<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>XI IPA 1- DISKUSI HAM CHAPTER 1 by Yusifa Nur Aulia</title>
      <link>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1</link>
      <description>SILAHKAN TULISKAN hasil diskusi kalian disini</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-08-02 01:27:40 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2021-10-02 04:51:19 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>abdullah ammar and  hasan jundi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1666167891</link>
         <description><![CDATA[<div>1. bedasarkan identifikasi kami , bukan hanyak hak kebebasan saja , karena masih banyak hak lainya dalam diri seseorang antara lain hidup, berkeluarga dan melanjutkan keturunan, mengembangkan diri, memperoleh keadilan, rasa aman, kesejahteraan, dan turut serta dalam pemerintahan<br><br></div><div>2. sampai saat Ini kami melihat masih banyak pelangaran pelanggaran&nbsp; hak asasi manusia dan masih perlu perbaikan dan pengembangan dalam pelaksaan nya<br><br></div><div>3. menurut kami sudah benar keberadaan nya, tetapi masih sering di salah gunakan untuk membungkam orang-orang yang ingin berpendapat&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-02 01:37:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1666167891</guid>
      </item>
      <item>
         <title>22. Saif dan 14. Ghifar</title>
         <author>musyantosaif</author>
         <link>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1666168358</link>
         <description><![CDATA[<div>Pertanyaan:<br>1. Apakah hanya kebebasan berpendapat yg dimiliki setiap individu?&nbsp;<br>Tidak, karena dalam Pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945 (“UUD 1945”) yang berbunyi: “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan Undang-undang”<br><br>jadi setiap individu juga mendapatkan hak bebas berserikat dan tidak dihalangi<br><br>2. bagaimanakah pelaksanaan hak asasi manusia di Indonesia saat ini?<br>sebagian besar mungkin sudah terwujudkan, tapi masih banyak yang kurang terutama di saat pandemi seperti ini, kebebasan para pedagang kecil dibatasi dalam berniaga<br><br>3. bagaimana menurut kalian penerapan uu ite dengan kebebasan berpendapat?&nbsp;<br><br>&nbsp;jelek, uu ite itu melanggar kebebasan berpendapat di internet. Pasal 27 ayat 3 UU ITE menyebut melarang setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.<br><br>secara tidak langsung pasal tersebut menyensor aktivitas di internet. Dengan demikian, pasal tersebut melanggar UUD 1945 yg telah lama ditetapkan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-02 01:38:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1666168358</guid>
      </item>
      <item>
         <title>RAFIF, ABDAD, GHOZI</title>
         <author>rafifzaidan07</author>
         <link>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1666169988</link>
         <description><![CDATA[<div>1.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Apakah hanya hak kebebasan mengemukakan pendapat yang melekat pada setiap individu?<br><br></div><div>Jawaban: Hak yang melekat pada setiap individu beraneka macam, tidak hanya hak mengemukakan pendapat. seorang individu lahir ke dunia dengan seperangkat hak. ... Hak ini dinamakan hak asasi manusia.<br><br><br></div><div>2.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Bagaimanakah pelaksanaan hak asasi maunisa di Indonesia saat ini?<br><br></div><div>Jawaban: pelaksanaan HAM di Indonesia tidak berjalan dengan baik. Sebaliknya, HAM di Indonesia justru berjalan mundur.</div><div>&nbsp;<br><br></div><div>3.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Bagaimanakah menurut kalian penerapan uu ite dengan kebebasan berpendapat?<br><br></div><div>Jawaban: dengan etika yang pas, tidak menyakiti pihak lain. Kalo sekarang, menurut saya uu ite bertolak belakang dengan freedom of speech atau kebebasan berpendapat, karena uu ite sama saja seperti membatasi orang untung berpendapat walaupun pendapat itu mengandung pencemaran nama baik</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-02 01:40:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1666169988</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mario &amp; Zaydan</title>
         <author>muhammadmario2020</author>
         <link>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1666188990</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Apakah hanya hak kebebasan mengemukakan pendapat yang melekat pada setiap individu?<br><br>Tidak, tentunya masih banyak hak-hak lain yang melekat pada setiap individu. Seperti; hak untuk hidup, hak untuk menerima pendidikan, hak untuk beragama, dll.<br><br>2. Bagaimanakah pelaksanaan hak asasi manusia di Indonesia saat ini?<br><br>Pelaksanaan hak asasi manusia di Indonesia saat ini masih belum sepenuhnya terwujud. Hal itu terjadi lantaran pelaksanaan kewajiban asasi manusia belum maksimal. Selain itu, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhinya, seperti: kurangnya fasilitas yang memadai, kondisi ekonomi, pendidikan yang belum merata, dll.<br><br>3. Bagaimana penerapan UU ITE terhadap kebebasan berpendapat?<br><br>Sebenarnya tujuan dibuatnya UU ITE sudah bagus, yaitu untuk mengurangi tingkat pengguna media sosial yang berkata kasar, cyber bullying, body shamming, dll.&nbsp;<br><br>Namun, dalam penerapannya seringkali UU ITE ditujukan kepada orang-orang yang hanya mengungkapkan pendapat pribadinya saja tanpa berniat untuk melanggar apapun.&nbsp;<br><br>Sehingga hal itu membuat banyak pengguna media sosial menjadi takut untuk mengemukakan pendapatnya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-02 02:00:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1666188990</guid>
      </item>
      <item>
         <title>19. Rasyad haidar hanif &amp; 12. M. Ammar nur hisyam</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1666707946</link>
         <description><![CDATA[<div>1. seorang individu lahir ke dunia dengan seperangkat hak. Hak-hak yang dimiliki manusia sejak lahir bermacam-macam jenisnya. Hak ini dinamakan hak asasi manusia.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<br>Hak yang melekat sejak lahir:</div><ul><li>Hak untuk memeluk agama</li><li>Hak untuk mengikuti adat isitiadatnya</li><li>Hak untuk mengembangkan potensi</li><li>Dll</li></ul><div><br>2. “Penegakan HAM di Indonesia masih buram, masih banyak pelanggaran-pelanggaran HAM yang terjadi. Hal ini harus terus diperjuangan agar negara bertindak,” kata&nbsp; Hairansyah, Komisioner Mediasi dan Koordinator Subkomisi Penegakan HAM, Komnas HAM RI.<br><br>3. Pemerintah melalui Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Samuel Abrijani Pangerapan mengatakan bahwa Pasal 28 ayat (2) dan Pasal 45A ayat (2) <strong>UU</strong> Informasi dan Transaksi Elektronik (<strong>UU ITE</strong>), tidak membatasi <strong>kebebasan</strong> masyarakat untuk <strong>berpendapat</strong>.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-02 12:55:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1666707946</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Thariq, Farhan, dan Farid</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1666781370</link>
         <description><![CDATA[<div>Pertanyaan :<br>1. Apakah hanya hak kebebasan mengemukakan pendapat yang melekat pada setiap individu?<br><br>Dalam hal ini Hak untuk mengemukan pendapat diatur di UUD Tahun 1945 Pasal 28.<br>Hak setiap individu beraneka macam, tidak hanya hak mengemukakan pendapat. Terdapat hak-hak lain, yaitu :<br>a. Hak untuk beragama<br>b. Hak untuk hidup<br>c. Hak atas rasa aman, dan lain-lain<br>jika dilihat hak-hak dasar manusia sejak lahir pun sudah banyak, apalagi saat beranjak dewasa<br><br>2. Bagaimankah pelaksanaan HAM di Indonesia saat ini?<br><br>Pelaksanaan HAM di Indonesia saat ini dirasa masih kurang, seperti beberapa kasus para pengusaha kecil-menengah. Seringkali mereka ingin membuka suatu usaha di suatu tempat namun pemerintah merasa tempat tersebut tidak tertata dan dibubarkanlah tempat usaha tersebut, dan di sisi lain juga pemerintah tidak segera memberikan mereka lahan untuk berdagang sehingga hak mereka tidak terpenuhi yaitu hak untuk berekonomi, mencari nafkah untuk kelangsungan kehidupan<br><br>3. Bagaimana penerapan UU ITE terhadap kebebasan berpendapat?<br><br>UU tersebut bagus sekali, kita bisa menyuarakan pendapat kita dengan bebas dan lantang. Tetapi yang terjadi di indonesia saat ini tidak sesuai dengan UU tersebut. Kebebasan berpendapat yang dilakukan masyarakat kepada pemerintah di cap sebagai penghinaan, hal itu menjadi pertanyaan kita semua apakah hal tersebut merupakan hak kebebasan dalam mengemukakan pendapat....?<br><br>Sebenarnya kita tidak bisa mengatakan UU ITE melanggar UU 1945 Pasal 28, namun hanya perlu improvisasi dari penerapannya di masyarakat, lebih dewasa, lebih selektif, lebih adil &nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-02 14:14:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1666781370</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Izzudin dan Kenzie</title>
         <author>kenzienabil2004</author>
         <link>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1671524010</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp;</div><div>1. Apakah hanya hak kebebasan mengemukakan pendapat yang melekat pada setiap individu?<br><br><br><br></div><div>Tidak, tentunya setiap manusia yang lahir di dunia memiliki lebih dari satu hak, hak-hak tersebut tidak hanya hak kebebasan mengemukakan pendapat, ada juga hak hidup, aak kepemilikan, hak memeluk agama, hak mendapat pendidikan, dan masih banyak lagi&nbsp;<br><br></div><div>&nbsp;<br><br></div><div>2. Bagaimanakah pelaksanaan hak asasi di Indonesia ini ?<br><br></div><div>Pelaksanaan HAM di terasa masih kurang atau malah mengalami kemunduran. Banyak peraturan yang tidak diimbangi dengan penguatan kebijakan perlindungan HAM dan sosial, banyak aparat yang main kekerasan terhadap warga saat PPKM, sebaliknya bagi pejabat-pejabat yang bebas keluar masuk negeri saat pandemi ini malah dibiarkan.&nbsp;<br><br></div><div>&nbsp;<br><br></div><div>3. Bagaimana penerapan UU ITE dalam kebebasan pendapat?<br><br></div><div>Sudah bagus, namun banyak disalahgunakan dengan mudah oleh orang-orang berkuasa untuk menjerat orang-orang demi membungkam kritik, sehingga UU ITE mengancam kebebasan berpendapat dan berekspresi masyarakat. Seharusnya Pemerintah wajib menghormati dan melindungi hak atas kebebasan berekspresi dan berpendapat, termasuk mereka yang memiliki pandangan bertentangan dengan pemerintah secara damai.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-07 04:37:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1671524010</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Zhafif &amp; Afif</title>
         <author>afifudin2029</author>
         <link>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1671968319</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Tidak, setiap individu tidak hanya memiliki hak untuk berpendapat, sejak seseorang dilahirkan mereka memiliki hak-hak yang sama seperti orang-orang pada umumnya yang sudah tercantum dalam hak asasi manusia seperti hak untuk mendapatkan ilmu, hak untuk hidup, dll<br><br>2. Masih kurang, meskipun hak asasi manusia sudah jelas, namun masih ada orang-orang yang berusaha mengurangi hak seseorang dalam kehidupannya, seperti pemblokiran sarana umum tanpa izin pemerintah, penculikan anak, bahkan pembunuhan<br><br>3. UU ITE dibentuk dengan tujuan yang bagus,yaitu agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan sosial media, tidak menyebar berita palsu dan merasa aman saat bermedia sosial.Tetapi di era Pak Jokowi ini saya melihat bahwa justru malah UU ITE ini membuat kita tidak merasa aman,bahkan kadang kita merasa takut untuk mengeluarkan pendapat kita.Rasa rasanya UU ITE ini malah di gunakan oleh pemerintah untuk melindungi dirinya dari kritik masyarakat.Padahal seharusnya di negara Indonesia yang katanya negara demokrasi ini kita bisa bebas berpendapat.Semoga kedepanya UU ITE ini bisa lebih efektif dan tepat dalam penggunaanya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-08 08:37:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1671968319</guid>
      </item>
      <item>
         <title>20. Rifki &amp; 21. Rezaul</title>
         <author>rifkialaudin123</author>
         <link>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1672021555</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Tidak, karena tidak hanya hak kebebasan berpendapat yang melekat setiap individu, ada hak-hak selain itu yang dimiliki oleh setiap individu contohnya hak mendapatkan pendidikan, hak atas penghidupan yang layak, hak atas rasa aman, dan lain-lain..<br><br>Mengenai kebebasan berpendapat, memang hal itu juga termasuk hak, bisa dilihat pada pasal 28 UUD 1945<br><br>Kebebasan yang dimaksud adalah bukan kebebasan tanpa batas karena kebebasan kita dibatasi oleh kebebasan orang lain<br><br>2. Pelaksanaan HAM di Indonesia bisa dibilang rendah kualitasnya karena masih belum sepenuhnya berjalan dan masih banyak juga yang melanggar baik dari rakyat maupun pejabat negara<br><br>&nbsp;3.&nbsp; Memang sebagian besar UU ini sudah diterapkan dengan prinsip kemanusian yang beradab , tetapi dalam situasi dan kondisi tertentu UU ini justru bisa disalahgunakan contoh seperti kita menyuarakan atas tindakan yang tidak bertanggung jawab oleh suatu pemimpin , iya kalau pemimpin tersebut melakukan evaluasi dan bener-bener jujur dalam beramanah , kalau tidak ? apalagi kita ada&nbsp; UUD 45 Pasal 28E ayat 3 yaitu "Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat". Pendapat tidak hanya disampaikan secara lisan seperti pidato namun juga dapat lewat tulisan dan lain-lain. Mengemukakan pendapat sebenarnya adalah hak dari segala warga negara</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-08 12:26:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1672021555</guid>
      </item>
      <item>
         <title>04. Adhharul Haqqullah &amp; 05. Amir Rasyid</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1673563542</link>
         <description><![CDATA[<div>1.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Apakah hanya hak kebebasan mengemukakan pendapat yang melekat pada setiap individu?<br><br>Tidak seorang individu lahir ke dunia dengan seperangkat hak. Hak-hak yang dimiliki manusia sejak lahir bermacam-macam jenisnya. Hak ini dinamakan hak asasi manusia.<br><br>2. Bagaimanakah pelaksanaan hak asasi di Indonesia ini ?<br><br>belum terlaksana secara sempurna karena pelaksanaan HAM yang ada di Indonesia masih jauh dari kata ideal bahkan sempurna. Tujuan dan cita – cita utama pelaksanaan HAM di Indonesia adalah Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, namun masih saja sering terjadi pelanggaran HAM yang dilakukan oleh masyarakat bahkan pejabat negara, baik itu pelanggaran HAM berjenis langsung ( seperti perampokan, pembunuhan, pemerkosaan, dsb ) maupun pelanggaran HAM secara tidak langsung ( seperti korupsi, penyalahgunaan wewenang, ketidakadilan terhadap rakyat )<br><br>3. Bagaimana penerapan UU ITE dalam kebebasan pendapat?<br><br>sebenarnya tujuannya bagus tetapi banyak yang menyalahgunakan kebebasan berpendapat tersebut</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-10 02:10:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1673563542</guid>
      </item>
      <item>
         <title>03.achmad aydan, fazik, ammar</title>
         <author>achmadaydan</author>
         <link>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1673571549</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Apakah hanya hak kebebasan mengemukakan pendapat yang melekat pada setiap individu?<br><br>Tidak karena manusia memiliki banyak hak bukan hanya mengemukakan pendapat<br><br>2. Bagaimanakah pelaksanaan hak asasi maunisa di Indonesia saat ini?<br><br>Menurut saya belum karena masih banyak rakyat yg belum bisa hidup dengan nyaman<br><br>3. Bagaimanakah menurut kalian penerapan uu ite dengan kebebasan berpendapat?<br><br>Menurut saya sudah benar tapi masih ada yg tidak mematuhi uu tersebut</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-10 02:19:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yusifanurauliagr/ppknxiipa1/wish/1673571549</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
