<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>[A] BUATKAN STUDI KELAYAKAN USAHA DARI USAHA KOPI FLORES BAJAWA (2 Kelompok)             [B] BUATKAN RENCANA BISNIS UNTUK MENGEMBANGKAN KOPI FLORES BAJAWA (2 Kelompok) by widyaiswara uptdiskopukmjatim</title>
      <link>https://padlet.com/widyaiswaraupt/lh27p7oddfwm6jul</link>
      <description>Buat dengan format dasar yang paling sesuai dengan aspek SKKNI. Tantangannya adalah : 1). Kelompok Pelaksana A akan menjadi komentator Pelaksana B, begitupula sebaliknya. 2). Kelompok komentator wajib memberikan 5 komentar/pertanyaan kritis bernada negatif, dari Kelompok Pelaksana terkait hasil analisisnya. 3). Kelompok Pelaksana wajib menjawab 5 Pertanyaan/komentar/ kritik dari Kelompok komentator, untuk mendapatkan Poin penilaian. Kelompok pelaksana lainnya dapat memberikan bantuan jawaban untuk mendapatkan poin penilaian kelompok. 4). Poin kritisi =  5 dan menjawab kritik =  5 , Kelompok dengan poin penilaian tertinggi dapat menentukan hukuman bagi kelompok lainnya. 5). Waktu Pelaksana menjelaskan paparan = 5 menit, diskusi 10 menit.  </description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-07-12 10:49:07 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-09-09 09:08:33 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/8.0/svg/1f490.svg</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>widyaiswaraupt</author>
         <link>https://padlet.com/widyaiswaraupt/lh27p7oddfwm6jul/wish/3574170455</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>&lt;&lt;contoh respon &gt;&gt;</strong>: </p><p><strong>STUDI KELAYAKAN USAHA KOPI FLORES, KELOMPOK - KOMENG </strong>(Kolaborasi Mela-Endang-Nini-Gesa)</p><p>1. Aspek Pemasaran : Kopi sudah tidak digemari oleh para remaja, terbukti dari survey<a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://bps.go.id/"> BPS 2011 </a>di kota x..... sehingga dari aspek ini sudah tidak menjanjikan </p><p>2. Aspek Teknis : Peralatan kopi dan lahan tanam semakin sempit, tapi masih bisa dapat supply dari pulau jawa dengan harga murah, sehingga bisa jualan kopi sachet</p><p><br></p><p>3.Aspek Keuangan : Modal sudah terpakai nikah ... (dst)</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/1286110996/6678779cac8f360de15109550d39b05a/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-08 15:44:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/widyaiswaraupt/lh27p7oddfwm6jul/wish/3574170455</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/widyaiswaraupt/lh27p7oddfwm6jul/wish/3575704435</link>
         <description><![CDATA[<p>Studi Kelayakan Usaha Kopi Flores Bajawa</p><p>1. Aspek Pasar</p><p>Peluang:</p><p>Permintaan kopi spesialti meningkat di pasar domestik (tren coffee shop) dan internasional (khususnya Eropa, Amerika, Jepang).</p><p>Konsumen semakin menghargai kopi dengan single origin dan cerita asal-usul.</p><p>Ancaman:</p><p>Persaingan ketat dengan kopi Gayo, Toraja, Mandailing yang sudah lebih dikenal.</p><p>Perubahan tren konsumen (misalnya ke arah ready-to-drink coffee).</p><p>Analisis:</p><p>Dengan branding dan diferensiasi (cerita budaya Flores, cita rasa khas tanah vulkanik), kopi Bajawa punya daya saing kuat.</p><p>2. Aspek Teknis &amp; Produksi</p><p>Lokasi: Bajawa, Flores (NTT) – tanah vulkanik dengan ketinggian 1.200–1.800 mdpl.</p><p>Kapasitas Produksi:</p><p>Potensi awal: ± 5–10 ton green beans/tahun (skala koperasi kecil).</p><p>Bisa ditingkatkan menjadi 30–50 ton/tahun dengan kemitraan petani.</p><p>Teknologi:</p><p>Pasca panen: full washed, honey, natural process.</p><p>Alat: pulper, huller, mesin sangrai, grinder, pengemasan vakum.</p><p>Tenaga Kerja:</p><p>Petani mitra (30–50 orang), teknisi produksi, quality control, barista (untuk hilirisasi).</p><p>Analisis:</p><p>Infrastruktur dasar sudah ada (kebun, SDM petani). Diperlukan investasi tambahan untuk mesin roasting dan packaging modern.</p><p>3. Aspek Manajemen &amp; SDM</p><p>Struktur Organisasi:</p><p>Direktur Utama</p><p>Divisi Produksi &amp; Quality Control</p><p>Divisi Pemasaran &amp; Distribusi</p><p>Divisi Keuangan &amp; Administrasi</p><p>Kelayakan:</p><p>Bisa dijalankan dengan tim inti 5–7 orang + mitra petani.</p><p>4. Aspek Hukum &amp; Legalitas</p><p>Bentuk usaha: Koperasi / CV / PT (disarankan PT untuk ekspor).</p><p>Perizinan: NIB, PIRT, BPOM (untuk produk kemasan), Halal, Sertifikat Kopi Spesialti (jika ekspor).</p><p>Analisis: Layak, dengan catatan semua izin dapat dipenuhi dalam 6–12 bulan.</p><p>5. Aspek Keuangan (Estimasi 3 Tahun)</p><p>Investasi Awal</p><p>Lahan &amp; fasilitas (kemitraan, tidak beli lahan): Rp100 juta</p><p>Mesin roasting, grinder, sealer, packaging: Rp250 juta</p><p>Sertifikasi &amp; izin: Rp50 juta</p><p>Modal kerja (stok, gaji awal, operasional 6 bulan): Rp200 juta</p><p>Total Investasi Awal: ± Rp600 juta</p><p>Proyeksi Pendapatan</p><p>Tahun 1: Produksi 5 ton @ Rp100.000/kg roasted → Rp500 juta omzet.</p><p>Tahun 2: Produksi 15 ton → Rp1,5 miliar omzet.</p><p>Tahun 3: Produksi 30 ton + produk hilir → Rp3 miliar omzet.</p><p>Biaya Operasional (per tahun, rata-rata)</p><p>Gaji &amp; tenaga kerja: Rp300 juta</p><p>Bahan baku (green beans): Rp200 juta</p><p>Logistik &amp; distribusi: Rp100 juta</p><p>Marketing &amp; promosi: Rp50 juta</p><p>Total: ± Rp650 juta (tahun ke-2, naik seiring skala)</p><p>Proyeksi Laba Bersih</p><p>Tahun 1: Rugi ringan / BEP (break even).</p><p>Tahun 2: Laba bersih ± Rp300 juta.</p><p>Tahun 3: Laba bersih ± Rp800 juta.</p><p>Payback Period</p><p>Modal awal Rp600 juta → balik modal di tahun ke-2.</p><p>6. Aspek Sosial &amp; Lingkungan</p><p>Memberdayakan petani lokal → meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bajawa.</p><p>Potensi agrowisata kopi → membuka lapangan kerja baru.</p><p>Ramah lingkungan bila mengadopsi sistem organic &amp; sustainable farming.</p><p>7. Analisis Kelayakan</p><p>Pasar: Layak, karena tren kopi spesialti meningkat.</p><p>Teknis: Layak, karena tersedia lahan &amp; tenaga kerja, hanya perlu peralatan tambahan.</p><p>Hukum: Layak, izin bisa diurus.</p><p>Keuangan: Layak, BEP &lt; 2 tahun, ROI menarik.</p><p>Sosial: Sangat layak, berdampak positif ke petani lokal.</p><p>Kesimpulan: Usaha kopi Flores Bajawa layak dijalankan, dengan catatan fokus pada branding, kualitas pasca panen, dan akses pasar ekspor.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-09 09:01:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/widyaiswaraupt/lh27p7oddfwm6jul/wish/3575704435</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
