<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Merefleksikan Pengalaman Mengajar by Sakha_Qisya</title>
      <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818</link>
      <description>1) Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas? 2)Prinsip apa yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran?3)Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam?  4) Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar?  5) Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?  </description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-07-24 07:06:26 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-07-24 07:41:41 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4ac.png</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>sakhaqisya</author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527706362</link>
         <description><![CDATA[<p>Susi_Keren</p><p> aaaaaaaaaaaaaaaaaa</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:27:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527706362</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527711413</link>
         <description><![CDATA[<p>Diana_Bronis</p><p><br/></p><ol start="5"><li><p>Tantangan yang sering dihadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna dan menggembirakan adalah keterbatasan waktu dan sumber daya, perbedaan individu siswa dalam gaya belajar dan pemahaman serta dalam hal menciptakan suasana yang kondusif.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:33:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527711413</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527713615</link>
         <description><![CDATA[<p>Henni_Ceria</p><ol start="4"><li><p>Guru memposisikan murid dalam proses belajar sebagai center/pusat,tidak lagi seperti pembelajaran klasikal yang menjadikan guru sebagai pusat pembelajaran.Peserta didik diharapkan dapat menjadi aktor yang mampu mengembangkan potensi dan kreativitas kemampuannya dengan maksimal di kelas dengan melibatkan mereka secara langsung dalam proses pembelajaran dan guru sebagai motivator dan pengarahnya.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:34:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527713615</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527714084</link>
         <description><![CDATA[<p>Tari_Keren</p><ol><li><p>Cara merencanakan pembelajaran yaitu menentukan tujuan pembelajaran, menganalisis materi, menyusun rencana pembelajaran, memilih metode pembelajaran, menyiapkan media dan alat pembelajaran dan menyusun kegiatan pembelajaran dan merancang evaluasi</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:34:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527714084</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527714221</link>
         <description><![CDATA[<p>Okta_Tiktok </p><ol start="5"><li><p>Tantangan yang sering dihadapi saat merancang pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan: </p><ul><li><p>Kurangnya Waktu untuk Merancang Pembelajaran yang Mendalam</p></li><li><p>Keragaman Murid yang Kompleks dengan latar belakang, minat, kemampuan, dan kebutuhan belajar yang berbeda</p></li><li><p>Minimnya Ketersediaan Sumber Daya dan Dukungan</p></li><li><p>Keterbatasan Pemahaman Guru tentang Pembelajaran Holistik</p></li></ul></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:34:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527714221</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527714302</link>
         <description><![CDATA[<p>Dwi_Keren</p><ol start="4"><li><p>Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar?</p><p>1. <strong>Sebagai Subjek Aktif, Bukan Objek</strong></p><ul><li><p>Murid tidak hanya mendengarkan dan mencatat, tetapi juga <strong>berpikir kritis, bertanya, berdiskusi, dan menciptakan</strong>.</p></li><li><p>Guru bertindak sebagai fasilitator, bukan satu-satunya sumber pengetahuan.</p></li></ul><p>2. <strong>Memberikan Ruang untuk Suara dan Pilihan Murid</strong></p><ul><li><p>Libatkan murid dalam <strong>pengambilan keputusan</strong> terkait topik, metode, atau proyek yang mereka minati.</p></li><li><p>Praktik seperti <strong>student voice</strong> (suara siswa) dan <strong>differentiated instruction</strong> memberi ruang bagi kebutuhan dan minat individu.</p></li></ul><p>3. <strong>Pembelajaran Berbasis Masalah atau Proyek (PBL)</strong></p><ul><li><p>Melibatkan murid dalam <strong>situasi nyata</strong> untuk menyelesaikan masalah, bukan hanya hafalan konsep.</p></li><li><p>Murid belajar melalui eksplorasi, kolaborasi, dan refleksi.</p></li></ul><p>4. <strong>Penilaian Formatif yang Membangun</strong></p><ul><li><p>Fokus pada <strong>umpan balik yang mendukung perkembangan</strong>, bukan sekadar angka.</p></li><li><p>Dorong refleksi diri agar murid memahami proses belajarnya, bukan hanya hasil akhir.</p></li></ul><p>5. <strong>Membangun Hubungan dan Lingkungan yang Aman</strong></p><ul><li><p>Murid lebih aktif saat merasa <strong>aman, dihargai, dan dipercaya</strong>.</p></li><li><p>Kelas yang inklusif dan suportif membantu mereka merasa punya peran penting dalam pembelajaran.</p></li></ul></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:34:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527714302</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527715800</link>
         <description><![CDATA[<p>Arum_Bronis</p><ol start="3"><li><p>strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam yaitu dengan berdiskusi mendorong siswa untuk&nbsp;memiliki sudut pandang yang berbeda dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk memecahkan masalah yang kompleks.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:35:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527715800</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527715946</link>
         <description><![CDATA[<p>Muhajir_Keren</p><p><br/></p><p>No.5. </p><p><strong>Tantangan Umum dalam Merancang Pembelajaran yang Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan</strong></p><p>1. <strong>Kurikulum dan Target Materi yang Padat</strong></p><ul><li><p><strong>Masalah:</strong> Guru sering terbebani oleh tuntutan menyelesaikan target kurikulum dalam waktu terbatas.</p></li><li><p><strong>Dampak:</strong> Guru fokus pada penyampaian materi, bukan pada proses yang menyentuh kesadaran atau emosi siswa.</p></li></ul><p>2. <strong>Minimnya Waktu untuk Refleksi dan Koneksi Emosional</strong></p><ul><li><p><strong>Masalah:</strong> Pembelajaran sering berjalan terburu-buru.</p></li><li><p><strong>Dampak:</strong> Siswa kurang mendapat ruang untuk berpikir kritis, merenung, atau menyambungkan pelajaran dengan kehidupan nyata mereka.</p></li></ul><p>3. <strong>Kurangnya Pelatihan Guru dalam Strategi Pembelajaran Humanistik</strong></p><ul><li><p><strong>Masalah:</strong> Tidak semua guru dibekali keterampilan untuk menerapkan pembelajaran berbasis kesadaran (mindfulness), kontekstualisasi makna, atau pendekatan yang menggembirakan.</p></li><li><p><strong>Dampak:</strong> Guru cenderung mengandalkan metode ceramah atau soal latihan saja.</p></li></ul><p>4. <strong>Sarana dan Prasarana Terbatas</strong></p><ul><li><p><strong>Masalah:</strong> Fasilitas sekolah tidak mendukung metode pembelajaran aktif atau kreatif.</p></li><li><p><strong>Dampak:</strong> Aktivitas menyenangkan seperti proyek, eksplorasi, atau permainan edukatif sulit diterapkan.</p></li></ul><p>5. <strong>Heterogenitas Siswa</strong></p><ul><li><p><strong>Masalah:</strong> Siswa memiliki latar belakang, minat, dan kemampuan yang sangat beragam.</p></li><li><p><strong>Dampak:</strong> Sulit menyusun kegiatan yang bermakna dan menggembirakan bagi semua siswa secara merata.</p></li></ul><p>6. <strong>Tekanan Nilai dan Ujian</strong></p><ul><li><p><strong>Masalah:</strong> Fokus berlebihan pada capaian nilai akademik.</p></li><li><p><strong>Dampak:</strong> Aspek-aspek seperti keingintahuan, empati, dan semangat belajar bisa terabaikan.</p></li></ul><p>7. <strong>Kurangnya Dukungan Orang Tua dan Lingkungan</strong></p><ul><li><p><strong>Masalah:</strong> Lingkungan luar sekolah (termasuk rumah) tidak selalu mendukung pembelajaran positif.</p></li><li><p><strong>Dampak:</strong> Pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan di sekolah tidak berlanjut di luar kelas.</p></li></ul><p>8. <strong>Sulitnya Menilai Aspek Emosional dan Reflektif</strong></p><ul><li><p><strong>Masalah:</strong> Tidak ada alat ukur baku untuk menilai kesadaran diri, rasa bahagia, atau kedalaman makna belajar.</p></li><li><p><strong>Dampak:</strong> Guru kesulitan mengevaluasi keberhasilan pembelajaran secara holistik.</p></li></ul><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:35:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527715946</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527715989</link>
         <description><![CDATA[<p>Bayu_Bronis</p><ol><li><p>Merencanakan pembelajaran sesuai dengan tujuan materi pembelajaran, menentukan strategi pembelajaran, menyusun assesmen, semua itu dilakukan sebelum pembelajaran dimulai.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:35:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527715989</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527715990</link>
         <description><![CDATA[<p>Farrah_Ceria</p><ol start="2"><li><p>prinsip yang saya gunakan dalam merancang pembelajaran sebelumnya Berpusat pada pesertadidik berdeferensiasi dan sosial emosional peserta didik </p><p>namun sekarang dengan prinsip pembelajaran mendalam yaitu  : BBM</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:35:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527715990</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527716068</link>
         <description><![CDATA[<p>Lisa_Tiktok</p><p><br/></p><ol start="4"><li><p>Kita memposisikan murid sebagai subjek aktif dalam proses belajar, yang terlibat langsung dalam eksplorasi, berpikir kritis, refleksi, dan pengambilan keputusan atas proses belajarnya sendiri.</p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:35:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527716068</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527716431</link>
         <description><![CDATA[<p>tutik_ceria 1 F</p><ol><li><p>Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran dikelas yaitu :</p><ol><li><p>mengidentifikasi tujuan pembelajaran.</p></li><li><p>memilih materi pembelajaran</p></li><li><p>memilih metode pembelajaran yang tepat dan sumber belajar</p></li><li><p>Menyusun strategi penilaian</p></li></ol></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:36:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527716431</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527716710</link>
         <description><![CDATA[<p>Tri Mayasari_ Bronis</p><ol><li><p>Merencanakan pembelajaran sesuai dengan tujuan materi pembelajaran, menentukan strategi pembelajaran, menyusun assesmen, semua itu dilakukan sebelum pembelajaran berlangsung.</p></li><li><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:36:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527716710</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527717449</link>
         <description><![CDATA[<p>Yuli_keren</p><p>Prinsip apa yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran di kelas </p><p>1. Prinsip Pembelajaran Berbasis Pengalaman: </p><p>2. Prinsip Refleksi: </p><p>3. Prinsip Konstruktivisme: Konstruktivisme adalah teori pembelajaran yang menekankan bahwa siswa membangun pengetahuan mereka sendiri melalui pengalaman dan refleksi.</p><p>4. Prinsip Pembelajaran Aktif: </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:37:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527717449</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527718275</link>
         <description><![CDATA[<p> Bu mun _ceria 1f</p><p>1.kita biasanya merencanakan pembelajaran  yang berisi tujuan, langkah-langkah dengan media pembelajaran dan asesmen dan kegiatan diferensiasi berpusat pada peserta didik</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:37:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527718275</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527718278</link>
         <description><![CDATA[<p>Yulia,niska Bronis</p><p><br/></p><p>2.Prinsip yang digunakan dalam merencanakan pembelajaran meliputi :</p><p>-Kejelasan tujuan,keselarasan dengan stansar,perhatian dan motivasi,keaktifan siswa,keterlibatan langsung,pengulangan,tantangan,serta perbedaan individu.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:37:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527718278</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527718344</link>
         <description><![CDATA[<p>Iqbal_Ceria</p><p>5) Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?</p><p>Tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan waktu, alat, dan kemampuan siswa yang beragam. Pembelajaran mendalam membutuhkan waktu lebih, sumber belajar yang memadai, serta pendampingan refleksi yang belum sepenuhnya bisa dilakukan secara optimal.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:37:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527718344</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527719523</link>
         <description><![CDATA[<p>Anip_Keren</p><p>Strategi pembelajaran yang saya lakukan biasanya mencakup :</p><ol><li><p>Melibatkan perencanaan</p></li><li><p>Mempertimbangkan gaya belajar siswa</p></li><li><p>mempertimbangkan metode yang digunakan </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:39:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527719523</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527720401</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Dhevita_Tiktok</p><ol><li><p>Menetapkan tujuan pembelajaran, memilih metode pengajaran yang sesuai, merancang kegiatan pembelajaran yang menarik dengan membuat atau menampilkan media pembelajaran yang interaktif, dan merencanakan penilaian, tidak lupa disesuaikan dengan karakteristik siswa.</p></li><li><p>Prinsip yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran,saya menggunakan prinsip bahwa pembelajaran harus berpusat pada peserta didik,bermakna,dan mendorong keterlibatan siswa aktif dan pembelajaran yang menggembirakan.</p></li><li><p>Strategi pembelajaran yang kami gunakan selama ini sudah kami upayakan mendukung murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam jika dilakukan dengan tepat. Melalui pendekatan pembelajaran mendalam, murid diajak memahami materi secara lebih bermakna, bukan hanya menghafal. Dengan model pembelajaran kolaboratif, mereka belajar berdiskusi dan bekerja sama. Pembelajaran berbasis proyek juga mendorong murid menyelesaikan masalah nyata dengan cara yang kreatif. Semua ini membantu mereka lebih aktif dan berpikir lebih dalam.</p></li><li><p>Kita memposisikan murid sebagai subjek aktif dalam proses belajar, yang terlibat langsung dalam eksplorasi, berpikir kritis, refleksi, dan pengambilan keputusan atas proses belajarnya sendiri.</p></li><li><p>Tantangan yang sering dihadapi saat merancang pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan: </p><p>- Kurangnya Waktu untuk Merancang Pembelajaran yang Mendalam</p><p>- Keragaman Murid yang Kompleks dengan latar belakang, minat, kemampuan, dan kebutuhan belajar yang berbeda</p><p>- Minimnya Ketersediaan Sumber Daya dan Dukungan</p><p>- Keterbatasan Pemahaman Guru tentang Pembelajaran Holistik</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet.com/sakhaqisya/merefleksikan-pengalaman-mengajar-iq4qze77q1f9c818/wish/v3w8ZwgLd6vkZN52" />
         <pubDate>2025-07-24 07:39:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527720401</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527720583</link>
         <description><![CDATA[<p>Immas_Tiktok</p><ol><li><p>menetapkan tujuan pembelajaran, memilih metode pengajaran yang sesuai, merancang kegiatan pembelajaran yang menarik dengan membuat atau menampilkan media pembelajaran yang interaktif, dan merencanakan penilaian, tidak lupa disesuaikan dengan karakteristik siswa</p></li><li><p>Prinsip yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran,saya menggunakan prinsip bahwa pembelajaran harus berpusat pada peserta didik,bermakna,dan mendorong keterlibatan siswa aktif dan pembelajaran yang menggembirakan.</p></li></ol><ol start="3"><li><p>Strategi pembelajaran yang kami gunakan selama ini sudah kami upayakan mendukung murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam jika dilakukan dengan tepat. Melalui pendekatan pembelajaran mendalam, murid diajak memahami materi secara lebih bermakna, bukan hanya menghafal. Dengan model pembelajaran kolaboratif, mereka belajar berdiskusi dan bekerja sama. Pembelajaran berbasis proyek juga mendorong murid menyelesaikan masalah nyata dengan cara yang kreatif. Semua ini membantu mereka lebih aktif dan berpikir lebih dalam.</p></li><li><p>Kita memposisikan murid sebagai subjek aktif dalam proses belajar, yang terlibat langsung dalam eksplorasi, berpikir kritis, refleksi, dan pengambilan keputusan atas proses belajarnya sendiri</p></li></ol><ol start="5"><li><p>Tantangan yang sering dihadapi saat merancang pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan: </p><p>- Kurangnya Waktu untuk Merancang Pembelajaran yang Mendalam</p><p>- Keragaman Murid yang Kompleks dengan latar belakang, minat, kemampuan, dan kebutuhan belajar yang berbeda</p><p>- Minimnya Ketersediaan Sumber Daya dan Dukungan</p><p>- Keterbatasan Pemahaman Guru tentang Pembelajaran Holistik</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:39:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527720583</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527721051</link>
         <description><![CDATA[<p>Maya_Ceria</p><ol start="3"><li><p>Strategi yang digunakan untuk mendorong murid berpikir kritis, kreatif, dan mendalam adalah seperti memberikan soal terbuka untuk melatik kreatifitas siswa, berdiskusi dan memberikan tugas berupa proyek.</p><p>Memberikan tugas berupa proyek.</p><p>Mengaitkan dengan kehidupan nyata.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:40:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527721051</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527721252</link>
         <description><![CDATA[<p>Marfuah_Bronis                                                     4) Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar? Kita memposisikan pembelajaran berpusat pada murid yang menekankan pada kebutuhan, minat, dan gaya belajar.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:40:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527721252</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527721723</link>
         <description><![CDATA[<p>Anggi_Tiktok</p><p>1) menetapkan tujuan pembelajaran, memilih metode pengajaran yang sesuai, merancang kegiatan pembelajaran yang menarik dengan membuat atau menampilkan media pembelajaran yang interaktif, dan merencanakan penilaian, tidak lupa disesuaikan dengan karakteristik siswa.</p><p>2)Prinsip yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran,saya menggunakan prinsip bahwa pembelajaran harus berpusat pada peserta didik,bermakna,dan mendorong keterlibatan siswa aktif dan pembelajaran yang menggembirakan.</p><p>3)Strategi pembelajaran yang kami gunakan selama ini sudah kami upayakan mendukung murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam jika dilakukan dengan tepat. Melalui pendekatan pembelajaran mendalam, murid diajak memahami materi secara lebih bermakna, bukan hanya menghafal. Dengan model pembelajaran kolaboratif, mereka belajar berdiskusi dan bekerja sama. Pembelajaran berbasis proyek juga mendorong murid menyelesaikan masalah nyata dengan cara yang kreatif. Semua ini membantu mereka lebih aktif dan berpikir lebih dalam.</p><p>4)Kita memposisikan murid sebagai subjek aktif dalam proses belajar, yang terlibat langsung dalam eksplorasi, berpikir kritis, refleksi, dan pengambilan keputusan atas proses belajarnya sendiri.</p><p>5)Tantangan yang sering dihadapi saat merancang pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan: </p><p>- Kurangnya Waktu untuk Merancang Pembelajaran yang Mendalam</p><p>- Keragaman Murid yang Kompleks dengan latar belakang, minat, kemampuan, dan kebutuhan belajar yang berbeda</p><p>- Minimnya Ketersediaan Sumber Daya dan Dukungan</p><p>- Keterbatasan Pemahaman Guru tentang Pembelajaran Holistik</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:40:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527721723</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527723083</link>
         <description><![CDATA[<p>Dyah_tiktok</p><p>1) menetapkan tujuan pembelajaran, memilih metode pengajaran yang sesuai, merancang kegiatan pembelajaran yang menarik dengan membuat atau menampilkan media pembelajaran yang interaktif, dan merencanakan penilaian, tidak lupa disesuaikan dengan karakteristik siswa</p><p>2) Prinsip yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran,saya menggunakan prinsip bahwa pembelajaran harus berpusat pada peserta didik,bermakna,dan mendorong keterlibatan siswa aktif dan pembelajaran yang menggembirakan.</p><p>3)Strategi pembelajaran yang kami gunakan selama ini sudah kami upayakan mendukung murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam jika dilakukan dengan tepat. Melalui pendekatan pembelajaran mendalam, murid diajak memahami materi secara lebih bermakna, bukan hanya menghafal. Dengan model pembelajaran kolaboratif, mereka belajar berdiskusi dan bekerja sama. Pembelajaran berbasis proyek juga mendorong murid menyelesaikan masalah nyata dengan cara yang kreatif. Semua ini membantu mereka lebih aktif dan berpikir lebih dalam.</p><p>4)Kita memposisikan murid sebagai subjek aktif dalam proses belajar, yang terlibat langsung dalam eksplorasi, berpikir kritis, refleksi, dan pengambilan keputusan atas proses belajarnya sendiri.</p><p>5)- Kurangnya Waktu untuk Merancang Pembelajaran yang Mendalam</p><p>- Keragaman Murid yang Kompleks dengan latar belakang, minat, kemampuan, dan kebutuhan belajar yang berbeda</p><p>- Minimnya Ketersediaan Sumber Daya dan Dukungan</p><p>- Keterbatasan Pemahaman Guru tentang Pembelajaran Holistik</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:41:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sakhaqisya/iq4qze77q1f9c818/wish/3527723083</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
