<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Dampak dan Upaya Mengatasi Ketimpangan Sosial di masyarakat  by rita gustiani</title>
      <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-10-04 14:49:16 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-11-30 13:36:58 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Dampak dan Upaya mengatasi ketimpanga sosial di masyarakat</title>
         <author>ritagustiani2023</author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2732240839</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Menurut kalian, bagaimana cara menumbuhkan sikap toleransi dalam diri terutama menghadapi ketimpangan sosial?</div><div>&nbsp;</div><div>2.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Perhatikan kasus berikut!</div><div>Berbagai budaya dari Negara lain silih berganti berdatangan masuk ke Indonesia. Awalnya budaya-budaya Barat yang menggejala dalam perilaku remaja. Kejadian ini sangat bertolak belakang dengan budaya lokal yang semakin tergerus perkembangan zaman.</div><div>Bagaimana pendapat kalian setelah membaca cuplikan kasus di atas?</div><div>&nbsp;</div><div>3.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Jelaskan hubungan antara toleransi dan empati sosial terkait dengan ketimpangan sosial!</div><div>&nbsp;</div><div>4.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Bagaimana pandangan kalian mengenai praktik filantropi sosial yang ada di lingkungan kalian?</div><div>&nbsp;</div><div>5.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Coba Anda prediksikan, apa yang akan terjadi jika masyarakat tidak memiliki sikap kritis menghadapi ketimpangan sosial?</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.freedomsiana.id/wp-content/uploads/2022/08/dampak-ketimpangan-sosial.jpeg" />
         <pubDate>2023-10-04 14:55:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2732240839</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MUHAMMAD IQBAL XII IPS 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733071620</link>
         <description><![CDATA[<div><br>1-menghormati org lain dengan baik tanpa memandang usia, agama, ras, dan budaya.<br>-Tidak membicarakan keburukan orang lain.<br>-Mendengarkan orang lain ketika berbicara tanpa memotong pembicaraan.<br>2.memang sungguh miris melihat budaya bangsa indonesia lambat laun semakin terkikis akibat pengaruh budaya negara lain. hal itu terjadi karena mayoritas bangsa indonesia kurang memahami nilai nilai pada apa yg menjadi dasar bangsa indonesia. sehingga kebanyakan rakyat indonesia menjadi terpengaruh oleh hal² budaya yg kebarat²an maupun ketimur²an. oleh sebab itu, rasa sadar Nasionalis terhadap bangsa sendiri pada diri setiap seorang lah yg mampu mencegah hal tersebut perlu untuk tidak terjadi lagi<br>3.toleransi ini diperluin buat ngehadepin ketimpangan sosial biar gak terjadi disintegrasi atau perpecahan di masyarakat karena adanya konflik atau pertentangan yang muncul di antara masyarakat.<br>4.Dalam sosiologi, istilah filantropi sosial menggambarkan kegiatan yang menunjukkan charity (kemurahan hati atau kedermawanan suatu kelompok sosial). Sikap filantropi sosial menjadi jembatan bagi masyarakat untuk membantu memperkecil jarak ketimpangan sosial antara dua kelompok golongan berbeda<br>5.kebingungan menjalin komunikasi dengan masyarakat yang lainnya. memburuk, maka akan muncul masalah sosial yang baru.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-05 02:15:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733071620</guid>
      </item>
      <item>
         <title>M Zacky Aldino ( XII Ips 3 )</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733076090</link>
         <description><![CDATA[<div>1.Toleransi diperlukan dalam menghadapi ketimpangan sosial agar tidak terjadi disintegrasi sosial akibat pertikaian yang timbul dari sikap kurang menghargai antar individu dalam masyarakat. Cara menumbuhkan sikap toleransi tersebut dimulai dengan menghargai segala perbedaan yang ada di masyarakat, menghindari percakapan yang berkaitan dengan stereotip tertentu, menanamkan pada diri sendiri mengenai pentingnya kesetaraan dan persamaan hak.<br>&nbsp;<br>2.memang sungguh miris melihat budaya bangsa indonesia lambat laun semakin terkikis akibat pengaruh budaya negara lain. hal itu terjadi karena mayoritas bangsa indonesia kurang memahami nilai nilai pada apa yg menjadi dasar bangsa indonesia. sehingga kebanyakan rakyat indonesia menjadi terpengaruh oleh hal² budaya yg kebarat²an maupun ketimur²an. oleh sebab itu, rasa sadar Nasionalis terhadap bangsa sendiri pada diri setiap seorang lah yg mampu mencegah hal tersebut perlu untuk tidak terjadi lagi<br><br>3.Toleransi adalah sikap yang menghargai adanya perbedaan baik itu perbedaan status sosial, ekonomi, maupun budaya. Sementara itu, empati adalah wujud dari rasa simpati yang berupa perbuatan nyata atas dasar rasa simpati. Contohnya adalah para relawan yang rela tidak dibayar untuk memberikan pendidikan bagi anak jalanan.<br>Penjelasan diatas menunjukkan keterkaitan antara sikap toleransi dan empati sebagai sikap yang bijak dalam menghadapi ketimpangan sosial.<br><br>4.Menurut saya baik-baik saja selagi praktiknya positif dan tidak menganggu kedamaian.<br><br>5.Jika masyarakat tidak memiliki sikap kritis dalam menghadapikebingungan menjalin komunikasi dengan masyarakat yang lainnya. memburuk, maka akan muncul masalah sosial yang baru.</div><div><br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-05 02:18:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733076090</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Ilham Azil</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733076209</link>
         <description><![CDATA[<div>XII IPS 3<br><br>1. Cara menumbuhkan sikap toleransi bisa dimulai dengan menghargai segala perbedaan yang ada di masyarakat, menghindari percakapan yang berkaitan dengan stereotip tertentu, menanamkan pada diri sendiri mengenai pentingnya kesetaraan dan persamaan hak.<br><br>2. Memang sungguh miris melihat budaya bangsa indonesia lambat laun semakin terkikis akibat pengaruh budaya negara lain. hal itu terjadi karena mayoritas bangsa indonesia kurang memahami nilai nilai pada apa yg menjadi dasar bangsa indonesia. sehingga kebanyakan rakyat indonesia menjadi terpengaruh oleh hal-hal budaya yg kebarat-baratan maupun ketimur-timuran. oleh sebab itu, rasa sadar Nasionalis terhadap bangsa sendiri pada diri setiap seorang lah yg mampu mencegah hal tersebut perlu untuk tidak terjadi lagi.<br><br>3. Ketimpangan sosial adalah kondisi adanya ketidakseimbangan atau jarak yang terjadi di tengah-tengah masyarakat yang disebabkan oleh adanya perbedaan status sosial, ekonomi, maupun budaya. Dalam menghadapi ketimpangan sosial, tentunya diperlukan sikap yang bijak, yaitu dengan menerapkan sikap toleransi dan empati.<br>Toleransi adalah sikap yang menghargai adanya perbedaan baik itu perbedaan status sosial, ekonomi, maupun budaya. Sementara itu, empati adalah wujud dari rasa simpati yang berupa perbuatan nyata atas dasar rasa simpati. Contohnya adalah para relawan yang rela tidak dibayar untuk memberikan pendidikan bagi anak jalanan.<br>Penjabaran diatas menunjukkan bahwa ada keterkaitan antara sikap toleransi dan empati sebagai sikap yang bijak dalam menghadapi ketimpangan sosial.<br><br>4. Dalam sosiologi, istilah filantropi sosial menggambarkan kegiatan yang menunjukkan charity yang artinya kemurahan hati atau kedermawanan suatu kelompok sosial. Ada dua alasan seseorang melakukan filantropi sosial, antara lain:<br>a.Berdasarkan respons terhadap realitas sosial. Kegiatan ini dilakukan karena adanya kesadaran diri bahwa terdapat orang lain yang membutuhkan uluran bantuan. Contonnya membantu korban bencana alam.<br>b.Berdasarkan ajaran keagamaan. Filantropi dalam ajaran agama memiliki kaitan dengan pahala bagi umat yang melakukan perilaku dermawan akan mendapat balasan berupa pahala. Secara tidak langsung, lembaga agama mengajarkan umatnya membiasakan diri memiliki sifat dermawan kepada pihak lain yang membutuhkan.<br>Kegiatan filantropi sosial merupakan kegiatan sosial yang sangat baik dan memiliki tujuan positif, oleh karena itu selama tidak mengganggu ketertiban umum, kegiatan filantropi sebaiknya didukung oleh banyak pihak.<br><br>5. Jika masyarakat tidak memiliki sikap kritis dalam menghadapi<br>kebingungan menjalin komunikasi dengan masyarakat yang lainnya. memburuk, maka akan muncul masalah sosial yang baru.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-05 02:18:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733076209</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Fauzan XII IPS 3 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733078042</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Dengan cara bersikap terbuka terhadap pandangan orang lain dan menghargainya serta bersikap sopan dalam masyarakat&nbsp;<br>2. Seharusnya kita sebagai penerima semua budaya luar yang masuk ke masyarakat yang terbuka ini,kita harus menyaringnya dan menerima yang positif saja dan membuang hal buruknya<br>3.&nbsp; Ketika toleransi dan empati sosial dipadukan, maka seseorang akan mampu memperbaiki ketimpangan sosial dan meredakan konflik. Kita sangat membutuhkan toleransi dan empati sosial dalam konteks ketimpangan sosial karena dengan menunjukkan nilai-nilai tersebut, kita dapat berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan dan berusaha meminimalkan ketimpangan sosial di dalamnya.<br>4. Praktik filantropi sosial harus dilihat sebagai bagian dari solusi yang lebih luas, yang melibatkan perubahan sosial dan kebijakan pemerintah. Filantropi sosial yang efektif harus memperhatikan dampak jangka panjang dari tindakan yang dilakukan dan sejalan dengan upaya yang lebih luas untuk menyelesaikan masalah sosial yang mendasar di masyarakat.<br>5. Jika masyarakat tidak bersikap kritis terhadap ketimpangan sosial maka masyarakat akan menjadi tidak teratur dan kacau karena ketimpangan sosial yang terjadi dapat mempengaruhi semua masyarakat di sekitar nya</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-05 02:19:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733078042</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Auvhi Delilla (XII IPS 3) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733080687</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Toleransi diperlukan dalam menghadapi ketimpangan sosial agar tidak terjadi disintegrasi sosial akibat pertikaian yang timbul dari sikap kurang menghargai antar individu dalam masyarakat.<br>Cara menumbuhkan sikap toleransi tersebut dimulai dengan menghargai segala perbedaan yang ada di masyarakat, menghindari percakapan yang berkaitan dengan stereotip tertentu, menanamkan pada diri sendiri mengenai pentingnya kesetaraan dan persamaan hak.<br><br>2. Untuk mengahadapai pengaruh negatif globalisasi dalam bidang sosial dan budaya, kita harus memiliki sikap:&nbsp;<br>&gt; Menyaring setiap budaya asing yang masuk ke dalam negeri, apakah sesuai dengan adat istiadat atau tidak.&nbsp;<br>&gt; Mempromosikan budaya asli dari nusantara ke seluruh negeri bahkan sampai ke luar negeri.<br><br>3. Toleransi adalah sikap yang menghargai adanya perbedaan baik itu perbedaan status sosial, ekonomi, maupun budaya. Sementara itu, empati adalah wujud dari rasa simpati yang berupa perbuatan nyata atas dasar rasa simpati. Contohnya adalah para relawan yang rela tidak dibayar untuk memberikan pendidikan bagi anak jalanan.<br>Penjelasan diatas menunjukkan keterkaitan antara sikap toleransi dan empati sebagai sikap yang bijak dalam menghadapi ketimpangan sosial.<br><br>4. Dalam sosiologi, istilah filantropi sosial menggambarkan kegiatan yang menunjukkan charity yang artinya kemurahan hati atau kedermawanan suatu kelompok sosial.&nbsp;<br>Kegiatan filantropi sosial merupakan kegiatan sosial yang sangat baik dan memiliki tujuan positif, oleh karena itu selama tidak mengganggu ketertiban umum, kegiatan filantropi sebaiknya didukung oleh banyak pihak.<br><br>5. sikap kritis merupakan sebuah kemampuan untuk memecahkan masalah, mempersoalkan atau mempertanyakan suatu persoalan.<br>Masyarakat perlu memiliki sikap kritis dalam menghadapi ketimpangan sosial. Apabila masyarakat tidak memiliki sifat kritis dalam menghadapi ketimpangan sosial, maka akan timbul konflik atau pertentangan yang terjadi karena perbedaan status, ekonomi, dan budaya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-05 02:21:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733080687</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Vivian Talitha Verdo XII IPS 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733085184</link>
         <description><![CDATA[<div>1.Dengan menghargai pendapat orang lain, tidak memotong pembicaraan orang lain<br>2.Kita harus menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia kepada generasi penerus terutama pada diri kita sendiri<br>3.toleransi adalah sikap saling menghargai, sedangkan empati adalah rasa ikut mengalami perasaan orang lain dan keduanya saling berkaitan, agar adanya toleransi kita harus punya empati terlebih dahulu.&nbsp;<br>4.Hal ini bagus karena filantropi sosial adalah kegiatan sukarela yang bertujuan untuk membantu orang lain&nbsp;<br>5.maka akan muncul masalah sosial yang baru</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-05 02:24:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733085184</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Regina OliviaXII.IPS 3</title>
         <author>oliviaregina828</author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733085386</link>
         <description><![CDATA[<div>Regina Olivia<br>XII.IPS 3<br><br>1<br>•Tidak membicarakan keburukan orang lain.<br>•Mendengarkan orang lain ketika berbicara<br>•Tidak memaksakan kehendak pada orang lain.<br>•Menerima orang lain yang berbeda fisik, agama, atau ras.<br>•Menghargai diri sendiri.<br>•Memahami lingkungan sekitar.<br>•Berpikir secara kritis dan bijaksana<br><br>2.memang sungguh miris melihat budaya bangsa indonesia lambat laun semakin terkikis akibat pengaruh budaya negara lain. hal itu terjadi karena mayoritas bangsa indonesia kurang memahami nilai nilai pada apa yg menjadi dasar bangsa indonesia. sehingga kebanyakan rakyat indonesia menjadi terpengaruh oleh hal² budaya yg kebarat2an maupun ketimur'an. oleh sebab itu, rasa sadar Nasionalis terhadap bangsa sendiri pada diri setiap seorang lah yg mampu mencegah hal tersebut perlu untuk tidak terjadi lagi.<br><br>3.keterkaitan antara toleransi dan empati dalam ketimpangan sosial adalah dengan adanya ketimpangan yang ada diharapkan dengan adanya keberagaman bangsa indonesia toleransi terhadap sesama agama sangatlah dibutuhkan.selain itu salah,satu faktor pendorong kontak sosial adalah empati yang mana dengan empati seseorang dapat merasakan keadaan yang dirasakan oleh orang lain sehingga sikap seperti ini dapat mengurangi ketimpangan yg ada.<br><br>4.Menurut saya baik-baik saja selagi praktiknya positif dan tidak menganggu kedamaian.<br><br>5.apabila masyarakat tidak memiliki sifat kritis dalam menghadapi ketimpangan sosial, maka akan timbul konflik atau pertentangan yang terjadi karena perbedaan status, ekonomi, dan budaya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-05 02:24:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733085386</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ayu Azzahra XII IPS 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733090524</link>
         <description><![CDATA[<div>1. -Introspeksi<br>- Perbanyak teman<br>- Memahami lingkungan sekitar<br>- Berpikir secara kritis dan bijaksana<br>- Mempelajari tentang perbedaan<br><br>2. Meningkatkan&nbsp; ketakwaan dalam beragama<br>- Kita terima dengan senang hati jika kebudayaan tersebut tidak melanggar norma-norma Bangsa Indonesia<br><br>3. keterkaitan antara sikap toleransi dan empati sebagai sikap yang bijak dalam menghadapi ketimpangan sosial.<br><br>4. Menurut saya baik selama tindakan tersebut tidak mengganggu kedamaian<br><br>5. Akan muncul masalah masalah baru di dalam masyarakat</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-05 02:27:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733090524</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Zaqqi Ramadhanu (XII IPS 3) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733091216</link>
         <description><![CDATA[<div>1. • Mempelajari tentang ketimpangan sosial, baik itu konsepnya, jenis², faktor penyebab ketimpangan sosial, dan dampak dari ketimpangan sosial itu sendiri.&nbsp;<br>• Berteman dengan siapa saja tanpa membeda-bedakan statusnya<br>• Meningkatkan sikap simpati&nbsp; dan empati terhadap orang lain<br>• Mengintropeksi diri<br>• Memahami lingkungan sekitar<br><br>2. Cukup miris,&nbsp; karena melihat kebudayaan lokal yang makin memudar akibat datangnya kebudayaan asing yang sangat berbeda dari kebudayaan lokal itu sendiri. Budaya asing yang masuk ke Indonesia itu memiliki banyak dampak negatif bagi generasi muda Indonesia, dimulai dari generasi muda yang memiliki gaya hidup konsumtif, hedonisme, membuat generasi muda menjadi generasi yang pemalas. Kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia juga membuat nilai² norma yang berlaku sebelumnya menjadi tidak berlaku.<br><br>3. Jika seseorang memiliki sikap toleransi, maka akan terwujud sikap empati untuk membantu orang-orang yang ada di sekitarnya. Kedua sikap tersebut sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah ketimpangan sosial. Dengan kedua sikap tersebut kita dapat meningkatkan kualitas hidup seluruh masyarakat.&nbsp;<br><br>4. Pandangan saya mengenai praktik filantropi sosial yang ada di lingkungan rumah saya&nbsp; adalah sikap tersebut sangat membantu banyak orang. Sikap filantropi ini sangat efektif untuk mengatasi ketimpangan sosial yang ada di lingkungan hidup saya. Sikap tersebut membuat masyarakat² yang sebelumnya serba kekurangan menjadi terbantu .&nbsp;<br><br>5. Jika masyarakat tidak memiliki sikap kritis untuk menghadapi ketimpangan sosial, maka kedepannya akan banyak terjadi permasalah-permasalahan sosial. Konflik antara masyarakat kelas atas dan kelas bawah akan terjadi. Pemberontkana juga pastinya akan terjadi yang membuat negara menjadi semakin kacau. Hal tersebut pastinya akan menyebabkan disintegrasi bangsa akibat dari ketidakadilan yang terjadi antara masyarakat kelas atas dan kelas bawah.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-05 02:28:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733091216</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MARCHEL APRI YUNISOF XII IPS 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733093083</link>
         <description><![CDATA[<div>1.toleransi menunjuk sikap saling menghargai dan menghormati hak-hak dasar orang lain tanpa mengganggu keberadaannya, empati menunjuk fakta dimana seseorang ikut mengalami dan berbagi pengalaman penderitaan dan kebahagiaan secara langsung bersama orang lain<br>2.Sangat miris, budaya bangsa Indonesia lambat laun semakin terkikis akibat budaya lain, oleh sebab itu,rasa nasionalisme harus ditanamkan pada setiap individu/ rakyat Indonesia<br>3.Empati,suatu rasa ikut mengalami perasaan orang lain, toleransi sikap saling menghargai dan keduanya saling berkaitan.<br>4.Filantropi sosial adalah kegiatan sukarela yang bertujuan untuk membantu orang lain, dapat berupa finasial, tenaga, maupun barang. Dimana sebagian mereka mendirikan yayasan atau organisasi berbasis komunitas untuk mengembangkan berbagai program sosial yang menjadi minat atau perhatiannya, Filantropi sosial ini bagus untuk dilakukan&nbsp;<br>5.Banyak masalah sosial akan terjadi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-05 02:29:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733093083</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hanna Shalsabilla Marisa XII IPS 3 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733096227</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Cara menumbuhkan sikap toleransi tersebut dimulai dengan menghargai segala perbedaan yang ada di masyarakat, menghindari percakapan yang berkaitan dengan stereotip tertentu, menanamkan pada diri sendiri mengenai pentingnya kesetaraan dan persamaan hak.<br>2. Memang sungguh miris melihat budaya bangsa indonesia lambat laun semakin terkikis akibat pengaruh budaya negara lain. hal itu terjadi karena mayoritas bangsa indonesia kurang memahami nilai nilai pada apa yg menjadi dasar bangsa indonesia. sehingga kebanyakan rakyat indonesia menjadi terpengaruh oleh hal² budaya yg kebarat²an maupun ketimur²an. oleh sebab itu, rasa sadar Nasionalis terhadap bangsa sendiri pada diri setiap seorang lah yg mampu mencegah hal tersebut perlu untuk tidak terjadi lagi<br>3.terdapat keterkaitan antara sikap toleransi dan empati sebagai sikap yang bijak dalam menghadapi ketimpangan sosial.<br>4. - Berdasarkan respons terhadap realitas sosial. Kegiatan ini dilakukan karena adanya kesadaran diri bahwa terdapat orang lain yang membutuhkan uluran bantuan. Contonnya membantu korban bencana alam.<br>- Berdasarkan ajaran keagamaan. Filantropi dalam ajaran agama memiliki kaitan dengan pahala bagi umat yang melakukan perilaku dermawan akan mendapat balasan berupa pahala. Secara tidak langsung, lembaga agama mengajarkan umatnya membiasakan diri memiliki sifat dermawan kepada pihak lain yang membutuhkan.<br>5. maka muncul lah masalah sosial yang baru.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-05 02:32:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733096227</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Adrian Kesumanudin Tanjung XII IPS 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733104894</link>
         <description><![CDATA[<div>1.•Tidak memaksakan kehendak pada orang lain.&nbsp;<br>•Menerima orang lain yang berbeda fisik, agama, atau ras.<br>•Tidak Mendiskriminasi atau membeda-bedakan orang berdasarkan suku agama, ras, gender dan sebagainya.<br><br>2.Pengaruh budaya asing terhadap remaja sangat kuat dan membuat banyak anak muda kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukan dengan gejala-gejala yang muncul dalam kehidupan sehari-hari remaja sekarang seperti, gaya pergaulan remaja saat ini semakin jauh dari tuntunan agama. Dan Pengaruh negatif tersebut bisa dicontohkan dengan narkoba, minuman keras, sex bebas, kriminalitas, dan lain sebagainya.<br><br>3.Bila toleransi menunjuk sikap saling menghargai dan menghormati hak-hak dasar orang lain tanpa mengganggu keberadaannya, sedangkan empati menunjuk fakta dimana seseorang ikut mengalami dan berbagi pengalaman penderitaan dan kebahagiaan secara langsung bersama orang lain.<br><br>4.Filantropi memberikan akses kepada warga masyarakat yang memerlukan sumberdaya agar mereka dapat meningkatkan kemandirian mereka dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Setiap pelaku filantropi menghargai keberagaman yang hidup dalam masyarakat : budaya, agama dan keyakinan, suku bangsa, cara pandang, dan lain-lain.<br><br>5.Tidak berpikir kritis membuat pikiran dan otak kita tidak lebih fleksibel. Kita akan terlalu kaku dalam berpikir dan pendapat atau ide-ide dari orang lain. Kita tidak lebih mudah untuk menerima pendapat orang lain dan persepsi yang berbeda dari persepsi kita sendiri.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-05 02:38:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733104894</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Reinold Asri Bles Daeli XII IPS 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733110069</link>
         <description><![CDATA[<div>1.Mengintropeksi Diri Sendiri, memperbanyak teman tanpa membeda bedakan serta berpikir kritis dalam segala hal&nbsp;<br>2.Seharusnya kita lebih bijak dalam memilah dampak globalisasi dengan cara , mencintai produk dalam negeri, menyaring budaya yg masuk , meningkatkan daya potensi nasional, memahami nilai kebangsaan dan Pancasila<br>3.keterkaitan antara toleransi dan empati dalam ketimpangan sosial adalah dengan adanya ketimpangan yang ada diharapkan dengan adanya keberagaman bangsa indonesia toleransi terhadap sesama agama sangatlah dibutuhkan ..selain itu salah,satu faktor pendorong kontak sosial adalah empati yang mana dengan empati seseorang dapat merasakan keadaan yang dirasakan oleh orang lain sehingga sikap seperti ini dapat mengurangi ketimpangan yg ada&nbsp;<br>4.Secara umum, filantropi didefinisikan sebagai aktivitas berbagi dukungan dan sumber daya dengan sukarela yang dilakukan secara terorganisir karena didorong cinta kasih kepada sesama untuk mengatasi masalah sosial kemanusiaan serta memajukan kepentingan umum.selagi praktek nya positif dan tidak menggangu kedamaian itu baik baik saja<br>5.Semua akan mengikuti perkembangan globalisasi secara mentah mentah , dan tidak tahu yg baik dan benar dan akan banyak budaya yg hilang dan tersingkirkan </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-05 02:42:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733110069</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Liza Ramayanti (XII IPS 3)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733111600</link>
         <description><![CDATA[<blockquote>Ketimpangan sosial terjadi karena ketidakseimbangan dan perbedaan dalam lingkungan masyarakat. Contoh ketimpangan sosial yaitu perbedaan antara si kaya dan si miskin.</blockquote><div><br><strong><em>Dampak Positif Ketimpangan Sosial</em></strong></div><ul><li>Terjadinya upaya untuk memajukan daerah yang tertinggal. Ketimpangan sosial dapat menjadi motivasi bagi pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas daerah yang masih tertinggal dengan daerah yang sudah maju.&nbsp;</li><li>Meningkatkan usaha dan kerja keras. Ketimpangan sosial dapat menjadi tantangan bagi masyarakat untuk memiliki usaha dan kerja keras yang lebih tinggi.</li><li>Mendorong inovasi dan kreativitas.Ketimpangan sosial dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk berinovasi dan berkreativitas dalam menciptakan produk, jasa, atau solusi yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.</li></ul><div><strong><em>Dampak Negatif Ketimpangan Sosial</em></strong></div><ul><li>Menimbulkan konflik sosial. Ketimpangan sosial dapat menimbulkan konflik sosial antara kelompok-kelompok masyarakat yang merasa tidak puas atau tidak adil dengan kondisi mereka.</li><li>Menyebabkan kecemburuan sosial. Ketimpangan sosial dapat menyebabkan kecemburuan sosial antara masyarakat yang merasa tidak seimbang dengan masyarakat lain.</li><li>Melahirkan diskriminasi sosial. Ketimpangan sosial dapat melahirkan diskriminasi sosial antara masyarakat yang merasa superior atau inferior dengan masyarakat lain dalam hal status, kelas, atau identitas.</li><li>Meningkatkan kemiskinan. Ketimpangan sosial dapat meningkatkan kemiskinan di masyarakat.&nbsp;</li><li>Memicu kriminalitas.&nbsp;</li><li>Menyebabkan degradasi moral.</li></ul><div><br><strong><em>Upaya Mengatasi Ketimpangan Sosial</em></strong></div><ul><li>Memperbaiki dan pemerataan kualitas pendidikan di daerah terpencil</li><li>Meningkatkan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, dan menambah jumlah tenaga medis.</li><li>Memberi pemberdayaan atau penyuluhan kesehatan pada masyarakat</li><li>Masyarakat diberi fasilitas kursus dan pelatihan untuk mendapatkan pekerjaan</li><li>Pemerintah dan perusahaan memberikan lapangan kerja yang menyerap banyak tenaga</li><li>Suatu negara meningkatkan sistem hukum dan keadilan untuk mengurangi korupsi</li><li>Pemindahan penduduk (Transmigrasi) dari daerah padat penduduk ke daerah yang jarang penduduk</li></ul><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-05 02:43:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733111600</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tiara XII IPS 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733113500</link>
         <description><![CDATA[<div>1.bersikap dan menghormati lain dengan baik tanpa memandang usia, agama, ras, dan budaya. Tidak membicarakan keburukan orang lain. Sikap yang saling menghormati, menghargai, dan pandangan.&nbsp;<br><br>2.memanga sungguh miris melihat budaya bangsa Indonesia lambat laun semakin terkikis akibat pengaruh budaya negara lain. Rasa sadar nasionalis terhadap bangsa sendiri pada diri setiap seorang langkah yang mampu mencegah hal tersebut perlu untuk tidak terjadi lagi.&nbsp;<br><br>3.toleransi adalah sikap yang menghargai adanya perbedaan baik itu perbedaan ekonomi, sosial dan budaya. Empati adalah wujud dari rasa empati.&nbsp;<br>&nbsp;<br>4.kegiatan sosial yang sangat baik dan memiliki tujuan positif , oleh karena itu selama tidak menggangu kertetiban umum<br><br>5.maka akan muncul masalah yang baru dan membuat pikiran dan otak kita tidak lebih fleksibel.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-05 02:44:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733113500</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ZICKRA DAVA SUTAMA XII IPS 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733153992</link>
         <description><![CDATA[<div>1. A. Bersikap dan menghormati lain dengan baik tanpa memandang usia, agama, ras, dan budaya<br>B. Tidak membicarakan keburukan orang lain<br>C. Mendengarkan orang lain ketika berbicara tanpa memotong pembicaraan<br>D. Berbicara dengan sopan dan santun, seperti menggunakan kata-kata “permisi”, “silakan”, “tolong” dan “maaf”.<br>E. Tidak mengganggu orang lain yang sedang beribadah<br>F. Tidak memaksakan kehendak pada orang lain<br>G. Menerima orang lain yang berbeda fisik, agama, atau ras.<br>H. Menghargai diri sendiri, dan<br>I. Menghargai privasi orang lain, misalnya mengetuk pintu sebelum masuk kamar anggota keluarga lain, meminta izin sebelum meminjam barang.<br><br>2. memang sungguh miris melihat budaya bangsa indonesia lambat laun semakin terkikis akibat pengaruh budaya negara lain. hal itu terjadi karena mayoritas bangsa indonesia kurang memahami nilai nilai pada apa yg menjadi dasar bangsa indonesia. sehingga kebanyakan rakyat indonesia menjadi terpengaruh oleh hal2 budaya yg kebarat❜an maupun ketimur'an. oleh sebab itu, rasa sadar Nasionalis terhadap bangsa sendiri pada diri setiap seorang lah yg mampu mencegah hal tersebut perlu untuk tidak terjadi lagi<br><br>3. A. keterkaitan antara toleransi dan empati dalam ketimpangan sosial adalah dengan adanya ketimpangan yang ada diharapkan dengan adanya keberagaman bangsa indonesia toleransi terhadap sesama agama sangatlah dibutuhkan ..selain itu salah,satu faktor pendorong kontak sosial adalah empati yang mana dengan empati seseorang dapat merasakan keadaan yang dirasakan oleh orang lain sehingga sikap seperti ini dapat mengurangi ketimpangan yg ada..<br>B. menurut saya praktik filantropi sangatlah membantu karena apa praktik ini juga dapat membantu mengatasi ketimpangan sosial yang mana filantropi ini merupakan sikap membantu satu sama lain jadi ketimpangan dapat dibantu<br><br>4. Dalam sosiologi, istilah filantropi sosial menggambarkan kegiatan yang menunjukkan charity yang artinya kemurahan hati atau kedermawanan suatu kelompok sosial. Ada dua alasan seseorang melakukan filantropi sosial, antara lain:<br>A. Berdasarkan respons terhadap realitas sosial. Kegiatan ini dilakukan karena adanya kesadaran diri bahwa terdapat orang lain yang membutuhkan uluran bantuan. Contonnya membantu korban bencana alam.<br>B. Berdasarkan ajaran keagamaan. Filantropi dalam ajaran agama memiliki kaitan dengan pahala bagi umat yang melakukan perilaku dermawan akan mendapat balasan berupa pahala. Secara tidak langsung, lembaga agama mengajarkan umatnya membiasakan diri memiliki sifat dermawan kepada pihak lain yang membutuhkan.<br><br>Kegiatan filantropi sosial merupakan kegiatan sosial yang sangat baik dan memiliki tujuan positif, oleh karena itu selama tidak mengganggu ketertiban umum, kegiatan filantropi sebaiknya didukung oleh banyak pihak.<br><br>5. Jika masyarakat tidak memiliki sikap kritis dalam menghadapi<br>kebingungan menjalin komunikasi dengan masyarakat yang lainnya. memburuk, maka akan muncul masalah sosial yang baru.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-05 03:13:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2733153992</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ADEL TRIA JASMEN (Xll IPS 3)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2739095227</link>
         <description><![CDATA[<ol><li>a.)Bersikap dan menghormati lain dengan baik tanpa memandang usia, agama, ras, dan budaya.b.)Tidak membicarakan keburukan orang lain.c.)Mendengarkan orang lain ketika berbicara tanpa memotong pembicaraan.&nbsp;</li></ol><div>&nbsp; &nbsp;2. Miris, karena kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia itu sangat berlawan dengan nilai dan norma yang ada di Indonesia.&nbsp; Banyak sekali dampak negatif yang ditimbulkan akibat masuknya kebudayaan asing ke Indonesia karena sifatnya yang sangat berlawanan dengan nilai dan norma yang ada di Indonesia. Dampak negatif tersebut tentunya akan mengakibatkan permasalahan-permasalahan sosial di lingkungan masyarakat.<br>3.Tentu saja dengan merasakan perasaan orang lain (simpati), serta melakukan tindakan untuk menolong (empati) maka akan terciptanya masyarakat yang stabil karena saling membantu, jadi bisa meningkatkan kestabilan beberapa unsur masyarakat seperti ekonomi, sosial.<br>4.Seseorang yang bekerja sebagai content creator dengan konten-konten yang menarik untuk meningkatkan pendapatannya, lalu pendapatan tersebut disisihkan kepada orang yang membutuhkan.<br>5.kebingungan menjalin komunikasi dengan masyarakat yang lainnya. memburuk, maka akan muncul masalah sosial yang baru.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-10 02:28:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2739095227</guid>
      </item>
      <item>
         <title>JULIETA REISHA BRILIANI XII IPS3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2751167131</link>
         <description><![CDATA[<div>1-menghormati org lain dengan baik tanpa memandang usia, agama, ras, dan budaya.<br>-Tidak membicarakan keburukan orang lain.<br>-Mendengarkan orang lain ketika berbicara tanpa memotong pembicaraan.<br>2.memang sungguh miris melihat budaya bangsa indonesia lambat laun semakin terkikis akibat pengaruh budaya negara lain. hal itu terjadi karena mayoritas bangsa indonesia kurang memahami nilai nilai pada apa yg menjadi dasar bangsa indonesia. sehingga kebanyakan rakyat indonesia menjadi terpengaruh oleh hal² budaya yg kebarat²an maupun ketimur²an. oleh sebab itu, rasa sadar Nasionalis terhadap bangsa sendiri pada diri setiap seorang lah yg mampu mencegah hal tersebut perlu untuk tidak terjadi lagi<br>3.toleransi ini diperluin buat ngehadepin ketimpangan sosial biar gak terjadi disintegrasi atau perpecahan di masyarakat karena adanya konflik atau pertentangan yang muncul di antara masyarakat.<strong><br>4.Dalam sosiologi, istilah filantropi sosial menggambarkan kegiatan yang menunjukkan charity (kemurahan hati atau kedermawanan suatu kelompok sosial). Sikap filantropi sosial menjadi jembatan bagi masyarakat untuk membantu memperkecil jarak ketimpangan sosial antara dua kelompok golongan berbeda<br>5.kebingungan menjalin komunikasi dengan masyarakat yang lainnya. memburuk, maka akan muncul masalah sosial yang baru.</strong></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-17 16:43:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2751167131</guid>
      </item>
      <item>
         <title>nama : Jeni Martin, XII IPS 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2791780730</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Toleransi dalam menghadapi ketimpangan sosial memahami faktor permasalahan yang meluaskan cakrawalan pemikiran mendengarkan dengan empati dan berinteraksi dengan berbagai lapisan masyarakat intropeksi mengangkut kesalahan mencari feedback.</p><p><br/></p><p>2. Memang sungguh miris si melihat budaya bangsa Indonesia lambat laun semakin terkikis akibat pengaruh budaya negara lain hal itu terjadi karena mayoritas bangsa Indonesia kurang memahami nilai-nilai pada apa yang menjadi dasar pasang Indonesia sehingga kepentingan rakyat Indonesia menjadi terpengaruhi oleh hal-hal budaya kebaratan maupun ketimuran Oleh sebab itu rasa sadar nasionalis terhadap bangsa sendiri pada diri setiap seorang lah yang mampu mencegah hal tersebut perlu untuk tidak terjadi lagi.</p><p><br/></p><p>3. Keterkaitan antara toleransi dan Bati dalam ketimpangan sosial adalah dengan adanya ketimpangan yang Diharapkan dengan adanya keberagaman bangsa Indonesia toleransi terhadap sesama agama sangatlah dibutuhkan Selain itu salah satu faktor pendorong kontrakan sosial adalah infeksi yang mana dengan peti seseorang dapat keadaan yang tak dirasakan oleh orang lain sehingga sikap seperti seperti ini dapat mengurangi ketimpangan yang ada.</p><p><br/></p><p>4. Menurut saya baik-baik saja selagi praktiknya positif dan tidak mengganggu Kedamaian.</p><p><br/></p><p>5. Apabila masyarakat tidak memiliki sikap kritis dalam menghadapi ketimpangan sosial Maka akan timbul konflik atau pertentangan yang terjadi karena perbedaan status ekonomi dan budaya</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-16 03:04:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2791780730</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama:Gevani Aurel</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2800019939</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Peran sikap toleransi dalam menghadapi ketimpangan sosial bermacam-macam, diantaranya sebagai berikut; <strong>1. Memberikan kebebasan dan kemerdekaan 2. Mengakui hak setiap orang 3. Menghormati keyakinan orang lain 4. Saling mengerti dan memahami</strong> Penjelasan di atas menggambarkan peran toleransi dalam mengatasi ketimpangan</p><p>2.meningkatkan ketakwaan dalam beragama </p><p>-kita terima dengan senang hati jika kebudayaan tersebut tidak melanggat norma norma bangsa indonesia</p><p>3.keterkaitan antara sikap toleransi dan empati</p><p>4.menurut saya baik selama tindakan tersebut tidak mengganggu kedamaian</p><p>5.akan muncul masalah masalah baru di dlaam masyarakat</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-23 02:08:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2800019939</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Irfan Saputra Iis 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2800023672</link>
         <description><![CDATA[<p>Bersikap dan menghormati lain dengan baik tanpa memandang usia, agama, ras, dan budaya.b.)Tidak membicarakan keburukan orang lain.c.)Mendengarkan orang lain ketika berbicara tanpa memotong pembicaraan. </p><p>   2. Miris, karena kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia itu sangat berlawan dengan nilai dan norma yang ada di Indonesia.  Banyak sekali dampak negatif yang ditimbulkan akibat masuknya kebudayaan asing ke Indonesia karena sifatnya yang sangat berlawanan dengan nilai dan norma yang ada di Indonesia. Dampak negatif tersebut tentunya akan mengakibatkan permasalahan-permasalahan sosial di lingkungan masyarakat.</p><p>3.Tentu saja dengan merasakan perasaan orang lain (simpati), serta melakukan tindakan untuk menolong (empati) maka akan terciptanya masyarakat yang stabil karena saling membantu, jadi bisa meningkatkan kestabilan beberapa unsur masyarakat seperti ekonomi, sosial.</p><p>4.Seseorang yang bekerja sebagai content creator dengan konten-konten yang menarik untuk meningkatkan pendapatannya, lalu pendapatan tersebut disisihkan kepada orang yang membutuhkan.</p><p>5.kebingungan menjalin komunikasi dengan masyarakat yang lainnya. memburuk, maka akan muncul masalah sosial yang baru.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-23 02:11:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2800023672</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dwi Mutia Rahayu,XII.IPS 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2804919073</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p><br/></p><p>•Tidak membicarakan keburukan orang lain.</p><p>•Mendengarkan orang lain ketika berbicara</p><p>•Tidak memaksakan kehendak pada orang lain.</p><p>•Menerima orang lain yang berbeda fisik, agama, atau ras.</p><p>•Menghargai diri sendiri.</p><p>•Memahami lingkungan sekitar.</p><p>•Berpikir secara kritis dan bijaksana</p><p>2.memang sungguh miris melihat budaya bangsa indonesia lambat laun semakin terkikis akibat pengaruh budaya negara lain. hal itu terjadi karena mayoritas bangsa indonesia kurang memahami nilai nilai pada apa yg menjadi dasar bangsa indonesia. sehingga kebanyakan rakyat indonesia menjadi terpengaruh oleh hal² budaya yg kebarat2an maupun ketimur'an. oleh sebab itu, rasa sadar Nasionalis terhadap bangsa sendiri pada diri setiap seorang lah yg mampu mencegah hal tersebut perlu untuk tidak terjadi lagi.</p><p>3.keterkaitan antara toleransi dan empati dalam ketimpangan sosial adalah dengan adanya ketimpangan yang ada diharapkan dengan adanya keberagaman bangsa indonesia toleransi terhadap sesama agama sangatlah dibutuhkan.selain itu salah,satu faktor pendorong kontak sosial adalah empati yang mana dengan empati seseorang dapat merasakan keadaan yang dirasakan oleh orang lain sehingga sikap seperti ini dapat mengurangi ketimpangan yg ada.</p><p>4.Menurut saya baik-baik saja selagi praktiknya positif dan tidak menganggu kedamaian.</p><p>5.apabila masyarakat tidak memiliki sifat kritis dalam menghadapi ketimpangan sosial, maka akan timbul konflik atau pertentangan yang terjadi karena perbedaan status, ekonomi, dan budaya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-28 01:41:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2804919073</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Keysha Putri Fadila XII IPS 3 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2804941665</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Mempelajari tentang ketimpangan sosial, baik itu konsepnya, jenis², faktor penyebab ketimpangan sosial, dan dampak dari ketimpangan sosial itu sendiri. </p><p>• Berteman dengan siapa saja tanpa membeda-bedakan statusnya</p><p> • Meningkatkan sikap simpati dan empati terhadap orang lain</p><p> • Mengintropeksi diri </p><p>• Memahami lingkungan sekitar.</p><p><br/></p><p>2. Cukup miris, karena melihat kebudayaan lokal yang makin memudar akibat datangnya kebudayaan asing yang sangat berbeda dari kebudayaan lokal itu sendiri. Budaya asing yang masuk ke Indonesia itu memiliki banyak dampak negatif bagi generasi muda Indonesia, dimulai dari generasi muda yang memiliki gaya hidup konsumtif, hedonisme, membuat generasi muda menjadi generasi yang pemalas. Kebudayaan asing yang masuk ke indonesia juga membuat nilai" norma yg berlaku sebelumnya menjadi tdk berlau.</p><p><br/></p><p>3. Jika seseorang memiliki sikap toleransi, maka akan terwujud sikap empati untuk membantu orang- orang yang ada di sekitarnya. Kedua sikap tersebut sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah ketimpangan sosial. Dengan kedua sikap tersebut kita dapat meningkatkan kualitas hidup seluruh masyarakat.</p><p><br/></p><p>4. Pandangan saya mengenai praktik filantropi sosial yang ada di lingkungan rumah saya adalah sikap tersebut sangat membantu banyak orang. Sikap filantropi ini sangat efektif untuk mengatasi ketimpangan sosial yang ada di lingkungan hidup saya. Sikap tersebut membuat masyarakat yang sebelumnya serba kekurangan menjadi terbantu.</p><p><br/></p><p>5. Jika masyarakat tidak memiliki sikap kritis untuk menghadapi ketimpangan sosial, maka kedepannya akan banyak terjadi permasalah- permasalahan sosial. Konflik antara masyarakat kelas atas dan kelas bawah akan terjadi. Pemberontkana juga pastinya akan terjadi yang membuat negara menjadi semakin kacau. Hal tersebut pastinya akan menyebabkan disintegrasi bangsa akibat dari ketidakadilan yang terjadi antara masyarakat kelas atas dan kelas bwh.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-28 01:59:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2804941665</guid>
      </item>
      <item>
         <title>fanesya putri ys XII ips 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2808287310</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Program Bantuan Sosial</p><p>2. Pembangunan Infrastruktur</p><p>3. Penyediaan Pendidikan yang Berkualitas</p><p>4. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Miskin</p><p>5. Pengembangan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)</p><p>6. Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-30 01:51:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2808287310</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alkabiru Alfarel (XII IPS 3)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2809042932</link>
         <description><![CDATA[<p><em><mark>terjadi karena ketidakseimbangan dan perbedaan dalam masyarakat.Contoh adalah ketika perusahaan multinasional beroperasi di suatu daerah, mereka sering kali membayar upah yang rendah dan tidak memberikan hak hak yang sama kepada pekerja lokal.</mark></em></p><p><br/></p><p><strong><em>Dampak positif:</em></strong></p><ul><li><p><em>meningkatkan usaha dan kerja keras.</em></p></li><li><p><em>mendorong inovasi dan motivasi.</em></p></li><li><p>meningkatkan pertumbuhan ekonomi.</p></li><li><p>mendorong pengembangan SDM.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong><em>Dampak negatif:</em></strong></p><ul><li><p>meningkatkan ketegangan sosial.</p></li><li><p>akses pendidikan dan fasilitas kesehatan berkurang.</p></li><li><p>meningkatkan ketidakadilan sosial.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-30 13:36:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritagustiani2023/ktt4db4pgi0j0etl/wish/2809042932</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
