<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>My news project by Putri Anggra</title>
      <link>https://padlet.com/chiprutt1610/jcfjzbzqqmlnuz2s</link>
      <description>Pemberdayaan</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-01-30 08:18:54 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2026-02-12 04:05:30 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>chiprutt1610</author>
         <link>https://padlet.com/chiprutt1610/jcfjzbzqqmlnuz2s/wish/2019728134</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>1. Pengertian</strong><br>&nbsp; &nbsp; <strong>Pemberdayaan</strong> adalah upaya untuk membangun daya itu, dengan mendorong, memotivasikan, dan membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimilikinya serta berupaya untuk mengembangkannya. Kedua, memperkuat potensi atau daya yang dimiliki masyarakat (empowering).<br><br><strong>2. Ciri-ciri</strong></div><ul><li><strong>Community Organization</strong><br>Community Organization merupakan adanya sebuah organisasi seperti PKK, dewan ekologi, organisasi pemuda, dan lainnya memiliki potensi untuk digunakan sebagai mitra dalam upaya memperkuat komunitas.</li><li><strong>Community Leader</strong><br>Community Leader merupakan adanya seorang petugas kesehatan pertama-tama membahas ini atau para pemimpin itu. Contoh Camat, kepala adat, lurah, ustad, dan lain-lainnya.</li><li><strong>Community Fund</strong><br>Community Fund merupakan adanya sebuah dana sehat atau Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM) dikembangkan dengan prinsip saling mendukung sebagai salah satu sebuah prinsip dalam penguatan terhadap kalangan masyarakat.</li><li><strong>Community Knowledge</strong><br>Community Knowledge merupakan adanya sebuah pemberdayaan bertujuan untuk meningkatkan dalam suatu pengetahuan masyarakat yakni dalam melalui berbagai pendidikan kesehatan menggunakan pendekatan pendidikan kesehatan masyarakat.</li><li><strong>Community Material</strong><br>Community Material merupakan dalam setiap daerah mempunyai sebuah potensi sendiri yang bisa digunakan sebagai memfasilitasi dalam suatu perawatan kesehatan. Contohnya dalam desa-desa di dekat pasir mempunyai suatu opsi jalan-jalan kebun untuk memfasilitasi akses ke pusat kesehatan.</li><li><strong>Community Technology</strong><br>Community Technology merupakan dengan adanya sebuah teknologi sederhana di komunitas, program kesehatan seperti penyaringan air atau pasir dapat dikembangkan.</li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-01-30 08:49:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chiprutt1610/jcfjzbzqqmlnuz2s/wish/2019728134</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>chiprutt1610</author>
         <link>https://padlet.com/chiprutt1610/jcfjzbzqqmlnuz2s/wish/2019730582</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>3. Prinsip-prinsip</strong><br>&nbsp; &nbsp; <strong>a. Prinsip Kesetaraan</strong></div><div>Prinsip utama yang perlu dipertimbangkan dengan sebuah proses dalam pemberdayaan masyarakat adalah kesetaraan atau kesetaraan posisi antara lembaga dengan kalangan masyarakat yang menerapkan program pemberdayaan masyarakat, pria dan wanita.</div><div>Dinamika yang dibangun ialah terhadap sebuah hubungan dalam adanya suatu kesetaraan dengan mengembangkan dengan berbagai mekanisme dalam pengetahuan, pengalaman dan keahlian. Setiap orang dapat memahami kekuatan dan kelemahan mereka sehingga proses pembelajaran berjalan beriringan.<br><br></div><div><strong>b. Partisipasi</strong></div><div>Program dalam pemberdayaan yang bisa merangsang kemandirian masyarakat adalah program yang melibatkan partisipasi yang direncanakan, dilaksanakan, dipantau dan dinilai secara publik. Untuk mencapai tingkat ini, bagaimanapun, waktu dan proses dukungan diperlukan untuk mendukung guru yang berkomitmen pada masyarakat.<br><br></div><div><strong>c. Berkelanjutan</strong></div><div>Program pemberdayaan harus dirancang secara berkelanjutan, bahkan jika peran moderator didominasi publik. Tapi para asisten perlahan dan pasti berkurang, tetapi akhirnya dihilangkan, karena dalam kalangan masyarakat dapat mengatur kegiatan mereka sendiri.<br><br></div><div><strong>d. Keswadayaan atau kemandirian</strong></div><div>Prinsip diri adalah untuk mencapai dan memprioritaskan keterampilan orang daripada bantuan orang lain. Konsep ini tidak menilai orang miskin sebagai objek yang (tidak) tidak memiliki kemampuan, tetapi sebagai subjek cacat (semakin sedikit).<br><br><strong>4.Strategi</strong> <br> - Metode Pendekatan yang Sesuai<br>&gt; pendekatan teknorat (<em>top down</em>) yaitu perencanaan kebutuhan untuk mengatasi masalah komunitas disimpulkan berdasarkan data dan hasil pengamatan dari pengamat profesional. Di sini, komunitas hanya berperan sebagai penonton.<br><br></div><div>&gt; pendekatan partisipatif (<em>bottom up</em>) yaitu dalam setiap perencanaan melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat.</div><div>Dalam hal ini, komunitas sebagai subyek pembangunan berhak memberikan aspirasi dalam penyusunan rencana pembangunan.<br><br></div><div>- Komunikasi yang Baik</div><div>Dalam proses pemberdayaan diperlukan satu pemahaman yang sama, dari setiap anggota komunitas dengan agen pemberdaya.</div><div>Kesepakatan pemahaman akan tercipta ketika komunikasi berjalan dengan baik. Komunikasi dikatakan berhasil jika lawan bicara menangkap pesan atau menafsirkan yang sama dengan pemberi pesan.<br><br></div><div>- Pendampingan Berkelanjutan</div><div>Pendampingan harus dilakukan secara berkelanjutan, hal ini bukan berarti membuat komunitas menjadi tidak mandiri. Namun, justru untuk memastikan bahwa kegiatan pemberdayaan tetap berjalan sesuai tujuan.</div><div>Pendampingan tersebut dapat berupa fasilitasi, penguatan, perlindungan, dan pendukungan.<br><br></div><div>- Berfokus pada Masyarakat</div><div>Untuk menghindari pemberdayaan yang tidak tepat sasaran, maka perlu diterapkan konsep demokrasi.</div><div>Pemberdayaan harus berangkat dari komunitas, dilakukan oleh komunitas, dan untuk kepentingan serta kebutuhan komunitas tersebut.<br><br></div><div>- Membangun <em>Networking</em></div><div>Untuk mendukung keberlanjutan kegiatan pemberdayaan, maka komunitas harus mengetahui cara yang baik dalam membangun <em>networking</em>.</div><div>Agen pemberdayaan harus dapat mengarahkan komunitas memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada, untuk kemudian mampu membangun <em>networking</em> tersebut.<br><br></div><div>- Kompetensi Agen Pemberdayaan</div><div>Pemberdayaan komunitas berarti proses membangun manusia dengan meningkatkan mutu hidup.</div><div>Oleh karena itu, agen pemberdayaan harus memiliki kompetensi yang dapat mendorong komunitas untuk mau serta mampu berubah ke arah yang lebih baik. Perubahan harus sesuai dengan potensi dan kebutuhan dari komunitas tersebut.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-01-30 08:55:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chiprutt1610/jcfjzbzqqmlnuz2s/wish/2019730582</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>chiprutt1610</author>
         <link>https://padlet.com/chiprutt1610/jcfjzbzqqmlnuz2s/wish/2019730954</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Putri Anggraeni<br>Kelas : 12 IPS 1<br>Absen : 26</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-01-30 08:56:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chiprutt1610/jcfjzbzqqmlnuz2s/wish/2019730954</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
