<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Economics (2nd Gen) by Sri Maloka</title>
      <link>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-08-04 04:10:47 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2026-08-11 00:47:50 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>mushabadik</author>
         <link>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3534915353</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Kesimpulan Belajar Mandiri Tentang (Supply&amp;Demand) </strong></p><p>Permintaan dan penawaran adalah dasar dari kegiatan ekonomi. Hukum permintaan menunjukkan bahwa jika harga naik, jumlah permintaan menurun. Hukum penawaran menyatakan bahwa jika harga naik, jumlah yang ditawarkan meningkat. Keduanya saling memengaruhi dan terjadi dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat harga barang berubah di pasar.</p><p>(Mush'ab Qoiduzzahid)</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-04 08:00:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3534915353</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Demand n Supply (Fariza)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3534924429</link>
         <description><![CDATA[<p>DEFINISI</p><p>Permintaan (Demand) : Jumlah barang atau jasa yang diminta oleh konsumen pada berbagai tingkat harga tertentu dari periode. POV konsumen.</p><p>Penawaran (Supply) : Jumlah barang atau jasa yang ditawarkan produsen pada tingkat harga tertentu dari suatu periode. POV produsen.</p><p>HUKUM</p><p>Pernintaan (Demand) == Kalau harga (p) naik maka jumlah permintaan (q) akan turun. Kurvanya menurun dari kiri atas ke kanan bawah. Semakin murah harganya semakin banyak yang mau beli. Berbanding terbalik</p><p>Penawaran (Supply) == Kalau harga (p) naik maka jumlahnya (q) juga akan naik. Kurvanya naik dari kiri bawah ke kanan atas. Semakin mahal harganya semakin semangat untuk menjualnya.. Berbanding lurus.</p><p>CONTOH</p><p>Permintaan</p><p>= Kalo ada makanan yang hampir kadaluarsa di suatu toko, biasanya suka turun harganya jadi alhasil bakal banyak juga yang beli.</p><p>Penawaran</p><p>= Kalo ada keluaran barang elektronik terbaru biasanya para penjualnya bakal semangat buat ngejual barang itu.</p><p><br></p><p> </p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-04 08:10:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3534924429</guid>
      </item>
      <item>
         <title>kesimpulan ( suply &amp; demand )-Kaysha</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3534933125</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Definition Of Demand </strong></p><p>Permintaan adalah sejumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dan pada waktu tertentu.</p><p><strong>Definition Of Supply</strong></p><p>Penawaran adalah sejumlah barang atau jasa yang tersedia dan dapat dijual oleh produsen (penjual) pada berbagai tingkat harga dan pada waktu tertentu.</p><p><strong>Hukum dari Permintaan</strong></p><p><em>Jika harga suatu barang atau jasa naik, maka jumlah barang yang diminta akan cenderung turun.</em>Maupun sebaliknya.</p><p><strong>Hukum dari Penawaran</strong></p><p><em>Jika harga suatu barang atau jasa naik, maka jumlah barang yang ditawarkan oleh produsen akan cenderung naik.</em> <em>Sebaliknya, jika harga suatu barang atau jasa turun, maka jumlah barang yang ditawarkan oleh produsen akan cenderung turun.</em></p><p><strong><em>Contoh dalam kehidupan sehari-hari</em></strong></p><p>Permintaan:</p><p>Promo diskon E-Commerce</p><p>misalnya kalo toko online itu lagi promo diskon besar2an kayak 11.11/12.12 harga produknya bakal lebih murah yang bikin banyak orang buat beli barang yang mereka inginkan </p><p>Penawaran:</p><p>contohnya kalo lagi musim panen buah mangga gara2 banyak stoknya otomatis semua penjual bakal ngejual mangga nya dengan harga lebih murah biar cepet abis </p><p>sebaliknya kalo mangga nya lagi langka penjual bakal naikin harga buah mangga nya dan penjual bakal lebih termotivasi buat ngejualnya biar keuntungannya lebih gede</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-04 08:25:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3534933125</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3571416365</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Nama: Haura Yasmin</strong></p><p><strong>Kesimpulan Mengenai "17+8" Tuntutan Rakyat</strong></p><p>17+8 itu adalah tuntutan rakyat yang berisi 17 tuntutan jangka pendek dan 8 tuntutan jangka panjang. Cerminan dari berbagai isu sosial-politik yang mendesak dan menjadi perhatian publik. </p><p>Sebagai seorang pelajar yang akrab dengan teknologi, saya percaya bahwa media sosial adalah alat yang efektif untuk menyuarakan aspirasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat. Selain itu, doa merupakan kontribusi spiritual yang tidak kalah penting untuk memohon perbaikan kondisi bangsa. Harapan saya, tuntutan ini dapat mendorong terwujudnya pemerintahan yang lebih adil dan peduli terhadap seluruh lapisan masyarakat, mulai dari guru hingga buruh.</p><p><br/></p><p><strong>Judul Berita : DPR Resmi Hentikan Tunjangan Perumahan dan Moratorium Perjalanan Luar Negeri Anggota Dewan</strong></p><p><br/></p><p>Berita tersebut berisi <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.metrotvnews.com/tag/975/dpr-ri"><strong>DPR</strong></a> yang sepakat menghentikan <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.metrotvnews.com/tag/3493/tunjangan-dpr"><strong>tunjangan</strong></a> perumahan anggota dewan. Keputusan tersebut diambil dalam rapat konsultasi pimpinan DPR dengan pimpinan fraksi pada Kamis, 4 September 2025.<br>Kebijakan tersebut merupakan salah satu tuntutan masyarakat dalam demonstrasi beberapa waktu lalu. Penghentian tunjangan perumahan berlaku sejak akhir Agustus 2025.<br>DPR juga memoratorium perjalanan ke luar negeri kecuali menghadiri acara kenegaraan. Kebijakan tersebut berlaku sejak 1 September 2025.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-06 04:35:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3571416365</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3571417029</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Nama;Mush'ab Qoiduzzahid</strong></p><p><strong>Kesimpulan mengenai </strong>"<strong>17+8 Tuntutan Rakyat" adalah;</strong></p><p>Setelah saya mempelajari terkait "<strong>17+8 Tuntutan Rakyat" </strong>saya jadi sadar bahwa isu ini penting bagi saya sebagai pelajar,yang mungkin dimasa depan akan merasakan dampaknya.Jadi "<strong>17+8 Tuntutan Rakyat" </strong>adalah tuntutan dari masyakat agar pemerintahan DPR menjadi lebih transparan,tuntutan ini dibagi menjadi 2 yaitu <strong>17 tuntutan jangka pendek dan 8 tuntutan jangka panjang.Tentu sebagai pelajar saya harus bisa menyikapi</strong> isu ini,karena isu ini tidak jauh dari seorang pelajar yang akan merasakan dampaknya dimasa depan.Sikap yang bisa saya lakukan adalah dengan meningkatkan pemahaman saya sendiri (melek politik).<strong>Untuk harapannya,</strong>semoga tuntutan ini bisa didengar dan diwujudkan oleh para pejabat publik,dan saya berharap juga pejabat publik bisa lebih bertanggung jawab dan transparan,sehingga negara kita bisa lebih maju dan makmur.</p><p><strong>BERITA TERKINI!!!!</strong></p><p>LBH Surabaya Sebut 5-10 Orang Jadi Korban Salah Tangkap Aparat</p><p>Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya menyebut ada sekitar lima hingga 10 orang menjadi korban salah tangkap saat aksi di Surabaya pada Jumat (29/8/2025) dan Sabtu (30/8/2025) lalu.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-06 04:36:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3571417029</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3571427383</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Nama</strong>: Fariza Althafika Rasyid</p><p><strong>Kesimpulan Mengenai "17+8 Tuntutan Rakyat"</strong></p><p><strong>POV:</strong> Tuntutan 17+8, 17 untuk jangka pendek, 8 untuk jangka panjang dari suara rakyat adalah tuntutan tuntutan yang berisi hal-hal penting untuk ditindaklanjuti dalam tujuan menuju Indonesia yang benar-benar merdeka, mendengar suara rakyat, dan berperilaku adil.</p><p><strong>Hal yg bisa dikasih di kasus ini sebagai siswa/santri:</strong> Mendo’akan kondisi Indonesia saat ini, menyuarakan dengan mendukung postingan-postingan tentang hal ini, dan memperdalam juga mempelajari hal-hal yang sedang terjadi yang siapa tau akan berguna di suatu hari ketika bisa berkontribusi langsung.</p><p><strong>Harapan ke depannya:</strong> Segala kebijakan yang terbaik dapat terlaksana dengan baik, rakyat didengar aspirasinya, dan para perwakilan benar-benar bisa mewakilkan seluruh rakyat Indonesia.</p><p><strong>Isi berita yg dicari:</strong> <em>Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi demonstrasi kembali terjadi pada hari ini, Jumat (5/9/2025).</em> <strong>Aksi yang dilakukan para mahasiswa punya tujuan untuk mengawal tuntutan 17+8 </strong>yang beberapa harus diselesaikan hari ini. Kombes Ade Ary Syam Indradi, Kepala Biro Multimedia (Karomulmed) Divisi Humas Polri menjelaskan mahasiswa yang hadir di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berasal dari Bandung. Ade meminta masyarakat tidak perlu khawatir dan bisa menjalankan aktivitas seperti biasa. <strong>Kepada massa aksi, diharapkan dapat menyampaikan aspirasi dengan baik dan tidak mengganggu keamanan, ketertiban masyarakat</strong> (kamtibnas). <strong>Polri menurunkan 1.371 personel pengamanan dalam aksi demonstrasi pada hari ini.</strong> Mengutip detikcom , massa mahasiswa tiba di lokasi sekitar pukul 13.48 WIB. Mereka tiba dari arah Semanggi. Mereka membawa atribut bendera dengan tulisan Universitas Padjadjaran. Mereka juga membawa bendera merah putih. Selain itu, para mahasiswa juga membawa poster-poster seperti <strong>17+8 Tuntutan Rakyat</strong>. Ada juga mahasiswa yang menulis <em>'Laprak gue aja kelar sebelum deadline'</em>. Dalam poster lain tertulis <em>'Bandung Bondowoso aja bisa bikin 999 candi semalam, masa bapa ibu DPR gak bisa selesain 17 PR nya malam ini'.</em> Ada pula yang menulis <em>'Cepet selesain dong tugasnya, malu ege udah ada #freeindonesia di negara lain'.</em></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-06 05:06:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3571427383</guid>
      </item>
      <item>
         <title>kaysha N.V</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3571450486</link>
         <description><![CDATA[<p>Kesimpulan mengenai berita tentang 17+8</p><p><strong>POV </strong>:Setelah aku baca tentang berita nya aku jadi inget kalo isu yang sekarang sedang ramai ini seperti isu yang sudah terjadi pada tahun 1998, di mana rakyat turun ke jalan menuntut keadilan dan perubahan. Kalau tuntutan-tuntutan ini terus diabaikan,masih mungkin di masa depan kita akan menghadapi krisis yang lebih besar bukan cuma soal ekonomi, tapi juga kepercayaan rakyat terhadap negara bisa runtuh.</p><p>Jadi 17+8 itu suara rakyat yang ingin pemerintah berubah dan bekerja lebih baik</p><p>17 yang berarti tuntutan berjangka pendek yang harus dijalankan sebelum tanggal 5 September 2025</p><p>Kalo 8 itu tuntutan berjangka panjang yang harus di selesaikan dalam waktu satu tahun paling lambat tanggal 31 Agustus 2026</p><p><strong>Sikap kita sebagai pelajar :</strong></p><p>Kita sebagai siswa SMA IT BAITUL ILMI yang diberi kesempatan membuka sosmed satu minggu sekali kita bisa menggunakan kesempatan itu untuk menyuarakan pendapat dengan cara cerdas yaitu seperti membuat poster atau share postingan story yang berhubungan dengan isu tersebut</p><p>Dan kita bisa bantu untuk berdoa agar isu ini cepat selesai walaupun doa bukan satu satunya cara tapi tetap penting karena sebagai bentuk ikhtiar batin</p><p><strong>Harapannya:</strong></p><p>Semoga tuntutan ini bisa di wujudkan semua oleh para pejabat dan semoga kedepannya Indonesia memiliki pemimpin dan kebijakan yang bisa mendamaikan negara dan rakyatnya</p><p><strong>Berita:</strong></p><p><strong>Halo DPR, Deadline 17 Tuntutan Rakyat Jatuh Hari Ini<br>Para aktivis hingga influencer menyerahkan tuntutan rakyat '17+8' atau 17 tuntutan jangka pendek dan 8 tuntutan jangka panjang ke DPR RI pada Kamis kemarin. Diketahui 17 tuntutan itu tenggat waktunya jatuh hari ini.<br>Tuntutan rakyat '17+8' itu kompak digaungkan masyarakat Indonesia lewat media sosial (medsos). Akhirnya tuntutan itu resmi diserahkan ke DPR pada Kamis (4/9) kemarin oleh Kolektif 17+8 Indonesia Berbenah.<br>Penyerahan itu dilakukan langsung oleh Abigail Limuria, Andovi da Lopez, Jerome Polin, Andhyta F. Utami (Afu), Fathia Izzati, hingga Jovial da Lopez.Penyerahan 17+8 tuntutan warga ini diterima oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade dan anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka. Saat menerima, Andre turut menandatangani surat serah terima 17+8 tuntutan tersebut.<br><br></strong></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-06 06:19:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3571450486</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KETENAGAKERJAAN (Haura Yasmin I)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3665341658</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p><strong>Hakikat Ketenagakerjaan</strong></p><p>Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang/ jasa, baik untuk memenuhi kebutuhan pribadi maupun untuk masyarakat.</p><p><br/></p><p>Jumlah penduduk adalah banyaknya orang yang mendiami suatu wilayah negara. Terbagi menjadi dua:</p><p>- kelompok penduduk usia kerja (15 tahun ke atas untuk negara berkembang dan 15-64 tahun untuk negara maju)</p><p>-kelompok penduduk bukan usia kerja (0-14 tahun untuk negara berkembang dan 0-14 &amp; 64 tahun ke atas untuk negara maju).</p><p><br/></p><p>Tenaga kerja juga terbagi  menjadi dua - kelompok angkatan kerja (menganggur dan bekerja (setengah menganggur (kentara/jam kerja kurang (produktivitas rendah dan penghasilan rendah) dan tidak kentara) dan bekerja penuh)</p><p>- kelompok bukan angkatan kerja (sekolah, mengurus rumah tangga, penerima pendapatan)</p><p><br/></p><p>Penganggur adalah penduduk yang tidak bekerja, sedang mencari pekerjaan, atau sedang mempersiapkan suatu usaha baru.</p></li><li><p><strong>Jenis-jenis Tenaga Kerja</strong></p><p>a. Berdasarkan sifat kerjanya</p><ol><li><p>Tenaga kerja rohaniah (nonfisik)</p></li><li><p>Tenaga kerja jasmaniah (fisik)</p></li></ol><p>b. Berdasarkan keahliannya</p><ol><li><p>Tenaga kerja terdidik</p></li><li><p>Tenaga kerja terlatih </p></li><li><p>Tenaga kerja tidak terdidik dan terlatih</p><ol start="3"><li><p><strong>Masalah Ketenagakerjaan</strong></p><p>a. Jumlah angkatan kerja yang tinggi</p><p>b. Tingkat pengangguran yang tinggi</p><p>c. Tingkat pendidikan dan keterampilan yang rendah</p><p>d. Penyebaran angkatan kerja yang tidak merata</p><ol><li><p>Ketimpangan regional</p></li><li><p>Urbanisasi yang tidak terkontrol</p></li><li><p>ketimpangan antar sektor</p></li><li><p>kurangnya infrastruktur dan investasi di daerah</p></li><li><p>distribusi tenaga kerja tidak sesuai kebutuhan lokal</p><p>e. Perlindungan kesejahteraan tenaga kerja yang belum maksimal</p><ol start="4"><li><p><strong>Upaya Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja</strong></p><p>a. Pemerintah </p><p>b. Pihak swasta</p><p>c. individu</p><ol><li><p>Membekali diri dengan engetahuan dan keterampilan</p></li><li><p>Menanamkan jiwa wirausaha</p></li></ol></li></ol></li></ol></li></ol></li></ol></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-11-04 09:24:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3665341658</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KETENAGAKERJAAN ( kayshaa )</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3665393782</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1.Hakikat</strong></p><p>Tenaga Kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan/jasa,baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat.</p><p><br/></p><p>Jumlah penduduk adalah banyaknya orang yang mendiami suatu wilayah negara.Penduduk suatu negara dapat dibagi dalam dua kelompok </p><p>1.<strong>Penduduk usia kerja</strong></p><p>untuk negara berkembang seperti Indonesia 15 tahun ke atas</p><p>sementara di negara maju penduduk usia kerja adalah penduduk berumur antara 15-64 tahun</p><p>2.<strong>Penduduk bukan usia kerja</strong></p><p>di  negara berkembang penduduk bukan usia kerja penduduk yang berumur  0 hingga 14 tahun</p><p>sedangkan,di negara maju mereka yang berumur 0 hingga 14 tahun dan mereka yang berumur 64 tahun keatas.</p><p><strong>Tenaga kerja </strong>dapat pula dibagi ke dalam dua kelompok </p><p>1.Kelompok angkatan kerja</p><p>2.Kelompok bukan angkatan kerja</p><p><strong>2.Jenis-Jenis Tenaga Kerja</strong></p><p><strong>a.Berdasarkan sifat kerjanya </strong></p><p>1.Tenaga kerja rohaniah ( nonfisik) contoh : direktur,manajer,konsultan</p><p>2.Tenaga Kerja Jasmaniah ( fisik ) contoh : pekerja bangunan,sopir angkutan umum</p><p><strong>b.Berdasarkan keahliannya</strong></p><p>1.Tenaga kerja terdidik</p><p>yang mendapatkan suatu keahlian atau kemahiran pada suatu bidang melalui sekolah atau pendidikan.Contoh : pengacara,insinyur,ekonom,dokter.</p><p>2.Tenaga kerja terlatih</p><p>yang memiliki keahlian dalam bidang tertentu yang didapat melalui pengalaman kerja.Contoh : pelukis,tukang masak</p><p>3.Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih </p><p>yang hanya bekerja mengandalkan tenaga.Contoh : kuli,supir angkot,buruh pabrik</p><p><strong>3.Masalah Ketenagakerjaan</strong></p><p>a.Jumlah angkatan kerja yang tinggi.</p><p>b.Tingakat pengangguran yang tinggi.</p><p>c.Tingkat pendidikan dan keterampilan yang rendah.</p><p>d.Penyebaran angkatan kerja yang tidak merata</p><p>Permasalahan yang dapat terjadi apabila penyebaran angkatan kerja tidak merata</p><p>1.Ketimpangan regional</p><p>2.Urbanisasi yang tidak terkontrol</p><p>3.Ketimpangan antarsektor ekonomi</p><p>4.Kurangnya infrastruktur dan inventasi di daerah</p><p>5.Distribusi tenaga kerja tidak sesuai kebutuhan lokal</p><p><strong>4.Upaya Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja </strong></p><p>a.Pemerintah</p><p>mendirikan berbagi pusat latihan kerja yang bertujuan untuk melatih tenaga kerja agar terampil,berinisiatif,dan kreatif.</p><p>b.Pihak Swasta</p><p>dapat melakukan kerja sama dengan sekolah atau kampus.Kerja sama yang dapat dilakukan adalah menyediakan kesempatan bagi para siswa dan mahasiswa untuk kerja praktik atau magang di perusahaan yang bersangkutan.</p><p>c.Indivdu</p><p>1.Membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan </p><p>seperti keterampilan komputer,bahasa asing,dan keahlian khusus yangs sesuai pekerjaan yang ditawarkan</p><p>2. Menanamkan jiwa wirausaha</p><p>apabila belum atau tidak bekerja seseorang bisa bekerja secara mendiri seperti beternak,budi daya tanaman atau berdagang.</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-11-04 10:01:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3665393782</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ketenagakerjaan (Fariza)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3665449662</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Ketenagakerjaan</strong> adalah segala hal yang berhubungan dengan <strong>tenaga kerja </strong>(pekerja/ buruh yang melakukan pekerjaan untuk menghasilkan sesuatu dalam memenuhi kebutuhan hidupnya maupun masyarakat) baik menyangkut hal-hal yang ada : </p><p><strong>Sebelum</strong> masa kerja (<em>preemployment</em>)</p><ul><li><p>Pemagangan</p></li><li><p>Kewajiban mengumumkan lowongan kerja</p></li></ul><p><strong>Selama</strong> masa bekerja (<em>during employment</em>)</p><ul><li><p>Perlindungan kerja</p></li><li><p>Upah</p></li><li><p>Jaminan sosial</p></li><li><p>Kesehatan</p></li><li><p>Keselamatan kerja</p></li><li><p>Pengawasan kerja</p></li></ul><p><strong>Sesudah</strong> masa kerja (<em>postemployment</em>)</p><ul><li><p>Pesangon</p></li><li><p>Pensiun/ jaminan hari tua</p></li></ul><p><strong>Jumlah Penduduk</strong> adalah banyaknya orang yang mendiami suatu wilayah negara.</p><p><strong>Penduduk:</strong></p><ul><li><p>Usia kerja (Tenaga Kerja)</p><p>Usia &gt;15 (untuk negara berkembang)</p><p>Usia 15-64 (untuk negara maju)</p></li><li><p>Bukan usia kerja</p><p>Usia &lt;15 (untuk negara berkembang)</p><p>Usia &lt;15 dan &gt;64 (untuk negara maju)</p></li></ul><p><strong>Tenaga Kerja:</strong></p><ul><li><p>Angkatan kerja </p><p>Menganggur/ bekerja, bekerja penuh/ setengah menganggur, tidak kentara/ kentara (jam kurang kerja), produktivitas rendah/ penghasilan rendah.</p></li><li><p>Bukan angkatan kerja</p><p>Sekolah/ mengurus rumah tangga/ penerima pendapatan.</p></li></ul><p><strong>Penganggur</strong> adalah penduduk yang tidak bekerja, sedang mencari pekerjaan, atau sedang mempersiapkan suatu usaha baru.</p><p><br/></p><p><strong>Jenis-jenis Tenaga Kerja:</strong></p><ul><li><p><em>Berdasarkan sifat kerjanya</em></p><ol><li><p>Rohaniah (nonfisik)</p></li><li><p>Jasmaniah (fisik)</p></li></ol></li><li><p><em>Berdasarkan keahliannya</em></p><ol><li><p>Terdidik (Pengacara, insinyur, ekonom, dokter dll)</p></li><li><p>Terlatih (Sopir, tukang masak, montir, pelukir dll)</p></li><li><p>Tak terdidik dan tak terlatih (Kuli, buruh angkut, buruh pabrik, pembantu, tukang becak dll)</p></li></ol></li></ul><p><strong>Masalah Ketenagakerjaan:</strong></p><ol><li><p>Jumlah angkatan kerja yang tinggi</p></li><li><p>Tingkat pengangguran yang tinggi</p></li><li><p>Tingkat pendidikan dan keterampilan yang rendah</p></li><li><p>Penyebaran angkatan kerja yang tidak merata:</p><ul><li><p>Ketimpangan regional</p></li><li><p>Urbanisasi yang tidak terkontrol</p></li><li><p>Ketimpangan antarsektor ekonomi</p></li><li><p>Kurangnya infrastruktur dan investasi di daerah</p></li><li><p>Distribusi tenaga kerja yang tidak sesuai kebutuhan lokal </p></li></ul></li></ol><p><strong>Upaya Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja:</strong></p><ul><li><p>Pemerintah</p><p>Mendirikan berbagai pusat latihan kerja untuk melatih tenaga kerja agar terampil, berinisiatif, dan kreatif yang disertai dengan usaha peningkatan mutu sekolah kejuruan, penciptaan kondisi yang kondusif bagi penanaman modal, transmigrasi, dan keluarga berencana.</p></li><li><p>Pihak swasta (Perusahaan)</p><p>Melakukan kerjasama dengan sekolah/ kampus dalam menyediakan kesempatan bagi para siswa dan mahasiswa untuk bekerja praktik/ magang.</p></li><li><p>Individu</p><ol><li><p>Membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan</p></li><li><p>Menanamkan jiwa wirausaha</p></li></ol></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-11-04 10:43:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3665449662</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3687641619</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>SYAHID</strong></p><p><strong>1. Hakikat ketenaga kerjaan</strong></p><p>Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan/atau jasa, baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat.</p><p><br/></p><p>Jumlah penduduk adalah banyaknya orang yang mendiami suatu wilayah negara. Penduduk suatu negara dapat dibagi dalam dua kelompok</p><p><strong><em>1.Penduduk usia kerja</em></strong></p><p>untuk negara berkembang seperti Indonesia 15 tahun ke atas sementara di negara maju penduduk usia kerja adalah penduduk berumur antara 15-64 tahun.</p><p><strong><em>2.Penduduk bukan usia kerja</em></strong></p><p>di negara berkembang penduduk bukan usia kerja penduduk yang berumur 0 hingga 14 tahun dan mereka yang berumur 64 tahun keatas.</p><p><em>1.Kelompok angkatan kerja</em></p><p><em>2.Kelompok bukan angkatan kerja</em></p><p><br/></p><p><strong>2. Jenis-jenis tenaga kerja</strong></p><p>a. Berdasarkan sifat kerjanya ada dua</p><p>yang pertama ada tenaga kerja rohaniah (non fisik)</p><p>lebih banyak menggunakan proses pemikiran,gagasan,ide,dsb. contohnya direktur, konsultan, manejer.</p><p>b. berdasarkan keahliannya ada tiga</p><p>1.tenaga kerja terdidik </p><p>yaitu tenaga kerja yang mendapatkan suatu keahlian atau kemahiran pada suatu bidang melalui sekolah atau pendidikan. contohnya pengacara, dokter, ekonom, dll.</p><p>2.tenaga kerja terlatih</p><p>yang memiliki keahlian dalam bidang tertentu yang didapat melalui pengalaman kerja. contohnya sopir, tukang masaka, montir, dan pelukis.</p><p>3.tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih</p><p>yang hanya bekerja mengandalkan tenaga. contohnya kuli, pembantu, dan tukang becak.</p><p><br/></p><p><strong>3. Masalah ketenaga kerjaan</strong></p><p>a. Jumlah angkatan kerja yang tinggi</p><p>b. Tingkat pengangguran yang tinggi</p><p>c. Tingkat pendidikan dan keterampilan yang rendah</p><p>d. Penyebaran angkatan kerja yang tidak merata</p><p>Permasalahan yang dapat terjadi jika penyebaran angkatan kerja tidak merata</p><p>1. ketimpangan regional</p><p>2. urbanisasi yang tidak terkontrol</p><p>3. ketimpangan antar sektor ekonomi</p><p>4. kurangnya infrastruktur dan infestasi di</p><p>daerah</p><p>5. distribusi tenaga kerja tidak sesuai kebutuhan lokal</p><p><br/></p><p>4. Upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja</p><p>sebelum memasuki dunia kerja, seorang tenaga kerja harus sudah memiliki sejumlah "nilai lebih" berupa tingkat pendidikan dan keterampilan tertentu.</p><p>a. pemerintah</p><p>mendirikan berbagai pusat latihan kerja. bertujuan melatih tenaga kerja agar terampil, berinisiatif, dan kreatif.</p><p>b. pihak swasta (perusahaan)</p><p>dapat melakukan kerja sama dengan sekolah atau kampus. kerjasama yang dapat dilakuakan adalah menyediakan kesempatan bagi para siswa dan mahasiswa untuk kerja praktik atau magang di perusahaan yang bersangkutan.</p><p>c. individu</p><ol><li><p>membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan seperti keterampilan komputer, bahasa asing, dan keahlian khusus sesuai pekerjaan yang ditawarkan</p></li><li><p>menanamkan jiwa wirausaha</p><p>apabila belum atau tidak bekerja seseorang bisa bekerja secara mandiri dengan berwirausaha, seperti beternak ayam, budidaya anggrek, atau berdagang.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-11-18 04:37:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/3687641619</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PTE dan PBE (kaysha)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/4003605723</link>
         <description><![CDATA[<p>teori menurut karl bucher</p><p>sebagai alat tukar (barter-uang-kredit)</p><p><br/></p><p>perbedaan antara pte dan pbe</p><p>1.pte : NI nya tidak memperhatikan kenaikan penduduk</p><p>pbe: NI nya memperhatikan kenaikan penduduk</p><p>pte: kenaikan PNB tidak disertai perubahan struktur ekonomi dan perkembangan iptek</p><p>pbe: kenaikan PNB disertai perubahan struktur ekonomi dan perkembangan iptek</p><p>pte : menekankan kenaikan pendapatan</p><p>pbe: menekankan kemakmuran masyarakat </p><p>PBE di negara maju</p><p>1.mengurangi produksi karna faktor demografi (usinya udh pada lansia) terus mengganti barang karna rusak aja</p><p>2.tingginya tingkat tabungan</p><p>3.ketimpangan pendapatan karna uang banyak di orang kaya </p><p>PBE di negara berkembang </p><p>1.masih berkegantungan dari hasil alam</p><p><br/></p><p>indikator keberhasilan PBE</p><p>moneter:</p><ol><li><p>kenaikan pendapatan perkapita</p></li></ol><p>non moneter</p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://1.radio">1.radio</a> dan telepon</p><p>2.koran majalah </p><p>campuran:</p><p>1.IPM </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2026-08-11 00:47:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/4003605723</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PTE &amp; PBE</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/4003605766</link>
         <description><![CDATA[<p>PTE tidak memerhatikan jumlah penduduk  dlm perhitungannya. Sedangkan PBE memerhatikan jumlah penduduk dlm perhitungannnya.</p><p>Teori:</p><ul><li><p>Adam Smith: Spesialisasi</p></li><li><p>David: Pembagian lahan</p></li><li><p>Kapitalisasi</p></li><li><p>5 tahap</p></li><li><p>Inovasi</p></li><li><p>Investasi</p></li><li><p>Swan-Sollow: Teknologi</p></li></ul><p>Indikator Keberhasilan PBE:</p><ul><li><p>Moneter</p><ol><li><p>Pendapatan per kapita</p></li></ol></li><li><p>Non-moneter</p><ol><li><p>Memerhatikan angka harapan hidup, literasi, </p></li></ol></li><li><p>Campuran</p><p><br/></p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2026-08-11 00:47:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/srimaloka/l7jgokdlchbj7mks/wish/4003605766</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
