<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Penugasan Etika Profesi by </title>
      <link>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-06-14 08:07:40 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-06-21 18:07:20 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Erlin</title>
         <author>erlinsetyawork</author>
         <link>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490101729</link>
         <description><![CDATA[<p>Sehat</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-06-14 08:14:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490101729</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Reza 2023120016</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490101733</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-06-14 08:14:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490101733</guid>
      </item>
      <item>
         <title>defina</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490101833</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-06-14 08:14:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490101833</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Edi Santoso 2023120019</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490101840</link>
         <description><![CDATA[<p>Kasus pembobolan internet banking klik BCA</p><p>salah satu kasus yang sangat terkenal pada tahun 2001, dimana Bank BCA yang terkenal dengan keamanan cyber nya yang sangat kuat, ternyata dapat di bobol oleh seorang hacker dengan latar belakang Insinyur Kimia bernama Steven Haryanto.</p><p>dia membeli domain senilai 20 dolar, dan mendaftarkan beberapa domain yang mirip dengan link "klikbca" milik Bank BCA, dengan kemiripan tampilan, ternyata ia dapat mengumpulkan banyak data, yaitu user dan password, tetapi ia tidak menggunakannya data tersebut untuk kejahatan.</p><p>lalu ia menyampaikan ke pihak BCA, tentang hal tersebut. dan hal tersebut masuk ke ranah kejahatan internet atau cyber crime.</p><p>ada 2 makna yang bisa di ambil, yaitu bagi pelakunya agar tidak melakukan hal serupa yang dapat merugikan dirinya dan orang lain, dan bagi pihak Bank, sehebat hebatnya buatan manusia dalam menjaga data, tetap masih ada celah yang bisa di tembus.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://124b23-8-eptik.weebly.com/contoh-kasus1.html" />
         <pubDate>2025-06-14 08:15:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490101840</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Halo guys, panggil aku imut</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490102360</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-06-14 08:16:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490102360</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Zaini Abdan 2022120010</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490102447</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>pembajakan perangkat lunak merupakan tindakan menyalin, mendistribusikanm atau menggunakan perangkat lunak tanpa izin dari pemegang hak cipta dari aplikasi tersebut.</p></li><li><p>penggunaan desain atau merek dagang tanpa izin.</p><p>salah satu jenis pelanggaran hak kekayaan intelektual. penggunaan tanpa izin, untuk tujuan komersil dan non-komersil dapat dikenakan gugatan perdata dan/atau pidana, termasuk denda dan hukum penjara.</p></li></ol><p>Referensi:</p><ol><li><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Pembajakan_perangkat_lunak">https://id.wikipedia.org/wiki/Pembajakan_perangkat_lunak</a></p></li><li><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.hukumonline.com/klinik/a/merek-dipakai-orang-tanpa-izin--ke-mana-meminta-ganti-rugi-lt53c90619e8d43/">https://www.hukumonline.com/klinik/a/merek-dipakai-orang-tanpa-izin--ke-mana-meminta-ganti-rugi-lt53c90619e8d43/</a></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/3990865622/f495381ab5289b2167af04749834a97f/image.png" />
         <pubDate>2025-06-14 08:16:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490102447</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Rifaldi Wanandi (2023120008) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490105310</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Pencurian Identitas</p><p>Yaitu ketika seseorang mencuri identitas orang lain tanpa hak/izin dari pemilik data untuk keuntungan pribadi pelaku. Biasanya terjadi di media sosial. </p><p>2.Cheating</p><p>Biasanya dilakukan oleh seseorang dalam suatu game untuk memudahkan dan menguntungkan diri pribadi. Contohnya menggunakan cheat untuk mendapatkan item terbatas. </p><p>3.Serangan Cyber</p><p>Sebuah upaya untuk mengakses, meretas, dan mencuri informasi sensitif menggunakan jaringan komputer atau teknologi lainnya. </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/3990865379/09a219a6def8e538724310027bee365e/10119038_RachmanAldiansyah_ETPROF_UTS.pdf" />
         <pubDate>2025-06-14 08:22:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490105310</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sofia Angelin Ruru 2023120018</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490108797</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Hacking  (Peretasan ilegal)</strong><br>Hacking adalah tindakan masuk ke sistem atau jaringan orang lain tanpa izin. Meskipun kadang yang melakukannya beralasan “penasaran” atau “mencari celah keamanan”, tetap saja ini melanggar privasi dan kepercayaan. Seorang profesional TI tidak boleh memakai keahliannya untuk meretas secara ilegal karena bisa merusak data dan reputasi pihak lain.</p><p><strong>2. Penyebaran Hoaks (Informasi palsu di dunia digital)</strong><br>Menyebarkan hoaks artinya membagikan informasi yang tidak benar melalui media online. Dalam etika profesi TI, hal ini salah karena bisa memicu kepanikan, kebingungan, atau bahkan kerusakan sosial. Profesional harus memeriksa ulang kebenaran data sebelum menyebarkannya agar tidak menimbulkan dampak negatif.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://repo.unsrat.ac.id/235/1/Kejahatan_Hacking_Melalui_Jaringan_Internet_Di_Indonesia.pdf" />
         <pubDate>2025-06-14 08:31:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490108797</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dinna Mahdiyyah 2023120022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490109510</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Kasus bocornya data pajak</p><p>       Pada tahun 2024, terjadi kebocoran data 20 juta wajib pajak di Indonesia. Data yang bocor mencakup informasi pribadi seperti nama, alamat, dan rincian pendapatan. Kebocoran ini diduga akibat kelalaian dalam pengelolaan data dan kelemahan sistem keamanan. </p><p>Referensi : https://journal.stiestekom.ac.id/index.php/TEKNIK/article/download/585/486/1878</p><p><br/></p><p>2. Kasus penggunaan logo aplikasi tanpa izin:</p><p>       Apple pernah menuntut aplikasi bernama Prepear karena logonya dianggap menyerupai logo buah pir milik Apple. Kasus ini menunjukkan pentingnya menghormati hak cipta dan merek dagang dalam dunia digital. </p><p>Referensi: https://bit-jkt.telkomuniversity.ac.id/kasus-pelanggaran-etika-dalam-bidang-teknologi-informasi/</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-06-14 08:33:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490109510</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Farlian Sari Ramadini_2022120011</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490110823</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pada tahun 2022, Bjorka, seorang hacker, menjadi sorotan karena aksi peretasan data yang dilakukannya terhadap berbagai sistem dan data di Indonesia. Aksi Bjorka termasuk pembobolan data registrasi SIM card, data kependudukan, data NPWP, dan dokumen rahasia.&nbsp;</p></li></ol><p><br></p><ol start="2"><li><p>Link phishing adalah tautan palsu yang dibuat untuk menipu pengguna agar memberikan informasi pribadi atau data sensitif seperti username, password, nomor kartu kredit, atau data perbankan<strong>. </strong>Pelaku kejahatan siber menggunakan link phishing untuk mencuri data korban dan memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi atau bahkan menjualnya ke pihak lain.&nbsp;</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://unmer.ac.id/kasus-pembocoran-data-oleh-hacker-bjorka/#:~:text=Menurut%20Wahyuni%20(2022)%2C%20Bjorka,hingga%20dokumen%2Ddokumen%20ra" />
         <pubDate>2025-06-14 08:37:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490110823</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sarina devi 2022120003</title>
         <author>sarinadevi22</author>
         <link>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490112986</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p><strong>Penyebaran Hoaks dan Disinformasi</strong></p><p>Hoaks dan disinformasi adalah penyebaran informasi yang tidak benar atau menyesatkan dengan tujuan tertentu. Dampaknya bisa sangat luas, termasuk menimbulkan kepanikan atau mempengaruhi opini publik</p></li><li><p><strong>Kejahatan Siber (Cybercrime)</strong></p><p>Kejahatan siber adalah aktivitas ilegal yang dilakukan di dunia maya untuk merugikan individu atau organisasi</p></li></ol><p>Referensi :</p><p>     <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://imilkom.usu.ac.id/?p=2870">https://imilkom.usu.ac.id/?p=2870</a></p>]]></description>
         <enclosure url="https://imilkom.usu.ac.id/?p=2870" />
         <pubDate>2025-06-14 08:44:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490112986</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kasmah 2023120017</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490114384</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Fraud yang biasa di lakukan dgn cara kecurangan, penipuan atau manipulasi data untuk kepentingan pribadi atau kelompok, sehingga merugikan pihak lain. Proses ini biasa dilakukan dengan cara pengelolaan data, penggunaan sistem pembayaran, hingga pembuatan laporan yang tidak sesuai dengan kenyataan.</p></li><li><p>Phising yaitu memperdaya atau menipu pengguna untuk mendapatkan informasi penting dan rahasia yang dimana pelaku menyamar sebagai entitas yang dapat dipercaya misal dari bank, sehinggan korban bersedia memberikan informasi kerahasiaan tersebut. Biasanya pelaku memulai aksinya dengan mengirimkan berupa link melalui pesan whatsApp, email dan telegram.</p></li><li><p>Hacking yaitu mengakses tanpa izin, pengambilan data rahasia, dan pengubahan dokumen pengamanan tanpa seizin ataupun sepengetahuan pemiliknya sehingga dapat melawan prinsip keamanan, privasi dan integritas data.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-06-14 08:48:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490114384</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sulfariah Nur Willis 2023120021</title>
         <author>sulfariah_nur23</author>
         <link>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490122668</link>
         <description><![CDATA[<p><em>Privacy violation</em> atau pelanggaran privasi di bidang teknologi informasi adalah tindakan di mana informasi pribadi seseorang diakses, digunakan, atau disebarluaskan tanpa izin dari pemilik informasi tersebut.</p><p><br/></p><p>Salah satu contoh kasusnya :</p><ul><li><p><strong>Kebocoran Data Tokopedia (2020)</strong><br>Pada Mei 2020, platform e-commerce Tokopedia mengalami kebocoran data yang berdampak pada 91 juta pengguna. Data yang bocor meliputi nama lengkap, alamat email, dan kata sandi pengguna, yang kemudian dijual di dark web.</p></li></ul><p><br/></p><p><em>Fraud</em> di bidang teknologi informasi adalah tindakan penipuan atau kecurangan yang dilakukan dengan memanfaatkan sistem atau teknologi digital untuk memperoleh keuntungan pribadi secara ilegal atau merugikan pihak lain.</p><p><br/></p><p>Salah satu contoh kasus :</p><ul><li><p><strong>Account Takeover (Pengambilalihan Akun)</strong><br>Penipu mendapatkan data login dari data yang bocor, lalu mengambil alih akun e-wallet korban. Karena korban tidak mengaktifkan autentikasi dua faktor, pelaku berhasil mengakses dan menggunakan akun untuk transaksi ilegal.</p></li></ul><p><br/></p><p>Lampiran:</p><ol><li><p>Jurnal Kebocoran Data E-commerce Tokopedia.</p></li><li><p>Artikel Kasus Fraud <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://vida.id/id/blog/kasus-fraud">https://vida.id/id/blog/kasus-fraud</a></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/3990906885/48e570c2fd67a574a353a2ad2e266bdd/4__Sinta_Sukma_Ayu.pdf" />
         <pubDate>2025-06-14 09:11:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490122668</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Imelda Napitupulu 2023120011</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490135739</link>
         <description><![CDATA[<p>1. . Penyebaran Hoax dan Informasi Palsu:</p><p>Membuat dan menyebarkan berita bohong atau informasi yang menyesatkan melalui media sosial atau platform online lainnya. </p><p>Contoh: Menyebarkan berita palsu tentang bencana alam atau kejadian penting lainnya yang menimbulkan kepanikan di masyarakat. </p><p>Contoh: Membuat klaim kesehatan palsu tentang produk tertentu dan menyebarkannya secara online. </p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://imilkom.usu.ac.id/?p=2870">https://imilkom.usu.ac.id/?p=2870</a></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://pressbooks.pub/techandcurriculum/chapter/unethical-use/">https://pressbooks.pub/techandcurriculum/chapter/unethical-use/</a></p><p>2. Pelanggaran Etika Iklan di Media Sosial:</p><p>Membuat iklan yang menyesatkan, menyinggung, atau mengandung unsur SARA (Suku, Agama, Ras, Antar Golongan). </p><p>Contoh: Iklan yang menggunakan bahasa kasar atau merendahkan kelompok tertentu. </p><p>Contoh: Iklan yang menampilkan konten yang tidak pantas atau melanggar norma sosial. </p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://e-journal.nalanda.ac.id/index.php/TUTURAN/article/download/410/391">https://e-journal.nalanda.ac.id/index.php/TUTURAN/article/download/410/391</a></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-06-14 09:59:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490135739</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Reza 2023120016</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490157610</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p><strong>Penjelasan tentang Fraud</strong></p></li></ol><p>Fraud adalah kecurangan dalam laporan keuangan dengan sengaja untuk menipu pemilik hak dari laporan keuangan tersebut</p><p><br/></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.ocbc.id/article/2022/03/23/fraud-adalah">https://www.ocbc.id/article/2022/03/23/fraud-adalah</a></p><p><br/></p><ol start="2"><li><p><strong>Kasus Phising pada PT. Bank Rakyat Indonesia</strong></p></li></ol><p><br/></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/juinhum/article/view/8318">https://ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/juinhum/article/view/8318</a></p><p><br/></p><ol start="3"><li><p><strong>Penjelasan tentang Phising</strong></p></li></ol><p><strong>Phising</strong> merupakan ancaman serius dalam dunia digital yang dapat merugikan banyak orang. Oleh karena itu, pemahaman yang baik tentang phishing dan langkah-langkah untuk mencegahnya sangat penting. Dengan meningkatkan kesadaran dan kehati-hatian dalam beraktivitas online, kita dapat mengurangi risiko menjadi korban phishing. Semoga informasi ini bermanfaat untuk meningkatkan keamanan digital kita semua.</p><p><br/></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.cloudcomputing.id/pengetahuan-dasar/phising-pengertian-jenis">https://www.cloudcomputing.id/pengetahuan-dasar/phising-pengertian-jenis</a></p><p><br/></p><ol start="4"><li><p><strong>Sunburst, salah satu kasus peretasan terbesar dalam sejarah yang membobol kementerian penting di Amerika Serikat</strong></p></li></ol><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.bbc.com/indonesia/dunia-55328416">https://www.bbc.com/indonesia/dunia-55328416</a></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://www.ocbc.id/article/2022/03/23/fraud-adalah" />
         <pubDate>2025-06-14 11:24:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490157610</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Riska Aprilia 2023120006</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490704499</link>
         <description><![CDATA[<p>Pelanggaran kode etik yang berupa penggunaan sumber daya perusahaan untuk kepentingan pribadi merujuk pada tindakan karyawan atau individu yang memiliki akses ke sumber daya perusahaan yang memanfaatkannya untuk tujuan pribadi, tanpa izin atau persetujuan yang jelas.  Tindakan ini melanggar kepercayaan yang diberikan oleh perusahaan dan dapat merugikan organisasi.</p><p> </p><p>Berikut uraian lebih detail mengenai pelanggaran ini:</p><p> </p><p>Jenis-jenis Pelanggaran:</p><p> </p><p>- Penggunaan internet: Mengakses situs web yang tidak relevan dengan pekerjaan, menggunakan internet untuk kegiatan pribadi seperti berbelanja online, bermain game, atau menonton video streaming selama jam kerja.</p><p>​</p><p>- Penggunaan perangkat keras: Menggunakan printer, scanner, atau perangkat keras perusahaan lainnya untuk keperluan pribadi, seperti mencetak foto keluarga atau dokumen pribadi.</p><p>​</p><p>- Penggunaan perangkat lunak: Menginstal dan menggunakan perangkat lunak yang tidak diizinkan atau tidak terkait dengan pekerjaan, seperti game atau perangkat lunak berbagi file.</p><p>​</p><p>- Penggunaan telepon: Melakukan panggilan telepon pribadi yang panjang atau mengirim SMS/WhatsApp pribadi secara berlebihan selama jam kerja.</p><p>​</p><p>- Penyalahgunaan email: Menggunakan alamat email perusahaan untuk mengirimkan email pribadi atau spam.</p><p>​</p><p>- Penggunaan waktu kerja: Melakukan kegiatan pribadi selama jam kerja, seperti membaca buku, mengerjakan hobi, atau berbelanja online.</p><p>​</p><p>- Pengambilan data: Mengunduh atau menyalin data perusahaan untuk penggunaan pribadi, seperti kontak pelanggan atau data keuangan.</p><p> </p><p>Konsekuensi Pelanggaran:</p><p> </p><p>Konsekuensi dari penggunaan sumber daya perusahaan untuk kepentingan pribadi dapat bervariasi tergantung pada kebijakan perusahaan dan tingkat keparahan pelanggaran.  Beberapa konsekuensi yang mungkin terjadi antara lain:</p><p> </p><p>- Peringatan lisan atau tertulis:  Peringatan dari atasan sebagai langkah awal untuk memperbaiki perilaku.</p><p>​</p><p>- Penangguhan:  Penangguhan sementara dari pekerjaan sebagai hukuman atas pelanggaran.</p><p>​</p><p>- Pemotongan gaji atau bonus:  Pengurangan gaji atau bonus sebagai bentuk sanksi finansial.</p><p>​</p><p>- Pemutusan hubungan kerja:  Pemutusan hubungan kerja sebagai konsekuensi terberat jika pelanggaran berulang atau sangat serius.</p><p>​</p><p>- Tuntutan hukum: Dalam kasus yang melibatkan pencurian data atau pelanggaran hukum lainnya, perusahaan dapat menuntut secara hukum.</p><p>​</p><p>- Kerusakan reputasi:  Pelanggaran kode etik dapat merusak reputasi karyawan dan perusahaan.</p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.v-comply.com/blog/code-of-conduct-violations-consequences/">https://www.v-comply.com/blog/code-of-conduct-violations-consequences/</a></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/3995710022/dcc9c7c84354395299e5cc72d024f212/Screenshot_20250615_233011_Chrome.jpg" />
         <pubDate>2025-06-15 15:32:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490704499</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kejahatan di dalam bilik ATM</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490907863</link>
         <description><![CDATA[<p>Saat ini, hampir semua orang memiliki kartu ATM, sangat memudahkan untuk bertransaksi di mesin tersebut, baik untuk penarikan tunai, setor tunai, transfer, hingga berbagai pembayaran non tunai.</p><p>ternyata hal tersebut membuat orang lupa, bahwa disamping mudah ternyata ada oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan teknologi tersebut untuk mencari keuntungan.</p><p>di link tersebut, ada 7 jenis penipuan yang umumnya terjadi di msin ATM, kita harus waspada karena kejahatan tersebut sangat tidak beretika, dan membuat nama baik teknologi informasi sedikit tercemar.</p><p>untuk itu, kita harus selalu waspada terhadap segala kemungkinan kejahatan terkait etika profesi dan teknologi infomasi.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://www.bankbsi.co.id/news-update/info-nasabah/7-jenis-penipuan-atm-yang-harus-diwaspadai-dan-tips-menghindarinya" />
         <pubDate>2025-06-16 00:27:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3490907863</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Haruna</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3491607783</link>
         <description><![CDATA[<p>20231200024</p><p>Berikut lanjutan artikel tentang kode etik di bidang teknologi informasi:</p><p><em>Kode Etik Teknologi Informasi: Panduan untuk Berperilaku yang Baik</em></p><p>Dalam era digital ini, teknologi informasi telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Namun, dengan kemajuan teknologi juga datang tantangan baru dalam hal etika dan moral. Oleh karena itu, penting untuk memiliki kode etik yang jelas dan dipahami oleh semua pihak yang terlibat dalam bidang teknologi informasi.</p><p><em>Prinsip-Prinsip Kode Etik Teknologi Informasi</em></p><p>Berikut beberapa prinsip kode etik teknologi informasi yang perlu dipahami:</p><p>1. <em>Menghormati Privasi</em>: Menghormati privasi individu dan organisasi adalah prinsip penting dalam kode etik teknologi informasi. Ini berarti tidak mengakses atau membagikan informasi pribadi tanpa izin.</p><p>2. <em>Menggunakan Teknologi dengan Bertanggung Jawab</em>: Menggunakan teknologi dengan bertanggung jawab berarti tidak menggunakan teknologi untuk melakukan kejahatan atau merugikan orang lain.</p><p>3. <em>Menghormati Hak Cipta</em>: Menghormati hak cipta berarti tidak menggunakan atau membagikan materi yang dilindungi hak cipta tanpa izin.</p><p>4. <em>Menggunakan Informasi dengan Akurat</em>: Menggunakan informasi dengan akurat berarti tidak menyebarkan informasi yang salah atau menyesatkan.</p><p><em>Manfaat Kode Etik Teknologi Informasi</em></p><p>Dengan memiliki kode etik teknologi informasi yang jelas dan dipahami, kita dapat:</p><p>1. <em>Meningkatkan Kepercayaan</em>: Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap teknologi informasi dan organisasi yang menggunakan teknologi informasi.</p><p>2. <em>Mengurangi Risiko</em>: Mengurangi risiko keamanan dan kerugian yang dapat disebabkan oleh pelanggaran kode etik.</p><p>3. <em>Meningkatkan Produktivitas</em>: Meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam menggunakan teknologi informasi.</p><p>Dengan memahami dan mengikuti kode etik teknologi informasi, kita dapat menggunakan teknologi informasi dengan lebih baik dan bertanggung jawab.Berikut lanjutan artikel tentang kode etik di bidang teknologi informasi:  *Kode Etik Teknologi Informasi: Panduan untuk Berperilaku yang Baik*  Dalam era digital ini, teknologi informasi telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Namun, dengan kemajuan teknologi juga datang tantangan baru dalam hal etika dan moral. Oleh karena itu, penting untuk memiliki kode etik yang jelas dan dipahami oleh semua pihak yang terlibat dalam bidang teknologi informasi.  *Prinsip-Prinsip Kode Etik Teknologi Informasi*  Berikut beberapa prinsip kode etik teknologi informasi yang perlu dipahami:  1. *Menghormati Privasi*: Menghormati privasi individu dan organisasi adalah prinsip penting dalam kode etik teknologi informasi. Ini berarti tidak mengakses atau membagikan informasi pribadi tanpa izin. 2. *Menggunakan Teknologi dengan Bertanggung Jawab*: Menggunakan teknologi dengan bertanggung jawab berarti tidak menggunakan teknologi untuk melakukan kejahatan atau merugikan orang lain. 3. *Menghormati Hak Cipta*: Menghormati hak cipta berarti tidak menggunakan atau membagikan materi yang dilindungi hak cipta tanpa izin. 4. *Menggunakan Informasi dengan Akurat*: Menggunakan informasi dengan akurat berarti tidak menyebarkan informasi yang salah atau menyesatkan.  *Manfaat Kode Etik Teknologi Informasi*  Dengan memiliki kode etik teknologi informasi yang jelas dan dipahami, kita dapat:  1. *Meningkatkan Kepercayaan*: Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap teknologi informasi dan organisasi yang menggunakan teknologi informasi. 2. *Mengurangi Risiko*: Mengurangi risiko keamanan dan kerugian yang dapat disebabkan oleh pelanggaran kode etik. 3. *Meningkatkan Produktivitas*: Meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam menggunakan teknologi informasi.  Dengan memahami dan mengikuti kode etik teknologi informasi, kita dapat menggunakan teknologi informasi dengan lebih baik dan bertanggung jawab.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-06-16 08:19:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3491607783</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mohamad Haris 2022120018</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3497810107</link>
         <description><![CDATA[<p>Pelanggaran dan kejahatan teknologi informasi</p><p><strong>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Data Forgery</strong><br>Kejahatan jenis ini dilakukan dengan tujuan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang ada di internet. Dokumen-dokumen ini biasanya dimiliki oleh institusi atau lembaga yang memiliki situs berbasis web database.</p><p><br><strong>Contoh Kasus :</strong><br>Data Forgery Pada E-Banking BCA<br>Dunia perbankan melalui Internet (e-banking) Indonesia, dikejutkan oleh ulah seseorang bernama Steven Haryanto, seorang hacker dan jurnalis pada majalah Master Web. Lelaki asal Bandung ini dengan sengaja membuat situs asli tapi palsu layanan Internet banking Bank Central Asia, (BCA). Steven membeli domain-domain dengan nama mirip <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.klikbca.com">www.klikbca.com</a> (situs asli Internet banking BCA), yaitu domain <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.klik-bca.com">www.klik-bca.com</a>,<a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.kilkbca.com">www.kilkbca.com</a>, <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.clikbca.com">www.clikbca.com</a>, <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.klickca.com">www.klickca.com</a>. Dan <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.klikbac.com">www.klikbac.com</a>. Isi situs-situs plesetan inipun nyaris sama, kecuali tidak adanya security untuk bertransaksi dan adanya formulir akses (login form) palsu. Jika nasabah BCA salah mengetik situs BCA asli maka nasabah tersebut masuk perangkap situs plesetan yang dibuat oleh Steven sehingga identitas pengguna (user id) dan nomor identitas personal (PIN) dapat di ketahuinya.<br><br><strong>Undang-Undang :</strong><br>Pasal 23 (2): Pemilikan dan penggunaan nama domain sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) wajib didasarkan pada itikad baik, tidak melanggar prinsip persaingan usaha secara sehat, dan tidak melanggar hak orang lain. (Tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) hanya dapat dituntut atas pengaduan dari orang yang terkena tindak pidana) ( Pidana enam bulan atau denda Rp 100 juta)<br><br>Pasal 27 (2): Setiap orang dilarang menggunakan dan atau mengakses komputer dan atau sistem elektronik dengan cara apapun tanpa hak, untuk memperoleh, mengubah, merusak, atau menghilangkan informasi milik pemerintah yang karena statusnya harus dirahasiakan atau dilindungi.( Pidana 20 tahun dan denda Rp 10 miliar).<br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://etikaprofdevelop.blogspot.com/2018/01/contoh-pelanggaran-teknologi-informasi.html?utm_source=chatgpt.com" />
         <pubDate>2025-06-21 18:07:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erlinsetyawork/jrvsawh3nnkuectn/wish/3497810107</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
