<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>STUDI KASUS &quot;PELUANG USAHA&quot; by Adelya Putri</title>
      <link>https://padlet.com/adelnabila123/l7crwwhflzz6eapz</link>
      <description>Petunjuk Pengerjaan 1.Carilah Kelompok yang  terdiri dari 5 Orang Anggota 
2.Bacalah studi kasus secara seksama yang telah di berikan
3.Berdiskusi Bersama Kelompok masing-masing
4.Susunlah Hasil Jawaban kertas yang telah diberikan dan kerjakan dengan sungguh-sungguh serta penuh tanggung jawab
5.Kumpulkan hasil kerja kepada guru untuk dinilai </description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-08-21 01:13:11 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-08-21 01:44:54 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/8.0/png/2764.png</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>adelnabila123</author>
         <link>https://padlet.com/adelnabila123/l7crwwhflzz6eapz/wish/3082260666</link>
         <description><![CDATA[<p><strong><em>Deretan Penyebab </em></strong><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://JD.ID"><strong><em>JD.ID</em></strong></a><strong><em> Tutup Permanen, dari Peralihan Fokus Perusahaan, Sempat PHK hingga...</em></strong></p><p><em>Perusahaan yang bergerak di layanan belanja online (e-commerce) </em><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://JD.ID"><em>JD.ID</em></a><em> mengumumkan akan menyetop menerima pesanan mulai 15 Februari 2023. Perusahaan tersebut juga berencana menutup total usahanya pada 31 Maret mendatang.</em></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://JD.ID"><em>JD.ID</em></a><em> adalah perusahaan patungan e-commerce China </em><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://JD.com"><em>JD.com</em></a><em> dan Provident yang memiliki cukup banyak pengguna. Pengumuman penutupan situs belanja online tersebut tercantum di website resmi </em><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://JD.ID"><em>JD.ID</em></a><em> ketika diakses pada 30 Januari 2023.</em></p><p><em>"Dengan sangat menyesal kami mengumumkan </em><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://JD.ID"><em>JD.ID</em></a><em> akan berhenti menerima pesanan mulai 15 Februari 2023 dan seluruh servis akan dihentikan efektif mulai 31 Maret 2023," tulis pengumuman </em><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://JD.ID"><em>JD.ID</em></a><em>, dikutip Senin 30 Januari 2023.</em></p><p><em>Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini deretan penyebab tutupnya e-commerce </em><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://JD.ID"><em>JD.ID</em></a><em>.</em></p><p><em>1. Fokus pada pembangunan jaringan lintas negara</em></p><p><em>Setya Yudha Indraswara melalui keterangan resminya mengatakan, tutupnya </em><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://JD.ID"><em>JD.ID</em></a><em> merupakan keputusan strategis dari </em><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://JD.COM"><em>JD.COM</em></a><em> untuk berkembang di pasar internasional dengan fokus pada pembangunan jaringan rantai pasok lintas-negara.</em></p><p><em>"Pengembangan tersebut tentunya dengan logistik dan pergudangan sebagai intinya," kata Head of Corporate Communications &amp; Public Affairs </em><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://JD.ID"><em>JD.ID</em></a><em>," kata Setya.</em></p><p><em>2. Sempat melakukan PHK 200 karyawan</em></p><p><em>Pada Desember 2022 lalu, </em><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://JD.ID"><em>JD.ID</em></a><em> juga mengambil langkah pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 30 persen atau 200 karyawan. Menurut Yudha, PHK dilakukan </em><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://JD.ID"><em>JD.ID</em></a><em> sebagai langkah adaptasi untuk menghadapi tantangan bisnis saat ini.</em></p><p><em>"Salah satu Langkah yang diambil manajemen adalah melakukan perampingan agar perusahaan dapat terus bergerak menyesuaikan dengan perubahan," kata Yudha.</em></p><p><em>PHK dilakukan sebagai langkah adaptasi untuk menghadapi tantangan bisnis saat ini. "Salah satu langkah yang diambil manajemen adalah melakukan perampingan agar perusahaan dapat terus bergerak menyesuaikan dengan perubahan," ujarnya.</em></p><p><em>Langkah PHK tersebut ternyata bukan hanya yang pertama kali dilakukan. Pada Mei lalu, perusahaan juga mengambil langkah yang sama sebagai salah satu improvisasi agar perusahaan dapat terus beradaptasi dan selaras dengan dinamika pasar dan tren industri di Indonesia.</em></p><p><em>3. Sedang mencari investor</em></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://JD.com"><em>JD.com</em></a><em> dikabarkan sedang mencari calon investor untuk membeli bisnisnya di kedua negara tersebut setelah mencatatkan kerugian di pasar.</em></p><p><em>Sementara itu, toko offline </em><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://JD.id"><em>JD.id</em></a><em> di Jakarta disebut baru-baru ini mulai mengosongkan stoknya dan sedang mengadakan clearance sale alias cuci gudang.</em></p><p>Temukan:</p><p>1) Carilah analisis SWOT dari studi kasus tersebut!</p><p>2) Apa penyebab kegagalan dari perusahaan dalam studi kasus tersebut?</p><p>3) Apa yang seharusnya dilakukan oleh perusahaan tersebut dalam memperbaiki&nbsp;Usahanya?</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-08-21 01:21:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adelnabila123/l7crwwhflzz6eapz/wish/3082260666</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
