<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>PENDEKATAN DAN METODE STUDI ISLAM by abd.rahman FAI</title>
      <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-10-25 02:20:04 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-10-30 05:16:38 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>abdrahman6</author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3186808750</link>
         <description><![CDATA[<p>Dari Makalah yang telah di paparkan oleh kelompok 2, </p><ol><li><p>jelaskan pendekatan yang digunakan dalam metodologi studi islam!</p></li><li><p>Jelaskan melalui pemahaman anda terkait metode studi islam dalam pandangan muhammadiyah!</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2431771380/878d65d3a9b9b657055271ac69cc0068/makalah_p_agama_islam.docx" />
         <pubDate>2024-10-25 02:25:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3186808750</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nanda Tri Lestari, 105941100124, Budidaya Perairan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3186942241</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Pendekatan yang digunakan dalam metodologi studi Islam</p><p><br/></p><p>Dalam metodologi studi Islam, terdapat beberapa pendekatan utama yang digunakan. Pendekatan ini bertujuan untuk memahami ajaran Islam secara menyeluruh baik dari aspek teologis, historis, sosial, maupun budaya. Beberapa pendekatan tersebut adalah:</p><p>Pendekatan Normatif-Teologis: Pendekatan ini menekankan pada pemahaman Islam sebagai sebuah ajaran yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadis, yang harus dipahami dan diterapkan sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang ada dalam kedua sumber utama tersebut.</p><p>Pendekatan Historis: Pendekatan ini melihat perkembangan ajaran Islam dan penerapannya dalam sejarah, serta bagaimana faktor sejarah mempengaruhi perkembangan hukum dan pemikiran dalam Islam.</p><p>Pendekatan Sosiologis: Melalui pendekatan ini, Islam dipahami sebagai agama yang hidup dalam masyarakat, sehingga faktor sosial, politik, dan budaya mempengaruhi praktik dan pemahaman agama tersebut.</p><p>Pendekatan Filsafat: Pendekatan ini mencoba memahami esensi ajaran Islam melalui perenungan filosofis, dan mencari makna yang lebih dalam terkait nilai-nilai universal dalam Islam.</p><p><br/></p><p>2. Metode studi Islam dalam pandangan Muhammadiyah</p><p><br/></p><p>Muhammadiyah, sebagai salah satu organisasi Islam besar di Indonesia, memiliki pandangan tersendiri terhadap studi Islam. Pendekatan yang digunakan oleh Muhammadiyah sering kali bersifat purifikasi atau pemurnian, yang berusaha mengembalikan pemahaman Islam kepada sumber-sumber aslinya, yakni Al-Qur'an dan Hadis, tanpa pengaruh adat atau praktik lokal yang dianggap tidak sesuai dengan ajaran Islam.</p><p>Selain itu, Muhammadiyah menggunakan pendekatan yang rasional dan modernis, yang berarti mereka tidak hanya memahami agama secara tekstual, tetapi juga kontekstual, dengan mempertimbangkan perkembangan ilmu pengetahuan dan keadaan sosial modern. Tujuan utamanya adalah agar ajaran Islam dapat diaplikasikan secara relevan dalam kehidupan sehari-hari tanpa meninggalkan nilai-nilai fundamental Islam.</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 03:44:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3186942241</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3186956430</link>
         <description><![CDATA[<p>Jumriani</p><p>105971100924</p><p>Agroteknologi</p><p><br/></p><p>1. Pendekatan yang digunakan dalam metodologi studi Islam: Studi Islam menggunakan beberapa pendekatan dalam metodologinya. Pendekatan yang paling umum adalah:</p><p>Pendekatan Normatif-Teologis: Pendekatan ini menekankan ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadits. Tujuannya adalah memahami Islam berdasarkan keyakinan dan doktrin yang diyakini oleh umat Islam.</p><p>Pendekatan Historis: Pendekatan ini mencoba melihat Islam dari segi sejarahnya, bagaimana Islam berkembang dan bagaimana ajarannya diaplikasikan dalam konteks waktu dan budaya tertentu.</p><p>Pendekatan Filosofis: Pendekatan ini berusaha memahami ajaran Islam dengan menggunakan logika dan filsafat, mencari makna yang lebih mendalam dari ajaran Islam.</p><p>Pendekatan Sosiologis-Antropologis: Pendekatan ini melihat bagaimana Islam dipraktikkan dalam masyarakat, serta interaksinya dengan budaya, tradisi, dan kehidupan sosial.</p><p><br/></p><p>2. Metode studi Islam dalam pandangan Muhammadiyah: Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam di Indonesia memiliki pandangan tersendiri terhadap metode studi Islam. Mereka cenderung menggunakan pendekatan:</p><p>Purifikasi dan Modernisasi: Muhammadiyah berusaha memurnikan ajaran Islam dari hal-hal yang dianggap sebagai bid'ah, khurafat, dan takhayul. Dalam studinya, mereka mendekati ajaran Islam secara rasional dan modern, tanpa mengesampingkan nilai-nilai tradisional Islam.</p><p>Pendekatan Rasional: Muhammadiyah menekankan pentingnya penggunaan akal dalam memahami ajaran Islam, dengan tetap berpegang pada Al-Qur'an dan Hadits.</p><p>Pendekatan Praktis dan Empiris: Muhammadiyah sering kali mengedepankan tindakan nyata dalam masyarakat, mengintegrasikan ajaran Islam dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kemaslahatan umat.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 03:55:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3186956430</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3186960595</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Nurandita</p><p>Nim:105971100424</p><p>Prodi: agroteknologi</p><p><br/></p><p>1. Pendekatan yang digunakan dalam metodologi studi Islam: Studi Islam menggunakan beberapa pendekatan dalam metodologinya. Pendekatan yang paling umum adalah:</p><p>Pendekatan Normatif-Teologis: Pendekatan ini menekankan ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadits. Tujuannya adalah memahami Islam berdasarkan keyakinan dan doktrin yang diyakini oleh umat Islam.</p><p>Pendekatan Historis: Pendekatan ini mencoba melihat Islam dari segi sejarahnya, bagaimana Islam berkembang dan bagaimana ajarannya diaplikasikan dalam konteks waktu dan budaya tertentu.</p><p>Pendekatan Filosofis: Pendekatan ini berusaha memahami ajaran Islam dengan menggunakan logika dan filsafat, mencari makna yang lebih mendalam dari ajaran Islam.</p><p>Pendekatan Sosiologis-Antropologis: Pendekatan ini melihat bagaimana Islam dipraktikkan dalam masyarakat, serta interaksinya dengan budaya, tradisi, dan kehidupan sosial.</p><p>2. Metode studi Islam dalam pandangan Muhammadiyah: Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam di Indonesia memiliki pandangan tersendiri terhadap metode studi Islam. Mereka cenderung menggunakan pendekatan:</p><p>Purifikasi dan Modernisasi: Muhammadiyah berusaha memurnikan ajaran Islam dari hal-hal yang dianggap sebagai bid'ah, khurafat, dan takhayul. Dalam studinya, mereka mendekati ajaran Islam secara rasional dan modern, tanpa mengesampingkan nilai-nilai tradisional Islam.</p><p>Pendekatan Rasional: Muhammadiyah menekankan pentingnya penggunaan akal dalam memahami ajaran Islam, dengan tetap berpegang pada Al-Qur'an dan Hadits.</p><p>Pendekatan Praktis dan Empiris: Muhammadiyah sering kali mengedepankan tindakan nyata dalam masyarakat, mengintegrasikan ajaran Islam dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kemaslahatan umat.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 03:59:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3186960595</guid>
      </item>
      <item>
         <title>A.Nindi Ariesti Rahyani(105961103224)_1.C Agribisnis</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3186961804</link>
         <description><![CDATA[<p>1).Metodologi Islam adalah cara atau pendekatan sistematis untuk memahami, mengembangkan, dan menerapkan ajaran Islam. Pendekatan ini mencakup berbagai disiplin ilmu dan metode yang digunakan untuk memastikan bahwa pengetahuan yang dihasilkan konsisten dengan nilai-nilai dan prinsip Islam. Secara umum, pendekatan dalam metodologi Islam dapat dibagi menjadi beberapa kategori utama:</p><p>•Pendekatan Normatif (Naqliyah)</p><p>Sumber utama: Al-Qur’an dan Hadis.</p><p>Fokusnya pada pemahaman ajaran-ajaran normatif yang bersumber langsung dari teks-teks wahyu.</p><p>Metode Tafsir dan Takwil: Digunakan untuk menafsirkan Al-Qur'an sesuai konteks bahasa dan tujuan syariat.</p><p>Metode Takhrij dan Kritik Hadis: Memverifikasi dan mengevaluasi kesahihan hadis agar terhindar dari riwayat yang lemah atau palsu.</p><p>•Pendekatan Rasional (Aqliyah)</p><p>Menggunakan akal dan logika dalam memahami teks agama dan menerapkan hukum-hukum syariat.</p><p>Ijtihad: Proses penalaran mendalam oleh ulama dalam menyelesaikan masalah baru yang tidak secara eksplisit disebutkan dalam Al-Qur’an atau Hadis.</p><p>Qiyas: Analogi hukum yang menghubungkan kasus baru dengan kasus yang sudah memiliki ketentuan syariat. </p><p>•Pendekatan Historis dan Kontekstual</p><p>Berusaha memahami konteks sejarah dan budaya saat suatu ayat atau hadis diturunkan, agar aplikasinya relevan dengan kondisi modern.</p><p>Asbab al-Nuzul dan Asbab al-Wurud: Memahami sebab-sebab turunnya ayat atau hadis.</p><p>Pemahaman Maqashid al-Shari’ah: Memastikan bahwa penerapan hukum Islam bertujuan menjaga lima tujuan utama syariat: agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta.</p><p>• Pendekatan Empiris</p><p>Melibatkan observasi dan pengalaman dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak bertentangan dengan Islam.</p><p>Contohnya adalah penggunaan metode ilmiah dalam ilmu kesehatan atau astronomi berdasarkan nilai-nilai Islam.</p><p>•Pendekatan Komprehensif dan Integratif</p><p>Metodologi Islam tidak memisahkan antara ilmu agama dan ilmu duniawi, tetapi melihat keduanya sebagai satu kesatuan.</p><p>Integrasi antara pendekatan naqliyah (teks) dan aqliyah (akal) bertujuan untuk menghasilkan solusi yang sesuai dengan prinsip Islam serta relevan dengan tantangan zaman.</p><p>Metodologi Islam memastikan bahwa setiap ilmu dan praktik dikembangkan dalam kerangka etika Islam dan selalu bertujuan untuk kemaslahatan umat manusia secara keseluruhan. Pendekatan-pendekatan ini saling melengkapi dan berperan penting dalam menjaga kemurnian ajaran sekaligus memastikannya relevan di berbagai situasi dan era.</p><p><br/></p><p>2).Menurut saya dalam pandangan Muhammadiyah, metode studi Islam berupaya memadukan antara pemahaman teks agama (naqliyah) dan rasionalitas modern (aqliyah) secara harmonis, sehingga menghasilkan praktik Islam yang kontekstual dan relevan dengan perkembangan zaman. Muhammadiyah menekankan pentingnya pembaharuan (tajdid) dalam memahami ajaran agama agar Islam terus berperan dalam memajukan kehidupan masyarakat.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 04:00:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3186961804</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama :Jannatun Alia (105971100224) Agroteknologi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3186967201</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Pendekatan yang digunakan dalam metodologi studi Islam: Studi Islam menggunakan beberapa pendekatan dalam metodologinya. Pendekatan yang paling umum adalah:</p><p>Pendekatan Normatif-Teologis: Pendekatan ini menekankan ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadits. Tujuannya adalah memahami Islam berdasarkan keyakinan dan doktrin yang diyakini oleh umat Islam.</p><p>Pendekatan Historis: Pendekatan ini mencoba melihat Islam dari segi sejarahnya, bagaimana Islam berkembang dan bagaimana ajarannya diaplikasikan dalam konteks waktu dan budaya tertentu.</p><p>Pendekatan Filosofis: Pendekatan ini berusaha memahami ajaran Islam dengan menggunakan logika dan filsafat, mencari makna yang lebih mendalam dari ajaran Islam.</p><p>Pendekatan Sosiologis-Antropologis: Pendekatan ini melihat bagaimana Islam dipraktikkan dalam masyarakat, serta interaksinya dengan budaya, tradisi, dan kehidupan sosial.</p><p>2. Metode studi Islam dalam pandangan Muhammadiyah:Dalam memahami Islam, Muhammadiyah menggunakan tiga pendekatan, yaitu bayani, burhani, dan irfani:</p><p>Bayani: Pendekatan yang bersumber pada kebenaran teks, khususnya Al-Qur'an dan Sunnah Al Makbulah.</p><p>Burhani: Pendekatan yang bersumber pada spekulasi dan hitung-hitungan akal pikiran.</p><p>Irfani: Pendekatan yang bersumber pada ketetapan batin intuisi. </p><p> </p><p>Ketiga pendekatan tersebut harus terjalin dan berkelindan satu sama lain. </p><p> </p><p>Muhammadiyah juga berpendirian bahwa ajaran Islam merupakan satu kesatuan ajaran yang utuh, tidak dapat dipisahkan, dan meliputi aspek aqidah, akhlak, dan ibadah.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 04:05:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3186967201</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Eda fitri Nim 105941100424 Program studi budidaya perairan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3186970570</link>
         <description><![CDATA[<p>1.*Pendekatan yang di gunakan dalam metodologi studi islam*</p><p><br/></p><p>Pendekatan dalam metodologi studi Islam mengacu pada cara-cara yang digunakan untuk memahami, menafsirkan, dan mempraktikkan ajaran Islam. Ada beberapa pendekatan yang sering digunakan dalam studi Islam yaitu:</p><p>• Pendekatan Normatif-Teologis: </p><p>Pendekatan ini fokus pada kajian teks-teks suci, yaitu Al-Qur'an dan Hadits, sebagai sumber utama hukum dan ajaran Islam. Metode ini menekankan bagaimana ajaran Islam seharusnya dipahami dan diterapkan secara dogmatis, sesuai dengan panduan dari Al-Qur'an dan Hadits. Tujuannya adalah mengungkap makna literal dan menjaga kesucian ajaran agama.</p><p>• Pendekatan Historis: </p><p>Pendekatan ini menganalisis Islam dalam konteks sejarah, dengan mempertimbangkan bagaimana ajaran Islam berkembang di berbagai zaman dan tempat. Dengan cara ini, peneliti mempelajari hubungan antara ajaran Islam dan peristiwa-peristiwa sejarah yang mempengaruhi umat Islam dan masyarakat sekitarnya.</p><p>• Pendekatan Sosiologis: Pendekatan ini meneliti bagaimana Islam dipraktikkan dalam kehidupan sosial masyarakat. Fokusnya adalah memahami interaksi antara ajaran agama dan budaya, kebiasaan, serta struktur sosial. Ini penting untuk memahami bagaimana Islam menyesuaikan diri dengan konteks sosial yang berbeda-beda.</p><p>• Pendekatan Filosofis: </p><p>Pendekatan ini menggunakan analisis rasional dan refleksi mendalam untuk mengeksplorasi konsep-konsep keagamaan dalam Islam. Pendekatan filosofis sering digunakan untuk mencari pemahaman yang lebih dalam mengenai prinsip-prinsip moral, etika, dan tujuan ajaran Islam.</p><p>• Pendekatan Antropologis: </p><p>Melalui pendekatan ini, peneliti berusaha memahami praktik keagamaan, ritual, dan tradisi Islam dalam konteks budaya lokal. Ini melibatkan studi lapangan untuk melihat bagaimana keyakinan dan praktik keagamaan Islam berbeda di berbagai masyarakat dan bagaimana ajaran agama mempengaruhi kehidupan sehari-hari.</p><p>• Pendekatan Hermeneutik: Hermeneutika adalah pendekatan yang menekankan pada interpretasi teks-teks agama. Dalam studi Islam, pendekatan ini digunakan untuk memahami bagaimana ayat-ayat Al-Qur'an dan Hadits ditafsirkan sesuai dengan konteks historis dan sosial yang terus berkembang.</p><p>Dengan beragam pendekatan ini, metodologi studi Islam menjadi lebih kaya dan luas, memungkinkan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap ajaran agama Islam dalam berbagai dimensi kehidupan.</p><p><br/></p><p>2.*Metode studi islam dalam pandangan muhammadiyah*</p><p><br/></p><p>Muhammadiyah menggunakan pendekatan yang berfokus pada purifikasi dan modernisasi ajaran Islam. Dalam pandangan Muhammadiyah, metode studi Islam harus mengacu langsung pada Al-Qur'an dan Hadits shahih sebagai sumber utama ajaran, tanpa terpengaruh oleh tradisi atau praktik yang tidak sesuai dengan dalil yang jelas.</p><p>•Purifikasi: Muhammadiyah berusaha memurnikan ajaran Islam dari takhayul, bid'ah, dan khurafat (TBC). Artinya, ajaran yang tidak memiliki dasar kuat dalam Al-Qur'an dan Hadits harus ditinggalkan. Hal ini berarti Muhammadiyah lebih memilih pendekatan normatif-teologis yang ketat dalam memahami ajaran Islam.</p><p>•Modernisasi: Muhammadiyah juga mendukung kemajuan dalam pendidikan, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Mereka percaya bahwa Islam adalah agama yang kompatibel dengan perkembangan zaman, dan oleh karena itu, metodologi studi Islam harus selalu relevan dengan kondisi sosial, politik, dan budaya yang berkembang. Pendekatan ini mencakup adaptasi ajaran Islam dengan modernitas tanpa mengorbankan prinsip dasar agama.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 04:08:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3186970570</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Alirahayu Tirta Sari              Stambuk : 105941100724                      Prodi : budidaya perairan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3186973435</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>pendekatan yang digunakan dalam metodologi studi islam</p></li></ol><p>pendekatan dalam metodologi studi Islam, antara lain :</p><ul><li><p>Pendekatan normatif: Melihat suatu masalah dari segi legal formal atau normatif, yaitu berdasarkan hukum halal-haramnya yang didasarkan pada nash-nash. </p></li><li><p>Pendekatan filosofis: Mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan filosofis yang mendasar tentang Islam, seperti konsep Allah, keadilan, kebebasan, dan moralitas. </p></li><li><p>Pendekatan perbandingan: Membandingkan Islam dengan agama-agama lain atau berbagai aliran pemikiran dalam Islam. </p></li><li><p>Pendekatan historis: Penelaahan serta sumber-sumber lain yang berisi informasi mengenai masa lampau. </p></li><li><p>Pendekatan filologi dan sejarah: Perpektif yang paling produktif menghasilkan karya dalam studi Islam. </p></li><li><p>Metode ilmiah: Digunakan untuk memahami Islam yang tampak dalam kenyataan historis, empiris, dan sosiologis. </p></li><li><p>Metode teologis normatif: Digunakan untuk memahami Islam yang terkandung dalam kitab suci. </p></li></ul><p> Selain itu, pendekatan-pendekatan lain dalam metodologi studi Islam, antara lain: Pendekatan antropologis, Pendekatan sosiologis, Pendekatan kebudayaan, Pendekatan psikologi, Pendekatan&nbsp;doktriner.</p><p><br/></p><ol start="2"><li><p>menurut pemahaman saya terkait metode studi islam dalam pandangan muhammadiyah yaitu Muhammadiyah menggunakan tiga pendekatan, yaitu:</p><ul><li><p>Bayani: Bersumber pada kebenaran teks</p></li><li><p>Burhani: Bersumber pada spekulasi dan hitung-hitungan akal pikiran</p></li><li><p>Irfani: Bersumber pada ketetapan batin intuisi </p></li></ul><p>Ketiga pendekatan ini harus terjalin berkelindan satu sama lain. </p><p>Muhammadiyah berpegang pada kitab suci al-Qur'an dan as-Sunnah sebagai sumber ajaran Islam. Muhammadiyah juga mengkaji wawasan dan kontribusi pemikiran keagamaan yang sudah ada sebelumnya. </p><p>Muhammadiyah berpendapat bahwa Islam adalah agama yang berkemajuan dan membawa rahmat bagi kehidupan umat manusia. Muhammadiyah juga berkeyakinan bahwa Islam merupakan ke- satuan ajaran yang utuh, tidak dapat dipisah-pisahkan</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 04:11:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3186973435</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Erni Ilham, 105941101124, Budidaya Perairan</title>
         <author>ernicanss16</author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3186987577</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Pendekatan yang digunakan dalam metodologi studi Islam</p><p><br/></p><p>Dalam metodologi studi Islam, terdapat beberapa pendekatan utama yang digunakan. Pendekatan ini</p><p><br/></p><p>bertujuan untuk memahami ajaran Islam secara menyeluruh baik dari aspek teologis, historis, sosial,</p><p><br/></p><p>maupun budaya.</p><p><br/></p><p>Beberapa pendekatan tersebut adalah:</p><p><br/></p><p>Pendekatan Normatif- Teologis: Pendekatan ini menekankan pada pemahaman Islam sebagai sebuah ajaran yang bersumber dari Al- Qur'an dan Hadis, yang harus dipahami dan diterapkan sesuai dengan ketentuan- ketentuan yang ada dalam kedua sumber utama tersebut.</p><p><br/></p><p>Pendekatan Historis:</p><p><br/></p><p>Pendekatan ini melihat</p><p><br/></p><p>perkembangan ajaran</p><p><br/></p><p>Islam dan penerapannya dalam sejarah, serta bagaimana faktor sejarah</p><p><br/></p><p>mempengaruhi perkembangan hukum dan pemikiran dalam Islam.</p><p><br/></p><p>Pendekatan</p><p><br/></p><p>Sosiologis: Melalui pendekatan ini, Islam dipahami sebagai agama yang hidup dalam masyarakat, sehingga faktor sosial, politik, dan budaya</p><p><br/></p><p>mempengaruhi praktik dan pemahaman agama tersebut.</p><p><br/></p><p>Pendekatan Filsafat:</p><p><br/></p><p>Pendekatan ini mencoba memahami esensi ajaran Islam melalui perenungan filosofis, dan mencari makna yang lebih dalam terkait nilai- nilai universal dalam Islam.</p><p><br/></p><p><br/></p><p>2. Metode studi Islam</p><p><br/></p><p>dalam pandangan Muhammadiyah</p><p><br/></p><p>Muhammadiyah,</p><p><br/></p><p>sebagai salah satu</p><p><br/></p><p>organisasi Islam besar di Indonesia, memiliki pandangan tersendiri terhadap studi Islam. Pendekatan yang digunakan oleh Muhammadiyah sering kali bersifat purifikasi atau pemurnian, yang berusaha mengembalikan pemahaman Islam kepada sumber- sumber aslinya, yakni Al-Qur'an dan Hadis, tanpa pengaruh adat atau praktik lokal yang dianggap tidak sesuai dengan ajaran Islam.</p><p><br/></p><p>Selain itu, Muhammadiyah menggunakan pendekatan yang rasional dan modernis, yang berarti mereka tidak hanya memahami agama secara tekstual, tetapi juga kontekstual, dengan mempertimbangkan perkembangan ilmu pengetahuan dan keadaan sosial modern. Tujuan utamanya adalah agar ajaran Islam dapat diaplikasikan secara relevan dalam kehidupan sehari-hari tanpa meninggalkan nilai-nilai fundamental</p><p><br/></p><p>Islam.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 04:25:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3186987577</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nur rahmadani sam 105941101524 Budidaya perairan </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3186990253</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pendekatan yang digunakan dalam metodologi studi Islam </p><p>Menjelaskan pendekatan yang digunakan dalam metodologi studi Islam!</p></li></ol><p>Pendekatan dalam metodologi kajian Islam mencakup beberapa metode yang digunakan untuk memahami ajaran Islam secara ilmiah dan sistematis. Beberapa pendekatan umum yang digunakan meliputi:</p><p>Pendekatan normatif-teologis : Pendekatan ini fokus pada pemahaman Al-Qur'an dan Hadis sebagai sumber utama ajaran Islam, dengan tekanan pada kebenaran mutlak teks-teks tersebut.</p><p>Pendekatan historis-sosiologis : Melalui pendekatan ini, kajian Islam dikaitkan dengan konteks sejarah dan sosial masyarakat, bagaimana ajaran Islam diterapkan dan berkembang di dalam masyarakat sepanjang waktu.</p><p>Pendekatan filosofis : Meliputi kajian tentang konsep-konsep metafisik, etika, dan pemikiran kritis yang lahir dari ajaran Islam.</p><p>Pendekatan fenomenologis : Pendekatan ini berusaha memahami ajaran Islam berdasarkan fenomena yang dialami dan dirasakan oleh umat Islam sendiri.</p><p><br/></p><p>2.Memahami melalui pemahaman Anda terkait metode studi Islam dalam pandangan Muhammadi...</p><p><br/></p><p>Dalam pandangan Muhammadiyah , metodologi kajian Islam berlandaskan pada prinsip tajdid (pembaruan) dan ijtihad (pemikiran yang mandiri). Pendekatan pendekatan Muhammadiyah yang kembali pada Al-Qur'an dan Hadis sahih sebagai sumber utama hukum, sambil tetap mengakui relevansi pemikiran rasional dan kontekstualisasi ajaran Islam di era modern. Pendekatan ini dikenal sebagai pendekatan purifikasi dan modernisasi , dimana ajaran Islam dipandang tidak hanya sebagai aspek ibadah, tetapi juga pedoman dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan pendidikan yang lebih luas.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 04:27:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3186990253</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187007850</link>
         <description><![CDATA[<p>Marlah Thamrin L </p><p>105971100724</p><p>AGROTEKNOLOGI </p><p><br/></p><p>1.jelaskan pendekatan yang digunakan dalam studi Islam.</p><p>Pendekatan tersebut dapat dikemukakan sebagai berikut:</p><p>a. Pendekatan Teologis Suatu pendekatan yang normatif dan subjektif terhadap agama. Pada umumnya, pendekatan ini dilakukan dari dan oleh penganut suatu agama dalam usahanya menyelidiki agama lain. Dengan demikian, pendekatan ini juga disebut pendekatan atau metode tekstual, atau pendekatan kitabi maka menampakkan sifatnya yang apologis dan dedukatif.</p><p>b. Pendekatan Antropologis</p><p>Pendekatan antropologis dalam memahami agama dapat diartikan sebagai salah satu upaya memahami agama dengan cara melihat wujud praktik keagamaan yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Melalui pendekatan ini, agama tampak akrab dan dekat dengan masalah-masalah yang dihadapi manusia dan berupaya menjelaskan dan memberikan jawaban.</p><p>c. Pendekatan Sosiologis</p><p>Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hidup bersama dalam masyarakat, dan menyelidiki ikatan-ikatan antara manusia yang menguasai hidupnya itu. Sosiologi mencoba mengerti sifat dan maksud hidup bersama, cara terbentuk dan tumbuh serta berubahnya perserikatan-perserikatan hidup itu serta kepercayaan, keyakinan yang memberi sifat tersendiri kepada cara hidup bersama dalam tiap persekutuan hidup manusia.</p><p>d. Pendekatan Filosofis</p><p>Pendekatan filosofis adalah melihat suatu permasalahan dari sudut tinjauan filsafat dan berusaha untuk menjawab danmemecahkan permasalahan itu dengan menggunakan metode analisis spektulatif. Pada dasarnya filsafat adalah berpikiran untuk memecahkan masalah atau pertanyaan dan menjawab suatu persoalan, namun demikian tidak semua berpikir untuk memecahkan dan menjawab suatu permasalahan dapat disebut filsafat. Dimaksud filsafat disini adalah berpikir secara sistematis, radikal dan universal. Di samping itu, filsafat mempunyai bidang (objek yang dipikirkan) sendiri, yaitu bidang atau permasalahan yang bersifat filosofis yakni bidang yang terletak di antara dunia ketuhanan yang ghaib dengan dunia ilmu pengetahuan yang nyata</p><p>e. Pendekatan Kebudayaan	Kebudayaan adalah hasil daya cipta manusia dengan menggunakan dan mengerahkan segenap potensi batin yang dimilikinya. Di dalam kebudayaan terdapat pengetahuan, keyakinan, seni, moral, adat istiadat dan sebagainnya</p><p>f. Pendekatan Psikologi</p><p>Pendekatan psikologi merupakan usaha untuk memperoleh sisi ilmiah dari aspek-aspek batin pengalaman keagamaan. Psikologi atau ilmu jiwa adalah ilmu yang mempelajari jiwa seseorang melalui gejala perilaku yang dapat diamati. Dengan ilmu jiwa ini, selain akan mengetahui tingkat keagamaan yang dihayati, dipahami, diamalkan, dan juga dapat digunakan sebagai alat untuk memasukkan agama kedalam jiwa seseorang sesuai dengan tingkatan usiannya.</p><p><br/></p><p>2.jelaskan melalui pemahaman anda terkait metode studi Islam dalam pandangan Muhammad</p><p><br/></p><p>Islam Berkemajuan</p><p>Muhammadiyah memandang Islam sebagai agama yang berkemajuan dan membawa rahmat bagi umat manusia. Islam Berkemajuan merupakan istilah yang diresmikan Muhammadiyah pada tahun 2010 dalam Muktamar di Yogyakarta. </p><p> </p><p>Islam sebagai agama yang utuh</p><p>Muhammadiyah berpendapat bahwa ajaran Islam merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Ajaran Islam meliputi aspek aqidah, akhlak, dan ibadah. </p><p> </p><p>Pendekatan bayani, burhani, dan irfani</p><p>Muhammadiyah menggunakan tiga pendekatan untuk memahami Islam, yaitu bayani, burhani, dan irfani. Ketiga pendekatan ini harus saling terjalin. </p><p> </p><p>Islam sebagai agama yang komprehensif</p><p>Muhammadiyah berpendapat bahwa Islam adalah agama yang melingkupi seluruh aspek kehidupan manusia, baik duniawi maupun ukhrawi. </p><p> </p><p>Islam sebagai agama yang bersumber dari al-Qur'an dan as-Sunnah</p><p>Muhammadiyah merupakan gerakan Islam yang bersumber pada al-Qur'an dan as-Sunnah as-Sohihah.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 04:43:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187007850</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nurul Astika 105971100124 Agroteknologi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187007885</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Pendekatan yang digunakan dalam metodologi studi Islam:</p><p><br/></p><p>Studi Islam menggunakan beberapa pendekatan dalam metodologinya. Pendekatan yang paling umum adalah:</p><p>Pendekatan Normatif-Teologis: Pendekatan ini menekankan ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadits. Tujuannya adalah memahami Islam berdasarkan keyakinan dan doktrin yang diyakini oleh umat Islam.</p><p>Pendekatan Historis: Pendekatan ini mencoba melihat Islam dari segi sejarahnya, bagaimana Islam berkembang dan bagaimana ajarannya diaplikasikan dalam konteks waktu dan budaya tertentu.</p><p>Pendekatan Filosofis: Pendekatan ini berusaha memahami ajaran Islam dengan menggunakan logika dan filsafat, mencari makna yang lebih mendalam dari ajaran Islam.</p><p>Pendekatan Sosiologis-Antropologis: Pendekatan ini melihat bagaimana Islam dipraktikkan dalam masyarakat, serta interaksinya dengan budaya, tradisi, dan kehidupan sosial.</p><p><br/></p><p>2. Metode studi Islam dalam pandangan Muhammadiyah</p><p><br/></p><p>Muhammadiyah menggunakan tiga pendekatan untuk memahami islam,yaitu bayanu,burhani,dan irfani.</p><p>-Bayani: Berlandaskan kebenaran teks</p><p>-Burhani: Berlandaskan spekulasi dan hitungan akal pikiran</p><p>-Irfani: berlandaskan ketetapan batin intuisi</p><p>ketiga pendekatan ini harus terjalin satu sama lain.</p><p>selain itu,Muhammadiyah juga berlandaskan pada kita suci al-Qur'an dan as-Sunnah.Muhammadiyah juga mengkaji wawasan dan konstribusi pemikiran keagamaan yang sudah ada sebelumnya.tujuannya adalah untuk memahami secara mendalam seluk-beluk agama islam,seperti ajaran agama islam,sejarah agama islam,dan praktik-praktik keagamaan.</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 04:43:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187007885</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ANDI PANGERAN SURYA ADZANI </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187009194</link>
         <description><![CDATA[<p>NIM:105941101424</p><p>PRODI:BUDIDAYA PERAIRAN</p><p><br/></p><p>Metodologi studi Islam mencakup berbagai pendekatan yang memungkinkan para peneliti untuk menganalisis dan memahami Islam dari perspektif yang komprehensif. Pendekatan ini melibatkan metode ilmiah, historis, sosiologis, dan filosofis, serta pendekatan tekstual dan kontekstual. Berikut penjelasan beberapa pendekatan utama:</p><p>1. Pendekatan Teologis/Normatif</p><p>Ini adalah pendekatan yang berfokus pada aspek keyakinan, ritual, dan hukum Islam sebagaimana dipahami oleh pemeluknya. Dalam pendekatan ini, sumber utama seperti Al-Qur'an dan Hadis dijadikan sebagai rujukan absolut untuk memahami ajaran Islam. Para ulama dan ahli fikih biasanya menggunakan pendekatan ini dalam menetapkan hukum dan tata cara beribadah.</p><p>2. Pendekatan Historis</p><p>Pendekatan ini menganalisis perkembangan Islam dalam konteks sejarah. Peneliti melihat bagaimana Islam berkembang dari masa Nabi Muhammad hingga era modern dan bagaimana kondisi sosial, politik, dan budaya mempengaruhi pemahaman serta praktik keagamaan. Ini termasuk studi mengenai sejarah peradaban Islam dan pengaruhnya di berbagai wilayah.</p><p>3. Pendekatan Sosiologis</p><p>Pendekatan sosiologis menyoroti aspek-aspek sosial dalam kehidupan umat Islam. Para sosiolog agama mempelajari bagaimana Islam dipraktikkan dalam masyarakat, bagaimana budaya lokal mempengaruhi pelaksanaan agama, dan bagaimana interaksi sosial mempengaruhi persepsi dan praktik keagamaan. Ini juga mencakup studi tentang gerakan Islam, organisasi sosial, dan dinamika komunitas.</p><p>4. Pendekatan Antropologis</p><p>Antropologi agama dalam studi Islam berfokus pada kebudayaan dan tradisi yang berkembang di dalam masyarakat Muslim. Pendekatan ini mengkaji praktik, simbol, dan ritual yang berkaitan dengan Islam serta bagaimana pemahaman Islam berbeda-beda tergantung pada budaya lokal.</p><p>5. Pendekatan Filosofis</p><p>Pendekatan ini mengeksplorasi aspek-aspek filosofis dalam ajaran Islam, seperti konsep ketuhanan, etika, dan eksistensi manusia. Pendekatan filosofis juga sering mengeksplorasi bagaimana pemikiran Islam berinteraksi dengan filsafat Yunani, Persia, dan filsafat Barat di era modern.</p><p>6. Pendekatan Filologis</p><p>Pendekatan ini menekankan pada studi tekstual yang mendalam, terutama terhadap bahasa dan gaya penulisan dalam Al-Qur'an, Hadis, dan literatur klasik Islam. Ahli filologi mempelajari arti kata dan struktur bahasa, perubahan makna, serta konteks kebahasaan dalam upaya memahami naskah Islam secara lebih akurat.</p><p>7. Pendekatan Hermeneutik</p><p>Hermeneutik adalah pendekatan interpretatif yang digunakan untuk memahami teks suci Islam dengan mengkaji konteks historis dan sosial di balik teks tersebut. Pendekatan ini memungkinkan interpretasi yang lebih dinamis dan kontekstual sesuai dengan tantangan zaman, terutama dalam tafsir modern.</p><p>Pendekatan-pendekatan ini tidak selalu berdiri sendiri dan seringkali saling melengkapi. Kombinasi dari berbagai pendekatan ini memungkinkan studi Islam yang lebih menyeluruh, baik dari segi pemahaman normatif maupun realitas praktik dalam kehidupan sosial umat Muslim.</p><p><br/></p><p><br/></p><p>(2.)Dalam pandangan Muhammadiyah, metode studi Islam memiliki karakteristik yang khas, yaitu berpijak pada prinsip kembali kepada Al-Qur’an dan Hadis serta memperhatikan aspek rasionalitas dan konteks sosial-kultural. Pendekatan ini berusaha menjadikan Islam relevan bagi umat sekaligus menjaga kemurnian ajaran. Berikut adalah penjelasan mengenai metode studi Islam dalam Muhammadiyah:</p><p><br/></p><p>1. Pendekatan Normatif-Tekstual dengan Basis Al-Qur’an dan Hadis</p><p>Muhammadiyah meletakkan dasar utama pada Al-Qur’an dan Hadis sebagai sumber hukum dan pedoman kehidupan. Pemahaman ajaran Islam menurut Muhammadiyah tidak hanya berbasis pada teks, tetapi juga berdasarkan pemahaman yang sahih dan autentik dari sumber asli. Hal ini diwujudkan dengan mendorong umat untuk kembali kepada ajaran Al-Qur’an dan Hadis, menghindari praktik yang dianggap bid’ah (inovasi dalam ibadah yang tidak sesuai dengan sumber utama), dan mengutamakan pemahaman yang tidak bertentangan dengan teks utama tersebut.</p><p><br/></p><p><br/></p><p>2. Ijtihad dan Rasionalitas</p><p>Muhammadiyah menekankan pentingnya ijtihad atau pemikiran kritis dalam memahami teks agama, terutama dalam menghadapi persoalan kontemporer. Dalam konteks ini, Muhammadiyah mendukung pemanfaatan akal dan nalar sebagai alat bantu memahami teks Al-Qur’an dan Hadis, khususnya dalam hal-hal yang belum jelas atau tidak secara eksplisit disebutkan. Pemahaman agama dalam Muhammadiyah tidak boleh bertentangan dengan prinsip rasionalitas dan ilmiah.</p><p><br/></p><p><br/></p><p>3. Pendekatan Kontekstual</p><p>Muhammadiyah menganggap bahwa ajaran Islam harus sesuai dengan kondisi dan kebutuhan zaman. Hal ini berarti memahami teks-teks keagamaan dengan memperhatikan konteks sosial, budaya, dan perkembangan ilmu pengetahuan. Pendekatan ini memungkinkan fleksibilitas dalam aplikasi ajaran Islam, tanpa meninggalkan nilai-nilai utama. Muhammadiyah juga berusaha menerapkan Islam yang berkemajuan, sehingga setiap prinsip dan nilai agama mampu memberikan manfaat positif bagi masyarakat modern.</p><p><br/></p><p><br/></p><p>4. Pemurnian Akidah dan Penegakan Sunnah</p><p>Dalam studi Islam, Muhammadiyah menolak berbagai bentuk takhayul, bid’ah, dan khurafat (TBC) yang dianggap merusak kemurnian akidah. Pemahaman ini bertujuan agar umat Islam hanya melaksanakan ajaran-ajaran yang sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadis serta meninggalkan hal-hal yang tidak berdasar. Pendekatan ini difokuskan untuk mencegah praktik-praktik yang dianggap melenceng dari ajaran Islam yang otentik.</p><p><br/></p><p><br/></p><p>5. Pendekatan Sosial-Transformasi</p><p>Muhammadiyah juga berfokus pada aspek sosial-transformatif dalam ajaran Islam. Dengan semangat tajdid (pembaruan), Muhammadiyah memandang bahwa ajaran Islam tidak hanya terbatas pada ritual keagamaan, tetapi juga pada aksi nyata dalam bentuk amal usaha seperti pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Pandangan ini merupakan bagian dari misi untuk memajukan umat dan menciptakan masyarakat yang</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 04:44:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187009194</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ASRIANA, 105971101224(AGROTEKNOLOGI)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187024953</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Pendekatan yang digunakan dalam metodologi studi Islam: Studi Islam menggunakan beberapa pendekatan dalam metodologinya. Pendekatan yang paling umum adalah:</p><p>Pendekatan Normatif-Teologis: Pendekatan ini menekankan ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadits. Tujuannya adalah memahami Islam berdasarkan keyakinan dan doktrin yang diyakini oleh umat Islam.</p><p>Pendekatan Historis: Pendekatan ini mencoba melihat Islam dari segi sejarahnya, bagaimana Islam berkembang dan bagaimana ajarannya diaplikasikan dalam konteks waktu dan budaya tertentu.</p><p>Pendekatan Filosofis: Pendekatan ini berusaha memahami ajaran Islam dengan menggunakan logika dan filsafat, mencari makna yang lebih mendalam dari ajaran Islam.</p><p>Pendekatan Sosiologis-Antropologis: Pendekatan ini melihat bagaimana Islam dipraktikkan dalam masyarakat, serta interaksinya dengan budaya, tradisi, dan kehidupan sosial.</p><p>2. Metode studi Islam dalam pandangan Muhammadiyah:Dalam memahami Islam, Muhammadiyah menggunakan tiga pendekatan, yaitu bayani, burhani, dan irfani:</p><p>Bayani: Pendekatan yang bersumber pada kebenaran teks, khususnya Al-Qur'an dan Sunnah Al Makbulah.</p><p>Burhani: Pendekatan yang bersumber pada spekulasi dan hitung-hitungan akal pikiran.</p><p>Irfani: Pendekatan yang bersumber pada ketetapan batin intuisi. </p><p> </p><p>Ketiga pendekatan tersebut harus terjalin dan berkelindan satu sama lain. </p><p> </p><p>Muhammadiyah juga berpendirian bahwa ajaran Islam merupakan satu kesatuan ajaran yang utuh, tidak dapat dipisahkan, dan meliputi aspek aqidah, akhlak, dan ibadah.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 04:56:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187024953</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187037398</link>
         <description><![CDATA[<p>NAMA : FAIZAH NAIFAH RAHMAT </p><p>NIM : 105971101024 </p><p>PRODI : AGROTEKNOLOGI </p><p><br/></p><p>1. Pendekatan dalam Metodologi Studi Islam</p><p>Metodologi studi Islam mencakup beberapa pendekatan, antara lain:</p><p>Pendekatan Historis: Mengkaji sejarah perkembangan Islam dan konteks sosial-budaya pada masa Nabi dan periode-periode berikutnya.</p><p>Pendekatan Normatif: Menganalisis sumber-sumber utama seperti Al-Qur'an dan Hadis untuk memahami prinsip-prinsip ajaran Islam.</p><p>Pendekatan Komparatif: Membandingkan ajaran Islam dengan agama lain untuk menemukan persamaan dan perbedaan.</p><p>Pendekatan Fenomenologis: Mengamati pengalaman religius individu dan praktik keagamaan dalam konteks budaya yang berbeda.</p><p>Pendekatan Sosiologis: Mempelajari interaksi antara ajaran Islam dan masyarakat, termasuk dinamika sosial dan perubahan.</p><p>2. Metode Studi Islam dalam Pandangan Muhammadiyah</p><p>Dalam pandangan Muhammadiyah, metode studi Islam menekankan pada:</p><p>Rasionalitas dan Logika: Menggunakan akal sehat dalam memahami ajaran Islam, sehingga penafsiran tidak semata mengikuti tradisi tetapi juga memperhatikan konteks zaman.</p><p>Tajdid (Pembaruan): Menekankan perlunya pembaruan pemikiran Islam untuk menjawab tantangan zaman, terutama dalam aspek sosial dan politik.</p><p>Aktor Kritis: Memfasilitasi individu untuk berperan aktif dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam, bukan hanya menjadi penerima pasif.</p><p>Integrasi Ilmu Pengetahuan: Mengaitkan ajaran Islam dengan perkembangan ilmu pengetahuan modern, sehingga studi Islam relevan dan aplikatif.</p><p>Dengan pendekatan ini, Muhammadiyah berupaya untuk mempromosikan Islam yang moderat, progresif, dan inklusif.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 05:04:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187037398</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama:Muhammad Akbar</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187041617</link>
         <description><![CDATA[<p>Nim:105971100624</p><p>Prodi: Agroteknologi</p><p><br></p><p>1.Jelaskan pendekatan yang digunakan dalam metodologi studi islam</p><p>Jawab:Metodologi studi Islam adalah pendekatan dan metode yang digunakan dalam menjalankan penelitian, kajian, atau analisis terkait dengan Islam dan aspek-aspeknya. Dalam konteks ini, metodologi mencakup berbagai metode yang dapat digunakan dalam studi Islam. </p><p>2.jelaskan melalui pemahaman anda terkait metode studi islam dalam pandangan Muhammadiyah</p><p>Jawab:Di Muhammadiyah, pendekatan bayani, burhani, dan irfani harus terjalin saling melengkapi, dan fungsional sehingga hubungannya bersifat spiral sirkular. Dengan ketiga pendekatan ini, Haedar percaya bahwa seorang muslim akan memahami Islam secara menyeluruh dan mendalam.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 05:08:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187041617</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Salmiati,105941101224, Budidaya perairan</title>
         <author>ssalmiati825</author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187060955</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>1.Pendekatan yang di gunakan dalam metodologi studi Islam</p><p>Dalam metodologi studi Islam, terdapat beberapa pendekatan utama yang digunakan yaitu.</p><p>-Pendekatan teologis: fokus pada pemahaman dan interpretasi ajaran-ajaran Islam, termasuk analisis teks-teks suci seperti Al-Qur'an dan hadis.</p><p>-pendekatan filosofis: mengkaji konsep-konsep dasar dalam Islam, seperti keadilan, moralitas,dan eksistensi Tuhan, serta interaksi dengan pemikiran filsafat lain.</p><p>-pendekatan historis: menganalisis konteks sejarah dan perkembangan pemikiran Islam dari masa ke masa.</p><p>-pendekatan sosiologis: melalui pendekatan ini,Islam dipahami sebagai agama yang hidup dalam masyarakat sehingga faktor sosial, politik dan budaya mempengaruhi praktik dan pemahaman agama tersebut.</p><p>2.metode studi Islam dalam pandangan Muhammadiyah </p><p>-metode studi Islam dalam pandangan Muhammadiyah menekankan pendekatan rasional dan kritis,mengedepankan pemahaman tekstual dan kontekstual terhadap Al-Qur'an dan hadis.muhammadiyah juga mengutamakan pengembangan ilmu pengetahuan dan penggunaan akal sehat dalam menafsirkan ajaran Islam, serta menerapkan prinsip-prinsip keadilan, kemaslahatan,dan perubahan sosial dalam konteks modern.</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 05:21:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187060955</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tugas tentang studi islam</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187069887</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama  : MUH. ALWAN FARHAD</p><p>Nim     : 105941100224</p><p>Prodi   : Budidaya Perairan</p><p><br/></p><p>1. Pendekatan Studi Islam adalah pendekatan yang digunakan untuk memahami agama Islam dan berbagai aspeknya.&nbsp; </p><p><br/></p><p>Beberapa pendekatan yang digunakan dalam studi islam : <br></p><p><strong>1. Pendekatan Teologis</strong> <br><br>Pendekatan ini bersifat normatif dan subjektif, sering dilakukan oleh penganut agama yang berusaha memahami agama lain atau agama mereka sendiri. Fokus dari pendekatan ini adalah untuk menekankan pada pemahaman agama dari sudut pandang keimanan dan keyakinan, terutama melalui teks suci atau kitab-kitab suci agama tersebut.<br> </p><p><strong>2. Pendekatan Antropologis</strong> <br><br>Pendekatan ini melibatkan pemahaman agama melalui praktik keagamaan dalam masyarakat. Pendekatan ini menitikberatkan pada praktik keagamaan yang tumbuh dan berkembang di masyarakat, mencoba menjelaskan hubungan antara agama dan kehidupan manusia. Contohnya ketika membahas tentang bagaimana keyakinan dan praktik keagamaan memengaruhi perilaku manusia dalam masyarakat. <br><br><strong>3. Pendekatan Sosiologis</strong> <br><br>Pendekatan ini berfokus pada pemahaman agama melalui sudut pandang sosial dan struktural. Pendekatan ini menitikberatkan pada dampak agama pada struktur sosial, perubahan sosial, dan bagaimana agama memengaruhi masyarakat dan kehidupan sehari-hari. <br><br><strong>4. Pendekatan Filosofis:</strong> <br><br>Pendekatan ini menerapkan prinsip-prinsip filsafat untuk memahami agama. Pendekatan ini berusahan untuk menggali aspek-aspek filosofis dalam agama dan menjelaskan pertanyaan-pertanyaan filosofis yang berkaitan dengan keyakinan dan agama. Sebagai contoh meninjau konsep-konsep filsafat dalam agama, seperti konsep tentang Tuhan, etika, dan keadilan <br><br><strong>5. Pendekatan Psikologi</strong> <br><br>Pendekatan ini melibatkan pemahaman aspek kejiwaan dan psikologis dalam keyakinan dan praktik agama. Fokus pendekatan ini adalah untuk mempelajari pengaruh kepercayaan agama pada perilaku dan psikologi individu. <br><br>2. Dalam memahami islam muhammadiyah menggunakan tiga pendekatan yaitu bayani, burhani, dan irfani.<br> A. Bayani adalah pendekatan yang bersumber pada kebenaran teks, terutama Al-qur'an dan sunnah.<br> B. Burhani adalah pendekatan yang bersumber pada spekulasi dan hitungan akal pikiran atau logika.<br> C. Irfani adalah pendekatan yang bersumber pada ketetapan batin atau model berpikir yang berlandaskan pada pengalaman dan pendekatan langsung terhadap realitas spiritual keagamaan.<br><br><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 05:28:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187069887</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Abd Fattah (105961102924) Agribisnis</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187070486</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Jelaskan pendekatan yang digunakan dalam metodologi studi Islam </p><p>Pendekatan dalam studi Islam meliputi:</p><p>Normatif-Teologis : Memahami teks agama (Al-Qur'an dan Hadis) untuk menentukan akidah dan syariah.</p><p>Historis : Menganalisis perkembangan Islam dalam konteks sejarah.</p><p>Sosiologis : Mengkaji pengaruh Islam dalam kehidupan sosial masyarakat.</p><p>Antropologis : Mempelajari praktik budaya dan tradisi umat Islam.</p><p>Filsafat : Menggali makna mengajarkan Islam secara kritis dan rasional.</p><p>Hermeneutik : Menafsirkan teks agama dengan memperhatikan konteks.</p><p>Komparatif : Membandingkan Islam dengan agama lain.</p><p>Gender : Menganalisis peran perempuan dalam Islam secara inklusif.</p><p>Pendekatan ini digunakan secara interdisipliner untuk memahami Islam secara komprehensif.</p><p><br/></p><p>2.jelaskan melalui pemahaman anda terkait metode studi Islam dalam pandangan Muhammadiyah </p><p>Muhammadiyah, sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, memiliki pandangan dan metode khusus dalam kajian Islam yang fokus pada pemurnian ajaran Islam dan pengembangan masyarakat. Berikut ini beberapa poin penting mengenai metode studi Islam dalam pandangan Muhammadi: 1. **Rasionalisme dan Kritis**: Penekanan Muhammadiasi pada pendekatan rasional dan kritis dalam memahami ajaran Islam. Ini berarti memanfaatkan akal dan logika dalam menafsirkan teks-teks agama, termasuk Al-Qur'an dan Hadis.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 05:29:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187070486</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selviana</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187138675</link>
         <description><![CDATA[<p>105971100824</p><p>Agroteknologi </p><p>1. Pendekatan yang digunakan dalam metodologi studi Islam: Studi Islam menggunakan beberapa pendekatan dalam metodologinya. Pendekatan yang paling umum adalah:</p><p>Pendekatan Normatif-Teologis: Pendekatan ini menekankan ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadits. Tujuannya adalah memahami Islam berdasarkan keyakinan dan doktrin yang diyakini oleh umat Islam.</p><p>Pendekatan Historis: Pendekatan ini mencoba melihat Islam dari segi sejarahnya, bagaimana Islam berkembang dan bagaimana ajarannya diaplikasikan dalam konteks waktu dan budaya tertentu.</p><p>Pendekatan Filosofis: Pendekatan ini berusaha memahami ajaran Islam dengan menggunakan logika dan filsafat, mencari makna yang lebih mendalam dari ajaran Islam.</p><p>Pendekatan Sosiologis-Antropologis: Pendekatan ini melihat bagaimana Islam dipraktikkan dalam masyarakat, serta interaksinya dengan budaya, tradisi, dan kehidupan sosial.</p><p>2. Metode studi Islam dalam pandangan Muhammadiyah: Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam di Indonesia memiliki pandangan tersendiri terhadap metode studi Islam. Mereka cenderung menggunakan pendekatan:</p><p>Purifikasi dan Modernisasi: Muhammadiyah berusaha memurnikan ajaran Islam dari hal-hal yang dianggap sebagai bid'ah, khurafat, dan takhayul. Dalam studinya, mereka mendekati ajaran Islam secara rasional dan modern, tanpa mengesampingkan nilai-nilai tradisional Islam.</p><p>Pendekatan Rasional: Muhammadiyah menekankan pentingnya penggunaan akal dalam memahami ajaran Islam, dengan tetap berpegang pada Al-Qur'an dan Hadits.</p><p>Pendekatan Praktis dan Empiris: Muhammadiyah sering kali mengedepankan tindakan nyata dalam masyarakat, mengintegrasikan ajaran Islam dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kemaslahatan umat.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 06:28:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187138675</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: Susianingsi (105971100524) Agroteknologi </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187656335</link>
         <description><![CDATA[<p>(1).Pendekatan yang digunakan dalam metodologi studi Islam:</p><p>Studi Islam menggunakan beberapa pendekatan metodologi yang paling umum adalah:</p><p><br/></p><p>•Metode Empiris</p><p>Metode ini memungkinkan umat Islam untuk memahami ajaran Islam melalui proses realisasi dan internalisasi norma dan kaidah Islam melalui proses aplikasi yang menimbulkan interaksi sosial. Hasil interaksi ini dapat dirumuskan secara deskriptif sebagai proses interaksi yang menghasilkan norma baru.</p><p>•Metode Deduktif</p><p>Metode ini melibatkan menyusun kaidah secara logis dan filosofis, lalu menerapkan kaidah tersebut untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi. Metode ini digunakan untuk menghasilkan syariat dan kaidah-kaidah hukum yang penentu dalam masalah-masalah furu' tanpa mempertimbangkan kesesuaian dengan paham mazhab</p><p>•Metode Induktif</p><p>Metode ini melibatkan penyusunan kaidah hukum terlebih dahulu, kemudian menerapkan kaidah tersebut pada masalah-masalah furu' yang sesuai dengan paham mazhab. Dalam pendekatan ini, analisis dimulai dari masalah khusus yang kemudian diinterpretasikan dan dikaitkan dengan paham mazhabnya.</p><p>•Metode Problem Solving</p><p>Metode ini mengajak individu untuk berlatih menghadapi masalah dari satu cabang ilmu pengetahuan dengan solusinya. Ini lebih berfokus pada penguasaan keterampilan daripada pengembangan pemikiran, sehingga mungkin hanya terbatas pada kerangka yang sudah tetap.</p><p>•metode sinkronis- analistis</p><p>Metode ini memberikan kemampuan analisis teoritis yang berguna bagi perkembangan keimanan dan pemikiran intelektual umat Islam. Ini tidak hanya mengutamakan aspek aplikatif praktis tetapi juga penelitian teoritis.</p><p>•Metode Ilmu pengetahuan   metode ini mencerminkan cara untuk mencapai kebenaran melalui proses ilmiah. Dalam ilmu spekulatif, metode ini digunakan untuk mencapai proposisi mengenai yang ada atau harus ada. Dalam ilmu normatif, metode ini digunakan untuk mencapai norma-norma yang mengatur perbuatan atau pembuatan sesuatu.</p><p>•Metode Diakronis</p><p>Metode ini menekankan aspek sejarah dalam memahami Islam. Ini memungkinkan studi perbandingan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dalam Islam sehingga memahami sebab dan akibat serta kesatuan integral dalam konteks waktu, tempat, budaya, kelompok, dan lingkungan di mana keyakinan, sejarah, atau kejadian muncul.</p><p><br/></p><p><br/></p><p>(2).Metode studi Islam dalam pandangan Muhammadiyah:</p><p>Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi islam di Indonesia yang memiliki beberapa pandangan dalam metode studi Islam, di antaranya: </p><p> •Integrasi ajaran agama dan ilmu pengetahuan</p><p>Muhammadiyah menekankan integrasi antara ajaran agama dan ilmu pengetahuan. Pendekatan ini disebut Manhaj Tarjih, yaitu metodologi pemikiran keagamaan Muhammadiyah. </p><p> •Pendekatan bayani, burhani, dan irfani</p><p>Muhammadiyah menggunakan tiga pendekatan untuk memahami Islam, yaitu bayani, burhani, dan irfani. Ketiga pendekatan ini harus terjalin berkelindan satu sama lain. </p><p> •Pembaruan manhaj</p><p>Muhammadiyah berpendapat bahwa pemikiran, penafsiran, serta metode Islam harus terus berkembang. </p><p> •Tidak bermazhab</p><p>Muhammadiyah tidak mengikat diri kepada suatu madzhab, tetapi pendapat-pendapat madzhab dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menetapkan hukum.  </p><p>•Berlandaskan al-Qur'an dan as-Sunnah</p><p>Muhammadiyah berpegang, bersumber, dan berlandas dari kitab suci al-Qur'an dan as-Sunnah. </p><p>•Aqidah, akhlak, dan ibadah</p><p>Muhammadiyah berpendapat bahwa ajaran Islam merupakan kesatuan ajaran yang utuh, meliputi aspek aqidah, akhlak, dan ibadah.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-25 14:11:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3187656335</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3193838427</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Asmawi</p><p>Nim :105951100124</p><p>Prodi : Kehutanan </p><p><br/></p><p>1. Pendekatan yang digunakan dalam metodologi studi Islam: Studi Islam</p><p>menggunakan beberapa pendekatan dalam metodologinya.</p><p>Pendekatan yang paling</p><p>umum adalah: Pendekatan Normatif-</p><p>Teologis: Pendekatan ini menekankan ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadits. Tujuannya adalah memahami Islam berdasarkan keyakinan dan doktrin yang diyakini oleh umat Islam.</p><p>Pendekatan Historis:</p><p>Pendekatan ini mencoba melihat Islam dari segi sejarahnya, bagaimana Islam berkembang dan bagaimana ajarannya diaplikasikan dalam konteks waktu dan budaya tertentu.</p><p>Pendekatan Filosofis:</p><p>Pendekatan ini</p><p>berusaha memahami ajaran Islam dengan menggunakan logika dan filsafat, mencari makna yang lebih mendalam dari ajaran Islam.</p><p>Pendekatan Sosiologis- Antropologis:</p><p>Pendekatan ini melihat bagaimana Islam dipraktikkan dalam masyarakat, serta interaksinya dengan budaya, tradisi, dan kehidupan sosial.</p><p>2. Metode studi Islam</p><p>dalam pandangan Muhammadiyah: Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam di Indonesia memiliki pandangan tersendiri terhadap metode studi Islam. Mereka cenderung menggunakan pendekatan:</p><p>Purifikasi dan Modernisasi:</p><p>Muhammadiyah berusaha memurnikan ajaran Islam dari hal-hal yang dianggap sebagai bid'ah, khurafat, dan takhayul. Dalam studinya, mereka</p><p>mendekati ajaran Islam secara rasional dan modern, tanpa mengesampingkan nilai- nilai tradisional Islam.</p><p>Pendekatan Rasional:</p><p>Muhammadiyah</p><p>menekankan pentingnya penggunaan akal dalam memahami ajaran Islam, dengan tetap berpegang pada Al-Qur'an dan Hadits. Pendekatan Praktis dan Empiris: Muhammadiyah</p><p>sering kali mengedepankan tindakan nyata dalam masyarakat,</p><p>mengintegrasikan ajaran Islam dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan</p><p>teknologi untuk</p><p>kemaslahatan umat.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 05:16:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abdrahman6/jtd668utvq9wkypv/wish/3193838427</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
