<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Human and Aquatik Resource Ecosystem by Iroh Rohayati</title>
      <link>https://padlet.com/irohr503/Bookmarks</link>
      <description>Dibuat dengan karisma</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-10-04 07:57:15 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-03-26 09:58:49 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>irohr503</author>
         <link>https://padlet.com/irohr503/Bookmarks/wish/2933801723</link>
         <description><![CDATA[<p>Dari sekian banyak kata yang disampaikan dapat saya simpulkan bahwa perairan dan sedimen memiliki perbedaan dari keduanya perihal indikator apakah dari kedua hal tersebut dapat dinyatakan ada kehidupan plankton atau tidak.</p><p>Air berbeda dengan sedimen dimana ir memiliki sifat yang dinamika yaitu berubah rubah seperti air keluar atau hujan yang menyebabkan kondisi suatu perairan berubah pula berbeda dengan sedimen yang relatif stabil. Sehingga kita masih bisa melihat fosil biota air meskipun dalam suatu perairan tersebut dikatakan tidak ada tanda tanda plankton. Tentunya pengambilan sampel pada sedimen ini dikatakan lebih afdol menurut saya dibandingkan sampel air karena ketika air tersebut dikatakan tidak baik bagi penghidupan plankton akan tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa plankton pernah hidup dalam perairan tersebut dan dapat dilihat dari sedimen nya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-26 09:56:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irohr503/Bookmarks/wish/2933801723</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
