<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Jawaban LKPD Sistem Pencernaan Manusia by Eka Fitri</title>
      <link>https://padlet.com/esholehah15/jawabanlkpdkelas8</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-07-04 02:05:46 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-10-13 04:06:07 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>kelompok 1:</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/esholehah15/jawabanlkpdkelas8/wish/3629011822</link>
         <description><![CDATA[<p>1.APRILIA CAHYA FANDANI</p><p>2.DINI ALIFTA L.</p><p>3.ANDRE EKA PUTRA</p><p>4.ULIL AMRI</p><p>5.REHAN FAHMI</p><p>6.LUKMAN NAL H.</p><p><br/></p><p>Informasi yang sama </p><p>penyebab=infeksi keracunan makanan alergi makanan.</p><p>gejala=buang air besar dengan tinja encer atau berair lebih dari 3 kali sehari.</p><p>pencegahan=dilakukan dengan disiplin menjaga kebersihan makanan dan minuman.</p><p><br/></p><p>informasi yang berbeda</p><p>penyebab=gejala dari luka,penyakit,alergi,dan kelebihan vitamin c</p><p>gejala=pegal pada punggung dan perut sering berbunyi</p><p>pencegahan= ada 2 vaksin berlisensi untuk menghadapi rotavirus.</p><p><br/></p><p>informasi yang di ragukan=web 2, karna web 2 lebih tidak masuk akal </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-10-13 03:45:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/esholehah15/jawabanlkpdkelas8/wish/3629011822</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/esholehah15/jawabanlkpdkelas8/wish/3629017675</link>
         <description><![CDATA[<p>Anggota :Alfin</p><p>Adnan</p><p>ibad</p><p>reva</p><p>mega</p><p><br/></p><p>LINK WEB 1 </p><p>Penyebab:Kondisi ini dapat merupakan gejala dari luka, penyakit, alergi (fruktosa, laktosa), kelebihan vitamin C, dan mengonsumsi buah-buahan tertentu. Biasanya disertai sakit perut dan sering kali mual dan muntah. Ada beberapa kondisi lain yang melibatkan tetapi tidak semua gejala diare, dan definisi resmi medis dari diare adalah defekasi yang melebihi 200 gram per hari.</p><p><br/></p><p>Memakan makanan yang asam, pedas, atau bersantan sekaligus secara berlebihan dapat menyebabkan diare juga karena membuat usus kaget.</p><p><br/></p><p>Hal ini terjadi ketika cairan yang tidak mencukupi diserap oleh usus besar. Sebagai bagian dari proses digestasi, atau karena masukan cairan, makanan tercampur dengan sejumlah besar air. Oleh karena itu makanan yang dicerna terdiri dari cairan sebelum mencapai usus besar. Usus besar menyerap air, meninggalkan material yang lain sebagai kotoran yang setengah padat. Bila usus besar rusak/radang, penyerapan tidak terjadi dan hasilnya adalah kotoran yang berair.</p><p><br/></p><p>Diare kebanyakan disebabkan oleh beberapa infeksi virus tetapi juga sering kali akibat dari racun bakteria. Dalam kondisi hidup yang bersih dan dengan makanan mencukupi dan air tersedia, pasien yang sehat biasanya sembuh dari infeksi virus umum dalam beberapa hari dan paling lama satu minggu. Namun untuk individu yang sakit atau kurang gizi, diare dapat menyebabkan dehidrasi yang parah dan dapat mengancam jiwa bila tanpa perawatan.</p><p><br/></p><p>Diare dapat menjadi gejala penyakit yang lebih serius, seperti disentri, kolera atau botulisme, dan juga dapat menjadi indikasi sindrom kronis seperti penyakit Crohn. Meskipun penderita apendisitis umumnya tidak mengalami diare, diare menjadi gejala umum radang usus buntu.</p><p><br/></p><p>Diare juga dapat disebabkan oleh konsumsi alkohol yang berlebihan, terutama dalam seseorang yang tidak cukup makan. Jadi apabila ingin mengonsumsi alkohol lebih baik makan terlebih dahulu.</p><p><br/></p><p>Kondisi cuaca yang tidak stabil, sanitasi tempat pengungsian yang buruk serta kondisi rumah yang masih kotor terkena genangan air, juga sulitnya mendapat air bersih menyebabkan mudahnya terjadi wabah diare setelah banjir. Penyakit diare yang terlihat ringan justru bisa membahayakan jiwa, karena saat tubuh kekurangan cairan, maka semua organ akan mengalami gangguan. Diare akan makin berbahaya jika terjadi pada anak-anak</p><p><br/></p><p><br/></p><p>Gejala:Gejala yang biasanya ditemukan adalah buang air besar terus-menerus disertai dengan rasa mulas yang berkepanjangan, dehidrasi, mual, dan muntah. Namun, gejala lainnya yang dapat timbul antara lain pegal pada punggung, dan perut sering berbunyi</p><p><br/></p><p><br/></p><p>Pencegahan:Sebuah vaksin rotavirus memiliki potensi untuk mengurangi jumlah penderita diare.[1] Ada dua vaksin berlisensi untuk menghadapi rotavirus. Vaksin rotavirus yang lainnya seperti, Shigella, ETEC, dan Cholera sedang dikembangkan, vaksin ini juga berfungsi untuk mencegah penularan diare.</p><p><br/></p><p>Karena tangan merupakan salah satu bagian tubuh yang paling sering melakukan kontak langsung dengan benda lain, maka sebelum makan disarankan untuk mencuci tangan dengan sabun. Sebuah hasil studi Cochrane menemukan bahwa dalam gerakan-gerakan sosial yang dilakukan lembaga dan masyarakat untuk membiasakan mencuci tangan menyebabkan penurunan tingkat kejadian yang signifikan pada diare.[5] Oleh karena itu, biasakan mencuci tangan sebelum makan dengan sabun. Lakukan hal yang sama setelah selesai buang air besar. Usahakan meminum air yang sudah direbus hingga mendidih agar semua bakteri penyakit tidak masuk ke dalam tubuh. Segera bersihkan tempat tinggal dari sisa sampah jika terjadi bencana alam. Segera buang tumpukan sampah agar tidak menggunung dan jadi sarang penyakit</p><p><br/></p><p>LINK WEB 2</p><p>Penyebab:Penyebab diare bisa bermacam-macam, mulai dari infeksi, keracunan makanan, alergi makanan, atau penyakit lain yang dapat memicu terjadinya diare. Saat mengalami diare, tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit. Jika tidak segera ditangani, diare bisa menimbulkan dehidrasi, terutama pada anak-anak dan lansia.</p><p>Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan diare, meliputi:</p><p><br/></p><p>Infeksi virus, seperti rotavirus, yang ditandai dengan diare berair dan biasanya terjadi pada anak-anak</p><p>Infeksi bakteri Campylobacter dan Escherichia coli, yang biasanya disebut dengan keracunan makanan, disebabkan oleh konsumsi makanan yang tidak dimasak sampai matang</p><p>Infeksi bakteri Clostridium difficile, yang ditandai dengan diare berair dan kram perut setelah konsumsi antibiotik</p><p>Infeksi bakteri Salmonella, yang biasanya terjadi akibat konsumsi daging kurang matang, terutama daging ayam, dan telur mentah atau setengah matang</p><p>Amebiasis dan infeksi bakteri Shigella, yang ditandai dengan tinja berbau amis, berdarah, atau berlendir</p><p>Infeksi Cryptosporidium (kriptosporidiosis), yang terjadi setelah meminum atau tidak sengaja menelan air yang terkontaminasi dan tidak dimasak</p><p>Alergi makanan, yang ditandai dengan diare beberapa menit atau maksimal 2 jam setelah mengonsumsi makanan pemicu alergi</p><p>Intoleransi laktosa, yang biasanya disertai dengan kembung, feses berbau asam, serta anus perih atau kemerahan setelah konsumsi makanan dengan kandungan susu</p><p>Sindrom malabsorbsi, yang ditandai dengan diare kronis yang berbau menyengat dan berat badan menurun</p><p>Radang usus, yang dapat disertai dengan sakit perut, sering mulas, dan diare dengan darah atau lendir</p><p>Irritable bowel syndrome, yang ditandai dengan BAB cair, serta kram perut yang hilang timbul dan membaik setelah buang air besar</p><p>Efek samping terapi medis, seperti kemoterapi, radioterapi, atau operasi</p><p>Penyakit lain, seperti hepatitis atau kanker usus besar</p><p><br/></p><p>Gejala:Gejala utama diare adalah buang air besar dengan tinja encer atau berair lebih dari 3 kali sehari. Pada sebagian kasus, tinja juga dapat berlendir, berdarah, atau berisi sisa makanan yang belum tercerna. Selain itu, diare sering kali disertai gejala lain, tergantung pada penyebab dan kondisi tubuh penderita.</p><p><br/></p><p>Diare bisa menyebabkan penurunan kualitas hidup, terutama jika terjadi dehidrasi. Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kehilangan banyak cairan akibat sering buang air besar, muntah, atau kurang asupan cairan. Jika tidak segera ditangani, dehidrasi dapat berakibat fatal, terutama pada bayi, anak-anak, dan lansia.</p><p><br/></p><p>Pencegahan:Pencegahan diare bisa dilakukan dengan disiplin menjaga kebersihan makanan dan minuman. Dengan menerapkan pola hidup bersih, risiko terinfeksi virus atau mikroorganisme penyebab diare dapat berkurang. </p><p><br/></p><p>Berikut beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah diare:</p><p><br/></p><p>Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama sebelum dan setelah makan, serta sesudah menggunakan toilet</p><p>Mencuci buah dan sayur, serta mengolah bahan makanan, seperti daging sampai benar-benar matang</p><p>Tidak mengonsumsi makanan atau minum air yang belum dimasak sampai matang</p><p>Memberikan ASI eksklusif pada 6 bulan pertama bagi bayi, guna membantu membentuk antibodi dalam melawan mikroorganisme penyebab diare</p><p>Menjalani vaksinasi rotavirus, untuk melindungi bayi dari serangan virus yang paling umum menyebabkan diare</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-10-13 03:50:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/esholehah15/jawabanlkpdkelas8/wish/3629017675</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama kelompok:3. Anggota:1.desil via A. 2. Saralee Uno Q. 3. Shafa Salsabila F. 4. Nur Elista w. 4. Jessica riyadi 5. M Noval al f.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/esholehah15/jawabanlkpdkelas8/wish/3629029472</link>
         <description><![CDATA[<p>Penyebab: WEB 1: hal ini terjadi ketika cairan yang tidak mencukupi diserap. Oleh usus besar. Sebagai bagian dari proses digentasi,atau karena masukkan cairan,makanan tercampur dengan sejumlah usus besar </p><p><br/></p><p>WEB 2: 1.INFEKSI 2.ALERGI DAN INTOLERANSI MAKANAN 3.GANGGUAN PENYERAPAN DAN PENYAKIT PENCERNAAN 4.EFEK SAMPING OBAT DAN PENYAKIT LAIN</p><p><br/></p><p>GEJALA: WEB 1: buang air besar terus menerus disertai dengan rasa mulas yang berkepanjangan, mual dan muntah. </p><p><br/></p><p>WEB 2: perut terasa kambung, kram atau nyeri otot, mulas atau rasa tidak nyaman di perut, tidak mampu menahan buang air besar, mual dan muntah demam dan sakit kepala.</p><p><br/></p><p>PENCEGAHAN: WEB 1: sebelum makan disarankan cuci tangan dengan sabun, meminum air yang sudah di rebus hingga mendidih agar semua bakteri penyakit tidak masuk ke dalam tubuh</p><p><br/></p><p>WEB 2:</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-10-13 04:00:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/esholehah15/jawabanlkpdkelas8/wish/3629029472</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 2:</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/esholehah15/jawabanlkpdkelas8/wish/3629030737</link>
         <description><![CDATA[<p>•Dian ratih </p><p>•Lintang pramita o.</p><p>•Nabila asyifa s.</p><p>•M.aditya r.</p><p>•M.reval aldian</p><p>•Ahmad azzril Putra m.</p><p><br/></p><p><br/></p><p>Informasi yg sama:</p><p> -penyebab: Web 1, memakan </p><p>makanan yg asam,pedas,atau bersantan,sekaligus secara berlebihan dapat menyebabkan diare juga karena membuat usus kaget ada juga infection virus, dan juga alergi.</p><p>Web 2, penyebab diare bisa bermacam Macam,mulai dari infeksi, keracunan makanan, alergi makanan, atau penyakit lain yg dapat memicu terjadinya diare.</p><p>- Gejala: Web 1, buang air besar terus menerus disertai dengan rasa mulas yg berkepanjangan, dehidrasi, mual, dan muntah.</p><p>Web 2, buang air besar dengan tinja encer atau berair lebih dari 3 kali sehari.</p><p>- Pencegahan: Web 1,biasakan mencuci tangan sebelum makan dengan sabun lakukan hal yg sama setelah buang air besar.</p><p>Web 2, rajin mencuci tangan.</p><p><br/></p><p><br/></p><p>Informasi yg berbeda: </p><p>- Penyebab: Web 1,disebabkan oleh konsumsi alcohol yg berlebihan, terutama dalam seseorang yg tidak cukup makan.</p><p>Web 2, radang usus yg disertai sakit perut.</p><p>-Gejala: web 1,pegal pada punggung, dan perut sering berbunyi.</p><p>Web 2,tidak mampu menahan buang air besar,kram atau nyeri perut.</p><p>-Pencegahan: Web 1, usahakan meminum air yg direbus hingga mendidih.</p><p>Web 2, memberikan ASI eksklusif pada bayi hingga usia 6 bulan.</p><p><br/></p><p><br/></p><p>Informasi yg diragukan:</p><p>Pada Web 2 di pencegahan untuk memberikan ASI eksklusif pada bayi hingga usia 6 bulan.</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-10-13 04:01:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/esholehah15/jawabanlkpdkelas8/wish/3629030737</guid>
      </item>
      <item>
         <title>nama kelompok:4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/esholehah15/jawabanlkpdkelas8/wish/3629035622</link>
         <description><![CDATA[<p>anggota:1. nimas Eva pramudita</p><p>               2. Reza mahardhika p.</p><p>               3. Muhammad Hasan Fahmi</p><p>               4.finanta agustin Wulan r.</p><p>               5.nufatmawati</p><p>               6. Danar Koko</p><p><br/></p><p>-informasi yang semua:</p><p>penyebab:alergi dan luka atau penyakit</p><p>gejala:buang air besar ,mual/mutah dan kurang cairan.</p><p>mencegah:menjaga kebersihan makanan</p><p>-informasi yang berbeda:</p><p>penyebab: makanan yang bisa menjadi gejala diare seperti makanan pedas , asam dan lain lain</p><p>gejala: perut yang kembung ,nyeri, tidak bisa menahan buang air besar, demam, dan sakit kepala</p><p>pencegahan: menghindari bisah yang belum matang dan tidak di potong sendiri </p><p>-informasi yang diragukan:</p><p>wed 1 karena informasi kurang dan tidak ada rincian tentang masalah diare</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-10-13 04:06:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/esholehah15/jawabanlkpdkelas8/wish/3629035622</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
