<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>PERTANYAAN PEMANTIK MODUL 3.1 by NELWATI, S.Pd, M.Pd</title>
      <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou</link>
      <description>CGP ANGK 7.10 RIAU</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-12-04 04:42:07 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-04-12 14:40:14 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1780126248/eb4c755150d8dddd34848413e382922a/UMI_1.jpeg</url>
      </image>
      <item>
         <title>Nanda Paramita Wulandari</title>
         <author>nandawulandari66</author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548348576</link>
         <description><![CDATA[<div><br><br>1.&nbsp;Individu vs community 2. Keadilan (justice) vs rasa kasihan (honesty) 3.Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty) 4.Jangka pendek lawan jangka panjang (short term vs long term)</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-10 02:51:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548348576</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nanda Paramita Wulandari</title>
         <author>nandawulandari66</author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548350759</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>tiga</strong> <strong>prinsip</strong> yang harus dipahami dalam menghadapi sejumlah pilihan yang penuh dengan tantangan dalam <strong>pengambilan</strong> <strong>keputusan</strong>, yakni Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends-Based Thinking), Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Based Thinking), Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based Thinking)</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-10 02:53:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548350759</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nanda Paramita Wulandari</title>
         <author>nandawulandari66</author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548363866</link>
         <description><![CDATA[<div>9 langkah dalam mengambil keputusan :<br><br></div><ol><li><strong>Mengenali nilai-nilai yang saling bertentangan 2.Menentukan siapa yang terlibat dalam situasi ini. 3.Kumpulkan fakta-fakta yang relevan dengan situasi ini. 4.Pengujian benar atau salah 5.Pengujian Paradigma Benar lawan Benar.6.Melakukan Prinsip Resolusi.7.Investigasi Opsi Trilema 8.Buat Keputusan.9.Lihat lagi Keputusan dan Refleksikan</strong>&nbsp;</li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-10 03:04:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548363866</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nanda Paramita Wulandari</title>
         <author>nandawulandari66</author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548367796</link>
         <description><![CDATA[<div>1 contoh kasus :<br>dulu saya pernah menjabat sebagai Top Leader (Kepala Sekolah), ada seorang guru yang pada saat itu sering izin karena sering bawak anak kesekolah, kiarena pembantu nya sakit dan orang tua beliau tidak ada di sini) dan guru yang tersebut itu juga sering tidak masuk dikarenakan harus menjaga anak disekolah, sementara disisi lain saya harus mengambil sikap dan keputusan untu menyelesaikan permasalahan ini, karena setiap bulannya absensi guru di unit saya harus dilaporkan kepada Yayasan,.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-10 03:08:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548367796</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nanda Paramita Wulandari</title>
         <author>nandawulandari66</author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548372838</link>
         <description><![CDATA[<div>dalam kasus ini saya mengambilkeputusan untuk memanggil secara pribadi dan memberi jalan keluar dari kasus tersebut, semua pilihan ada pada guru tersebut, saya memberikan arahan untuk mencari pembantu atau menitipkan anak beliau ke tpa, setelah saya memberi masukan dan tidak ada jalan keluar saya harus ingatkan guru tersebut tentang prinsip keadilan, tidak enak dengan teman teman guru yang lain, yang&nbsp; datang tepat waktu dan selalu hadir kesekolah, jika setelah saya lakukan semua cara dan upaya, ketika guru tersebut tetap melakukan kesalahan saya selaku kepala sekolah memberikan guru tersebut sangsi dengan panggilan pertama, kedua dan ketigavselanjutnya jika tidak ada solusi saya akan tetap mengkoordinasikan ke yayasan untuk keputusan akhir, direkomendasi sebagai guru tetap yayasan atau tidak &nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-10 03:13:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548372838</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rita Samela</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548413547</link>
         <description><![CDATA[<div>pada situasi dilema etika terdapat 4 pola atau paradigma, yaitu 1. Individu lawan kelompok artinya konflik antara kepentingan pribadi lawan kepentingan orang lain atau kelompok. 2. Rasa keadilan lawan rasa kasihan, artinya keputusan yang diambil dengan mempertimbangkan keadilan atau perlakuan hal yang sama bagi semua orang atau mempertimbangkan rasa empati, kemurahan hati dan kasih sayang. 3. Kebenaran lawan kesetiaan, artinya saat mengambil keputusan memilih sesuai fakta atau mempertimbangkan nilai kesetiaan pada profesi atau pada orang lain. 4. Jangka pendek lawan jangka panjang, artinya, mengambil keputusan terbaik untuk masa sekarang atau untuk jangka waktu masa yang akan datang</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-10 04:01:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548413547</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rita Sameala</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548428756</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam mengambil keputusan kita berpijak pada 3 prinsip pengambilan keputusan, yaitu :1. Prinsip berfikir berbasis hasil akhir, maksudnya pengambilan keputusan untuk kebaikan orang lain atau untuk kepentingan orang lain. 2. Prinsip berfikir berbasis aturan, mengambil keputusan sesuai aturan-aturan yang telah ditetapkan.3. Prinsip berfikir berbasis kepedulian, artinya saat mengambil keputusan mempertimbangkan aspek rasa peduli dan melibatkan rasa empati pada orang lain. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-10 04:23:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548428756</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rita Samela</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548433271</link>
         <description><![CDATA[<div>9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan, yaitu : pertama, mengidentifikasi nilai-nilai yang saling bertentangan, kedua, menetapkan siapa yang terlibat dalam situasi, ketiga. mengumpulkan temuan-temuan yang relevan dengan situasi ini, empat. menguji benar atau salah suatu persoalan, lima. pengujian paradigma benar lawan benar, enam. melakukan prinsip resolusi, tujuh. Investigasi opsi trilema, 8. membuat keputusan, sembilan, meninjau kembali keputusan yang akan dibuat dan merefleksikan. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-10 04:29:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548433271</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rita Samela</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548437964</link>
         <description><![CDATA[<div>Saat menentukan jenis-jenis kegiatan ramadhan di sekolah saya, terjadi perdebatan dimana seluruh guru memberikan sarannya, seperti tadarus, shalat sunnah duha, ceramah agama. karna waktu terbatas ada guru yang menyarankan seluruh kegiatan disarankan dilakukan, sebagian lagi menyarankan tadarus dan shalat sunnah dhuha dengan mempertimbangkan terbatasnya waktu karna berbagi dengan waktu pembelajaran di kelas. sebagai Guru PAI tentunya saya harus mengambil keputusan yang terbaik dengan mempertimbangkan seluruh pendapat rekan-rekan saya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-10 04:36:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548437964</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rita Samela</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548439716</link>
         <description><![CDATA[<div>Dengan berdiskusi dan memperhitungkan tadurus al-qur'an membutuhkan waktu yang panjang, maka saya menawarkan kegiatan ramadhan yang dipilih adalah tadarus al-qur'an dan shalat sunnah dhuha. berdasarkan pertimbangan realitas yang biasa terjadi maka rekan-rekan akhirnya menyepakati apa yang saya tawarkan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-10 04:38:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548439716</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nova Rahmi</title>
         <author>novarahmi85</author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548924037</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam mengambil keputusan di kehidupan sehari hari , terkadang kita mendapatkan adanya kebaikan - kebaikan atau nilai - nilai dasar  yang saling bertentangan yangharus kita pilih. Hal ini disebut dengan dilema etika. 4 paradigma dilema etika dalam pengambilan keputusan tersebut adalah 1. Individu lawan kelompok , ketika adanya konflik kepentingan pribadi melawan kepentingan orang lain atau kelompok kecil melawan kelompok besar 2. Rasa keadilan lawan rasa kasihan ( justice vs mercy ) adalah pilihan untuk mematuhi peraturan dengan berlandaskan rasa hormat terhadap  keadilan ( sama arata ) atau tidak mematuhi peraturan (membengkokkan peraturan ) berdasarkan rasa kasihan ( kebaikan ). 3. Kebenaran lawan kesetiaan ( Truth vs loyalty ) , memilih apakah kita akan berkata jujur atau setia (bertanggung jawab )  kepada orang lain 4. Jangka pendek vs jangka panjang ( short term vs long term ) adalah ketika kita harus memilih apakah keputusan yang terbaik untuk saat in iatau keputusan yang terbaik untuk masa yang akan datang  </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-10 15:20:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548924037</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nova Rahmi</title>
         <author>novarahmi85</author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548931977</link>
         <description><![CDATA[<div>Ada 3 prinsip pengambilan keputusan , yaitu : 1. End base Thinking , dalam prinsip ini pengambil keputusan mengambil keputusan berdasarkan hasil akhir yang dicapai ketika keputusan diambil , apakah berdampak baik atau buruk . Pengambil keputusan mempertimbangkan ahasil akhir . 2. Ruled based Thinking. Keputusan yang diambil biasanya berdasarkan intuisi dan prinsip - prinsip mendalam yang diyakini oleh pengambil keputusan. 3. Care Based Thinking , pengambil keputusan memposisikan dirinya sebagai orang lain ketika keputusan diambil. Seperti memposisikan pengambil keputusan sebagai tokoh panutan atau idolanya ketika mengambil keputusan. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-10 15:28:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548931977</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nova Rahmi </title>
         <author>novarahmi85</author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548953935</link>
         <description><![CDATA[<div>Ada 9 langkah dalam pengambilan dan pengujian keputusan, yaitu :&nbsp;<br>1. Mengenali nilai - nilai yang saling bertentangan . Dalam tahap ini kita mengidentifikasi masalah, mencari nilai - nilai yang saling bertentangan yang berhubungan dengan aspek moral bukan sekedar sopan santun atau norma sosial. 2.Menentukan siapa yang terlibat dalam situasi ini.&nbsp;<br>3. Mengumpulkan fakta - fakta yang relevan dengan situasi yang dihadapi seperti apa yang terjadi di awal situasi, bagaimana hal itu tekuak, apa yang akhirnya terjadi , siapa berkata apa pada siapa, kapan mereka mengatakannya , dll. Kita juga harus menganalisis hal - hal potensial yang bisa terjadi di masa depan.<br>&nbsp;4. Pengujian Benar atau salah yang terdiri dari a. uji legal ( apakah situasi benar melawan salah yang disebut bujukan moral atau benar melawan benar yang disebut dilema etika) b. Uji Regulasi / Standar Profesional ( Apakah ada pelanggaran kode etik atau pelanggaran aturan dalam dilema etika ) c. Uji intuisi ( apakah ada hal - hal yang bertentangan dengan prinsip yang diyakini ) d. Uji publikasi dengan membayangkan ketika keputusan dipublikasikan di publik , ketika kita merasa tidak nyaman dengan hal itu , maka situsasi yang kita hadapai adalah bujukan moral atau benar melawan salah e. Uji Panutan / Idola dengan membayangkan apa yang akan diputuskan oleh tokoh panutan atau idola kita .&nbsp;<br>5. Pengujian Paradigma Benar lawan Benar yaitu Indivisu lawan kelompok, Rasa keadilan vs rasa kasihan , Kebenaran vs vskesetiaan dan Jangka pendek vs jangka Panjang.&nbsp;<br>6. Melakukan 3 prinsip resolusi , yaitu : End base thinking, rule base thinking dan atau care base thinking&nbsp;<br>7. Investigasi Opsi Trilema dengan menemukan ide - ide kreatif&nbsp; yang tidak terduga dalam memutuskan sebuah masalah. &nbsp;<br>8. Buat Keputusan . 9. Lihat dan Refleksikan keputusan yang telah diambil agar berguna untuk kasus - kasus serupa di masa yang akan datang</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-10 15:45:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548953935</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nova Rahmi </title>
         <author>novarahmi85</author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548971664</link>
         <description><![CDATA[<div>Ketika saya menjadi ketua pelaksana UKK ( Ujian Kompetensi Kejuruan ) di jurusan yang saya pimpin dan sekaligus sebagai tim penguji inaternal, ada satu dua orang siswa yang tidak lulus UKK atau ujian praktek tersebut , karena selama ini siswa jarang latihan dan jarang masuk. Sementara waktu ujian telah berakhir dan penguji dari dunia industri atau disebut penguji eksternal telah selesai melaksanakan tugasnya di sekolah tempat saya bekerja dan nilai UKK sudah harus dilaporkan ke dinas. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-10 16:00:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548971664</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nova Rahmi </title>
         <author>novarahmi85</author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548979472</link>
         <description><![CDATA[<div>Dilema yang saya alami dari kasus tadi adalah dilema etika Keadilan vs rasa kasihan . Dimana saya harus memilih apakah memberikan nilai yang tidak terbaik kepada siswa atau memberikan kesempatan sekali lagi pada siswa untuk melakukan praktek tetapi di luar waktu yang tidak sesuai aturan berdasarkan rasa kasihan dan melihat efek jangka panjang bagi siswa.&nbsp;Prinsip yang saya pakai adalah Care Based thinking , saya memikirkan tokoh guru idola saya tentu akan memberikan kesempatan untuk saya jika saya berada di posisi siswa tersebut dan juga prinsip end based thinking . Saya berpikir jika siswa ini saya gagalkan dalam UKK , maka siswa ini akan tidak lulus sekolah yang akan berdampak pada mental dan masa depannya . Jadi solusi yang saya ambil dari investigasi Opsi Trilema adalah dengan membicarakan pada penguji luar atau eksternal agar saya dapat membimbing dan menguji siswa yang belum tuntas UKK ini di luar jadwal tertulis hingga tuntas sehingga siswa tidak kecewa namun penguji luar juga merasa dihargai dengan meminta persetujuan dan izin dari mereka. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-10 16:08:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2548979472</guid>
      </item>
      <item>
         <title>darmita rachman</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2549587507</link>
         <description><![CDATA[<div>Terdapat 4 paradigma dalam pengambilan keputusan yakni 1. Individu lawan kelompok dimana&nbsp; individu melawan kelompok adalah tentang bagaimana membuat pilihan antara apa yang benar untuk satu orang atau kelompok kecil, dan apa yang benar untuk kelompok yang lebih be&nbsp; 2. Rasa keadilan lawan rasa kasihan dimana pilihannya adalah antara mengikuti aturan tertulis atau tidak mengikuti aturan sepenuhnya&nbsp; 3. Kebenaran lawan kesetiaan, Kejujuran dan kesetiaan seringkali menjadi nilai-nilai yang bertentangan dalam situasi dilema etika&nbsp; 4. Jangka pendek lawan jangka panjang&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-11 03:30:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2549587507</guid>
      </item>
      <item>
         <title>darmita rachman</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2549609595</link>
         <description><![CDATA[<div>3 prinsip pengambilan keputusan yaitu Berpikir Berbasis Hasil Akhir,&nbsp; Berpikir Berbasis Peraturan, Berpikir Berbasis Rasa Peduli. Suatu pengambilan keputusan, walaupun telah berlandaskan pada suatu prinsip atau nilai-nilai tertentu, tetap akan memiliki konsekuensi yang mengikutinya &nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-11 03:53:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2549609595</guid>
      </item>
      <item>
         <title>darmita rachman</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2549612213</link>
         <description><![CDATA[<div>9 langkah pengambilan keputusan merupakan panduan yang dapat kita gunakan untuk mengambil keputusan yang akan diambil dalam situasi dilema etika ataupun bujukan moral yang membingungkan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-11 03:56:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2549612213</guid>
      </item>
      <item>
         <title>darmita rachman</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2549628973</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada saat razia handphone di sekolah salah satu murid saya kedapatan membawa hanphone kemudian setelah di cek isi handphone tersebut trnyata ada video asusila yang dibuat murid tersebut pada saat itu saya selaku ketua jurusan dipanggil oleh waka kesiswaan untuk mengambil keputusan atas murid tersebut, saat itu saya sangat bingung mengambil keputusan karena anak tersebut kelas XII dan 3 bulan lagi tamat, selain itu anak tersebut termasuk 5 besar di kelas..</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-11 04:17:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2549628973</guid>
      </item>
      <item>
         <title>darmita rachman</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2549654666</link>
         <description><![CDATA[<div>Dilema yang saya alami dari kasus tadi adalah dilema etika Keadilan vs rasa kasihan. dimana dari kasus tersebut sesuai dengan aturan anak tersebut harus dikeluarkan namun karena orangtua murid tersebut sedang sakit2an dan anak tersebut suah kelas xii maka saya merekomendasikan kepada waka kesiswaan untuk memberikan kesempatan kepada murid tersebut.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-11 04:46:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2549654666</guid>
      </item>
      <item>
         <title>HASRATNA PELMI</title>
         <author>hasratnapelmi13</author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2549712374</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp;4 paradigma dalam mengambil keputusan yaitu :<br>1. individu lawan kelompok, artinya konflik anat<br>ARa kepentingan pribadi lawan kepentingan orang lain/kelompok lain.<br>2. Rasa keadilan lawan rasa kasihan, artinya keputusan yang diambil dengan mempertimbangkan keadilan atau rasa empati<br>3. Kebenaran lawan kesetian, artiny saat mengambil keputusan memilih sesuai fakta atau nilai kesetian pada profesi orang lain<br>4. Jangka pendek lawan jangka panjang, artinya mengambil keputusan terbaik untuk masa depan/akan datang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-11 05:44:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2549712374</guid>
      </item>
      <item>
         <title>HASRATNA PELMI</title>
         <author>hasratnapelmi13</author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2549716162</link>
         <description><![CDATA[<div>3 Prinsip pengambilan keputusan, yaitu :<br>1. prinsip berfikir berbasis hasil akhir, maksudnya mengambil keputusan untuk kebaikan orang lain.<br>2. prinsip berfikir berbasis aturan, maksudnya mengambil keputusan berdasarkan aturan-aaturan yang telah ditetapkan.<br>3. prinsip berfikir berbasis kepedulia, maksudnya saat mengambil keputusan mempertimbangkan aspek rasa peduli dan empati pada oran lain.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-11 05:49:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2549716162</guid>
      </item>
      <item>
         <title>HASRATNA PELMI</title>
         <author>hasratnapelmi13</author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2549723245</link>
         <description><![CDATA[<div>9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan, diantaranya:&nbsp;<br>1) Mengenali nilai- nilai yang saling bertentangan;&nbsp;<br>2) menentukan siapa yang terlibat dalam situasi tersebut;&nbsp;<br>3) mengumpulkan fakta;&nbsp;<br>4) pengujian benar atau salah;&nbsp;<br>5) pengujian benar- benar;&nbsp;<br>6) melakukan prinsip resolusi;&nbsp;<br>7) investigasi opsi trilema;&nbsp;<br>8) buat keputusan;&nbsp;<br>9) lihat lagi keputusan dan refleksikan.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-11 05:56:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2549723245</guid>
      </item>
      <item>
         <title>HASRATNA PELMI</title>
         <author>hasratnapelmi13</author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2549727421</link>
         <description><![CDATA[<div>Salah satu guru di sekolah saya sering datang terlambat, kepala sekolah meminta saya selaku waka kurikulum  memanggil dan menegurnya agar ia bisa mengkondisikan waktu dengan baik kedepannya. Saya bingung, ga enakan, karena saya takut ia kesinggung atau marah kepada saya, disisis lain saya harus melaksanakan amanah dari kepala sekolah. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-11 06:00:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2549727421</guid>
      </item>
      <item>
         <title>HASRATNA PELMI</title>
         <author>hasratnapelmi13</author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2549736016</link>
         <description><![CDATA[<div>Kasusnya adalah dilema keadilan vs rasa kasihan.<br>Saya harus menegur dan mengingatkan semua guru jika melanggar aturan, dan jika saya tegur saya kasihan takut diia merasa kecewa. Tapi saya harus mengambil keputusan, saya memanggil dan mengingatkannya terkait dia sering terlambat.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-11 06:09:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2549736016</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ALIRMAN</title>
         <author>alirman42</author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2550423329</link>
         <description><![CDATA[<div>Empat paradigma dalam pengambilan keputusan :<br>1. Individu lawan masyarakat (individual vs community)<br>2. Rasa keadilan lawan rasa kasihan (justice vs mercy)<br>3. Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty)<br>4. Jangka pendek lawan jangka panjang (short term vs long term) </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-11 16:25:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2550423329</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ALIRMAN</title>
         <author>alirman42</author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2550430815</link>
         <description><![CDATA[<div>3 prinsip pengambilan keputusan yaitu:<br>1. prinsip berpikir berbasis hasil akhir (end-based thinking)<br>2. prinsip berpikir peraturan (ruler-based thingking)<br>3. prinsip berpikir rasa peduli (care-based thinking) </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-11 16:32:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2550430815</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ALIRMAN</title>
         <author>alirman42</author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2550439640</link>
         <description><![CDATA[<div>9 Langkah Pengambilan Keputusan Dalam Situasi Dilema Etika yaitu :<br>1.Mengenali bahwa ada nilai-nilai yang saling bertentangan dalam situasi ini<br>2. Menentukan siapa yang terlibat dalam situasi ini<br>3. Kumpulkan fakta-fakta yang relevan dengan situasi ini<br>4. Pengujian benar atau salah<br>5. Pengujian paradigma benar lawan benar<br>6. Melakukan Prinsip Resolusi<br>7. Investigasi Opsi Trilema.<br>8. Buat Keputusan Akhir.<br>9. Lihat lagi Keputusan dan Refleksikan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-11 16:38:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2550439640</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ALIRMAN</title>
         <author>alirman42</author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2550447505</link>
         <description><![CDATA[<div>Contoh kasus :<br>Saya sebagai wakil kurikulum pernah menghadapi kasus di mana ada salah satu guru yang sering melanggar peraturan sekolah diantaranya sering terlambat masuk kelas, sering meninggalkan ruang kelas dan siswa hanya diberi tugas atau mengerjakan soal. Oleh kepala sekolah di suruh saya untuk melakukan pembinaan terhadap guru tersebut, dan hasilnya masih juga terulang tidak disiplin. Maka perintah kepala sekolah dibuatlah surat peringatan (SP 1) terhadap guru tersebut. Timbul Dilema dihati saya tidak sampai hati memberikan SP 1 ini.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-11 16:45:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2550447505</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ALIRMAN</title>
         <author>alirman42</author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2550450530</link>
         <description><![CDATA[<div>Pengambilan keputusan dari kasus guru tersebut adalah kepala sekolah memberikan Surat Peringatan 1 (SP 1) dan hasilnya guru tersebut ada perubahan yang terjadi, dia tidak terlambat lagi masuk kelas dan tidak lagi meninggalkan ruang kelas selama dia masuk mengajar.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-11 16:47:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2550450530</guid>
      </item>
      <item>
         <title>M. ZAINAL REDO</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2551301872</link>
         <description><![CDATA[<div>Empat Paradigma Dilema Etika yang umum dijumpai : 1. Individu lawan kelompok (individual vs community) 2. Rasa keadilan lawan rasa kasihan (justice vs mercy) 3. Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty) 4. Jangka pendek lawan jangka panjang (short term vs long term).&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-12 07:46:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2551301872</guid>
      </item>
      <item>
         <title>M. ZAINAL REDO</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2551303237</link>
         <description><![CDATA[<div>Tiga prinsip pengambilan keputusan :<br>1. Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends-Based Thinking), 2. Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Based Thinking),3. Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based Thinking).<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-12 07:47:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2551303237</guid>
      </item>
      <item>
         <title>M. ZAINAL REDO</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2551304183</link>
         <description><![CDATA[<div>9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan :&nbsp;<br>1. Mengenali nilai-nilai yang saling bertentangan, 2. Menentukan siapa yang terlibat dalam situasi ini, 3. Kumpulkan fakta-fakta yang relevan dengan situasi ini, 4. Pengujian benar atau salah, 5. Pengujian Paradigma Benar lawan Benar, 6. Melakukan Prinsip Resolusi, 7. Investigasi Opsi Trilema, 8. Buat keputusan, dan 9. Lihat lagi Keputusan dan Refleksikan&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-12 07:48:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2551304183</guid>
      </item>
      <item>
         <title>M. ZAINAL REDO</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2551306157</link>
         <description><![CDATA[<div>Pertama menjadi Bendahara BOSP sekolah saya masih mengikuti kebijakan yang lama terkait anggaran snack dan minum untuk guru.&nbsp; Setelah ada arahan dari Dinas dan tidak boleh dalam aturan Juknis terkait snack dan minum maka ditahun kedua saya menghapus belanja snack dan minum tersebut. Tetapi ada beberapa guru yang protes karena tahun sebelumnya ada snack dan minum setiap minggunya. Saya mengambil keputusan yang tersebut karena saya membaca aturan Juknis dana BOS dan arahan dari dinas. Dan hal ini menjadi kontroversi diantara Guru-guru di sekolah dengan bermacam isu-isu yang tidak baik saya dengar, padahal saya sudah membuat rincian anggran belanja tersebut sesuai aturan yang berlaku dan tidak mau mengambil resiko hukum. Selanjutnya saya berkoodinasi denga&nbsp; kepala sekolah dan musayarawah dengan majelis guru untuk menjelaskan prihal tersebut. Sehingga semua jelas dan bisa menerima hal tersebut dan belanjut sampai sekarang.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-12 07:51:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2551306157</guid>
      </item>
      <item>
         <title>M. ZAINAL REDO</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2551311913</link>
         <description><![CDATA[<div>Kasus yang saya alami waktu itu adalah dilema etika "Individu lawan kelompok"&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-12 07:57:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2551311913</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dini Hidayati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2551702798</link>
         <description><![CDATA[<div>4 Paradigma pengambilan keputusan :&nbsp;<br><br>1. Individu lawan kelompok (individual vs community) --&gt; Dalam paradigma ini ada pertentangan antara individu lawan sebuah kelompok yang lebih besar di mana individu ini juga menjadi bagiannya. Paradigma ini, bisa juga berhubungan dengan konflik antara kepentingan pribadi lawan kepentingan orang lain, atau kelompok kecil lawan kelompok besar. &nbsp;<br><br>2. Rasa keadilan lawan rasa kasihan (justice vs mercy) --&gt; Dalam paradigma ini,&nbsp; pilihannya adalah antara mengikuti aturan tertulis atau tidak mengikuti aturan sepenuhnya. Kita bisa memilih untuk berlaku adil dengan memperlakukan hal yang sama bagi semua orang,&nbsp; atau membuat pengecualian dengan alasan&nbsp; kemurahan hati dan kasih sayang. &nbsp;<br>&nbsp;<br>3. Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty) --&gt; Kejujuran dan kesetiaan seringkali menjadi nilai-nilai yang bertentangan dalam situasi dilema etika.&nbsp; Kadang kita harus memilih antara jujur atau setia (atau bertanggung jawab)<br>kepada orang lain. Apakah kita akan jujur menyampaikan informasi berdasarkan fakta atau kita akan menjunjung nilai kesetiaan pada profesi, kelompok tertentu,&nbsp; atau komitmen yang telah dibuat sebelumnya. &nbsp;<br><br>4. Jangka pendek lawan&nbsp; jangka panjang (short term vs long term) --&gt; Paradigma ini&nbsp; paling sering terjadi dan mudah diamati. Seringkali kita harus memilih keputusan yang kelihatannya terbaik untuk saat ini atau yang terbaik untuk masa yang akan datang.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-12 14:21:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2551702798</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dini Hidayati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2551705548</link>
         <description><![CDATA[<div>3 Prinsip pengambilan keputusan :<br><br></div><ol><li>Berpikir Berbasis Hasil Akhir (<em>Ends-Based Thinking</em>)</li><li>Berpikir Berbasis Peraturan (<em>Rule-Based Thinking</em>)</li><li>Berpikir Berbasis Rasa Peduli (<em>Care-Based Thinking</em>)</li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-12 14:23:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2551705548</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dini Hidayati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2551711642</link>
         <description><![CDATA[<div>9 langkah pengambilan dan Pengujian keputusan dengan mengikuti pertanyaan berikut :<br><br></div><ol><li>Apa nilai-nilai yang saling bertentangan dalam studi kasus tersebut?</li><li>Siapa yang terlibat dalam situasi tersebut ?</li><li>Apa fakta-fakta yang relevan dengan situasi tersebut ?</li><li>Mari kita lakukan pengujian benar atau salah terhadap situasi tersebut.<br>&nbsp;<ul><li>Apakah ada aspek pelanggaran hukum dalam situasi tersebut? (Uji legal)&nbsp;</li><li>Apakah ada pelanggaran peraturan/kode etik profesi dalam kasus tersebut? (Uji regulasi)</li><li>Berdasarkan perasaan dan intuisi Anda, apakah ada yang salah dalam situasi ini? (Uji intuisi)</li><li>Apa yang anda rasakan bila keputusan Anda dipublikasikan di media cetak/elektronik maupun viral di media sosial? Apakah anda merasa nyaman? (Uji Publikasi)</li><li>Kira-kira, apa keputusan yang akan diambil oleh panutan/idola Anda dalam situasi ini?</li><li>Jika situasinya adalah situasi dilema etika, paradigma mana yang terjadi pada situasi tersebut?</li></ul></li></ol><div><br></div><div>6. Dari 3 prinsip penyelesaian dilema, prinsip mana yang akan dipakai?<br>7. Apakah ada sebuah penyelesaian yang kreatif dan&nbsp; tidak terpikir sebelumnya untuk menyelesaikan masalah ini (Investigasi Opsi Trilemma)?<br>8. Apa keputusan yang akan Anda ambil?<br>9. Coba lihat lagi keputusan Anda dan refleksikan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-12 14:26:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2551711642</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dini Hidayati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2551722451</link>
         <description><![CDATA[<div>Contoh Kasus :<br>Saya sebagai wali kelas mendapat laporan bahwa ada 1 murid yang selalu terlambat datang ke sekolah dan sering tidur pada jam pelajaran. pihak kesiswaan meminta agar diberikan surat peringatan dan dipanggil orang tuanya ke sekolah untuk di proses. sementara saya sudah melakukan diagnosis awal bahwa murid tersebut terlambat dan mengantuk karena membantu orang tua berjualan nasi goreng malam hari sehingga terlambat bangun dan mengantuk di sekolah. Pada saat tersebut saya mengalami dilema etika.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-12 14:34:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2551722451</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dini Hidayati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2551724385</link>
         <description><![CDATA[<div>Setelah dilakukan pemanggilan orang tua dan diberikan surat peringatan, Alhamdulillah ada perubahan pada murid tersebut sehingga tidak terlambat lagi datang sekolah dan tidak tidur lagi pada saat jam pelajaran.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-12 14:35:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nelwatinelwati/l9anc62yj4fffuou/wish/2551724385</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
