<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Galeri Inspirasi Tokoh by kurikulum smansa</title>
      <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f</link>
      <description>Posting foto dan kutipan favorit Anda dari orang yang biografinya sedang Anda pelajari. Jelaskan mengapa kutipan ini sesuai dengan Anda dan bagaimana orang ini menginspirasi Anda.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-07-18 23:54:31 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-08-08 15:31:04 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/8.0/png/1f5e3.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Instructions</title>
         <author>kursmansa23</author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056904156</link>
         <description><![CDATA[Siswa diminta untuk memposting foto dan kutipan favorit dari tokoh yang biografinya sedang dipelajari. Mereka harus menjelaskan mengapa kutipan tersebut resonansi dengan mereka dan bagaimana tokoh tersebut menginspirasi mereka.]]></description>
         <pubDate>2024-07-18 23:54:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056904156</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056958496</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Aurelya Renata Putri</p><p>Kelas: XII.2</p><p>No. Urut: 10</p><p><br/></p><p>Ratu Charlotte lahir sebagai Charlotte dari Mecklenburg-Strelitz pada 19 Mei 1744 di Mecklenburg-Strelitz, Jerman. Ia lahir dari keluarga bangsawan yang terkemuka di wilayah tersebut.</p><p>1. Pernikahan dengan Raja George III (1761):</p><p>   Pada usia 17 tahun, Charlotte menikahi Raja George III dari Britania Raya. Pernikahan ini awalnya diatur untuk tujuan politik, tetapi mereka menjadi pasangan yang setia dan memiliki 15 anak. Ini memulai perannya sebagai Ratu Inggris setelah George III naik takhta pada tahun 1760.</p><p>2. Peran dalam Kehidupan Istana dan Masyarakat:</p><p>   Charlotte mengambil peran yang aktif dalam kehidupan istana, meskipun tidak terlibat dalam urusan politik langsung. Dia sangat mendukung seni, budaya, dan amal di Inggris, memberikan dukungan dan perlindungan terhadap berbagai inisiatif kebaikan sosial.</p><p>3. Keluarga dan Kehidupan Pribadi:</p><p>   Sebagai ibu dari 15 anak, Charlotte dikenal karena cintanya kepada keluarga dan peran maternalnya yang kuat. Meskipun kehidupan mereka di istana diwarnai dengan beberapa masalah, keluarga ini tetap dianggap stabil dan berkomitmen satu sama lain.</p><p>4. Warisan dan Pengaruh:</p><p>   Charlotte dikenal karena kebijaksanaan, ketenangan, dan integritasnya. Meskipun kesehatannya rentan terhadap masalah kesehatan mental dan fisik, dia tetap menjadi figur yang dihormati dalam sejarah Britania Raya. Warisan kebaikan dan nilai-nilai yang dipromosikannya tetap relevan hingga hari ini.</p><p>penting untuk menyoroti pengaruhnya yang luas dalam mendukung kebudayaan dan amal di Inggris. Meskipun jarang terlibat dalam politik formal, kehadirannya sebagai figur publik memberikan inspirasi dan dorongan positif bagi masyarakat pada masanya. Keberhasilannya dalam membangun fondasi keluarga yang kuat juga memberikan contoh penting tentang nilai-nilai keluarga dan kesetiaan yang bertahan lama. </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2601360485/13bbe570cb3d356ebd07129b5208be3f/IMG_0531.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 00:50:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056958496</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056967079</link>
         <description><![CDATA[<p>NAMA : ANDI SHIMA TENRI FAWELY</p><p>KELAS : XII-2</p><p>NO URUT : 7 </p><p><br/></p><p>Susi Susanti, lahir dengan nama Lucia Francisca Susi Susanti pada 11 Februari 1971 di Tasikmalaya, Jawa Barat. Beliau adalah seorang legenda bulu tangkis Indonesia. Sejak usia dini, ia sudah menunjukkan bakat luar biasa dalam bulu tangkis. Sejak kecil, Susi sudah berlatih&nbsp;<a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Bulu_tangkis">bulu tangkis</a>. Dukungan penuh dari orang tua membuat kemampuannya dalam bermain bulu tangkis bisa berkembang secara baik. Ayahnya adalah atlet bulu tangkis yang bercita-cita menjadi juara dunia. Namun mimpi Ayahnya tersebut harus kandas lantaran beliau mengalami cedera lutut semasa muda. Cita-cita yang kandas itulah yang diwariskan kepada Susi. </p><p>  Pada usia belasan, Susi pindah ke Jakarta untuk berlatih di klub PB Jaya Raya, di mana ia mengasah kemampuannya dan menunjukkan performa yang mengesankan di berbagai kejuaraan junior. Karir internasionalnya mulai mencuat pada akhir 1980-an. Salah satu momen puncaknya adalah saat ia memenangkan medali emas di Olimpiade Barcelona 1992, menjadi atlet Indonesia pertama yang meraih medali emas Olimpiade.</p><p>  Susi Susanti menempuh pendidikan di beberapa sekolah selama masa kecilnya:</p><p> Pendidikan SD ditempuh di Tasikmalaya, lalu SMP dan SMA Negeri di&nbsp;<a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ragunan,_Pasar_Minggu,_Jakarta_Selatan">Ragunan</a>,&nbsp;<a rel="noopener noreferrer nofollow" class="mw-redirect" href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Jakarta_Selatan">Jakarta Selatan</a>, dan kemudian ke&nbsp;<a rel="noopener noreferrer nofollow" class="mw-redirect" href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/STIE_Perbanas">STIE Perbanas</a>. Di sini, ia bisa menggabungkan pendidikan formal dengan latihan bulu tangkis di klub PB Jaya Raya.</p><p>Setelah pensiun dari dunia bulu tangkis pada akhir 1990-an, Susi tetap berkontribusi pada perkembangan olahraga ini di Indonesia. Bersama suaminya, Alan Budikusuma, yang juga seorang peraih medali emas Olimpiade, mereka mendirikan klub bulu tangkis dan terlibat aktif dalam pembinaan atlet-atlet muda.</p><p>  </p><p> Dari biografi Susi Susanti, beberapa hal yang bisa menginspirasi antara lain:</p><p>  1. Dedikasi dan Kerja Keras</p><p>  2. Mental Juara</p><p>  3. Prestasi yang Menginspirasi</p><p>  4. Komitmen Terhadap Pengembangan Olahraga</p><p>  5. Dukungan Keluarga</p><p>  6. Kerendahan Hati dan Kepemimpinan</p><p><br/></p><p>Hingga kini, Susi Susanti tetap menjadi inspirasi bagi banyak atlet muda di Indonesia dan dikenal sebagai salah satu ikon olahraga nasional yang paling berpengaruh.</p><p>   </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2034750117/2c52da988e6a44bb2f5120a6cf444966/1401200081.jpg" />
         <pubDate>2024-07-19 00:57:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056967079</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056968255</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Maria Celline Wijaya </strong></p><p>lahir pada 30 November 1997, adalah seorang Dokter dan peneliti kesehatan masyarakat serta ginekologi indonesia. Dia meraih gelar Sarjana Kedokteran dari Universitas Airlangga dengan prestasi tertinggi, summa cum laude, pada usia 19 tahun. Langkah berikutnya membawanya ke Harvard University di Amerika Serikat, di mana dia diterima sebagai mahasiswa program Master of Medical Science in Global Health Delivery pada tahun 2022, dengan dukungan beasiswa dari LPDP Kementerian Keuangan.</p><p>Sebelumnya, Celline telah menunjukkan dedikasinya di bidang kesehatan melalui keterlibatannya sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. </p><p>Selain kesibukannya dalam dunia akademik dan riset, Celline tetap menjaga keseimbangan dengan berolahraga secara rutin, terutama melalui maraton dan yoga, serta aktif berbagi pengalaman dan pemikirannya di media sosial, khususnya melalui Instagram @<a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://cellinewijaya.md">cellinewijaya.md</a>. Dia juga aktif dalam menciptakan peluang pendidikan melalui program beasiswa dan mentoring khusus untuk perempuan, menunjukkan komitmennya untuk memberdayakan generasi muda dalam bidang kesehatan.</p><p>Dengan semangatnya yang tak kenal lelah untuk terus belajar dan berkembang, Maria Celline Wijaya adalah teladan bagi mereka yang bercita-cita tinggi dan berani mengejar impian mereka di dunia kesehatan global. Memiliki kutipan yang menjadi motivasi saya karena dengan itu saya semangat untuk terus mencari bahkan mencoba kesempatan yang ada untuk meraih gelar yang saya inginkan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2278332682/1e72975c58f46fc66c6f39d43d96fedf/IMG_7313.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 00:58:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056968255</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056971091</link>
         <description><![CDATA[<p>NAMA: KESHYA VALISHA SALSABILA</p><p>KELAS: XII.2</p><p>NO URUT: 18</p><p><br/></p><p>Ayunda Faza Maudya atau yang biasa di panggil maudy ayunda lahir di Jakarta pada 19 Desember 1994. Ia merupakan putri sulung dari pasangan orang tua Didit Jasmedi R. Irawan dan Muren Murdjoko.</p><p>Maudy adalah seorang aktris, model dan penyanyi </p><p>Maudy memiliki hobi membaca dari kecil, dia belajar membaca di usianya yang 3 tahun.</p><p>Maudy ayunda melanjutkan SMA di British School Jakarta. Saat itu, ia menjabat sebagai ketua OSIS.</p><p>Pasca kelulusan sekolah menengah, Maudy diterima di Universitas Oxford, Inggris dan mengambil jurusan PPE (Philosophy, Politics and Economics). Ia memulai studi pada September 2013 dan lulus pada tahun 2016.</p><p>Menuntut ilmu di luar negeri berarti hidup keluar dari zona nyamannya. Kehidupannya sebagai seorang mahasiswi di Oxford sangat jauh dari kenyamanan di Jakarta. Selain melakukan kewajibannya sebagai mahasiswa, ia pun harus belajar menghidupi diri sendiri di lingkungan baru bersama wajah-wajah baru. Segala perjuangan dan kerja kerasnya akhirnya terbayarkan dengan gelar sarjana yang didapatkannya hanya dalam kurun waktu sekitar 3 tahun.</p><p>Pada tahun 2019, ia kembali menempuh jalur yang sama untuk melanjutkan studi S2 di Stanford University, Amerika Serikat.</p><p>Maudy Ayunda hanya membutuhkan waktu 2 tahun untuk menuntaskan studi S2nya. Kini terdapat tiga gelar yang melengkapi namanya menjadi Ayunda Faza Maudya, B.A., M.A., M.B.A.</p><p>Saya memilih maudy ayunda sebagai panutan dan motivasi saya karena dia dapat memberikan inspiratif kepada kita semua mulai dari pendidikan dan lainnya</p><p>Maudy berkata: Kalau kita melihat perjalanan hidup itu sebagai proses belajar, ketika kita gagal kita ga akan kecewa dan Cara paling ampuh untuk menghilangkan rasa takut gagal adalah dengan anggap itu semua adalah proses belajar bukan berlomba, jadi kalau gagal ya gapapa</p><p>Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi. Tak ada mimpi yang patut untuk diremehkan. Lambungkan setinggi yang kau inginkan dan gapailah dengan selayaknya yang kau harapkan".</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2601360581/538447e8cb6feb598b613c3dd75dffde/IMG_3469.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:01:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056971091</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056973051</link>
         <description><![CDATA[<p>siapa sih yang tidak mengenal sosok maudy ayunda?? Maudy Ayunda merupakan artis muda Indonesia yang tentu terkenal akan kecantikan dan kecerdasan nya. Nama lengkap nya Ayunda Faza Maudya dan lahir di jakarta pada tanggal 19 Desember 1994.</p><p>Sejak kecil Maudy sangat gemar dengan membaca dan belajar, Ia menempuh pendidikan sekolah dasar di Al-azhar sebelum pindah ke Multikultural Mentari. Awalnya, Maudy mengalami kesulitan beradaptasi dengan lingkungan nya, karena sekolah nya yang harus berbahasa inggris. Tetapi Maudy dapat mengatasi kesulitan nya dengan belajar tekun hingga lulus dengan nilai yang gemilang.  Lalu kemudian Maudy melanjutkan pendidikan nya di British School Jakarta sambil mulai berkarir di dunia hiburan. Maudy ayunda pertama kali muncul di layar kaca sebagai aktris untuk film “Untuk Rena” pada tahun 2005, kemudian ia tampil lagi pada tahun 2009, dan meluncurkan album pertama nya berjudul “Panggil Aku Namanya” pada tahun 2011.</p><p>Sebagai seorang yang akademikus, perjalanan nya sangat mulus dan lancar. Ia lulus dari British School Jakarta kemudian melanjutkan pendidikan di sarjana Oxford, Inggris. setelah lulus tahun 2016, Maudy melanjutkan pendidikan nya kembali di Stanford University dengan gelar ganda. </p><p>Maka dapat saya simpulkan bahwa Maudy Ayunda merupakan sosok perempuan yang sangat menginspiratif diri saya, terutama dalam dunia pendidikan. Saya kagum dengan kecerdasan,kecantikan, etika, dan keberanian nya sebagai perempuan. Maudy juga menjadi salah satu sosok motivasi saya seperti salah satu kata nasehat nya “ With education your given tools, to helps other people”  yang berarti dengan pendidikan itu adalah alat yang anda dapat berikan untuk membantu orang lain.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2601360113/4a4386464730611a0a7ae9f6137be54c/IMG_2058.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:02:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056973051</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056975384</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Rezky Dewi Amalia </strong></p><p><strong>XII.2</strong></p><p><br/></p><p>Pemilik nama lengkap Diandra Paramita Sastrowardoyo ini lahir pada 16 Maret 1982 di Jakarta. Hobinya adalah membaca, menonton, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan seni.</p><p><br/></p><p>Dian Sastrowardoyo adalah seseorang yang bisa memotivasi banyak orang. Pertama, keberhasilannya di dunia akting menunjukkan bahwa dengan dedikasi dan kerja keras, seseorang bisa mencapai puncak dalam bidang yang dicintai. Perannya sebagai Cinta dalam film "Ada Apa Dengan Cinta?" tidak hanya membawanya ke puncak popularitas, tetapi juga membuktikan bahwa ia memiliki bakat yang luar biasa.</p><p><br/></p><p>Selain karier yang sukses, Dian juga menunjukkan pentingnya pendidikan. Dia tidak hanya berhenti di gelar sarjana, tetapi melanjutkan ke tingkat pascasarjana di Universitas Indonesia. Ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas, bahkan di tengah kesibukan karier. Dian juga peduli pada isu sosial, seperti yang terlihat dari pendiriannya terhadap Yayasan Dian Sastrowardoyo. Yayasan ini memberikan beasiswa kepada anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu, menunjukkan bahwa ia tidak hanya peduli pada kesuksesan pribadinya tetapi juga ingin berbagi dan membantu mereka yang membutuhkan. </p><p><br/></p><p>Dian menginspirasi saya untuk mengejar mimpi tanpa mengabaikan pendidikan, serta mengajarkan pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama. Kisah hidupnya memberikan pelajaran berharga tentang bagaimana meraih sukses pribadi sambil tetap berkontribusi bagi kebaikan orang lain.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2347140367/e2e598131737c908db52333f635f1d56/d76b0c2c2f36559ba85cd016818ec817.jpg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:04:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056975384</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056985973</link>
         <description><![CDATA[<p>Orientasi :</p><p>   Timothy Ronald merupakan pria berkebangsaan Indonesia yang berdarah Indonesia-Tionghoa, Ia sukses mengembangkan bisnis di bidang investasi saham dan menjadi Co founder “Ternak Uang”.</p><p><br/></p><p>   Pria kelahiran Tanggerang Selatan, September 2000 ini, memang sedari kecil sudah tertarik ingin menghasilkan uang yang banyak. Terlahir dari keluarga sederhana membuat tekad yang kuat dalam diri Timothy untuk menjadi sukses.</p><p><br/></p><p>Rangkaian Peristiwa :</p><p><br/></p><p>   Timothy Ronald memulai karir nya dengan menjadi seorang pedagang part-time kerap ia menjual barang barang seperti pomade, namun diproduk yang dipasarkan oleh Timothy Ronald tidak memiliki sertifikat BPOM, sehingga Timothy Ronald pernah diperiksa oleh seorang petugas. Namun atas kegigihannya dalam menekuni dunia bisnis dan saham beliau berhasil menjadi founder dari edukasi “Ternak Uang”. Dan memiliki kekayaan yang melimpah sejak menginjak usia 20 tahun.</p><p><br/></p><p>Reorientasi :</p><p><br/></p><p>   Dari kisah Timothy Ronald saya belajar, bahwasannya kegigihan dan ketekunan dalam suatu bidang merupakan suatu kunci kesuksesan. Terlepas dari banyak nya pihak yang tidak menyukai beliau namun itu semua sudah menjadi bagian dari perjalanan menuju keberhasilan, karena seseorang tidak akan berhasil jika tanpa adanya bantuan dari orang lain. Timothy Ronald merupakan seorang yang ambisius dalam meraih impian walau dia berasal dari kalangan minoritas dan tidak berada itu bukan merupakan suatu tantangan baginya.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2343172159/efb85d525db506a06951da7ecc2941c4/94dae2857ad4575eb39b5daeb4922ff8.jpg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:13:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056985973</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056985986</link>
         <description><![CDATA[<p>Orientasi</p><p>    Prof. Dr. H. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc. gelar Datuak Maharajo Palinduang (lahir 5 Februari 1956) adalah seorang advokat, akademisi di bidang hukum tata negara, politikus, dan salah seorang tokoh pemikir dan intelektual Indonesia. Yusril Ihza Mahendra adalah putra ke 6 dari 11 bersaudara dari pasangan Idris bin Haji Zainal Abidin dan Nursiha Binti Jama Sandon.</p><p><br/></p><p>Rangkaian peristiwa</p><p>    Dengan keluarga sederhana dikampung, Yusril tetap melanjutkan sekolahnya sampai tingkat SMA. Tidak sampai disitu, Yusril melanjutkan S1 nya di Universitas Indonesia fakultas hukum Jurusan Hukum Tata Negara, tak hanya itu Yusril juga mengambil S1 di fakultas yang berbeda yaitu ilmu filsafat. Yusril terus melanjutkan pendidikan hingga menjadi professor dan guru besar ilmu hukum di usia 42 tahun. Kunci dari sesosok Yusril adalah ketika dihadapkan sebuah masalah adalah tenang. Ia pernah bekerja di Sekretariat Negara sebagai penulis pidato Presiden Soeharto dan B.J. Habibie, kemudian menjadi anggota DPR/MPR RI, dan selanjutnya menjabat sebagai Menteri Hukum dan Perundang-Undangan, Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dan Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia. </p><p><br/></p><p>Reorientasi</p><p>    Dari sesosok Yusril saya belajar bahwa dengan pendidikan kita akan menjadi orang hebat dan jangan labil untuk mengambil suatu keputusan, dimulai dengan seorang nelayan dan penjual ikan dikampung kini menjadi orang hebat dinegeri ini.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2278320836/cdaf94ccf83bf972e4b029f0e9427d82/Yusril_Ihza_Mahendra_PBB.png" />
         <pubDate>2024-07-19 01:13:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056985986</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056990817</link>
         <description><![CDATA[<p>AUREL CIPTA CHAERANI</p><p>XII-2</p><p>NO URUT : 09</p><p><br/></p><p>(Orientasi)</p><p>Merry Riana lahir di Jakarta pada tanggal 29 Mei 1980. Merry adalah anak sulung dari pasangan Ir. Suanto Sosro Saputro dan Lynda Sanian. Ayah Merry adalah seorang pegawai perusahaan yang resign dari perusahaan sebelumnya dan mulai menjalankan peran sebagai entrepreneur.</p><p>(Rangkaian peristiwa)</p><p>Pada Mei 1998, Merry Riana gagal masuk ke Universitas Trisakti Jakarta karena kerusuhan Mei 98 di Indonesia. Ayah dan ibu Merry merasa khawatir dan memutuskan untuk memindahkan Merry ke Singapura untuk sementara waktu sampai kondisi di Indonesia membaik. Dengan perbekalan dan modal yang pas-pasan, Merry berangkat ke Singapura.</p><p>Perjalanan di Negeri Singa ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Uang yang dibawa ternyata tidak cukup banyak untuk menopang kehidupan sehari-hari. Merry teringat dengan temannya yang ada di Nanyang Technological University (NTU). Merry mencari tahu bahwa NTU menawarkan program pinjaman pendidikan, yang dapat dibayarkan setelah seseorang lulus dan mulai bekerja. Merry meminta temannya membantu mencarikan orang yang mau menggaransi utangnya dan bertemu dengan seorang lelaki bernama Alva (sekarang menjadi suaminya).</p><p>Kisah sukses Merry Riana ditempa dari kehidupan di sekolah yang cukup sulit, terutama masalah uang. Merry mulai bekerja sebagai orang yang menyebarkan brosur, menjadi korban penipuan investasi bodong, gagal menjalankan program MLM, dan investasi opsi. Namun, Merry dan Alva tidak mudah putus asa. Mereka membakar semangat dengan mengikuti seminar-seminar para motivator kelas dunia. Merry terinspirasi dengan Anthony Robbins dan mulai bersemangat.</p><p>Tidak lama kemudian, Merry dan Alva lulus kuliah. Merry bertekad untuk melunasi utang pendidikannya dan bebas keuangan sebelum berumur 30 tahun. Mereka memutuskan menjadi tenaga penjual produk asuransi di Singapura. Perjuangan menjadi seorang sales asuransi sangat tidak mudah. Dari mulai memprospek calon klien dengan telepon hingga melakukan canvassing di jalan. Namun, perjuangan tersebut tidak sia-sia. Merry dan Alva berhasil meraih jabatan manajer. Keberhasilan Merry tidak lepas dari bantuan seorang nenek-nenek yang mau mengikuti program asuransi dengan jumlah yang besar. Keberhasilannya dalam memasarkan produk asuransi membawa Merry menjadi seorang muda dengan penghasilan cukup besar. Penghasilannya mampu melunasi segala utang pendidikan dan membuatnya bebas keuangan sebelum berumur 30 tahun.</p><p>(Reorientasi)</p><p>Pelajaran dari kisah sukses Merry Riana adalah bahwa meraih mimpi satu juta dolar tidak semudah yang dibayangkan. Kerja keras dan semangat pantang menyerah menjadi bagian dari kehidupan. Kisah sukses Merry Riana diawali dari kondisi di Jakarta yang nyaman masuk ke zona tidak nyaman di Singapura. Kepepet untuk bertahan hidup, Merry Riana harus bekerja keras. Kisah suksesnya tidak lepas dari tempaan hidup saat di Singapura dan berhasil menjadi seorang tenaga penjual produk keuangan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2278320905/d0395aedcd6c97feba91a49a9410b660/IMG_2707.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:16:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056990817</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056994298</link>
         <description><![CDATA[<p>•Orientasi:</p><p>BJ Habibie lahir pada 25 Juni 1936 di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Presiden ketiga Indonesia ini memiliki nama lengkap Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie. Beliau pernah menjabat sebagai Wakil Presiden RI ketujuh. Ibunda Habibie berasal dari Jawa, sedangkan ayahnya asal Pare-Pare. Beliau memiliki kecerdasan pada ilmu teknologi dan pengetahuan, terutama fisika, semenjak masih kecil.</p><p>•Rangkaian Peristiwa:</p><p>Beliau kuliah Teknik Mesin di ITB atau Institut Teknologi Bandung selama enam bulan, kemudian melanjutkan pendidikannya ke Jerman pada 1955 di Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule. Kuliahnya dibiayai ibunya, R.A. Tuti Marini Puspowardoyo. Butuh waktu 10 tahun Habibie muda menuntaskan studi S-1 sampai S-3 di Aachen, Jerman. Tak seperti kebanyakan mahasiswa Indonesia yang memperoleh beasiswa ke luar negeri, selama kuliah S1 dan S2, yang membiayai kuliahnya adalah ibundanya, di mana ibu Habibie menjalankan usaha katering dan menyewa rumah di Bandung sebagai penghasilan untuk hidup dan membayar biaya kuliah Habibie.</p><p>Selama kuliah di Jerman, Habibie menekuni dan menggeluti bidang desain dan konstruksi pesawat terbang di Fakultas Teknik Mesin. Butuh waktu lima tahun untuk mengakhiri studi di Jerman, Habibie pun memperoleh gelar Dilpom-Ingenenieur atau diploma teknik dengan predikat terbaik atau summa cumlaude.</p><p>•Reorientasi:</p><p>Setelah beliau menikahi teman semasa SMA-nya, yakni Ibu Hasri Ainun Besari pada 1962, lalu Habibie melanjutkan program doktoral dengan istrinya yang tinggal bersamanya di Jerman. Pada saat itu Habibie harus bekerja untuk membayar uang kuliah dan biaya kebutuhan rumah tangga. Semasa hidupnya beliau telah berkontribusi banyak bagi negara ini, membuat pesawat terbang RI pertama.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1767521009/67750bc6cd02f7c0e27ab91b511b1f4f/26FB489E_2380_4C13_B17D_335AD21C0E5E.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:19:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056994298</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056997903</link>
         <description><![CDATA[<p>ORIENTASI</p><p><br/></p><p>Anthony Edwards atau biasa di kenal sebagai ant mand adalah pemain basket Amerika yang lahir pada 5 agustus 2001 di atlanta, georgia merupakan bintang baru di NBA , yang oleh sebagian orang dianggap sebagai wajah masa depan liga tersebut. Penjaga tembakan yang karismatik ini dikenal karena dunk-nya yang teatrikal, tembakan yang akurat, dan ketahanannya . Pada tahun 2024 Edwards membantu Minnesota Timberwolves mencapai final konferensi untuk pertama kalinya dalam 20 tahun.</p><p><br/></p><p>RANGKAIAN PERISTIWA</p><p><br/></p><p>Edwards dibesarkan oleh ibunya, Chrisha Yvette Edwards, dan nenek dari pihak ibu, Shirley Edwards. Ayahnya, Roger Caruth, dikabarkan adalah pemain basket berbakat, dan ia memberi Edwards julukan "Ant Man." Akan tetapi, Caruth jarang muncul dalam kehidupan putranya. Saat tumbuh besar di Atlanta, Edwards awalnya dikenal karena prestasinya di bidang sepak bola , khususnya sebagai gelandang serang. Akan tetapi, Edwards mulai tertarik pada basket sejak sekolah menengah pertama. Saat berusia 13 tahun, tragedi menimpanya saat ibu dan neneknya meninggal karena kanker. Kakak laki-lakinya dan saudara perempuannya memperoleh hak asuh atas Edwards. Namun dia tetap melanjutkan mimpinya yang ingin menjadi pemain basket profesional dan berlatih terus menerus demi ibu dan neneknya.</p><p><br/></p><p>Edward bersekolah di therrel high school di atlanta dimana ia menjadi pemain top di Negara itu. Edward sempat pindah juga ke holy spirit prep untuk membantu tim memenangkan kejuaraan negara bagian georgia pada tahun 2018. Edward memiliki tawaran yang sangat banyak dari Universitas kuat agar dia bermain untuk universitas tersebut tetapi, dengan sepenuh hati Edward menolaknya dan tetap masuk ke Universitas of Georgia sehingga ia tetap dekat dengan keluarganya. Di musim pertamanya Edward ini memimpin semua mahasiswa baru divisi 1. Tetapi dia juga melakukan 87 turnover dan hanya menembak 40% dari lapangan dan hanya menembam 29% dari garis 3 point</p><p><br/></p><p>Edward memasuki draft NBA 2020 sebagai pemain wild card. Namun dia menjadi pilihan no 1 oleh Minnesota Timberwolves. Pada musim 2020–21, Edwards mencetak rata-rata 19,3 poin per pertandingan dan menjadi pemain NBA termuda yang mencetak 150 three-pointer. Pada tahun 2024 Edward membantu Minnesota Timberwolves memasuki final konferensi untuk pertama kalinya setelah 20 tahun.</p><p><br/></p><p>REORIENTASI</p><p>Pengaruh Edward pada tim Minnesota Timberwolves sangatlah kuat dan dia tetap setia untuk membela timnya walaupun sudah banyak tawaran yang menawarinya untuk bermain dengan timnya.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2426269935/74e98ecc3402f84a7c592f1638f4f77a/anthony_edwards_of_minnesota_timberwolves_at_first_round_playoffs_2024.jpg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:21:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056997903</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056998785</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Merry Riana&nbsp;</strong>&nbsp;yang menjadi salah satu&nbsp;&nbsp;<strong>Enterpreneur dan Motivator wanita tersukses&nbsp;</strong>&nbsp;ini berasal dari Indonesia, Ia dilahirkan pada tanggal 29 Mei 1980 di Jakarta, ayah bernama Ir. Suanto Sosrosaputro dan ibunya bernama Lynda Sanian. Merry Riana lahir dan tumbuh di Jakarta dalam sebuah keluarga sederhana keturunan Tionghoa. Orangtua Merry adalah seorang pebisnis dan ibu rumah tangga. Ia merupakan anak sulung dari 3 bersaudara. Adiknya bernama Aris dan juga Erick. Sebagai anak tertua dalam keluarga, ia harus menjadi panutan dalam keluarganya agar adik-adiknya dapat mencontohnya.<br>Merry Riana memulai pendidikannya di Sekolah Dasar (SD) Don Bosco Pulomas, tamat dari sana ia kemudian masuk di SMP Santa Ursula dan juga SMA ia melanjutkan di sekolah yang sama yaitu SMA Santa Ursula yang merupakan sekolah katolik khusus perempuan yang berada di Jakarta Pusat.<br>Setelah lulus dari SMA, Merry Riana ingin melanjutkan kuliahnya di Universitas Trisakti. Namun, cita-cita untuk kuliah di Jurusan Teknik Elektro Universitas Trisakti buyar karena dikeluarkannya besar-besaran pada tahun 1998. Hal inilah yang kemudian akan mengubah takdirnya. Karena kondisi yang tidak aman akibat kerusahan tersebut, Merry Riana kemudian memilih kuliah di Singapura untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.<br>Ayah Merry yaitu Suanto Sosrosaputro memutuskan untuk mengirim anaknya belajar di luar negeri. Dan Singapura kala itu merupakan sebuah pilihan yang paling masuk akal karena jaraknya yang relatif dekat, lingkungan yang aman dan sistem pendidikannya yang bagus.</p><p><strong>Mulai Kuliah di Nanyang Technological University (NTU) Singapura</strong><br>Merry mulai belajar di bangku kuliah di jurusan Electrical and Electronics Engineering (EEE) di Nanyang Technological University (NTU) pada tahun 1998. Merry mengaku jurusan ini menjadi jurusan paling masuk akal seperti itu saat itu. Selamat bercita-cita menjadi seorang insinyur. Cita-citanya tersebut mungkin karena ingin membantu sang ayah dalam menjalankan bisnis.<br>Tanpa persiapan yang memadai untuk kuliah di luar negeri, Merry sempat gagal dalam tes bahasa Inggris di Nanyang Technological University. Tanpa persiapan bekal dana yang mampu pula, Merry meminjam dana dari Pemerintah Singapura. Ia meminjam dana beasiswa dari Bank Pemerintah Singapura sebesar $40.000 dan harus dilunasi setelah ia lulus kuliah dan bekerja.<br>Dana tersebut sangatlah minim, karena setelah dihitung-hitung ia hanya mangantungi $10 selama seminggu. Untuk berhemat, Merry menyiasatinya dengan hanya makan mie instan di pagi hari,makan siang dengan 2 lembar roti tanpa selai, ikut seminar dan perkumpulan di malam hari demi makan gratis , bahkan untuk minumpun ia mengambil dari air keran/air keran di kampusnya.<br>Hal itu terjadi hampir setiap hari di tahun pertama kuliah. Kehidupan yang sangat memprihatinkan tersebut mendorongnya untuk mencari penghasilan di luar negeri. Dari mulai membagikan pamflet/brosur di jalan,menjadi penjaga toko bunga,dan menjadi pelayan Banquet di hotel.<br>Ketika menyadari hidupnya tak berubah meski sudah memasuki tahun kedua kuliah, Merry mulai membangun mimpi.&nbsp;<strong><em>Saya membuat resolusi ketika ulang tahun ke-20. Saya harus punya kebebasan finansial sebelum usia 30. Dengan kata lain, harus jadi orang sukses. Titik terendah dalam hidupku membuat saya ingin mewujudkan mimpi tersebut, -&nbsp;</em></strong><em>&nbsp;Merry Riana.</em>&nbsp;Karena tidak punya latar belakang pendidikan dan pengalaman bisnis, Merry mengumpulkan informasi dengan mengikuti berbagai seminar dan melibatkan diri dalam organisasi kemahasiswaan yang berhubungan dengan dunia bisnis.</p><p><br></p><p>&nbsp;Tamat kuliah, barulah Merry mempersiapkan diri dengan matang. Bersama Alva Tjenderasa yang merupakan temannya ketika kuliah dulu dan kini menjadi suaminya, Berdua mereka mulai menjalankan usaha bersama, Belajar dari pengalaman para pengusaha sukses.</p><p>&nbsp;Merry Riana kemudian memulai dari sektor penjualan di bidang jasa keuangan. Saat Merry memulai kariernya sebagai seorang penasihat keuangan, ia harus berjuang dengan sejumlah tantangan dan tantangan.</p><p>&nbsp;Orang tuanya, dosen serta teman-temannya kurang setuju dengan keputusan Merry tersebut. Selamat saat itu belum memiliki kemampuan berbahasa Mandarin padahal lebih dari sebagian penduduk Singapura adalah etnis Tiongkok.</p><p>&nbsp;Sebagai seorang pendatang asing di sana, pengalaman dan hubungan Merry sangat terbatas. Namun, satu alasan yang membuat Merry pantang menyerah adalah usianya yang masih muda dan masih lajang sehingga ia merasa lebih bebas dan lebih berani mengambil risiko.</p><p>&nbsp;Tanpa merasa terlalu terbebani dengan kemungkinan gagal atau keharusan untuk berhasil, Merry lebih lanjut</p><p>memilih untuk memusatkan diri pada pengalaman dan pelajaran yang bisa ia dapatkan selama fase-fase awal karirnya.</p><p>&nbsp;Tapi Merry sudah membulatkan tekad. Ia bekerja 14 JAM DALAM SEHARI, berdiri di dekat stasiun MRT &amp; halte bus untuk menawarkan asuransi, bahkan ia bekerja sampai tengah malam dan baru pulang jam 2 dini hari, belum lagi pendapatan yang tidak pasti membuatnya terpaksa kembali berhemat untuk mengatur kebutuhan sehari-hari.</p><p><br></p><p>Sukses Sebagai Konsultan Keuangan</p><p>Hingga akhirnya ia sukses sebagai Financial Consultant yang menjual produk-produk keuangan dan perbankan seperti asuransi,kartu kredit.deposito,tabungan,dll. Dalam enam bulan pertunjukan pertama di Prudential, Merry berhasil melunasi utangnya sebesar 40 ribu dolar Singapura.</p><p>Tepat satu tahun pertamanya ia berhasil mendapatkan penghasilan sebesar 200 Ribu Dollar Singapura atau sektar 1,5 Milyar Rupiah. Merry Riana kemudian dianugrahi penghargaan akuntansi Baru yang diidam-idamkan banyak orang yang menekuni profesi penasihat keuangan pada tahun 2003.</p><p>Kemudian pada tahun 2004, prestasi Merry yang cemerlang membuatnya dipromosikan sebagai manajer. Merry lalu memulai bisnisnya sendiri setelah diangkat menjadi manajer dengan menyewa kantor dan memiliki karyawan sendiri kemudian ia mendirikan MRO (Merry Riana Organization) sebuah perusahaan jasa keuangan selain itu ia juga mendirikan MRO Consultancy yang bergerak di bidang pelatihan, motvasi serta percetakan buku yang berbasis di Singapura .</p><p>Bersama keluarganya di MRO, Merry memiliki program pemberdayaan perempuan dan anak-anak muda. Anggota anggota di lembaga ini bahkan tergolong muda, berusia 20-30 tahun. ”Saya ingin menampung orang muda yang punya ambisi dan semangat seperti saya,” katanya.</p><p>Tujuannya untuk berbagi ini tidak hanya dilakukan di Singapura. Pada ulang tahunnya yang ke-30, Merry membuat resolusi baru, yaitu memberi dampak positif pada satu juta orang di Asia, terutama di tanah kelahirannya, Indonesia. Tahun 2005, Merry menerima penghargaan sebagai Top Agency of the Year dan penghargaan Top Rookie Agency.</p><p>Hingga kini Merry telah memotivasi dan melatih ribuan profesional dan eksekutif dalam bidang penjualan, motivasi dan pemasaran. Dalam perusahaannya, Merry menaungi 40 penasihat keuangan, yang uniknya memiliki usia yang masih belia (antara 21-30 tahun).</p><p>Media-mediapun berbondong-bondong memberitakan kisah suksesnya dan dengan segera Merry Riana dikenal sebagai seorang pengusaha wanita yang sukses dan menjadi Motivator untuk membagikan ilmu dan kiat-kiat suksesnya agar setiap orang menjadi pribadi-pribadi yang sukses.</p><p>Kini, Merry Riana mempunyai mimpi untuk memberikan dampak positif bagi 1 juta orang di Asia, khususnya di Indonesia. Salah satunya dengan meluncurkan buku "Mimpi Sejuta Dolar" yang sangat inspiratif dan akan diangkat ke layar lebar.</p><p>Merry menyatakan bahwa motivasinya tidak hanya berasal dari keinginan untuk memberikan kehidupan yang lebih baik pada kedua orangtuanya tetapi juga dari ambisinya untuk membantu generasi muda lainnya untuk melakukan hal serupa.</p><p>Ia berharap para pemuda mampu memberikan kehidupan yang lebih baik, tidak hanya bagi diri mereka sendiri tetapi juga orang tua mereka dan anggota keluarga mereka yang lain.</p><p>Merry Riana aktif menjadi pembicara di berbagai seminar, perusahaan, sekolah dan media massa di Singapura dan beberapa negara di Asia Tenggara. </p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2601360729/423ceebc454464431b7767c954c996f4/Screenshot_20240719_084510_Instagram.jpg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:22:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056998785</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056999743</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>1.Orientasi:</p><p>   - Oki lahir pada 8 Oktober 1993 di Bandung, Jawa Barat.</p><p>   - Ia tumbuh dalam lingkungan yang kental dengan nilai-nilai agama Islam.</p><p>2.Rangkaian Peristiwa:</p><p>   - Karirnya di dunia hiburan dimulai dengan berperan dalam film "Ketika Cinta Bertasbih" pada tahun 2009, yang memantapkan namanya sebagai aktris.</p><p>   - Oki terlibat aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, sering kali menggunakan platformnya untuk menyuarakan isu-isu sosial yang sensitif, seperti hak perempuan dan pendidikan.</p><p>3.Reorientasi:</p><p>   - Pada tahun 2015, Oki Setiana Dewi mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia hiburan untuk lebih fokus pada kegiatan dakwah dan aktivisme sosial.</p><p>   - Dia aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sering menjadi pembicara dalam forum-forum agama dan pendidikan.</p><p><br/></p><p>dengan Kutipan tersebut menginspirasi saya karena mengandung prinsip bahwa tindakan yang baik atau buruk yang kita lakukan pada akhirnya akan berdampak pada diri kita sendiri. Ini mendorong saya untuk bertindak dengan kebaikan, karena saya menyadari bahwa apa pun yang saya lakukan akan kembali pada diri saya sendiri. Hal ini mempromosikan kesadaran akan tanggung jawab pribadi dan menciptakan motivasi untuk bertindak dengan cara yang baik dan positif dalam kehidupan sehari-hari.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2601360845/b02e3b2e97a7b2da45384040476a41d1/54512a17_89ac_47d3_95b6_2bf4bcd93796.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:23:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056999743</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056999868</link>
         <description><![CDATA[<p>Orientasi:</p><p>Raden Adjeng Kartini adalah pahlawan nasional Indonesia yang lahir di Jepara, Hindia Belanda, pada tanggal 21 April 1879 dan meninggal di Rembang, Hindia Belanda, pada tanggal 17 September 1904 pada usia yang masih muda yaitu 25 tahun. Nama lainnya biasa disebut dengan Raden Ayu Kartini. Tokoh Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia yang berasal dari tanah Jawa ini dikenal sebagai pelopor kebangkitan wanita pribumi atau disebut dengan feminisme.</p><p>Peristiwa penting:</p><p>Raden Ajeng Kartini merupakan seorang wanita yang berasal dari kelas bangsawan Jawa. Nama ayah Kartini adalah Ario Sosroningrat. Saat itu, Ario Sosroningrat adalah seorang patih yang diangkat menjadi bupati Jepara segera ketika Kartini lahir. Ibunda dari Kartini adalah putri dari istri pertama sang bangsawan, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, anak dari Kyai Haji Madirono dan Nyai Haji Siti Aminah. Keduanya adalah tokoh agama di Telukawur, Jepara. Silsilah Kartini bisa ditelusuri hingga Hamengkubuwono VI. Lebih dari itu, Garis kebangsawanan Bupati Sosroningrat dapat dilacak kembali ke para bangsawan dari istana Kerajaan Majapahit. Sejak Pangeran Dangirin menjabat sebagai bupati di Surabaya pada abad ke-18, leluhur Sosroningrat menjabat banyak posisi berpengaruh di Pangreh Praja.</p><p>Ayah Kartini dulunya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan Hindia Belanda waktu itu mewajibkan seorang bupati agar beristrikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah tidak memiliki garis bangsawan tinggi, maka ayah Kartini menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan yang merupakan keturunan langsung dari Raja Madura. Setelah pernikahan itu, maka ayah Kartini berhasil menjadi bupati di Jepara. Menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan yang bernama R.A.A. Tjitrowikromo.</p><p>Kartini adalah anak kelima dari sebelas bersaudara kandung dan tiri. Dari semua saudara sekandung, Kartini merupakan kakak perempuan tertua. Kakek dari Kartini yang bernama Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat menjadi bupati ketika usia 25 tahun dan terkenal pada pertengahan abad ke-19 sebagai salah satu bupati yang memberi pendidikan khas Barat kepada anak-anaknya. Kakak Kartini yang bernama Sosrokartono adalah seorang yang pandai dalam berbahasa. Sampai usia dua belas tahun, Kartini mengenyam pendidikan di ELS (Europese Lagere School). Salah satu pelajaran yang dipelajari oleh Kartini adalah bahasa Belanda. Tetapi setelah usia dua belas tahun, Kartini dilarang meninggalkan rumah karena sudah bisa dipingit.</p><p>Karena Kartini fasih dalam Bahasa Belanda, maka di hari-hari pingitnya, ia mulai belajar sendiri dan mengirim surat kepada teman-teman korespondensinya yang berasal dari Belanda. Salah satu sahabatnya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari koran, buku-buku dan majalah Eropa, Kartini mulai tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa atau feminisme modern. Timbul cita-citanya untuk memajukan pemikiran perempuan pribumi, karena menurutnya, perempuan pribumi di era Hindia Belanda berada pada status sosial yang cukup rendah.</p><p>Pada tahun 1903 saat Kartini berusia sekitar 24 tahun, impian untuk meneruskan studi menjadi guru di tanah Betawi pun sudah sirna. Dalam sebuah surat kepada Nyonya Abendanon, Kartini berkata bahwa dirinya tidak berniat lagi untuk meneruskan studi karena ia sudah akan menikah. Padahal waktu itu pihak departemen pendidikan di Belanda sudah membuka peluang untuk Kartini dan Rukmini agar bisa belajar di Betawi.</p><p>Reorientasi:</p><p>Saat menjelang hari pernikahannya, penilaian Kartini terhadap nilai-nilai di adat Jawa mulai melunak dan menjadi lebih toleran. Ia berpendapat bahwa pernikahan akan memberikan berkah tersendiri agar bisa mewujudkan impian untuk mendirikan sekolah bagi para perempuan pribumi di era Hindia Belanda. Dalam suratnya, Kartini menceritakan bahwa suaminya tidak hanya mendukung keinginannya untuk memajukan ukiran khas Jepara dan sekolah bagi perempuan pribumi saja, tetapi juga menceritakan agar Kartini bisa menulis sebuah buku yang menarik.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2278320569/68e9f4ae93f3a17ad102aa34fe6dc496/IMG_20240719_WA0015.jpg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:23:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3056999868</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057000294</link>
         <description><![CDATA[<p>Biografi Merry Riana</p><p><br></p><p>Orientasi:</p><p>Merry Riana adalah seorang motivator, pengusaha, dan penulis yang berasal dari Indonesia. Ia dikenal karena kisah inspirasinya yang membangkitkan semangat banyak orang untuk meraih kesuksesan melalui kerja keras dan determinasi.</p><p><br></p><p>Rangkaian Peristiwa:</p><p>1. Awal Karir dan Pendidikan: Merry Riana lahir pada tahun 1980 di Jakarta. Ia mulai merintis karirnya di Singapura saat menempuh pendidikan di Nanyang Technological University (NTU).</p><p>2. Kesulitan Awal:Di awal kehidupan di Singapura, Merry menghadapi berbagai kesulitan finansial dan kegagalan dalam usaha bisnisnya.</p><p>3. Perubahan Hidup: Semua berubah ketika ia mendengarkan ceramah motivasi yang menginspirasinya untuk mengubah cara pandang dan mencapai tujuan hidupnya.</p><p>4. Kesuksesan dan Karir: Merry Riana kemudian sukses dalam dunia bisnis properti dan pendidikan di Singapura. Ia juga menjadi motivator yang terkenal di Asia Tenggara, menginspirasi jutaan orang melalui seminar-seminar dan bukunya.</p><p>5. Buku dan Film: Kisah suksesnya diabadikan dalam buku yang berjudul "Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar" yang kemudian diadaptasi menjadi film. Buku ini menceritakan perjalanan hidupnya dan pesan-pesan motivasinya.</p><p><br></p><p>Reorientasi:</p><p>Merry Riana menggunakan pengalaman hidupnya untuk memberikan pelajaran tentang pentingnya ketekunan, keberanian menghadapi kegagalan, dan komitmen terhadap tujuan. Ia terus mengembangkan platformnya sebagai pembicara motivasi dan pengusaha sukses untuk memotivasi generasi muda dan profesional di Asia Tenggara.</p><p>Dengan kesuksesannya, Merry Riana tidak hanya menjadi teladan dalam bidang bisnis dan motivasi, tetapi juga sebagai contoh bahwa dengan tekad yang kuat dan kerja keras, kita dapat mencapai mimpi kita, meskipun dari awal kita menghadapi berbagai kesulitan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2601365161/7a96acb72cea34ecababa3f618265069/IMG_2494.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:23:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057000294</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057000343</link>
         <description><![CDATA[<p>Dwi Resky Amaliah </p><p><br/></p><p>Tasya Kamila adalah seorang artis multitalenta yang lahir pada 22 Maret 1987 di Jakarta, Indonesia. Ia mulai dikenal publik sebagai penyanyi cilik pada akhir 1990-an dengan album debutnya, “Dulu”, yang meraih sukses besar. Keberhasilannya sebagai penyanyi cilik mengantarkannya menjadi salah satu bintang anak yang populer di Indonesia.</p><p>Tasya menyelesaikan pendidikan tinggi di Universitas Indonesia, meraih gelar Sarjana Ekonomi. Meskipun sibuk dengan karirnya, ia tetap memprioritaskan pendidikan, menggarisbawahi pentingnya keseimbangan antara karir dan studi.</p><p>Selama karirnya, Tasya Kamila menunjukkan ketekunan dan dedikasi yang tinggi, baik dalam bidang hiburan maupun dalam kehidupannya sehari-hari. Kisah hidupnya adalah contoh inspiratif tentang mengejar impian, menjaga pendidikan, dan berkontribusi pada masyarakat.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2278323186/ab5061dd71ff065a90888e63c3575f27/tasya_kamila.webp" />
         <pubDate>2024-07-19 01:23:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057000343</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>nursaskias1705</author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057003788</link>
         <description><![CDATA[<p>Prilly Mahatei Latuconsina S.I.Kom. Atau biasa dikenal dengan sebutan Prilly, Lahir di Tanggerang 15 Oktober 1996 seorang aktris, penyanyi, penulis, aktivis, dan penguasa muda yang sangat berprestasi di Indonesia. Ia merupakan Putri dari Rizal Latuconsina yang berasal dari Ambon dan Ibunya bernama Ully Djulita yang berdarah Sunda, Ia memiliki seorang adik laki-laki bernama Raja Latuconsina.</p><p><br/></p><p>Prilly memulai kariernya di dunia hiburan pada usia muda sebagai presenter acara "Koki Cilik" di Trans7, tetapi namanya mulai dikenal luas setelah membintangi sinetron "Ganteng-Ganteng Serigala" pada tahun 2014.</p><p><br/></p><p>Prilly juga sukses sebagai penyanyi, dengan beberapa singel seperti "Sahabat Hidup" dan "Fall In Love." Selain itu, ia telah merilis buku berjudul "5 Detik dan Rasa Rindu" yang berisi puisi-puisi karyanya.</p><p><br/></p><p>Selain berkecimpung di dunia hiburan, Prilly juga seorang pengusaha. Pada tahun 2021, ia membuat sejarah dengan menjadi pemilik klub sepak bola, Persikota Tangerang. Pada tahun yang sama, ia juga memproduksi dan membintangi film "Danur," sebuah film horor yang mendapat banyak perhatian publik.</p><p><br/></p><p>Prilly dikenal sebagai sosok yang aktif dan berpengaruh di media sosial. Ia sering membahas isu-isu sosial, seperti pendidikan dan kesetaraan gender, dan menggunakan platformnya untuk menyuarakan pandangan-pandangan progresif.</p><p><br/></p><p>Di bidang pendidikan, Prilly menyelesaikan studi S1 di London School of Public Relations (LSPR) dengan meraih gelar Sarjana Komunikasi. Keterlibatannya di banyak bidang menjadikan Prilly sebagai salah satu artis muda yang paling dihormati dan memiliki pengaruh di Indonesia.</p><p><br/></p><p>Alasanku memilihnya Karena Prilly Merupakan sosok yang luar biasa dan inspiratif bagi saya. Prestasi yang telah diraihnya begitu banyak dan menjadi motivasi besar Bagiku, dengan cara dia imbangi pendidikan dan kariernya yang buat saya mikir walaupun kita sesibuk apa kalau kita mau berusaha pasti bakalan tercapai. Juga setiap kali saya menonton video motivasi Pirlly di YouTube atau media sosial lainnya, saya selalu merasa terdorong dan yakin bahwa saya juga bisa mencapai kesuksesan seperti dirinya.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1782159684/4717bdecd7373b7ac9e5cfc8e5ad3c69/20211207073500_potret_cantik_prilly_latuconsina_saat_wisuda_bikin_bangga_jadi_lulusan_terbaik_001_dian_rosadi.jpg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:25:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057003788</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057006398</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Nama: Andi Shaabirah Ana Kayla </strong></p><p><strong>Kelas XII-2</strong></p><p><br/></p><p><br/></p><p><strong>Orientasi</strong></p><p>Najwa Shihab lahir pada 16 September 1977 di Makassar, Indonesia, dan tumbuh dalam lingkungan yang berpendidikan. Ia adalah putri dari Quraish Shihab, seorang cendekiawan Muslim terkemuka dan mantan Menteri Agama Republik Indonesia. </p><p><br/></p><p><strong>Rangkaian Peristiwa</strong></p><p>Ia menyelesaikan studi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan meraih gelar Master of Law di Australia. Ia memulai karier jurnalistik di Metro TV pada 2001, Najwa terkenal melalui program "Mata Najwa" yang ditayangkan pada 2009. Program “Mata Najwa” cepat menjadi salah satu acara paling populer di Indonesia, karena wawancara mendalamnya dengan tokoh-tokoh penting dan analisis tentang isu sosial. Ia aktif sebagai pembicara seminar dan konferensi, menerima berbagai penghargaan, termasuk Panasonic Gobel Awards. Najwa juga mendirikan Narasi, platform digital edukatif.</p><p><br/></p><p><strong>Reorientasi</strong></p><p>Najwa Shihab adalah sosok yang berpengaruh dalam dunia jurnalistik dan juga menjadi inspirasi banyak orang. Dari sosok Najwa Shihab, saya sadar akan pentingnya pendidikan bagi diri kita sendiri. Dengan berpindidikan dan berwawasan, kita akan mendorong perubahan positif di masyarakat. </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2601359835/5dc170c80fcb00e34334d1d08de817f6/DB161111_8772_4CCB_81E5_D581C8BC341D.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:27:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057006398</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057010676</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Alodya Afifa Azzahra</strong></p><p><strong>XII 2 (No urut 03)</strong></p><p><br/></p><p>Mengapa saya memilih kutipan tersebut menjadi kutipan favorit saya karena menurut saya kutipan tersebut bermakna segala sesuatu yang diinginkan terkadang tidak sesuai dengan harapan karena takdir adalah rahasia tuhan yang harus di terima dengan lapang dada, kita mempunyai impian yang besar tapi Allah jauh lebih besar, dan Wirda Mansur juga menyerukan untuk bermimpi besar dan tidak takut untuk bermimpi, bagi Wirda mimpi itu ketika kita berani berpikir, berani bisa, berani berusaha, berani belajar, dan berani berbuat.</p><p><br/></p><p><strong>Biografi Wirda Mansur</strong></p><p>Wirda Mansur lahir di Jakarta pada tanggal 19 November 2001. Anak pertama dari pasangan Ustad Yusuf Mansur dan Siti Maemunah. Wirda dikenal sebagai seorang hafidzah muda yang menginspirasi kalangan anak muda. Ia juga di kenal baik di dunia dakwah seperti kedua orang tuanya, mengikuti jejak kedua orang tuanya, tentu dengan gayanya sendiri, berdakwah di depan para jamaah menggunakan bahasa anak muda jaman sekarang.</p><p><br/></p><p>Wirda Mansur memutuskan untuk berhenti sekolah di kelas 5 SD untuk menghafal al-Quran. Meskipun keputusannya menuai pro kontra dari teman dan keluarga. Dia tetap teguh pada pilihannya. Wirda yakin bahwa dengan menjalani jalan Allah, semua hal menjadi mungkin baginya.</p><p>Wirda Mansur mendapat beasiswa ke Jordan pada tahun 2014 untuk belajar bahasa Arab dan al-Quran selama 4 bulan. Setelah itu, dia mengajar tahfidz di New York dan menjadi Duta Quran di Amerika. Kemudian, Wirda meraih beasiswa ke Oxford University. Dia telah mengunjungi lebih dari 25 negara untuk berbagi ilmu melalui dakwah dan media sosial, serta menulis buku "Reach Your Dream" yang mengutip prinsipnya, "Nggak ada yang nggak mungkin asal kita melibatkan Allah".</p><p>Setelah lulus dari SMP, Wirda melanjutkan pendidikannya di Al Mammor, sekolah Mesir di New York. Sebagai hafidz Quran, Wirda telah sering tampil di televisi untuk tilawah dan berdakwah sebelum pindah ke Amerika Serikat. Dia juga dikenal memiliki kemampuan bahasa Arab yang baik. Video mengaji Wirda di samping Imam Masjidil Haram, Syeikh Abdul Rahman, </p><p>memperlihatkan kehati-hatian dalam membaca dan memperhatikan tajwid, menarik ribuan komentar positif dari pengikutnya.</p><p><br/></p><p>Wirda mansur tidak hanya seorang hafizah. Namun ia juga sukses sebagai seorang pebisnis muda, pada tahun 2016 ia menjalankan usaha Hijab dan gamis syar'i. Di usia nya yang masih sangat muda, ia telah berhasil menjalankan sebuah bisnis, bersamaan dengan menulis buku dan menjadi totok motivator muda dengan begitu banyak pengalaman dan ilmu yang dimiliki.</p><p>Wirda Mansur dapat menjadi motivasi bagi saya karena ceritanya yang menginspirasi dan jalan hidupnya yang memperlihatkan tekad dan semangat untuk meraih impian, melalui platform sosial media dan kegiatan publiknya, Wirda Mansur telah berbagi kisah dan pengalaman yang mungkin relevan atau bermakna dalam mencapai tujuan hidup, Dedikasinya terhadap pekerjaannya dan komitmennya dalam mengembangkan potensi diri dapat menjadi contoh bagi orang lain untuk tidak pernah menyerah dalam menggapai impian. Wirda Mansur juga sering kali menginspirasi dengan mempromosikan nilai-nilai positif, seperti kebaikan hati, kepedulian sosial, dan pengembangan spiritual.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2601362538/54eeb429ef685864c5786c4c3fb03c2b/IMG_0587.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:30:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057010676</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057011163</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Orientasi:</strong></p><p>Dewi Sartika adalah seorang putri dari pasangan priyayi dari Jawa Barat yang lahir pada tanggal 4 Desember 1884. Dewi Sartika memiliki orang tua yang ingin memiliki seorang putri berpendidikan, walaupun pada saat itu hal tersebut bukan merupakan hal yang sesuai dengan adat.</p><p>Setelah ditinggal oleh sang ayah, Dewi Sartika diasuh oleh paman yang merupakan seorang Patih Cicalengka. Dari pamannya, Dewi Sartika mengetahui mengenai Sunda, sementara pengetahuan mengenai budaya Barat.</p><p><br/></p><p><strong>Rangkaian Penting:</strong></p><p>Sedari kecil, Dewi Sartika sangat tertarik dengan dunia pendidikan. Sejak ia berusia 10 tahun, ia sudah mengajar kepada anak-anak yang ada di Cicalengka untuk bisa menulis, membaca, dan berbicara bahasa Belanda.</p><p>Pada tahun 1902, Dewi Sartika meyakinkan pamannya untuk mendirikan sebuah sekolah untuk perempuan. Akhirnya di tahun 1904, Dewi Sartika bisa mendirikan Sekolah Istri yang merupakan sekolah pertama di Hindia Belanda.</p><p>Dewi Sartika sangat serius dalam membangun sekolah untuk anak perempuan agar mereka dapat belajar membaca dan menulis, serta tidak terbatas oleh norma-norma lama yang menghalangi perempuan untuk mandiri</p><p>Pada mulanya, Bupati Martanegara menantang rencana Dewi Sartika yang ingin membangun sekolah untuk perempuan. Sebab menurut Martanegara, mimpi Dewi Sartika akan mendapatkan tentangan dari masyarakat. Selain itu, Martanegara juga beranggapan bahwa sekolah putri priyayi bertentang dengan konvensi maupun aturan para bangsawan pada saat itu. Sementara itu, di sisi lain Dewi Sartika tetap tidak terpengaruh oleh penolakan dari bupati.</p><p>Namun pada akhirnya, bupati Martanegara menyetujui usulan dari Dewi Sartika dan Sekolah Isteri pun didirikan pada 16 Januari tahun 1904. Dalam konsepnya, Sekolah Dewi Sartika akan menjadi tempat belajar yang terbuka untuk semua orang yang membutuhkan. Kehadiran sekolah ini mencerminkan pola pikir kewarganegaraan Dewi Sartika yang konsisten sepanjang hidupnya.</p><p>Dewi Sartika, sebagai pelopor pendidikan perempuan, memiliki pandangan jauh ke depan bahwa perempuan harus memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam persiapan menjadi calon ibu rumah tangga, seperti keterampilan menjahit, memasak, merajut, dan keterampilan lain yang berkaitan langsung dengan pekerjaan perempuan.</p><p>Selain itu, perempuan juga harus memiliki kemampuan membaca, menulis, Dewi Sartika menawarkan ilmu tersebut, baik bakat maupun ilmu akademik. Dewi Sartika memimpin sebuah sekolah putri di Bandung, Jawa Barat pada tahun 1904 yang dikelola oleh seorang penyelenggara bernama “Veregining Kaoetamaan Istri” dan ide sekolah ini ditiru oleh alumninya yang membuka sekolah di Padang Panjang dengan nama “Kautamaan Istri Minangkabau”.</p><p>Akibat dari niat baik Dewi Sartika ini, ia mendapatkan dukungan positif dari berbagai pihak. Atas jasa beliau di bidang pendidikan, Dewi Sartika diberi anugerah 'Bintang Jasa' oleh pemerintah Hindia Belanda.</p><p><br/></p><p><strong>Reorientasi:</strong></p><p>Sampai saat ini, jasa yang dilakukan oleh Dewi Sartika tidak bisa dilupakan dan sangat memberikan inspirasi serta harapan bagi banyak orang, terutama perempuan dalam mewujudkan cita-citanya.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2601365004/c48a43b789baef9bae700981ea10f6cb/IMG_20240719_084155.jpg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:31:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057011163</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057014670</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Xaviera Putri Ardianingsih</strong></p><p><br/></p><p>&nbsp; Xaviera Putri Ardianingsih Listyo lahir di Jakarta, pada 26 Agustus 2001.&nbsp;Dia merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Xaviera sempat menyelesaikan pendidikan SMA di Korea Science Academy of KAIST. Setelah itu, dia melanjutkan studinya di Korea Advanced Institute of Science &amp; Technology (KAIST).&nbsp;</p><p><br/></p><p>&nbsp; Sejak kecil Xaviera gemar dengan mata pelajaran Matematika nah karena kegemarannya ini membawanya mengikuti olimpiade sains dan matematika dan akhirnya sekolah&nbsp; merekomendasikan Xaviera untuk mendapatkan beasiswa SMA di Korea Selatan. Ia mendapatkan beasiswa penuh selama tingga tahun dan pergi merantau pendidikan SMA di Korea Science Academy of KAIST pada usia 15 tahun. Setelah lulus di SMA dia melanjutkan Pendidikan  sarjana di Korea Advanced Institute of Science and Technology atau KAIST. Tak tanggung-tanggung, ia langsung mengambil dua jurusan sekaligus, yakni Computer Science dan Business Tech Mangement sejak 2020 lalu</p><p><br/></p><p>&nbsp; Xaviera pun aktif di berbagai aktivitas, seperti menjadi ketua dari KAIST Indonesia dan beberapa kali magang di perusahaan korea mulai dari piloto hingga Institute for Basic Science (IBS). Bukan cuma itu saja prestasinya dia juga banyak prestasi Xaviera seperti Juara 1 International Debate: PIONEERS 2017</p><p><br/></p><p>&nbsp; Kini Xaviera Putri pun menjadi contoh inspiratif anak muda Indonesia untuk bisa menempuh pendidikan di luar negeri dan meraih kesuksesan di berbagai bidang dengan kerja keras.  </p><p><br/></p><p>Xaviera pernah berkata</p><p>“kita enggak bisa ngewarisin harta tapi kita bisa ngewarisin pendidikan yang bisa bikin kalian sukses, kalian cari sendiri sukses itu”. Dari kutipan tersebut membuat saya sadar bahwa pentingnya belajar dan mengejar cita-cita yang kita inginkan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2601360272/55e2b573dd4db26eb70b25127057f9ce/IMG_7203.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:34:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057014670</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057020219</link>
         <description><![CDATA[<p>Leonardo da Vinci, adalah seorang pelukis, pemahat/pematung, arsitek, penemu, ilmuwan, penulis dan filsuf asal Italia.&nbsp; Leonardo lahir pada tanggal 15 April 1452 di kota Vinci. Kota tersebut terletak di lembah Sungai Arno di wilayah Republik Florence yang dipimpin oleh Medici. Ia adalah anak di luar hubungan pernikahan antara Messer Piero di Antonio da Vinci, seorang notaris kaya asal Florence, dan seorang perempuan pedesaan yang bernama Caterina.</p><p><br></p><p>Pada tahun 1460an, keluarga Leonardo pindah ke Florence, saat ia masih berusia 14 tahun.[28] Di sana, ia bekerja di sebuah studio seni milik Verrocchio, yang merupakan pelukis dan pemahat patung terkenal pada masa itu. Leonardo berkolaborasi dengan Verrocchio dalam pembuatan "The Baptism of Christ" (pembaptisan kristus). Lalu Leonardo di minta untuk membuat lukisan "Virgin of the Rocks" dan "The Last Supper". Sementara itu ia membantu Raphael dan Michaelangelo dalam merancang katedral Santo Petrus. Dalam hidupnya Leonardo sangat tertarik pada ilmu pengetahuan. Ia mulai mempelajari burung terbang dan mulai merancang mesin terbang. Pemikirannya itu terdapat dalam buku catatanya sebanyak 7.000 halaman. Di dalam buku itu juga terdapat sketsa tentang studi tubuh manusia. Pada zaman itu, anatomi tubuh manusia tak lebih dari sekadar kira-kira karena siapapun dilarang keras membedah jenazah. Dengan kenekatannya mencuri-curi kesempatan membedah- bedah tubuh orang mati, di kemudian hari tindakan yang tak lazim pada zamannya ini memberikan kontribusi yang sangat besar bagi dunia kedokteran.</p><p><br></p><p>Saya terinspirasi dari Leonardo karena setelah membaca cerita tentang dia yang menceritakan tentang gigih nya dia untuk mencari tahu tentang ilmu pengetahuan dan terus mempelajari banyak hal yang belum dia ketahui. Kutipan Leonardo yang menjadi favorite saya dan menginspirasi karena menekankan bahwa proses belajar bisa memperkaya pikiran bukannya melelahkan dan hal ini mendorong kita untuk terus mencari pengetahuan dan keterampilan baru karena belajar adalah sumber energi dan inspirasi yang tak pernah habis.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2278321238/2cbe1a99504edcb44eae12375c6b3587/IMG_3641.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:39:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057020219</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057020281</link>
         <description><![CDATA[<p>Orientasi :</p><p>Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono adalah seorang pujangga berkebangsaan Indonesia terkemuka. Ia dikenal sebagai penyair, sastrawan, dan guru besar bidang ilmu sastra. Sapardi Djoko Damono lahir pada 20 Maret 1940, dari pasangan Sadyoko dan Saparian. Keluarga Sapardi berasal dari Solo, Jawa Tengah. Latar belakang keluarga Sapardi begitu kental dengan budaya Jawa. Sapardi bahkan juga sedikit menguasai permainan wayang karena kakeknya selain menjadi abdi dalem di Keraton Kasunanan Surakarta, juga bekerja sebagai dalang.</p><p><br></p><p>Rangkaian Peristiwa :</p><p>Pendidikan formal Sapardi dimulai di Sekolah Rakyat Kraton Kasatriyan di Baluwarti, Solo. Kemudian pendidikan menengah ditempuh di SMP Negeri 2 Surakarta. Setelah menamatkan pendidikan di SMA Negeri 2 Surakarta, Sapardi merantau untuk menempuh pendidikan di Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra dan Kebudayaan, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Antara 1970 – 1971, ia memperdalam pengetahuannya di bidang Humaniora di University of Hawaii, Amerika Serikat. Pada 1989, Sapardi meraih gelar doktor dalam ilmu Susastra dari Universitas Indonesia dengan menulis disertasi berjudul “Novel Jawa Tahun 1950an: Telaah Fungsi, Isi, dan Struktur”.</p><p>Sapardi Djoko Damono memulai kariernya sebagai dosen. Pada 1995, ia diangkat sebagai guru besar di Fakultas Sastra, Universitas Indonesia. Kemudian ditunjuk sebagai Dekan Fakultas Sastra Universitas Indonesia periode 1995 – 1999. Pada masa tersebut, Sapardi juga menjadi redaktur majalah Horison, Basis, Kalam, Pembinaan Bahasa Indonesiaia, Majalah Ilmu – ilmu Sastra Indonesia, dan <em>country editor </em>majalah Tenggara di Kuala Lumpur. Pada 1986, Sapardi memperjuangkan berdirinya organisasi profesi kesusastraan di Indonesia. Sehingga dua tahun kemudian, Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI) yang dirintis dan diprakarsai Sapardi, resmi berdiri. Selain itu, Sapardi juga kerap menghadiri berbagai pertemuan internasional. Seperti, Translation Workshop dan Poetry International di Rotterdam, Belanda (1971), Seminar on Literature and Social Change in Asia, yang digelar di Australian National University, Canberra, dan menjadi penulis dalam Festival Seni di Adelaide (1978).</p><p>Peran Sapardi Djoko Damono sebagai seorang pujangga Indonesia terkemuka bagi dunia sastra Indonesia sangat besar. Sejak masih duduk di bangku sekolah, karya – karya puisi Sapardi sudah sering dimuat di majalah. Ia juga menulis cerita pendek, menerjemahkan berbagai karya penulis asing, esai, dan sejumlah artikel di surat kabar. Berikut ini beberapa kumpulan sajak karya Sapardi.</p><p>• Duka-Mu Abadi (1969)</p><p>• Mata Pisau (1974)</p><p>• Perahu Kertas (1983)</p><p>• Hujan Bulan Juni (1994)</p><p>• Arloji (1998)</p><p>• Ayat – Ayat Api (2000)</p><p>• Ada Berita Apa Hari Ini, Den Sastro (2003)</p><p>Pada 2001, terbit kumpulan cerpen Sapardi berjudul “Pengarang Telah Mati”.</p><p>Sebagai pengamat, kritikus, dan pakar sastra, Sapardi juga menulis beberapa buku, diantaranya:</p><p>• Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas (1978)</p><p>• Novel Sastra Indonesia Sebelum Perang (1979)</p><p>• Politik, Ideologi, dan Sastra Hibrida (1999)</p><p>• Sihir Rendra: Permainan Makna (1999)</p><p>• Puisi Indonesia Sebelum Kemerdekaan: Sebuah Catatan Awal.</p><p>Sapardi Djoko Damono menerima banyak penghargaan sepanjang kariernya di dunia sastra. Pada 1963, ia dianugerahi Hadiah Majalah Basis atas karyanya berjudul “Ballada Matinya Seorang Pemberontak”. Selain itu, Sapardi juga menerima penghargaan Cultural Award dari Australia (1978), Anugerah Puisi – Puisi Putra II dari Malaysia untuk buku berjudul “Sihir Hujan” (1983), Mataram Award (1985), SEA Write Award dari Thailand (1986), Kalyana Kretya dari Menristek RI (1996), Penghargaan dari Akademi Jakarta (2012).</p><p>Sapardi Djoko Damono meninggal di Rumah Sakit Eka Hospital BSD, Tangerang Selatan, pada 19 Juli 2020. Sastrawan besar Indonesia ini meninggal akibat penurunan fungsi organ, di usianya yang telah melewati 80 tahun. Ia dimakamkan di Taman Pemakaman Giritama Bogor, Jawa Barat. Semasa hidup, Sapardi menikah dengan Wardiningsih dan dikaruniai dua anak, yakni Rasti Sunyandani dan Rizki Henriko.</p><p><br></p><p>Reorientasi :</p><p>Sapardi Djoko Damono menginspirasi karena memiliki keistimewaan. Ia menulis puisi dengan kata - kata sederhana yang mudah dipahami, namun tidak kehilangan estetika sastranya.</p><p><br></p><p>Kutipan tersebut selalu mengingatkan saya untuk terus mendoakan orang - orang yang kita cintai, seperti keluarga dan juga orang - orang terdekat seperti teman atau sahabat kita.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2343170510/82a4a82c8d07d41bb91bd678e823779f/IMG_2667.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:39:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057020281</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057024830</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Rizma Ananda </p><p>Kelas :  Xll.2</p><p><br/></p><p>Orientasi</p><p>Taylor Alison Swift lahir pada 13 Desember 1989 di Reading, Pennsylvania, Amerika Serikat. Sejak kecil, Taylor menunjukkan minat yang besar terhadap musik. Pada usia 14 tahun, ia pindah ke Nashville, Tennessee, untuk mengejar karir di musik country.</p><p><br/></p><p>Rangkaian Peristiwa</p><p>2006: Taylor merilis album debutnya yang berjudul "Taylor Swift." Album ini sukses dan menghasilkan beberapa hit seperti "Tim McGraw."</p><p>2008: Album keduanya, "Fearless," dirilis dan memenangkan Grammy Award untuk Album of the Year. Lagu-lagu seperti "Love Story" dan "You Belong with Me" menjadi sangat populer.</p><p>2010: Merilis album "Speak Now" yang juga sukses secara komersial.</p><p>2012: Album "Red" dirilis dan menampilkan perubahan gaya musik yang lebih pop. Lagu "We Are Never Ever Getting Back Together" menjadi hit besar.</p><p>2014: Album "1989" dirilis dan menegaskan transisi Taylor ke pop sepenuhnya. Album ini juga memenangkan Grammy untuk Album of the Year.</p><p>2017: Merilis album "Reputation" yang menunjukkan sisi lebih gelap dari Taylor, dengan single "Look What You Made Me Do."</p><p>2019: Album "Lover" dirilis, menampilkan gaya yang lebih ceria dan penuh warna.</p><p>2020-2021: Taylor merilis dua album folk-pop, "Folklore" dan "Evermore," yang mendapat pujian kritis.</p><p>2021: Mulai merilis ulang album-album lamanya dalam upaya untuk mendapatkan kembali hak atas musiknya, dimulai dengan "Fearless (Taylor's Version)" dan "Red (Taylor's Version)."</p><p><br/></p><p>Reorientasi</p><p>Taylor Swift tidak hanya dikenal sebagai penyanyi dan penulis lagu berbakat, tetapi juga sebagai ikon budaya yang berpengaruh. Dia telah memenangkan banyak penghargaan dan terus berevolusi dalam gaya musiknya. Karirnya yang terus berkembang menunjukkan bahwa Taylor Swift adalah salah satu artis paling dinamis dan berpengaruh di industri musik saat ini.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2361569394/19d5bc06f736a5ad2b0389c500bac8f3/IMG_4477.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:44:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057024830</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057025304</link>
         <description><![CDATA[<p>Ayunda Faza Maudya atau yang dikenal dengan nama Maudy Ayunda adalah salah satu artis muda berprestasi yang ada di Indonesia. Maudy Ayunda lahir di Jakarta, pada 19 Desember 1994. </p><p><br/></p><p>Maudy Ayunda adalah wanita yang sangat berprestasi, terutama di bidang akademis. Maudy pernah menjadi juara dalam <em>speech competition</em> di sekolahnya. Ia fasih berbahasa Inggris. Tidak hanya itu, ia juga menguasai bahasa Spanyol dan Mandarin.</p><p><br/></p><p>selain berprestasi dalam bilang akademis ia pertama kali debut di dunia hiburan tanah air diawali dari perannya di dalam film. Film pertamanya berjudul “Untuk Rena”. Film yang tayang pada tahun 2006</p><p>Tidak hanya masuk ke dalam dunia seni peran saja. Maudy Ayunda juga merilis lagu yang dinyanyikan sendiri olehnya. Berkat kegigihannya, Maudy Ayunda semakin dikenal oleh masyarakat luas. Terkenalnya Maudy Ayunda disebut-sebut karena prestasi, bukan sensasi. Tidak hanya terjun ke dunia entertainment saja, ia juga ternyata menaruh perhatiannya di dalam dunia ekonomi dan politik Indonesia. Khususnya di dalam sektor yang memberikan dampak langsung kepada kelangsung hidup anak-anak muda. </p><p><br/></p><p>Meskipun berada di puncak karier, Maudy Ayunda tetap menjunjung tinggi pendidikan. Dia melanjutkan studi di Oxford University, Inggris, mengambil jurusan Filosofi, Politik, dan Ekonomi. Setelah itu, Maudy melanjutkan studi S2 di Stanford University, Amerika Serikat, mengambil jurusan Administrasi Bisnis dan Pendidikan. </p><p><br/></p><p>Dibalik pencapaiannya, peran ibunya, sangat berarti. Ibu Maudy telah mengajarkan nilai-nilai kehidupan dan pentingnya pendidikan, sejak kecil ia sudah di biasakan membaca buku dan ibu nya juga adalah seseorang yang pendidikan nya tinggi jadi dia juga terinspirasi dengan ibunya. sejak remaja dia sangat hobby belajar. </p><p><br/></p><p>“Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi. Tak ada mimpi yang patut untuk diremehkan. Lambungkan setinggi yang kau inginkan dan gapailah dengan selayaknya yang kau harapkan”- Maudy ayunda</p><p>ketika saya membaca kutipan ini saya merasa termotivasi bahwa tidak ada mimpi yang terlalu tinggi atau mustahil jadi kejarlah mimpi mu karna tidak ada mimpi yang mustahil. kutipan ini memberi dampak kepada saya untuk berkerja keras menggapai mimpi saya karna tidak ada mimpi yang terlalu tinggi atau mimpi yang mustahil di gapai. jika melihat maudy ayunda juga saya terkagum karna dia sangat gigih dan tangguh dalam meraih impian dan memperjuangkan hak-haknya. Maudy juga memiliki semangat untuk terus belajar dan berkembang, serta menjadi teladan bagi banyak orang. sehingga dia bisa menggapai semua prestasi nya</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2601363712/a38f52a6d0d41b6e92f9299ed9b787b2/IMG_7079.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:44:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057025304</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057028902</link>
         <description><![CDATA[<p>Maudy Ayunda.</p><p>Wanita kelahiran 19 Desember 1994</p><p>ini memiliki nama lengkap Ayunda</p><p>Faza Maudya. la merupakan seorang aktris, model, aktivis, penulis dan penyanyi</p><p><br/></p><p>Sejak TK hingga kelas 2 sd, Maudy bersekolah di sekolah Al - Izhar. Namun setelah itu, Maudy pindah ke sekolah Mentari Intercultural School. Di sekolah barunya, mereka harus berbicara bahasa Inggris.</p><p>Awalnya, Maudy kesulitannya mengikuti pelajaran</p><p>karena terbiasa dengan bahasa Indonesia dan Jawa.</p><p>Namun dia melihat kesulitannya sebagai tantangan untuk belajar bahasa baru dan mengejar ketertinggalannya. Maudy pun bersekolah di sekolah tersebut hingga tamat SMP.</p><p><br/></p><p>Kemudian Maudy melanjutkan sekolahnya di British School Jakarta High School. Maudy bahkan mampu membayar biaya sekolah dengan uang tabungannya sendiri yang didapatkan dari kariernya menjadi model dan brand ambassador di beberapa merek dan di bidang akademi.</p><p> </p><p>Setelah lulus SMA, Maudy diterima di Universitas Oxford, Inggris dan mengambil jurusan P.P.E (Politics, Philosophy, and Economics). Maudy memulai studinya bulan September 2013 dan lulus pada tahun 2016.</p><p>Pada tahun 2019, Maudy berencana melanjutkan S2. la berhasil diterima di dua universitas ternama dunia yaitu</p><p>Universitas Harvard dan Universitas Stanford. la memutuskan untuk kuliah di Universitas Stanford dan lulus pada tahun 2021 dengan gelar ganda untuk jurusan bisnis</p><p>(M.B.A.) dan pendidikan (M.A.)</p><p><br/></p><p>Tak hanya pandai berakting, Maudy juga menunjukkan bakatnya di dunia musik dengan merilis album pertama yang bertajuk "Panggil aku" pada 2011. Album perdana Maudy tersebut berisi 10 buah lagu dengan single utamanya yaitu</p><p>"Tiba-tiba cinta datang". Selain itu, Maudy sering didapuk untuk mengisi soundtrack film yang dibintanginya, misalnya dalam ost film perahu kertas. Lagu tersebut mengantarkannya sebagai pendatang baru di belantika musik Indonesia. Ia dinominasikan dalam Anugerah Musik Indonesia 2013 untuk kategori pendatang baru terbaik dan karya produksi original soundtrack terbaik. Maudy juga pernah berduet dengan penyanyi David Choi pada tahun 2014. Lagu ini berjudul By My Side dan masuk nominasi Anugerah Musik Indonesia 2015 untuk kolaborasi pop terbaik.</p><p>Ia juga meraih penghargaan sebagai female single of the year/</p><p>pada ajang Indonesia Cholce Awards di tahun 2017, Maudy juga merilis singel kejar mimpi dan kutunggu kabarmu.</p><p>Tahun 2018, Maudy juga merilis album ketiganya yang berjudul oxygen. Album tersebut masuk nominasi Anugerah</p><p>Musik Indonesia 2018 sebagai album pop terbaik. Ia juga mendapat nominasi untuk artis solo wanita pop terbaik untuk</p><p>singel Aku Sedang Mencintaimu dan karya produksi kolaborasi terbaik untuk singel We Don't bersama Teddy Adhitya. Selain itu, ia juga terlihat sebagai penyanyi lagu resmi pesta olahraga Difabel Asia 2018. Lagu berjudul Song Of Victory itu dinyanyikan bersama sederet musisi ternama tanah air, diantaranya Once Mekel, Vidi Aldiano dan Lesty Andryani. la juga merilis singel Goodbye yang </p><p>merupakan lagu 'pamitan' sebelum ia berangkat ke Amerika Serikat melanjutkan pendidikan di Stanford University. Selain pada dunia hiburan, Maudy Ayunda juga menaruh perhatian pada dunia pendidikan, sosial, politik dan ekonomi di Indonesi. Pada tahun 2015, ia pernah berkesempatan mendampingi perdana menteri Inggris saat berkunjung ke Jakarta, Pada Maret 2017 iya juga ditunjuk sebagai juru bicara melawan perbukaan moderen di istana wakal presiden. Pada tahun sebelumnya, Maudy terpilih sebagai wanita inspiratif Indonesia, influencer Digital Terbaik, dan Milenial Paling Berpengaruh. Selain itu, prestasi terbaru Mudy Ayunda, ia mendapat kesempatan untuk menjadi juru bicara G20 di Indonesia.  </p><p><br/></p><p>Cantik, muda, berbakat, dan berprestasi merupakan kata yang sangat menggambarkan Maudy Ayunda. Kehidupan dan kariernya yang terlihat sempurna membuat banyak orang mengaguminya. la mengatakan bahwa hak istimewa bisa membutakan atau membuka mata,pilihannya ada ditangan kita. Namun, kepintarannya untuk menempatkan diri dan memanfaatkan segala dukungan, kerja keras serta kegigihannya merupakan faktor dari keberhasilannya sekarang. Maka dari itu, kisah kehidupannya yang terlihat sempurna ternyata memiliki banyak cerita dibaliknya. Kisah Maudy mengajarkan jika kehidupan merupakan aset yang singkat tetapi berharga sehingga harus digunakan untuk hal-hal positf dan bermakna bagi orang-orang di sekitar kita.</p><p><br/></p><p>Dari kutipan Maudy Ayunda yang saya pilih mengajarkan kepada kita sebagai anak muda untuk membuka diri terhadap berbagai macam peluang. Tidak peduli bagaimana pun dan apa pun kekurangan yang kita miliki, seharusnya kita bisa memaksimalkan masa muda kita menjadi masa terbaik vang pernah terjadi dalam hidup kita sendiri. Meraih ap yang kita mau, berkarya sebanyak-banyaknya ke tempt yang kita sukai dan berbahagia dari hasil sendiri.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-19 01:48:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057028902</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057030826</link>
         <description><![CDATA[<p>Orientasi</p><p>Bacharuddin Jusuf (B.J.) Habibie lahir pada 25 Juni 1936 di Parepare, Sulawesi Selatan. Sejak kecil, ia menunjukkan kecerdasan dan rasa ingin tahu yang tinggi. Habibie adalah anak keempat dari delapan bersaudara dalam keluarga yang sangat menghargai pendidikan. Ayahnya, Alwi Abdul Jalil Habibie, adalah seorang ahli pertanian, dan ibunya, R.A. Tuti Marini Puspowardojo, adalah seorang ibu rumah tangga yang cerdas dan berpendidikan.</p><p><br/></p><p>Rangkaian Peristiwa</p><p>Habibie menyelesaikan pendidikan dasar dan menengahnya dengan cemerlang. Setelah lulus dari SMAK Dago di Bandung, ia melanjutkan studinya ke Institut Teknologi Bandung (ITB) selama setahun sebelum mendapatkan beasiswa untuk belajar di Jerman pada tahun 1955. Meskipun awalnya sulit karena perbedaan bahasa dan budaya, Habibie menunjukkan dedikasi dan kerja keras luar biasa dalam studinya. </p><p>Di Jerman, Habibie meraih gelar diploma dan kemudian doktor dengan predikat cum laude dalam waktu relatif singkat. Di sana, Habibie mengembangkan berbagai inovasi dalam bidang aerodinamika dan teknologi penerbangan, yang membuatnya dikenal sebagai salah satu insinyur terbaik di dunia. Pada tahun 1974, Presiden Soeharto memanggilnya pulang ke Indonesia untuk membantu mengembangkan teknologi dan industri nasional.</p><p><br/></p><p>Reorientasi</p><p>Pendidikan adalah kunci: Habibie menunjukkan bahwa pendidikan yang baik dan komitmen terhadap belajar adalah kunci untuk mencapai cita-cita tinggi. Meski kehilangan ayahnya pada usia muda, ibunya tetap teguh dan bekerja keras untuk memastikan anak-anaknya mendapatkan pendidikan yang baik, yang menjadi dasar kesuksesan Habibie di masa depan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2278320539/ced51fabf21c6f9875d25518ccea2e99/__190912201012_869.jpg" />
         <pubDate>2024-07-19 01:49:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057030826</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057048264</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p><strong>Shakira Amirah </strong></p><p>Lahir di Jakarta, 18 Juni 2001.</p><p>Beliau adalah seorang Mahasiswa Kedokteran Universitas Indonesia Tahun 2020, yang selama Kuliah Kedokteran beliau berhasil menerbitkan 13 Jurnal Ilmiah Scopus.</p><p>Prestasinya tidak hanya terkenal di lingkungan UI, tetapi juga secara Nasional beliau meraih peringkat tiga dalam kompetisi Mahasiswa Berprestasi Nasional pada tahun 2023.</p><p>Shakira dikenal sebagai seorang yang aktif sebagai pembicara di berbagai acara terkenal termasuk TED x UNDIP. Shakira berhasil menyelesaikan pendidikannya di UI Lulus Sarjana Kedokteran dengan IPK 3.82 dan sekarang ia menjalani masa Co-As sebagai calon Dokter.</p><p>Selain itu, Shakira juga merupakan pendiri dari gerakan Isolasinfo &amp; INVERSE. ia juga terlibat dalam Asian Medical Student’s Association International dan ikatan Alumni tim Olimpiade Komputer Indonesia.</p><p>Pemilik akun @shakiraamirah ini dikenal sebagai Influencer. Shakira menjadi peserta pertama yang lolos di tantangan Extreme Addition. Peserta Gameshow Clash Of Champions 2024 ini sangat mencuri perhatian karena keberhasilan Shakira, ia tidak perlu mengikuti Ronde ke-2 atau ke-3 dan langsung lolos ke babak selanjutnya. Ada banyak sekali Prestasi yang di capai oleh Shakira selain menerbitkan Karya Jurnal Ilmiah Scopus, Seperti Juara 1 Prestasi Oral 2024, Juara 1 Mahasiswa Berprestasi UI 2023, Juara 3 Mahasiswa Berprestasi Nasional 2023, Juara 2 Best Meta-Analysis Semarang Cardiology Updater 2023, Juara 1 E-Poster Presentation IMRC 2023, Award Of Beasiswa Unggulan 2020 dan masih banyak lagi. </p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2601360401/81d4d141932d8167cc1b1692f0f39041/IMG_0716.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 02:03:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057048264</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057054359</link>
         <description><![CDATA[<p>Dr. Hillary Brigitta Lasut, S.H., LL.M. atau lebih akrab disapa Hillary Lasut, lahir di kota Manado, 22 Mei 1996. Ia adalah seorang politikus Indonesia yang menjabat sebagai anggota DPR-RI mewakili daerah pemilihan Sulawesi Utara pada pemilu 2019 lalu. Ia juga dikenal sebagai putri tunggal dari Bupati Kepulauan Talaud, Elly Engelbert Lasut. Sementara ibunya adalah Bupati Minahasa Tenggara masa jabatan 2008 hingga 2013.</p><p><br/></p><p>Pendidikan Hillary dimulai saat ia mengenyam pendidikan Sekolah Dasar (SD) di D Katolik 01 St. Theresia Manado.</p><p>Pada tahun 2009, Hillary Brigitta Lasut melanjutkan pendidikannya ke SMP Kristen Eben Haezar 1.</p><p><br/></p><p>Lalu, di bangku SMA Negeri 1 Manado, Hillary Brigitta Lasut aktif menjadi Ketua OSIS pada tahun ajaran 2013/2014.</p><p>Selain itu, ia pernah menjadi bagian dalam Paskibra Kota Manado pada tahun 2013.</p><p><br/></p><p>Selama masa kepemimpinannya sebagai ketua OSIS, Hillary Brigitta Lasut aktif menggelar diskusi dan mengkampanyekan anti narkoba. Juga, ia pernah tampil dalam juara lomba pidato bahasa inggris &amp; berhasil meraih beasiswa dari Lippo Group untuk mengenyam pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan (UPH).</p><p><br/></p><p>Hillary menempuh pendidikan Strata 1 di bidang hukum Universitas Pelita Harapan atau UPH pada 2014 hingga 2018. Saat menjadi mahasiswi di UPH, ia pernah menjadi pemenang ketiga the Extemporaeous Speech Contest (2011) dan peraih juara II Debat Internal FH UPH (2014).</p><p><br/></p><p>Setelah lulus, ia langsung menerapkan ilmu hukumnya &amp; beasiswa yang ia dapatkan denhan  bekerja di Lippo Mall Puri sebagai arta officer. Selain itu, ia juga sempat menjadi operasional direktur CV Mutiara Sakti pada 2019. </p><p><br/></p><p>Hillary kemudian kembali melanjutkan studinya pada bidang yang sama yaitu hukum, di Washington School of Law di Amerika.</p><p><br/></p><p>Barulah ia memulai karier politiknya ketika ia bergabung di Partai Nasdem &amp; ikut mendaftarkan diri menjadi anggota DPR-RI mewakili daerah Sulawesi Utara. Hillary berhasil sampai ke Senayan setelah berhasil meraih 70.345 suara. Hal ini kemudian menjadikan namanya semakin dikenal oleh masyarakat sebab ia adalah anggota DPR-RI termuda saat itu. Di DPR, berada di Komisi III yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan. </p><p><br/></p><p>Saat menjabat, ia  mendirikan HBL Foundation yang bertujuan untuk membantu masyarakat. Lembaga yang ia buat sudah menyelesaikan banyak sekali kasus, mulai dari kasus kekerasan, pelecehan seksual dan masih banyak lagi.  </p><p><br/></p><p>Hal ini membuat ia mendapat banyak hujatan, sebab keberhasilannya pada 2019 lalu dianggap berlatar belakang ayah dan ibunya. Namun, masyarakat Sulawesi Utara berbondong-bondong membantah hal ini. Mereka banyak merasa terbantu dengan Hillary.</p><p><br/></p><p>Kemudian pada tahun 2024, Hillary keluar dari Partai NasDem jelang Pemilu 2024 dan maju menjadi Caleg DPR RI dari Partai Demokrat. Suara yang ia raih sebanyak 310 ribu suara. Suara yang ia raih berhasil mengantarkannya menjadi Anggota DRP-RI perempuan termuda dengan raihan suara terbanyak. </p><p><br/></p><p>Hal inilah yang membuat saya merasa terinspirasi dengan sosoknya. </p><p><br/></p><p>“I’m possible! Muda, juga bisa!” membuat saya merasa termotivasi. </p><p><br/></p><p>Sosoknya yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial &amp; tidak jatuh saat menerima berbagai saran serta kritikan membuat saya semakin kagum terhadapnya. Apalagi saat ia berhasil memimpin sidang MPR DPR diusia 23 tahun saat itu. </p><p><br/></p><p>Hillary Brigitta merupakan sosok panutan. Impian saya untuk menjadi seorang politikus terinspirasi oleh sosoknya. </p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2601362083/fdb18a3d74904c3fddd2dfaa4defe8f6/DDFF635C_AD30_4278_8794_2D3544ADA5CE.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 02:06:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057054359</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057061884</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>AQILA BALQIS (08)</strong></p><p><br></p><p>alasan saya memilih kutipan tersebut adalah karena kutipan tersebut mengajarkan kita untuk selalu berprasangka baik kepada Allah, Allah tidak akan membiarkan perjuangan dan doamu sia sia begitu saja. mungkin hasilnya belum terlihat secara nyata, tapi cobalah lihat dari perspektif lain. Semua kesulitan dalam hidup mengajarkan kita sesuatu yang berharga, penantian melatih kesabaran, kehilangan mengajarkan keihklasan, ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan mengajarkan kita bersifat qanaah atau penerimaan. Hasil tak selalu berbentuk seperti apa yang kita inginkan, tapi hikmah selalu bisa kita dapatkan jika kita merasakannya. Bukankah nikmat yang Allah berikan akan benar benar terasa jika kita sudah siap menerimanya dengan segala hikmah yang bisa kita petik?.</p><p><br></p><p><strong>BIOGRAFI USTADZ ADI HIDAYAT</strong></p><p>   Ustadz Adi Hidayat adalah seorang ulama dan mubaligh asal Indonesia, yang lahir di Pandeglang Banten pada tanggal 11 September 1984. Dirinya adalah seorang penceramah yang sangat dikenal berkat keahliannya yang menguasai isi Al-Quran beserta tata letak barisnya. Selain itu ustadz Adi Hidayat ini juga menguasai ilmu hadits dan berbagai kitab agama beserta makna dan juga posisinya. Kepopuleran ustadz Adi Hidayat ini lantaran wawasan ilmu yang dimilikinya sangatlah luas dan penyampaiannya cukup lugas.</p><p>   Ustadz Adi Hidayat adalah seorang anak dari Warsi Supena dan Hj. Rafiah Akhyar. Saat ini ustadz Adi Hidayat memiliki istri bernama Shufairok, dan dari pernikahan tersebut mereka dikaruniai tiga orang anak. Anak yang pertama bernama Muhammad Hamilul Qurani, yang kedua bernama Amelia Habibatul Mustofa, dan ketiga bernama Muhammad Abdullah Amali. Untuk latar belakang pendidikan, pendidikan pertama Adi Hidayat dimulai saat masuk TK Pertiwi Pandeglang pada 1989. Kemudian dilanjutkan ke SDN Karaton 3 Pandeglang. Kemudian saat memasuki kelas 4 hingga kelas 6 Adi Hidayat beralih ke SDN Pandeglang.&nbsp;     Karena prestasinya yang sangat cukup baik, ia dimasukkan ke dalam kelas unggulan yang menghimpun seluruh siswa terbaik tingkat dasar kabupaten Pandeglang waktu itu.</p><p>   Selain itu, Adi Hidayat juga disekolahkan oleh kedua orang tuanya ke Madrasah Salafiyah Sanusiyyah Pandeglang hingga di daulat sebagai penceramah cilik setiap wisuda santri. Kemudian setelah masa pendidikan sekolah dasarnya berakhir pada 1997 Adi Hidayat melanjutkan pendidikan Tsanawiyah dan Aliyah di pondok pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut.</p><p>   Di jenjang inilah Adi Hidayat mendapatkan banyak bekal ilmu pengetahuan baik itu umum maupun agama. Adi Hidayat kemudian lulus dengan segudang prestasi yang dimiliki serta memiliki predikat sebagai santri teladan dalam dua bidang agama dan umum.</p><p>Lulus dari pondok pesantren, ia mendapatkan jalur khusus untuk masuk fakultas khusus, yakni Fakultas Dirasah Islamiyah di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta. Di sini, ia kembali dinobatkan sebagai mahasiswa terbaik dalam program Ospek 2005. </p><p>   Dan pada 2005 Adi Hidayat juga mendapat undangan khusus untuk melanjutkan studinya di Kuliyyah Dakwah islamiyah di Libya. Di perguruan tinggi ini, ia memperdalam ilmu agama; mulai dari al-Qur’an, Hadits, Fiqh, Ushul Fiqh, Tarikh, hingga Lughah. Bahkan, secara khusus ia mengambil program bahasa, Lughah Arabiyyah wa Adabuha. <br>Selama menempuh pendidikan di Libya, Adi juga aktif di kegiatan masjid. Pada tahun 2009, ia&nbsp; diangkat menjadi ketua dewan khatib. Adi memiliki wewenang untuk menentukan para khatib dan pengisi ceramah di Masjid Dakwah Islamiyyah, Tripoli, Libya. <br>Selain itu, Adi Hidayat juga aktif mengikuti acara dialog internasional dengan para pakar lintas agama dunia, mengisi berbagai seminar, dan acara tsaqafah Islâmiyyah atau kebudayaan Islam di channel at-tawâshul TV Libya. Adi sangat mahir tatkala menjelaskan sebuah hadits dengan menyebutkan kitabnya, letaknya, dan halamannya.</p><p>   Pada tahun 2011, ia pulang ke Tanah Air, dengan menggondol gelar akademik LC, dan mengasuh Ponpes al-Qur’an al-Hikmah Lebak Bulus, Jakarta Selatan.<br>Dua tahun kemudian, ia pindah ke Bekasi dan mendirikan Quantum Akhyar Institute, yayasan yang bergerak di bidang studi Islam dan pengembangan dakwah. <br>Selama di Indonesia, ia juga meneruskan pendidikan S2-nya di UIN Bandung dan meraih gelar MA. Kini ia dikenal dengan sebutan Ustaz Adi Hidayat Lc, MA.<br>Pada November 2016, ia bersama dua sahabatnya Heru sukari dan Roy Winarto mendirikan Akhyar TV sebagai media dakwah. Program-program ceramahnya diunggah (upload) ke channel YouTube dan mendapatkan respon luar biasa dari banyak penonton. Dari sanalah umat Islam mulai mengenalnya. Materi-materi ceramahnya pun menyebar ke platform media sosial lainya, seperti instagram, dan facebook.<br>Setelah rame di media sosial, kegiatan Adi Hidayat makin sibuk di masyarakat. Ia banyak menerima undangan untuk mengisi ceramah di berbagai forum dan tempat di penjuru Indonesia.</p><p><br></p><p>Ustadz Adi Hidayat adalah sosok yg sangat menginspirasi karena dengan usianya yang bisa dibilang tergolong muda ia sudah bisa menjadi sosok ustadz yang memiliki ilmu agama layaknya ustadz senior lainnya. Ia terkenal dengan Sosok ustadz dengan teknik penyampaian ceramah dengan detail serta mendalam, tegas namun tetap humoris, sehingga mudah difahami oleh para jama’ahnya. Pengetahuannya yang luas dan mendalam&nbsp;membuat saya merasa kagum oleh sosoknya.<br><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2601366357/bec3a7f5fda2c5de7539cce4ccd17bad/IMG_2615.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 02:11:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057061884</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>nursaskias1705</author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057064253</link>
         <description><![CDATA[<p>Raden Ajeng Kartini atau R.A Kartini, adalah seorang perempuan asal Jepara yang lahir pada 21 April 1879. Kartini merupakan keturunan bangsawan, oleh karena itu gelar Raden Adjeng disematkan kepadanya. Kartini merupakan putri dari Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, ibunya bernama M.A Ngasirah. Kartini mempunyai suami bernama K.R.M Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat dan dikaruniai anak Soesalit Djojo Adhiningrat. </p><p><br></p><p>Kartini berkesempatan untuk sekolah di Europeesche Lagere School (ELS). Tetapi pada usianya menginjak 12 tahun Kartini harus di pingit karena dulu ada tradisi di Jawa bahwa perempuan harus di pingit dan tinggal di rumah. Akan tetapi meskipun ia di pingit karena pernah belajar bahasa Belanda di ESL, R.A Kartini bisa membaca dan menulis sehingga dia belajar sendiri membuat dan berkirim surat kepada teman-temannya dari Belanda, salah satunya adalah Rosa Abendanon. </p><p><br></p><p>Meskipun sudah menikah Kartini tetap ingin melanjutkan cita-citanya memperjuangkan kesetaraan perempuan dan menjadi guru. Salah satu bentuk dukungan suaminya adalah dengan mendirikan sekolah wanita di timur pintu gerbang perkantoran Rembang.</p><p><br></p><p>Akan tetapi setelah 4 hari sudah melahirkan anaknya pada tanggal 17 September 1904 Kartini menghembuskan nafas terakhirnya.  Ia meninggal di usia 25 tahun dan dimakamkan di Desa Bulu, Kab. Rembang.</p><p><br></p><p>Berkat kegigihan Kartini, pada tahun 1912 berdirilah Sekolah Kartini oleh Yayasan Kartini. Sekolah ini didirikan oleh keluaraga Van Deventer, salah satu tokoh politik etis saat itu. Awalnya, Sekolah  Kartini hanya didirikan di Semarang, tapi kemudian berdiri juga di Surabaya, Yogyakarta, Madiun, Malang, dan daerah lainnya.</p><p><br></p><p>Pada 2 Mei 1964, Soekarno mengeluarkan Surat Keputusan Presiden No 108 tahun 1964 yang berisi ketetapan bahwa Kartini adalah Pahlawan Kemerdekaan Nasional. Soekarno juga menetapkan 21 April sebagai hari Kartini yang kita peringati setiap tahunnya sampai sekarang.</p><p><br></p><p>Pemikiran Kartini juga menginspirasi terciptanya lagu Ibu Kita Kartini oleh  W.R Supratman yang tentunya nggak asing di telinga kita, terutama pelajar.</p><p><br></p><p>Hal yang menginspirasi dari Raden Ajeng Kartini ialah sosoknya yang tidak pantang menyerah meskipun kita sebagai perempuan di pandang rendah tetapi kita harus tetap semangat bahwa perempuan juga dapat bersekolah setinggi langit.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1782159684/e9a169cf29b16c3241a4a0c67a74d60b/IMG_20240718_WA0009.jpg" />
         <pubDate>2024-07-19 02:13:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057064253</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057068632</link>
         <description><![CDATA[<p>ORIENTASI </p><p> dalam kehidupan Kartini dimulai dari latar belakang keluarganya yang berasal dari kalangan priyayi Jawa pada masa kolonial Hindia Belanda. Kartini lahir pada tanggal 21 April 1879 di desa Mayong, Jepara, sebagai anak ke-5 dari pasangan Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat dan M.A. Ngasirah. Keluarganya memiliki pengaruh kuat terhadap pemikiran Kartini, terutama sang ayah yang membuka peluang pendidikan yang jarang diberikan pada perempuan pada zaman itu.</p><p><br/></p><p>RIWAYAT PERISTIWA</p><p> dalam hidup Kartini mencakup perjuangannya dalam menuntut hak-hak pendidikan dan kesetaraan bagi perempuan. </p><p>Pada masa itu, kaum perempuan Jawa terbatas dalam akses terhadap pendidikan formal dan terkekang oleh tradisi perkawinan yang masih mengikat. Kartini memanfaatkan kesempatan untuk belajar melalui surat-menyurat dengan sahabat-sahabatnya, terutama dengan Stella Zeehandelaar, yang membuka wawasannya terhadap pemikiran dan kebebasan.</p><p><br/></p><p>REORIENTASI</p><p> hidup Kartini terjadi ketika ia menikah dengan Raden Adipati Joyodiningrat pada tahun 1903. Meskipun menikah, Kartini terus berjuang untuk memperjuangkan hak-hak perempuan dan pendidikan, meskipun kesehariannya masih terikat dengan kewajiban-kewajiban keluarga tradisional.</p><p><br/></p><p> biografi Kartini menunjukkan bagaimana ia tidak hanya berjuang untuk kebebasan dan pendidikan dirinya sendiri, tetapi juga untuk kaum perempuan Jawa secara umum. Perjuangannya menjadi simbol perubahan sosial yang penting pada masanya, yang memengaruhi gerakan emansipasi perempuan di Indonesia.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1756822418/44623745efa14d3f36694058be44f0a2/IMG_6793.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 02:16:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057068632</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057069198</link>
         <description><![CDATA[<p>Orientasi:</p><p>BJ Habibie lahir pada 25 Juni 1936 di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Ibunda Habibie berasal dari Jawa, sedangkan ayahnya asal Pare-Pare. Beliau memiliki kecerdasan pada ilmu teknologi dan pengetahuan.</p><p>Rangkaian peristiwa:</p><p>-Pendidikan di Jerman :</p><p>BJ Habibie mendapatkan pendidikan tinggi di Jerman, meraih gelar sarjana teknik mesin dari Technische Universität München.</p><p>-Kembali ke Indonesia :</p><p>Setelah kembali ke Indonesia pada tahun 1974, Habibie ditunjuk sebagai penasihat dalam proyek industri pesawat terbang di bawah pemerintahan Presiden Soeharto. Ia kemudian menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi Indonesia dari tahun 1978 hingga 1998.</p><p>-Presiden Republik Indonesia :</p><p>Pada tahun 1998, setelah mundurnya Soeharto dari jabatan presiden, Habibie dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia yang ketiga. Selama masa kepresidenannya, Habibie menginisiasi berbagai reformasi politik dan ekonomi, serta memperkenalkan konsep "Reformasi Birokrasi".</p><p>-Pemilu 1999 dan Masa Purna Presiden :</p><p>Habibie tidak mencalonkan diri dalam pemilihan presiden tahun 1999. Setelah menyelesaikan masa jabatannya, ia pensiun dari dunia politik dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pendidikan.</p><p>-Perjuangan dan Dedikasi :</p><p>Habibie dianggap sebagai salah satu tokoh yang berpengaruh dalam sejarah Indonesia modern karena keberaniannya dalam menginisiasi reformasi politik dan ekonomi, serta dedikasinya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.</p><p>-Kehidupan Pribadi :</p><p>Habibie menikah dengan Hasri Ainun Besari, yang dikenal sebagai Ibu Ainun, yang meninggal karena kanker ovarium pada tahun 2010. Mereka memiliki dua anak, Ilham Akbar dan Thareq Kemal.</p><p>-Karya dan Penghargaan :</p><p>Habibie dikenal sebagai sosok yang visioner dan mampu memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional. Ia mewariskan warisan yang berharga bagi bangsa Indonesia dan menjadi teladan bagi pemimpin masa depan.</p><p>reorientasi:</p><p>Kepribadian dan Prestasi </p><p>BJ Habibie adalah sosok presiden yang patut menjadi teladan bagi generasi muda bangsa karena pribadi yang cerdas dan tekunnya. Prestasinya yang banyak, termasuk ia dalam mengembangkan pesawat pertama di Indonesia, menunjukkan keberanian dan dedikasinya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2343170510/42c558d525a3338e0ae0f038f47b6e26/04832510_0b9d_4e78_a131_4b6593a4c025.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 02:16:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057069198</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057319979</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama     : Sitti Najwa Amirah Sarif</p><p>Kelas      : XII.2</p><p>No. Urut : 35</p><p><br/></p><p>Alasan saya memilih kutipan tersebut ialah kutipan tersebut menekankan nilai-nilai pengabdian, dedikasi, dan dampak positif yang dapat diberikan melalui pekerjaan. </p><p>Saya sendiri bercita-cita untuk menjadi seorang dokter. Kutipan tersebut bagi seorang dokter berarti bahwa kepuasan dan kebanggaan dalam profesi kedokteran tidak seharusnya diukur dari seberapa banyak uang atau kekayaan yang diperoleh. Sebaliknya, makna sebenarnya dari profesi dokter terletak pada seberapa banyak mereka dapat melayani dan membantu orang lain.</p><p>Bagi seorang dokter, ini berarti bahwa nilai dan kehormatan dari pekerjaan mereka berasal dari pengabdian kepada pasien, kontribusi pada kesehatan masyarakat, dan upaya untuk menyelamatkan dan meningkatkan kualitas hidup. Pengabdian dan dedikasi dalam memberikan perawatan yang berkualitas, menunjukkan empati, dan berusaha keras untuk kesejahteraan pasien adalah hal-hal yang memberikan kebanggaan sejati dalam profesi kedokteran. </p><p>Dan kelak ketika saya menjadi seorang dokter, Insyaallah saya akan memegang prinsip ini.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><strong>BIOGRAFI NAJWA SHIHAB</strong></p><p>Najwa Shihab lahir pada tanggal 16 September 1977 di Makassar. la merupakan seorang jurnalis, pembawa acara, aktris, presenter sekaligus aktivis yang disegani dan menjadi contoh baik kaum milenial di Indonesia.</p><p>Ia adalah anak ke-2 dari 5 bersaudara, ibunya bernama Fatmawati Assegaf sementara ayahnya adalah Muhammad Quraish Shihab, seorang cendekiawan Muslim dan mantan Menteri Agama Republik Indonesia.</p><p>Najwa Shihab menikah dengan Ibrahim Sjarief Assegaf pada tahun 1997, dan mereka dikaruniai seorang putra, Izzat Assegaf.</p><p><br/></p><p><br/></p><p>Najwa Shihab menempuh pendidikan Sekolah Dasar di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah pada tahun 1984 sampai 1990, kemudian melanjutkannya ke SMP Al-Ikhlas, Jeruk Purut, Jakarta Selatan dan lulus pada tahun 1993.</p><p>Najwa kemudian memilih SMA Negeri 6 Jakarta sebagai tempatnya melanjutkan pendidikan, berkat kecerdasan yang dimilikinya, Najwa berhasil mendapatkan kesempatan untuk belajar di luar negeri melalui Program<em> American Field Service</em> (AFS), yaitu sebuah program pertukaran pelajar ke Amerika Serikat yang diselenggarakan langsung oleh Yayasan Bina Antarbudaya.</p><p><br/></p><p>Setelah lulus SMA, Najwa Shihab diterima di Universitas Indonesia dan berhasil menyelesaikan studinya pada tahun 2000.</p><p>Setelah lulus dari Universitas Indonesia, Najwa Shihab memulai kariernya sebagai seorang jurnalis, yang pada akhirnya membuat dirinya jatuh hati pada dunia jurnalistik sampai hari ini.</p><p><br/></p><p>Tahun 2008, Najwa Shihab mendapatkan tawaran beasiswa Magister dari pemerintah Australia yang membuatnya memutuskan untuk melanjutkan jenjang S2 di Melbourne Law School dan mengambil jurusan Hukum Media.</p><p><br/></p><p>Najwa memulai karirnya di RCTI, kemudian pada tahun 2001 ia memilih bergabung dengan Metro TV karena stasiun televisi tersebut dinilai lebih responsif terhadap minatnya yang besar terhadap dunia jurnalistik.</p><p><br/></p><p>Setelah beberapa tahun menjadi reporter lapangan, Najwa Shihab kemudian diangkat menjadi pembawa berita acara <em>prime time</em> yang biasanya ditayangkan setiap hari pada pukul 17.30 sampai 19.00.</p><p><br/></p><p>Terkesan dengan pembawaan dan dedikasinya, pihak Metro TV kemudian menawarkan Najwa Shihab untuk membawakan sebuah acara regular bertajuk ‘Mata Najwa’ pada tahun 2009.</p><p>Ia bertugas untuk mewawancarai para tokoh terkait dengan isu tertentu dan sosial terkini di Indonesia.</p><p><br/></p><p>Ciri Khasnya yang dikenal sebagai sosok perempuan yang tegas, berwibawa, serta</p><p>gaya wawancaranya yang ditandai dengan pertanyaan-pertanyaan tajam dan mendalam, membuatnya mendapat reputasi sebagai salah satu jurnalis terkemuka di Indonesia.</p><p><br/></p><p>Pada Agustus 2017, melalui episode “Catatan tanpa titik”, ia resmi mengundurkan diri dari Metro TV yang telah membesarkan namanya. Dan kemudian mendirikan sebuah perusahaan digital content bernama PT Narasi Citra Sahwahita, yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan Narasi TV.</p><p><br/></p><p>Bersamaan dengan pendirian Narasi TV, acara ‘Mata Najwa’ juga kembali mengudara di stasiun TV Trans 7 pada 10 Januari 2018, sebelum akhirnya resmi mengakhiri penayangannya pada 29 Desember 2021.</p><p><br/></p><p>Melalui Narasi, ia terus memproduksi dan menyajikan konten jurnalistik berkualitas tinggi yang sekarang tayang di berbagai platform.</p><p><br/></p><p><br/></p><p>Najwa adalah sosok wanita yang sangat pintar, cerdas, kuat dan tidak mudah menyerah, ia benar-benar memperjuangkan kesuksesannya hingga dikenal banyak orang. Sosok Najwa Shihab telah memperoleh banyak prestasi dan penghargaan, seperti:</p><ul><li><p>Pada tahun 2006, ia terpilih sebagai Jurnalis Terbaik Metro TV, dan masuk nominasi Pembaca Berita Terbaik di Panasonic Awards.</p></li><li><p>Najwa Shihab ditunjuk sebagai Duta Baca Indonesia (2016-2020).</p></li><li><p>Public Figur Inspiratif Terpopuler di Indonesian Television Awards (2022).</p></li></ul><p>Dan masih banyak penghargaan- penghargaan lainnya.</p><p><br/></p><p>Najwa dikenal sebagai jurnalis yang jujur dan profesional dengan keterampilan komunikasi yang luar biasa. Ia juga merupakan sosok yang senang membantu sesama, seperti berdonasi untuk membantu masyarakat yang terdampak oleh Covid-19. Ia juga sering memberikan edukasi kepada masyarakat di media sosialnya, memposting kasus-kasus politik yang sedang viral, tentang pendapatnya, bagaimana masyarakat menyikapinya, kepeduliannya terhadap hak-hak masyarakat, sehingga ia benar-benar sosok yang tabah dalam menjalani karirnya.</p><p>Namaku juga sama dengannya sehingga itu yang membuatku semakin mengaguminya, dan membuatku termotivasi untuk terus mengejar cita-citaku.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2411756878/dc9d8d338f870d1b8830e5a4c9f71513/image.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-19 07:32:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3057319979</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3058146871</link>
         <description><![CDATA[<p>Orientasi:</p><p>Bilal bin Rabaḥ, adalah salah satu Sahabat dari nabi Muhammad. Ia lahir di Mekah dan dianggap sebagai muadzin pertama dalam sejarah, yang dipilih oleh nabi Muhammad sendiri.</p><p>Ia lahir pada 580 M di Mekkah arab Saudi terus ia meninggal pada 2 maret 640 M di Damaskus suriah </p><p>Bilal ini adalah satu-satu Nya orang pertama yang mengumandangkan adzan di Mekkah atau Madinah, karena suaranya yang merdu dan lantang dia di percaya oleh nabi muhammad SAW  untuk memanggil orang sholat.</p><p><br/></p><p>Rangkaian peristiwa:</p><p>suatu hari dia di siksa oleh majikannya untuk meninggalkan islam tetapi Bilal bin rabah tetap teguh karna imannya yang kuat untuk mempertahankan agamanya yaitu islam, dan dia berkata "Tuhan ku adalah allah yang maha Esa" dari keteguhan Bilal ia manarik perhatian abu bakar Ash-Shiddiq sehingga Bilal ini dibebaskan. </p><p><br/></p><p>Reorientasi:</p><p>Dari ceritanya kita dapat melihat ada banyak cara untuk masuk surga contoh nya ini Bilal dia hanya mempunyai kemampuan dari suaranya sehingga dia masuk surga lewat suaranya, dan saya sangat terinspirasi dari keteguhan imannya yang mempertahan kan agamanya di situasi apa pun dan terutama ciri khas adzannya bukan hanya saya yang terinspirasi ada banyak anak-anak Muda diluar sana yang terinspirasi dari seorang muadzin ini yaitu Bilal bin rabah.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2601361479/9f7e26653b057eb1157beb0316c44af2/Biografi_Sahabat_Bilal_bin_Rabah.jpg" />
         <pubDate>2024-07-21 15:42:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3058146871</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3060156592</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Riliah Nurul Ihsani</p><p>Kelas : XII.2 </p><p>No. Urut : 27</p><p><br/></p><p>Ki Hajar Dewantara yang kita kenal sebagai Bapak Pendidikan Indonesia, Pendiri Taman Siswa, Pelopor Pendidikan, dan Pahlawan Revolusi Kemerdekaan lahir di Pakualam pada tanggal 2 Mei 1889, dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. Beliau lahir dan dibesarkan di lingkungan keluarga bangsawan Yogyakarta, yaitu bangsawan Kadipaten Pakualaman. Meskipun berasal dari keluarga bangsawan, beliau memiliki kepribadian sederhana dan sangat dekat dengan rakyat, juga tetap aktif dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.</p><p><br/></p><p>Ki Hajar Dewantara mulai berkarir sejak beliau menjadi wartawan dan penulis dari surat kabar seperti Sedyotomo, Midden Java dan De Express. Lalu Ki Hajar Dewantara juga terlibat dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia melalui berbagai cara. Awalnya, ia aktif dalam gerakan kebangkitan nasional sebagai anggota pergerakan seperti Budi Utomo. Namun, setelah mengkritik pemerintahan kolonial Belanda melalui tulisan-tulisannya, ia diasingkan ke Belanda. Setelah kembali ke Indonesia, Ki Hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa pada tahun 1922, yang bertujuan untuk menyediakan pendidikan. Selain itu, ia juga terlibat dalam kegiatan politik dan sosial, berjuang untuk hak-hak rakyat Indonesia dan mendukung kemerdekaan.</p><p><br/></p><p>Sebagai seorang pahlawan nasional, Ki Hajar Dewantara menegaskan prinsip keadilan sebagai landasan utama dalam menjalankan kehidupan. Dia memperjuangkan hak-hak rakyat, terutama dalam hal pendidikan. Hal tersebut membuat saya sangat termotivasi untuk belajar lebih tekun lagi dan meneladani sikap-sikap beliau. Sikapnya yang adil dan menghormati hak setiap individu menjadi contoh yang patut diteladani.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2098646571/0b7673f293542954a70cc2e96e625161/IMG_6140.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-24 05:15:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kursmansa23/lz4fzy9cz94ijo4f/wish/3060156592</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
