<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Read and respond [MIPA 1] by Cornel kaban</title>
      <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1</link>
      <description>Pada padlet bacalah materi literasi. pilih salah satu atau dua duanya. Anda tidak harus membaca semua, tetapi pastikan  berdasarkan bacaan tersebut anda : :
1. dapat menuliskan 10 pernyataan tentang sejarah Indonesia [ lihat contoh yang sudah ada pada padlet]
2. dapat membuat pertanyaan yang dimulai dari mengapa, bagaimana, yang berhubungan dengan pernyataan yang anda buat. [ lihat contoh yang sudah ada pada padlet]
3. Pastikan menjawab salah satu pertanyaan teman kamu pada postingannya dan menanggapi [ bertanya, mendebat, mengomentari dll] 3 postingan teman.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-11-20 02:20:05 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-12-08 02:40:44 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4d1.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Reminder:</title>
         <author>cornelkaban</author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2795705969</link>
         <description><![CDATA[<p>Buatlah sebuah postingan baru yang didalamnya terhadap hal hal berikut :</p><ol><li><p>Berdasarkan bacaan diatas, tuliskan 10 pernyataan tentang sejarah Indonesia</p></li><li><p>Buatlah sebuah pertanyaan yang dimulai dari Mengapa, Bagaimana,yang berhubungan dengan pernyataan yang Anda buat.</p></li><li><p>Jawablah pertanyaan salah satu teman kamu di postingannya dan berinteraksilah minimal ke 3 postingan teman kamu. Bentuk interaksi bisa dalam bentuk bertanya, menanggapi, mendebat, dll]</p></li></ol><p><br></p><p><strong>Pastikan dalam setiap postingan dan komentar anda, memiliki identitas [untuk memudahkan penilaian, hindari anonimitas] yang jelas, maka sebaiknya log in sebelum beraktivitas,</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2022/08/30/kala-sang-merah-putih-berkibar-di-perbatasan-ri-timor-leste_169.jpeg?w=700&amp;q=90" />
         <pubDate>2023-11-20 02:20:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2795705969</guid>
      </item>
      <item>
         <title>[ Contoh 2] Devliem Setiawan Halim </title>
         <author>hisliemdev</author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2795705981</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Moh. Hatta merupakan bapak koperasi, karena telah menciptakan konsep dasar koperasi sebagai asas kekeluargaan yang disumbangkan oleh beliau.</strong></p><p><br></p><p><strong>2. Perjuangan melawan penjajah yang dilakukan oleh Ismail Marzuki sangat unik, yaitu dengan seni dengan menggambar perjuangan dan harapan bangsa Indonesia dan tidak mau bekerja sama dengan Belanda.</strong></p><p><br></p><p><strong>3. Salah seorang pahlawan yang telah menumpas golongan separatisme dari bangsa Indonesia saat era awal kemerdekaan, Jenderal Ahmad Yani yang merupakan salah satu tentara yang ulung dan telah menorehkan prestasi lewat karirnya dalam TKR saat itu yang menjadi Komandan TKR. Namun wafat pada tahun 1965 dan ditemukan jenazahnya di Lubang Buaya.</strong></p><p><br></p><p><strong>4. Menurut Kemensos RI, Sultah Hamengkubuwono IX menyatakan nasionalisme dengan ucapan sebagai berikut "Walau saya belajar budaya barat, namun pertama-tama saya adalah dan tetap orang jawa". Tidak hanya itu, kerajaan Yogyakarta yang dipimpin oleh beliau juga turut berkontribusi untuk republik dengan mendirikan TKR di Yogyakarta misalkan. Walau beliau sempat di ancam, ancaman tersebut dihadapkan dengan berani oleh beliau.</strong></p><p><br></p><p><strong>5. Tidak hanya Sultan Hamengkubuwono IX saja, namun sultan dari kerajaan Siak Sultan Syarif Kasim ll juga turut ikut berkontribusi terhadap republik dengan memberikan kekayaan yang tidak sedikit namun cukup untuk menjadi dana untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Hal inilah yang menyatakan Sultan Syarif Kasim ll digelar sebagai pahlawan Nasional Indonesia </strong></p><p><br></p><p><strong>6. Pertempuran Surabaya yang di panaskan lagi oleh arek-arek Suroboyo kerap terjadi karena negara sekutu(inggris) yang diboncengi NICA membuat para warga marah dan tidak terima. Hal ini juga sangat umum jika kita mengetahui Bung Tomo adalah sebuah Orator (pembicara) ulung yang telah membunyikan semerbak semangat perjuangan dan api perjuangan.</strong></p><p><br></p><p><strong>7. Masa awal kemerdekaan Indonesia di warnai dengan kekacauan dan agresi yang tidak berhenti oleh Belanda. Republik Indonesia harus dipertahankan dan dijaga. Maka itu, ada dua cara untuk mempertahankan kedaulatan negara Indonesia. Pertama dengan fisik yaitu menggunakan senjata api yang dapat mengakibatkan banyak jatuhnya korban dan dengan perundingan atau diplomasi antara dua pihak agar saling mendapatkan kesepakatan (namun nyatanya Indonesia rugi dalam perundingan dengan Belanda).</strong></p><p><br></p><p><br></p><p><strong>8. Sistem Presidensial digantikan dengan sistem parlementer pada tanggal 14 November 1945 dengan mendirikan kabinet yang dapat membantu perdana menteri. Awalnya Syahrir mengajukan maklumat KNIP No. 5 tanggal 11 November 1945 yang isinya bekerja secara kolektif yang dipimpin oleh perdana  menteri. Sebagai catatan, kabinet yang terbentuk pertama yaitu Kabinet Syahrir.</strong></p><p><br></p><p><strong>9. Ibu kota negara Indonesia (Jakarta) akan pindah ke Kalimantan? Hal ini ternyata juga pernah dilakukan oleh pemerintah untuk memindahkan ibu kota negara Indonesia ke Yogyakarta oleh para pemerintah saat itu karena suatu faktor terkait situasi yang tidak aman saat itu serta Yogjakarta yang dikatakan aman dan tidak adanya kekuatan sekutu sekalipun.</strong></p><p><br></p><p><strong>10. Presiden pertama Republik Indonesia yaitu Ir. Soekarno telah berkontribusi dan menjadi pahlawan Nasional Indonesia terkemuka di negara Indonesia. Karena kontribusinya dengan menjadi kepala negara pertama dan menjalankan gerakan non blok dengan negara Asia-Afrika serta pembebasan papua dari kuasa Belanda dengan mengeluarkan Trikora (Tri Komando Rakyat).</strong></p><p><br></p><p><strong>Pertanyaan!</strong></p><p><strong>1. Selama melhat berbagai pahlawan Nasional dan daerah, mereka akhirnya meninggal karena dengan rasa patriotisme dan nasionalismenya yang tinggi yang mengakibatkan mereka sangat bangga menjadi warga Indonesia dan rela mengeluarkan darahnya untuk negara Indonesia. Pertanyaannya adalah bagaimana rasa nasionalisme tumbuh atau muncul dari tokoh-tokoh pahlawan Nasional Indonesia diatas dan mengapa mereka rela wafat demi kedamaian dan kesejahteraan masyarakat Indonesia? Serta jelaskan apakah baik atau tidak kita memiliki nasionalisme </strong></p><p><strong>yang berlebih-lebihan dan mengapa?</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="https://hips.hearstapps.com/hmg-prod/images/artificial-intelligence-human-interaction-royalty-free-image-1684265800.jpg?crop=0.828xw:1.00xh;0.138xw,0&amp;resize=640:*" />
         <pubDate>2023-11-20 02:20:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2795705981</guid>
      </item>
      <item>
         <title>[ Contoh 1] Cherdes Filigon </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2795705990</link>
         <description><![CDATA[<p>Pernyataan literasi 1 </p><ol><li><p>Keadaan Indonesia di awal kemerdekaan masih belum mapan masih banyak terjadi kekacauan karena masih ada pihak asing yang tidak ingin Indonesia merdeka. </p></li><li><p>Salah satu keputusan sidang PPKI tanggal 22 Agustus 1945Salah satu keputusan sidang PPKI tanggal 22 Agustus 1945, yaitu dibentuknya PNI sebagai wadah persatuan dan Pembinaan untuk warga Indonesia berpolitik. </p></li><li><p>Awal tahun 1946 keadaan ibukota negara semakin kacau. Oleh karena itu, pemerintah memindahkan ibukota ke Yogyakarta 14 Januari 1946</p></li><li><p>Pemilihan ibukota di Yogyakarta dikarenakan terdapat markas besar tentara dan leluasa berjumpa dengan sekutu untuk menyebarkan pernyataan bahwa Indonesia telah merdeka serta masih terdapat alasan-alasan lainnya yang telah dipertimbangkan oleh pemerintah.  </p></li><li><p>Pada saat itu RIS terbagi ke dalam 7 negara bagian dan 9 satuan kenegaraan yang memisahkan masing-masing daerah. </p></li><li><p>Awal kemerdekaan,politik luar negeri untuk memperoleh Pengakuan dari negara lain atas kemerdekaan juga untuk Mencetuskan politik BEBAS AKTIF. </p></li><li><p>Kebijakan pemerintah untuk menghadapi buruknya kondisi ekonomi Indonesia dilakukan sejak Februari 1946.</p></li><li><p>Indonesia sampai dengan tahun 1950-an telah menjalankan dua sistem pemerintahan yang berbeda, yaitu sistem pemerintahan presidensial digantikan dengan sistem pemerintahan parlementer.</p></li><li><p>Pada masa demokrasi liberal pemerintahan RI dijalankan oleh suatu dewan menteri (Kabinet) yang dipimpin oleh seorang Perdana Menteri dan bertanggung jawab kepada parlemen (DPR). </p></li><li><p>Pemilu pertama kali digelar pada tahun 1955. Pemilu 1955 merupakan Pemilu yang paling bersejarah. </p></li></ol><p><br></p><p>Pertanyaan </p><p>1 . Apakah dengan adanya pemilupana,  partisipasi rakyat itu benar-benar dapat membawa perubahan untuk Indonesia?atau malahan akan terjadinya perpecahan, secara suasana pemilu adalah suasana yang sangat panas. </p>]]></description>
         <enclosure url="https://images.unsplash.com/photo-1594026200204-a25bea256816?crop=entropy&amp;cs=srgb&amp;fm=jpg&amp;ixid=M3w3ODI2fDB8MXxzZWFyY2h8MTZ8fGhpc3Rvcnl8ZW58MXx8fHwxNzAwNDQ0NTg0fDA&amp;ixlib=rb-4.0.3&amp;q=85" />
         <pubDate>2023-11-20 02:20:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2795705990</guid>
      </item>
      <item>
         <title>[Contoh 3]Marcella Leony (17)</title>
         <author>marcellaleony26_</author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2795705998</link>
         <description><![CDATA[<p>Pernyataan (10)</p><p><br>Literasi 1<br>1. Keadaan ekonomi Indonesia pada akhir kekuasaan Jepang dan pada awal berdirinya Republik Indonesia sangat kacau dan sulit. Karena Indonesia yang baru saja merdeka belum memiliki pemerintahan yang baik untuk menangani perekonomian. <br><br>2. Upaya pemerintah mengatasi masalah ekonomi salah satunya dengan membuka hubungan dagang langsung ke luar negeri dilakukan oleh pihak pemerintah maupun pihak swasta. Seperti, mengadakan kontak dagang dengan perusahaan swasta Amerika.<br><br>3. Indonesia sampai dengan tahun 1950an telah menjalankan dua sistem pemerintahan yang berbeda, yaitu sistem presidensial dan sistem parlementer. Tidak sampai satu tahun setelah kemerdekaan, sistem pemerintahan presidensial digantikan dengan sistem pemerintahan parlementer.<br>  <br>4. Pada era Demokrasi Liberal yang berlangsung dari 1950-1959 ada tujuh kabinet yang memegang pemerintahan, sehingga hampir setiap tahun terjadi pergantian kabinet. Jatuh bangunnya kabinet ini membuat program-program kabinet tidak dapat dilaksanakan sebagaimana seharusnya. <br><br>5. Ketika Indonesia kembali menjadi negara kesatuan, UUD yang digunakan sebagai landasan hukum Republik Indonesia bukan kembali UUD 1945, sebagaimana yang ditetapkan oleh PPKI pada awal kemerdekaan, namun menggunakan UUD sementara 1950.  <br><br>6. Tahun 1950-1959 merupakan masa memanasnya partai-partai politik pada <br>pemerintahan Indonesia. Di masa ini partai-partai politik terkuat mengambil kekuasaan. <br><br>7. Partai politik merupakan suatu kelompok terorganisir yang anggota-anggotanya mempunyai orientasi, nilai-nilai dan cita-cita yang sama. Tujuan dibentuknya partai politik adalah untuk memperoleh, merebut dan mempertahankan kekuasaan secara <br>konstitusional. Jadi munculnya partai politik erat kaitannya dengan kekuasaan.  <br><br>8. Partai-partai politik yang tidak memegang jabatan dalam kabinet <br>dan tidak memegang peranan penting dalam parlemen sering melakukan oposisi yang kurang sehat dan berusaha menjatuhkan partai politik yang memerintah. Makanya sering terjadi pergantian kabinet dimasa ini, Presiden Soekarno mendapatkan solusi dengan sistem demokrasi liberal menuju demokrasi terpimpin. <br><br>9. Pemilihan umum 1955 merupakan tonggak demokrasi pertama di Indonesia. <br>Keberhasilan penyelenggaraan pemilihan umum ini menandakan telah berjalannya <br>demokrasi di kalangan rakyat. Rakyat bebas menggunakan hak pilihnya untuk <br>memilih wakil-wakil yang mereka. Banyak kalangan yang menilai bahwa pemilihan umum 1955 merupakan pemilu yang paling demokratis yang dilaksanakan di Indonesia karena berdasarkan hak individu. <br><br>10. Sistem ekonomi liberal sering disebut juga sebagai sistem ekonomi pasar. sistem liberal memberi kebebasan bagi tiap individu untuk melaksanakan kegiatan ekonomi. Karena hal ini bukannya terjadi stabilitas ekonomi, tapi sebaliknya.<br><br>PERTANYAAN: </p><ol><li><p>Mengapa meskipun sistem ekonomi liberal memberikan kebebasan individu dalam kegiatan ekonomi, hal ini tidak menciptakan stabilitas ekonomi di Indonesia pada masa Demokrasi Liberal?<br><br><br> </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://images.unsplash.com/photo-1625240752293-00b16d38c512?crop=entropy&amp;cs=srgb&amp;fm=jpg&amp;ixid=M3w3ODI2fDB8MXxzZWFyY2h8NXx8dGhpbmtlcnxlbnwxfHx8fDE3MDA0Mzc4MTJ8MA&amp;ixlib=rb-4.0.3&amp;q=85" />
         <pubDate>2023-11-20 02:20:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2795705998</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Literasi 2</title>
         <author>cornelkaban</author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2795706008</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1286050688/e0569143261fbe6231c6b9e9cae3d92b/XII_Sejarah_Indonesia_KD_3_2_Final.pdf" />
         <pubDate>2023-11-20 02:20:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2795706008</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Literasi 1</title>
         <author>cornelkaban</author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2795706010</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1286050688/2c6065bc19cef758eb8df7b1090bdd85/XII_Sejarah_Indonesia_KD_3_3_final.pdf" />
         <pubDate>2023-11-20 02:20:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2795706010</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Daniel Valerian</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2796013366</link>
         <description><![CDATA[<p>PERNYATAAN :<br> 1.) Perjuangan melawan penjajah yang dilakukan oleh Ismail Marzuki dengan sangat unik yaitu dengan menggambar perjuangan dan harapan bangsa Indonesia dan tidak mau bekerja sama dengan Belanda. <br><br>2.) Keadaan Indonesia di awal kemerdekaan masih belum mapan sehingga masih banyak terjadi kekacauan karena masih ada pihak asing yang tidak ingin Indonesia merdeka. <br><br>3.) Salah satu keputusan sidang PPKI tanggal 22 Agustus 1945, yaitu dibentuknya PNI sebagai wadah persatuan dan Pembinaan untuk warga Indonesia berpolitik. <br><br>4.) Kebijakan pemerintah untuk menghadapi buruknya kondisi ekonomi Indonesia dilakukan sejak Februari 1946. <br><br>5.) Sistem ekonomi liberal sering disebut juga sebagai sistem ekonomi pasar yaitu sistem yang memberi kebebasan bagi tiap individu untuk melaksanakan kegiatan ekonomi. Karena hal ini bukannya terjadi stabilitas ekonomi, tetapi malah sebaliknya. <br><br>6.) Indonesia sampai dengan tahun 1950-an telah menjalankan dua sistem pemerintahan yang berbeda, yaitu sistem pemerintahan presidensial digantikan dengan sistem pemerintahan parlementer. <br><br>7.) Tahun 1950-1959 merupakan masa memanasnya partai-partai politik pada pemerintahan Indonesia. Di masa ini partai-partai politik terkuat mengambil kekuasaan.<br> 8.) Pemilu pertama kali digelar pada tahun 1955. Dan Pemilu 1955 merupakan Pemilu yang paling bersejarah. <br><br>9.) Pemilihan ibukota di Yogyakarta dikarenakan terdapat markas besar tentara dan leluasa berjumpa dengan sekutu untuk menyebarkan pernyataan bahwa Indonesia telah merdeka. <br><br>10.) Awal tahun 1946, keadaan ibukota negara Indonesia semakin kacau. Oleh karena itu, pemerintah memindahkan ibukota ke Yogyakarta 14 Januari 1946. <br><br>PERTANYAAN :<br> 1.) Mengapa meskipun sistem ekonomi liberal diberlakukan di Indonesia yaitu sistem ekonomi yang memberikan kebebasan individu dalam kegiatan ekonomi, tetapi hal ini bukannya menciptakan stabilitas ekonomi di Indonesia tapi malah menjadi sebaliknya, mengapa hal itu dapat terjadi?</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1717951352/b52dc658563ecefd1a18b7d93c065cb0/Sejarah.png" />
         <pubDate>2023-11-20 07:20:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2796013366</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Felicio Balamitta Putra </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2796028135</link>
         <description><![CDATA[<p>10 PERNYATAAN:</p><p><br></p><p>1) Tujuan dari Konferensi Ekonomi Februari 1946 adalah untuk memperoleh kesepakatan dalam menanggulangi masalah-masalah ekonomi yang mendesak.</p><p>2) Pelaksanaan pemilihan umum 1955 bertujuan untuk memilih wakil-wakil rakyat yang akan duduk dalam parlemen dan dewan  Konstituante.</p><p>3) Rencana Kasimo (Kasimo Plan) disusun oleh Menteri Urusan Bahan Makanan I.J.Kasimo, berupa rencana produksi tiga tahun (1948-1950) mengenai usaha swasembada pangan dengan beberapa petunjuk pelaksanaan yang praktis.</p><p>4) Inti dari Kasimo Plan adalah untuk meningkatkan kehidupan rakyat dengan meningkatkan produksi bahan pangan.</p><p>5) Pada masa awal kemerdekaan terjadi perubahan system pemerintahan dari sistem presidensial menjadi sistem parlementer</p><p>6) Seteleh Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, berbagai peristiwa ingin merebut kembali kedaulatan Indonesia oleh penjajah pun terjadi. Belanda ingin kembali menguasai Indonesia setelah Jepang dikalahkan oleh sekutu.</p><p>7) Masa Demokrasi Liberal di Indonesia memiliki ciri banyaknya partai politik yang saling berebut pengaruh untuk memegang tampuk kekuasaan. Hal tersebut membawa dampak terganggunya stabilitas nasional di berbagai bidang kehidupan.</p><p>8) Pada tanggal 18 Agustus 1945 Ir. Soekarno memimpin sidang PPKI untuk pertama kalinya  yang menghasilkan 3 keputusan penting yaitu  mengesahkan UUD 1945, Memilih Presiden dan Wakil Presiden, Membentuk Komite Nasional Indonesia. </p><p>9) Pada awalnya wilayah Indonesia dibagi 8 provinsi dan mengangkat Gubernur sebagai kepala  daerah. Gubernur-gubenrur  yang  diangkat  antara  lain Provinsi  Sumatra, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Sunda Kecil ( Nusa Tenggara), Provinsi Maluku, Provinsi Sulawesi, Provinsi Kalimantan.</p><p>10) Pada akhir Desember 1949, Berdasarkan hasil Konferensi Meja  Bundar (KMB), Indonesia berhasil mendapatkan pengakuan kedaulatan  dari Belanda. Naskah pengakuan kedaulatan ditanda tangani di dua tempat yaitu di negeri Belanda dan di Indonesia.</p><p><br></p><p>Pertanyaan Saya, Bagaimana perubahan sistem pemerintahan di Indonesia pada masa awal kemerdekaan memengaruhi stabilitas nasional dan bagaimana hal tersebut tercermin dalam masa Demokrasi Liberal?</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2056631455/40fef75231dece62dbe9b2213f61f96a/Screenshot_20231120_143602881_1.jpg" />
         <pubDate>2023-11-20 07:34:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2796028135</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Chrissa Giovanna Tanberlee</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2796429887</link>
         <description><![CDATA[<p>10 PERNYATAAN</p><p><br/></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://1.Indonesia">1.Indonesia</a> sampai dengan tahun 1950an&nbsp; menjalankan dua sistem pemerintahan yang berbeda, yaitu sistem presidensial dan sistem parlemente<br><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://2.Pemilu">2.Pemilu</a> 1955 merupakan tonggak demokrasi pertama di Indonesia. Pemilu ini. dilaksanakan untuk memilih anggota Parlemen dan anggota Konstituante. Konstituante diberi tugas untuk membentuk UUD baru menggantikan UUD sementara.<br><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://3.sistem">3.sistem</a> pemerintahan presidensial digantikan dengan sistem pemerintahan <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://parlementer.yang">parlementer.yang</a> dimana ditandai dengan pembentukan kabinet parlementer pertama pada November 1945 dengan Syahrir sebagai perdana menteri.<br><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://4.Pemilu">4.Pemilu</a> 1955 merupakan Pemilu yang paling bersejarah di Indonesea, ada banyak hal yang membuat Pemilu 1955 begitu dikenang sampai sekarang<br><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://5.Pelaksanaan">5.Pelaksanaan</a> Pemilihan Umum pertama dibagi dalam 16 daerah pemilihan yang meliputi 208 kabupaten, 2139 kecamatan dan 43.429 desa. Pemilihan umum 1955 dilaksanakan dalam 2 tahap. Tahap pertama untuk memilih anggota parlemen yang dilaksanakan pada 29 September 1955 dan tahap kedua untuk memilih anggota Dewan Konstituante<br><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://6.Warisan">6.Warisan</a> ekonomi kolonial membawa dampak perekonomian Indonesia banyak didominasi oleh perusahaan asing dan ditopang oleh kelompok etnis Cina sebagai penggerak perekonomian Indonesia<br><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://7.Mohammad">7.Mohammad</a> Hatta merupakan salah satu pemikir terhebat yang dimiliki Indonesia. Di bidang ekonomi, pemikiran dan sumbangsihnya terhadap perkembangan koperasi membuat ia dijuluki sebagai Bapak Koperasi.<br><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://8.pada">8.pada</a> tahun 1946, I Gusti Ngurah Rai menjadi tokoh sentral dalam Puputan Margarana di Kabupaten Tabanan, Bali.<br><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://9.Bung">9.Bung</a> tomo tercatat di sejarah, bahwa arek-arek Suroboyo telah berperan penting dalam mengusir penjajah dari Tanah Air. Peristiwa itu terjadi pada 10 November 1945 atau yang kemudian diabadikan menjadi Hari Pahlawan.<br><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://10.Silas">10.Silas</a> Papare (1918-1978) membentuk<br>Komite Indonesia Merdeka (KIM) sekitar sebulan setelah Indonesia merdeka.</p><p><br/></p><p>PERTANYAAN : <br>1.Mengapa Kegagalan konstituante dapat terjadi di indonesia sehingga apa yang menyebabkan kegagalan ini masih terjadi dan apa solusi yang di berikan oleh pemerintahan pada saat itu? </p><p><br/></p><p>MENJAWAB PERTANYAAN :</p><p>•menjawab pertanyaan dari jenifer </p><p><br>Peran nya seperti dari salah satu tokoh nasional seperti Soekarno dan Hatta serta tokoh-tokoh yang terlibat dalam proklamasi, penyusunan UUD 1945, dan membentuk pemerintahan yang stabil. Kolaborasi antara tokoh nasional dan daerah membentuk fondasi keutuhan negara dan bangsa, mengatasi konflik internal, serta membangun identitas nasional.Selain itu mreka memainkan peran penting dalam membentuk kebijakan pembangunan nasional, mendukung industrialisasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kerjasama antara tokoh nasional dan daerah menjadi landasan kuat bagi pembentukan negara dan bangsa Indonesia pada periode 1945-1965.</p><p><br/></p><p>MENANGGAPI PERNYATAAN </p><p>1.saya ingin menanggapi pernyataan jenifer yang no 9 mengenai  Ki Hadjar Dewantara karna memang benar peran Ki Hadjar melalui pendidikan ,sangat membantu perkembangan masyarakat dan dapat membentuk generasi yang cinta tanah air dan memiliki semangat kebangsaan.</p><p>2.menanggapi pernyataan daniel mengenai Keadaan Indonesia di awal kemerdekaan ,saya setuju dengan pernyataan nya bahwa memang keadaan saat itu masih belum mapan pada sehingga masih banyak terjadi kekacauan karena masih ada pihak asing yang tidak ingin Indonesia merdeka.Meski begitu banyak perjuangan yang di lalui masyarakat Indonesia pada saat itu. </p><p>3.menanggapi pernyataan dari kenryo untuk no 9 bahwa pada saat itu masyarakat pasti terkaget-kaget dengan adanya pemilu yang di lakukan pertama kali karna bagi mereka pemilu adalah sesuatu yang sangat urgent untuk sebuah negara. Pemilu pertama kali pasti akan sangat berpengaruh dan tentunya dikenang selama perjalanan perkembangan sebuah negara.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2163699869/5359befe3519f16b3441cb27853b718f/fe856871f8425fe0e678730d9cbc503f.jpg" />
         <pubDate>2023-11-20 13:42:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2796429887</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jenifer Agnesia </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2797096537</link>
         <description><![CDATA[<p>PERNYATAAN :</p><p><br></p><p>1. Soekarno, sebagai Presiden pertama Indonesia, memainkan peran sentral dalam memimpin perjuangan kemerdekaan dan mempertahankan keutuhan negara pada masa 1945-1965.</p><p><br></p><p>2. Moh Hatta sebagai Wakil Presiden turut berperan dalam pembentukan dasar-dasar negara yang kokoh dan memperkuat fondasi bangsa.</p><p><br></p><p>3. Sutan Sjahrir, sebagai Perdana Menteri, berkontribusi dalam merumuskan kebijakan dalam upaya menjaga stabilitas dan keutuhan negara.</p><p><br></p><p>4. Jenderal Sudirman sebagai Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia, memiliki peran strategis dalam memimpin pasukan dalam pertempuran melawan agresi militer asing.</p><p><br></p><p>5. Letnan Jenderal Ahmad Yani, sebagai Kepala Staf Angkatan Darat, turut andil dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam negeri.</p><p><br></p><p>6. Kartini, tokoh emansipasi wanita, memberikan kontribusi dalam upaya membangun kesadaran nasional dan memperkuat semangat persatuan.</p><p><br></p><p>7. Tjokroaminoto, sebagai tokoh pergerakan nasional, berjuang untuk memperkuat solidaritas bangsa dan merintis jalan menuju kemerdekaan.</p><p><br></p><p>8. Mohammad Roem, Peran-peran penting yang diikuti oleh Mohammad Roem adalah menjadi  delegasi di perjanjian  Linggarjati pada tahun 1946 dan perjanjian Renville pada tahun </p><p>1948.Pada tahun 1949, Roem dipercaya untuk menjadi pemimpin dalam  perundingan antara Dr.Jan Herman van Roijen (Belanda) dengan dirinya. Kemudian perundingan ini disebut perjanjian Roem-Roijen atau sering disebut Roem-Roiyen</p><p><br></p><p>9. Ki Hadjar Dewantara, melalui pendidikan, membantu membentuk generasi yang cinta tanah air dan memiliki semangat kebangsaan.</p><p><br></p><p>10. Bung Tomo, sebagai orator ulung, memainkan peran penting dalam menggerakkan rakyat untuk membela kemerdekaan.</p><p><br></p><p>Pertanyaan:</p><p>Bagaimana peran tokoh nasional dan daerah membentuk fondasi keutuhan negara dan bangsa Indonesia pada masa 1945-1965?</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1755291101/ff96ddc8fee34509b3cf365a958fcf46/27b13c5e349a0cc7f645513c2a1eb8cd.jpg" />
         <pubDate>2023-11-21 01:17:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2797096537</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kenryo Chandra Tan </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798091588</link>
         <description><![CDATA[<p><br></p><p>1.Republik Indonesia Serikat (RIS) lahir atas hasil konferensi Meja Bundar (KMB) yang dilaksanakan di Den Haag pada tanggal 2 November 1949.</p><p><br></p><p>2.Pada tanggal 15 Agustus 1950, setelah melalui berbagai proses, dilakukan pengesahan UUS RIS yang bersifat sementara sehingga dikenal dengan UUD'S 1950. UUD S ini disahkan oleh presiden RIS terdiri dari campuran UUD 45 dan UUD RIS. Pada tanggal 17 Agustus 1950, RIS secara resmi dibubarkan dan Indonesia kembali ke bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).</p><p><br></p><p>3.Blokade oleh Belanda ini dilakukan dengan menutup (memblokir) pintu keluar- masuk perdagangan RI terutama melalui jalur laut dan pelabuhan-pelabuhan penting. Blokade ini dilakukan mulai bulan November 1945. Adapun alasan dari pemerintah Belanda melakukan blokade ini adalah:</p><p>-Mencegah masuknya senjata dan peralatan militer ke Indonesia.</p><p>-Mencegah keluarnya hasil-hasil perkebunan milik Belanda dan milik asing lainnya.</p><p>-Mencegah melindungi bangsa Indonesia dari tindakan-tindakan yang dilakukan oleh bangsa lain.</p><p><br></p><p>4.Kabinet Wilopo juga harus menghadapi konflik 17 Oktober 1952 yang menempatkan TNI sebagai alat sipil dan munculnya masalah intern dalam TNI sendiri. Konflik semakin diperparah dengan adanya surat yang menjelekkan kebijakan Kolonel Gatot Subroto dalam usahanya memulihkan keamanan di Sulawesi Selatan</p><p><br></p><p>5.Bung Karno, begitu ia disapa, merupakan tokoh intelektual karismatik yang terlibat</p><p>dalam peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Jasa Ir. Soekarno dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia tidak perlu diragukan lagi. Soekarno adalah presiden pertama Indonesia. Ir. Soekarno menjadi proklamator kemerdekaan Indonesia bersama Mohammad Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945.</p><p><br></p><p>6.Ismail Marzuki (1914-1958). Dilahirkan di Jakarta, Ismail Marzuki berasal dari keluarga seniman. Lagu-lagu yang diciptakan Ismail Marzuki itu sangat diwarnai oleh semangat kecintaannya terhadap tanah air.</p><p><br></p><p>7.Silas Papare (1918-1978) membentuk Komite Indonesia Merdeka (KIM) hanya sekitar sebulan setelah Indonesia merdeka. Tujuan KIM yang dibentuk pada bulan September 1945 ini adalah untuk menghimpun kekuatan dan mengatur gerak langkah perjuangan dalam membela dan mempertahankan proklamasi 17 Agustus 1945.</p><p><br></p><p>8.Kontribusi Bung Hatta dalam mempertahankan kemerdekaan adalah: memimpin Delegasi Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar di Den Haag. Perjuangan Hatta dalam mempertahankan kemerdekaan melalui jalur diplomasi menyebabkan Belanda pada akhirnya mengakui kedaulatan Indonesia pada tanggal 27 Desember 1945.</p><p><br></p><p>9.Kabinet Ali Sastroamidjojo yang terbentuk pada 31 Juli 1953 merupakan kabinet ke- empat yang dibentuk selama Masa Demokrasi Liberal. Kabinet ini mendapatkan dukungan banyak partai di Parlemen, termasuk Partai Nahdlatul Ulama (NU). Kabinet ini diketuai oleh PM. Ali Sastroamijoyo dan Wakil PM. Mr. Wongsonegoro dari Partai Indonesia Raya (PIR).</p><p><br></p><p>10.Pemilu adalah sesuatu yang sangat urgent untuk sebuah negara. Apalagi Pemilu yang dilakukan pertama kali, pasti akan sangat berpengaruh dan tentunya dikenang selama perjalanan perkembangan sebuah negara.</p><p><br></p><p>Pertanyaan</p><p>1.mengapa pemilu memiliki pengaruh besar bagi negara Indonesia.dan bagaimana pemilu   dapat menjadi suatu hal yang penting di indonesia</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1283857596/c87b23cf0c2ff86cc5106f81f9b2400b/indonesia_map_logo_icon_symbol_element_vector_24485431.jpg" />
         <pubDate>2023-11-21 15:03:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798091588</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Henrico </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798654142</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Partai politik merupakan suatu kelompok terorganisir yang anggota-anggotanya </p><p>mempunyai orientasi, nilai-nilai dan cita-cita yang sama. </p><p>2. Tujuan dibentuknya partai politik adalah untuk memperoleh, merebut dan mempertahankan kekuasaan secara konstitusional</p><p>3. Sistem kepartaian yang dianut pada masa demokrasi liberal adalah multi partai.</p><p>4. Sistem multipartai adalah sebuah sistem yang terdiri atas berbagai partai politik. </p><p>5. Di Indonesia, pemilu pertama kali digelar </p><p>yaitu pada tahun 1955 dan merupakan Pemilu yang paling bersejarah di Indonesia</p><p>6. Pelaksanaan pemilihan umum 1955 bertujuan untuk memilih wakil-wakil rakyat yang akan duduk dalam parlemen dan dewan Konstituante</p><p>7. Periode antara tahun 1950-1959 dalam sejarah Indonesia disebut sebagai sistem demokrasi Parlementer yang memperlihatkan semangat belajar berdemokrasi.</p><p>8. Masa Demokrasi Liberal di Indonesia memiliki ciri banyaknya partai politik yang saling berebut pengaruh untuk memegang tampuk kekuasaan. Hal tersebut membawa dampak terganggunya stabilitas nasional di berbagai bidang </p><p>kehidupan.</p><p>9. Pada tanggal 1 Maret 1952, Presiden Soekarno Wilopo dari PNI sebagai formatur. Setelah bekerja selama dua minggu berhasil dibentuk kabinet baru di bawah pimpinan Perdana Mentari Wilopo, sehingga bernama Kabinet Wilopo. Kabinet ini mendapat dukungan dari PNI, Masyumi, dan PS</p><p>10. Dalam menjalankan tugasnya Kabinet Wilopo menghadapi krisis ekonomi, </p><p>defisit kas negara, dan meningkatnya tensi gangguan keamanan yang disebabkan pergerakan gerakan separatis yang progresif. Ketimpangan Jawa dan luar Jawa membuat terjadi gelombang ketidakpuasan di daerah yang memperparah kondisi </p><p>politik nasional.</p><p><br></p><p>PERTANYAAN:</p><p>Apakah ada perbedaan yang signifikan dalam sistem pemilu pertama di Indonesia dengan sistem pemilu yang sekarang dan bagaimana pandangan masyarakat awam terhadap proses pemilu pertama di Indonesia?</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-22 01:29:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798654142</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Chanfiko Prasetyo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798742437</link>
         <description><![CDATA[<p>Pernyataan</p><p><br/></p><p>1. Pada masa demokrasi liberal, Indonesia mengalami perkembangan politik dengan adanya kebebasan berekspresi dan kebebasan berkumpul.</p><p><br/></p><p>2. Ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan selama periode demokrasi liberal, dengan adopsi kebijakan pasar terbuka.</p><p><br/></p><p>3. Perkembangan pendidikan di Indonesia meningkat dengan dibukanya akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.</p><p><br/></p><p>4. Media massa memainkan peran penting dalam membentuk opini publik selama demokrasi liberal, menyumbang pada transparansi dan akuntabilitas pemerintah.</p><p><br/></p><p>5. Munculnya partai politik baru mencerminkan dinamika politik yang berkembang dalam sistem demokrasi liberal. </p><p><br/></p><p>6. Masyarakat Indonesia semakin terliberalisasi dengan adanya ruang untuk berbagai gagasan dan pandangan yang beragam.</p><p><br/></p><p>7.Perkembangan hukum dan keamanan menjadi fokus penting dalam menjaga stabilitas negara selama periode demokrasi liberal.</p><p><br/></p><p>8. Isu-isu hak asasi manusia menjadi perhatian utama dengan semakin terbukanya ruang untuk organisasi advokasi dan aktivis.</p><p><br/></p><p>9. Peran perempuan dalam berbagai sektor masyarakat semakin diperkuat dengan adanya kesetaraan gender yang lebih diakui.</p><p><br/></p><p>10. Meskipun demikian, tantangan korupsi tetap menjadi isu yang perlu diatasi dalam upaya membangun negara yang demokratis.</p><p><br/></p><p>Pertanyaan </p><p><br/></p><p>1. Bagaimana perkembangan hubungan internasional Indonesia selama periode demokrasi liberal dan dampaknya terhadap posisi negara di mata dunia?</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1755285594/672a28e32003209565c6c3489530407d/ae19dd40fe84b7f988dc3bdb087673a7.jpg" />
         <pubDate>2023-11-22 02:34:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798742437</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Vincensius Clemens Tjhai </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798762278</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>10 Pernyataan</strong></p><p>1.Secara politik, keadaan Indonesia pada awal kemerdekaan belum stabil, terjadi ketegangan,  kekacauan  dan  berbagai  masalah.Karena  ada  pihak  asing  yang  tidak  ingin </p><p>Indonesia  merdeka.</p><p>2.Pada tanggal 18 Agustus 1945  Ir. Soekarno memimpin Sidang PPKI untuk pertama kalinya  dan menghasilkan 3 keputusan penting yaitu  mengesahkan UUD </p><p>1945, Memilih Presiden dan Wakil Presiden, Membentuk Komite Nasional </p><p>Indonesia.</p><p>3.Pada awalnya wilayah Indonesia dibagi 8 provinsi dan mengangkat Gubernur sebagai kepala daerah.</p><p>4.Sampai  awal tahun 1946, keadaan ibukota negara  semakin kacau, </p><p>pemerintah  terus  didesak  dan  diteror  oleh  kekuasaan  asing.    Oleh  karena  itu pemerintah berencena  untuk memindahkan ibu kota  negara ke luar Jakarta. </p><p>Akhirnya Ibu Kota pindah ke  Yogyakarta  pada tanggal 14 Januari 1946</p><p>5.Pada masa awal kemerdekaan terjadi perubahan system pemerintahan dari </p><p>Sistem presidensial menjadi system Parlementer.</p><p>6.Keadaan ekonomi Indonesia pada akhir kekuasaan Jepang dan pada awal berdirinya Republik  Indonesia  sangat  kacau  dan  sulit.</p><p>7.Pada awal kemerdekaan, tingkat perekonomian Indonesia  ada pada titik terendah dikarenakan  peredaran uang yang tidak  terkendali , adanya blockade ekonomi oleh Belanda dan kosongnya kas negara</p><p>8.Pada era Demokrasi Liberal yang berlangsung dari 1950-1959  ada tujuh kabinet yang memegang pemerintahan, sehingga hampir setiap tahun terjadi pergantian </p><p>kabinet.</p><p>9.Selama  kurang  lebih  satu  tahun  Inggris  sebagai bagian  dari  tentara  Sekutu  telah  berhasil  menduduki  beberapa  kota  dan  daerah </p><p>kemudian diserahkan kepada  Belanda berdasakan kesepakatan dalam Civil Affair  </p><p>Agreement.</p><p>10.Republik  Indonesia  (RIS)  lahir  atas  hasil  konferensi  Meja  Bundar  (KMB)  yang dilaksanakan  di  Den  Haag  pada  tanggal  2  November  1949</p><p><br></p><p><strong>Pertanyaan</strong></p><p>1.Mengapa Jenderal TNI Gator soebroto diberi gelar tokoh nasional/pahlawan kemerdekaan Indonesia??</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2206780542/29d0ddbc2ac2d15398c756f1a10ea219/3101017014.webp" />
         <pubDate>2023-11-22 02:51:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798762278</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sallie Suhanto</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798830051</link>
         <description><![CDATA[<p><br></p><p>1) Pada tanggal 27 Desember 1949, diadakanlah penandatanganan pengakuan kedaulatan  di  negeri  Belanda.</p><p>2) Pada  Januari  1950  munculah  gagasan  untuk  pembubaran  RIS   dan  hal  tersebut disikapi positif oleh negara-negara bagian termasuk Republik Indonesia Serikat (RIS).</p><p>3) konferensi kedua dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 1950 yang menyetujui bahwa pembubaran Republik Indonesia Serikat (RIS) dan pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang sesuai dengan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia  pada  17  Agustus  1945.</p><p>4) Pemerintah RI pada 1947 membentuk perwakilan resmi di Singapura yang diberi nama Indonesian  Office (Indoff)</p><p>5) Setelah  Indonesia memproklamirkan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia belum dapat sepenuhnya merasakan kemerdekaan. </p><p>6) Pada tanggal 18 Agustus 1945  Ir. Soekarno memimpin Sidang PPKI untuk pertamakalinya  yang menghasilkan 3 keputusan penting yaitu  mengesahkan UUD 1945, Memilih Presiden dan Wakil Presiden, Membentuk Komite Nasional Indonesia.  Dengan demikian Indonesia telah memenuhi syarat untuk menjadi suatu negara. </p><p>7)   Salah satu keputusan sidang PPKI pada tanggal 22 Agustus 1945 adalah dibentuknya  Partai Nasional Indonesia (PNI)  Partai ini diharapkan   sebagai wadah  persatuan dan pembinaan berpolitik bagi rakyat Indonesia.</p><p>8) Konferensi Meja Bundar (KMB) dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus sampai 2 November 1949 di Den Haag (Belanda). </p><p>9) Pembubaran Republik  Indonesia  Serikat  (RIS)  berlanjut  diawalinya  konferensi bersama antara pemerintah Republik Indonesia Serikat, Republik Indonesia dan Negara Indonesia Timur yang dilaksanakan pada tanggal 13 Mei 1950 untuk pertama kalinya.</p><p>10) Pemilu 1955 merupakan tonggak demokrasi pertama di Indonesia.</p><p><br></p><p>Pertanyaan : Apa yang menjadi faktor penting dalam perubahan struktur politik Indonesia dari Republik Indonesia Serikat (RIS) menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada tahun 1950?</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2056631455/a50d17a776d32fd6f244e2ff89266ebd/Screenshot_20231122_105209101__1_.jpg" />
         <pubDate>2023-11-22 03:51:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798830051</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Veren Michaelia 12 MIPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798836745</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 pada awal kemerdekaan Indonesia masih harus <br>menghadapi kekuatan asing yang ingin menjajah kembali Indonesia. <br>2.pada awal kemerdekaan Indonesia masih harus <br>menghadapi kekuatan asing yang ingin menjajah kembali Indonesia.<br>3.bukan titik akhir perjuangan bangsa Indonesia <br>melepaskan diri dari penjajahan.<br>4.Setelah Indonesia memproklamirkan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, <br>Indonesia belum dapat sepenuhnya merasakan kemerdekaan. <br>5.kembalinya Belanda ke Indonesia bersama dengan pasukan sekutu yang juga berada pada <br>kesatuan Netherlands Indiche Civil Administration (NICA).<br>6.para pemimpin bangsa Indonesia terus berjuang <br>membenahi tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.Dengan mengadakan rapat PPKI . <br>7.Secara politik, keadaan Indonesia di awal kemerdekaan belum mapan. <br>8.Sekutu tetap menjaga Indonesia dalam keadaan status <br>9.Ketidakstabilan politik indonesia terjadi karena ada 2 faktor yaitu , faktor internal dan faktor eksternal. <br>10.Faktor internal mencakup persaingan partai politik yang mempunyau perbedaan ideologi . Sedangkan Faktor eksternal mencakup kedatangan kembali sekutu ke tanah indonesia. </p><p>Pertanyaan : </p><ol><li><p>Apa yang menjadi faktor utama  ketidakstabilan politik pada masa awal kemerdekaan ?<br></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2163699897/d704098c76587ca40aeab38deb1a0a74/Kabinet_Natsir_2023_02_24_15_15_23_df48970bc503c498fb28bc751cfd07aa_960x640_thumb.jpg" />
         <pubDate>2023-11-22 03:59:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798836745</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dewangga Sariman Putra 12 MIPA 1 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798850060</link>
         <description><![CDATA[<p>1.para pemimpin bangsa Indonesia terus <br>berjuang membenahi tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara<br>2.Perubahan dan dinamika perkembangan politik indonesia&nbsp; bergerak sangat cepat. <br>3.Indonesia memang telah merdeka tetapi <br>untuk dapat menjalankan organisasi kenegaraan memerlukan perjuangan dan <br>pengorbanan<br>4.Pembentukan Alat Kelengkapan Negara dan pemerintahan <br>1) Pembentukan Lembaga Kementrian (Departemen) <br>2) Pembentukan Komite Nasional Indonesia dan Daerah <br>3) Pembentukan Alat Kelengkapan Keamanan Negara <br>4) Pembentukan Lembaga Pemerintahan di Daerah <br>5.Pada awalnya wilayah Indonesia dibagi 8 provinsi dan mengangkat Gubernur sebagai <br>kepala daerah. Gubernur-gubenrur yang diangkat antara lain Provinsi Sumatra, <br>Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Sunda Kecil <br>( Nusa Tenggara), Provinsi Maluku, Provinsi Sulawesi, Provinsi Kalimantan <br>6.Sutan Sjahrir diminta duduk sebagai Ketua Badan Pekerja KNIP.<br>7.Salah satu keputusan sidang PPKI <br>pada tanggal 22 Agustus 1945 adalah <br>dibentuknya Partai Nasional <br>Indonesia (PNI) Partai ini diharapkan <br>sebagai wadah persatuan dan <br>pembinaan berpolitik bagi rakyat <br>Indonesia<br>8.BP KNIP mengusulkan perlu dibentuknya partai partai politik. <br>9.para pemimpin indonesia pada saat itu mencari sistem republik terbaik untuk negara mereka <br>10.Ada perubahan sistem republik demokrasi negara dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun <br>Pertanyaan <br>1. Apa yang membuat ibukota indonesia berpindah pada saat itu <br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2163699897/e2bda3f81baeb723c3116b7fc28f30b4/apa_itu_demokrasi.png" />
         <pubDate>2023-11-22 04:15:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798850060</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Christine Lasmaria </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798856320</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Keadaan awal negara Indonesia setelah proklamasi kemerdekaan masih belum matang. Para pemimpin bangsa Indonesia masih terus berjuang membenahi tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara karena masih terjadi ketegangan, kekacauan dan berbagai insiden lainnya yang tidak mengenakkan.</p><p><br/></p><p>2. Salah satu keputusan sidang PPKI tanggal 22 Agustus 1945, yaitu dibentuknya PNI sebagai wadah persatuan dan Pembinaan untuk warga Indonesia berpolitik.</p><p><br/></p><p>3. Kabinet Syahrir menjadi kabinet pertama setelah Indonesia mengubah sistem pemerintahannya dari sistem Presidensial ke sistem Parlementer.</p><p><br/></p><p>4. Setelah kemerdekaan Indonesia, Belanda (NICA) yang bersekutu dengan Inggris kembali datang ke Indonesia untuk menguasai kembali Indonesia.</p><p><br/></p><p>5. Tak hanya di bidang politik, kondisi ekonomi Indonesia di awal kemerdekaan juga mengalami kesulitan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti, beredarnya mata uang Jepang di masyarakat dalam jumlah yang tak terkendali serta Indonesia pada saat itu belum memiliki mata uang sendiri sehingga pemerintah tidak dapat menyatakan bahwa mata uang pendudukan Jepang tidak berlaku.</p><p><br/></p><p>6. Penghasilan produksi di bidang pertanian menjadi salah satu faktor pendukung mengapa Indonesia masih bertahan, sekalipun keadaan ekonomi sangat buruk.</p><p><br/></p><p>7. Kebijakan pemerintah untuk menghadapi buruknya kondisi ekonomi Indonesia dilakukan sejak Februari 1946.</p><p><br/></p><p>8. Indonesia sampai dengan tahun 1950-an telah menjalankan dua sistem pemerintahan yang berbeda, yaitu sistem pemerintahan presidensial digantikan dengan sistem pemerintahan parlementer.</p><p><br/></p><p>9. Pada periode tahun 1950-1959 dalam sejarah Indonesia disebut juga sebagai sistem Demokrasi Palementer. Pada masa ini kerap kali terjadi pergantian kabinet. Hal ini terutama disebabkan karena adanya perbedaan kepentingan diantara partai-partai yang ada yang saling berebut pengaruh untuk memegang kekuasaan.</p><p><br/></p><p>10. Keberhasilan bangsa Indonesia dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia tidak luput dari peran tokoh nasional dan tokoh daerah yang mempertahankan keutuhan negara RI. Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Sultan Syarif Kasim adalah raja dari kesultanan Yogyakarta dan Siak Indrapura yang menunjukkan sikap nasionalismenya dan ikut membantu serta berjuang dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia.</p><p><br/></p><p>Pertanyaan </p><p>Mengapa bidang pertanian menjadi salah satu faktor pendukung Indonesia masih bertahan dengan keadaan ekonomi yang sangat buruk?</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-22 04:22:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798856320</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gilbert 12 MIPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798900867</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Pernyataan</strong></p><p>1. Pemilu 1955 di Indonesia merupakan tonggak demokrasi pertama yang bersejarah, memungkinkan rakyat menggunakan hak pilihnya untuk memilih wakil-wakil mereka dalam parlemen dan Dewan Konstituante.</p><p>2. Program Benteng, diinisiasi oleh Soemitro Djojohadikusumo, bertujuan membangun kelas pengusaha pribumi dengan memberikan peluang usaha sebesar-besarnya, namun menghadapi kendala seperti penyelewengan dalam pemberian lisensi impor.</p><p>3. Masa Demokrasi Liberal di Indonesia ditandai oleh upaya pembangunan ekonomi nasional, nasionalisasi perusahaan asing, dan kebijakan liberal ekonomi untuk mengatasi tantangan ekonomi dan keuangan yang diwarisi setelah pengakuan kedaulatan.</p><p>4. Deklarasi Djuanda, yang menempatkan laut sebagai wahana pembangunan nasional dan bukan sebagai pemisah bangsa, membawa manfaat signifikan bagi Indonesia dengan menyatukan wilayah-wilayah dan memanfaatkan sumber daya alam laut secara maksimal.</p><p>5. Sistem kepartaian pada masa demokrasi liberal di Indonesia mengadopsi pendekatan multi partai, tetapi partai-partai politik cenderung lebih fokus pada perjuangan golongan daripada kepentingan nasional, menyebabkan persaingan dan oposisi yang kurang sehat, bahkan seringkali memicu pergantian kabinet yang tidak berumur panjang.</p><p>6. Pada tahun 1955, Indonesia mengalami kisruh politik akibat ketidakmampuan Konstituante menyelesaikan tugasnya, memaksa Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden pada 5 Juli 1959, mengakhiri demokrasi parlementer dan memasuki era Demokrasi Terpimpin.</p><p>7. Program Rekonstruksi dan Rasionalisasi Angkatan Perang (Rera) 1948, yang dipimpin oleh Mohammad Hatta, bertujuan mengurangi beban negara secara ekonomi dengan mengurangi jumlah angkatan perang, meningkatkan efisiensi, dan menyalurkan bekas prajurit ke bidang-bidang produktif untuk mendukung pembangunan nasional.</p><p>8. Pemerintah Indonesia mengatasi blokade ekonomi Belanda dengan mengirim 500.000 ton beras ke India sebagai upaya politis, mendapatkan dukungan diplomatik aktif dari India, dan membuka hubungan dagang langsung dengan Amerika melalui kontak dengan perusahaan swasta. Selain itu, strategi untuk menembus blokade ekonomi Belanda di Sumatera berhasil dilakukan, memungkinkan Indonesia menyelundupkan karet dan memperoleh senjata serta barang-barang lain yang dibutuhkan. </p><p>9. Yogyakarta dipilih sebagai markas besar tentara karena tidak ada kekuatan sekutu di sana, memungkinkan penyebarluasan pernyataan kemerdekaan. Selain itu, keberadaan laskar lokal seperti Hisbullah Sabilillah dan Laskar Mataram di Yogyakarta, bersama dengan jaminan pelaksanaan perjuangan baik secara diplomasi maupun bersenjata, membuatnya strategis. Keletakan Yogyakarta yang dekat dengan Semarang dan Surakarta juga memungkinkan mobilisasi kekuatan kedua kota tersebut dalam menghadapi ancaman. Presiden Soekarno dan Moh. Hatta pindah ke Yogyakarta, sementara perdana menteri Sutan Sjahrir tetap berkedudukan di Jakarta untuk hubungan internasional.</p><p>10. Pada tanggal 18 Agustus 1945, melalui Sidang PPKI, Indonesia berhasil membentuk negara dengan mengesahkan UUD 1945, memilih Presiden dan Wakil Presiden, serta membentuk Komite Nasional Indonesia</p><p><strong>Pertanyaan</strong></p><p>Mengapa Pemerintah Indonesia mengeluarkan Dekrit Presiden pada 5 Juli 1959 dan memasuki era Demokrasi Terpimpin?</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-22 05:10:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798900867</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798919998</link>
         <description><![CDATA[<p>PERNYATAAN :</p><p> 1.) perjuangan ismail marzuki yang sangat mengispirasi karena tidak mau bekerjasama dengan belanda</p><p>2.) Keadaan indonesia masih belum stabil saat merdeka dan masih banyak begara yang tidak mau indonesia merdeka</p><p>3.) Salah satu keputusan sidang PPKI tanggal 22 Agustus 1945, yaitu dibentuknya PNI sebagai wadah persatuan dan Pembinaan untuk warga Indonesia berpolitik. </p><p>4.) Kebijakan pemerintah untuk menghadapi buruknya kondisi ekonomi Indonesia dilakukan sejak Februari 1946. </p><p>5.) Sistem ekonomi liberal sering disebut juga sebagai sistem ekonomi pasar yaitu sistem yang memberi kebebasan bagi tiap individu untuk melaksanakan kegiatan ekonomi. Karena hal ini bukannya terjadi stabilitas ekonomi, tetapi malah sebaliknya. </p><p>6.) Indonesia sampai dengan tahun 1950-an telah menjalankan dua sistem pemerintahan yang berbeda, yaitu sistem pemerintahan presidensial digantikan dengan sistem pemerintahan parlementer. </p><p>7.) Tahun 1950-1959 merupakan masa memanasnya partai-partai politik pada pemerintahan Indonesia. Di masa ini partai-partai politik terkuat mengambil kekuasaan.</p><p> 8.) Pemilu pertama kali digelar pada tahun 1955. Dan Pemilu 1955 merupakan Pemilu yang paling bersejarah. </p><p>9.) Pemilihan ibukota di Yogyakarta dikarenakan terdapat markas besar tentara dan leluasa berjumpa dengan sekutu untuk menyebarkan pernyataan bahwa Indonesia telah merdeka. </p><p>10.) Awal tahun 1946, keadaan ibukota negara Indonesia semakin kacau. Oleh karena itu, pemerintah memindahkan ibukota ke Yogyakarta 14 Januari 1946. </p><p>PERTANYAAN :</p><p> 1.) Mengapa diindonesia belum terjadinya stabilitas saat pertama kali merdeka. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-22 05:32:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798919998</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Chaterine xiimipa1 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798920008</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Pada akhir kekuasaan Jepang dan awal Republik Indonesia, ekonomi kacau karena kurangnya pemerintahan yang efektif setelah kemerdekaan.</p><p>2. Pemerintah dan swasta membuka hubungan dagang ke luar negeri, contohnya dengan perusahaan swasta Amerika, untuk mengatasi masalah ekonomi.</p><p>3. Indonesia awalnya memiliki sistem presidensial, tapi kurang dari satu tahun setelah kemerdekaan beralih ke sistem parlementer.</p><p>4. Era Demokrasi Liberal (1950-1959) melihat tujuh pergantian kabinet, menghambat pelaksanaan program pemerintah.</p><p>5. Setelah kembali menjadi negara kesatuan, UUD sementara 1950 digunakan, bukan UUD 1945.</p><p>6. Masa 1950-1959 adalah periode persaingan intens antara partai politik untuk memegang kekuasaan.</p><p>7. Partai politik dibentuk untuk memperoleh dan mempertahankan kekuasaan konstitusional, sering terlibat dalam oposisi yang destabilisasi.</p><p>8. Partai politik di luar kabinet dan parlemen melakukan oposisi yang berujung pada pergantian kabinet dan sistem demokrasi liberal.</p><p>9. Pemilihan umum 1955 dianggap demokratis karena melibatkan hak pilih individu.</p><p>10. Sistem ekonomi liberal, atau pasar, tidak menciptakan stabilitas ekonomi karena kebebasan individu dalam kegiatan ekonomi tidak selalu menghasilkan stabilitas.</p><p>Pertanyaan</p><p>Bagaimana pergantian sistem pemerintahan dari presidensial ke parlementer dalam kurang dari satu tahun setelah kemerdekaan Indonesia memengaruhi dinamika ekonomi pada masa itu?</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-22 05:32:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798920008</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Joshua Wiryadi </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798923243</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Keputusan sidang PPKI pada 22 Agustus 1945 menghasilkan pembentukan PNI sebagai platform persatuan dan pembinaan bagi warga Indonesia yang berkecimpung dalam politik.</p><p><br></p><p>2. Pemerintah mulai mengambil langkah mengatasi kondisi ekonomi yang buruk di Indonesia sejak Februari 1946.</p><p><br></p><p>3. Ismail Marzuki mengadopsi pendekatan unik dalam perjuangan melawan penjajah, menggambarkan semangat dan harapan bangsa Indonesia, menolak kerja sama dengan Belanda.</p><p><br></p><p>4. Indonesia mengalami ketidakstabilan di awal kemerdekaan karena kehadiran pihak asing yang menentang kemerdekaannya.</p><p><br></p><p>5. Pemilu pertama diadakan pada tahun 1955, menjadi sebuah peristiwa bersejarah.</p><p><br></p><p>6. Yogyakarta dipilih sebagai ibukota karena keberadaan markas besar tentara dan kemudahan berkomunikasi dengan sekutu untuk menyebarkan kemerdekaan Indonesia.</p><p><br></p><p>7. Tahun 1950-1959 ditandai dengan ketegangan antara partai politik dalam pemerintahan Indonesia, di mana partai-partai terkuat mengamankan posisi pemerintahan.</p><p><br></p><p>8. Pada awal tahun 1946, keadaan ibukota negara semakin kacau, mendorong pemindahan ibukota ke Yogyakarta pada 14 Januari 1946.</p><p><br></p><p>9. Hingga tahun 1950-an, Indonesia mengalami peralihan dari sistem pemerintahan presidensial ke sistem parlementer.</p><p><br></p><p>10. Sistem ekonomi liberal, atau sistem ekonomi pasar, memberikan kebebasan individu untuk beraktivitas ekonomi, namun dapat menyebabkan ketidakstabilan ekonomi alih-alih stabilitas.</p><p><br></p><p>Mengapa penerapan sistem ekonomi liberal di Indonesia, yang memberikan kebebasan individu dalam aktivitas ekonomi, tidak menghasilkan stabilitas ekonomi, malah sebaliknya? Apa penyebabnya?</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-22 05:36:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798923243</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nicholas Darren Steven </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798923616</link>
         <description><![CDATA[<p>Pernyataan :</p><ol><li><p>Mohammad Hatta atau dikenal dengan nama Bung  Hatta  adalah  salah  satu  seorang  pahlawan nasional  yang  berperan  besar  dalam  proklamasi kemerdekaan Indonesia</p></li><li><p>Bung Hatta mendapatkan gelar sebagai pahlawan, proklamator, negarawan, ekonom dan <br>juga menjabat sebagai wakil presiden</p></li><li><p>Jendral Soedirman tercatat sebagai Panglima tentara sekaligus Jendral Republik Indonesia pertama termuda yang ada dalam sejarah</p></li><li><p>Mohammad  Roem  dikenal  sebagai  seorang diplomat dan salah satu pemimpin Indonesia di perang kemerdekaan Indonesia</p></li><li><p>Jendral Ahmad Yani lahir pada tanggal 19 Juni  1922 di Jenar, Purworejo, Jawa Tengah.</p></li><li><p>Laksamana  Madya  TNI  Yos  Sudarso  lahir  di  Salatiga, Jawa  Tengah,  pada  24  November  1925.</p></li><li><p>Laksamana  Madya TNI Yos Sudarso bertugas di angkatan laut pada dua zaman</p></li><li><p>Sultan  Syarif  Kasim  IIdinobatkan  menjadi  raja  Siak  Indrapura  pada  tahun 1915 ketika berusia 21 tahun</p></li><li><p>I Gusti Ngurah Rai adalah Pahlawan asal Bali yang berjasa besar dalam perjuangan <br>mengusir penjajah Belanda dari Indonesia</p></li><li><p>Frans Kaisiepo (1921-1979) adalah salah seorang tokoh yangmempopulerkan lagu Indonesia Raya di Papua saat menjelang  Indonesia  merdeka</p></li></ol><p><br></p><p>Pertanyaan :</p><ol><li><p>Apa yang terjadi jika pada saat jaman penjajahan, Indonesia tidak bersatu, dan tetap melawan penjajah sesuai wilayah nya masing masing ?</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2223825296/0dfcadbf1e102807020557f983db63fb/Sejarah_Bangsa_Indonesia_780x520_c.jpg" />
         <pubDate>2023-11-22 05:36:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798923616</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Chariel Caniago </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798925847</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Keadaan awal negara Indonesia setelah proklamasi kemerdekaan masih belum matang. Para pemimpin bangsa Indonesia masih terus berjuang membenahi tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara karena masih terjadi ketegangan, kekacauan dan berbagai insiden lainnya yang tidak mengenakkan.</p><p><br/></p><p>2. Salah satu keputusan sidang PPKI tanggal 22 Agustus 1945, yaitu dibentuknya PNI sebagai wadah persatuan dan Pembinaan untuk warga Indonesia berpolitik.</p><p><br/></p><p>3. Kabinet Syahrir menjadi kabinet pertama setelah Indonesia mengubah sistem pemerintahannya dari sistem Presidensial ke sistem Parlementer.</p><p><br/></p><p>4. Tak hanya di bidang politik, kondisi ekonomi Indonesia di awal kemerdekaan juga mengalami kesulitan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti, beredarnya mata uang Jepang di masyarakat dalam jumlah yang tak terkendali serta Indonesia pada saat itu belum memiliki mata uang sendiri sehingga pemerintah tidak dapat menyatakan bahwa mata uang pendudukan Jepang tidak berlaku.</p><p><br/></p><p>5. Pergantian partai yang sering terjadi pada tahun 1950an juga menyebabkan instabilitas di bidang politik, sosial ekonomi, dan kemanan.</p><p><br/></p><p>6. Awal tahun 1946, keadaan ibukota negara Indonesia pun semakin kacau. Oleh karena itu, pemerintah memindahkan ibukota ke Yogyakarta 14 Januari 1946.</p><p><br/></p><p>7. Berbagai kebijakan direncanakan untuk mengatasi kesulitan ekonomi pada tahun 1945-1950 seperti, konferensi ekonomi februari 1946, pinjaman nasional, pembentukan planning board 19 Januari 1947, rekonstruksi dan rasionalisasi perang 1948, kasimo, persatuan tenaga ekonomi, dan uang Republik Indonesia.</p><p><br/></p><p>8. Penghasilan produksi di bidang pertanian menjadi salah satu faktor pendukung yang penting mengapa Indonesia masih bertahan, sekalipun keadaan ekonomi sangat buruk.</p><p><br/></p><p>9. Keberhasilan bangsa Indonesia dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia tidak luput dari peran tokoh nasional dan tokoh daerah yang mempertahankan keutuhan negara RI.</p><p><br/></p><p>10. Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Sultan Syarif Kasim adalah raja dari kesultanan Yogyakarta dan Siak Indrapura yang menunjukkan sikap nasionalismenya dan ikut membantu serta berjuang dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia.</p><p><br/></p><p>Pertanyaan</p><p>Apa tujuan diubahnya sistem pemerintahan presidensial ke sistem pemerintahan parlementer?</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-22 05:39:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798925847</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sisilia novpati </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798970316</link>
         <description><![CDATA[<p>Literasi 1</p><p>1. Di awal kemerdekaannya Indonesia mengalami sebuah masa transisi politik yang begitu luar biasa.</p><p>2. Setelah bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya para pemimpin bangsa Indonesia terus berjuang untuk membenahi tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.</p><p>3. Awalnya wilayah Indonesia hanya terbagi menjadi 8 provinsi saja dan juga mengangkat gubernur sebagai kepala daerah.</p><p>4. Pada tanggal 22 Agustus 1945 PPKI melakukan sidang dengan membuat keputusan untuk membentuk partai Nasional Indonesia (PNI) partai ini bertujuan untuk wadah persatuan dan pembinaan politik bagi rakyat Indonesia.</p><p>5. Pada 14 Januari 1946 pemerintah memindahkan ibukota negara ke luar Jakarta yaitu Yogyakarta.</p><p>6. Pada masa demokrasi liberal pelaksanaan sistem parlementer dilandasi oleh UUD sementara 1950 dikenal dengan konstitusi liberal.</p><p>7. Keadaan ekonomi Indonesia pada awal kemerdekaan berada pada titik terendah karena mata uang yang tidak terkendali.</p><p>8. Pada masa pemerintahan Kabinet Burhanuddin Harahap, Indonesia mengirim </p><p>delegasi ke Belanda dengan misi merundingkan masalah Finansial Ekonomi (Finek). </p><p>9. Kekacauan politik yang timbul karena pertikaian partai politik di Parlemen </p><p>menyebabkan sering jatuh bangunnya kabinet sehinggi menghambat pembangunan. Hal </p><p>ini diperparah dengan Dewan Konstituante yang mengalami kebuntuan dalam menyusun </p><p>konstitusi baru, sehingga Negara Indonesia tidak memiliki pijakan hukum yang mantap. </p><p>10. Kegagalan konstituante disebabkan karena masing-masing partai hanya mengejar </p><p>kepentingan partainya saja tanpa mengutamakan kepentingan negara dan Bangsa Indonesia secara keseluruhan.</p><p><br></p><p>Mengapa di awal kemerdekaanya indonesia harus mengalami sebuah tradisi politik yang begitu luar biasa?</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-22 06:30:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2798970316</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ellen Chai - 12 MIPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2799004199</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Indonesia menghadapi  tentara  Inggris  atas  nama  Sekutu  dan  NICA  (Netherlands Indies Civil Administration) atas nama Belanda yang datang kembali ke Indonesia dengan </p><p>membonceng Sekutu.</p><p>2. Kedatangan Sekutu (Inggris) yang di boncengi NICA (Belanda) yang ingin kembali </p><p>menjajah Indonesia,menimbulkan pertempuran di berbagai daerah.</p><p>3. Perubahan sistem pemerintahan dari presidensial menjadi parlementer</p><p>4. Pada tanggal 18 Agustus 1945  Ir. Soekarno memimpin Sidang PPKI untuk </p><p>pertamakalinya  yang menghasilkan 3 keputusan penting yaitu  mengesahkan UUD </p><p>1945, Memilih Presiden dan Wakil Presiden, Membentuk Komite Nasional </p><p>Indonesia.  Dengan demikian Indonesia telah memenuhi syarat untuk menjadi suatu </p><p>negara</p><p>5. Keadaan ibukota negara sudah semakin kacau, </p><p>pemerintah  terus  didesak  dan  diteror  oleh  kekuasaan  asing.    Oleh  karena  itu </p><p>pemerintah merencanakan  untuk memindahkan ibu kota  negara ke luar Jakarta. </p><p>Akhirnya Ibu Kota   pindah ke  Yogyakarta  pada tanggal 14 Januari 1946.</p><p>6. Konferensi Meja Bundar (KMB) dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus sampai 2 </p><p>November 1949 di Den Haag (Belanda). KMB digelar setelah Belanda dan Indonesia </p><p>melewati  beberapa  jalur  diplomasi  sebelumnya. </p><p>7. Pembubaran Republik  Indonesia  Serikat  (RIS)  berlanjut  diawalinya  konferensi </p><p>bersama antara pemerintah Republik Indonesia Serikat, Republik Indonesia dan Negara </p><p>Indonesia Timur yang dilaksanakan pada tanggal 13 Mei 1950 untuk pertama kalinya. </p><p>8. Faktor faktor penyebab kacaunya perekonomian Indonesia 1945-1950 diantaranya ada terjadu inflasi yang sangat tinggi, adanya blokade ekonomi dari Belanda, dan kekosongan kas negara. </p><p>9. Kebijakan pemerintahan menghadapi buruknya kondisi ekonomi Indonesia dengan konferensi ekonomi Februari 1946, pinjaman nasional, pembentukan planning board 19 Januari 1947, rekontruksi dan rasionalisasi angkatan perang 1948, rencana kasimo, persatuan tenaga ekonomi,  oeang republik Indonesia</p><p>10. Awal kemerdekaan, politik luar negeri untuk memperoleh Pengakuan dari negara lain atas kemerdekaan juga untuk mencetuskan politik bebas aktif</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Pertanyaan : </p><ol><li><p>Bagaimana perubahan sistem pemerintahan dari presidensial menjadi parlementer memengaruhi dinamika politik di Indonesia pada masa itu?</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-22 07:04:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2799004199</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gabriela Toti Carlo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2799028003</link>
         <description><![CDATA[<p>Pernyataan:</p><p>1. Politik Indonesia pada awal kemerdekaan ditandai oleh ketidakstabilan dan ketegangan, dengan berbagai insiden dan konflik.</p><p>2. Persaingan ideologi antar partai politik merupakan faktor internal yang memperumit situasi politik di Indonesia pada masa itu.</p><p>3. Keamanan dalam negeri terganggu, meningkatkan risiko disintegrasi bangsa sebagai dampak dari gangguan keamanan.</p><p>4. Proses pencarian sistem pemerintahan yang sesuai menyebabkan perubahan dari presidensial menjadi parlementer.</p><p>5. Kondisi politik semakin rumit dengan adanya perubahan sistem pemerintahan, menciptakan tantangan dalam membangun stabilitas.</p><p>6. Gangguan keamanan juga muncul akibat konflik antara rakyat Indonesia dan sisa-sisa kekuatan Jepang yang mempertahankan status quo.</p><p>7. Kedatangan Sekutu dan NICA (Belanda) menciptakan konflik, mengancam kemerdekaan Indonesia dan memicu pertempuran di berbagai daerah.</p><p>8. Faktor eksternal seperti campur tangan Sekutu dan ambisi kolonial Belanda memperumit proses kemerdekaan Indonesia.</p><p>9. Perubahan dinamika politik diakibatkan oleh datangnya tentara Inggris atas nama Sekutu dan NICA atas nama Belanda.</p><p>10. Meskipun pemerintahan Indonesia telah terbentuk, masih terdapat banyak kekurangan dan tantangan dalam menjaga stabilitas di awal kemerdekaan.</p><p><br></p><p>Pertanyaan:</p><p>Bagaimana sikap pemerintah mengatasi hal-hal tersebut?</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2112989379/aa80034bc58336828a35790bfec92227/2b4b0a428185f73db2f5eb51d2f35278.jpg" />
         <pubDate>2023-11-22 07:29:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2799028003</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Machiko Putri Yuwan Kho 12 MIPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2799203997</link>
         <description><![CDATA[<p>Pernyataan Literasi 1:</p><p>1. Kondisi politik Indonesia pada masa awal kemerdekaan masih belum stabil, Indonesia mengalami berbagai perubahan dan perkembangan pada masa itu.</p><p>2. Dalam kondisi kehidupan awal kemerdekaan terdapat dua faktor yang menyebabkan ketidakstabilan pada masa itu, yaitu; faktor internal(dari dalam) dan faktor eksternal.</p><p>3. Pada tanggal 22 Agustus 1945, hasil keputusan sidang PPKI dibentuknya Partai Nasional Indonesia (PNI) sebagai satu-satunya partai politik di Indonesia yang dipimpin oleh Soekarno. </p><p>4. Pada tanggal 14 November 1945, Indonesia mengalami perubahan sistem pemerintahan dari presidensial ke parlementer melalui keputusan Konstituante.</p><p>5. Yogyakarta dipilih sebagai ibu kota sementara karena kota ini memiliki kekuatan pertahanan yang lebih baik dan letaknya yang strategis di tengah Pulau Jawa. Selain itu, Yogyakarta juga memiliki simbol kebudayaan dan sejarah yang kuat sebagai pusat kebudayaan Jawa.</p><p>6. Pada akhir desember 1949, Indonesia berhasil mendapatkan pengakuan kedaulatan penuh dari Belanda setelah penandatanganan Perjanjian Roem-Roijen yang mengakhiri penjajahan Belanda.</p><p>7. Republik Indonesia Serikat (RIS) didirikan pada tanggal 27 Desember 1949 setelah pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda melalui Konferensi Meja Bundar.</p><p>8. RIS mengalami berbagai kendala dan ketidakstabilan politik, termasuk perbedaan pendapat dan kepentingan antara negara-negara bagian. Akibatnya, RIS akhirnya dibubarkan pada tanggal 17 Agustus 1950 dan Indonesia kembali menjadi negara kesatuan dengan nama Republik Indonesia yang berpusat di Jakarta.</p><p>9. Pada bulan November 1945, Belanda melakukan blokade ekonomi terhadap Indonesia sebagai upaya untuk memulihkan kendali kolonial mereka setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia.</p><p>10. Tujuan utama dari blokade ekonomi ini adalah untuk melemahkan perekonomian Indonesia dan memaksa pemerintah Indonesia untuk tunduk pada kepentingan kolonial Belanda.</p><p><br></p><p>Pertanyaan:</p><p>bagaimana interaksi antara faktor internal dan faktor eksternal dalam membentuk kondisi kehidupan awal kemerdekaan suatu negara?</p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1880758626/1784f665ffb282c1f592483fb62e56fa/051773600_1691733208_illustration_indonesian_boy_holding_indonesia_flag_crowd.jpg" />
         <pubDate>2023-11-22 10:19:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2799203997</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sarah Khaerunisa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2799571200</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Pada tanggal 18 Agustus 1945 Ir. Soekarno memimpin Sidang PPKI untuk </p><p>pertamakalinya yang menghasilkan 3 keputusan penting yaitu mengesahkan UUD </p><p>1945, Memilih Presiden dan Wakil Presiden, Membentuk Komite Nasional </p><p>Indonesia. </p><p>2. Pada akhir Desember 1949, Berdasarkan hasil Konferensi Meja Bundar (KMB) , </p><p>Indonesia berhasil mendapatkan pengakuan kedaulatan dari Belanda. </p><p>3. Republik Indonesia (RIS) lahir atas hasil konferensi Meja Bundar (KMB) yang </p><p>dilaksanakan di Den Haag pada tanggal 2 November 1949. </p><p>4. Pada awal kemerdekaan, politik luar negeri Indonesia difokuskan pada bagaimana </p><p>memperoleh pengakuan dari negara lain atas kemerdekaannnya. Kemudian mencetuskan politik BEBAS AKTIF.</p><p>5. Pemerintah mengeluarkan</p><p>kebijakan untuk sementara waktu menyatakan ada 3 mata uang yang berlaku di</p><p>wilayah RI, yaitu:</p><p>▪ Mata uang De Javasche Bank</p><p>▪ Mata uang pemerintah Hindia Belanda</p><p>▪ Mata uang pendudukan Jepang</p><p>6. Dengan adanya blokade tersebut menyebabkan:</p><p>▪ Barang-barang ekspor RI terlambat terkirim.</p><p>▪ Barang-barang dagangan milik Indonesia tidak dapat di ekspor bahkan banyak</p><p>barang-barang ekspor Indonesia yang dibumi hanguskan.</p><p>▪ Indonesia kekurangan barang-barang import yang sangat dibutuhkan.</p><p>▪ Inflasi semakin tak terkendali sehingga rakyat menjadi gelisah.</p><p>7.  Keadaan ekonomi Indonesia pada akhir kekuasaan Jepang dan pada awal</p><p>berdirinya Republik Indonesia sangat kacau dan sulit. Negara yang baru saja</p><p>didirikan harus mewarisi kekacauan perekonomian yang teramat parah.</p><p>Pemerintahan yang baru saja terbentuk belum didukung pejabat yang ahli dalam</p><p>menangani masalah perekonomian.</p><p>8. Pada masa awal kemerdekaan terjadi perubahan system pemerintahan dari </p><p>Sistem presidensial menjadi system Parlementer.</p><p>9. Di periode-periode awal kemerdekaan, Indonesia mengalami sebuah masa </p><p>transisi politik yang begitu luar biasa. Seperti yang diketahui, berpindah dari </p><p>status Negara yang terjajah jadi Negara yang merdeka.</p><p>10. BNI didirikan pada 1 November 1946. </p><p><br/></p><p>pertanyaan</p><p>Kondisi kehidupan ekonomi pada masa awal kemerdekaan tidak stabil karena terjadi </p><p>inflasi. Terjadinya inflasi pada masa awal kemerdekaan disebabkan oleh…</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-22 15:58:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2799571200</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tisyasmara Dhea</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2799593530</link>
         <description><![CDATA[<p>LITERASI 2</p><p>PERNYATAAN</p><p>1. pada tahun 1946 , I Gusti Ngurah Rai menjadi tokoh sentral dalam Puputan Margarana di Kabupaten Tabanan , Bali. Disana terjadi perang habis - habisan hingga tetes darah terakhir melawan pasukan pemerintah sipil Belanda. Pada 1975, pemerintah Indonesia memberikan Rai dengan gelar pahlawan nasional. Selain itu, namanya juga dijadikan sebagai nama jalan di berbagai wilayah di Indonesia dan bandara di Bali .</p><p><br/></p><p>2. Pada tahun 1921-1979 Frans Kaisiepo adalah orang yang mempopulerkan lagu Indonesia Raya di Papua saat menjelang Indonesia merdeka. Ia juga turut berperan dalam pendirian Partai Indonesia Merdeka ( PIM ) pada tanggal 10 Mei 1946. </p><p><br/></p><p>3. Sejak tahun 1946 Marthen Indey menjadi Ketua Partai Indonesia Merdeka ( PIM ). Ia lalu memimpin sebuah aksi protes yang didukung delegasi 12 Kepala Suku terhadap keinginan Belanda yang ingin memisahkan Papua dari Indonesia. </p><p><br/></p><p>4. Pada Agresi Belanda II , para pemimpin sipil ingin bertahan di pusat ibu kota sehingga ditawan Belanda sedangkan kaum militer ingin gerilya di luar kota . Kaum militer tidak memaksakan kaum sipil ikut ke luar kota untuk berperang dan sebaliknya . Karena perjuangan diplomasi dan perjuangan bersenjata sama penting dan saling mengisi . </p><p><br/></p><p>5. Silas Papare pada tahun 1918-1978  membentuk Komite Indonesia Merdeka ( KIM ) hanya sekitar sebulan setelah Indonesia merdeka. Tujuannya dibentuk pada bulan September 1945 ini adalah untuk menghimpun kekuatan dan mengatur gerak langkah perjuangan dalam membela dan mempertahankan proklamasi 17 Agustus 1945. </p><p><br/></p><p>6. Sutan Syarif Kasim II menyerahkan harta senilai 13 juta gulden untuk membantu perjuangan RI .Tahun 2014 angka tersebut setara dengan Rp . 1,47 trilyun.</p><p><br/></p><p>7. Bung Karno mengeluarkan komando untuk membebaskan papua dari tangan belanda, hal ini dikenal dengan nama Tri Komando Rakyat/Trikora.</p><p><br/></p><p>8. Satu benda yang membuat Mohammad Hatta adalah pemikir yang sangat hebar di Indonesia dikarenakan beliau gemar membaca buku, bahkan sudah termasuk kategori 'mencintai' buku.</p><p><br/></p><p>9. Roem mempunyai beberapa peran penting yaitu pada 1946 menjadi deglasi diperjanjian linggarjati, pada 1948 di perjanjian renville. Dan tahun 1949 menjadi pemimpin perundingan antara penguasa belanda dengan dirinya.</p><p><br/></p><p>10. Sultan Hamengkubuwana IX pernah mendapatkan tawaran dari Belanda untuk menjadi raja diseluruh jawa, bahkan beliau sempat diancam dikarenakan Sultan Hamengkubuwana IX menolak tawaran tersebut.</p><p><br/></p><p>PERTANYAAN</p><p>1. Mengapa Belanda ingin kembali menjajah Indonesia setelah mengetahui bahwa Jepang telah dikalahkan oleh sekutu? Dan Apa alasan nya bahwa pertanyaan diatas tidak terjadi?</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-22 16:23:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2799593530</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kenrik nardo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2799899151</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Indonesia memperoleh kemerdekaannya dari Belanda pada tahun 1945 setelah berjuang untuk mencapai kedaulatan nasional.</p><p>2. Periode awal kemerdekaan diwarnai oleh berbagai tantangan, termasuk perang kemerdekaan melawan Belanda yang berlangsung hingga 1949.</p><p>3. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 menjadi tonggak bersejarah dalam perjuangan kemerdekaan bangsa.</p><p>4. Pembentukan dasar negara dan pemerintahan, termasuk penyusunan UUD 1945 sebagai landasan konstitusi bagi Indonesia.</p><p>5. Periode demokrasi liberal dimulai pada awal tahun 1950-an setelah masa awal pembentukan negara yang ditandai dengan dinamika politik yang kompleks dan perkembangan demokrasi.</p><p>6. Pemilihan umum pertama pada tahun 1955 menjadi tonggak penting dalam sejarah politik Indonesia dengan terpilihnya konstituante untuk merumuskan UUD.</p><p>7. Meskipun diwarnai oleh demokrasi, periode ini juga melihat tumbuhnya ketegangan politik dan konflik di antara berbagai kepentingan politik yang berbeda.</p><p>8. Masuknya orde baru pada tahun 1966 mengakhiri periode demokrasi liberal, di mana rezim otoriter Suharto berkuasa selama lebih dari tiga dekade.</p><p>9. Periode demokrasi liberal dianggap sebagai masa di mana perpolitikan Indonesia beragam dan memiliki kebebasan ekspresi yang lebih besar.</p><p>10. Pada akhirnya, meskipun berakhirnya periode demokrasi liberal, pengalaman ini menjadi landasan penting bagi perkembangan demokrasi di Indonesia.</p><p><br/></p><p>Pertanyaan:</p><p>Kenapa pada tahun 1946 ibu kota indonesia diganti menjadi Yogyakarta?</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-23 00:29:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2799899151</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alesandra Congki</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2799927312</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Pada masa-masa awal kemerdekaan, kondisi politik Indonesia juga masih belum stabil. Meskipun pemerintahan negara Indonesia sudah terbentuk tetapi masih terdapat banyak di awal kemerdekaan.</p><p>2. Ketidakstabilan ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya:</p><p>a. Faktor internal</p><p>- persaingan antar partai politik </p><p>- gangguan keamanan dalam negeri</p><p>b. Faktor eksternal</p><p>- kedatangan Inggris yang ingin kembali menjajah Indonesia</p><p>- peperangan antara rakyat Indonesia dan tentara Jepang </p><p>3. Perkembangan politik bangsa Indonesia pad awal kemerdekaan:</p><p>a. Terbentuknya negara Indonesia</p><p>b. Pembentukan alat kelengkapan negara dan pemerintahan</p><p>c. Pembentukan provinsi di seluruh wilayah Indonesia</p><p>d. Perubahan fungsi KNIP</p><p>e. Perkembangan keragaman ideologi dan partai politik</p><p>f. Perubahan sistem presidensial ke parlementer</p><p>g. Perpindahan ibu kota negara</p><p>h. konflik Indonesia dengan Belanda hingga pengakuan kedaulatan</p><p>i. Berdirinya Republik Indonesia Serikat </p><p>j. Pembubaran RIS dan kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)</p><p>k. Politik luar negeri </p><p>4. Akhirnya, pada akhir Desember 1949, berdasarkan hasil Konferensi Meja Bundar, Indonesia berhasil mendapatkan pengakuan kedaulatan dari pihak Belanda </p><p>5. Republik Indonesia Serikat (RIS) lahir dari hasil Konferensi Meja Bundar (KMB). RIS yang berbentuk negara federal alhasil memecah belah persatuan bangsa. </p><p>6. Kemudian dibentuklah sebuah Rancangan Undang - Undang (RUU) yang diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia  Serikat  (RIS)  tentang  tata  cara  perubahan susunan kenegaraan yang menjadi UU darurat  nomor 11 tahun 1950 yang kemudian menjadi dasar hukum  penggabungan negara-negara bagian Republik Indonesia Serikat (RIS).</p><p>7. Pembubaran Republik Indonesia Serikat (RIS) berlanjut dari dimulainya konferensi bersama antara pemerintah Republik Indonesia Serikat, Republik Indonesia dan Negara Indonesia Timur yang dilaksanakan pada tanggal 13 Mei 1950 untuk pertama kalinya.</p><p>8. Pada awal kemerdekaan,  politik luar negeri Indonesia  difokuskan pada bagaimana memperoleh pengakuan dari negara lain atas kemerdekaan nya. Kemudian mencetuskan politik bebas aktif.</p><p>9. Keadaan ekonomi Indonesia pada akhir kekuasaan Jepang dan pada masa berdirinya Republik Indonesia masih sangat kacau dan sulit.</p><p>10.  Hal-hal yang melatarbelakangi keadaan kacau di Indonesia pada saat itu adalah:</p><p>- Indonesia belum memiliki pejabat khusus yang bertugas untuk menangani perekonomian negara</p><p>- Indonesia belum mempunyai pola dan cara untuk mengatur keuangan negara</p><p>- Akibat pengeluaran pembiayaan perang pada saat masa penjajahan Jepang membuat pemerintah baru Indonesia sulit untuk bangkit dari keterpurukan</p><p>- kondisi keamanan dalam negeri yang tidak stabil </p><p>Belanda yang tidak mau mengakui kemerdekaan Indonesia dan terus melakukan pergolakan politik yang menghambat pemerintah dalam bidang ekonomi</p><p><br/></p><p>Pertanyaan:</p><ul><li><p>Apa pengaruh yang dialami para rakyat akibat dari kondisi negara Indonesia yang kacau?</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-23 00:56:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2799927312</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Indra Wahyudi (26)</title>
         <author>iw0857644</author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2800161174</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Kondisi politik Indonesia pada masa awal kemerdekaan masih belum stabil, Indonesia mengalami berbagai perubahan dan perkembangan pada masa itu.</p><p>2. Dalam kondisi kehidupan awal kemerdekaan terdapat dua faktor yang menyebabkan ketidakstabilan pada masa itu, yaitu; faktor internal(dari dalam) dan faktor eksternal.</p><p>3. Kabinet Syahrir menjadi kabinet pertama setelah Indonesia mengubah sistem pemerintahannya dari sistem Presidensial ke sistem Parlementer.</p><p>4. Tak hanya di bidang politik, kondisi ekonomi Indonesia di awal kemerdekaan juga mengalami kesulitan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti, beredarnya mata uang Jepang di masyarakat dalam jumlah yang tak terkendali serta Indonesia pada saat itu belum memiliki mata uang sendiri sehingga pemerintah tidak dapat menyatakan bahwa mata uang pendudukan Jepang tidak berlaku.</p><p>5. Tak hanya di bidang politik, kondisi ekonomi Indonesia di awal kemerdekaan juga mengalami kesulitan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti, beredarnya mata uang Jepang di masyarakat dalam jumlah yang tak terkendali serta Indonesia pada saat itu belum memiliki mata uang sendiri sehingga pemerintah tidak dapat menyatakan bahwa mata uang pendudukan Jepang tidak berlaku.</p><p>6. Penghasilan produksi di bidang pertanian menjadi salah satu faktor pendukung mengapa Indonesia masih bertahan, sekalipun keadaan ekonomi sangat buruk.</p><p>7.Salah satu keputusan sidang PPKI </p><p>pada tanggal 22 Agustus 1945 adalah </p><p>dibentuknya Partai Nasional Indonesia (PNI) Partai ini diharapkan sebagai wadah persatuan dan pembinaan berpolitik bagi rakyat Indonesia</p><p>8.BP KNIP mengusulkan perlu dibentuknya partai partai politik.</p><p> 9 . Pembubaran Republik  Indonesia  Serikat  (RIS)  berlanjut  diawalinya  konferensi bersama antara pemerintah Republik Indonesia Serikat, Republik Indonesia dan Negara Indonesia Timur yang dilaksanakan pada tanggal 13 Mei 1950 untuk pertama kalinya.</p><p>10. Pemilu 1955 merupakan tonggak demokrasi pertama di Indonesia.</p><p><br></p><p>Pertanyaan : Apa tujuan diubahnya sistem pemerintahan presidensial ke sistem pemerintahan parlementer?</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-23 04:24:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2800161174</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nasya Shiloh Peterson</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2800194856</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Pemerintah RI pada 1947 membentuk perwakilan resmi di Singapura yang diberi nama Indonesian Office (Indoff). </p><p>2. Secara resmi indoff merupakan badan yang memperjuangkan kepentingan politik di luar negeri, namun secara rahasia berusaha menembus blokade ekonomi Belanda dengan melakukan perdagangan barter.</p><p>3. Kas Negara mengalami kekosongan karena pajak dan bea masuk lainnya belum ada </p><p>sementara pengeluaran negara semakin bertambah. </p><p>4. Pada masa awal kemerdekaan terjadi perubahan system pemerintahan dari </p><p>Sistem presidensial menjadi system Parlementer. </p><p>5.  Pada masa awal kemerdekaan, tingkat  perekonomian Indonesia berada pada titik terendah karena peredaran mata uang yang tidak  terkendali (hyperinflasi),  adanya blockade ekonomi oleh Belanda dan kosongnya kas negara.</p><p>6. Pada tanggal 1 Maret 1952, Presiden Soekarno Wilopo dari PNI sebagai formatur. Setelah bekerja selama dua minggu berhasil dibentuk kabinet baru di bawah pimpinan Perdana Mentari Wilopo, sehingga bernama Kabinet Wilopo. </p><p>7. Pada era Demokrasi Liberal yang berlangsung dari 1950-1959  ada tujuh kabinet yang memegang pemerintahan, sehingga hampir setiap tahun terjadi pergantian kabinet. </p><p>8. telah berakhirnya pemerintahan RIS pada 1950, pemerintahan Republik Indonesia masih melanjutkan model demokrasi  parlementer yang liberal.  </p><p>9. Zaket Kabinet berisi unsur ahli dan golongan intelektual dan tidak adanya unsur partai politik di dalamnya. </p><p>10. Kabinet dipimpin oleh seorang perdana menteri dan bertanggung jawab kepada  parlemen.  </p><p><br/></p><p>Pertanyaan : mengapa indonesia mulai mengubah sistem pemerintahan dari Presidensial ke Parlementer? </p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-23 05:01:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2800194856</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nikita Putri Alexia 12 MIPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2800222031</link>
         <description><![CDATA[<p>10 Pernyataan (Literasi 2)</p><p>1. Seteleh Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, berbagai peristiwa ingin merebut kembali kedaulatan Indonesia oleh penjajah pun terjadi. Belanda ingin kembali menguasai Indonesia setelah Jepang dikalahkan oleh Sekutu</p><p>2. Di bidang ekonomi, pemikiran dan sumbangsihnya perkembangan koperasi membuat ia dijuluki sebagai Bapak Kuperasi. Sosok dan peran sejarah yang penting dari Bung Hatta antara lain menyampaikan pikiran dan pidato yang mengubah sejarah.</p><p>3. Kontribusi Bung Hatta dalam mempertahankan mempertahankan kemerdekaan Indonesia adalah memimpin Delegasi Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar di Den. Haag negeri Belanda.</p><p>4. Peran-peran penting yang diikuti oleh Mohammad Roem adalah menjadi delegasi di perjanjian Linggarjati pada tahun 1946 dan perjanjian Renville pada tahun 1948.</p><p>5. Pada tahun 1949, Roem dipercaya untuk menjadi pemimpin dalam perundingan antara Dr. Jan Herman van Roijen (Belanda) dengan dirinya.</p><p>6. Ismail Marzuki, mewujudkan integrasi melalui seni dan sastra.</p><p>7. Jasa Ir. Soekarno dalam memperjuangkan. kemerdekaan Indonesia tidak perlu diragukan lagi Soekarno adalah presiden pertama Indonesia.</p><p>8. Kaisiepo menjadi anggota delegasi Papua dalam konferensi Malino. di Sulawesi Selatan, dimana dia sempat menyebut Papua (Nederlands Nieuw Guinea) dengan nama Irian yang konon diambil dari bahasa Biak dan berarti daerah. panas. Namun kata Irian tersebut malah diberinya pengertian lain "Ikut Republik Indonesia Anti Nederlands."</p><p>9. Untuk mengenang jasa Frans Kaisiepo, namanya diabadikan sebagai nama Bandar Udara Frans Kaisiepo di Biak. Selain itu namanya juga di abadikan di salah satu KRI yaitu KRI Frans Kaisiepo. Pada tanggal 19 Desember 2016, ia diabadikan dalam uang kertas Rupiah baru pada pecahan Rp. 10.000.</p><p>10. KIM dibentuk oleh Silas Papare, tujuan KIM yang dibentuk pada bulan September 1945 ini adalah untuk menghimpun kekuatan dan mengatur gerak perjuangan dalam membela dan mempertahankan proklamasi 17 Agustus 1945.</p><p>Pertanyaan : </p><p>1. Bagaimana para tokoh nasional dan daerah yang berjuang dalam mempertahankan kemerdekaan dapat mendapatkan penghargaan dari negara sebagai Pahlawan Nasional?</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-23 05:29:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2800222031</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jesseline Metta Tanoro </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2800246933</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Republik Indonesia (RIS) lahir atas hasil konferensi Meja Bundar (KMB) yang dilaksanakan di Den Haag pada tanggal 2 November 1949 yang terbagi kedalam 7 negara bagian dan 9 satuan kenegaraan yang kemudian memisahkan masing-masing kekuasaan daerah. </p><p><br></p><p>2. Pada tanggal 15 Agustus 1950, setelah melalui berbagai proses, dilakukan pengesahan UUS RIS yang bersifat sementara sehingga dikenal dengan UUD'S 1950 yang disahkan oleh presiden RIS terdiri dari campuran UUD 45 dan UUD RIS. </p><p><br></p><p>3. Pada awal kemerdekaan, politik luar negeri Indonesia difokuskan pada bagaimana memperoleh pengakuan dari negara lain atas kemerdekaannnya yang kemudian mencetuskan politik bebas aktif. </p><p><br></p><p>4. Indonesia sampai dengan tahun 1950an telah menjalankan dua sistem pemerintahan yang berbeda, yaitu sistem presidensial dan sistem parlementer.</p><p><br></p><p>5. Pelaksanaan sistem parlementer tidak diikuti dengan perubahan UUD. Baru pada masa Republik Indonesia Serikat pelaksanaan sistem parlementer dilandasi oleh Konstitusi, yaitu Konstitusi RIS. Pada masa Demokrasi Liberal, pelaksanaan sistem parlementer dilandasi oleh UUD Sementara 1950 atau dikenal dengan Konstitusi Liberal.</p><p><br></p><p>6. Pada masa demokrasi liberal Pemerintahan Republik Indonesia dijalankan oleh suatu dewan menteri (kabinet) yang dipimpin oleh seorang perdana menteri dan bertanggung jawab kepada parlemen (DPR).</p><p><br></p><p>7. Pergantian kabinet terutama disebabkan adanya perbedaan kepentingan diantara partai-partai yang ada. Perbedaan diantara partai-partai tidak pernah dapat terselesaikan dengan baik sehingga dari tahun 1950 sampai tahun 1959 terjadi silih berganti kabinet. </p><p><br></p><p>8. Keberhasilan Kabinet Karya yang paling menguntungkan kedaulatan Indonesia dengan dikeluarkannya Deklarasi Djuanda yang mengatur batas wilayah kepulauan Indonesia yang dikuatkan dengan peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang No. 4 prp. Tahun 1960 tentang perairan Indonesia. </p><p><br></p><p>9. Kabinet Ali Sastromojoyo II mendapatkan dukungan penuh dari Parlemen dan Presiden Soekarno, sehingga dianggap sebagai titik tolak dari periode planning and investment. Kabinet ini berhasil melakukan pembatalan seluruh perjanjian KMB. </p><p><br></p><p>10. Deklarasi Djuanda mengandung konsep bahwa tanah air yang tidak lagi memandang laut sebagai alat pemisah dan pemecah bangsa, seperti pada masa kolonial, namun harus dipergunakan sebagai alat pemersatu bangsa dan wahana pembangunan Nasional.</p><p><br></p><p>Pertanyaan: </p><p>Republik Indonesia (RIS) lahir dari hasil konferensi Meja Bundar (KMB) yang dilaksanakan di Den Haag oleh Belanda. Apa tujuan sebenarnya Belanda membentuk Republik Indonesia Serikat ?</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-23 06:01:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2800246933</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Albert Mario Laurent</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2800427767</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pada tanggal 18 Agustus 1945 Ir. Soekarno memimpin Sidang PPKI untuk pertamakalinya yang menghasilkan 3 keputusan penting yaitu mengesahkan UUD 1945, memilih Presiden dan Wakil Presiden, membentuk Komite Nasional Indonesia.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="2"><li><p>Pada awalnya wilayah Indonesia dibagi 8 provinsi dan mengangkat Gubernur sebagai kepala daerah. Gubernur-gubernur yang diangkat antara lain gubernur provinsi Sumatra, provinsi Jawa Barat, provinsi Jawa Timur, provinsi Jawa Tengah, provinsi Sunda Kecil (Nusa Tenggara), provinsi Maluku, provinsi Sulawesi, provinsi Kalimantan.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="3"><li><p>Dalam persidangan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) di Jakarta tanggal 16 Oktober 1945, Sutan Sjahrir diminta duduk sebagai Ketua Badan Pekerja KNIP. Sebagian besar anggota KNIP mengusulkan perubahan fungsi KNIP dari hanya sebagai pembantu presiden menjadi lembaga legislatif. Hal itu didukung Moh. Hatta yang menerbitkan Maklumat Presiden tanggal 16 Oktober 1945 tentang pemberian kekuasaan legislatif kepada KNIP. Bersama Presiden, KNIP juga ditetapkan ikut menetapkan Garis Garis Besar Hakuan Negara.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="4"><li><p>Salah satu keputusan sidang PPKI pada tanggal 22 Agustus 1945 adalah dibentuknya Partai Nasional Indonesia (PNI). Partai ini diharapkan sebagai wadah persatuan dan pembinaan berpolitik bagi rakyat Indonesia.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="5"><li><p>Pada tanggal 14 November 1945 terbentuk kabinet RI dengan Sutan Sjahrir sebagai Perdana Menteri. Dari sinilah Indonesia mulai mengubah sistem pemerintahan dari Presidensial ke Parlementer yang diawali dengan Kabinet Syahrir.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="6"><li><p>Sampai dengan awal tahun 1946, keadaan ibukota negara sudah semakin kacau, pemerintah terus didesak dan diteror oleh kekuasaan asing. Oleh karena itu pemerintah merencanakan untuk memindahkan ibu kota negara ke luar Jakarta. Akhirnya ibu kota pindah ke Yogyakarta pada tanggal 14 Januari 1946.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="7"><li><p>Perjuangan bangsa Indonesia setelah proklamasi kemerdekaan dikumandangkan ternyata belum selesai. Bangsa Indonesia harus berhadapan dengan bangsa Belanda yang berusaha untuk kembali ke wilayah RI. Kedatangan pasukan sekutu yang diboncengi NICA (Belanda) menimbulkan perlawanan rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan. Selama kurang lebih satu tahun Inggris sebagai bagian dari tentara Sekutu telah berhasil menduduki beberapa kota dan daerah kemudian diserahkan kepada Belanda berdasakan kesepakatan dalam Civil Affair Agreement. Untuk mendapatkan kembali daerah daerah yang diduduki, Bangsa Indonesia menempuh jalan peperangan dan perundingan.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="8"><li><p>Konferensi Meja Bundar (KMB) dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus sampai 2 November 1949 di Den Haag (Belanda). KMB digelar setelah Belanda dan Indonesia melewati beberapa jalur diplomasi sebelumnya.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="9"><li><p>Beberapa jalur diplomasi yang dilakukan oleh Belanda dan Indonesia diantaranya perundingan Linggajati, perjanjian Renville, juga perjanjian Roem-Roijen. Dalam rangka mempercepat penyerahan kedaulatan, pemerintah Indonesia yang kala itu diasingkan di Bangka, bersedia mengikuti KMB. Pada tanggal 2 November 1949, persetujuan KMB berhasil ditandatangani.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="10"><li><p>Pada akhir Desember 1949, berdasarkan hasil Konferensi Meja Bundar (KMB) , Indonesia berhasil mendapatkan pengakuan kedaulatan dari Belanda. Naskah pengakuan kedaulatan ditanda tangani di dua tempat yaitu di negeri Belanda dan di Indonesia. Pada tanggal 27 Desember 1949, diadakanlah penandatanganan pengakuan kedaulatan di negeri Belanda. Pihak Belanda ditandatangani oleh Ratu Juliana, Perdana Menteri Dr. Willem Drees, Menteri Seberang Lautan Mr. AM . J.A Sassen. Sedangkan delegasi Indonesia dipimpin oleh Drs. Moh. Hatta. Pada waktu yang sama di Jakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Wakil Tertinggi Mahkota AH.J. Lovink menandatangani naskah pengakuan kedaulatan. Penandatangan ini menegaskan kedaulatan Indonesia. Bentuk negara Indonesia pun berubah menjadi negara serikat yakni Republik Indonesia Serikat (RIS).</p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p><p>Pertanyaan:</p><p>Bagaimana kondisi politik Indonesia setelah proklamasi kemerdekaan pada tahun 1945?</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1283857598/cca71e12b213b359f81187055a4f0924/download__6_.jpg" />
         <pubDate>2023-11-23 09:06:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2800427767</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ieviory Veglia Bong </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2800831546</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Keadaan politik di Indonesia di awal kemerdekaan terjadi ketegangan,kekacauan dan berbagai insiden. Dikarenakan ada pihak asing yang tidak ingin Indonesia merdeka. </p><p>2. Rakyat Indonesia terlibat dalam konflik dengan sisa-sisa kekuatan Jepang yang beralasan diminta Sekutu untuk tetap menjaga Indonesia dalam keadaan status quo. </p><p>3. Indonesia juga menghadapi tentara Inggris atas nama Sekutu dan NICA.</p><p>4. Pemerintahan Indonesia sudah terbentuk beserta alat kelengkapan negara tetapi masih banyak kekurangan di awal-awal kemerdekaan.</p><p>5. Kondisi politik Indonesia pada masa awal kemerdekaan masih belum stabil dan ada berbagai perubahan dan perkembangan yang terjadi pada masa itu. </p><p>6. Ketidakstabilan itu disebabkan adanya persaingan antar partai politik yang berbeda ideologi untuk menjadikan partai yang paling berpengaruh di Indonesia.</p><p>7. Gangguan keamanan dalam negeri dan pemberontakan yang terjadi pada awal kemerdekaan yang mengancam disintegrasi bangsa.</p><p>8. Bangsa Indonesia masih mencari sistem pemerintahan yang cocok sehingga terjadi perubahan sistem pemerintahan dari presidensial menjadi Parlementer.</p><p>9.Kedatangan Inggris yang diboncengi NICA yang ingin kembali menjajah Indonesia, menimbulkan pertempuran di berbagai daerah. </p><p>10. Sampai dengan kedatangan Sekutu,Jepang mempertahankan wilayah Indonesia dengan cara yang sama, yang menyebabkan perperangan antara warga Indonesia dan tentara Jepang.</p><p><br/></p><p>Pertanyaan : </p><p>Bagaimana konflik antara rakyat Indonesia dan kekuatan asing, seperti Jepang dan Inggris, memengaruhi stabilitas politik Indonesia pada masa awal kemerdekaan?</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2169581987/c8910bfda7172ed8ed57bf04bc409dc9/indo.png" />
         <pubDate>2023-11-23 15:22:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2800831546</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fathir Azkamory Chesterian</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2801097739</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Keadaan politik di Indonesia pada awal kemerdekaan belum lah stabil, karena ada pihak yang tidak ingin Indonesia merdeka.</p></li><li><p>Pemerintahan sudah terbentuk tetapi masih memiliki banyak kekurangan.</p></li><li><p>Ketidakstabilan politik Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor.</p></li><li><p>Pada tanggal 18 Agustus 1945 Ir. Soekarno memimpin sidang PPKI yang menghasilkan 3 keputusan penting yaitu membentuk UUD 1945, memilih Presiden dan Wakil Presiden, dan juga membentuk Komite Nasional.</p></li><li><p>Sistem pemerintahan yang awalnya presidensial diubah menjadi parlementer.</p></li><li><p>Pada awalnya, Indonesia dibagi menjadi 8 provinsi.</p></li><li><p>Pada akhir Desember 1949, Berdasarkan hasil Konferensi Meja Bundar (KMB) , <br>Indonesia berhasil mendapatkan pengakuan kedaulatan dari Belanda.</p></li><li><p>Keadaan ekonomi Indonesia di awal kemerdekaan sangatlah sulit.</p></li><li><p>Ada beberapa faktor yang menyebabkan kesulitan ekonomi pada masa itu, seperti inflasi, blokade ekonomi dari Belanda, dan juga kekosongan kas negara.</p></li><li><p>Meski demikian, pihak pemerintah telah mengambil beberapa langkah untuk menghadapi krisis ekonomi di awal kemerdekaan.</p></li></ol><p><br/></p><p>Pertanyaan:</p><p>Apa yang menjadi faktor utama ketidakstabilan ekonomi di awal kemerdekaan?</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-23 22:49:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2801097739</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Marcello 12 MIPA 1</title>
         <author>leowatchjpn</author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2801425304</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Pernyataan</strong></p><ol><li><p>Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, para pemimpin bangsa  Indonesia terus berjuang membenahi  tatanan  kehidupan    berbangsa  dan  bernegara.</p></li><li><p>Keadaan ekonomi Indonesia pada akhir kekuasaan Jepang dan pada awal berdirinya Republik Indonesia sangat kacau dan sulit. </p></li><li><p>Kabinet natsir dilantik pada  tanggal 7 September 1950 dengan Mohammad Natsir dari Partai Masyumi sebagai perdana menteri.</p></li><li><p>Pada  masa pemerintahan  kabinet Ali Sastroamidjojo  I, Menteri  Perekonomian Mr. Iskaq Cokrohadisuryo memperkenalkan sistem ekonomi yang dikenal dengan sistem Ali-Baba.</p></li><li><p>Keberhasilan Kabinet Karya yang paling menguntungkan kedaulatan Indonesia dengan dikeluarkannya Deklarasi Djuanda yang mengatur batas wilayah kepulauan Indonesia.  </p></li><li><p>Partai politik merupakan suatu kelompok terorganisir yang anggota-anggotanya mempunyai  orientasi, nilai-nilai dan cita-cita yang sama. Pelaksanaan pemilihan umum 1955 bertujuan untuk memilih wakil-wakil rakyat yang  akan duduk dalam parlemen dan dewan Konstituante. Pemilihan  umum ini diikuti oleh partai-partai politik yang ada serta oleh kelompok perorangan. Pemilihan umum  ini  sebenarnya  sudah  dirancang sejak kabinet Ali  Sastroamijoyo  I  (31 Juli 1953-12  Agustus 1955) dengan membentuk Panitia Pemilihan  Umum  Pusat dan Daerah  pada  31  Mei  1954.</p></li><li><p>Pembubaran Republik  Indonesia  Serikat (RIS) berlanjut  diawalinya  konferensi bersama antara pemerintah Republik Indonesia Serikat, Republik Indonesia dan Negara Indonesia Timur yang dilaksanakan pada tanggal 13 Mei 1950 untuk pertama kalinya.</p></li><li><p>Keadaan ekonomi Indonesia pada akhir kekuasaan Jepang dan pada awal berdirinya Republik Indonesia sangat kacau dan sulit.</p></li><li><p>Inflasi terjadi karena di satu sisi tidak terkendalinya peredaran uang yang dikeluarkan  pemerintah Jepang dan beredarnya mata  uang cadangan yang dikeluarkan oleh sekutu sementara RI belum memiliki mata uang sendiri, di sisi lain ketersediaan barang menipis bahkan langka di beberapa daerah. </p></li><li><p>Pada akhir Desember 1949, Berdasarkan hasil Konferensi Meja Bundar  (KMB), Indonesia berhasil mendapatkan pengakuan kedaulatan dari Belanda. </p></li></ol><p><strong>Pertanyaan</strong></p><ol><li><p>Kondisi kehidupan ekonomi pada masa awal kemerdekaan tidak stabil karena terjadi inflasi.Terjadinya inflasi pada masa awal kemerdekaan disebabkan oleh...</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-24 04:47:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2801425304</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Regina Rasya B - 12 MIPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2801696412</link>
         <description><![CDATA[<p>Literasi 1</p><p><br></p><p><strong>Pernyataan :</strong></p><p>1. Indonesia telah sampailah kepada kemerdekaannya pada Tahun 1945. Namun, Indonesia tetap tidak terlepas oleh adanya ketidakstabilan, ketegangan dan berbagain insiden yang terjadi pada awal kemerdekaannya. Salah satu hal yang terjadi merupakan tantangan dari berbagai perubahan dan perkembangan pada masa itu.</p><p><br></p><p>2. Terdapat beberapa faktor mengapa ketidakstabilan tersebut terjadi :</p><p>A. Faktor Internal</p><p>- Kurangnya keamanan dalam negeri yang sering mengalami kegangguan.</p><p>- Terjadinya persaingan di dunia partai politik</p><p>Faktor Internal ini merupakan faktor yang samgat memperumit situasi politik di Indonesia.</p><p>B. Faktor Eksternal</p><p>- Penjajahan Indonesia yang ingin dilakukan kembali oleh Kedatangan Inggris.</p><p>- Terjadinya peperangan antara masyarakat Indonesia dan Tentara Jepang.</p><p><br></p><p>3. Terbentuknya Partai Nasional Indonesia(PNI) yang merupakan salah satu dari keputusan sidang PPKI yang diselenggarakan pada tanggal 22 Agustus 1945. Partai ini dipimpin oleh Presiden pertama yaitu Ir. Soekarno dan berguna untuk wadah persatuan dan pembinaan untuk warga Indonesia yang baik dalam berpolitik.</p><p><br></p><p>4. Tepatnya pada tanggal 14 Januari 1946, Pemerintah resmi memutuskan Yogyakarta sebagai Ibukota Negara. Hal ini dilakukan karena Yogyakarta saat itu memiliki simbol kebudayaan dan sejarah yang kuat sebagai Pusat kebudayaan Jawa. Lalu, Kota ini merupakan salah satu kota yang memiliki kekuatan pertahanan yang lebih dari faktor Internal maupun Eksternal, serta letaknya yang sangat strategis yang tepatnya pada ditengah Jawa.</p><p><br></p><p>5. Penjajahan Belanda diakhiri setelah penandatanganan Perjanjian Roem-Roijen pada akhir Desember 1949.</p><p><br></p><p>6. Hasil Konferensi Meja Bundar(KMB) yang membuat didirikannya Republik Indonesia Serikat </p><p>Republik Indonesia (RIS)</p><p>dilaksanakan di Den Haag pada tanggal 2 November 1949. Republik Indonesia Serikat (RIS) itu berbentuk negara federal yang memecah belah persatuan bangsa. </p><p><br></p><p>7. Pada tanggal 17 Agustus 1950, RIS resmi dibubarkan karena mengalami berbagai kendala seperti ketidakstabilan politik dan Indonesia kembali menjadi Negara Kesatuan dengan nama Republik Indonesia.</p><p><br></p><p>8. Belanda melakukan blokade ekonomi pada Indonesia. Hal ini dilakukan pada bulan November 1945 karena Belanda ingin memulihkan kendali kolonial mereka setelah Indonesia mengumumkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.</p><p><br></p><p>9. Indonesia mengirim delegasi ke Belanda pada masa pemerintahan Kabinet Burhanuddin Harahap. Hal ini dilakukan dengan misi merundingkan masalah Finansial Ekonomi.</p><p><br></p><p>10. Dewan Konstituante mengalami patah ide dalam menyusun konstitusi baru. Hal ini menyebabkan konstituante-pun berjalan tidak lancar (gagal) dan diperparah lagi dengan masing-masing partai didalamnya memiliki keegoisan yang sangat besar yang hanya mengejar kepentingan partainya untuk mendapatkan keuntungan lebih dari partai lainnya tanpa mengutamakan kepentingan negara.</p><p><br></p><p><strong>Pertanyaan :</strong></p><p>- Mengapa Perjanjian Roem-Roijen dilakukan dan apa isi dari Perjanjian tersebut?</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2006383851/38b7b954be979b092decd71f399cc1ce/c6ccce28d55329f26bde320f4f79a4ae.jpg" />
         <pubDate>2023-11-24 09:49:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/merdekabelajarmengajar/XIIMIPA1/wish/2801696412</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
