<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Perlawanan rakyat Kalimantan by Rina Amanda Laila Sari</title>
      <link>https://padlet.com/rinaamanda0706/jg152vjdsxu7zwwy</link>
      <description>Ringkasan perjuangan: Perjuangan berlangsung tahun 1859 melawan Belanda dan dipimpin oleh Sultan Hidayatullah II dan Pangeran Antasari di Kesultanan Banjar yang mencakup Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-09-07 02:03:07 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-09-07 03:38:01 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Sekilas pandang perlawanan rakyat Kalimantan</title>
         <author>rinaamanda0706</author>
         <link>https://padlet.com/rinaamanda0706/jg152vjdsxu7zwwy/wish/2285738576</link>
         <description><![CDATA[<div>Perlawanan Rakyat Kalimantan di Masa Perjuangan Lengkap<br>Jakarta - Pulau Kalimantan pernah menjadi medan perang melawan penjajah. Peristiwa ini pun dikenal dengan nama perlawanan rakyat Kalimantan terhadap Belanda dan kemudian Jepang.<br>Peristiwa ini tepatnya terjadi di kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Akibat perlawanan terhadap penjajah, ada banyak nyawa yang berguguran.<br><br>Baca juga:<br>Sejenak Mampir di Taman Digulis Pontianak<br>Nah, seperti apa perlawanan rakyat Kalimantan?<br><br>Ringkasan Perjuangan Perlawanan Rakyat Kalimantan<br>Dikutip dari buku 'Sejarah' terbitan Grasindo, perlawanan rakyat Kalimantan berlangsung hampir selama setengah abad. Jenis perlawanannya pun terbagi menjadi dua corak, yakni ofensif (menyerang) dan defensif (bertahan).<br><br>Pertempuran ini berlangsung pada tahun 1859 karena Belanda ikut campur tangan terhadap pengangkatan raja di Kerajaan Banjarmasin. Hal ini pun ditentang oleh masyarakat dan juga bangsawan hingga menyebabkan perselisihan.<br><br>Diketahui, Belanda mengangkat pangeran Tamjidillah menjadi seorang sultan. Padahal, di sisi lain ada pangeran Hidayat yang dinilai lebih berhak namun hanya ditunjuk sebagai Mangkubumi sehingga memicu kemarahan rakyat untuk menyerang.<br><br>Tokoh Perlawanan Rakyat Kalimantan<br>Perlawanan rakyat Kalimantan melawan Belanda dipimpin oleh pangeran Antasari. Ia memimpin pasukan rakyat untuk mengepung benteng Belanda di Martapura dan juga Pangaron.<br><br>Kemudian, ada juga Kyai Demang Loman dan pengikutnya yang bergerak di sekitar Riam Kiwa dan mengancam benteng Belanda. Sementara di pos Belanda Istana Martapura, Haji Nasrun juga melakukan penyerangan.<br><br>Pada bulan Agustus 1859, tiga tokoh setempat, Haji Buyasin, Kyai Lang Lang, dan Kyai Demang Loman bersama-sama menyerang benteng Belanda di Tabanio. Sedangkan, pangeran Hidayat tetap mengadakan perlawanan gerilya.<br><br>Sayang, di tahun 1862 pangeran Hidayat ditangkap oleh Belanda dan dibuang ke Cianjur. Sedangkan Pangeran Antasari diketahui meninggal dunia di tahun yang sama.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-07 03:32:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rinaamanda0706/jg152vjdsxu7zwwy/wish/2285738576</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Latar belakang perlawanan rakyat Kalimantan </title>
         <author>rinaamanda0706</author>
         <link>https://padlet.com/rinaamanda0706/jg152vjdsxu7zwwy/wish/2285740021</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>akibat terjadi kericuan pergantian takhta Kerajaan Banjar setelah wafatnya Sultan Adam tahun 1857</strong>. Dalam hal ini Belanda mengangkat Pangeran Tamjidillah sebagai Sultan Banjar. Rakyat tidak mau menerima sebab Pangeran Hidayat yang lebih berhak dan lebih disenangi rakyat.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-07 03:34:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rinaamanda0706/jg152vjdsxu7zwwy/wish/2285740021</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jalannya perlawanan rakyat Kalimantan</title>
         <author>rinaamanda0706</author>
         <link>https://padlet.com/rinaamanda0706/jg152vjdsxu7zwwy/wish/2285742236</link>
         <description><![CDATA[<div>Perlawanan ini dipimpin oleh Sultan Hidayatullah II dan Pangeran Antasari, dimulai pada tahun 1859. Perlawanan ini sering disebut dengan Perang Banjar atau Perang Kalimantan Selatan. Perang ini terjadi di Kesultanan Banjar yang meliputi wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-07 03:36:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rinaamanda0706/jg152vjdsxu7zwwy/wish/2285742236</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Akhirnya perlawanan</title>
         <author>rinaamanda0706</author>
         <link>https://padlet.com/rinaamanda0706/jg152vjdsxu7zwwy/wish/2285743528</link>
         <description><![CDATA[<div>Pangeran Antasari meninggal pada Oktober 1862 dan menitipkan pesan kepada para pengikutnya untuk terus berjuang hingga titik darah penghabisan. Perang Banjar berakhir pada tahun 1906 yang ditandai dengan kekalahan Pangeran Antasari dan Kesultanan Banjar</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-07 03:38:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rinaamanda0706/jg152vjdsxu7zwwy/wish/2285743528</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
