<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Keperawatan Jiwa II by Reni Aja</title>
      <link>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3</link>
      <description>Dibuat dengan ♥</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2019-07-06 07:20:14 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2019-10-29 06:48:54 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f642.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Pertemuan Tanggal 29 Oktober 2019 </title>
         <author>reniaja640</author>
         <link>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403660403</link>
         <description><![CDATA[<div>Membuat 2 kasus pasien gangguan keperawatan jiwa </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-10-29 01:39:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403660403</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ISOLASI SOSIAL (LIA ANGGI )seorang perempuan berusia 17 tahun dibawa ke RSJ pada tanggal 13 oktober 2016 pukul 10.00 WIB. Hasil pengkajian Tekanan darah : 110/70mmhg,  Nadi : 75 x/menit, Suhu : 37 C, pernafasan : 20 x/menit tinggi badan : 165 cm, Berat badan : 50 kg. Keluarga mengatakan klien sering menangis dan mengurung diri di dalam kamar dan mengatakan tidak mau pergi ke sekolah. keluarga klien mengatakan klien sering di ejek atau dibully temannya di sekolah. keluarga klien juga mengatakan klien pernah melakukan konsultasi dengan psikiater tetapi tidak terlalu berpengaruh. apakah diagnosa yang cocok untuk klien tersebut ? </title>
         <author>lasafitri43</author>
         <link>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403674862</link>
         <description><![CDATA[<div>a. harga diri rendah <br>b. perilaku kekerasan <br>c. isolasi sosial <br>d. resiko bunuh diri <br>e. waham <br>jawaban : c. isolasi sosial </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-10-29 02:36:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403674862</guid>
      </item>
      <item>
         <title>hayatiras / 11170003</title>
         <author>hayatiras44</author>
         <link>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403680629</link>
         <description><![CDATA[<div>seorang laki laki berusia 30 tahun dibawa ke RSj Hb. senin 10-07-2015. hasil pengkajian Tekanan darah ;120/80, nadi ;78x/menit, suhu;36 C,pernafasan; 20 x/menit, tinggi badan ; 170 cm, berat badan 67 kg  keluarga mengatakan klien berkeluyuran dan berbicara kacau,klien berkali kali mengatakan dia adalah anak imam bonjol yang sedang diculik, klien  ingin kuliah lagi tapi dia tidak lulus SMA,klien malas gosok gigi,mandi. penampilan klien tampak acak acak kan, bila menjawab pertanyaan sering meloncat,ide pembicaraan berbelit belit secara cepat dan keras. apakah diagnosa yang sesuai dengan klien ?                a. waham kebesaran<br>b.halusinasi<br>c waham curiga <br>d.isolasi sosial <br>e.waham nihilstik<br>( jawaban A)</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-10-29 03:03:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403680629</guid>
      </item>
      <item>
         <title>resiko bunuh diri</title>
         <author>tikadarmasanjaya</author>
         <link>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403683601</link>
         <description><![CDATA[<div>Seorang klien, Laki - laki usia 22 tahun beragama Islam, sudah nikah, SMP (tidak lulus), Alamat : Jabon, Mojokerto, datang ke emergensi RS Jiwa Cahaya Qolbu. Hasil pengkajian perawat menunjukkan T=90/60 mmHg, N=110x/mnt, S= 36°C, R= 40x/mnt, sesak dan nyeri dada, tampak perdarahan dari pergelangan tangan, menurut istrinya ia berupaya memotong urat nadinya dengan silet. Tiga bulan sebelumnya klien didiagnosa dengan TB paru MDR. Klien pernah memaksa dokter untuk mengakhiri hidupnya dengan cara menyuntikkan zat mematikan ke dalam tubuhnya. Beberapa hari sebelumnya, klien terlihat murung, sedih dan tidak mau bicara. Pagi-pagi ia masuk kamar mandi dengan membawa silet. Kepada istrinya ia mengatakan ingin tetap hidup tetapi di lain waktu, ia mengatakan lebih baik mati karena sudah tidak tahan merasakan sakit.</div><div>Menurut saudaranya, saat kecil Laki - laki usia 22 thn pernah dipukul oleh ibu tirinya, sehingga sejak saat itu, emosinya menjadi labil, cepat marah, tidak bisa mengendalikan emosi dan impulsive.Selain itu, klien juga sering menyalahkan dirinya sendiri saat dirinya tidak bisa memenuhi keinginannya. klien pernah dibawa ke dokter spesialis kejiwaan tetapi tidak ada hasil.<br> <br> apakah tindakan untuk pasien yang tepat untuk kasus diatas ?<br>q. Menjauhkan semua benda yang berbahaya (pisau, silet, gelas, ikat pinggang, tali dsb)<br>b. tinggalkan pasien sendiri<br>c. jauhkan pasien dari kelurga<br>d. Menjelaskan kepada keluarga tentang pentingnya pasien minum obat<br>e. Memberikan informasi tentang nomor telepon darurat tenaga kesehatan<br><br>Jawaban yang tepat : A<br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-10-29 03:17:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403683601</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>reni131213</author>
         <link>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403684492</link>
         <description><![CDATA[<div>Masuk dr akun google masing2 biar bisa melihat pembahasan teman yg lain...</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-10-29 03:22:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403684492</guid>
      </item>
      <item>
         <title>lia n tika sudah bisa melihat pembahasan teman2nya....???</title>
         <author>reniaja640</author>
         <link>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403685241</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-10-29 03:26:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403685241</guid>
      </item>
      <item>
         <title>seorang laki-laki berusia 25 tahun dibawa ke RSJ pada 20 Januari 2018 pada pukul 15.00 WIB. dengan hasil pengkajian : tekanan darah : 130/90 mmHg, Nadi 80 x/menit, Suhu : 37,2 C, pernafasan : 18 x/menit, Tinggi badan : 175 cm, Berat badan : 70 kg. Klien dibawa ke RSJ oleh kakak klien, kakak klien mengatakian klien sering marah-marah setelah di pecat dari pekerjaannya sebagai manajer dikantor penyiaran, klien sering melamun dan menjadi pendiam dan selalu mengurung diri di dalam kamar saat diajak berkomunikasi pasien terkadang hanya diam saja. kakak klien mengatakan klien memang mudah stress dengan masalah- masalah kecil dan sudah sering berkonsultasi ke temannya yang berprofesi sebagai psikiater. berdasarkan pengkajian diatas di dapat diagnosa isolasi sosial menarik diri. apakah strategi pelaksanaan pertama yang dapat diberikan kepada klien ?</title>
         <author>lasafitri43</author>
         <link>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403685421</link>
         <description><![CDATA[<div>a. mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien<br>b. memberikan kesempatan kepada klien berkenalan dengan dua orang atau lebih<br>c. mendiskusikan masalah yang dirasakan keluarga dalam merawat pasien<br>d. mengidentifikasi penyebab isolasi sosial pasien<br>e. melatih keluarga melakukan cara merawat langsung kepada pasien isolasi sosial<br>jawaban : d. mengidentifikasi penyebab isolaso sosial pasien </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-10-29 03:27:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403685421</guid>
      </item>
      <item>
         <title>resiko bunuh diri</title>
         <author>tikadarmasanjaya</author>
         <link>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403685505</link>
         <description><![CDATA[<div>seorang perempuan usia 20 thn pendidikan terakhir SMA. alamat jl. sehati pasien datang ke RS Jiwa hati dengan keadaan pasien mual muntah pusing dan lemas. hasil TTV : TD : 90/60 N: 70 RR: 19 S :36.7 menurut keluarga pasien ia berusaha untuk mengakhiri hidupnya karena pasien merasa hidupnya gak akan lama lagi karena sebelumnya pasien didiagnosa dengan kanker cerviks karena riwayat sebelumnya pasien sering ganti pasangan. dan pada saat pasien didiagnosa kanker cerviks pasien sering menangis dan murung pasien juga sring melakukan percobaan bunuh diri dengan cara minum obat tidur yang overdosisi, minum cairan bahan kimia. pasien sering mengatakan hidupnya tidak akan lama lagi sehingga pasien sering melakukan percobaan bunuh diri. sebelumnya pasien pernah dibawa ke psikiatri tetapi tidak ada perubahan.<br><br><br>SP I untuk pasien yang tepat untuk kasus diatas ?<br>a. Melakukan kontrak treatment<br>b. Menjelaskan pengertian, tanda dan yang di alami pasien beserta proses terjadinya gejala resiko bunuh diri, dan jenis prilaku <br>c. Melatih keluarga mempraktekan cara merawat  pasien dengan resiko bunuh diri<br>d. Mengidentisifikasi aspek positif pasien<br>e. Mendorong pasien memilih pola koping yang konstruktif<br><br><br>(Jawaban yang Tepat : A)</div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-10-29 03:27:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403685505</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Seorang laki-laki berusia 17 dibawa ke RSJ oleh keluarganya. Saat datang ke RSJ pasien marah-marah, bicara kotor dan kasar, wajah tegang, gelisah, gaduh. Saat ibunya ditanya mengapa anaknya marah-marah, ibu menjawab karena keinginannya tidak dipenuhi, ibu menyatakan bahwa  2 hari sebelum  masuk rumah sakit pasien tersebut memukul dan melempar genteng ke  tetangga, pasien pernah masuk RSJ selama 3 hari. diagnosa apa yang cocok pada pasien tersebut?</title>
         <author>alvinapriliani2901</author>
         <link>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403687456</link>
         <description><![CDATA[<div>a. isolasi sosial<br>b. waham<br>c. resiko bunuh diri<br>d. perilaku kekerasan<br>e. harga diri rendah <br>JAWABAN : d. perilaku kekerasan </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-10-29 03:38:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403687456</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Seorang laki-laki berusia 17 dibawa ke RSJ oleh keluarganya. Saat datang ke pasien  marah-marah, bicara kotor dan kasar, wajah tegang, gelisah, gaduh. Saat ibunya ditanya mengapa anaknya marah-marah, ibu menjawab karena keinginannya tidak dipenuhi, ibu menyatakan bahwa  2 hari sebelum  masuk rumah sakit pasien tersebut memukul dan melempar genteng ke  tetangga, pasien pernah masuk RSJ selama 3 hari.</title>
         <author>alvinapriliani2901</author>
         <link>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403691146</link>
         <description><![CDATA[<div>Tindakan apa yang bisa diberikan pada pasien tersebut ?<br>A. Menjelaskan pada keluarga tentang pentingnya minum obat<br><br></div><div>B. kurung dan kunci pasien di dalam kamar<br><br></div><div>C.  jauhkan pasien dari keluarga  <br><br></div><div>D. Pasien mendapatkan dukungan dari keluarga untuk mengontrol<br><br></div><div>E. Tingalkan pasien sendiri<br> JAWABAN : D. Pasien mendapatkan dukungan dari keluarga untuk mengontrol<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-10-29 03:59:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403691146</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ristiawini ahmad</title>
         <author>tikadarmasanjaya</author>
         <link>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403691349</link>
         <description><![CDATA[<div>seorang perempuan dibawa kerumah sakit  dengan alasan, klien merasa tidak berguna, klien suka melamun, pergi tanpa tujuan, sedih dan suka menangis, bicara ngawur. Klien menyesal karna telah selingkuh. Klien mengalami gangguan jiwa 5 bulan yang lalu dan pernah berobat ke psikiater, Klien pernah berobat di RSJ, pulang dalam keadaan tenang. Pada saat di rumah klien tidak mau minum obat dan tidak kontrol ke RSJ dan dibawa kembali ke RSJ. Saat diajak berkomunikasi atau wawancara, klien kooperatif akan tetapi kontak mata kurang, klien tampak malu-malu. hasil pengkajian terdapat TD  : 110/80 mmHg    N : 80x/M    S : 37 <sup>0</sup>C   P : 20 x/M.<br>Diagnosa yang tepat untuk kasus di atas tersebut adalah?<br>a. harga diri rendah<br>b. isolasi sosial<br>c. waham<br>d. resiko bunuh diri<br>e. perilaku kekerasan<br>Jawaban. A</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-10-29 04:00:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403691349</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>tikadarmasanjaya</author>
         <link>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403691626</link>
         <description><![CDATA[seorang perempuan usia 20 thn pendidikan terakhir SMA. alamat jl. sehati pasien datang ke RS Jiwa hati dengan keadaan pasien mual muntah pusing dan lemas. hasil TTV : TD : 90/60 N: 70 RR: 19 S :36.7 menurut keluarga pasien ia berusaha untuk mengakhiri hidupnya karena pasien merasa hidupnya gak akan lama lagi karena sebelumnya pasien didiagnosa dengan kanker cerviks karena riwayat sebelumnya pasien sering ganti pasangan. dan pada saat pasien didiagnosa kanker cerviks pasien sering menangis dan murung pasien juga sring melakukan percobaan bunuh diri dengan cara minum obat tidur yang overdosisi, minum cairan bahan kimia. pasien sering mengatakan hidupnya tidak akan lama lagi sehingga pasien sering melakukan percobaan bunuh diri. sebelumnya pasien pernah dibawa ke psikiatri tetapi tidak ada perubahan.


SP I untuk pasien yang tepat untuk kasus diatas ?
a. Melakukan kontrak treatment
b. Menjelaskan pengertian, tanda dan yang di alami pasien beserta proses terjadinya gejala resiko bunuh diri, dan jenis prilaku 
c. Melatih keluarga mempraktekan cara merawat  pasien dengan resiko bunuh diri
d. Mengidentisifikasi aspek positif pasien
e. Mendorong pasien memilih pola koping yang konstruktif


(Jawaban yang Tepat : A)

]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-10-29 04:02:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403691626</guid>
      </item>
      <item>
         <title>seorang wanita berusia 43 tahun dibawa ke Rsj tamggal 20-11-2017klien  bicara cepat,nada bicara cepat,pasien sering mengulang pembicaraan,mengatakan tentang kehebatan dirinya,pembicraan awal terarah sesuai pertanyaan,lama kelamaan nglantur klien lebih sering menunduk ketika bicara dan  klien mengatakan bahwa dirinya adalah pemecah rekor, sering juara sejak di MI, suaminya adalah seorang dokter kepala puskesmas.·         Klien mengatakan tidak ada yang bisa menandinginya berdakwah karena dia orang yang paling hebat, isi pembicaraan pasien berulang ulang. sp 1 untuk pasien yang tepat adalah  </title>
         <author>hayatiras44</author>
         <link>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403692044</link>
         <description><![CDATA[<div>a. Membina hubungan saling percaya dan Membantu orientasi realita.<br>b. Mengevaluasi jadwal kegiatan harian.<br>c.Memberikan pendidikan kesehatan tentang penggunaan obat secara teratur<br>d.Menganjurkan memasukkan dalam jadwal kegiatan harian<br>e. Mendiskusikan tentang kemampuan yang dimiliki.<br>jawaban ( A)</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-10-29 04:05:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403692044</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Seorang laki-laki berusia 17 dibawa ke RSJ oleh keluarganya. Saat datang ke RSJ Tn A marah-marah, bicara kotor dan kasar, wajah tegang, gelisah, gaduh. Saat ibunya ditanya mengapa anaknya marah-marah, ibu menjawab karena keinginannya tidak dipenuhi, ibu menyatakan bahwa sebelum 2 hari masuk rumah sakit pasien tersebut memukul dan melempar genteng ke  tetangga, pasien pernah masuk RSJ selama 3 hari</title>
         <author>alvinapriliani2901</author>
         <link>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403692429</link>
         <description><![CDATA[<div>keterangan apa yang berada pada SP 1 pasien di sp perilaku kekerasan ?<br>a. Membantu keluarga membuat jadwal aktivitas di rumah termasuk minum obat<br>b. Melatih keluarga cara merawat langsung kepada klien perilaku kekerasan.<br>c. Menjelaskan follow up klien setelah pulang<br>d. Melatih keluarga cara merawat langsung kepada klien perilaku kekerasan <br>e. Mendiskusikan masalah yang dirasakan keluarga dalam merawat pasien dan Menjelaskan pengertian, tanda dan gejala perilaku kekerasan yang dialami klien.<br>JAWABAN : E. Mendiskusikan masalah yang dirasakan keluarga dalam merawat pasien dan Menjelaskan pengertian, tanda dan gejala perilaku kekerasan yang dialami klien</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-10-29 04:09:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403692429</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ristiawini ahmad</title>
         <author>tikadarmasanjaya</author>
         <link>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403694374</link>
         <description><![CDATA[<div>seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa kerumah sakit denga alasan sering mengamuk, hingga melukai diri sendiri dan orang lain, klien suka marah-marah dan suka merusak alat rumah tangga klien juga suka menyendiri di kamar dan suka melamun. klien mengatakan dirinya tidak berguna, klien juga mengatakan kesal dengan ibunya karna tidak memenuhi kei8nginanyaa untuk pindah rumah karena klien merasa malu dengan orang lain karena klien merasa tidak punya apa-apa. klien pernah dirawat di rsj cisarua cimahi, krmudian klien berobat jalan secara teratur tetapi, kurang lebi 1 bulan klien menolak untuk minum obat. hasil TTV : TD :100/80 mmHg S: 37 C N: 80x/M P :20x/M. Tindakan apa yang tepat untuk kasus di atas?<br>a. tinggalkan pasien sendiri<br>b. jauhkan pasien dari krluarga<br>c. menjelaskan kepada keluarga tentang pentingnya minum obat<br>d, memberikan informasi tentang telepon darurat tenaga kesehatan<br>e. menjauhkan semua benda tajam dari pasien.<br>Jawaban. E</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-10-29 04:20:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/reniaja640/kc3wxd97yzg3/wish/403694374</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
