<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>BATU BERSURAT TERENGGANU by Fatin Zahirah</title>
      <link>https://padlet.com/fatinnurzahirah/isk3uzjl51pb</link>
      <description>
NAMA: FATIN NUR ZAHIRAH BINTI OTHMAN 
MATRIK: 264015
UNIVERSITI: UUM
PENSYARAH: PUAN AFIFAH BT ABU YAZID
KUMPULAN: K</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2018-10-24 03:07:06 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-07-27 07:47:52 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/327150800/467dc2f661fd1780fe599c6b7fd0db0a/image.jpg</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>fatinnurzahirah</author>
         <link>https://padlet.com/fatinnurzahirah/isk3uzjl51pb/wish/296269462</link>
         <description><![CDATA[<div>Penyebaran Islam di Tanah Melayu turut didorong oleh faktor hubungan diplomatik dengan negara luar seperti Kerajaan Moghul di India dan Makkah. Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam di Acheh misalnya mengadakan hubungan diplomatik dengan kerajaan Islam seperti Gujerat, Malabar, Turki, Mesir, Mekah dan lain-lain. Pada zaman baginda, Acheh telah dikunjungi oleh para ulama seperti Sheikh Abdul Kadir Ibn Hajar dan Sheikh Muhammad Yamani dari Mekah.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/326362066/dc91a1933fc0a3b33df5a36da9bc1ae0/alia04.jpg" />
         <pubDate>2018-10-24 03:07:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatinnurzahirah/isk3uzjl51pb/wish/296269462</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>fatinnurzahirah</author>
         <link>https://padlet.com/fatinnurzahirah/isk3uzjl51pb/wish/296269463</link>
         <description><![CDATA[<div>Peranan saudagar muslim dalam penyebaran agama Islam</div><div>Penyebaran Islam di Indonesia tidak terlepas dari peran saudagar muslim, ulama dan mubaligh melalui proses perdagangan, hubungan sosial dan pendidikan. Para ulama Jawa terkenal dengan sebutan “Wali 9”. Beberapa sejarawan menyebutkan, bahwa awal masuknya Islam ke Indonesia pada abad ke-7, ada pula pendapat lain yang menyatakan pada abad 13. Agama Islam dibawa dan dikembangkan oleh para saudagar muslim dari Gujarat, Arab, dan Persia.<br> Agama ini diterima di Indonesia tidak hanya kalangan bangsawan tetapi juga tokoh masyarakat kepla suku dan para uleebalang (ketua adat). Agama Islam disebarkan dimulai dari daerah pesisir hingga ke daerah yang terletak di daerah terpencil (pedalaman).</div><div>Peranan walisongo dan ulama dalam penyebaran agama Islam</div><div>Penyebaran Islam di Pulau Jawa di koordinir oleh wali-wali melalui organisasi/dewan dakwah wali songo yang beranggotakan sembilan wali. Wali adalah seorang yang berkepribadian baik, dekat dengan Allah, mempunyai kemampuan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Pendapat lain wali adalah orang yang selalu dijaga oleh Allah dan senantiasa berbakti kepadaNya.<br> Pengembangan agama Islam di Jawa oleh wali 9 dilakukan sejak abad 14-16 M. Para wali 9 tersebut tidak hanya sebagai juru da’i tetapi juga berpengaruh besar dalam pemerintahan oleh karenanya mendapatkan gelar Sunan (Suguhanan, Junjungan), yaitu :</div><div>1. Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim) Berasal dari wilayah Maghribi (Afrika Utra). Dia selama 20 tahun berada di Gresik mencetak kader, oleh karenanya dikenal sebagai sunan Gresik. Dialah yang dikenal sebagai pelopor penyebaran Islam pertama di Jawa.<br> 2. Sunan Ampel (Maulana Rahmatullah). Permulaan dakwahnya dimulai dipesantren yang didirikannya di Ampel Denta (dekat Surabaya). Sunan Ampel juga dianggap sebagai penerus cita-cita dan perjuangan sunan Gresik.<br> 3. Sunan Bonang (Maulana Makdum Ibrahim). Sunan ini berupaya menyesuaikan dakwahnya dalam hal pewayangan dan musik gamelan. Setiap bait lagu diselingi dengan ucapan dua kalimat Syahadat (syahadatain atau sekaten).<br> 4. Sunan Drajat (Maulana Syarifudin). Wali ini dikenal sebagai wali yang berjiwa dan sosial tinggi . Wali ini hidup pada masa kerajaan Mojopahit runtuh dan rakyat dalam krisis yang memprihatinkan. Dia juga menggunakan seni sebagai media dakwahnya, yaitu pangkur sebagai alat seni lipfak.<br> 5. Sunan Giri (Maulana Umar Said). Aslinya bernama Raden Paku merupakan seorang wali yang menyebarkan agama Islam dengan menitik beratkan pada bidang pendidikan agama Islam.<br> 6. Sunan Kalijaga (Maulana Muhammad Syahid). Wali ini dikenal sebagai budayawan dan seniman. Wali ini berdakwah dengan cara berkelana. Sarana dakwahnya adalah wayang kalif yang memuat nilai-nilai keislaman. Lagu yang diciptakannya adalah dandanggula.<br> 7. Sunan Muria (Maulana Umar Said). Wali ini terkenal pendiam tapi fatwahnya sangat tajam, oleh karena itu dia dikenal sebagi seorang sufi, bahkan guru tasawuf. Dia juga menyukai seni nuasa keislaman. Dia juga menciptakan lagu sinom dan kinanti.<br> 8. Sunan Kudus (Maulana Ja’far Shadiq). Wali ini mendapat gelar waliyul alim (orang yang luas ilmunya). Karena memiliki ilmu tauhid dan fikih. Oleh karenanya dikenal sebagai sunan Kudus. Dia membangun masjid di Kudus yang disebut Menara Kudus.<br> 9. Sunan Gunung Jati (Maulana Syarif Hidayatullah). Wali ini menyebutkan Islam di Cirebon Jawa Barat. Ia cucu Raja Pejajaran yang lahir di Makkah – setelah dewasa menggantikan pamannya sebagai raja dan berhasil menjadikan Cirebon sebagai kerajaan Islam pertama di Jabar.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/326362066/0a96c4a76c8962d02966efca8de6366f/index.jpg" />
         <pubDate>2018-10-24 03:07:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatinnurzahirah/isk3uzjl51pb/wish/296269463</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>fatinnurzahirah</author>
         <link>https://padlet.com/fatinnurzahirah/isk3uzjl51pb/wish/296269464</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/326362066/87f6222e96c297961932511dde873c04/peta33.jpg" />
         <pubDate>2018-10-24 03:07:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatinnurzahirah/isk3uzjl51pb/wish/296269464</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>fatinnurzahirah</author>
         <link>https://padlet.com/fatinnurzahirah/isk3uzjl51pb/wish/296269465</link>
         <description><![CDATA[<div>Batu ini ditulis di dalam bahasa Melayu dengan tulisan jawi bertarikh 702 hijrah. Tulisan pada batu ini menerangkan, Islam sebagai agama rasmi dan hukum-hukum Islam mengenai perbuatan maksiat dan kenyataan-kenyataan palsu beserta dengan hukuman mengikut taraf seseorang.<br><br>Konsep Maslaha ini merupakan suatu sumber tambahan yang diakui autoritinya di dalam ilmu usul al-fiqh.Ia ditakrifkan sebagai manafaat yang ditujukan oleh Allah kepada hamba-hambaNya, demi untuk memelihara agama, nyawa, akal, keturunan dan harta benda.<br><br></div><div>Konsep<strong> </strong>Siyasah Syariah pula, ia merujuk kepada   kuasa terhad yang diberikan kepada seseorang pemimpin umat Islam melaksanakan dan menguatkuasakan sesuatu dasar yang dapat menjaga maslaha dan menjauhkan mafsadah, walaupun dasar yang dikuatkuasakan ini tiada ketetapan dan keterangan di dalam Quran dan Sunnah<br><br></div><div><br><a href="#_ftnref1">[</a></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-10-24 03:07:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatinnurzahirah/isk3uzjl51pb/wish/296269465</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>fatinnurzahirah</author>
         <link>https://padlet.com/fatinnurzahirah/isk3uzjl51pb/wish/296269466</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/326362066/9d7e5bcbe3131bae486cb77b0275aa0f/index.jpg" />
         <pubDate>2018-10-24 03:07:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatinnurzahirah/isk3uzjl51pb/wish/296269466</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
