<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Computational Thinking by Novita Setyaningrum</title>
      <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class</link>
      <description>Tulislah jawaban tiap kelompok disini !</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-10-22 02:46:50 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-11-05 11:25:16 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/8.0/png/1f4bb.png</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>vietapink25</author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3180765368</link>
         <description><![CDATA[<p>Dekomposisi :</p><p>Pengenalan Pola :</p><p>Abstraksi :</p><p>Algoritma :</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-22 03:25:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3180765368</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok olip, jessi s, Juli, Mariati, reisya s, zhafirah sang, azifa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3184792373</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Dekomposisi</p><p>Membagi masalah menjadi sub-masalah:</p><p><br></p><p>Identifikasi Ketinggian Air Terjun: Ketinggian 3 m dan 6 m.</p><p>Perilaku Platipus: Dapat bertahan di ketinggian 3 m, tetapi tidak di 6 m.</p><p>Bahaya Jatuh: Platipus juga tidak selamat jika jatuh ke bebatuan.</p><p>Konstruksi Penghalang: Menentukan lokasi dan tinggi penghalang.</p><p><br></p><p>2. Pengenalan Pola</p><p>Mencari pola dari situasi yang ada:</p><p><br></p><p>Platipus aman di ketinggian 3 m dan tidak aman di 6 m.</p><p>Diperlukan penghalang di lokasi-lokasi tertentu untuk menjaga keamanan platipus.</p><p>Melihat pola arus dan lokasi platipus dalam sungai dapat membantu menentukan posisi penghalang yang efektif.</p><p><br></p><p>3. Abstraksi</p><p>Menyederhanakan masalah dengan fokus pada elemen kunci:</p><p><br></p><p>Penghalang yang Diperlukan: Penghalang hanya perlu dibangun untuk melindungi dari air terjun 6 m.</p><p>Lokasi Penghalang: Mungkin hanya perlu satu penghalang, tergantung pola pergerakan platipus dan arah arus.</p><p><br></p><p>4. Algoritme</p><p>Membuat langkah-langkah yang jelas untuk solusi:</p><p><br></p><p>Input: Ketinggian air terjun (3 m atau 6 m), data lokasi platipus, dan kondisi arus.</p><p>Proses:</p><p>Jika ketinggian air terjun = 6 m, maka:</p><p>Bangun penghalang di lokasi yang dapat menghalangi platipus untuk jatuh.</p><p>Jika ketinggian air terjun = 3 m:</p><p>Tidak perlu penghalang di sisi itu.</p><p>Evaluasi arus dan pergerakan platipus untuk menentukan posisi penghalang yang optimal.</p><p>Output: Lokasi dan ketinggian penghalang yang dibutuhkan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-24 02:04:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3184792373</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok Satrio (Robot)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3184799463</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Dekomposisi</p></li></ol><p>Kita pecah masalah ini menjadi beberapa bagian:</p><p><br/></p><p>Kita memiliki lima robot (Anita, Budi, Suminar, Asep, Tantri).</p><p>Masing-masing robot memprediksi angka antara 10 dan 99 untuk menemukan angka 17.</p><p>Tiap tebakan diberi respons "terlalu tinggi", "terlalu rendah", atau "benar".</p><p>Tugas kita adalah mengevaluasi apakah ada pola yang salah dalam urutan tebakan robot.</p><p><br/></p><ol start="2"><li><p>Pengenalan Pola</p></li></ol><p>Kita analisis pola tebakan masing-masing robot:</p><p><br/></p><p>Robot Anita: 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17</p><p><br/></p><p>Pola: Tebakan dimulai dari angka 10 dan terus bertambah satu unit setiap langkah.</p><p>Ini adalah pendekatan pencarian linier yang benar jika kita mulai dari 10 dan menaikkan nilai hingga mencapai 17.</p><p><br/></p><p>Robot Budi: 90, 70, 50, 30, 10, 20, 19, 17</p><p><br/></p><p>Pola: Tebakan menurun dari angka tinggi (90) lalu berkurang hingga 10, kemudian mulai menyesuaikan naik menuju 17.</p><p>Ini adalah pencarian biner yang benar, tetapi butuh penyesuaian setelah mendekati angka yang benar.</p><p><br/></p><p>Robot Suminar: 10, 99, 50, 30, 20, 15, 16, 17</p><p><br/></p><p>Pola: Dimulai dari angka rendah (10) lalu meloncat ke 99, kemudian menyempitkan jangkauan dengan pencarian biner.</p><p>Pola ini konsisten dengan pencarian biner yang benar.</p><p><br/></p><p>Robot Asep: 50, 20, 10, 25, 15, 19, 18, 17</p><p><br/></p><p>Pola: Mulai dari 50, kemudian menurun ke 20 dan 10, lalu meningkat lagi ke 25 dan menyesuaikan secara bertahap hingga 17.</p><p>Pola ini juga merupakan pencarian yang logis, meskipun ada beberapa perubahan arah.</p><p><br/></p><p>Robot Tantri: 90, 10, 50, 20, 11, 13, 16, 17</p><p><br/></p><p>Pola: Dimulai dari 90, turun ke 10, lalu naik ke 50, turun lagi ke 20, lalu terus menyesuaikan hingga mencapai 17.</p><p>Pola ini terlihat tidak logis karena setelah turun ke 10, seharusnya ia tidak perlu naik lagi ke 50. Langkah ini membuang waktu dan tidak efisien.</p><p><br/></p><ol start="3"><li><p>Abstraksi : Asep memulai dengan angka 50, kemudian menurunkan ke 20 dan 10. Tapi anehnya, setelah tebakan 10 yang "terlalu rendah", dia malah menaikkan lagi ke 25, yang seharusnya logisnya tidak dilakukan (karena 10 sudah terbukti terlalu rendah, dia seharusnya mencoba angka di antara 10 dan 20). Jadi, Robot Asep membuat kesalahan logika dalam langkah ini.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="4"><li><p>Algoritma</p><p>Berdasarkan temuan ini, kita dapat menyusun langkah algoritma untuk mengidentifikasi robot dengan kesalahan logika:</p></li></ol><ul><li><p>Evaluasi apakah tebakan robot mengikuti pola pencarian yang efektif (misalnya pencarian linier atau biner).</p></li><li><p>Periksa apakah ada tebakan yang tidak logis, seperti naik kembali setelah menurunkan angka yang terlalu tinggi.</p></li><li><p>Identifikasi robot yang membuat langkah tidak efisien atau berlawanan dengan prinsip pencarian benar.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-24 02:08:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3184799463</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok Joseph, Sugi,Chelsea,Ginta,Zahwa,Tyas</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3184811982</link>
         <description><![CDATA[<p>Aktifitas : Dekomposisi </p><p>Penjelasan : Menganalisis perbedaan di setiap segitiga (Segitiga ke bawah warna putih)</p><p>Aktifitas : Pengenalan Pola </p><p>Penjelasan : Didapatkan pola 0,1,4,13 pada segitiga sierpinske ke 1-4</p><p>Aktifitas : Abstraksi</p><p>Penjelasan :  Hanya menghitung segitiga ke bawah yang berwarna pu tih dan mengabaikan segitiga abu-abu yang mengarah ke atas</p><p>Aktifitas : Algoritma </p><p>Penjelasan :Menciptakan rumus untuk menemukan. banyak segitiga putih Sierpinski ke 5  Σ 3<sup>n</sup></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-24 02:14:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3184811982</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok: Ahfadz, Arial, Dzulkifli, Kesya, Rahel, Reyhan </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3185004079</link>
         <description><![CDATA[<p>Dekomposisi: Mengidentifikasi perbedaan antar suku, membuat rumus rekursif, menyusun rumus eksplisit </p><p>Pengenalan Pola: Menunjukkan bahwa setiap suku dalam deret bertambah sesuai dengan kelipatan tiga yang meningkat secara eksponensial</p><p>Abstraksi: Fokus mengamati segitiga yang putih dan mengabaikan segitiga berwarna hitam.</p><p>Algoritma: an= 3^n-¹ - 1/2</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-24 04:01:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3185004079</guid>
      </item>
      <item>
         <title>kelompok 3</title>
         <author>mkb48jwdc2</author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3185011123</link>
         <description><![CDATA[<ul><li><p>Aqila nazwa </p></li><li><p>Elshana phasya</p></li><li><p>Ignasius fernando</p></li><li><p>Irene Erinda</p></li><li><p>Janoko wiratomo</p></li><li><p>Matahari azzahrah ( ketua )</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>Dekomposisi</strong> : </p><ol><li><p>platipus hanya meliputi air terjun dengan ketinggian 3 meter</p></li></ol><ol start="2"><li><p>platipus tidak akan selamat saat melewati air terjun dengan ketinggian 6 meter</p></li><li><p>platipus juga tidak akan selamat apanila jatuh ke bebatuan.</p></li></ol><p><br/></p><p><strong>Pengenalan pola</strong> : platipus hanya melewati air terjun dengan ketinggian 3 meter</p><p><br/></p><p><strong>Abstraksi</strong> : platipus melewati jalur air terjun dengan ketinggian 3 meter disetiap turunannya untuk mengarah ke sungai.</p><p><br/></p><p><strong>Algoritma</strong> : turun 3 meter lalu ke kiri, turun lagi 3 meter lalu ke kiri, turun 3 meter lagi lalu ke kiri, turun lagi setinggi 3 meter lalu ke kanan, lalu turun lagi dengan ketinggian 3 meter lalu ke kiri dan terakhir turun ke sungai.</p><p><br/></p><p><strong>Kesimpulan</strong> : platipus dapat bertahan hidup saat berenang melewati air terjun dengan ketinggian 3 meter, tetapi tidak akan selamat saat melewati air terjun dengan ketinggian 6 meter dan apabila jatuh ke bebatuan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-24 04:07:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3185011123</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ajeng, Aura, Bunga, Pinkan, Sal Sa Bilah, Rianny</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3185011809</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p><strong>Dekomposisi</strong>: Memecah masalah besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil agar lebih mudah dikelola.</p></li></ol><p><strong>Penerapan:</strong>&nbsp; <br>&nbsp;&nbsp; 1. Identifikasi pola pencarian: b??st*ing.&nbsp; <br>&nbsp;&nbsp; 2. Bagi tugas menjadi langkah kecil, seperti:<br>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; - Pisahkan kata berdasarkan awalan huruf b.<br>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; - Cek apakah di dalam kata terdapat st.<br>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; - Cek apakah kata diakhiri dengan ing.<br>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; - Kumpulkan dan hitung kata yang sesuai dengan pola tersebut.</p><p><br/></p><ol start="2"><li><p><strong>Pengenalan Pola</strong>: Mencari kemiripan atau pola tertentu dalam kumpulan data.&nbsp; </p></li></ol><p><strong>Penerapan:</strong>&nbsp; <br>&nbsp;&nbsp; - Dari daftar kata yang disediakan, kita mencari kata-kata yang memiliki:<br>&nbsp;&nbsp;&nbsp;- Awalan huruf b.<br>&nbsp;&nbsp;&nbsp;- Urutan st di tengah atau bagian tertentu.<br>&nbsp;&nbsp;&nbsp;- Akhiran ing.<br>&nbsp;&nbsp; - Dari sini, ditemukan pola serupa pada kata <strong>blasting, boasting, boosting, bristling, dan busting.</strong></p><p><br/></p><ol start="3"><li><p><strong>Abstraksi: </strong>Menyederhanakan masalah dengan hanya fokus pada elemen penting dan mengabaikan informasi yang tidak relevan.&nbsp; </p></li></ol><p><strong>Penerapan:</strong>&nbsp; <br>&nbsp;&nbsp; - Hanya fokus pada kata yang:<br>&nbsp;&nbsp;&nbsp;- Dimulai dengan huruf b.<br>&nbsp;&nbsp;&nbsp;- Memiliki st sebagai bagian dari struktur kata.<br>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; - Diakhiri dengan ing.<br>&nbsp;&nbsp;   - Mengabaikan variasi lain seperti panjang kata atau huruf yang berbeda di bagian tengah (?? bisa apa saja).</p><p><br/></p><ol start="4"><li><p><strong>Algoritma</strong>: Urutan langkah atau prosedur yang sistematis untuk menyelesaikan masalah.&nbsp; </p></li></ol><p><strong>Algoritma untuk Kasus Ini:</strong>&nbsp; <br>&nbsp; <strong>Langkah-langkah Pencarian Kata:</strong><br>&nbsp; 1. Ambil setiap kata dari daftar.<br>&nbsp; 2. Periksa apakah kata dimulai dengan huruf <strong>b</strong>. Jika <strong>tidak</strong>, lanjut ke kata berikutnya.<br>&nbsp; 3. Cek apakah kata memiliki urutan <strong>st</strong> di dalamnya. Jika <strong>tidak</strong>, lanjut ke kata berikutnya.<br>&nbsp; 4. Cek apakah kata berakhir dengan <strong>ing</strong>. Jika <strong>tidak</strong>, lanjut ke kata berikutnya.<br>&nbsp; 5. Jika semua syarat terpenuhi (awalan <strong>b</strong>, ada <strong>st</strong>, dan akhiran <strong>ing</strong>), tandai kata tersebut.<br>&nbsp; 6. Ulangi langkah 1–5 sampai semua kata selesai diperiksa.<br>&nbsp; 7. Hitung dan tampilkan berapa banyak kata yang sesuai.</p><p><br/></p><p><strong>Kesimpulan</strong>:</p><p>Dengan menerapkan keempat komponen berpikir komputasional ini, kami berhasil menemukan 5 kata yang memenuhi pola <strong>b??st*ing</strong>:&nbsp; <br><strong>blasting, boasting, boosting, bristling,</strong> dan <strong>busting</strong>.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-24 04:08:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3185011809</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok : 5 (Nadia, Risyana, Shella, Thoriq, Zahra, Raevan)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3185012186</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Dekomposisi</strong> : platipus hanya boleh melewati air terjun dengan ketinggian 3 meter.</p><p><strong>Pengenalan Pola</strong> : platipus hanya melewati air terjun yang tinggi nya 3 meter.</p><p><strong>Abstraksi</strong> : platipus hanya boleh melewati air terjun dengan ketinggian 3 meter dan fokus tujuannya tidak ke bebatuan.</p><p><strong>Algoritma</strong> : platipus memulai dengan turun melewati air terjun 3 meter pertama, lalu air terjun 3 meter kedua, kemudian air terjun 3 meter ketiga kemudian lanjut air terjun 3 keempat, kelima, ke enam, dan terakhir terjun ke hilir sungai.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-24 04:08:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3185012186</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama kelompok </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3185023848</link>
         <description><![CDATA[<p>Annisa Nuraini </p><p>Audrey herdita </p><p>Hani apricasari</p><p>Jason Richard </p><p>Jose Kellen </p><p>Nilla Herayani </p><p><br/></p><p>Dekomposisi:</p><p>Kita menilai kalimat tersebut yang sesuai dan memenuhi kriteria pencarian dari b??st*ing</p><p><br/></p><p>Pengenalan Pola:</p><ol><li><p>Huruf pertama harus b </p></li><li><p>Dua karakter yang tidak ditentukan (??) bisa huruf apa saja </p></li><li><p>Huruf ketiga harus (s) huruf keempat harus (t)</p></li><li><p>(*) Karakter ini bisa diganti dengan apapun </p></li><li><p>Tiga huruf terakhir harus 'ing'</p></li></ol><p><br/></p><p>Abstraksi:</p><p>Kalimat yang benar dan sesuai dengan b??st*ing: blasting, blustering, boasting, boosting, bristling.</p><p><br/></p><p>Algoritma:</p><p>Langkah-langkah:</p><p>1.) Membaca penjelasan pencarian kata dengan menggunakan simbol khusus.</p><p>2.) Menentukan kalimat yang sesuai dengan kriteria pencarian b??st*ing</p><p>3.) Mengelompokkan kalimat yang benar dan yang salah, sesuai dengan kriteria pencarian </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-24 04:17:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3185023848</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama kelompok : 1.Amanda Devira  2. Azizah Choirunnisa 3.Chelsa Nai&#39;lah 4. Elgi Rinala 5.Indira Lestari 6.Silvia Laura </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3185035955</link>
         <description><![CDATA[<p>Jawaban :</p><p>1.dekomposisi : memecah masalah besar jadi kecil, memisahkan pola tiap level  segitiga pada level 2 ada 1 segitiga putih yang mengarah ke bawah dan di level berikutnya lebih banyak segitiga  putih yang muncul </p><p><br/></p><p>2.pengenalan pola: </p><p>mengalami bagaimana jumlah segitiga putih seiring peningkatan level setiap level baru menambahkan jumlah menambahkan jumlah segitiga putih dgn kelipatan 3, ini adalah pola exponensial, di setiap level baru dibentuk dari level sebelumnya </p><p><br/></p><p>3.Abstraksi: </p><p>rumus yang mengatur pertumbuhan segitiga jumlah segitiga putih dapat dihitung dengan menggunakan rumus 3^n-1</p><p><br/></p><p>4.Algoritma:</p><p> 1) input: ambil nilai s</p><p>2) inisialisasi: hitung jumlah segitiga putih </p><p>3) proses: jika s=1 maka jumlah segitiga putih=1</p><p>4) pengecekan pola: jika s&gt;1 maka jumlah segitiga putih=3(s-1)</p><p>5) output= menampilkan hasil</p><p>6) selesai</p><p><br/></p><p>Kesimpulan: </p><p>Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kita dapat dengan mudah menghitung jumlah segitiga putih yang mengarah ke bawah pada segitiga menggunakan bagaimana berpikir kompurasional dapat membantu memecahkan masalah dengan cara yang terstruktur dan efisien.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-24 04:27:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3185035955</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3185089393</link>
         <description><![CDATA[<p>Airin Talita</p><p>Amalia Devara </p><p>Amelya Rahayu </p><p>Ardelia Putri </p><p>Aulia Safitri </p><p>Aurel Nawad</p><p>Desi Tri wahyuni</p><p>Imelda Yani</p><p>Silvia Diva</p><p>Tiara Ajeng </p><p><br/></p><p><br/></p><p>Dekomposisi</p><p> </p><p>- Identifikasi masalah: Platipus bermigrasi dan menghadapi air terjun.</p><p>- Tentukan faktor-faktor yang mempengaruhi: Tinggi air terjun, kemampuan platipus bertahan hidup.</p><p>- Bagilah masalah menjadi bagian-bagian:</p><p>- Menentukan tinggi air terjun yang aman untuk platipus.</p><p>- Menentukan lokasi dan jumlah penghalang yang diperlukan.</p><p> </p><p>Pengenalan Pola</p><p> </p><p>- Pola tinggi air terjun: Ada dua tinggi air terjun, yaitu 3 meter dan 6 meter.</p><p>- Pola kemampuan platipus: Platipus dapat bertahan hidup di air terjun 3 meter, tetapi tidak di air terjun 6 meter.</p><p> </p><p>Abstraksi</p><p> </p><p>- Representasi sederhana:</p><p>- Air terjun dapat direpresentasikan sebagai garis vertikal dengan tinggi tertentu.</p><p>- Platipus dapat direpresentasikan sebagai titik.</p><p>- Penghalang dapat direpresentasikan sebagai garis horizontal di tepi sungai.</p><p> </p><p>Algoritma</p><p> </p><p>1.&nbsp;Identifikasi semua air terjun di sungai.</p><p>2.&nbsp;Untuk setiap air terjun:</p><p>- Jika tinggi air terjun adalah 6 meter, tempatkan penghalang di bagian atas air terjun.</p><p>- Jika tinggi air terjun adalah 3 meter, tidak perlu menempatkan penghalang.</p><p>3.&nbsp;Hitung jumlah penghalang yang diperlukan.</p><p> </p><p>Tips:</p><p> </p><p>- Algoritma ini dapat diimplementasikan dalam program komputer untuk membantu menentukan jumlah penghalang yang tepat.</p><p>- Dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma adalah langkah-langkah penting dalam pemikiran komputasional.</p><p>- Dengan memahami langkah-langkah ini, kita dapat memecahkan masalah kompleks dengan lebih mudah dan efisien.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-24 05:02:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3185089393</guid>
      </item>
      <item>
         <title>kelompok 2  (mencari kata)                                                 aqila saira                                       bunga kamilia                                   kaila anjani                                     kheyla rizkya najwa nabila M.yudhistira saputra               petrina muliana Br. tarigan               syafira salsyabilah                           vibi alan setiawan </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3185099383</link>
         <description><![CDATA[<p>jawaban : </p><p>- <strong><em>Pengenalan pola</em></strong> -</p><p><strong><em>penjelasan </em></strong>: mengenali pola yang di tentukan yaitu kata yang di mulai dengan ''B" memiliki "st" , dan di akhiri dengan "ing". </p><p><br/></p><p>-<strong><em>untaian kalimat deskriptif</em></strong> -</p><p>pola pencarian "b??st*ing" </p><p>menemukan kata yang diawali dengan huruf "b" </p><p>diikuti oleh dua huruf bebas </p><p>lalu diikuti oleh "st"</p><p>diakhiri dengan "ing"</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-24 05:07:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3185099383</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 3 (segitiga)</title>
         <author>nauraaziza36</author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3185580939</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama anggota</p><p>Amelia Kartika</p><p>Chiara Khaerunnisa M</p><p>Dwi Lintang P.S</p><p>Kartini Bella S</p><p>Naura Aziza H</p><p>Nayla Islami Firdaus</p><p>Rashida Lara S</p><p>Syifa Fauziah</p><p><br/></p><ol><li><p>Dekomposisi</p><p>Segitiga Sierpinski adalah segitiga fraktal, yang artinya pada setiap tahap pembentukan, segitiga tersebut dipecah menjadi segitiga yang lebih kecil, di mana segitiga-segitiga kosong (atau putih) terbentuk dengan pola tertentu.</p><p>Tahap 0: Satu segitiga besar (tidak ada</p><p>segitiga putih).</p><p>• Tahap 1: Segitiga besar terbagi menjadi 4 segitiga, dengan 1 segitiga putih di tengah.</p><p>• Tahap 2: Setiap segitiga hitam dibagi lagi menjadi 4 segitiga, dengan total 3 segitiga putih.</p><p>• Tahap 3: Pola ini berlanjut, segitiga hitam terus dipecah menjadi lebih banyak segitiga putih.</p></li><li><p>Pengenalan pola</p><p>Jumlah segitiga putih (yang mengarah ke bawah) pada setiap tahap mengikuti aturan fraktal. setiap segitiga hitam dari tahap sebelumnya dipecah menjadi 3 segitiga hitam yang lebih kecil, dan 1 segitiga putih di bagian tengah.</p><p>Jumlah segitiga putih mengikuti pola eksponensial:</p><ul><li><p>﻿﻿Tahap 0: 0 segitiga putih</p></li><li><p>﻿﻿Tahap 1: 1 segitiga putih</p></li><li><p>﻿﻿Tahap 2: 3 segitiga putih</p></li><li><p>﻿﻿Tahap 3: 9 segitiga putih</p></li><li><p>﻿﻿Tahap 4: 27 segitiga putih</p></li><li><p>﻿﻿Tahap 5: ???</p><p>jumlah segitiga putih pada tahap ke-n adalah 37-1.</p><ol start="3"><li><p>Abstraksi</p><p>rumus umum untuk segitiga putih pada tahap ke-n adalah 3n-1. Ini artinya, untuk tahap</p><p>ke-5:</p><p>Jumlah segitiga putih - 35-1 = 34 = 81 </p></li><li><p>Algoritma</p><p>Langkah-langkah komputasional untuk menghitung jumlah segitiga putih pada setiap tahap:</p><p>1. Mulai dari Tahap O dengan 0 segitiga putih.</p><p>2. Gunakan pola 3n-1 untuk menghitung jumlah segitiga putih pada setiap tahap berikutnya.</p><p>3. Pada tahap ke-5, hitung 34</p></li></ol><p>jadi jumlah segitiga putih mengarah kebawah pada segitiga sierpinski ialah 81</p></li></ul><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-24 10:50:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3185580939</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ignatius Christian dan Ni Putu Aulia </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3186951562</link>
         <description><![CDATA[<p>Deskriptif: Terdapat dua ketentuan pada soal yaitu simbol <strong>?</strong> dan simbol <strong>*</strong>.</p><p>Pengenalan Pola: Tahap ini ada pada pola pencarian yaitu <strong>b??st*ing</strong>, dengan pola ini kita dapat mengidentifikasi data satu persatu.</p><p>Abstraksi: </p><p>Dalam syarat dicantumkan bahwa simbol <strong>?</strong> yang hanya mewakili satu huruf dan simbol <strong>*</strong> mewakili sejumlah huruf termasuk tidak ada huruf. </p><p>Algoritma:</p><p>Terdapat pada foto yang tercantum.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2941898713/c59f7dcfaf4b55b02fde8dfb19fa4f0e/20241025_104605.jpg" />
         <pubDate>2024-10-25 03:51:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3186951562</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nelyn Azni Ummayah </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3186991761</link>
         <description><![CDATA[<p>Dekomposisi adalah proses pemecahan suatu masalah kompleks menjadi masalah yang kecil kecil agar masalah tersebut mudah dipahami.</p><p>Pengenalan pola adalah bagian dari pembelajaran mesin yang secara khusus menangani pengenalan pola.</p><p>Abstraksi adalah cerita pembuka yang akan menggambarkan situasi awal atau latar belakang dari cerita.</p><p>Algoritma adalah suatu upaya dengan urutan operasi yang disusun secara logis dan sistematis untuk menyelesaikan suatu masalah.</p><p><br/></p><p>-  robot Anita = logika yang benar</p><p>-  robot Budi = lompatan yang salah dari 10 ke 20 setelah menebak 10, karena 17 berada diantara angka 10-20</p><p>- robot suminar = logika yang benar </p><p>- robot Asep = logika benar </p><p>- robot Tantri = logika benar</p><p>Robot Budi adalah satu satunya yang membuat kesalahan dalam tabakannya</p><p><br/></p><ul><li><p>Dekomposisi </p></li></ul><p>Banyaknya segitiga sierpinski dari tahap 1 sampai tahap 4 membentuk barisan geometri yaitu : 1,3,9,27 jadi yang ke 5 adalah 81</p><ul><li><p>Pengenalan pola </p></li></ul><p>           n×3</p><ul><li><p>Abstraksi </p><p>mengetahui pola segitiga hitam dan segitiga putih </p></li><li><p>Algoritma </p><p>setelah kita mengetahui langkah diatas akan mudah untuk mencari segitiga sierpinski yang keberapapun </p><p><br/></p><ul><li><p>Ada berapa kata yang berhasil kalian temukan dan sesuai untuk memenuhi kriteria pencarian b??st*ing?</p><p>-b diikuti oleh dua karakter apa saja (??)</p><p>-Kemudian st diikuti oleh karena apapun (dilambangkan dengan*)</p><p>-diakhiri dengan ing</p><p>Kata yg memenuhi kriteria </p><ol><li><p>Blasting</p></li><li><p>Blustering</p></li><li><p>Blasting</p></li><li><p>Boosting</p></li><li><p>Bristrings</p></li><li><p>Busting</p><p>jumlah total kata ada 6</p></li></ol></li></ul><p>Jadi ada 4 kata yang memenuhi kriteria </p></li></ul><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 04:29:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3186991761</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Amalia, Aura, Chelsea, Cindy, Della, Reynalya, Salma, Suci Intan, Zafira Gania </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3187199496</link>
         <description><![CDATA[<p>Langkah-langkah berpikir komputasional (Dekomposisi, Pengenalan Pola, Abstraksi, dan Algoritma) dalam masalah migrasi platipus:</p><p><br/></p><p>1. Dekomposisi (Memisahkan masalah  utama platipus yang berenang dari hulu ke hilir sambil menghindari air terjun berbahaya kedalam beberapa bagian kecil) </p><p><br/></p><p>-mengidentifikasi lokasi batu dan air terjun di sepanjang sungai. </p><p>-menentukan air terjun yang aman dilewati 3 meter dan tidak akan 6 meter. </p><p>-menentukan batu yang berbahaya untuk di lalui . </p><p>-menentukan daerah penghalang untuk mencegah platipus jatuh ke tempat yang berbahaya. </p><p><br/></p><p>2.pengenalan pola (menemukan pola di antara batu dan air terjun untuk memahami bagaimana menempatkan penghalang.</p><p><br/></p><p>pola yang harus di perhatikan adalah air terjun 3 meter aman untuk di lewati, air terjun 6 meter harus di hindari, batu tidak bisa dilewati. </p><p>jika pola ini berulang di berbagai bagian sungai penghalang harus di tempatkan untuk memblokir jalur yang mengarah ke air terjun 6meter atau batu </p><p><br/></p><p>3.abstraksi (mengabaikan detail yang tidak mempengaruhi keselamatan platipus seperti jenis Vegetasi di sekitar sungai atau cuaca). </p><p>fokus lah pada letak batu dan ketinggian air terjun untuk membantu kita menyederhanakan peta sungai menjadi elemen penting, seperti hulu, hilir, lokasi batu, dan air terjun </p><p><br/></p><p>4.algoritma (membuat algoritma sederhana untuk menjelaskan bagaimana menempatkan pengahalang untuk menjaga platipus tetap aman). </p><p><br/></p><p>Langkah-langkah Algoritma:</p><p><br/></p><p>1. Mulai dari titik hulu sungai.</p><p>2. Lihat ke depan pada peta, jika ada air terjun 3 meter, biarkan jalur terbuka.</p><p>3. Jika menemukan air terjun 6 meter, tempatkan penghalang di depan air terjun.</p><p>4. Jika ada batu di jalur, tempatkan penghalang untuk memblokir jalur yang menuju batu.</p><p>5. Lanjutkan ke hilir sungai, periksa setiap air terjun dan batu.</p><p>6. Akhiri saat mencapai hilir.</p><p><br/></p><p>kesimpulan:</p><p>setelah berdiskusi dengan kelompok kami dapat menarik kesimpulan bahwa  strategi pengahalang harus memperhatikan ketinggian air terjun dan posisi batu. penghalang di tempat kan dijalur mengarah ke air terjun yang berbahaya setinggi 6meter atau ke batu yang menghalangi jalur ini. memastikan platipus dapat berenang dengan aman dari hulu ke hilir. </p><p><br/></p><p><br/></p><p>Paparan Kreatif:</p><p><br/></p><p>Diagram Flowchart untuk menggambarkan algoritma penempatan penghalang. Peta visual sungai dengan simbol penghalang di tempat yang tepat.</p><p><br/></p><p>Program presentasi (misalnya PowerPoint) untuk memperjelas penjelasan dan memberi visualisasi sederhana tentang posisi batu dan air terjun di sepanjang sungai.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 07:21:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3187199496</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 1 ( Mencari kesalahan logika pada robot penebak angka)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3188492692</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama anggota : </p><p>Andreas Manalu</p><p>Fardhan Bintang Dewantara</p><p>Felix Pangaribuan</p><p>Hendrico Firman Panjaitan</p><p>Galih Pramudya Lesmana</p><p>Gernat Pangestu Nugraha</p><p>Muhammad Rahmat Al Ghoazali</p><p>Muhammad Ilham Hamdi</p><p>Malik Ridho ramadhan</p><p><br/></p><ol><li><p>Dekomposisi</p></li></ol><p><br/></p><p>Kita pisahkan informasi menjadi bagian-bagian kecil:</p><ol><li><p><strong>Robot Anita</strong>: 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17</p></li><li><p><strong>Robot Budi</strong>: 90, 70, 50, 30, 10, 20, 19, 17</p></li><li><p><strong>Robot Suminar</strong>: 10, 99, 50, 30, 20, 15, 16, 17</p></li><li><p><strong>Robot Asep</strong>: 50, 20, 10, 25, 15, 19, 18, 17</p></li><li><p><strong>Robot Tantri</strong>: 90, 10, 50, 20, 11, 13, 16, 17</p></li></ol><ol start="2"><li><p>Pengenalan Pola</p></li></ol><p>Pengenalan Pola</p><p>Setiap robot memiliki pola dalam tebakan mereka:</p><ul><li><p><strong>Anita</strong>: Menggunakan pendekatan bertahap, menebak angka secara berurutan dari yang terendah.</p></li><li><p><strong>Budi</strong>: Mulai dari angka tinggi dan kemudian menebak angka yang lebih rendah, tetapi mengalami kebingungan setelah 30.</p></li><li><p><strong>Suminar</strong>: Memulai dari angka rendah, kemudian tinggi, tetapi juga mengikuti logika menurun dengan benar setelah 99.</p></li><li><p><strong>Asep</strong>: Mencampur angka tinggi dan rendah, tetapi tetap mengikuti batasan logika.</p></li><li><p><strong>Tantri</strong>: Mirip dengan Budi, mulai dari angka tinggi, namun salah menebak setelah 90.</p></li></ul><p><br/></p><ol start="3"><li><p>Abstraksi </p></li></ol><p>Kita harus menentukan apakah setiap robot mengikuti logika tebak yang benar sesuai dengan umpan balik "terlalu tinggi" atau "terlalu rendah".</p><ul><li><p><strong>Robot Anita</strong>: Tidak ada kesalahan.</p></li><li><p><strong>Robot Budi</strong>: Setelah menebak 30, seharusnya tidak menebak 10 (karena 10 &lt; 30).</p></li><li><p><strong>Robot Suminar</strong>: Tidak ada kesalahan.</p></li><li><p><strong>Robot Asep</strong>: Tidak ada kesalahan.</p></li><li><p><strong>Robot Tantri</strong>: Setelah 90, menebak 10 tidak logis (karena 10 &lt; 90).</p></li></ul><p><br/></p><ol start="4"><li><p>Algoritma</p></li></ol><p>Berdasarkan analisis di atas, kita buat kesimpulan:</p><ol><li><p><strong>Anita</strong>: Benar.</p></li><li><p><strong>Budi</strong>: Kesalahan logika pada tebakan setelah 30.</p></li><li><p><strong>Suminar</strong>: Benar.</p></li><li><p><strong>Asep</strong>: Benar.</p></li><li><p><strong>Tantri</strong>: Kesalahan logika pada tebakan setelah 90.</p></li></ol><p><br/></p><p>Kesimpulan : </p><p>Robot yang melakukan kesalahan logika adalah milik <strong>Budi</strong>. Setelah menebak 30, ia seharusnya tidak menebak 10, yang bertentangan dengan umpan balik yang benar. Robot Tantri juga mengalami kesalahan logika yaitu keliru pada tebakan ke-90.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-26 14:22:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3188492692</guid>
      </item>
      <item>
         <title>kelompok 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3192495668</link>
         <description><![CDATA[<p>anggota : </p><p>1) Daiva aptaritama</p><p>2) Alliya fauzina </p><p>3) Anggun Anisa wati</p><p>4) Fenina junenia</p><p>5) Herold Kevin</p><p>6) Khalsya nailah</p><p>7) jhon cena</p><p>8) Tiara Aulia </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2960467362/f0cbe4fb99d7c865ed13ac3e2ee9e1d5/2024102920053528.jpg" />
         <pubDate>2024-10-29 13:10:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3192495668</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3193272744</link>
         <description><![CDATA[<p>Anggota : </p><ul><li><p>Fathan Mubina</p></li><li><p>M. Ridho Malik Ibrachim</p></li></ul><ul><li><p>Nico Yehezkiel</p></li><li><p>Rajul Asyfa </p></li><li><p>Yabil </p></li><li><p>Hurin Nabila </p></li><li><p>Nabila Kanaya</p></li><li><p>Nayla Syifa Rahman</p></li><li><p>Pani Tri Novianti </p><p><br></p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2962776827/acd935d675b6446217c5db5b1b76bac8/IMG_20241030_060846.jpg" />
         <pubDate>2024-10-29 23:23:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3193272744</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 2 topik 4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3193614171</link>
         <description><![CDATA[<p>Anggota :</p><ol><li><p>Andhika Mulia Ompusunggu</p></li><li><p>Dennis Alvon Tusyawa</p></li><li><p>Gendhis Aisha Zahra</p></li><li><p>Grace Angel Sitohang</p></li><li><p>Fatihah Zaudah Al Jannah</p></li><li><p>Magdalena Prili Rajagukguk</p></li><li><p>Marsyanina Rhaiza Nazma</p></li><li><p>Muhammad Luthwika berikly</p></li><li><p>Muhammad Ferdi Prawijaya</p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2963579975/242dc0a45be8b66ba2a76c69e12082c6/1000200516.pdf" />
         <pubDate>2024-10-30 02:44:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3193614171</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 1 [Mencari Kata (Search)]</title>
         <author>abizarfaiz98</author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3193682725</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Anggota Kelompok 1 :</strong></p><ol><li><p><strong>Adam Sebastian Siahaan</strong></p></li><li><p><strong>Abizar Fadhila Prasinda Faiz</strong></p></li><li><p><strong>Adrian Hosea</strong></p></li><li><p><strong>Amel Aprilia Sahara</strong></p></li><li><p><strong>Eben Ezer Immanuel Simbolon</strong></p></li><li><p><strong>Indah Pratama Putri Hutauruk</strong></p></li><li><p><strong>Rasyah Ramadhani</strong></p></li><li><p><strong>Ruben Jonathan Oloan</strong></p></li><li><p><strong>Shinta S</strong></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2963772637/9e6202bc27f3e42516bfc7faa534db20/20241030_101105_lmc_8_4.jpg" />
         <pubDate>2024-10-30 03:21:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3193682725</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Farell Ferza Yudiansyah, Gihon Tampubolon, Harlino Ananda Sitompul, Katon Kamaludin Syah, Keyboardly Wisha Elyas, Muhammad Fikri Fathin, Muhammad Rizky Komara, Satria Galih Pamungkas </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3193799839</link>
         <description><![CDATA[<p>Dekomposisi</p><p>Memisahkan jumlah segita sierpinski atau hitam dengan segitiga putih. </p><p>∆1 = 0</p><p>∆2 = 1</p><p>∆3 = 4</p><p>∆4 = 13</p><p>∆5 = ?</p><p><br/></p><p>Pengenalan pola</p><p>Jumlah Segitiga pada Setiap Level:</p><p>∆1=0</p><p>∆2=1</p><p>∆3=4</p><p>∆4=13</p><p>Hubungan antar level:</p><p>Jumlah segitiga putih pada setiap level selalu bertambah 3 kali lipat ditambah 1 dari level sebelumnya </p><p>Pola: </p><p>Jumlah segitiga putih pada level ke-n adalah 3 x n + 1</p><p><br/></p><p>Abstraksi</p><p>Dari pola yang kita dapat, kita dapat menyimpulkan bahwa jumlah segitiga putih yang mengarah kebawah pada segitiga sierpiski ke-n adalah dengan rumus ∆=3x(jumlah segitiga putih sebelumnya)+1</p><p><br/></p><p>Algoritma</p><p>algoritma yang dapat digunakan untuk menghitung jumlah segitiga putih pada Segitiga Sierpinski manapun</p><p>Algoritma</p><p>1. Diketahui ∆4 = 13</p><p>2. Rumus ∆5 = 3×(∆4)+1</p><p>3. ∆5 = 3×13+1 = 40</p><p>4. Jadi hasil akhirnya segitiga sierpinski putih yang mengarah ke bawah adalah 40.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 04:47:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3193799839</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4</title>
         <author>kheisya1990</author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3193963545</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Dekomposisi</p><p>   Dalam kasus migrasi platipus ini, kita bisa memecah masalah menjadi beberapa bagian, yaitu:</p><p><br></p><p> (1) menentukan lokasi air terjun dengan ketinggian 3 atau 6 meter </p><p><br></p><p>(2) menentukan jalur yang akan dilewati platipus</p><p><br></p><p> (3) menempatkan penghalang untuk melindungi platipus dari bahaya. Dekomposisi ini membantu untuk fokus pada masing-masing bagian masalah secara bertahap.</p><p><br></p><p><br></p><p>2. Pengenalan Pola  </p><p>   Pada tahap ini, kita dapat mengenali pola dari jalur-jalur sungai, seperti lokasi air terjun dengan ketinggian yang berbeda dan bebatuan. Misalnya, jika ada air terjun dengan ketinggian 3 meter, platipus aman melaluinya, sedangkan jika air terjun setinggi 6 meter atau terdapat bebatuan, platipus tidak akan selamat. Dengan mengenali pola ini, kita bisa mengidentifikasi titik-titik di mana penghalang perlu ditempatkan.</p><p><br></p><p><br></p><p>3. Abstraksi</p><p>   Abstraksi berarti menyederhanakan informasi dengan fokus pada elemen yang penting. Dalam hal ini, kita mengabaikan detail yang tidak relevan, seperti kedalaman air sungai atau jenis vegetasi di sekitar, dan hanya fokus pada ketinggian air terjun dan keberadaan batu. Hal ini mempermudah kita dalam menentukan posisi penghalang berdasarkan faktor-faktor penting saja.</p><p><br></p><p><br></p><p>4. Algoritma</p><p>   Algoritma dalam kasus ini adalah serangkaian langkah-langkah yang harus diikuti untuk menempatkan penghalang secara efisien. Misalnya:</p><p><br></p><p>   - Langkah 1: Identifikasi semua air terjun dan bebatuan di jalur sungai.</p><p><br></p><p>   - Langkah 2: Tentukan lokasi air terjun yang memiliki ketinggian 6 meter atau jalur dengan bebatuan.</p><p><br></p><p>   - Langkah 3: Tempatkan penghalang pada jalur di sekitar air terjun 6 meter atau di dekat bebatuan untuk melindungi platipus.</p><p><br></p><p>   - Langkah 4: Ulangi langkah ini sampai semua jalur aman dilindungi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 06:54:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3193963545</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 : kheisya, audry, sheila, nazwa, fikry, farrel, dafa radit, margareth, nisa</title>
         <author>kheisya1990</author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3193965572</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Dekomposisi</p><p>   Dalam kasus migrasi platipus ini, kita bisa memecah masalah menjadi beberapa bagian, yaitu: (1) menentukan lokasi air terjun dengan ketinggian 3 atau 6 meter, (2) menentukan jalur yang akan dilewati platipus, dan (3) menempatkan penghalang untuk melindungi platipus dari bahaya. Dekomposisi ini membantu untuk fokus pada masing-masing bagian masalah secara bertahap.</p><p><br/></p><p>2. Pengenalan Pola  </p><p>   Pada tahap ini, kita dapat mengenali pola dari jalur-jalur sungai, seperti lokasi air terjun dengan ketinggian yang berbeda dan bebatuan. Misalnya, jika ada air terjun dengan ketinggian 3 meter, platipus aman melaluinya, sedangkan jika air terjun setinggi 6 meter atau terdapat bebatuan, platipus tidak akan selamat. Dengan mengenali pola ini, kita bisa mengidentifikasi titik-titik di mana penghalang perlu ditempatkan.</p><p><br/></p><p>3. Abstraksi</p><p>   Abstraksi berarti menyederhanakan informasi dengan fokus pada elemen yang penting. Dalam hal ini, kita mengabaikan detail yang tidak relevan, seperti kedalaman air sungai atau jenis vegetasi di sekitar, dan hanya fokus pada ketinggian air terjun dan keberadaan batu. Hal ini mempermudah kita dalam menentukan posisi penghalang berdasarkan faktor-faktor penting saja.</p><p><br/></p><p>4. Algoritma</p><p>   Algoritma dalam kasus ini adalah serangkaian langkah-langkah yang harus diikuti untuk menempatkan penghalang secara efisien. Misalnya:</p><p>   - Langkah 1: Identifikasi semua air terjun dan bebatuan di jalur sungai.</p><p>   - Langkah 2: Tentukan lokasi air terjun yang memiliki ketinggian 6 meter atau jalur dengan bebatuan.</p><p>   - Langkah 3: Tempatkan penghalang pada jalur di sekitar air terjun 6 meter atau di dekat bebatuan untuk melindungi platipus.</p><p>   - Langkah 4: Ulangi langkah ini sampai semua jalur aman dilindungi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 06:56:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3193965572</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 1 (aqela, lanjar, rian, putra, diaz, eunike, sheina, permata)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3194381697</link>
         <description><![CDATA[<p>Pada soal ditanyakan ada berapa kata yang berhasil kita temukan dan sesuai untuk memenuhi kriteria pencarian b??st*ing?</p><p>= Setelah kita teliti satu per satu, ternyata hanya ada 4 kata yang sesuai dengan kriteria pencarian b??st*ing, yaitu:</p><p>- blasting</p><p>- boasting</p><p>- boosting</p><p>- blustering</p><p>Dengan mengikuti tahapan berpikir komputasional, kita bisa menuliskan langkah-langkah sebagai berikut.</p><p>= Diketahui bahwa kita mendapat sebuah pola yaitu b??st*ing. Dapat diketahui bahwa kata-kata tersebut harus diawali dengan huruf "b" yang kemudian diberikan "2 huruf lain", selanjutnya "st" dan setelah itu bisa diberi tambahan huruf atau tidak, setelah itu diakhiri dengan "ing". Dari penjelasan tersebut dapat disingkat menjadi : b + 2 karakter + st + karakter lain atau tidak + ing. Dengan begitu kita dapat menyeleksi kata-kata yang disediakan sehingga dapat diperoleh 4 kata yang sesuai.</p><p>Dari penjelasan langkah-langkah di atas, kita bisa menjadikan jawaban tersebut dalam bentuk pernyataan sebagai berikut.</p><p>1. Dekomposisi: Dalam hal ini, kita memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, misalnya: mencari kata yang dimulai dengan 'b', memiliki 2 huruf di antara 'b' dan 's', menambah sejumlah huruf bebas atau tidak setelah huruf 't' dan diakhiri dengan 'ing'.</p><p>2. Pengenalan Pola: Mencari pola atau kesamaan dalam data. Dalam kasus ini, kita mencari pola kata yang sesuai dengan kriteria pencarian.</p><p>3. Abstraksi: Menyederhanakan informasi menjadi konsep yang lebih umum. Dalam hal ini, kita dapat mengabaikan panjang kata yang sebenarnya dan fokus pada urutan huruf.</p><p>4. Algoritma: Membuat langkah-langkah yang sistematis untuk menyelesaikan masalah. Kita dapat membuat algoritma sederhana seperti: </p><p>- Ambil satu kata. </p><p>- Periksa huruf pertama. </p><p>- Periksa dua huruf berikutnya.</p><p>- Periksa tiga huruf terakhir.</p><p>- Jika semua sesuai, maka kata tersebut memenuhi kriteria.</p><p>Dari beberapa penjelasan yang sudah kita paparkan, dapat ditarik kesimpulan bahwa pentingnya berpikir komputasional, dengan menggunakan langkah-langkah berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma), kita dapat memecahkan masalah pencarian kata secara sistematis dan efisien.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 12:35:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3194381697</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 1 : Aqela, Putra, Lanjar, Diaz, Rian, Eunike, Sheina, Permata, Virziankha</title>
         <author>rian22anugrah</author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3194399523</link>
         <description><![CDATA[<p>Pada soal ditanyakan ada berapa kata yang berhasil kita temukan dan sesuai untuk memenuhi kriteria pencarian b??st*ing?</p><p>= Setelah kita teliti satu per satu, ternyata hanya ada 4 kata yang sesuai dengan kriteria pencarian b??st*ing, yaitu:</p><p>- blasting</p><p>- boasting</p><p>- boosting</p><p>- blustering</p><p>Dengan mengikuti tahapan berpikir komputasional, kita bisa menuliskan langkah-langkah sebagai berikut.</p><p>= Diketahui bahwa kita mendapat sebuah pola yaitu b??st*ing. Dapat diketahui bahwa kata-kata tersebut harus diawali dengan huruf "b" yang kemudian diberikan "2 huruf lain", selanjutnya "st" dan setelah itu bisa diberi tambahan huruf atau tidak, setelah itu diakhiri dengan "ing". Dari penjelasan tersebut dapat disingkat menjadi : b + 2 karakter + st + karakter lain atau tidak + ing. Dengan begitu kita dapat menyeleksi kata-kata yang disediakan sehingga dapat diperoleh 4 kata yang sesuai.</p><p>Dari penjelasan langkah-langkah di atas, kita bisa menjadikan jawaban tersebut dalam bentuk pernyataan sebagai berikut.</p><p>1. Dekomposisi: Dalam hal ini, kita memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, misalnya: mencari kata yang dimulai dengan 'b', memiliki 2 huruf di antara 'b' dan 's', menambah sejumlah huruf bebas atau tidak setelah huruf 't' dan diakhiri dengan 'ing'.</p><p>2. Pengenalan Pola: Mencari pola atau kesamaan dalam data. Dalam kasus ini, kita mencari pola kata yang sesuai dengan kriteria pencarian.</p><p>3. Abstraksi: Menyederhanakan informasi menjadi konsep yang lebih umum. Dalam hal ini, kita dapat mengabaikan panjang kata yang sebenarnya dan fokus pada urutan huruf.</p><p>4. Algoritma: Membuat langkah-langkah yang sistematis untuk menyelesaikan masalah. Kita dapat membuat algoritma sederhana seperti: </p><p>- Ambil satu kata. </p><p>- Periksa huruf pertama. </p><p>- Periksa dua huruf berikutnya.</p><p>- Periksa tiga huruf terakhir.</p><p>- Jika semua sesuai, maka kata tersebut memenuhi kriteria.</p><p>Dari beberapa penjelasan yang sudah kita paparkan, dapat ditarik kesimpulan bahwa pentingnya berpikir komputasional, dengan menggunakan langkah-langkah berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma), kita dapat memecahkan masalah pencarian kata secara sistematis dan efisien.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 12:45:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3194399523</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 2 : Alqori, Anesa, Bunga, Farida, Grace, Hildan, Dika, Nita, Rakha</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3194490243</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p><strong>Dekomposisi</strong></p><p>Dekomposisi adalah proses memecah masalah besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih manageable. Dalam konteks robot penebak angka, dapat mempertimbangkan langkah-langkah sebagai berikut:</p><p>- Identifikasi Angka: Menentukan rentang angka yang akan ditebak (misalnya, dari 1 hingga 100)</p><p>- Strategi Penebakan: Mengembangkan metode untuk menebak angka (misalnya, tebakan acak, tebakan biner, atau strategi berbasis informasi).</p><p>- Interaksi dengan Pengguna: Merancang cara robot berinteraksi dengan pengguna untuk menerima umpan balik tentang tebakan (misalnya, "Terlalu tinggi", "Terlalu rendah", atau "Benar").</p><p>- Pengolahan Umpan Balik: Mengolah informasi yang diterima dari pengguna untuk meningkatkan akurasi tebakan.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="2"><li><p><strong>Pengenalan Pola</strong></p><p>Pengenalan pola adalah kemampuan untuk mengidentifikasi pola atau informasi dari data yang diberikan. Dalam robot penebak angka, ini bisa melibatkan:</p><p>- Mempelajari Umpan Balik: Mengamati pola dari umpan balik yang diberikan. Misalnya, jika pengguna sering memberikan umpan balik "Terlalu tinggi", robot harus belajar untuk menyesuaikan rentang tebakan ke angka yang lebih rendah.</p><p>- Statistik Historis: Menggunakan informasi dari tebakan sebelumnya untuk memprediksi angka yang lebih mungkin ditebak.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="3"><li><p><strong>Abstraksi</strong></p><p>Abstraksi berkaitan dengan menghilangkan detail yang tidak penting dan fokus pada karakteristik yang relevan dari masalah. Dalam sistem penebak angka, abstraksi dapat diterapkan melalui:</p><p>- Model Angka: Menciptakan model representasi angka yang sederhana (misalnya, dalam bentuk rentang atau kategori dibandingkan dengan angka individu).</p><p>- Interaksi Sederhana: Mengembangkan antarmuka pengguna yang sederhana untuk mengurangi kompleksitas interaksi.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="4"><li><p><strong>Algoritma</strong></p><p>Algoritma adalah langkah-langkah terstruktur untuk menyelesaikan masalah. Untuk robot penebak angka, algoritma yang dapat digunakan termasuk:</p><p>- Algoritma Tebakan Biner: Untuk menebak angka dalam rentang tertentu.</p><p>- Tentukan batas bawah dan batas atas dari rentang tebakan.</p><p>- Hitung angka tengah dari rentang tebakan.</p><p>- Minta umpan balik dari pengguna (Terlalu rendah, tinggi, atau benar).</p><p>- Sesuaikan batas atas atau bawah berdasarkan umpan balik, lalu ulangi.</p></li></ol><p><br/></p><p>Dengan menggunakan konsep-konsep ini, Anda bisa merancang dan mengembangkan robot penebak angka&nbsp;yang&nbsp;efektif.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 13:42:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3194490243</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alodya Malva, Aurora Lintang, Calista Yuditha, Devy Febryana, Dewi Aulia, Keysha Meisilla, Rhesa, Ririn, </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3194535530</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Dekomposisi</p><p>*Dekomposisi adalah memecah masalah besar menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dikelola.</p><p>*Masalah besar: Platipus harus melewati beberapa air terjun dari hulu ke hilir sungai.</p><p>*Bagian kecilnya:</p><p>1. Mengetahui ketinggian tiap air terjun.</p><p>2. Mengetahui kemampuan platipus (mampu melewati air terjun 3 meter, tetapi tidak bisa melewati 6 meter).</p><p>3. Menentukan di mana harus meletakkan penghalang agar platipus aman.</p><p><br/></p><p>2. Pengenalan Pola</p><p>*Pengenalan pola melibatkan identifikasi elemen-elemen yang serupa atau berulang dalam masalah.</p><p>*Ada dua ketinggian air terjun: 3 meter (aman untuk platipus) dan 6 meter (tidak aman).</p><p>*Platipus juga tidak aman jika jatuh ke bebatuan di sungai.</p><p><br/></p><p>3. Abstraksi</p><p>*Abstraksi adalah menyederhanakan masalah dengan mengabaikan detail yang tidak perlu dan fokus pada aspek-aspek yang penting.</p><p>*Abstraksi masalah ini adalah: Platipus hanya bisa melewati air terjun dengan ketinggian 3 meter, jadi perlu fokus untuk mencegah mereka melewati air terjun yang 6 meter atau jatuh ke bebatuan.</p><p><br/></p><p>4. Algoritma</p><p>*Algoritma adalah langkah-langkah yang sistematis untuk menyelesaikan masalah.</p><p>*Langkah-langkahnya:</p><p>1. Identifikasi di mana air terjun 6 meter berada dan pastikan ada penghalang di sana.</p><p>2. Pastikan juga penghalang ditempatkan di area berbatu di bawah air terjun yang berbahaya.</p><p><br/></p><p>*Jawaban Penghalang yang Dibutuhkan:</p><p>Untuk mencegah platipus jatuh ke tempat yang tidak aman:</p><p>1. Letakkan penghalang di semua jalur yang memiliki air terjun 6 meter.</p><p>2. Pastikan ada penghalang di jalur yang menuju bebatuan.</p><p>*Jika kita melihat dari diagram:</p><p>1. Ada 2 air terjun dengan ketinggian 6 meter.</p><p>2. Ada 2 area berbatu.</p><p>   Sehingga, jumlah penghalang yang dibutuhkan adalah 4 (2 di air terjun 6 meter dan 2 di area berbatu).</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 14:07:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3194535530</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anita Elfrida, Arifka Luthfia, Arneshya Cika, Aulia Ramadhani, Kalifa Terra, Khansa Atha, Komang Ayu, Syakila Puspa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3194624287</link>
         <description><![CDATA[<blockquote><p>Kelompok 4</p></blockquote><p><br></p><p><br></p><p>Dekomposisi: Simbol '?' (mewakili satu huruf) dan '**' (mewakili beberapa huruf atau tidak ada) menjadi acuan untuk mencari kata sesuai dengan simbol yang ada.</p><p><br></p><p><strong>Pengenalan pola</strong>: Pada kriteria pencarian B??st*ing terlihat pola dimana huruf pertama yang harus tampil adalah b, dan dua karakter berikutnya merupakan huruf bebas.</p><p><br></p><p>Karakter keenam berisi huruf dengan jumlah bebas ataupun tidak.</p><p><br></p><p><strong>Abstraksi</strong>: Penggunaan huruf "b", "s", dan "ing" akan dieliminasi dari pencarian sehingga hanya terfokus pada pencarian huruf untuk karakter yang diberikan</p><p><br></p><p><strong>Algoritma</strong>: Memilih algoritma yang ingin digunakan</p><p><br></p><p>Berikut merupakan kata yang sesuai dengan karakter yang diberikan</p><p><em>blasting</em></p><p><em>blustering</em></p><p><em>boasting</em></p><p><em>boosting</em></p><p><em>bristling</em></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2966315448/fc746ab1f362ed9debea728e8a25985f/IMG_20241029_WA0121.jpg" />
         <pubDate>2024-10-30 14:58:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3194624287</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3195242390</link>
         <description><![CDATA[<p>Wildan</p><p>Zikra</p><p>Aril</p><p>Daffa Falih</p><p>Maudy</p><p>Misbahkul</p><p>Shai</p><p>Tesa</p><p>Yesica</p><p><br/></p><p>1. Dexomposisi</p><p>kita bagi segitiga sierpinski menjadi begian? yg lebih kect, Setiap Segitiga besar dapat dibagi menjadi 3 segitiga yg lebih kecil : Perhatikan Pola Setiap kali kita membual 1 tingkat lebih dalam, Jumlah Segitiga Putih bertambah dg faktor 3</p><p><br/></p><p>2. Pengenalan pola </p><p>Dari dekomporisi kita melihat pola pertumbuhan  jumlah segitiga Putih Mengikuti deret grometri dengan rasio 3</p><p><br/></p><p>3. Abstraksi</p><p>kita dapat membuat rumus umum untuk menghitung jumlah segitiga Puth Pada tingkat ke-17. misal Sn adalah jumlah segitiga putih</p><p>Pada tingkat ke-n,misal sn adalah jumlah segitiga putih pada tingkat ke-n,maka:</p><p>Sn=3n</p><p><br/></p><ol start="4"><li><p>Algoritma </p></li></ol><p>untuk mencari tahu jumlah segitiga putih pada tingkat ke-5 kita cukup mengganti in dengan 5 dengan s5= 3⁵=243</p><p><br/></p><p>Kesimpulan:</p><p>Jadi, ada 243 segitiga putih yg mengarah ke bawah pada segitiga Sierpinski ke-5</p><p><br/></p><p>Dekomposisi = membagi segitiga menjadi bagian bagian yg lebih kecil untuk melihat pola</p><p><br/></p><p>Pengenalan pola = Menemukan pola pertumbuhan jumlah segitiga putih  (deret geometri dengan rasio 3)</p><p><br/></p><p>Abstraksi = membuat rumus umum utk menghitung Jumlah segitiga putih pada ke-n (Sn=3n) </p><p><br/></p><p>Algoritma = menggunakan rumus utk menghitung Jumlah segitiga Putih pada tingkat ke-5</p><p><br/></p><p>Presentasi:</p><p><br/></p><p>•Visualisasi</p><p><br/></p><p>gambar animasi, menunjukkan proses Pembentukan seginga sierpinki &amp; pertumbuhan Jumlah segitigaPutih</p><p><br/></p><p>•Simulasi</p><p><br/></p><p> Program Sederhana yg memungkinkan penonton berinteraksi dg materi. misal dengan mengubah nilai n dan melihat hasilnya </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-31 00:12:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3195242390</guid>
      </item>
      <item>
         <title>segitiga sierpinski </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3196936300</link>
         <description><![CDATA[<p>kelompok:</p><ol><li><p>Asma Rodhia </p></li><li><p>Aulia Nur</p></li><li><p>Cindi Lestari </p></li><li><p>Hutahaean Rolando </p></li><li><p>Jihan Syla </p></li><li><p>Jihanova </p></li><li><p>Putri Nailah </p></li><li><p>Raffy Arkan </p></li><li><p>Rani Ramadani</p></li><li><p>Selvia Indirayani</p></li></ol><p>dekomposisi: </p><p>Memecah masalah menjadi bagian-bagian kecil, seperti menganalisis pola pengulangan segitiga putih yang mengarah ke bawah pada setiap tingkat Segitiga Sierpinski.</p><p><br></p><p>pengenalan pola:</p><p>Mengidentifikasi pola pembentukan segitiga yang lebih kecil di dalam segitiga besar pada setiap tingkat, di mana jumlah segitiga putih mengikuti aturan pola fraktal.</p><p><br></p><p>abstraksi:</p><p>Mengabaikan detail yang tidak relevan seperti ukuran segitiga besar, dan fokus pada bagaimana segitiga putih terus bertambah sesuai pola geometris di setiap tingkat.</p><p><br></p><p>algoritma:</p><p>Menyusun langkah-langkah sistematis untuk menghitung jumlah segitiga putih yang mengarah ke bawah pada tingkat ke-5 berdasarkan pola fraktal yang telah dikenali.</p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-01 01:04:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3196936300</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3197126551</link>
         <description><![CDATA[<p>Abimanyu</p><p>Robet</p><p>Kalil</p><p>Reyhan</p><p>Annisa</p><p>Zhafira</p><p>Hamdi</p><p>Dika</p><p>Raffi</p><p>Ardi</p><p><br/></p><p><br/></p><p>Robot </p><p>Dekomposisi : </p><p>-lihat pola dari program yang diberikan : terlalu rendah, terlalu tinggi, dan benar diantara angka 10-99</p><p>-dari tebakan semua robot, lihat robot mana yang paling mungkin mendapat kesalahan terbanyak</p><p>-tentukan robot yang mungkin mendapat kesalahan terbanyak</p><p><br/></p><p>Pengenalan pola :</p><p>Dari pola yang di berikan, terdapat 5 robot yang menebak sampai benar.</p><p>-Robot Anita dengan pola +1 pada setiap tebakan dan benar</p><p>-Robot Budi dengan pola 3x terlalu tinggi, 1x terlalu rendah, 2x terlalu tinggi dan benar</p><p>-Robot Suminar terlalu rendah, terlalu tinggi 4x, terlalu rendah 2x dan benar</p><p>-Robot Asep terlalu tinggi 2x, terlalu rendah, terlalu tinggi, terlalu rendah, terlalu tinggi 2x sampai akhirnya benar</p><p>-Robot Tantri terlalu tinggi dan rendah 2x, terlalu rendah 3x lalu benar</p><p>Dengan setiap robot 8x tebakan</p><p><br/></p><p>Abstraksi :</p><p>Dari pola tebakan tersebut, Robot Anita menggunakan algoritma yang tidak efisien karena melakukan pencarian sekuensial (mencoba setiap angka berurutan). Robot yang lain menggunakan variasi binary search, namun Robot Suminar tampak paling konsisten dalam menggunakan binary search yang benar.</p><p><br/></p><p>Algoritma :</p><p>- Mulai dari tebakan awal (misalnya 50 atau angka tertentu yang ditentukan).</p><p>- Jika tebakan "terlalu tinggi", kurangi angka sesuai skala (misalnya dikurangi setengah).</p><p>- Jika tebakan "terlalu rendah", tambahkan angka sesuai skala.</p><p>- Ulangi proses ini hingga menemukan angka 17.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-01 03:01:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3197126551</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3197142438</link>
         <description><![CDATA[<p>Sultan</p><p>Asrul </p><p>Ferlita</p><p>Allya</p><p>Dwi</p><p>Riyan</p><p>Danang</p><p>Dean</p><p>Adrian</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973601242/5d36de7ee4833ee4dea15a77c36ce118/52ECE47E_39D3_44F6_A42A_6E179A25A499.jpeg" />
         <pubDate>2024-11-01 03:10:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3197142438</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3197159698</link>
         <description><![CDATA[<p><em>*Dekomposisi</em></p><p>Hewan platipus adalah mamalia bertelur semi-akuatik yang biasanya ditemukan di Australia. Platipus yang terancam punah sedang bermigrasi, bersarang dan bertelur pada liang-liang di hulu sungai.</p><p><em>*Pengenalan pola</em></p><p>masalah:</p><p>Mereka tidak akan selamat apabila jatuh ke bebatuan</p><p>tujuan:</p><p>membuat penghalang yang dibangun di salah satu atau kedua ujung beberapa tepian sungai</p><p>*Abstraksi</p><p>Menghilangkan detail yang tidak relevan dan fokus pada tinggi air terjun serta posisi batu untuk menentukan jalur aman bagi platipus.</p><p>*Algoritma</p><p>•Sekuensial :Menyusun langkah-langka h sistematis untuk menempatkan penghalang pada jalur air terjun setinggi 6 meter atau di dekat batu untuk menjaga platipus tetap </p><p>aman.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973615577/fe50cbb9935825dc0ad0980200b02b66/d66b9bc9_da7b_4422_8e97_cf8454a89952.jpeg" />
         <pubDate>2024-11-01 03:23:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3197159698</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok Segitiga</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3197178862</link>
         <description><![CDATA[<p>davina, keisha, putri, marsya, zakiya, siti, frizkya, mutiarani</p><p><br/></p><p><br/></p><p>Rumus yg digunakan: </p><p>Un = 3.(Un-1)+1</p><p><br/></p><ol><li><p>Dekomposisi</p><p>dalam segitiga sierpinski, dekomposisi melibatkan pemecahan segitiga besar menjadi tiga segitiga yg lebih kecil didalamnya.</p></li><li><p>Pengenalan Pola</p><p>pola berulang adalah pembentukan segitiga-segitiga yg lebih kecil didalam segitiga sebelumnya</p></li><li><p>Abstraksi</p><p>fokus pada segitiga berwarna putih</p></li><li><p>Algoritma</p><ul><li><p>memulai dengan segitiga besar</p></li><li><p>membagi segitiga menjadi segitiga yg lebih kecil</p></li><li><p>mengulangi proses ini untuk setiap segitiga yg lebih kecil</p></li></ul></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-01 03:38:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3197178862</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Easter Yubel, Justine Keane, Luthfi Naufal, Maruba Afrianto, Panji Saputra, Putri Maulidya, Rhasiq Reifan, Rasya Bintang, Steven Aditia, Zahwa Elsa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3200005022</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Dekomposisi : </p><p>Menentukan angka yang benar di antara 10 hingga 99 dengan petunjuk "terlalu tinggi", "terlalu rendah", atau "benar". Bandingkan dengan tebakan antar robot dan cari robot yang memiliki kesalahan logika. Dan urutkan hingga angka terakhir yaitu 17. Analisis apakah ada robot yang tidak mengikuti pola dengan benar menuju angka 17.</p></li><li><p>Pengenalan Pola :</p><p>Setiap robot di analisis dengan menunjukkan pola tebakan yang robot mereka miliki. Dengan bagaimana cara pola dari tebakan itu.</p></li><li><p>Abstraksi</p><p>Dalam tahap ini terdapat identifikasi dan penyempitan terhadap robot penebak angka. Di sini robot di berikan petunjuk "terlalu tinggi", "terlalu rendah", atau "benar" untuk membantu robot mempersempit pilihan angka. Lalu di persempit dengan pola biner dimana tebakan angka dibagi 2 berdasarkan petunjuk yang di berikan, contohnya "terlalu tinggi", "terlalu rendah", atau "benar".</p></li><li><p> Algoritma</p><p>Langkah dalam menyelesaikan masalah dengan mengidentifikasi langkah-langkah robot tersebut. Dengan melakukan pendekatan pencarian dan menentukan robot siapa yang melakukan kesalahan</p></li></ol><p><br/></p><p>Kesimpulan :</p><p>Robot yang melakukan kesalahan adalah Robot Asep karena tidak menggunakan penebakan yang konsisten seperti robot yang lain.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-04 07:17:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3200005022</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok Moza, sahara, mila, tari, jesika v, syifa, michelle, salwa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3200353920</link>
         <description><![CDATA[<p>Berikut ringkasan langkah-langkah berpikir komputasional untuk tugas ini:</p><p><br/></p><p>1. <em>Dekompomisi</em>: Memecah masalah pola pencarian <em>b??st</em>ing menjadi bagian kecil, seperti memahami simbol? dan lalu mencocokkannya dengan kata-kata yang ada.</p><p><br/></p><p>2. <em>Pengenalan Pola</em>: Mengidentifikasi elemen penting dalam pola:</p><p>   - <em>b</em> = harus dimulai dengan b</p><p>   - ?? = dua huruf bebas setelah <em>b</em></p><p>   - <em>st</em>= harus ada <em>st</em></p><p>   - ** = boleh ada atau tidak ada huruf</p><p>   - <em>ing</em>= harus diakhiri dengan <em>ing</em></p><p><br/></p><p>3. <em>Abstraksi</em>: Mengabaikan informasi yang tidak relevan (panjang atau huruf ekstra), fokus pada pola yang sesuai.</p><p><br/></p><p>4. <em>Algoritma</em>: Langkah sistematis untuk mencocokkan kata dengan pola:</p><p>   1. Ambil kata dari daftar.</p><p>   2. Cocokkan dengan aturan pola.</p><p>   3. Jika cocok, kata tersebut sesuai.</p><p> Kata yang cocok dengan pola: </p><p>- blasting</p><p>- boasting</p><p>- boosting</p><p>- busting</p><p>- bristling</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-04 11:42:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/novitasetyaningrum51/inf_class/wish/3200353920</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
