<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Kelompok 7 by MUHAMMAD GILANG BAIHAQI</title>
      <link>https://padlet.com/19313156/kelompok7</link>
      <description>Made with whimsy</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-10-01 12:51:56 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-08-31 16:45:05 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f311.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Hallo</title>
         <author>19313156</author>
         <link>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785431128</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-02 03:10:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785431128</guid>
      </item>
      <item>
         <title>https://journal.uii.ac.id/JEI/article/download/2551/2339</title>
         <author>19313149</author>
         <link>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785435851</link>
         <description><![CDATA[<div>link jurnal ya</div>]]></description>
         <enclosure url="https://journal.uii.ac.id/JEI/article/download/2551/2339" />
         <pubDate>2021-10-02 03:15:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785435851</guid>
      </item>
      <item>
         <title>anggun</title>
         <author>19313163</author>
         <link>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785436655</link>
         <description><![CDATA[<div>1. dampak krisis ekonomi terhadap kinerja keuangan dan perbankan dalam sistem keuangan di Indonesia ?<br><br>dampak langsung krisis keuangan bagi Indonesia adalah kerugian beberapa perusahaan di Indonesia yang berinvestasi di institusi2 keuangan Amerika Serikat. sedangkan dampak tidak langsung dari krisis adalah turunnya likuiditas, melonjaknya tingkat suku bunga, turunnya harga komoditas, melemahnya nilai tukar rupiah, dan melemahnya pertumbuhan sumber dana. Selain itu, menurunnya tingkat kepercayaan konsumen, investor, dan pasar terhadap berbagai institusi keuangan yang menyebabkan melemahnya pasar modal.&nbsp;<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-02 03:16:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785436655</guid>
      </item>
      <item>
         <title>referensi lain</title>
         <author>19313163</author>
         <link>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785439194</link>
         <description><![CDATA[<div>https://www.bappenas.go.id/files/4413/5027/4149/ringkasan-eksekutifhandbook-2009060509__20090518105300__0.pdf</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.bappenas.go.id/files/4413/5027/4149/ringkasan-eksekutifhandbook-2009060509__20090518105300__0.pdf" />
         <pubDate>2021-10-02 03:19:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785439194</guid>
      </item>
      <item>
         <title>soal no 2</title>
         <author>19313163</author>
         <link>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785439947</link>
         <description><![CDATA[<div>2. bagaimana dengan dampak krisis ekonomi terhadap kinerja keuangan dan perbankan islam?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-02 03:20:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785439947</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>19313164</author>
         <link>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785444969</link>
         <description><![CDATA[<div>https://media.neliti.com/media/publications/332910-analisis-perbandingan-kinerja-keuangan-p-432dca44.pdf</div>]]></description>
         <enclosure url="https://media.neliti.com/media/publications/332910-analisis-perbandingan-kinerja-keuangan-p-432dca44.pdf" />
         <pubDate>2021-10-02 03:27:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785444969</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tambahan no 1</title>
         <author>19313149</author>
         <link>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785448761</link>
         <description><![CDATA[<div>Krisis keuangan juga mengurangi pasokan likuditas sektor keuangan karena bangkrutnya beberapa institusi keuangan global khususnya bank-bank investasi yang berpengaruh pada aliran kas perusahaan-perusahaan di Indonesia. Keadaan ini menyebabkan naiknya tingkat suku bunga dan turunnya pendanaan ke pasar modal dan perbankan global.&nbsp;<br>Sebenarnya turunnya nilai rupiah ini bisa meningkatkan nilai ekspor, namun krisis keuangan menyebabkan turunnya permintaan komoditas dari luar negeri. &nbsp;<br>Turunnya ekspor mengurangi pendapatan negara sehingga jika tidak diimbangi dengan turunnya pengeluaran dollar melalui penurunan tingkat impor akan menyebabkan defisit perdagangan. Defisit perdagangan mempersulit modal masuk seiring dengan keringnya likuiditas pasar keuangan global. Selain itu, kenaikan impor di saat pasar ekspor stagnan akan menekan kenaikan cadangan devisa dan berarti akan memunculkan ekspektasi gejolak depresiasi rupiah. Juga, kemerosotan akan mengacaukan dan menurunkan produksi dalam negeri yang juga berakibat pengurangan pekerja atau peningkatan pengangguran.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-02 03:31:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785448761</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>19313156</author>
         <link>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785449679</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1376609111/a6c26b80392a5b5643a1ad7323bf1c47/3215_Article_Text_6317_1_10_20140423.pdf" />
         <pubDate>2021-10-02 03:33:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785449679</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jurnal UMY</title>
         <author>19313135</author>
         <link>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785458288</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="http://repository.umy.ac.id/bitstream/handle/123456789/23690/ABSTRAK.pdf?sequence=1" />
         <pubDate>2021-10-02 03:44:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785458288</guid>
      </item>
      <item>
         <title>No 2</title>
         <author>19313149</author>
         <link>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785463682</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp;Kondisi bank syariah dalam krisis keuangan global yang ditunjukan dalam perkembangan dari tahun 2005 sampai 2009 menunjukkan adanya kenaikan pada tingkat imbalan/fee/bonus/bagi hasil di akhir tahun 2008. Seiring dengan kenaikan tingkat imbalan/fee/bonus/bagi hasil, tingkat penyaluran pembiayaan semakin tinggi namun masih dalam batas yang aman&nbsp;<br><br>&nbsp;tingkat margin dan bagi hasil bank syariah tidak terpengaruh langsung dengan adanya kenaikan BI rate karena tidak akan berubah selama waktu kontrak belum selesai dan untuk mengubahnya harus melalui kontrak baru yang disepakati kedua belah pihak.&nbsp;<br><br>tingkat pendapatan bank syariah yang diperoleh berkurang. Secara umum kenaikan pendapatan bank syairah lebih tinggi dibandingkan dengan bank konvensional. Sebaliknya, nilai pendapatan dibandingkan aset menunjukkan bank konvensional lebih tinggi.&nbsp;<br><br>&nbsp;Tingkat kemampuan nasabah membayar kewajiban yang diperlihat dari NPF dalam kondisi krisis menunjukkan penurunan di bank syariah, artinya tingkat resiko pinjaman/pembiayaan bermasalah di bank syariah menurun di saat krisis keuangan. Di saat yang sama jumlah FDR bank syariah meningkat. Hal ini menindikasikan bahwa di saat krisis pembiayaan bank syariah lebih murah dibandingkan dengan bank konvensional.&nbsp;<br><br>disimpulkan bahwa sistem perbankan syariah lebih stabil dibandingkan dengan bank konvensional dalam menghadapi krisis keuangan global. Sistem keuangan syariah yang tidak mengenal bunga menjadikan bank syariah mampu bertahan dari fluktuasi tingkat bunga yang disebabkan oleh turunnya nilai rupiah yang disebabkan langkanya dolar di pasar. Selain itu, kinerja keuangan bank syariah dibandingkan dengan bank konvensional menunjukkan kondisi keuangan yang konsisten dan efisien.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-02 03:50:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785463682</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tambahan no. 2</title>
         <author>19313156</author>
         <link>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785469339</link>
         <description><![CDATA[<div>Di sisi keuangan negara, realisasi APBN Tahun 2008 banyak dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi global, antara lain tingginya harga komoditi khususnya minyak bumi dan gas alam (migas) serta krisis finansial global yang mendorong depresiasi nilai tukar rupiah terhadap mata uang US dollar. Di tengah-tengah krisis ekonomi dunia, pertumbuhan kredit perbankan nasional meningkat pesat. Sampai dengan Desember 2008 kredit tumbuh mencapai 30,7 persen. Selain melalui sistem konvensional, pembiayaan melalui perbankan syariah juga terus meningkat. Pembiayaan melalui perbankan syariah tumbuh sebesar 36,5 persen.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-02 03:57:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785469339</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pendukung nomor 2 xixi (PLS)</title>
         <author>19313135</author>
         <link>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785471089</link>
         <description><![CDATA[<div>Perbankan syariah memakai metode profit-loss sharing atau sama seperti pelarangan bunga terhadap perekonomian dan kesejahteraan, pengaruh pelarangan bunga yaitu sebagai berikut:<br><br></div><div>a. Adaptif terhadap shock<br>Kondisi bisnis dan kondisi keuangan baik secara mikro maupun makro menjadi lebih stabil dan lebih adaptif terhadap shock. Dengan sistem profit-loss sharing, apabila terjadi shock yang menyebabkan kegagalan dalam aktivitas ekonomi dan bisnis, yang akan menanggung resiko tersebut tidak hanya pelaku bisnis, namun juga investor atau pemilik modal. Sehingga dapat meminimalisir gap likuiditas yang dimiliki oleh pihak pelaku bisnis dan likuiditas yang dimiliki oleh investor.<br><br></div><div>b. Tumbuh seiring pemulihan ekonomi<br>Pada kondisi krisis keuangan, dengan tumbuhnya perekonomian yang pada sektor rill, tentunya kan mempengaruhi kondisi makro secara menyeluruh baik yang terkait dengan tingkat konsumsi agregat, tingkat tabungan agregat, inflasi maupun di pasar tenaga kerja.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-02 03:59:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785471089</guid>
      </item>
      <item>
         <title>tambahan no 2</title>
         <author>19313163</author>
         <link>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785472443</link>
         <description><![CDATA[<div>krisis keuangan menyebabkan BI meningkatkan suku bunga untuk meredam inflasi yang diakibatkan oleh turunnya nilai rupiah terhadap dollar. namun kenaikan tingkat bunga ini tidak mempengaruhi bank syariah secara langsung. sistem jual beli di bank syariah, dimana pembayaran margin didasarkan fix rate dimana ketetapan berdasarkan kontrak yang sewaktu-waktu tidak bisa berubah seperti hanya dengan bunga.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-02 04:01:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785472443</guid>
      </item>
      <item>
         <title>G Docs buat jawab ya</title>
         <author>19313149</author>
         <link>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785476741</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://docs.google.com/document/d/1ILOZnC4mDqECY3qtgHD6t_-fkcqAGH97MjpW9gcxeYo/edit?usp=sharing" />
         <pubDate>2021-10-02 04:07:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785476741</guid>
      </item>
      <item>
         <title>No 2</title>
         <author>19313164</author>
         <link>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785478916</link>
         <description><![CDATA[<div>- Dampak dari krisis keuangan mempengaruhi kondisi perbankan dengan membuat kenaikan tingkat bunga simpanan pinjaman di perbankan. Membuat tingkat rata-rata bunga bank konvesional lebih tinggi dari tingkat margin pada bank syariah. Krisis keuangan ini menyebabkan kenaikan tingkat bunga yang mempengaruhi likuiditas bank konvesional, sementara itu pada bank syariah kenaikan pada tingkat bunga tidak berpengaruh langsung karena bank syariah menggunakan sistem bagi hasil. Dengan adanya kenaikan BI rate tidak akan mempengaruhi langsung di bank syariah karena sesuai dengan kesepakatan perjanjian dikedua belah pihak.&nbsp;<br>-  Sistem perbankan syariah lebih stabil saat menghadapi krisis keuangan karena syariah tidak mengenal dengan namanya bunga menjadikan bank syariah mampu bertahan dari fluktuasi tingkat bunga yang disebabkan dari krisis keuangan tersebut.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-02 04:10:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785478916</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Guys, udah diskusinya? makasih ya teman-teman sudah meluangkan waktunya untuk diskusi Tugas Ekonomika Keuangan Islam, semoga semuanya sehat selalu :*</title>
         <author>19313163</author>
         <link>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785489581</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-02 04:24:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785489581</guid>
      </item>
      <item>
         <title>anggun</title>
         <author>19313149</author>
         <link>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785491916</link>
         <description><![CDATA[<div>1. dampak krisis ekonomi terhadap kinerja keuangan dan perbankan dalam sistem keuangan di Indonesia ?<br><br>dampak langsung krisis keuangan bagi Indonesia adalah kerugian beberapa perusahaan di Indonesia yang berinvestasi di institusi2 keuangan Amerika Serikat. sedangkan dampak tidak langsung dari krisis adalah turunnya likuiditas, melonjaknya tingkat suku bunga, turunnya harga komoditas, melemahnya nilai tukar rupiah, dan melemahnya pertumbuhan sumber dana. Selain itu, menurunnya tingkat kepercayaan konsumen, investor, dan pasar terhadap berbagai institusi keuangan yang menyebabkan melemahnya pasar modal.&nbsp;<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-02 04:26:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/19313156/kelompok7/wish/1785491916</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
