<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>REFLEKSI PEMBELAJARAN MODUL 3.3 SESI 1 KELAS A by Fasilitator 144</title>
      <link>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw</link>
      <description>1. Berdasarkan pemahaman Bapak/Ibu konsep kepemimpinan murid manakah yang telah berubah 2. Bagaimana kolaborasi dapat membantu Bapak/Ibu memahami proses perencanaan program atau kegiatan yang menumbuhkan kepemimpinan murid?    3. Gagasan apa saja yang Bapak/Ibu miliki untuk menginisiasi program atau kegiatan yang menumbuhkembangkan kepemimpinan murid?     </description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-08-28 13:27:15 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-08-30 09:20:52 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2411209351/1e355b52bca437b310a1ef3837ff9a79/PENGIMBASAN_DAN_SOSIALISASI_PROGRAM_GURU_PENGGERAK.jpg</url>
      </image>
      <item>
         <title>Nursolihah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095356526</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Sebelum saya mendalami materi di ekplorasi konsep di modul 3.3, saya belum terpikir atau terbersit bahwa jangan-jangan selama ini program sekolah atau pembelajaran yang disusun belum menempatkan murid sebagai subjek, atau dasar dari setiap keputusan kita menyusun konsep/tujuan program. Saya menjadi berefleksi apakah semua kegiatan yang kita susun sudah benar-benar melibatkan murid sebagai subjek bukan hanya objek dari program. </p></li><li><p>Dengan berkolaborasi dengan seluruh stakholder sekolah dalam menyusun program, kita telah menumbuhkan iklim lingkungan pembelajaran yang sehat, bisa saling bertukar pendapat dan pengetahuan, agar setiap keputusan yang kita ambil dapat lebih komprehensif.</p></li><li><p>Dalam menyusun sebuah program, kita perlu memastikan bahwa murid adalah subjek,mengidentifikasi kebutuhan mereka yang juga disesuaikan dengan kebutuhan dan kodrat zaman. Mengidentifikasi  hal penting, seperti keterwakilan suara murid, dan pilihan yang membuat murid merasa terlibat aktif di dalamnya. Mengevaluasi apakah selama ini murid hanya sekedar menunaikan kewajiban belajar di sekolah, dan memastikan tidak membuat mereka tidak berdaya dengan selalui menempatkan pikiran kita untuk mengendalikan mereka. Bahwa murid ada penjelajah yang harus kita tuntun dengan peta. </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2676996108/0440884a9373f86e8483fc86df43d6ef/17250083533775445789109507439811.jpg" />
         <pubDate>2024-08-30 08:59:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095356526</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Antoni B.</title>
         <author>antonieboediman</author>
         <link>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095356788</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Konsep pemahaman tentang kepemimpinan murid yang saya rasakan berubah : ternyata benar bahwa guru berperan memfasilitasi dan menuntun murid karena secara kodratnya setiap murid seyogyanya akan mampu menjadi pemimpin dirinya sendiri (student agency) dalam menjalani, menentukan memutuskan arah kehidupann sebelum bisa menjadi pemimpin bagi orang lain atau kelompoknya.</p></li><li><p>Dengan kolaborasi baik dengan murid melalui mendengar suaranya, mengakomodir pilihannya dan menghargai kepemilikannya ditambah dengan kolaborasi rekan sejawat dan pimpinan maka program yang direncanakan akan lebih kaya, segala sumber daya teroptimalkan dan pelaksanaan akan lebih mudah dan akan lebih mengena bahkan sesuai yang diharapkan murid.</p></li><li><p>Gagasan saya, melibatkan murid dalam setiap program kegiatan kelas/sekolah baik intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler mulai dari identifikasi masalah, perencanaan/perancangan, pelaksanaan hingga refleksi dan evaluasi.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2287990423/34da316895dcf7d6ef5499ea871f424b/photo.jpeg" />
         <pubDate>2024-08-30 09:00:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095356788</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Arip Rahman</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095358386</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>konsep kepemimpinan murid mana yang telah berubah yaitu konsep kebebasan peserta didik dalam memilih pembelajaran sesuai dengan bakat dan minatnya dalam hal ini peserta didik tidak hanya berperan untuk belajar saja tetapi berpotensi untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya</p></li><li><p>bagaimana kolaborasi dapat membantu proses perencanaan kegiatan, dengan melakukan kolaborasi  maka kita akan menjadi mitra, kita bisa memahami karakter dari masing masing peserta didik, dengan keterlibatan peserta didik maka akan berdampak pada kesuksesan program sekolah itu sendiri</p></li><li><p>Gagasan yang menginisiasi program untuk menumbuhkan kepemimpinan yaitu melibatkan peserta didik untuk berkolaborasi dan terlibat dalam suatu komunitas</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2676995218/18275220ee8447f0ea257f5bec120504/WhatsApp_Image_2023_01_02_at_21_44_02.jpeg" />
         <pubDate>2024-08-30 09:02:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095358386</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Eka Sri Handayani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095358543</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Konsep kepemimpinan murid yang telah berubah menurut pandangan saya adalah terkadang guru lupa bahwa murid dengan segala kondisinya memiliki kemampuan untuk memimpin pembelajarannya sendiri. Contoh kecil adalah dengan membangun motivasi internal dari murid, maka hal ini bisa mengawali kepemimpinan murid dalam proses belajarnya. </p></li><li><p>Menurut saya, membangun kepemimpinan murid adalah upaya membangun sebuah kebiasaaan yang menjadi budaya sekolah. Melalui kolaborasi  dalam membangun budaya ini yang berbentuk program atau kegiatan yang menumbuhkan kepemimpinan murid dapat dibentuk/dibangun.</p></li><li><p>Gagasan yang saya pikirkan untuk menginisiasi program atau kegiatan yang menumbuhkembangkan kepemimpinan murid adalah program yang sesuai dengan visi sekolah, yang dibutuhkan dalam pengembangan sekolah berdasarkan rapor pendidikan serta isu/keresahan yang sedang terjadi di tahun pelajaran ini. Gagasan ini tentunya harus dilakukan bersamaan/berkolaborasi dengan rekan sejawat</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2677014028/3dff3a14392d365b706c0a268b5215c3/WhatsApp_Image_2024_08_08_at_08_18_08.jpeg" />
         <pubDate>2024-08-30 09:02:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095358543</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095360060</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>7 Karakteristik lingkungan sebagai upaya menumbuh kembangkan kepemimpinan murid dalam rangka memberikan kebebasan.</p></li><li><p>kolaborasi memungkin untuk :</p><ul><li><p>Pemahaman Konsep konsep kepemimpinan murid, </p></li></ul><ul><li><p>kolaborasi dalam kelompok, dan</p></li><li><p>hasil kerja kelompok</p></li></ul></li><li><p>gagasan dalam menginisiasi program atau kegiatan dalam kepemimpinan murid diantaranya : </p><ul><li><p> bermusyawarah dengan rekan guru dan murid itu sendiri, </p></li></ul><ul><li><p>selalu melibatkan murid di segala kegiatan sekolah, </p></li></ul><ul><li><p>membangun interaksi yang positif,serta</p></li><li><p>menciptakan kesempatan untuk membangun sikap saling menghargai.</p></li></ul></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2676999353/4e968aa9acf8d2daafe2926ec9922536/WhatsApp_Image_2024_08_14_at_21_18_03__1_.jpeg" />
         <pubDate>2024-08-30 09:04:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095360060</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Haerni Chaerunisa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095360465</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>konsep kepemimpinan Pembelajaran yang berfokus pada murid tidak menjadikan murid sebagai individu yang pasif. Murid tidak hanya menerima dan melaksanakan instruksi yang diberikan oleh guru. Sebaliknya, pembelajaran ini menjadikan murid untuk berperan aktif dan terlibat dalam pembelajaran.Sehingga murid memiliki inisiatif dan pilihan atas apa yang akan mereka pelajari, bagaimana cara mereka belajar, hingga bagaimana mengatur proses belajarnya.</p></li><li><p>dengan berkolaborasi maka kita akan menjadi partner/mitra untuk murid itu sendiri dan saling memahami karakter muird sehingga kita bisa menggali minat dan bakat yang dimiliki oleh murid kita. sehingga saat kita memiliki suatu program, maka program tersebut dapat berjalan dengan baik.</p></li><li><p>melibatkan murid dalam setiap proses pembelajaran, baik intrakurikuler, kokulikuler dan ekstrakurikuler dan memastikan murid tersebut nyaman dengan program yang dibuat.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2676996300/2a765bc4aa47560459b5b0bb39a4f732/WhatsApp_Image_2024_08_30_at_16_04_25.jpeg" />
         <pubDate>2024-08-30 09:05:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095360465</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ida Nurlaili Fajar</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095361366</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Konsep kepemimpinan murid yang telah berubah adalah bagaimana siswa dilibatkan dalam pengambilan keputusan, baik itu dalam kegiatan kelas, atau kegiatan sekolah lainnya. Siswa sekarang didorong untuk menyuarakan pendapat mereka tentang semua kegiatan di sekolah.</p></li><li><p>Kolaborasi dapat membantu memahami proses perencanaan program atau kegiatan yang menumbuhkan kepemimpinan murid,  dengan kolaborasi, kita dapat lebih mudah mengidentifikasi tantangan dan masalah yang muncul selama pelaksanaan program, serta merumuskan solusi secara bersama-sama.</p></li><li><p>Gagasan saya terkait program yang dapat menumbuhkan kepemimpinan murid salah satu nya adalah memberikan tanggung jawab khusus kepada siswa di dalam kelas, seperti pemimpin kelompok, atau penanggung jawab kelas Memberi siswa kesempatan untuk mengembangkan kepemimpinan dalam konteks kelas</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2676997539/18f12dd498defe7ad16147c003cc44e3/jn0q0h8c_removebg_preview_removebg_preview.jpg" />
         <pubDate>2024-08-30 09:06:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095361366</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095361613</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Menurut saya konsep lingkungan yang mengembangkan keterampilan dalam menentukkan minat, bakat, dalam  pemenuhan kepentingan murid.</p></li><li><p>Melalui kolaborasi maka kita kan menjadikan murid sebagai mitra murid. Yang mampu memahami karakter murid sehingga dapat menggali potensi yang dimiliki murid.</p></li><li><p>Berusaha dengan memberikan ruang untuk memfasilitasi murid untuk mengembangkan kepemimpinan, interaksi positif dan mengembangkan sikap saling menghargai dalam proses pembelajaran baik dikelas maupun di luar kelas.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2676995498/c2e5577b932917c3559ea188fa5bfe28/photo.jpeg" />
         <pubDate>2024-08-30 09:07:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095361613</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Andi Sopandi</title>
         <author>andi573</author>
         <link>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095362292</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Berdasarkan pemahaman Bapak/Ibu konsep kepemimpinan murid manakah yang telah berubah</p></li></ol><p>Setelah mempelajari tentang kepemimpinan murid saya semakin memahami bahwa student agency itu ketika mereka berperan aktif dalam memutuskan apa dan bagaimana mereka akan belajar, maka mereka cenderung menunjukkan motivasi yang lebih besar untuk belajar dan lebih mampu menentukan tujuan belajar mereka sendiri. Hal yang berubah adalah Ketika baru mengetahui bahwa student agency tidak hanya Voice / mendengarkan dan memilih saja melainkan juga memiliki peran penting dalam kepemilikan, contohnya berpartisipasi dalam pengembangan kurikulum.</p><ol start="2"><li><p>&nbsp; Bagaimana kolaborasi dapat membantu Bapak/Ibu memahami proses perencanaan program atau kegiatan yang menumbuhkan kepemimpinan murid?</p></li></ol><p>Dengan kolaborasi dalam proses perencanaan yang menumbuhkan kepemimpinan murid akan dapat meningkatkan kepercayaan murid dalam proses belajar.&nbsp; Pilihan dan suara murid menjadi penting agar murid mempunyai&nbsp; rasa ‘memiliki’ proses pembelajaran mereka sendiri. Di sisi lain, melalui pilihan dan dengan rasa memiliki yang kuat, suara mereka kemudian dapat diwujudkan.&nbsp;</p><ol start="3"><li><p>Gagasan apa saja yang Bapak/Ibu miliki untuk menginisiasi program atau kegiatan yang menumbuhkembangkan kepemimpinan murid?</p></li></ol><p>Gagasan yang akan dilakukan kedepannya adalah dengan cara berkolaborasi mendiskusikan program dengan stekholder sekolah yang akan dilaksanakan dengan mengacu pada visi dan misi sekolah baik program intra, ekstra maupun ko-kulikuler.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2464203852/c870b4d74dfce9defaefc47e06fbaf9d/foto_andi_pake_jaket.jpg" />
         <pubDate>2024-08-30 09:07:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095362292</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Maryani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095368108</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Konsep kepemimpinan murid yang berubah menurut saya telah berubah adalah pada sisi suara, dimana kita seringkali mencekoki mereka dengan ide-ide yang datang dari guru tanpa menanyakan terlebih dahulu apa sebetulnya yang mereka inginkan atau dengan kata lain kita jarang meminta ide dari murid.</p></li><li><p>Dengan kolaborasi kita dapat saling mendukung dan saling melengkapi untuk bisa membuat program yang menumbuhkan kepemimpinan murid</p></li><li><p>Program yang ingin saya gagas adalah program-program yang memperhatikan suara, pilihan dan kepemilikan. Contohnya program-program yang ada di sekolah dikembangkan dengan memperhatikan tiga konsep kepemimpinan murid</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2676995472/82c07d281e1a661a6268cc8705dcaf30/IMG_20240127_185936.jpg" />
         <pubDate>2024-08-30 09:16:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095368108</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rini Astrian S</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095371020</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kepemimpinan murid yang sudah berubah adalah murid menjadi lebih aktif dan bertanggungjawab dalam memilih&nbsp; proses belajarnya sesuai dengan kebutuhannya</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kolaborasi dapat membantu karena dengan kolaborasi kita bisa saling berbagi informasi tentang murid karena semakin banyak kita tau tentang murid tentu akan memudahkan kita dalam melakukan pendekatan, menggali bakat dan minat murid atapun membantu murid mencari solusi dari permasalahannya.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Selalu melibatkan murid dalam setiap kegiatan baik intrakulikuler, kokurikuler, maupun ekstrakulikulerr</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2676998860/2d8d532df4cfb5775603d25a6439500a/IMG_20240330_114836.jpg" />
         <pubDate>2024-08-30 09:20:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bbgpjabarfasilitator00144/l2kk059820ienjnw/wish/3095371020</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
