<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>20 Kasus Persatuan &amp; Kesatuan Tahun 2017 by Daniel Soenarto</title>
      <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp</link>
      <description>Oleh Daniel Nelson / XI IPA 1</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2019-04-25 07:16:47 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2019-04-25 09:02:56 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>20. Umat Islam di Ambon dan TNI AD Bantu Bangun Gereja</title>
         <author>danielnelsoenarto17</author>
         <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354013054</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>22 November 2017 </strong></div><h1>Umat Islam dari Desa Hitulama dan Hitu Messing, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, bersama anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dari Kodim 1504/Ambon dan Batalyon Infanteri Raider 733/Masariku ikut membantu pembangunan gedung Gereja Kristen Protestan Maluku.</h1><h1> </h1><h1>Kejadian tersebut sesuai dengan indicator <strong>menghargai perbedaan</strong> dan <strong>toleransi beragama</strong>. Karena walaupun berbeda agama tetapi mereka tetap menjaga persatuan dan saling membantu.</h1>]]></description>
         <enclosure url="https://kompas.id/baca/utama/2017/11/22/umat-islam-di-ambon-dan-tni-ad-bantu-bangun-gereja/" />
         <pubDate>2019-04-25 07:18:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354013054</guid>
      </item>
      <item>
         <title>19. Pembubaran Hizbut Thahir Indonesia (HTI)</title>
         <author>danielnelsoenarto17</author>
         <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354013479</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>20 November 2017 <br></strong>Wakil Presiden M. Jusuf Kalla menjelaskan alasan pemerintah membubarkan organisasi massa Hizbut Thahir Indonesia (HTI) salah satunya karena melanggar sila ketiga Pancasila yakni Persatuan Indonesia. Hal ini disampaikan Jusuf Kalla saat pengarahan kepada peserta Program Pendidikan Singkat Angkatan 21 Lembaga Ketahanan Nasional (PPSA 21 Lemhanas) di Jakarta, Senin <br> <br>Kejadian tersebut sesuai dengan indicator <strong>menghargai perbedaan</strong>. Karena Indonesia terdiri dari berbagai agama dan bukan hanya 1 agama saja. Dengan membubarkan kelompok ekstrimisme, Jusuf Kalla mempertahakan nilai Pancasila.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://tirto.id/jusuf-kalla-sebut-hti-bertentangan-dengan-sila-persatuan-indonesia-cAlJ" />
         <pubDate>2019-04-25 07:20:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354013479</guid>
      </item>
      <item>
         <title>18. Pilot Maskapai Ternama Berkata Rasis dan Hina Maskapai Lain </title>
         <author>danielnelsoenarto17</author>
         <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354014608</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>16 November 2017 </strong></div><h1>Pilot berkacamata itu secara tak sengaja terekam kamera berkata rasis dan menghina maskapai lain ketika menolak diperiksa petugas di dalam pesawat.</h1><h1>Pilot dinilai telah bertindak rasis dan sehingga mencoreng nama baik maskapai nasional ternama tempatnya bernaung. </h1><div><br></div><h1>Kejadian tersebut sesuai dengan indicator <strong>tidak menghargai perbedaan</strong>. Karena di video tersebut, sang Pilot bertindak rasis. </h1>]]></description>
         <enclosure url="https://news.okezone.com/read/2017/11/16/337/1815066/viral-pilot-maskapai-ternama-berkata-rasis-dan-hina-maskapai-lain-netizen-dibuat-murka" />
         <pubDate>2019-04-25 07:24:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354014608</guid>
      </item>
      <item>
         <title>16. Intercultural Day di Atma Jaya Catholic University</title>
         <author>danielnelsoenarto17</author>
         <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354015398</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>13 Oktober 2017 <br></strong><em>Opening caremony</em> dibuka oleh sambutan Ketua Kantor Urusan Internasional (KUI), Anna di Hall B Unika Atma Jaya, Selasa (10/10). Beliau mengatakan bawah acara ini akan menjadi acara rayaan budaya Indonesia dan juga budaya lain antar negara demi meningkatkan toleransi.</div><div>“Acara ini untuk <strong>meningkatkan tingkat kesadaran ini dalam pemahaman, kesadaran dan toleransi antar perbedaan, serta berbagi pengalaman budaya yang berbeda</strong>,” kata Anna</div><div><br>Kejadian tersebut sesuai dengan indicator cara <strong>menerima budaya dari luar negeri.</strong></div>]]></description>
         <enclosure url="https://m.atmajaya.ac.id/web/Konten.aspx?gid=highlight&amp;cid=Intercultural-Day-2017-Toleransi-Dengan-Budaya-Luar-Negeri" />
         <pubDate>2019-04-25 07:28:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354015398</guid>
      </item>
      <item>
         <title>15. Kerusuhan di Depan YLBHI yang Merusak Mobil Warga </title>
         <author>danielnelsoenarto17</author>
         <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354015986</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>18 September 2017 </strong></div><h1>Pengepungan di kantor YLBHI sendiri bermula saat massa demonstrasi mendengar isu bahwa YLBHI menggelar diskusi tentang Partai Komunis Indonesia. Sementara itu, Ketua Bidang Advokasi YLBHI Muhammad Isnur menuturkan bahwa pihaknya memang menyelenggarakan acara diskusi dan pagelaran seni sejak sore tadi. Namun, diskusi dan pagelaran seni itu membahas soal darurat demokrasi, bukan soal PKI. </h1><div><br><strong>Sekitar dua sampai tiga unit kendaraan roda dua juga terlihat jatuh dan rusak di bagian badan kendaraan</strong>. Sementara itu, di sebuah halte yang tak jauh di seberang YLBHI, <strong>tiga unit sepeda motor milik Sabhara dirusak massa</strong>. <br><br></div><div>Kejadian tersebut sesuai dengan <strong>kebebasan yang tidak bertanggung jawab</strong>. </div>]]></description>
         <enclosure url="https://nasional.kompas.com/read/2017/09/18/02550041/kerusuhan-di-depan-ylbhi-kendaraan-warga-dan-aparat-dirusak-massa" />
         <pubDate>2019-04-25 07:31:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354015986</guid>
      </item>
      <item>
         <title>14. Terbentuknya Saracen, Penyebar Isu SARA </title>
         <author>danielnelsoenarto17</author>
         <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354016843</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>13 September 2017 <br></strong>Rilis resmi dari Kepolisian, sebagaimana dilansir oleh berbagai media, menyebutkan kelompok Saracen menggunakan lebih dari 2000 akun media untuk <strong>menyebarkan konten kebencian</strong>. Jumlah akun yang tergabung dalam jaringan kelompok Saracen ini telah mencapai 800.000 akun.<br><br>Penyidik Polri menemukan ada 14 rekening terkait dugaan tindak pidana ujaran kebencian dan <strong>muatan SARA</strong> oleh kelompok Saracen.<br><br></div><h1>Kejadian tersebut sesuai dengan indicator <strong>tidak menghargai perbedaan</strong>.</h1>]]></description>
         <enclosure url="https://www.theindonesianinstitute.com/saracen-sisi-gelap-media-sosial/" />
         <pubDate>2019-04-25 07:35:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354016843</guid>
      </item>
      <item>
         <title>13. Rumah Sakit Tidak Menolong Bayi Karena Uang</title>
         <author>danielnelsoenarto17</author>
         <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354017324</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>11 September 2017 <br></strong>Bayi Tiara Debora Simanjorang (4 bulan) meninggal dunia diduga karena terlambat mendapat pertolongan dari RS Mitra Keluarga, Kalideres, Jakarta Barat, akibat kurangnya uang muka. KPAI menilai tindakan rumah sakit tersebut adalah <strong>bentuk diskriminasi.<br><br></strong>Kejadian tersebut sesuai dengan indikator<strong> kesadaran sosial </strong>yang kurang.<strong> </strong>Karena perbuatan Rumah Sakit tersebut sesuai dengan ciri-ciri orang yang tidak memiliki kesadaran sosial.<br><br>Ciri-ciri orang yang memiliki kesadaran sosial : Individu yang dimikili <strong>kemampuan empati </strong>lebih mampu mengangkap sinyal-sinyal sosial yang tersembunyi yang mengisyaratkan <strong>apa-apa yang dibutuhkan orang lain</strong> sehingga ia lebih <strong>mampu menerima sudut pandang orang lain, peka terhadap prasaan orang lain dan lebih mampu untuk mendengarkan pendapat orang lain dan pembicaraan orang lain.</strong></div>]]></description>
         <enclosure url="https://news.detik.com/berita/3636862/tragedi-bayi-debora-kpai-diskriminasi-dan-tak-manusiawi" />
         <pubDate>2019-04-25 07:38:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354017324</guid>
      </item>
      <item>
         <title>12. Kasus Diskriminasi NWA </title>
         <author>danielnelsoenarto17</author>
         <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354018657</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>16 Juli 2017 <br></strong>Adalah NWA, seorang pelajar perempuan calon peserta didik SMP 3 Genteng Kabupaten Banyuwangi yang memilih menarik berkas pendaftarannya karena merasa ada <strong>diskriminasi</strong> di sekolah tersebut yakni menerapkan aturan <strong>wajib</strong> menggunakan jilbab bagi siswinya, sedangkan NWA sendiri<strong> beragama non Islam.</strong> <br><br>Kejadian tersebut sesuai dengan indikator <strong>tidak menghargai perbedaan.</strong></div>]]></description>
         <enclosure url="https://regional.kompas.com/read/2017/07/16/23005061/ada-diskriminasi-terhadap-siswi-non-muslim-di-banyuwangi-bupati-anas-marah" />
         <pubDate>2019-04-25 07:45:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354018657</guid>
      </item>
      <item>
         <title>10. Kampung Sawah Menjaga Kerukunan Antar Umat Beragama</title>
         <author>danielnelsoenarto17</author>
         <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354019330</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>27 Juni 2017 <br></strong>Di sana, dalam satu keluarga berbeda keyakinan adalah hal biasa. Toh, <strong>meski berbeda keyakinan, kerukunan di </strong><a href="http://wartakota.tribunnews.com/tag/kampung-sawah"><strong>Kampung Sawah</strong></a><strong> tetap terpelihara hingga saat ini</strong>.<br><br>Kejadian tersebut sesuai dengan indikator <strong>menghargai perbedaan dan toleransi beragama</strong>.</div>]]></description>
         <enclosure url="http://wartakota.tribunnews.com/2017/06/27/kampung-sawah-potret-nyata-kerukunan-antar-umat-beragama" />
         <pubDate>2019-04-25 07:48:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354019330</guid>
      </item>
      <item>
         <title>9. Masyarakat Indonesia yang Overproud </title>
         <author>danielnelsoenarto17</author>
         <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354020061</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>21 Juni 2017 <br></strong>Pemerhati media sih mengingatkan netizen supaya ga keseringan euforia kalau viral unik dari 'wkwkwkland' jadi Trending Topic. Soalnya sebagian cuma taktik pemasaran produk aja lho.<br><br></div><div>Tidak ada yang salah saya rasa ketika seseorang bangga #OmTeloletOm meraih perhatian publik internasional. Pertanyaannya adakah hal lain yang patut kita banggakan secara lebih massif? Kebanggan kita pada hal-hal remeh bagai pedang bermata ganda. Kita memang sangat menggemari sosmed dan gembira memviralkan sesuatu. <strong>Namun, ketika segala berita positif tentang Indoensia kita sambut gembira secara berlebihan, maka itu menunjukan ada indikasi warganet dari "wkwkwk-land" punya inferioritas dalam pergaulan internasional.</strong><br><br></div><div>Kejadian tersebut sesuai dengan indicator<strong> rasa nasionalisme</strong>. Jika dilihat dari antusiasme orang-orang Indonesia ketika hal-hal berbau Indonesia ada di media internasional.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.vice.com/id_id/article/43yedp/ngapain-sih-kita-norak-tiap-indonesia-disebut-media-dan-artis-luar-negeri" />
         <pubDate>2019-04-25 07:52:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354020061</guid>
      </item>
      <item>
         <title>8. Selebrasi Keberagaman </title>
         <author>danielnelsoenarto17</author>
         <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354020562</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>10 Juni 2017 <br></strong>Selebrasi keberagaman Bali United menuai sorotan media asal Amerika Serikat, Washington Post, melalui pemberitaan pada Rabu (7/6/2017) </div><div> </div><div>Yabes sendiri sempat menyatakan bahwa selebrasinya sekadar <strong>pesan persatuan</strong>. Dia cuma ingin memberikan contoh positif kepada rakyat Indonesia. <strong>"Walaupun beda suku dan agama, kita NKRI. Jaga persaudaraan dan tetap bersatu,</strong>" kata Yabes kepada Kompas.com, Rabu (17/5/2017).<br> <br>Kejadian tersebut sesuai dengan indikator <strong>cara menghargai perbedaan.</strong></div>]]></description>
         <enclosure url="https://bola.kompas.com/read/2017/06/10/08070018/selebrasi.keberagaman.ala.bali.united.terdengar.hingga.amerika.serikat?page=all" />
         <pubDate>2019-04-25 07:55:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354020562</guid>
      </item>
      <item>
         <title>7. Teriakan Anak-Anak &#39;Bunuh si Ahok&#39; di Pawai Obor &#39;Bisa Berbahaya&#39; </title>
         <author>danielnelsoenarto17</author>
         <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354020920</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>26 Mei 2017 <br></strong>Teriakan "bunuh-bunuh si Ahok" dengan melodi lagu anak-anak <em>Menanam Jagung di Kebun Kita</em>, terdengar dalam video pendek yang beredar di media sosial.</div><div><br>Pawai obor menyambut Ramadan dilakukan di sejumlah tempat di Jakarta, pada Rabu (24/05). Di malam yang sama terjadi bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu.</div><div><strong><br></strong>Kejadian tersebut sesuai dengan indicator <strong>tidak menghargai perbedaan. </strong>Karena anak-anak yang masih kecil sudah diajarkan untuk <strong>membenci sesama orang Indonesia yang statusnya berbeda</strong>.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.bbc.com/indonesia/trensosial-40046557" />
         <pubDate>2019-04-25 07:57:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354020920</guid>
      </item>
      <item>
         <title>6. &quot;Demo Ricuh, 4 Mahasiswa Ditangkap di Aceh Utara&quot;</title>
         <author>danielnelsoenarto17</author>
         <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354021345</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>24 Mei 2017</strong></div><h1>Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Bersama Mahasiswa (Forbesma) berunjuk rasa di depan kantor Bupati Aceh Utara, Rabu (24/5/2017) siang. Dalam aksi itu, mahasiswa kesal dan <strong>melempar kaca kantor bupati hingga pecah</strong>. Aksi itu berbuntut ricuh saat mahasiswa menolak kehadiran Asisten III Pemerintah Aceh Utara, Iskandar Nasri. Mereka meminta Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib menemui demonstran.<br> <br>Kejadian tersebut sesuai dengan <strong>kebebasan yang tidak bertanggung jawab.</strong></h1>]]></description>
         <enclosure url="https://regional.kompas.com/read/2017/05/24/16485161/demo.ricuh.4.mahasiswa.ditangkap.di.aceh.utara" />
         <pubDate>2019-04-25 07:59:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354021345</guid>
      </item>
      <item>
         <title>5. Ratusan orang protes keberadaan tiga gereja di Kabupaten Bogor </title>
         <author>danielnelsoenarto17</author>
         <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354021735</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>21 Mei 2017</strong><br>Dengan menggelar tikar dan kardus sebagai alas duduk, para peserta aksi yang mengenakan pakaian serba putih menyuarakan tuntutan mereka agar para jemaat Gereja Methodist Indonesia, Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), serta sebuah Gereja Katolik <strong>meninggalkan rumah ibadah yang mereka tempati</strong>.</div><div><br>Pasalnya, ketiga gereja tersebut tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari pemerintah daerah setempat.</div><div><br>Pendeta Abdi Saragih dari Gereja Methodist Indonesia mengakui bahwa gereja yang dipimpinnya tidak memiliki IMB.</div><div><br>"<strong>Namun, bukan berarti kami tidak pernah mengurusnya. Sejak 1999, setiap kami urus selalu ditolak,</strong>" kata Abdi kepada BBC Indonesia.</div><div><strong><br></strong>Kejadian tersebut sesuai dengan indicator <strong>tidak</strong> <strong>toleransi beragama</strong>. Karena tidak hanya mereka mengusir orang-orang yang beribadah di gereja, juga setiap kali pihak gereja mengurus IMB, selalu ditolak.</div><div><strong> </strong></div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-39989672" />
         <pubDate>2019-04-25 08:02:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354021735</guid>
      </item>
      <item>
         <title>4. Siswa SD di Probolinggo Galang Dana untuk Korban Longsor Ponorogo</title>
         <author>danielnelsoenarto17</author>
         <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354023311</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>3 April 2017 <br></strong>Bencana tanah longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, membuat ratusan siswa SDN Triwung Lor 3, Kota Probolinggo, menggelar aksi simpatik, <br> <br>Berbekal pengarahan beragam bencana, puluhan siswa di Kecamatan Kademangan membentangkan poster bertuliskan: "Peduli Bencana Ponorogo. Dalam aksinya, siswa membacakan puisi berjudul: 'Duka di Bumi Reog Ponorogo'.<br> <br>Selain itu, untuk mengenang para korban yang meninggal dan masih terkubur, <strong>para siswa melakukan doa bersama. Mereka juga mengumpulkan sebagian uang sakunya, untuk disumbangkan ke korban yang masih berada di pengungsian</strong>.<br> <br>Salah satu siswa, Zatna Lia Andina, mengaku meski sumbangan yang diberikan tidak besar, namun dia dan teman-temannya berharap <strong>dukungan moril dan materil ini bisa meringankan derita korban bencana alam.<br><br></strong>Kejadian tersebut sesuai dengan indikator <strong>kesadaran sosial</strong>.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-3463521/siswa-sd-di-probolinggo-galang-dana-untuk-korban-longsor-ponorogo" />
         <pubDate>2019-04-25 08:12:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354023311</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2. Gandeng Tokoh dan Organisasi Populer, Kitabisa Sukses Salurkan Donasi Rp61 Miliar </title>
         <author>danielnelsoenarto17</author>
         <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354024058</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>23 Januari 2017 <br></strong>Di awal tahun 2017, situs <em>crowdfunding</em> <a href="https://id.techinasia.com/tag/kitabisa">Kitabisa</a> kembali mengumumkan <strong>jumlah donasi </strong>yang mereka kumpulkan sejak berdiri pada tahun 2013 silam. Berhasil <a href="https://id.techinasia.com/penggalangan-dana-kitabisa-2015">menembus angka Rp7,2 miliar pada tahun 2015</a>, mereka mengklaim telah <a href="https://blog.kitabisa.com/2016/12/indonesia-online-giving-report-kitabisa-com-2016/">berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp61 miliar</a> hingga akhir 2016.<br><br></div><div>Jumlah kampanye yang terdanai pun turut mengalami kenaikan drastis. Hanya sukses menyalurkan donasi ke sekitar 600 kampanye di tahun 2015, pada tahun 2016 yang lalu Kitabisa berhasil menambahkan 2.500 kampanye lagi. <strong>Penggalangan dana untuk pelunasan bangunan masjid di Chiba, yang bernilai Rp3,2 miliar, menjadi kampanye terbesar yang didanai lewat Kitabisa.<br><br></strong>Kejadian tersebut sesuai dengan indikator <strong>kesadaran sosial.</strong></div>]]></description>
         <enclosure url="https://id.techinasia.com/strategi-kitabisa-hingga-berhasil-menyalurkan-donasi-puluhan-miliar" />
         <pubDate>2019-04-25 08:17:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354024058</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1. Unjuk Rasa yang Berujung Pada Kerusuhan</title>
         <author>danielnelsoenarto17</author>
         <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354025739</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>13 Januari 2017<br></strong>Tiga bangunan markas Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Kampung Tegalwaru, RT 05/03, Desa Ciampea, Kabupaten Bogor, dibakar seratusan orang, Jumat 13 Januari 2017.<br><br>Berdasarkan informasi, penyerangan yang berakhir dengan pembakaran itu dipicu oleh kejadian<strong> pengeroyokan dan penusukan</strong> tehadap salah seorang anggota FPI yang dilakukan oleh sejumlah anggota LSM GMBI, di parkiran Rumah Makan Ampera, setelah mengikuti <strong>unjuk rasa</strong> di Mapolda Jawa Barat, Kamis kemarin.<br><br>Kejadian tersebut sesuai dengan kategori <strong>kebebasan yang tidak bertanggung jawab</strong>.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://metro.tempo.co/read/835777/ini-penyebab-markas-gmbi-bogor-dibakar-massa-fpi/full&amp;view=ok" />
         <pubDate>2019-04-25 08:25:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354025739</guid>
      </item>
      <item>
         <title>3. Kerusuhan di Intan Jaya Karena Hasil Pilkada</title>
         <author>danielnelsoenarto17</author>
         <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354026874</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>25 Februari 2017<br></strong>Paulus berujar, sejak tahapan penyelenggaraan, pilkada di Intan Jaya memang sarat kepentingan. Sehingga warga <strong>mudah diprovokasi dan melakukan tindakan brutal</strong>. Diakui Kapolda, sejumlah nama provokator sudah diketahui. Mereka akan dipanggil untuk bertanggung jawab atas insiden itu.<br><br></div><div>“Dari pihak kita sudah mengantongi sejumlah nama oknum yang berperan sebagai provokator hingga menghasut warga melakukan aksi perusakan dan menyerang Ketua KPU dan bupati. Mereka akan dipanggil untuk dimintai keterangan” kata Paulus.<br><br>Kejadian tersebut sesuai dengan kategori <strong>kesadaran sosial</strong> yang kurang. Karena perbedaan pendapat saja, mereka bisa terprovokasi dan membunuh satu sama lain.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://pilkada.tempo.co/read/850144/polda-papua-usut-provokator-kerusuhan-pilkada-intan-jaya/full&amp;view=ok" />
         <pubDate>2019-04-25 08:33:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354026874</guid>
      </item>
      <item>
         <title>17. Anak SD yang dibully dengan kata-kata &#39;dasar Ahok&#39;</title>
         <author>danielnelsoenarto17</author>
         <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354029296</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>31 Oktober 2017<br></strong>JSB, sempat tak masuk sekolah selama dua minggu karena takut untuk datang ke sekolah setelah telapak tangannya ditusuk oleh rekannya.</div><div><br>Unggahan pamannya di Facebook yang menulis, keponakannnya "<strong>satu satunya anak yang beragama Kristen Katolik di kelasnya, Allah menciptakan dia dengan mata yang sipit dan putih, hingga dia mengalami bully, kekerasan, yang sangat keji oleh teman temannya,</strong>" menjadi viral.<br><br>Kejadian ini sesuai dengan indikator <strong>tidak menghargai perbedaan</strong>.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.bbc.com/indonesia/trensosial-41819789" />
         <pubDate>2019-04-25 08:46:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354029296</guid>
      </item>
      <item>
         <title>11. Presiden Jokowi : Islam Radikal Bukan Islam Indonesia</title>
         <author>danielnelsoenarto17</author>
         <link>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354031450</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>14 Juli 2017<br></strong>“Tuntunan untuk mewujudkan Islam yang Wasathiyah, yang moderat, yang santun dan bukan Islam yang keras, bukan Islam yang radikal. Islam radikal bukan Islamnya Majelis Ulama Indonesia. Islam yang radikal bukan Islamnya bangsa Indonesia,” ujar Presiden.<br><br></div><div>Lebih lanjut Presiden mengharapkan agar para alim ulama dapat berperan aktif menuntun<strong> ummat mempererat tali silaturahim, mempererat kerukunan dan bukan hanya kerukunan di antara umat Islam sendiri</strong>. “Tapi juga Ukhuwah Wathaniyah, antar anak-anak bangsa dalam semangat persatuan,” katanya.<br><br></div><div>Presiden mengingatkan bahwa sudah menjadi kodrat bangsa Indonesia selalu ditantang dalam <strong>mengelola keberagaman, dalam mengelola kemajemukan dan dalam mengelola ke-Bhinneka-an.</strong><br><br>Kejadian tersebut sesuai dengan indikator <strong>menghargai perbedaan.</strong></div>]]></description>
         <enclosure url="http://www.suaraislam.co/presiden-jokowi-islam-radikal-bukan-islam-bangsa-indonesia/" />
         <pubDate>2019-04-25 08:55:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danielnelsoenarto17/lnhc3qvcxfkp/wish/354031450</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
