<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Cerita Fantasi by Dara Agata</title>
      <link>https://padlet.com/daraagata22/ceritafantasiVII</link>
      <description>Struktur dan Aspek Kebahasaan Cerita Fantasi</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-10-26 04:46:53 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2026-02-26 12:45:12 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f430.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Struktur Cerita Fantasi</title>
         <author>daraagata22</author>
         <link>https://padlet.com/daraagata22/ceritafantasiVII/wish/2356739015</link>
         <description><![CDATA[<div>1.<strong>&nbsp;Orientasi</strong></div><div>Orientasi merupakan tahap pengenalan dalam cerita. Dimulai dari tema, tokoh, dan alur. Karakter tokoh biasanya juga akan diceritakan pada bagian orientasi. Kalau melihat contoh teks cerita fantasi di atas, maka orientasinya terdapat pada paragraf berikut:</div><div><em>“Alkisah, ada seorang janda yang tidak mempunyai anak bernama Mbok Srini. Saat pergi ke hutan, ia didatangi raksasa yang memberinya biji timun. Raksasa tersebut mengatakan kalau ia akan mempunyai anak lewat biji timun tersebut.</em></div><div><em>Mbok Srini pulang dan menanam biji timun itu. Setelah beberapa waktu, tanaman timunnya hanya berbuah satu, warnanya emas. Ia membelah buah tersebut dan kaget karena isinya bayi perempuan. Anak itu diberi nama Timun Mas.”</em></div><div>&nbsp;</div><div><strong>2. Komplikasi</strong></div><div>Pada bagian komplikasi, cerita fantasi akan berisi konflik yang sedang dihadapi oleh karakter. Konflik atau komplikasi yang muncul menjadi inti dari jalannya cerita fantasi.&nbsp; Jadi, komplikasi yang disajikan dari contoh teks fantasi “Timun Mas” yaitu:</div><div>“<em>Singkat cerita, Timun Mas sudah dewasa. Suatu malam, Mbok Srini bermimpi didatangi raksasa. Raksasa tersebut akan menjemput Timun Mas seminggu lagi. Mbok Srini takut, lalu menemui petapa sakti. Petapa itu memberikan empat bungkusan kecil, berisi biji timun, jarum, garam, dan terasi.”</em></div><div>&nbsp;</div><div><strong>3. Klimaks<br></strong>Pada bagian klimak,&nbsp; cerita fantasi berisi kejadian/ peristiwa yang mulai memanas (puncak). contoh cerita fantasi pada klimaks :<strong><br>"T</strong><em>ernyata mimpi Mbok Srini terwujud. Raksasa tersebut datang dan mau menjemput Timun Mas di rumah Mbok Srini sesuai dengan janji yang telah di sepakati."<br></em><strong><br>4. Resolusi</strong></div><div><em>Nah</em>, setelah melewati klimaks, dalam teks cerita fantasi akan disajikan jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi karakter. Tahap inilah yang disebut dengan resolusi. Dalam tahap ini juga permasalahan mulai mereda, sehingga pembaca akan mulai bertanya-tanya bagaimana nasib dari karakter di akhir cerita. Dari contoh di atas, maka resolusinya adalah:</div><div><em>“Pada hari yang ditentukan, Mbok Srini meminta Timun Mas pergi. Raksasa pun mengejarnya. Timun Mas membuka bungkusan pertama, seketika sekelilingnya menjadi ladang timun dan menghambat sang Raksasa. Begitu akan tertangkap lagi, Timun Mas membuka bungkusan kedua. Dalam sekejap, sekelilingnya menjadi rerimbunan pohon bambu yang runcing. Raksasa terus mengejar meski terluka. Timun Mas membuka bungkusan ketiga. Daerah sekitarnya menjadi lautan luas. Namun, raksasa itu bisa melewatinya. Dengan ketakutan, Timun Mas melempar bungkusan terakhir. Sekelilingnya berubah menjadi lautan lumpur yang mendidih. Raksasa pun tercebur dan tewas.”</em></div><div>&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 06:17:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/daraagata22/ceritafantasiVII/wish/2356739015</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aspek Kebahasaan Cerita Fantasi</title>
         <author>daraagata22</author>
         <link>https://padlet.com/daraagata22/ceritafantasiVII/wish/2356744711</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>1. Kalimat Langsung</strong><br>- kalimat yang merupakan kutipan dari hal yang dikatakan oleh tokoh cerita.<br>- bisa berupa pernyataan, pertanyaan, perintah, seruan, dan sebagainya.<br>contoh: <em>"Morita!" panggil nenek Rumi.<br></em><br><strong>2. Kalimat Tidak Langsung</strong><br>- kalimat yang merupakan ucapan tidak langsung dari seseorang (tokoh cerita).<br>contoh: <em>Nenek Rumi memanggil Morita.</em></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 06:22:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/daraagata22/ceritafantasiVII/wish/2356744711</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
