<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>KELAS XII MIPA 5 by awing jeka</title>
      <link>https://padlet.com/awing_jeka/l9hdg084iq1e</link>
      <description>TUGAS-TUGAS</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2016-11-15 13:58:05 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-12-04 16:16:37 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/awing_jeka/l9hdg084iq1e/wish/138591587</link>
         <description><![CDATA[<div>TUGAS KELOMPOK 8<br>ION DAN SENYAWA KOMPLE</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padletuploads.blob.core.windows.net/aws/149541648/2f414d39feeaa5b247a177ab70a2c927/ion_dan_Senyawa_Kompleks.docx" />
         <pubDate>2016-11-18 00:23:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/awing_jeka/l9hdg084iq1e/wish/138591587</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TUGAS KELOMPOK 8 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/awing_jeka/l9hdg084iq1e/wish/138598162</link>
         <description><![CDATA[<div>ION DAN SENYAWA KOMPLEKS<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padletuploads.blob.core.windows.net/aws/149541648/d489f4e5bf7e1dfb2f26bae0dd36b876/ion_dan_Senyawa_Kompleks.docx" />
         <pubDate>2016-11-18 01:37:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/awing_jeka/l9hdg084iq1e/wish/138598162</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Makalah halogen kelompok 2  -.MUH ZULKARNAIN -.Dian Ekawati -.Hastuti</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/awing_jeka/l9hdg084iq1e/wish/139524555</link>
         <description><![CDATA[<div><br>&nbsp;BAB I<br>PENDAHULUAN<br><br><br>A.&nbsp; &nbsp; &nbsp;LATAR BELAKANG<br><br>Halogen adalah kelompok unsur kimia yang berada pada golongan VII A ditabel periodik. Kelompok ini terdiri dari: fluor (F), klor (Cl), brom (Br), yodium (I),astatin (At), dan unsur ununseptium (Uus) yang belum ditemukan. Halogen menandakan unsur-unsur yang menghasilkan garam jika bereaksi dengan logam.Unsur golongan VIIA ini merupakan unsur nonlogam paling reaktif. Unsur-unsur initidak ditemukan di alam dalam keadaan bebas, melainkan dalam bentuk garamnya. Mereka membutuhkan satu tambahan elektron untuk mengisi orbit elektron terluarnya,sehingga cenderung membentuk ion negatif bermuatan satu. Ion negatif ini disebution halida, dan garam yang terbentuk oleh ion ini disebut halida.Keberadaan Unsur – Unsur Halogen Unsur-unsur halogen di alam, semuanya ditemukan dalam keadaan diatomik.Hal ini terjadi karena unsur-unsur halogen tidak stabil jika berdiri sendiri. Oleh karenaitu, unsur halogen harus berikatan agar stabil.Unsur-unsur halogen dapat ditemukan di beberapa tempat. Fluorin dapatditemukan di atas permukaan tanah. Klorin dapat ditemukan di dalam air laut. Bromin juga dapat ditemukan di dalam air laut. Begitu juga dengan iodin, yang dapatditemukan di dalam air laut. Astatin dapat ditemukan dari pemboman bismuth dengan partikel alfa.<br><br>B.&nbsp; &nbsp; &nbsp;TUJUAN PEMBAASAN<br><br>Makalah ini kami buat dengan tujuan untuk :<br><br>·&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Mengetahui sifat unsur halogen;<br>·&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Pengetahuan mengenai sifat unsur halogen;<br>·&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Dapat diterapkan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.<br><br>C.&nbsp; &nbsp; &nbsp; RUMUSAN MASALAH<br><br>·&nbsp; &nbsp; &nbsp; Apa pengaruh unsur halogen dalam IPTEK dan dalam kehidupan sehari-hari?<br>·&nbsp; &nbsp; &nbsp; Mengapa unsur halogen terjadi pada golongsn VIIA saja?<br>·&nbsp; &nbsp; &nbsp; Bagaimana sifat-sifat yang dimiliki oleh unsur halogen dalam kaitannya dengan kehidupan masyarakat?<br><br>BAB II<br>PEMBAHASAN<br><br><br>A.&nbsp; &nbsp; &nbsp;DEFINISI HALOGEN<br><br>Halogen adalah unsur-unsur golongan VIIA atau sekarang lebih dikenal dengan golongan 17 dalam&nbsp; tabel sistem periodik unsur, yang mempunyai elektron valensi 7 pada subkulit ns²np⁵.&nbsp; Istilah&nbsp; halogen&nbsp; berasal dari istilah ilmiah bahasa Perancis dari abad ke-18 yang diadaptasi dari bahasa Yunani, yaitu halo genes yang artinya ‘pembentuk garam’ karena unsur-unsur tersebut dapat bereaksi dengan logam membentuk garam. Halogen merupakan sekumpulan unsur nonlogam&nbsp; yang saling berkaitan erat, lincah, dan berwarna terang. Dan secara alamiah bentuk molekulnya diatomik.Halogen digolongkan sebagai pengoksidator kuat karena kecenderungannya membentuk&nbsp; ion negatif. Selain itu, halogen adalah golongan yang paling reaktif karena unsur-unsurnya memiliki konfigurasi elektron pada subkulit ns2 np5.Golongan&nbsp; halogen&nbsp; terdiri dari beberapa unsur yaitu Fluorin (F), Klorin (Cl), Bromin (Br), Iodin (I), Astatin (At) dan unsur Ununseptium yang belum diketahui dengan jelas. Salah satu golongan penting dalam susunan berkala unsur adalah golongan VIIA yang diberi nama “halogen”. Golongan VIIA perlu untuk diingat atau dihapal karena merupakan unsur-unsur yang banyak membentuk persenyawaan di alam atau senyawa di laboratorium. Halogen memiliki arti “pembentuk garam”, di alam unsur-unsur ini banyak ditemukan dalam bentuk garam. Unsur-unsur halogen semuanya berwarna, pada suhu kamar mempunyai wujud yang berbeda-beda. Dengan tujuh elektron pada kulit terluar, menyebabkan halogen sangat reaktif sehingga di alam selalu ada dalam bentuk persenyawaan.<br><br>B.&nbsp; &nbsp; &nbsp;SIFAT SIFAT UNSUR HALOGEN<br><br>Adapun sifat-sifat yang yang dimiliki unsur halogen dapat di kelompokan sebagai sifat fisik dan sifat kimia ;<br>1.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Berdasarkan sifat fisik<br><br>-&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Wujud halogen<br><br>Wujud HalogenPada suhu kamar, flourin dan klorin berupa gas, bromin berupa zat cair yangmudah menguap, sedangkan iodin berupa zat padat yang mudah menyublim.Pemanasan iodin padat pada tekanan atmosfer tidak membuat unsur itu meleleh, tetapilangsung menyublim. Hal ini terjadi karena tekanan uap iodin padat pada suhu kamar lebih besar dari 1 atm.<br><br>-&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Titik cair dan titik didih<br><br>Kecenderungan titik leleh dan titik didih halogen tersebut dapat dijelaskansebagai berikut. Molekul halogen (X2) bersifat nonpolar, dengan demikian gaya tarik-menarik antarmolekul halogen merupakan gaya dispersi. Sebagaimana diketahui, gayadispersi bertambah besar sesuai dengan pertambahan massa molekul (Mr ). Itulahsebabnya mengapa titik leleh dan titik didih halogen meningkat dari atas ke bawah dalam tabel periodik unsur.<br><br><br>-&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Warna dan aroma<br><br>Warna dan Aroma HalogenHalogen mempunyai warna dan aroma tertentu. Flourin berwarna kuningmuda, klorin berwarna hijau muda, bromin berwarna merah tua, iodin padat berwarnahitam, sedangkan uap iodin berwarna ungu. Semua halogen berbau rangsang danmenusuk, serta bersifat racun.<br><br>-&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Kelarutan<br><br>Kelarutan halogen dari fluor sampai yod dalam air semakin berkurang. Fluor selain larut dalam air juga mengalami reaksi.<br><br>2.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Berdasarkan sifat kimia<br><br>a.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Kereaktifan<br><br>Unsur halogen adalah unsur-unsur yang reaktif, hal ini terbukti keberadaan halogen di alam sebagai senyawa. Kereaktifan halogen dipengaruhi oleh keelektronegatifannya. Semakin tinggi keelektronegatifan maka semakin reaktif unsur halogen karena semakin mudah menarik elektron.<br>Kereaktifan halogen juga di pengaruhi oleh energi ikatan halogen.semakin kecil energi ikatan halogen, semakin mudah di putuskan ikatan tersebut sehingga semakin reaktif halogen.<br><br>b.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Daya oksidasi<br><br>Halogen merupakan&nbsp; pengoksidasi kuat. Sifat oksidator dari atas kebawah semakin lemah, sehingga halogen-halogen dapat mengoksidasi ion halida di bawahnya. Sedangkan sifat reduktor ion halida makin ke bawah semakin kuat.<br><br><br>c.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Membentuk molekul diatomik<br>Unsur halogen selalu dalam bentuk molekul diatomik yang sangat reaktif terhadap unsur logam maupun nonlogam.<br><br>3.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Asam Halogen<br>Urutan kekuatan asam halida:HF&lt;HCL&lt;HBr&lt;HI. Di sebabkan perbedaan jari-jari atom dan elektronergativitas.<br>Jari-jari atom adalah jarak dari inti atom sampai kulit terluar.bagi unsur-unsur yang segolongan, jari-jari atom makin ke bawah makin besar sebab jumlah kulit yang atom makin banyak, sehingga kulit terluar makin jauh dari inti atom.<br>Elektronegativitas adalah kemampuan atau kecenderungan suatu atom untuk menangkap atau menarik elektron dari atom lain.<br><br>C.&nbsp; &nbsp; &nbsp; KELIMPAHAN DI ALAM<br><br>1.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Fluorine<br><br>Fluor Ditemukan dalam fluorspar oleh Schwandhard pada tahun 1670 dan baru padatahun 1886 Maisson berhasil mengisolasinya. Merupakan unsur paling elektronegatif dan paling reaktif.&nbsp; Dalam bentuk gas merupakan molekul diatom (F2), berbau pedas, berwarna kuning muda dan bersifat sangat korosif. Serbuk logam, glass, keramik, bahkan air terbakar dalam fluorin dengan nyala terang. Adanya komponen fluorin dalam air minum melebihi 2 ppm dapat menimbulkan lapisan kehitaman pada gigi.<br>Terdapat dalam senyawa fluorspar CaF2, kriolit Na3AlF6, dan fluorapatit Ca(PO4)3F. dengan penambahan asam sulfat ke dalam fluorspar maka akan diperoleh HF dan garam Calsium sulfat. Selanjutnya lelehan asam florida di elektrolisis untuk menghasilkan gas F2.<br>CaF2 + H2SO4 --&gt; CaSO4 + 2HF<br><br>2.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Klorin<br><br>Klor Ditemukan oleh Scheele pada tahu 1774 dan dinamai oleh Davy pada tahun1810. Klor ditemukan di alam dalam keadaan kombinasi sebagai gas Cl2, senyawadan mineral seperti kamalit dan silvit. Gas klor berwarna kuning kehijauan, dapat larut dalam air, mudah bereaksi dengan unsur lain. Klor dapat mengganggu pernafasan, merusak selaput lender dan dalam wujud cahaya dapat membakar kulit.<br>Terdapat dalam senyawa NaCl, KCl, MgCl2, dan CaCl2. Senyawa klorida ditemukan di air laut dan garam batu/endapan garam yang terbentuk akibat penguapan air laut di masa lalu. Setiap 1 kg air laut mengandung sekitar 30 gram NaCl. Proses untuk mendapatkan unsure klorin adalah melalui elektrolisis larutan NaCl pekat (brine) akan menghasilkan Cl2 pada anode dan gas H2, dan NaOH pada katode.<br><br>3.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Bromin<br><br>Brom Ditemukan oleh Balard pada tahun 1826. merupakan zat cair berwarna coklat kemerahan, agak mudah menguap pada temperature kamar, uapnya berwarna merah, berbau tidak enak dan dapat menimbulkan efek iritasi pada mata dan kerongkongan.Bromin mudah larut dalam air dan CS2 membentuk larutan berwarna merah, bersifa tkurang aktif dibandingkan dengan klor tetapi lebih reaktif dari iodium.<br>Terdapat dalam senyawa logam bromide. Senyawa ini juga ditemukan di air laut, endapan garam, dan air mineral. Ditemukan di perairan laut Mati dengan kadar 4500 - 5000 ppm. Garam-garam bromine juga diperoleh dari Arkansas.<br><br>4.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Iodine<br><br>IodiumDitemukan oleh Courtois pada tahun 1811. Merupakan unsur nonlogam.Padatan mengkilap berwarna hitam kebiruan. Dapat menguap pada temperature biasa membentuk gas berwarna ungu-biru berbau tidak enak (perih). Di alam ditemukandalam air laut (air asin) garam chili, dll. Unsur halogen ini larut baik dalam CHCl3,CCl4, dan CS2 tetapi sedikit sekali larut dalam air. Dikenal ada 23 isotop dan hanyasatu yang stabil yaitu 127I yang ditemukan di alam. Kristal iodin dapat melukai kulit,sedangkan uapnya dapat melukai mata dan selaput lendir.<br>Terdapat dalam senyawa natrium iodat NaIO3, yang ditemukan dalam jumlah kecil pada deposit NaNO3 di Chili. Juga dalam larutan bawah tanah di Jepang dan Amerika dengan kadar sampai 100 ppm. Untuk memperoleh iodine dari natrium iodat, dilakukan penambahan zat pereduksi natrium bisulfit NaHSO3 dengan reaksi sebagai berikut :<br>2IO3- + 5HSO3- --&gt; I2 + 3HSO4- + 2SO42- + H2O<br><br>5.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Astatine<br><br>Astatin Merupakan unsur radioaktif pertama yang dibuat sebagai hasil pemboman Bismuth dengan partikel-partikel alfa (hasil sintesa tahun 1940) oleh DR. Corson,K.R. Mackenzie dan E. Segre. Dikenal ada 20 isotop dari astatin, dan isotop At(210)mempunyai waktu paruh 8,3 jam (terpanjang). Astatin lebih logam disbandingiodium. Sifat kimianya mirip iodium, dapat membentuk senyawa antar halogen (AtI,AtBr, AtCl), tetapi belum bisa diketahui apakah At dapat membentuk molekul diatomseperti unsur halogen lainnya. Senyawa yang berhasil dideteksi adalah HAt danCH 3At.6<br>Jumlah astatine di kerak bumi sangat sedikit kurang dari 30 gram.<br><br>D.&nbsp; &nbsp; &nbsp;MANFAAT BAGI KEHIDUPAN DAN PEMBUATAN<br><br>1.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Manfaat dalam kehidupan sehari-hari<br><br>CCl2F2&nbsp; &nbsp; &nbsp;: Gas freon digunakan sebagai zat pendingin pada lemari es<br>ACNaF&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;: Natrium fluorida digunakan sebagai obat penguat pada kayu.<br>CaOCl2&nbsp; &nbsp; &nbsp;: Digunakan sebagai serbuk pengelantang dan desinfektan<br>NaClO&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;: Kaporit sebagai serbuk pengelantang<br>KClO3&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;: Digunakan dalam industri korek api<br>KCl&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;: Digunakan untuk pupuk.<br>NaBr&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; : Digunakan dalam kedokteran sebagai obat penenang.<br><br>2.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Pembuatan halogen<br>Unsur-unsur halogen dapat dibuat dengan jalan oksidasi, reduksi, dan elektrolisis.<br>Klor (Cl)<br>·&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Oksidasi, Dengan memanaskan campuran MnO2, NaCl, dan H2SO4 pekat.<br>·&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Elektrolisis lebur NaCl menghasilkan gaS klor di anode.<br>·&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Elektrolisis lebur NaCl, dihasilkan gas Cl2 pada anode dan Na pada katode.<br>·&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Elektrolisis larutan NaCl dengan menggunakan diafragma, dihasilkan gas Cl2 pada anode dan NaOH pada katode.<br>Brom (Br)<br>·&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Oksidasi, Dengan mengalirkan gas Cl2 ke dalam air laut.<br>Cl2(g) + 2 Br–(aq) —&gt; 2 Cl–(aq) + Br2(aq)<br><br>Iodium (I)<br>·&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Reduksi<br>Dengan menambah NaHSO3 ke dalam larutan NaIO3<br>2 IO3–(aq) + 5 HSO3 –(aq) —&gt;3 HSO4 –(aq) +2 SO42–(aq) + H2O(l) + I2(aq)<br><br><br><br><br>BAB III<br>PENUTUP<br><br><br>KESIMPULAN<br>Halogen adalah kelompok unsur kimia yang berada pada golongan VII A ditabel periodik. terdiri dari: fluor (F), klor (Cl), brom (Br), yodium (I),astatin (At), dan unsur ununseptium (Uus) yang belum ditemukan. Unsur halogen juga banyak di ketemukan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, artinya unsur halogen banyak menyumbang manfaat, seperti halnya unsur-unsur yang lain.<br>Bidang IPTEK banyak menggali sumbernya dari skian banyak molekul yang di ketemukkan modrn ini.<br>Penemuan-penemuan terdahuli nampaknya menjadi aset utama intuk dijadukan bahan pengumpulan imformasi untuk di publiksikan.<br>SARAN<br>Walaupun sudah banyak unsur yang telah di ketemukan akhir-akhir ini serta sudah banyak tokoh-tokoh besar sebagai penemu-penemu IPTEK, kita sebagai generasi penerus bangsa jangan pernah patah semangat untuk terus berfikir kreatif dan inofatif dengan tetap melihat kadaan lingkungan sekitar.<br>&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2016-11-23 08:18:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/awing_jeka/l9hdg084iq1e/wish/139524555</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/awing_jeka/l9hdg084iq1e/wish/290494472</link>
         <description><![CDATA[
SIGN UP
LOG IN

favorite_border

share_arrow
SHARE

help_outline

more_horiz
KELAS XII MIPA 5
TUGAS-TUGAS
Avatar of awing jeka
awing jeka
 + 2
●
2yr
Makalah halogen kelompok 2 -.MUH ZULKARNAIN -.Dian Ekawati -.Hastuti
Makalah halogen kelompok 2  -.MUH ZULKARNAIN -.Dian Ekawati -.Hastuti

 BAB I
PENDAHULUAN


A.     LATAR BELAKANG

Halogen adalah kelompok unsur kimia yang berada pada golongan VII A ditabel periodik. Kelompok ini terdiri dari: fluor (F), klor (Cl), brom (Br), yodium (I),astatin (At), dan unsur ununseptium (Uus) yang belum ditemukan. Halogen menandakan unsur-unsur yang menghasilkan garam jika bereaksi dengan logam.Unsur golongan VIIA ini merupakan unsur nonlogam paling reaktif. Unsur-unsur initidak ditemukan di alam dalam keadaan bebas, melainkan dalam bentuk garamnya. Mereka membutuhkan satu tambahan elektron untuk mengisi orbit elektron terluarnya,sehingga cenderung membentuk ion negatif bermuatan satu. Ion negatif ini disebution halida, dan garam yang terbentuk oleh ion ini disebut halida.Keberadaan Unsur – Unsur Halogen Unsur-unsur halogen di alam, semuanya ditemukan dalam keadaan diatomik.Hal ini terjadi karena unsur-unsur halogen tidak stabil jika berdiri sendiri. Oleh karenaitu, unsur halogen harus berikatan agar stabil.Unsur-unsur halogen dapat ditemukan di beberapa tempat. Fluorin dapatditemukan di atas permukaan tanah. Klorin dapat ditemukan di dalam air laut. Bromin juga dapat ditemukan di dalam air laut. Begitu juga dengan iodin, yang dapatditemukan di dalam air laut. Astatin dapat ditemukan dari pemboman bismuth dengan partikel alfa.

B.     TUJUAN PEMBAASAN

Makalah ini kami buat dengan tujuan untuk :

·        Mengetahui sifat unsur halogen;
·        Pengetahuan mengenai sifat unsur halogen;
·        Dapat diterapkan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

C.      RUMUSAN MASALAH

·      Apa pengaruh unsur halogen dalam IPTEK dan dalam kehidupan sehari-hari?
·      Mengapa unsur halogen terjadi pada golongsn VIIA saja?
·      Bagaimana sifat-sifat yang dimiliki oleh unsur halogen dalam kaitannya dengan kehidupan masyarakat?

BAB II
PEMBAHASAN


A.     DEFINISI HALOGEN

Halogen adalah unsur-unsur golongan VIIA atau sekarang lebih dikenal dengan golongan 17 dalam  tabel sistem periodik unsur, yang mempunyai elektron valensi 7 pada subkulit ns²np⁵.  Istilah  halogen  berasal dari istilah ilmiah bahasa Perancis dari abad ke-18 yang diadaptasi dari bahasa Yunani, yaitu halo genes yang artinya ‘pembentuk garam’ karena unsur-unsur tersebut dapat bereaksi dengan logam membentuk garam. Halogen merupakan sekumpulan unsur nonlogam  yang saling berkaitan erat, lincah, dan berwarna terang. Dan secara alamiah bentuk molekulnya diatomik.Halogen digolongkan sebagai pengoksidator kuat karena kecenderungannya membentuk  ion negatif. Selain itu, halogen adalah golongan yang paling reaktif karena unsur-unsurnya memiliki konfigurasi elektron pada subkulit ns2 np5.Golongan  halogen  terdiri dari beberapa unsur yaitu Fluorin (F), Klorin (Cl), Bromin (Br), Iodin (I), Astatin (At) dan unsur Ununseptium yang belum diketahui dengan jelas. Salah satu golongan penting dalam susunan berkala unsur adalah golongan VIIA yang diberi nama “halogen”. Golongan VIIA perlu untuk diingat atau dihapal karena merupakan unsur-unsur yang banyak membentuk persenyawaan di alam atau senyawa di laboratorium. Halogen memiliki arti “pembentuk garam”, di alam unsur-unsur ini banyak ditemukan dalam bentuk garam. Unsur-unsur halogen semuanya berwarna, pada suhu kamar mempunyai wujud yang berbeda-beda. Dengan tujuh elektron pada kulit terluar, menyebabkan halogen sangat reaktif sehingga di alam selalu ada dalam bentuk persenyawaan.

B.     SIFAT SIFAT UNSUR HALOGEN

Adapun sifat-sifat yang yang dimiliki unsur halogen dapat di kelompokan sebagai sifat fisik dan sifat kimia ;
1.      Berdasarkan sifat fisik

-          Wujud halogen

Wujud HalogenPada suhu kamar, flourin dan klorin berupa gas, bromin berupa zat cair yangmudah menguap, sedangkan iodin berupa zat padat yang mudah menyublim.Pemanasan iodin padat pada tekanan atmosfer tidak membuat unsur itu meleleh, tetapilangsung menyublim. Hal ini terjadi karena tekanan uap iodin padat pada suhu kamar lebih besar dari 1 atm.

-          Titik cair dan titik didih

Kecenderungan titik leleh dan titik didih halogen tersebut dapat dijelaskansebagai berikut. Molekul halogen (X2) bersifat nonpolar, dengan demikian gaya tarik-menarik antarmolekul halogen merupakan gaya dispersi. Sebagaimana diketahui, gayadispersi bertambah besar sesuai dengan pertambahan massa molekul (Mr ). Itulahsebabnya mengapa titik leleh dan titik didih halogen meningkat dari atas ke bawah dalam tabel periodik unsur.


-          Warna dan aroma

Warna dan Aroma HalogenHalogen mempunyai warna dan aroma tertentu. Flourin berwarna kuningmuda, klorin berwarna hijau muda, bromin berwarna merah tua, iodin padat berwarnahitam, sedangkan uap iodin berwarna ungu. Semua halogen berbau rangsang danmenusuk, serta bersifat racun.

-          Kelarutan

Kelarutan halogen dari fluor sampai yod dalam air semakin berkurang. Fluor selain larut dalam air juga mengalami reaksi.

2.       Berdasarkan sifat kimia

a.       Kereaktifan

Unsur halogen adalah unsur-unsur yang reaktif, hal ini terbukti keberadaan halogen di alam sebagai senyawa. Kereaktifan halogen dipengaruhi oleh keelektronegatifannya. Semakin tinggi keelektronegatifan maka semakin reaktif unsur halogen karena semakin mudah menarik elektron.
Kereaktifan halogen juga di pengaruhi oleh energi ikatan halogen.semakin kecil energi ikatan halogen, semakin mudah di putuskan ikatan tersebut sehingga semakin reaktif halogen.

b.       Daya oksidasi

Halogen merupakan  pengoksidasi kuat. Sifat oksidator dari atas kebawah semakin lemah, sehingga halogen-halogen dapat mengoksidasi ion halida di bawahnya. Sedangkan sifat reduktor ion halida makin ke bawah semakin kuat.


c.       Membentuk molekul diatomik
Unsur halogen selalu dalam bentuk molekul diatomik yang sangat reaktif terhadap unsur logam maupun nonlogam.

3.      Asam Halogen
Urutan kekuatan asam halida:HF CaSO4 + 2HF

2.      Klorin

Klor Ditemukan oleh Scheele pada tahu 1774 dan dinamai oleh Davy pada tahun1810. Klor ditemukan di alam dalam keadaan kombinasi sebagai gas Cl2, senyawadan mineral seperti kamalit dan silvit. Gas klor berwarna kuning kehijauan, dapat larut dalam air, mudah bereaksi dengan unsur lain. Klor dapat mengganggu pernafasan, merusak selaput lender dan dalam wujud cahaya dapat membakar kulit.
Terdapat dalam senyawa NaCl, KCl, MgCl2, dan CaCl2. Senyawa klorida ditemukan di air laut dan garam batu/endapan garam yang terbentuk akibat penguapan air laut di masa lalu. Setiap 1 kg air laut mengandung sekitar 30 gram NaCl. Proses untuk mendapatkan unsure klorin adalah melalui elektrolisis larutan NaCl pekat (brine) akan menghasilkan Cl2 pada anode dan gas H2, dan NaOH pada katode.

3.      Bromin

Brom Ditemukan oleh Balard pada tahun 1826. merupakan zat cair berwarna coklat kemerahan, agak mudah menguap pada temperature kamar, uapnya berwarna merah, berbau tidak enak dan dapat menimbulkan efek iritasi pada mata dan kerongkongan.Bromin mudah larut dalam air dan CS2 membentuk larutan berwarna merah, bersifa tkurang aktif dibandingkan dengan klor tetapi lebih reaktif dari iodium.
Terdapat dalam senyawa logam bromide. Senyawa ini juga ditemukan di air laut, endapan garam, dan air mineral. Ditemukan di perairan laut Mati dengan kadar 4500 - 5000 ppm. Garam-garam bromine juga diperoleh dari Arkansas.

4.      Iodine

IodiumDitemukan oleh Courtois pada tahun 1811. Merupakan unsur nonlogam.Padatan mengkilap berwarna hitam kebiruan. Dapat menguap pada temperature biasa membentuk gas berwarna ungu-biru berbau tidak enak (perih). Di alam ditemukandalam air laut (air asin) garam chili, dll. Unsur halogen ini larut baik dalam CHCl3,CCl4, dan CS2 tetapi sedikit sekali larut dalam air. Dikenal ada 23 isotop dan hanyasatu yang stabil yaitu 127I yang ditemukan di alam. Kristal iodin dapat melukai kulit,sedangkan uapnya dapat melukai mata dan selaput lendir.
Terdapat dalam senyawa natrium iodat NaIO3, yang ditemukan dalam jumlah kecil pada deposit NaNO3 di Chili. Juga dalam larutan bawah tanah di Jepang dan Amerika dengan kadar sampai 100 ppm. Untuk memperoleh iodine dari natrium iodat, dilakukan penambahan zat pereduksi natrium bisulfit NaHSO3 dengan reaksi sebagai berikut :
2IO3- + 5HSO3- --&gt; I2 + 3HSO4- + 2SO42- + H2O

5.      Astatine

Astatin Merupakan unsur radioaktif pertama yang dibuat sebagai hasil pemboman Bismuth dengan partikel-partikel alfa (hasil sintesa tahun 1940) oleh DR. Corson,K.R. Mackenzie dan E. Segre. Dikenal ada 20 isotop dari astatin, dan isotop At(210)mempunyai waktu paruh 8,3 jam (terpanjang). Astatin lebih logam disbandingiodium. Sifat kimianya mirip iodium, dapat membentuk senyawa antar halogen (AtI,AtBr, AtCl), tetapi belum bisa diketahui apakah At dapat membentuk molekul diatomseperti unsur halogen lainnya. Senyawa yang berhasil dideteksi adalah HAt danCH 3At.6
Jumlah astatine di kerak bumi sangat sedikit kurang dari 30 gram.

D.     MANFAAT BAGI KEHIDUPAN DAN PEMBUATAN

1.      Manfaat dalam kehidupan sehari-hari

CCl2F2     : Gas freon digunakan sebagai zat pendingin pada lemari es
ACNaF       : Natrium fluorida digunakan sebagai obat penguat pada kayu.
CaOCl2     : Digunakan sebagai serbuk pengelantang dan desinfektan
NaClO       : Kaporit sebagai serbuk pengelantang
KClO3       : Digunakan dalam industri korek api
KCl           : Digunakan untuk pupuk.
NaBr        : Digunakan dalam kedokteran sebagai obat penenang.

2.      Pembuatan halogen
Unsur-unsur halogen dapat dibuat dengan jalan oksidasi, reduksi, dan elektrolisis.
Klor (Cl)
·        Oksidasi, Dengan memanaskan campuran MnO2, NaCl, dan H2SO4 pekat.
·        Elektrolisis lebur NaCl menghasilkan gaS klor di anode.
·        Elektrolisis lebur NaCl, dihasilkan gas Cl2 pada anode dan Na pada katode.
·        Elektrolisis larutan NaCl dengan menggunakan diafragma, dihasilkan gas Cl2 pada anode dan NaOH pada katode.
Brom (Br)
·        Oksidasi, Dengan mengalirkan gas Cl2 ke dalam air laut.
Cl2(g) + 2 Br–(aq) —&gt; 2 Cl–(aq) + Br2(aq)

Iodium (I)
·        Reduksi
Dengan menambah NaHSO3 ke dalam larutan NaIO3
2 IO3–(aq) + 5 HSO3 –(aq) —&gt;3 HSO4 –(aq) +2 SO42–(aq) + H2O(l) + I2(aq)




BAB III
PENUTUP


KESIMPULAN
Halogen adalah kelompok unsur kimia yang berada pada golongan VII A ditabel periodik. terdiri dari: fluor (F), klor (Cl), brom (Br), yodium (I),astatin (At), dan unsur ununseptium (Uus) yang belum ditemukan. Unsur halogen juga banyak di ketemukan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, artinya unsur halogen banyak menyumbang manfaat, seperti halnya unsur-unsur yang lain.
Bidang IPTEK banyak menggali sumbernya dari skian banyak molekul yang di ketemukkan modrn ini.
Penemuan-penemuan terdahuli nampaknya menjadi aset utama intuk dijadukan bahan pengumpulan imformasi untuk di publiksikan.
SARAN
Walaupun sudah banyak unsur yang telah di ketemukan akhir-akhir ini serta sudah banyak tokoh-tokoh besar sebagai penemu-penemu IPTEK, kita sebagai generasi penerus bangsa jangan pernah patah semangat untuk terus berfikir kreatif dan inofatif dengan tetap melihat kadaan lingkungan sekitar.
 
 
more_vert
TUGAS KELOMPOK 8
TUGAS KELOMPOK 8 
ION DAN SENYAWA KOMPLEKS

 ion_dan_Senyawa_Kompleks.docx
ion_dan_Senyawa_Kompleks.docx
Word document
padlet drive
TUGAS KELOMPOK 8
 TUGAS KELOMPOK 8
ION DAN SENYAWA KOMPLE
 ion_dan_Senyawa_Kompleks.docx
ion_dan_Senyawa_Kompleks.docx
Word document
padlet drive
 add
]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-10-08 21:11:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/awing_jeka/l9hdg084iq1e/wish/290494472</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
