadaan</p><p>3.	Apakah ada pihak lain yang kita libatkan dalam upaya mencari solusi untuk mengatasi masalah ini seperti : guru BK atau Orangtua murid ybs?</p><p>Jawab :</p><p>Libatkan orangtua untuk mendapatkan Gambaran lengkap tentang kondisi murid dirumah yang mungkin mempengaruhi pembelajaran mereka di sekolah.</p><p>Saya percaya bahwa guru tidak bisa berjalan sendiri dalam menciptakan lingkungan belajr yang mendukung perkembangan sosial emosial murid. Berdasarkan penglaman saya kolaborasi dengan rekan sejawat, sangat membantu dalam memahami dinamika emosi murid serta cara terbaik untuk meresponnya secara bijak.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-10 01:58:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577132944</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tri Asih</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577134813</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>sebagai pemimpin untuk mendorong peserta didik utk b</p><p>erpikir secara kritis,kreatip,dan reflektip</p></li><li><p>melaksanakan literasi </p></li><li><p>pembelajaran terhadap siswa mendorong siswa lebih kondusip</p></li></ol><p><br/></p><p>1.1D</p><ol><li><p>bagi anak yang menyerah maka guru harus medmberi motifasi</p></li><li><p>mengadakan pembellajaran secara individu</p></li><li><p>apabila terjadi utk mengatasi masalah guru bisa komunikasi lebih lanjut dengan wali murid</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342996294/c9381cc2d46b762a25c8c0b3aadada70/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 01:59:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577134813</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TITIK HANDAYANI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577134890</link>
         <description><![CDATA[<p>   1. Pola pikir sekolah kami  yang  pimpin masih PPT,</p><ol start="2"><li><p>Yang harus dilakukan mengadakan refleksi untuk mengetahui hambatan/kekurangan yang ada dan menyusun jenis kegiatan sebagai upaya untuk memperbaiki.</p></li><li><p>Masalah yang terjadi dampak dari PPT:</p><p>3.1. Guru dan siswa kurang kompetitif</p><p>3.2. Kualitas  Sekolah  (guru dan siswa masih belum bisa berkembang.</p><p>  </p><p>TUGAS 1.1.D</p><p> Apa yang selama ini yang telah kita lakukan bila melihat ada murid yang mengalami kesulitan dalam belajar dan terlihat ingin menyerah ? </p><p>Jawab : </p><p>a.	Melakukan identifikasi hambatan </p><p>b.	Membuat program pembelajaran yang mudah       untuk dipahami anak</p><p>c.	Membimbing anak untuk selalu giat belajar</p><p>2. Apakah tindakan yang dilakukan bisa memperbaiki keadaan atau sebaliknya malahan memperburuk keadaan?. </p><p>Jawab :</p><p>Tindakan yang dilakukan bisa memperbaiki keadaan</p><p>3. Apakah ada pihak lain yang kita libatkan dalam upaya mencari solusi untuk mengatasi masalah ini seperti : guru BK atau Orangtua murid ybs?</p><p>Jawab :</p><p>Libatkan orangtua untuk mendapatkan Gambaran lengkap tentang kondisi murid dirumah yang mungkin mempengaruhi pembelajaran mereka di sekolah.</p><p>Saya percaya bahwa guru tidak bisa berjalan sendiri dalam menciptakan lingkungan belajr yang mendukung perkembangan sosial emosial murid. Berdasarkan penglaman saya kolaborasi dengan rekan sejawat, sangat membantu dalam memahami dinamika emosi murid serta cara terbaik untuk meresponnya&nbsp;secara&nbsp;bijak.</p><p><br/></p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342742271/b2632218aac954d32e472e1bec57b21b/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 01:59:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577134890</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ANITA SUSILOWATI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577135963</link>
         <description><![CDATA[<p> 1. saya  profil pola pikir dari sekolah atau kelas yang saya pimpin mempunyai pola pikit tetap</p><p>2. Yang harus dilakukan bilamana hasil pemetaan hasil pola pikir menunjukan lebih banyak yang PPT dari pada yang PBB yaitu dengan melakukan dengan memahami kekurangan sikap kita menggunakan pola pikir tetap dan kita menyadari pentingnya merubah menjadi pola pikir bertumbuh dengan kolaborasi antara siswa,guru dan wali murid untuk melakukan perubahan dengan pola pikir bertumbuhsetelah itu kita melakukan aksi untuk melakukan perubahan kepola pikir berkermbang yang diterapkan ke murid</p><ol start="3"><li><p>Masalah yang sering timbul akibat PPT adalah  anak yang mudah menyerah terhadap tantangan dan kurang berusaha dalam menyelesaikan tugas  yang dirasa sulit</p><p>TUGAS 1.1 D</p><p>Apa yang selama ini yang telah kita lakukan bila melihat ada murid yang mengalami kesulitan dalam belajar dan terlihat ingin menyerah ? </p><p>Jawab : </p><p>a.	Melakukan identifikasi hambatan </p><p>b.	Membuat program pembelajaran yang mudah untuk dipahami anak</p><p>c.	Membimbing anak untuk selalu giat belajar</p><p>2.	Apakah tindakan yang dilakukan bisa memperbaiki keadaan atau sebaliknya malahan memperburuk keadaan?. </p><p>Jawab :</p><p>Tindakan yang dilakukan bisa memperbaiki keadaan</p><p>3.	Apakah ada pihak lain yang kita libatkan dalam upaya mencari solusi untuk mengatasi masalah ini seperti : guru BK atau Orangtua murid ybs?</p><p>Jawab :</p><p>Libatkan orangtua untuk mendapatkan Gambaran lengkap tentang kondisi murid dirumah yang mungkin mempengaruhi pembelajaran mereka di sekolah.</p><p>Saya percaya bahwa guru tidak bisa berjalan sendiri dalam menciptakan lingkungan belajr yang mendukung perkembangan sosial emosial murid. Berdasarkan penglaman saya kolaborasi dengan rekan sejawat, sangat membantu dalam memahami dinamika emosi murid serta cara terbaik untuk meresponnya secara bijak.</p><p>REFLEKSI KEGIATAN OJT</p><p>Saya sangat terbantu karena ada pendampingan dan termotifasi dalam penyusunan program kegiatan pembelajaran mendalam</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342740353/63ddba7b5ab71ac232603b5610a2ef6d/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 01:59:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577135963</guid>
      </item>
      <item>
         <title>suwarni</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577136101</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Pola  pikir ada yang ppt dan sebagian besarkita sudah ppb</p><p>2Kita memberikan dorongan agar berpola pikir pptidak </p><p>3Tidak ada inovasi dalam belajar,tidak mau menerima hal yang baru</p><p><br/></p><p>1 Memberikan motivasi dan dukungan bahwa anak tersebut bisa</p><p>2 Dengan dukungan tersebut dapat memperbaiki keadaan</p><p>3 Melibatkan guru dan orang tua</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342745318/75aff213547f647ac1edb07d45738b94/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 01:59:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577136101</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Irma Rosmawati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577137231</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Profil pola pikir di sekolah kami lebih banyak Pola Pikir Bertumbuh (PPB)</p></li><li><p>Membangun kesadaran pentingnya Pola Pikir Bertumbuh, memberi dorongan dan motivasi, memberikan teladan dengan menunjukkan keterbukaan terhadap umpan balik dan perbaikan diri.</p></li><li><p>Rendahnya motivasi belajar, siswa kurang berani untuk mencoba hal-hal yang baru, kurangnya keinginan untuk berkembang dan belajar dari kesalahan, mengandalkan teman yang pandai</p></li></ol><p><br/></p><ol><li><p>Yang saya lakukan bila melihat ada murid yang mengalami kesulitan dalam belajar dan terlihat ingin menyerah yaitu mencari faktor penyebab hal tersebut, memberikan dukungan moral, memberi bantuan tambahan dalam bentuk bimbingan belajar, menyesuaikan metode pembelajaran.</p></li><li><p>Tindakan yang kita lakukan bisa memperbaiki keadaan jika guru menunjukkan empati, kesabaran, dan kepedulian, serta memberikan ruang bagi murid untuk berbicara dan mengevaluasi penyebab kesulitannya.</p></li><li><p>Ya, melibatkan pihak lain seperti guru BK atau orangtua muris sangat penting dalam mencari solusi. Guru BK dapat membantu dalam aspek psikologis dan konseling, sementara orangtua dapat membarikan dukungan dari rumah</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342749832/f73558277fa01eedae0c73baef938957/1757469578330_.jpg" />
         <pubDate>2025-09-10 02:00:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577137231</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Warsini Yohana Fransiska</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577139014</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Bila ada siswa yang mengalami kesulitan belajar sebagai orang yang dituakan saya menemani siswa mengajak bicara</p><p>diberi motivasi,dibombong pasti bisa ,tdak ada kata terlambat asal mau beresaha</p><p>2.Tindakan  untuk memperbaiki siswa didampingi </p><p>3.Dalam kasus diatas  kita melibatkan guru kelas serta ortu untuk saling mendampingi siswa secara berkolaborasi biar siswa merasa aman dan percaya diri </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342754075/a1a5fe41dd88c064981e05886a62bfd8/17574695972503752392593381353797.jpg" />
         <pubDate>2025-09-10 02:01:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577139014</guid>
      </item>
      <item>
         <title>nur suharsih</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577147510</link>
         <description><![CDATA[<p>1. insyaallah untuk pola pikir dari sekolahmenggunakan pola pikir berkembang</p><ol start="2"><li><p>mengadakan atau dilakukan coachng</p></li><li><p>masalah yangsering terjadi diseolah atau di kelas sbg dampak dr ptt guru kurang menyadari kemampuan diri sendirI</p></li></ol><p>1.Dalam menghadapi anak yang sulit belajar maupun mau menyerah maka anak dbersamai tuk belajar jg memberi motivasi</p><p>2.yang dilakukan memperbaiki keadaan yaitu dengan tindakan kita yang mendukungdan memotivasi belajar anak</p><p>yang memperburuk keadaan yaitu dengandiberi label atau predikat negatif jg membandingkan dengan anak yang lain</p><p><br/></p><p>3 . dalam mengatasi masalah itu kita berkolaborasi orang tua , guru ks sehingga anak dalam belajar dapat fokus </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342760299/d6cc5f4ba5ca9fb0b818d529bd0aa20b/WhatsApp_Image_2025_09_10_at_09_01_04__1_.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 02:04:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577147510</guid>
      </item>
      <item>
         <title>LILIK MARDIYONO, S.Pd</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577149076</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Profil pola pikir sekolah saya saat ini masih menggunakan prinsip PPT</p><p>2.Yang Harus dilakukan bilamana hasil pemetaan pola pikir menunjukkan lebih banyak yang PPT dari pada yang PPB dengan melakukan perubahan dengan memahami kekuarangan jika kita menggunakan PPT dan kita menyadari dengan pentingnya PPB</p><ol start="3"><li><p>siswa mudah menyerah kurang semangat</p><p><br></p><p> TUGAS 1.1.D</p></li></ol><p>1.	Apa yang selama ini yang telah kita lakukan bila melihat ada murid yang mengalami kesulitan dalam belajar dan terlihat ingin menyerah ? </p><p>Jawab : </p><p>a.	Melakukan identifikasi hambatan </p><p>b.	Membuat program pembelajaran yang mudah untuk dipahami anak</p><p>c.	Membimbing anak untuk selalu giat belajar</p><p>2.	Apakah tindakan yang dilakukan bisa memperbaiki keadaan atau sebaliknya malahan memperburuk keadaan?. </p><p>Jawab :</p><p>Tindakan yang dilakukan bisa memperbaiki keadaan</p><p>3.	Apakah ada pihak lain yang kita libatkan dalam upaya mencari solusi untuk mengatasi masalah ini seperti : guru BK atau Orangtua murid ybs?</p><p>Jawab :</p><p>Libatkan orangtua untuk mendapatkan Gambaran lengkap tentang kondisi murid dirumah yang mungkin mempengaruhi pembelajaran mereka di sekolah.</p><p>Saya percaya bahwa guru tidak bisa berjalan sendiri dalam menciptakan lingkungan belajr yang mendukung perkembangan sosial emosial murid. Berdasarkan penglaman saya kolaborasi dengan rekan sejawat, sangat membantu dalam memahami dinamika emosi murid serta cara terbaik untuk meresponnya secara bijak.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342688967/c7ec4f3c81729ed2b5b32bf752fd00bc/WhatsApp_Image_2025_09_10_at_09_04_16_1_.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 02:05:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577149076</guid>
      </item>
      <item>
         <title>jumari</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577149776</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p><strong>Bagaimana Profil Pola Pikir dari sekolah atau kelas yang saya pimpin?</strong></p><ul><li><p>Perlu melihat kecenderungan murid dan guru: apakah lebih banyak menunjukkan <strong>Pola Pikir Tetap (PPT)</strong> atau <strong>Pola Pikir Bertumbuh (PPB)</strong>.</p></li><li><p>Indikator <strong>PPB</strong>: murid mau mencoba tantangan baru, tidak takut gagal, dan menghargai proses. Guru memberi <em>pujian proses</em> dan menciptakan lingkungan belajar yang aman.</p></li><li><p>Indikator <strong>PPT</strong>: murid takut salah, mudah menyerah, dan hanya fokus pada nilai. Guru cenderung memberi <em>pujian pribadi</em> dan menekankan hasil akhir.</p></li></ul></li><li><p><strong>Apa yang harus dilakukan bila hasil pemetaan menunjukkan lebih banyak yang PPT daripada PPB?</strong></p><ul><li><p><strong>Pujian proses</strong>: tekankan usaha, strategi, dan ketekunan, bukan hanya hasil.</p></li><li><p><strong>Budaya sekolah/kelas</strong>: ciptakan iklim yang menghargai kesalahan sebagai bagian dari belajar.</p></li><li><p><strong>Kolaborasi komunitas belajar</strong>: libatkan guru, murid, dan orang tua untuk menanamkan pola pikir bertumbuh secara konsisten.</p></li></ul></li><li><p><strong>Apa masalah yang sering terjadi di sekolah atau kelas sebagai dampak dari PPT?</strong></p><ul><li><p>Murid mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.</p></li><li><p>Kurang keberanian mencoba hal baru karena takut gagal.</p></li><li><p>Fokus pada nilai/hasil, bukan proses belajar.</p></li><li><p>Kesalahan dianggap aib, bukan peluang belajar.</p></li><li><p>Kompetisi yang tidak sehat antar murid, karena merasa hanya “yang pintar” yang dihargai.</p></li></ul></li></ol><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342784788/92a5708b995205f0103776d8e0f22927/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 02:05:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577149776</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Widodo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577150709</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Pola pikir disekolah yg kita pimpin sudah banyak yg PPB dr pada PPT</p><p>2.Memberi motivasi dan dorongan pada yg masih tumbuh jadi PPB</p><p>3.Bagi guru yg sudah usia tua kebanyakan kurang greget dan motivasi dari dlm diri pribadi untuk tumbuh dan berkembang spt yg masih muda</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342737463/1e0c9c0044fc59429ca71793b2f15b64/WhatsApp_Image_2025_09_09_at_19_03_38__1_.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 02:06:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577150709</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Endang Condro R</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577151633</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pola pikir di sekolah yang saya pimpin sudah pola pikir bertumbuh</p></li><li><p>Membangun kesadaran untuk pola pikir bertumbuh,memberikan motivasi dan dukungan/dorongan untuk bertumbuh</p></li><li><p>dampak dari PPT di kelas malas untuk berkembang,malas menerima hal yang baru,mudah menyerah,tetap berada di zona nyaman.</p></li></ol><p><br></p><p><br></p><p>1.Memberikan scaffolding,dukungan dan motivsi setelah selesei dengan tugasnya guru memberikan pujian atau reward sehingga anak dapat lebih percaya diri lagi.</p><ol start="2"><li><p>Dengan dukungan tersebut akan memperbaiki keadaan ,anak semakin percaya diri daan di tahap selanjutnya anak akan lebih mandiri</p></li><li><p>Tentunya  melibatkan dari guru dan orang tua karena sekolah dan keluarga kedua ini mendukung dalam kesuksesan anak dalam proses pembelajarannya. </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342806839/a7ac4124dd12d336d40bcac106d0781c/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 02:06:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577151633</guid>
      </item>
      <item>
         <title>bu Sri Mulyani Ariningsih</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577152348</link>
         <description><![CDATA[<p>1.saya  Profil Pola Pikir dari sekolah atau kelas yang saya pimpin  mempunyai Pola Pikir tetap</p><p>2.yang harus dilakukan bilamana hasil Pementaan Pola Pikir menunjukkan lebih banyak yang PPT dari pada yang PPB yaitu dengan melakukan perubahan dengan memahami kekurangan juka kita menggunakan pola pikit tetap dan kita menyadari pentingnya merubah menjadi pola pikir bertumbug dengan melakukan kolaborasi antara siswa, guru dan wali murid untuk melakukan perubahan dengan pola pikir bertumbuh.setelah itu kita melakukan aksi untuk melakukan perubahan ke pola pikir berkembang yang diterapkan ke Murid</p><p>3.masalah yang sering timbul akibat PPT adalah anak mudah menyerah terhadap tantangan dan kurang berusaha untuk menyelesaikan tugas yang dirasa sulit</p><p>TUGAS 1.1 D</p><p>	Apa yang selama ini yang telah kita lakukan bila melihat ada murid yang mengalami kesulitan dalam belajar dan terlihat ingin menyerah ? </p><p>Jawab : </p><p>a.	Melakukan identifikasi hambatan </p><p>b.	Membuat program pembelajaran yang mudah untuk dipahami anak</p><p>c.	Membimbing anak untuk selalu giat belajar</p><p>2.	Apakah tindakan yang dilakukan bisa memperbaiki keadaan atau sebaliknya malahan memperburuk keadaan?. </p><p>Jawab :</p><p>Tindakan yang dilakukan bisa memperbaiki keadaan</p><p>3.	Apakah ada pihak lain yang kita libatkan dalam upaya mencari solusi untuk mengatasi masalah ini seperti : guru BK atau Orangtua murid ybs?</p><p>Jawab :</p><p>Libatkan orangtua untuk mendapatkan Gambaran lengkap tentang kondisi murid dirumah yang mungkin mempengaruhi pembelajaran mereka di sekolah.</p><p>Saya percaya bahwa guru tidak bisa berjalan sendiri dalam menciptakan lingkungan belajr yang mendukung perkembangan sosial emosial murid. Berdasarkan penglaman saya kolaborasi dengan rekan sejawat, sangat membantu dalam memahami dinamika emosi murid serta cara terbaik untuk meresponnya secara bijak.</p><p><br/></p><p>Refleksi </p><p>Saya sangat senang dalam kegiatan OJT ini karena pembawaan materi di sertai dengan ice briking dsb dan saya merasa banyak tambah ilmu dalam perancangan program yang berbasis proyek yang dapat meningkatkan kemampuan guru dalam pembelajaran yang berdamapak pada murid</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342714278/cb1f05bf2cb72ce00e1e1476b3243df7/WhatsApp_Image_2025_09_10_at_09_02_16.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 02:07:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577152348</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Wardiyana</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577154396</link>
         <description><![CDATA[<p>1.sekolah yg saya pimpin masih banyak yg apatis belum banyak yg mau berubah</p><p>2.yang saya lakukan bila masih banyak yg ppt dari pada ppb</p><p>    kita beri motivasi agar dapat berkembang.</p><ul><li><p>memberi penguatan kepada guru yg masih berpola pikir ppt</p><ol start="3"><li><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://a.guru">a.guru</a> atau siswa kurang kompetitip</p><p>b.kualitas sekolah ( guru,siswa )kurang kompetitip.</p></li></ol></li></ul><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>REFLEKSI AWAL:</p><p>a.anak diberi motivasi bahwa bahwa dengan belajar sesuatu akan menjadi mudah</p><p>b. memberikan apresiasi kepada anak terebut walaupun jawabannya salah.</p><p>2. apakah tindakan tersebut bisa memperbaiki atau memperburuk ;:</p><p>kegiatan tersebut dapat memperbaiki sifat anak dalam belajar dan anak tambah semangat dalam belajar.</p><p>3.ada wali siswa harus kita libatkan dalam pembentukan karakter siswa.sehingga anak tidak minder dalam menerima pelajaran.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342808030/5598a4ebf333dcaddce1ded91962898a/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 02:07:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577154396</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TRISMIYATI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577154434</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Profil  pola pikir di sekolah yang saya pimpin sudah banyak yang pola pikir bertumbuh, Kalau saya gagal berarti saya harus mencoba lagi.</p><ol start="2"><li><p>Yang harus saya lakukanbilamana hasil pemetaan pola pikir menunjukkan lebih banyak yang PPT daripada yang PPB, harus memotivasi para guru untuk berubah lebih baik jangan menyerah.</p></li><li><p>Masalah yang sering terjadi di sekolah atau di kelas sebagai dampak dari PPT adalah Saya akan menolak saat menerima tugas yang belum pernah saya kerjakan sebab resiko untuk gagal akan besar.</p></li></ol><p>1.1.dYang saya lakukan bila melihat ada murid yang mengalami kesulitan dalam belajar dan terlihat ingin menyerah,solusinya membimbing dengan sabar dan diberi motivasi.</p><p>2.Tindakan yang dilakukanbisa memperbaiki keadaan atau sebaliknya mlahn merperburuk keadaan ? Memperbaiki keadaan, anak berangsur- angsur mau belajar tnp harus dipaksa.</p><p>3.Ada pihak lain yang kita libatkan dalam upaya mencari solusi untuk mengatasi masalah ini seperti guru BK dan orang tua anak yang bersangkutan untuk mencari memberi dukungan emosional, membantu memfasilitasi belajar.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342781776/66341fc70e1e1c7655f56cef67b5b645/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 02:07:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577154434</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SRI MARGIANI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577160470</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p><strong>Bagaimana Profil Pola Pikir dari sekolah atau kelas yang saya pimpin?</strong></p><ul><li><p>Perlu melihat kecenderungan murid dan guru: apakah lebih banyak menunjukkan <strong>Pola Pikir Tetap (PPT)</strong> atau <strong>Pola Pikir Bertumbuh (PPB)</strong>.</p></li><li><p>Indikator <strong>PPB</strong>: murid mau mencoba tantangan baru, tidak takut gagal, dan menghargai proses. Guru memberi <em>pujian proses</em> dan menciptakan lingkungan belajar yang aman.</p></li><li><p>Indikator <strong>PPT</strong>: murid takut salah, mudah menyerah, dan hanya fokus pada nilai. Guru cenderung memberi <em>pujian pribadi</em> dan menekankan hasil akhir.</p></li></ul></li><li><p><strong>Apa yang harus dilakukan bila hasil pemetaan menunjukkan lebih banyak yang PPT daripada PPB?</strong></p><ul><li><p><strong>Pujian proses</strong>: tekankan usaha, strategi, dan ketekunan, bukan hanya hasil.</p></li><li><p><strong>Budaya sekolah/kelas</strong>: ciptakan iklim yang menghargai kesalahan sebagai bagian dari belajar.</p></li><li><p><strong>Kolaborasi komunitas belajar</strong>: libatkan guru, murid, dan orang tua untuk menanamkan pola pikir bertumbuh secara konsisten.</p></li></ul></li><li><p><strong>Apa masalah yang sering terjadi di sekolah atau kelas sebagai dampak dari PPT?</strong></p><ul><li><p>Murid mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.</p></li><li><p>Kurang keberanian mencoba hal baru karena takut gagal.</p></li><li><p>Fokus pada nilai/hasil, bukan proses belajar.</p></li><li><p>Kesalahan dianggap aib, bukan peluang belajar.</p></li><li><p>Kompetisi yang tidak sehat antar murid, karena merasa hanya “yang pintar” yang dihargai.</p></li></ul></li></ol><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342832263/e93a7365af9cf16fe4c3e0e447d0082b/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 02:10:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577160470</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sulistyawati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577165120</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Pola pikir sekolah yang saya pimpin mulai dengan  pelan -pelan pola pikir bertumbuh berusaha mendampingi anak dengan berbagai strategi dalam memunculkan mutiara yang dimilikinya</p><ol start="2"><li><p>Yang harus dilakukan apabila pemetaan Pola pikir lebih banyak yang PPT dibanding yang PPB. berusaha membudayakan siklus kombel</p></li><li><p>Yang sering terjadi dampak PPT</p><ul><li><p>terjadi kejenuhan, kelesuan</p></li><li><p>kurang adanya motivasi belajar </p><p><br/></p></li></ul></li></ol><p>1.1.d</p><ol><li><p>Yang saya lakukan bila melihat murid bila kesuliatan belajar dan ingin menyerah, adalah mendekatinya dan merasakan apa yg dirasakan kemudian melakukan pendampingan melakukan motivasi dan reward yang sudah dia lakukan</p></li><li><p>Ya bisa memperbaiki diri karena anak merasa punya motivator dan mulai tumbuh percaya diri</p></li><li><p>Pihak lain yang dilibatkan adalah orang tua wali murid diajak kerjasama bersama-sama mendampi</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342782354/c9060a163bd985e1182a92d0610b0bd8/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 02:12:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577165120</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sridadi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577188250</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>kecenderungan ppb meski ada yang ppt</p></li><li><p>yang kami lakukan evaluasi terbimbing </p></li><li><p>minder karena belum menguasai it dan saya berusaha selalu belajar dan belajar semoga kedepannya lebih baik</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4343245221/17a2e01c4a71acbb1b74e01d008ad91d/21ce2568_c324_4db3_acce_87541502bf6d.jpg" />
         <pubDate>2025-09-10 02:21:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577188250</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SRI MARGIANI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577437781</link>
         <description><![CDATA[<ul><li><p><strong>Apa yang selama ini kita lakukan bila melihat murid yang kesulitan belajar dan ingin menyerah?</strong></p><ul><li><p>Umumnya guru memberi nasihat singkat atau sekadar menyuruh murid untuk terus belajar.</p></li><li><p>Ada juga yang langsung memberi jawaban/solusi sehingga murid tidak berproses menemukan jalan keluarnya sendiri.</p></li><li><p>Kadang guru hanya menekankan pada hasil (nilai) bukan pada usaha yang telah dilakukan murid.</p></li></ul></li><li><p><strong>Apakah tindakan itu memperbaiki atau memperburuk keadaan?</strong></p><ul><li><p><strong>Memperbaiki</strong> bila guru: memberi dorongan untuk mencoba lagi, memberikan <em>pujian proses</em> atas usaha murid, serta menjelaskan bahwa kesalahan adalah bagian dari belajar.</p></li><li><p><strong>Memperburuk</strong> bila guru: meremehkan, memberi label “tidak mampu”, hanya menegur tanpa memberi arahan, atau membandingkan dengan murid lain. Hal ini justru memperkuat <strong>Pola Pikir Tetap (PPT)</strong> pada murid.</p></li></ul></li><li><p><strong>Apakah ada pihak lain yang dilibatkan (guru BK, orang tua, dsb.)?</strong></p><ul><li><p>Idealnya, ya. Guru bisa berkolaborasi dengan:</p><ul><li><p><strong>Guru BK</strong> → memberi pendampingan emosional, strategi belajar, dan membangun motivasi murid.</p></li><li><p><strong>Orang tua murid</strong> → memberikan dukungan di rumah, membantu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, dan menguatkan usaha anak.</p><p><br></p></li></ul></li></ul></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4342832263/deb26eebdadd637cbe5d24608028b95d/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-10 04:36:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuniwijayanti66/m0gi8tig591xywmk/wish/3577437781</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
