<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>8C KOLONIALISME DAN IMPERIALISME 15 16  by DWI ANDRIJANI NAHARITA</title>
      <link>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C</link>
      <description>PERLAWANAN RAKYAT MELAWAN PENJAJAH</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2015-09-17 03:34:54 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-07-26 04:38:15 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>kerjakan kisi2 di kertas buffalo berwarna untuk tugas Pribadi/persiswa.....(seminggu</title>
         <author>ritaifantri9</author>
         <link>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70631326</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/54515445/46afa7b203bc228593b9c2a9123ade19b70c5b5b/96ac00e357778b75a573a72f282cecf6.docx" />
         <pubDate>2015-09-17 03:38:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70631326</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama:1. Eko Wahyudi(6). 2. Fahrizal Dai B (9). 3. M. Kirziz Ayubi(20). 4. Naufal Rachman A. (21)&amp;nbsp; 18/09/2015 8C....92....</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70864446</link>
         <description><![CDATA[1. Nama Perlawanan : Perlawanan Rakyat Banten<br>2. Tahun : 1651-1683<br>3. Tokoh-tokohnya : Sultan Ageng Tirtayasa, Abdul Nasar, Abdul Kahar, Kyai Tapa, Ratu   Bagas, Ibnu iskandar(Pelaut dari Sumatra Barat), dan Syekh Yusuf dari Makasar.<br>4. Daerah : Perbatasan antara Batavia dan Banten<br>5. Cerita Singkat : VOC melaksanakan siasat devide et impera dengan cara mengadu domba antara Sultan Ageng Tirtayasa dengan putranya yang bernama AbdulNasar AbdulKahar yang bergelar Sultan Haji. Denga cara mengadu domba inilah VOC akhirnya berhasil mengalahkan Sultan Ageng Tirtayasa. Sultan Ageng Tirtayasa tetangkap dibawa ke Batavia hingga wafat tahun 1692.<br><br>1. Nama Perlawanan : Perang Aceh<br>2. Tahun : 1873-1904<br>3. Tokoh-tokohnya : Tengku Cik Tiro, Panglima Pali, Teuku Umar, Cut Nyak Dien, dan Cut Meutia<br>4. Daerah : Aceh<br>5. cerita Singkat : Dalam menghadapi perang Aceh Belanda menerapkan berbagai strategi seperti strategi pemusatan(konsentrasi stelsel), siasat adu domba yang diusulkan oleh  Deykerhoff tetapi belum berhasil. Akhirnya pemeritah belanda mengirimkan snouck hurgronye untuk menyelidiki kehidupan dan struktur masyarakat Aceh. Snouck hurgronye(Abdul Gofar) akhirnya berhasil mengetahui kelemahan masyarakat Aceh. Dalam bukunya yang berjudul De Atjehers, Snouck hurgrinye mengusulkan siasat kekerasasn dalam menghadapi perlawanan Rakyat Aceh. Pemerintah Belanda juga harus berupaya melakukan pengelompokan dalam masyarakat Aceh, sehingga kekuatan yang ada dapat dipecah belah. Hal ini dsebabkan kekuatan masyarakat Aceh terletak pada kepemimpinan kaum ulama dan kaum bangsawan.<br>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/75650727/e5929a3f431dcd569440e93c85f26c201c17e657/5879399b3174d8cae5ec6f409d6772f9.jpeg" />
         <pubDate>2015-09-18 00:10:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70864446</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1. siti chanifah c.n (27) 2. shasha ramadhani p (26) 3. muhamaya kintan a (18) 4. fania eka s (10) kelas 8C tanggal 18 september 2015.....93</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70864529</link>
         <description><![CDATA[1. Nama perlawanan : perlawanan rakyat Aceh <br>2. Tahun terjadinya : 1511- 1641<br>3. Nama tokoh-tokohnya : 1. Sultan Ali Mukhayat Syah, <blockquote><blockquote><blockquote><blockquote><blockquote><blockquote><blockquote><blockquote><blockquote><blockquote>2. Sultan skandar Muda<br>3. Sultan Alaudin Riayat Syah. </blockquote></blockquote></blockquote></blockquote></blockquote></blockquote></blockquote></blockquote></blockquote>4. Daerah kejadian : Malaka <br>5. Certa singkat tentang perlawanan tersebut : Perdagangan kerajaan Aceh dapat berkkembang pesat sejak jatuhnya Malaka ke tangan Portugis tahun 1511 sebab para pedagang Islam memindahkan kegiatan dagangnya di Aceh dan menimbulkan kekhawatiran Portugis sehingga terjadi persaingan antara Aceh dengan Portugis menimbulkan permusuhan sehingga terjadi pertempuran antara keduanya. serangan dari kerajaan Aceh terus dilakukan, raja Aceh yang gigih melawan Portugis adalah Sultan Iskandar Muda. Usaha kerajaan Aceh dan Portugis untuk saling menghancurkan ternyata tidak berhasil. pertentangan antara Portugis dengan kerajaan Aceh berakhir setelah Portugis di Malaka runtuh dengan dikuasainya Malaka oleh VOC tahun 1641.<br><br><br><br>1. Nama perang : perang Banjar<br>2. Tahun terjadinya : 1859-1863<br>3. Nama tokoh-tokohnya : 1. Pangeran Antasari<br>                                                 2. Pangeran Hidayatullah                                                 <br>                                                 3. Kyai Demang Leman<br>                                                4. Kyai Langlang<br>                                                5. Haji Buyasin<br>4. Daerah kejadiannya : Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah<br>5. Cerita singkat tentang perlawanan tersebut : Konflik dengan Belanda sebenarnya sudah memeulai sejak Blenada memperoleh Hak Monopoli dagang di kesultanan Bnajar dengan ikut campurnya Belanada ke urusan Kerajaan, ketakutan semakin bertambah. Pada tahun 1785, Pangeran Nata yang menjadi wali putra mahkota, mengangkat dirinya sebagai Raja dengan gelar Sultan Tahmidullah 2 (1785-1808) dan membunuh semua putra alharhum Sultan Muhammad. Pangeran Amir, satu-satunya pewaris tahtah yang selamat, berhasil melarikan diri lalu mengadakan perlawanan dengan Arung Turawe, tetapi gagal. Pengeran Amir (kakek Pengeran Antasari) akhirnya terangkap dan di buang ke Srilanka.<br><br><br>                                            gambar perang Aceh</blockquote>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/75650796/8198350a2cac70944ca8c5cd7b0cecaa1db56340/3cc0fd458dcd937122742b894e155646.jpg" />
         <pubDate>2015-09-18 00:11:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70864529</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1. Keysya Adellia Putri (14) 2. Futichatul Fauziyah (11) 3. Putri (23) 4. Santi Helmalia P (25)&amp;nbsp; {kelas 8C} tgl 18 September 2015.....88....</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70864627</link>
         <description><![CDATA[<p>A). 1. Nama Perlawanan : Perlawanan Rakyat Maluku</p><p>      2. Tahun : 1533</p><p>      3. Nama tokoh            : - Sultan Baabullah</p><p>                                              - Sultan Hairun</p><p>      4. Daerah tempatnya: - Ternate</p><p>                                              - Tidore</p><p>                                              - Irian <br></p><p>                                              - Jawa</p><p>      5. Cerita singkat tentang perlawanan:</p><p> Perlawanan terhadap kekuasaan Portugis di Ternate berkobar pada tahun 1533.
Untuk menghadapi Portugis, Sultan Ternate menyerukan agar rakyat dari
 Irian sampai ke Pulau Jawa bersatu melawan Portugis. Maka berkobarlah 
perlawanan umum di Maluku terhadap Portugis. rakyat Maluku bangkit 
melawan Portugis. Kerajaan Ternate dan Tidore bersatu. Akibatnya 
Portugis terdesak. Karena merasa terdesak, Portugis lalu mendatangkan 
pasukan dari Malaka, di bawah pimpinan Antonio Galvao. Pasukan bantuan 
tersebut menyerbu beberapa wilayah di kerajaan Ternate.</p>Rakyat Maluku di bawah pimpinan kerajaan Ternate berjuang penuh 
semangat mempertahankan kemerdekaannya. Tetapi kali ini Ternate belum 
berhasil mengusir Portugis. Untuk sementara Portugis dapat menguasai 
Maluku.
<p> <br></p><p>B). 1. Nama Perlawanan : Perlawanan Untung Suropati</p><p>      2. Tahun                      : 1685-1706.</p><p>      3. Nama Tokoh           : - Untung Suropati</p><p>                                              - Sunan Aria Wiranegara.</p><p>      4.Daerah tempatnya : - Kartasura</p><p>                                              - Pasuruan</p><p>       5.Cerita Singkat terjadinya perlawanan : <br></p> Untung dijadikan milisi VOC hingga mencapai pangkat 
letnan dalam sebuah pasukan yang terdiri dari orang Bali.<br><p>Suatu kali Letnan Untung bertengkar dengan seorang perwira Belanda yang 
berlaku kasar dan sombong. Ia keluar dari dinas tentara dan bertekad 
tidak mau lagi bekerjasama dengan Belanda, lalu pergi ke Mataram. 
Susuhunan Mataram menyambutnya dengan baik dan dipercayakan memimpin 
sepasukan tentara. Waktu itu hubungan Mataram dengan VOC kurang baik.<br>Dalam pertempuran yang terjadi di Kartasura pada tanggal 8 Februari 1686, 
pasukan Untung berhasil menghancurkan pasukan VOC di bawah pimpinan 
Kapten Tack, bahkan kapten Tack tewas. Dengan persetujuan Susuhunan 
Mataram, Untung Surapati berangkat ke Jawa Timur. Ia mendirikan kerajaan
 yang berpusat di Pasuruan. Sebagai raja, ia memakai gelar Adipati Aria 
Wiranegara. Pada bulan November 1706, VOC dan sekutu-sekutunya 
mengerahkan kekuatan yang besar untuk menghancurkan kerajaan tersebut.<br>Pertempuran sengit terjadi. Karena persenjataan lebih unggul dan jumlah tentara 
lebih banyak, akhirnya VOC berhasil mengalahkan pasukan Untung Surapati.
 Ia sendiri mengalami luka-luka berat sewaktu bertempur mempertahankan 
Bangil dan meninggal dunia pada tanggal 5 November 1706.</p><p>                                                       Gambar Untung Suropati</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/75650878/ed42994ec8c1433bd44a3bdf69a1512eb7cb4cb4/2315f99d9b6607763b65d3e12e8531ba.jpg" />
         <pubDate>2015-09-18 00:12:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70864627</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1. Adwitya Daffa Widi Setiaji ( 01 ).2 Ivan Rusdian saputra (13), 3 Ilham Saputra ( 12), 4 M. Fahmi Sofyan (16), 5 M. Maulana akbar ( 17 ), 6. Yoga Lerja septa ( 28 ) // 18 september 2015 8C....NILAI : 95</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70864654</link>
         <description><![CDATA[<blockquote><blockquote>1.NAMA PERLAWANAN : Perlawanan Sultan Agung dari Mataram <br></blockquote><blockquote>2. TAHUN                          :  1628 - 1629<br></blockquote>     3. NAMA TOKOH            : - Sultan Agung<br>                                                       A. Serangan I :- Tumenggung Bahurekso<br>                                                                                    -Suro Agul agul<br>                                                                                    -Dipati Uposonto<br>                                                                                    -Dipati Mandurejo<br>                                                                                    -Dipati Ukur<br>                                                     B. Serangan II : - Pangeran Puger<br>                                                                                    - Pangeran Purbaya<br><blockquote>4. DAERAH                    : Magelang, Jawa Tengah<br>5. CERITA SINGKAT  : <p>Bulan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/April">April</a> <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/1628">1628</a> <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kyai_Rangga&amp;action=edit&amp;redlink=1">Kyai Rangga</a> bupati <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Tegal">Tegal</a>
 dikirim sebagai duta ke Batavia untuk menyampaikan tawaran damai dengan
 syarat-syarat tertentu dari Mataram. Tawaran tersebut ditolak pihak <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/VOC">VOC</a> sehingga Sultan Agung memutuskan untuk menyatakan perang.</p>
<p>Maka, pada <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/27_Agustus">27 Agustus</a> <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/1628">1628</a> pasukan Mataram dipimpin <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tumenggung_Bahureksa&amp;action=edit&amp;redlink=1">Tumenggung Bahureksa</a>, bupati <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kendal">Kendal</a> tiba di Batavia. Pasukan kedua tiba bulan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Oktober">Oktober</a> dipimpin <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pangeran_Mandurareja&amp;action=edit&amp;redlink=1">Pangeran Mandurareja</a> (cucu <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Ki_Juru_Martani">Ki Juru Martani</a>).
 Total semuanya adalah 10.000 prajurit. Perang besar terjadi di benteng 
Holandia. Pasukan Mataram mengalami kehancuran karena kurang perbekalan.
 Menanggapi kekalahan ini Sultan Agung bertindak tegas, pada bulan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Desember">Desember</a> <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/1628">1628</a> ia mengirim <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Algojo">algojo</a> untuk menghukum mati Tumenggung Bahureksa dan Pangeran Mandurareja. Pihak VOC menemukan 744 mayat orang <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Jawa">Jawa</a> berserakan dan sebagian tanpa kepala.</p>
<p>Sultan Agung kembali menyerang Batavia untuk kedua kalinya pada tahun
 berikutnya. Pasukan pertama dipimpin Adipati Ukur berangkat pada bulan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Mei">Mei</a> <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/1629">1629</a>, sedangkan pasukan kedua dipimpin Adipati Juminah berangkat bulan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Juni">Juni</a>. Total semua 14.000 orang prajurit. Kegagalan serangan pertama diantisipasi dengan cara mendirikan lumbung-lumbung beras di <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Karawang">Karawang</a> dan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Cirebon">Cirebon</a>. Namun pihak VOC berhasil memusnahkan semuanya.</p>
<p>Walaupun kembali mengalami kekalahan, serangan kedua Sultan Agung berhasil membendung dan mengotori <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Sungai_Ciliwung">Sungai Ciliwung</a>, yang mengakibatkan timbulnya wabah penyakit <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kolera">kolera</a> melanda Batavia. <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Gubernur_jenderal">Gubernur jenderal</a> <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/VOC">VOC</a> yaitu <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/J.P._Coen">J.P. Coen</a> meninggal menjadi korban wabah tersebut.</p><br><blockquote><blockquote>1. NAMA PERLAWANAN     : Perlawanan Trunojoyo<br>2. TAHUN                                :1674-1679<br>3. NAMA TOKOH                  : 1. Pangeran Trunojoyo<br>                                                     2. Karaeng Galesung<br>4. DAERAH                            : Magelang<br>5. CERITA SINGKAT          :Setelah Sultan Agung Hanyakrakusuma wafat pada tahun 1645, kedudukannya 
digantikan oleh putranya yang bergelar Susuhunan Amangkurat I. Raja 
Mataram yang baru ini kelihatan lemah dan tidak menunjukkan kemampuan 
seperti Sultan Agung. Gejala ini ditandai dengan tindakannya yang 
keliru, yaitu membuat perjanjian dengan kompeni yang isinya mengizinkan 
VOC berdagang di semua bandar wilayah Mataram.
Kebijakan Amangkurat I menimbulkan kegelisahan rakyat karena buruknya 
cara ia memerintah hingga akhirnya pada tahun 1674 meletuslah 
pemberontakan rakyat yang dipimpin oleh Trunojoyo, putera Bupati Madura.
 Trunojoyo mendapat dukungan dari para pengungsi Makasar yang dipimpin 
oleh Karaeng Galesong dan Montemarano.
Trunojoyo sempat menyerbu ibu kota Mataram di Yogyakarta dan merusak 
keratonnya yang mengakibatkan Amangkurat I terdesak dan melarikan diri 
untuk meminta bantuan kepada Belanda. Sebelum upayanya untuk mendapatkan
 bantuan kepada Belanda tercapai, Amangkurat I dalam perjalanannya 
terlebih dahulu meninggal dunia di Tegalwangi (dekat kota Tegal).
Pada tahun 1677, putera mahkota naik tahta sebagai raja Mataram dengan 
gelar Amangkurat II. Sebagai imbalan atas bantuannya, Amangkurat II 
menandatangani perjanjian yang berisi tentang pemberian hadiah kepada 
Belanda berupa bandar di Semarang, hak perdagangan yang luas, seluruh 
daerah Jawa Barat di sebelah selatan Batavia, dan pembayaran semua 
ongkos perang dengan jaminan beberapa bandar di pantai utara pulau jawa.<br><br>                                                    <br></blockquote></blockquote></blockquote></blockquote><br><br><br>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/75650903/dc3ecbc779c53b544e1ea8e48b84e74eefb69647/1e097f53b8ae7879552d01629e8214ce.jpg" />
         <pubDate>2015-09-18 00:13:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70864654</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1. Aisya Ayu Febriyani(02) 2.Elfananda Yovita Putri Hartuti(07) 3.Meira Aulia Erlinda(15) 4. Dita Fitria Putri(05) // 18 september 2015 // VIII - C .....93.....</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70864723</link>
         <description><![CDATA[<p><span style="font-size: 13px;"><i><b>A. 1. Nama perlawanan : Perlawanan Rakyat Maluku dibawah pimpinan Pattimura</b></i></span></p><p><span style="font-size: 13px;"><i><b>    2. Tahun terjadinya    : 1817</b></i></span></p><p><span style="font-size: 13px;"><i><b>    3. Nama tokoh            : Pattimura</b></i></span></p><p><span style="font-size: 13px;"><i><b>   4. Daerah                      : Maluku</b></i></span></p><p><span style="font-size: 13px;"><i><b>   5. Cerita singkat         : Patimura pada tanggal 15 Mei 1817 memimpin rakyat Maluku mulai melakukan terhadap pemerintah Belanda. Dalam perjuangannya, Pattimura dibantu oleh Ulupaha, Anthonie, Rhebock, Said Parintah, Thomas Pattiwael, dan Cristina Martha Tiahahu. Pada awalnya pattimura berhasil merebut benteng Duurstede dan membunuh Residen Van Den Burg, tapi akhirnya Pattimura ditangkap Belanda dan benteng Duurstede diduduki oleh Belanda kembali. Pada tanggal 16 Desember 1817 Pattimura dihukum gantung dibenteng Nieuw Victoria yang bererti telah mengakhiri perlawanan rakyat Maluku.</b></i></span></p><p><span style="font-size: 13px;"><i><b>B. 1. Nama perlawanan : Perang Diponegoro</b></i></span></p><p><span style="font-size: 13px;"><i><b>     2. Tahun terjadinya   : 1825-1830</b></i></span></p><p><span style="font-size: 13px;"><i><b>     3. Nama tokoh            : Pangeran Diponegoro </b></i></span></p><p><span style="font-size: 13px;"><i><b>     4. Daerah                      : Tegalrejo</b></i></span></p><p><span style="font-size: 13px;"><i><b>     5. Cerita singkat         : Pada tahun 1825 Belanda memasang tonggak-tonggak untuk membuat jalan yang melintasi makam leluhur Pangeran Diponegoro tanpa persetujuan Pangeran Diponegoro. Pada tanggal 20 Juli 1825 Belanda melakukan penembakan terhadap kediaman Pangeran Diponegoro di Tegalrejo. Selain itu Belanda juga menerapkan siasat tipu muslihat yaitu pura-pura mengajak berunding. Dengan cara inilah akhirnya pangeran Diponegoro berhasil ditangkap Belanda tanggal 28 Maret 1830. Pangeran Diponegoro kemudian diasingkan ke Manado dan selanjutnya dipindah ke Makasar hingga wafatnya tanggal 8 Januari 1855.</b></i></span></p><p><span style="font-size: 13px;"><i><b><br></b></i></span></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/75650946/ce7a3d0f883ab5d186ed98330b599039ad144648/134065fb9d87cb18be9fe3655bc18a91.jpg" />
         <pubDate>2015-09-18 00:14:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70864723</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1.M.ABEL.RIZKY.FERNANDO.(19) , 2.DICKY GYMNASTIAR.(03) , 3. DIMAS RENDI DUARA PUTRA. (04) , 4. RAGIL WAHYU UTOMO. (24) KELAS 8C//18 SEPTEMBER 2015.....92...</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70865076</link>
         <description><![CDATA[<p><i><b>1.Nama Perlawanan: Perlawanan Rakyat Demak</b></i></p><p><i><b>2.Tahun Perlawanan: 1512-1513</b></i></p><p><i><b>3.Nama Pahlawan/Tokoh: Adipati Unus,Raden Fatah,Sultan Trenggono,Sultan Prawata</b></i></p><p><i><b>4.Daerah Tempat: Jawa Tengah</b></i></p><p><i><b>5.Cerita singkat:  Perlawanan rakyat Demak terhadap Portugis di Malaka dipimpin oleh  Pati Unus.Perlawanan pertama Demak mengerahkan seratus kapal besar yang dibantu oleh kerajaan Palembang dan Aceh pada tahun 1512,tetapi mengalami kegagaln. Serangakan ke 2 tahun 1513  masih dipimpin oleh Pati Unus juga mengalami kegagalan. Karena kegagalanya ini Demak kemudian memusatkan kekuatanya di Pulau Jawa</b></i></p><p><i><b>1. Nama Perlawanan: Perang Paderi</b></i></p><p><i><b>2. Tahun Perlawanan: 1821-1837</b></i></p><p><i><b>3. Nama Pahlawan/ Tokoh: Tuanku Imam Bonjol,Datuk Sati,Pangeran Diponegoro</b></i></p><p><i><b>4. Daerah Tempat: Sumatra Barat/Minangkabau</b></i></p><p><i><b>5.Cerita singkat: </b></i></p><p><i><b>1.Pertentangan antara kaum adat dengan kaum Paderi yang disebabkan oleh usaha kaum Paderi untuk membasmi segala bentuk kegiatan masyarakat Minangkabau yang bertentangan dengan segala agam islam. Akan tetapi gerakan kam Paderi mendapat tentangan dari kaum adat yang berusaha memperthankan kebiasaan masyarakat.</b></i></p><p><i><b>2. Adanya campur tangan Belanda dalam perselisihan tersebut dengan cara membantu kaum adat.</b></i></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/75651067/bd9dde620bb1f4b9db912b310a7d4434ddafc764/6888942e3499682b703ccad3b6df3bba.jpg" />
         <pubDate>2015-09-18 00:19:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70865076</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1. Adwitya Daffa W.S,(01), 2. Ivan Rusdian saputra&amp;quot;(13), 3 Ilham Saputr(12), 4 M. Fahmi Sofyan(16), 5 M. Maulana Akbar(17), 6. Yoga Lerja Septa(28)//18 september 2015 8c....blum lengkap jawabannya...????fotonya kelompok mana ????nilai 22....</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70868656</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Apakah penyebab umum terjadinya perang aceh melawan pemerintah kolonial belanda ?</p><p>jawab : 1. Bealanda ingin menguasai aceh karena wilayahnya strategis</p><p>              2. Pergantian traktat london dengan traktat sumatera</p><p>              3. Belanda turut campur deng urusan luar negri aceh</p><p>2. Sebutkan ciri ciri gerakan protes petani tethadap pemerintah kolonial belanda</p><p>jawab: 1 Gerakannya bersifat sporadis atau tidak teratur</p><p>               2. gerakannya terjadi dalam lingkup wilayah yang sempit</p><p>               3. gerakan mudah di padamkan</p><p>               4. gerakannya berlangsung dalam waktu yang tidak lama</p><p>               5. perlawanan dilakukan tanpa rencana yang matang</p><p> 3. Sebutkan kegiatan zending belanda di Indonesia?</p><p>  Jawab : 1. . Menyebarkan agama Kristen Protestan di Maluku, Sangir, Talaud, Timor, Tapanuli, dan kota-kota besar di Jawa dan Sumatra.<br>
b. Mendirikan Nederlands Zendeling Genootschap (NZG), yaitu perkumpulan 
pemberi kabar Injil Belanda yang berusaha menyebarkan agama Kristen 
Protestan, mendirikan wadah gereja bagi jemaat di Indonesia seperti 
Gereja Protestan Maluku (GPM), Gereja Kristen Jawa (GKJ), Huria Kristen 
Batak Protestan (HKBP), dan mendirikan sekolah-<a href="http://dahlanforum.wordpress.com/tag/sekolah/">sekolah</a> yang menitikberatkan pada penyebaran agama Kristen Protestan.</p><p>4. Langkah langkah apa sajakah yang dilakukan kerajaan aceh untuk menghadapi portugis</p><p>Jawab : 1 melengkapi dan menambah kapal dagang prajurit dan senjata</p><p>              2. mengadakan kerja sama dengan kerjaan demak untuk mengahancurkan <br></p><p>                  portugis</p><p>               3. Menjalin hubungan dan minta bantuan senjata dari Turki, jepang dan india</p><p>5. Sebutkan akibat yang di alami pasukan pangeran dipenogoro setelah belanda melakasanakan siasat benteng stelsel.</p><p>Jawab; 1. Mempersempit Ruang Pasukan Diponegoro</p><p>            2. Memecah belah Pasukan Diponegoro</p><p>            3. mencegah masuknya bantuan untuk pasukan diponegoro</p><p>            4. menekan pangeran diponegoro untuk menghentikan perlawanan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-09-18 01:00:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70868656</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: Eko Wahyudi(6), Fahrizal Dai B.(9), M. Kirziz Ayubi(20), Naufal Rachman A.(21). 18/09/2015 8C.....dilengkapi....fotonya jg...???...nilai 20....</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70869006</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Apakah penyebab umum terjadinya perang Aceh?</p><p>     Jawab: a. Belanda ingin menguasai Aceh karena letaknya yang sangat strategis.</p><p>                   b. Pergantian Traktat  London dengan Traktat Sumatera.</p><blockquote><blockquote><p>         c. Belanda turut campur tangan dalam urusan luar negeri Aceh yaitu hubungan dengan Turki, Amerika Serikat, Italia, dan Singapura.</p><p>2.Sebutkan ciri-ciri gerakan protes petani terhadap kolonial Belanda!</p><p>    Jawab: a. Gerakannya bersifat sporadis atau tidak teratur</p><p>                     b. gerakannya terjadi dalam lingkungan wilayah yang sempit</p><p>                     c. Gerakannya mudah dipadamkan</p><p>                     d. Gerakannya berlangsung dalam waktu yang tidak lama</p><p>                     e. Perlawanan dilakukan tanpa rencana yang matang</p><p>3. Sebutkan kegiatan Zendings belanda di indonesia!</p><p>     jawab: a.meyebarkan agama kristen protetan di maluku, sangir talaud, timor, tapanuli, poso dan lain - lain</p><p>                      b. Mendirikan Nederlansh Zendings Genootschap yaitu perkumpulan yang berusaha menyebarkan agama keristen protestan.</p><p>                      c. Mendirikan sekolah-sekolah yang menitik beratkan pada upaya penyebaran ajaran kristen</p><p>4. Langkah-langkah apa sajakah yang dilakukan kerajaan Aceh untuk menghadapi Portugis?</p><p>       jawab:  a. Melengkapi dan menambah kapal dagangnya dengan prajurit dan senjata.</p><p>                    b. Menghadapi kerja sama dengan Kerajaan Demak untuk menghancurkan Portugis.</p><p>                    c. Menjalin hubungan dan minta bantuan senjata dari Turki, Jepang, dan India.                                                                                                                        5. Sebutkan akibat yang dialami oleh pasukan pangeran Diponegoro setelah    Belanda melaksanakan siasat benteng Stelsel!</p><p>   jawab: a. Mempersempit ruang gerak pasukan Diponegoro</p><p>                   b.Memecah belah pasukan diponegoro <br></p><p>                   c.Mencegah masuknya bantuan untuk pasukan diponegoro</p><p>                   d.Menekan pangeran pangeran diponegoro agar menghentikan <br></p><p>                       perlawanan <br></p></blockquote></blockquote>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/75650727/ca231d16f1ecefad412060e048747570d9c57a23/fa7bad80bb58811f3edceeb482c36e19.jpg" />
         <pubDate>2015-09-18 01:05:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70869006</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1. M. Abel.Rizky. F (19) , 2. Dicky Gymnastiar (03) , 3. Dimas Rendi Duara Putra (04) , 4. Ragil Wahyu Utomo (24) // 18 September 2015// VIII C....dilengkapi ya....nilai 18....</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70869363</link>
         <description><![CDATA[<p># LKS Hal 42</p><p>1. Apakah penyebab umum terjadinya perang Aceh melawan pemerintah kolonial Belanda?</p><p>Jawab: </p><p>Belanda menduduki daerah Siak. Akibat dari Perjanjian Siak 1858. Di mana Sultan Ismail menyerahkan daerah Deli, Langkat, Asahan &amp; Serdang kepada Belanda, padahal daerah-daerah itu sejak Sultan Iskandar Muda, berada di bawah kekuasaan Aceh.</p><p>Belanda melanggar perjanjian Siak, maka berakhirlah perjanjian London tahun 1824. Isi perjanjian London ialah Belanda &amp; Britania Raya membuat ketentuan tentang batas-batas kekuasaan kedua daerah di Asia Tenggara yaitu dengan garis lintang Singapura. Keduanya mengakui kedaulatan Aceh.</p><p>Aceh menuduh Belanda tak menepati janjinya, sehingga kapal-kapal Belanda yg lewat perairan Aceh ditenggelamkan oleh pasukan Aceh. Perbuatan Aceh ini didukung Britania.</p><p>Dibukanya Terusan Suez oleh Ferdinand de Lesseps. Menyebabkan perairan Aceh menjadi sangat penting untuk lalu lintas perdagangan.</p><p>Ditandatanganinya Perjanjian London 1871 antara Inggris &amp; Belanda, yg isinya, Britania memberikan keleluasaan kepada Belanda untuk mengambil tindakan di Aceh. Belanda harus menjaga keamanan lalulintas di Selat Malaka. Belanda mengizinkan Britania bebas berdagang di Siak &amp; menyerahkan daerahnya di Guyana Barat kepada Britania.</p><p>Akibat perjanjian Sumatera 1871, Aceh mengadakan hubungan diplomatik dengan Konsul Amerika Serikat, Kerajaan Italia, Kesultanan Usmaniyah di Singapura. Dan mengirimkan utusan ke Turki Usmani pada tahun 1871.</p><p>Akibat hubungan diplomatik Aceh dengan Konsul Amerika, Italia &amp; Turki di Singapura, Belanda menjadikan itu sebagai alasan untuk menyerang Aceh. Wakil Presiden Dewan Hindia Frederik Nicolaas Nieuwenhuijzen dengan 2 kapal perangnya datang ke Aceh &amp; meminta keterangan dari Sultan Machmud Syah tentang apa yg sudah dibicarakan di Singapura itu, tetapi Sultan Machmud menolak untuk memberikan keterangan.</p><p>2. Sebutkan ciri-ciri gerakan proses petani terhadap kolonial Belanda</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-09-18 01:10:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70869363</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1. Aisya Ayu F. (02) 2. Dita Fitria P. (05) 3. Elfananda Yovita P. H. (07) 4. Meira Aulia Erlinda (15) // 18 September 2015 // VIII - C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70869525</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Apakah penyebab umum terjadinya perang Aceh melawan pemerintah kolonial Belanda?</p><p>jawab : a. Belanda ingin menguasai Aceh karena letaknya yang sangat strategis</p><p>              b. Pergantian traktat London dengan traktat Sumatra</p><p>              c. Belanda turut campur tangan dalam urusan luar negeri Aceh yaitu hubungan dengan Turki, Amerika Serikat, Italia, dan Singapura</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-09-18 01:12:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70869525</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1.Nur Laila H (22), 2.Zulfa Adhania (30), 3.Yunita Rahma F (29), 4.Elisa Okta (8) 18 September 2015 kelas VIII C.....86....</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70881827</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Nama Perlawanan:Perlawanan Rakyat Makasar</p><p>2.Tahun Terjadi: 1616-1667</p><p>3.Nama Tokoh: Sultan Hasanudin</p><p>4.Daerah Tempat: Sulawesi Selatan</p><p>5.Cerita Singkat: 

</p><p>Usaha penetrasi kekuasaan terhadap
Makasar oleh VOC dalam rangka melaksanakan monopolinya menyebabkan hubungan
Makasar - VOC yang semula baik menjadi retak bahkan akhirnya menjadi
perlawanan. Hal ini dikarenakan Makasar selalu menerobos monopoli VOC dan
selalu membantu rakyat Maluku melawan Kompeni. Pertempuran besar meletus pada
tahun 1666, ketika Makasar di bawah pemerintahan Sultan Hasanuddin (1654-1670).
Dalam hal ini VOC berkoalisi dengan Kapten Jonker dari Ambon, Aru Palaka dari
Bone, dan di pihak VOC sendiri dipimpin oleh Speelman. Makasar dikepung dari
darat dan laut, yang akhirnya pertahanan Makasar berhasil dipatahkan oleh VOC.
Para pemimpin yang tidak mau menyerah, seperti Karaeng Galesung dan Karaeng
Bontomarannu melarikan diri ke Jawa (membantu perlawanan Trunojoyo). Sultan
Hasanuddin dipaksa menandatangani <b><i>Perjanjian Bongaya </i></b>pada
tanggal 18 November 1667, yang isinya :</p><ol> <li>Wilayah Makasar terbatas pada Goa, wilayah Bone
     dikembalikan kepada Aru Palaka<span style="font-size: 13px;"> </span></li><li>Kapal Makasar dilarang berlayar tanpa izin VOC.</li><li>Makasar tertutup untuk semua bangsa, kecuali VOC
     dengan hak monopolinya.</li><li>Semua benteng harus dihancurkan, kecuali satu
     benteng Ujung Pandang yang kemudian diganti dengan nama Benteng Roterrdam.</li><li>Makasar harus mengganti kerugian perang sebesar
     250.000 ringgit.</li></ol><p>Sultan Hasanuddin walaupun telah menandatangani perjanjian tersebut, karena dirasa
sangat berat dan sangat menindas; maka perlawanan muncul kembali (1667-1669).
Makasar berhasil dihancurkan dan dinyatakan menjadi milik VOC.</p><p>1.Nama Perlawanan: Perlawanan Rakyat Maluku</p><p>2.Tahun Terjadi: -</p><p>3.Nama Tokoh: <span style="font-size: 13px;">Kakiali, Kapten Hitu, Saidi, Sultan Jamaluddin, Telukabesi, Pangeran       Nuku,Patra Alam.</span></p><p><span style="font-size: 13px;">4.Daerah Tempat:Maluku</span></p><p><span style="font-size: 13px;">5.Cerita Singkat: Perlawanan Rakyat Maluku terhadap VOC disebabkan adanya upaya VOC memonopoli rempah rempah di Maluku yang menimbulkan penderitaan rakyat Maluku sehingga rakyat Maluku melakukan perlawanan terhadap VOC .Perlawanan itu antara lain:</span></p><p><span style="font-size: 13px;">1.Di Ternate pada Tahun 1635 dipimpin oleh Kakiali dan tahun 1635 Dipimpin oleh Teluka Besi serta tahun1650-1656 dipimpin oleh Saidi yang meluas sampai ke Ambon tapi semuanya mengalami kegagalan. <br></span>2.Di Tidore perlawananya terhadap VOC dipimpin oleh Sultan Jamaludin tetapi ia berhasil ditangkap VOC tahun 1779.Selanjutnya perlawanan dipimpin oleh Sultan Nuku dengan menggunakan siasat devide et impera,yaitu mengadu domba antara orang-orang Inggris dengan Belanda VOC.Dengan cara ini Sultan Nuku berhasil membaskan wilayah Tidore dari kekuasaan bangsa barat untuk sementara waktu.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/42516013/7e5e46d127c49bd34ba58e4b1805630728b231a4/34bd65a96a052bc8fd626a3bab7b7e4e.jpg" />
         <pubDate>2015-09-18 04:06:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70881827</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1.Siti Chanifah C.H(27),2.Fania Eka S(10),3.Shasha Ramadhani P(26),4.Muhamaya Kintan A(18)8C 18 September 2015.....dilengkapi foto yaaa....nila : 24.....</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70882763</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Apakah penyebab umum terjadinya perang Aceh melawan pemerintah kolonoial       Belanda?</p><p>jawab:-sebab para pedagang islam memindahkan kegiatan dagangnya di Aceh.</p><p>            -belanda turut campur urusan Aceh.</p><p>2.Sebutkan ciri-ciri gerakan protes petani terhadap pemerintah kolonial Belanda!</p><p>jawab:-gerakanya bersifat sporadis atau tidak diatur</p><p>            -gerakannya terjadi dalam lingkup wilayah yang sempit</p><p>            -gerakan mudah dipadamkan</p><p>            -gerakannya berlangsung dalam waktu yang tidak lama</p><p>            -gerakan mudah dipadamkan</p><p>            -perlawanan dilakukan tanpa rencana yang matang</p><p>3.Sebutkan kegiatan Zending Belanda di Indonesia!</p><p>jawab:-menyebarkan agama kristen protestan di maluku,sangir talaud,timor,tapanuli,poso dan lain lain, mendirikan nederlansh zendings genootschap,mendirikan sekolah yang menitik beratkan pada upaya peyebaran agama kristen protestan.</p><p>4.Langkah langkah apa sajakah yang dilakukan kerajaan Aceh untuk menghadapi Portugis?</p><p>jawab:-melengkapi dan menambah kapal dagangnya</p><p>           -mengadakan kerjasama dengan kerajaan Demak</p><p>            -menjalin hubungan dan minta bantuan senjata dari Turki,Jepang,dan India.</p><p>5.Sebutkan akibat yang diambil oleh pasukan pangeran Diponegoro setelah Belanda melaksanakan siasat benteng Stelsel!</p><p>jawab: -mempersempit ruang gerak pasukan diponegoro</p><p>             -memecah belah pasukan diponegoro</p><p>              -mencegah masuknya bantuan untuk pasukan diponegoro</p><p>              -menekan pangeraN Diponegoro agar menghentikan perlawanan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-09-18 04:24:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70882763</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1. Keysya Adellia Putri(14) , 2.Futichatul Fauziyah(11) , 3.Putri(23) , 4.Santi Helmalia P(25) {Kelas 8C} tgl 18 September 2015....dilengkapi fotonya...nilai 24....</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70885564</link>
         <description><![CDATA[<p>**Hal.42 LKS**</p><p>1. Apakah penyebab umum terjadinya perang Aceh melawan pemerintah kolonial Belanda ?</p><p>Jawaban :  Penyebab umum terjadinya perang Aceh melawan Belanda adalah,</p><p>                   sebagai berikut:<br>               –   Belanda ingin menguasai Aceh<br>               –   Letak Aceh sangat strategis yaitu di Selat Malaka yang merupakan <br></p><p>                    jalur pelayaran internasional<br>               –   Pelayaran Belanda di Selat Malaka sering diganggu oleh pelaut Aceh<br>               –   Traktat Sumatera yang ditandatangani oleh Inggris dan Belanda <br></p><p>                    pada tahun 1871 memberi peluang Belanda untuk menyerang Aceh<br>               –   Belanda mencurigai Aceh yang menjalin hubungan diplomatik</p><p>                   dengan Turki, Amerika Serikat, Italia, dan Singapura.</p><p>2. Sebutkan ciri-ciri gerakan protes petani terhadap pemerintah kolonial Belanda !</p><p>Jawaban : - Gerakannya bersifat sporadis atau tidak teratur</p><p>                  - Gerakannya terjadi dalam lingkup wilayah yang sempit</p><p>                  - Gerakannya mudah dipadamkan</p><p>                  - Gerakannya berlangsung dalam waktu yang tidak lama</p><p>                  - Perlawanan dilakukan tanpa rencana yang matang <br></p><p>3. Sebutkan kegiatan Zending Belanda di Indonesia !</p><p>Jawaban : - Menyebarkan agama Kristen Protestan di Maluku,</p><p>                    Sangir Talaud,Timor,Tapanuli,Poso,dan lain-lain.</p><p>                  - Mendirikan Nederlansh Zendings Genootschap <br></p><p>                  - Mendirikan sekolah yang menitik beratkan pada upaya <br></p><p>                    penyebaran agama Kristen Protestan.</p><p>4. Langkah-langkah apa sajakah yang dilakukan kerajaan Aceh untuk menghadapi Portugis ?</p><p>Jawaban : Untuk menghadapi Portugis,Sultan Aceh mengambil <br></p><p>                  langkah-langkah,sebagai berikut :<br></p><p>              1. Kapal-kapal dagangnya yang berlayar disertai prajurit dengan <br></p><p>                  perlengkapan meriam.
              2. Meminta bantuan meriam serta tenaga ahlinya dari Turki. Bantuan <br></p><p>                  dari Turki itu diperoleh pada tahun 1567.
              3. Meminta bantuan dari Jepara (Demak) dan Calicut (India).</p><p>5. Sebutkan akibat yang dialami oleh pasukan Pangeran Diponegoro setelah Belanda melaksanakan siasat benteng Stelsel !</p><p>Jawaban : - Mempersempit ruang gerak pasukan Diponegoro</p><p>                  - Memecah belah pasukan Diponegoro</p><p>                  - Mencegah masuknya bantuan untuk pasukan Diponegoro</p><p>                  - Menekan Pangeran Diponegoro agar menghentikan perlawanan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-09-18 05:23:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70885564</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1.Nur Laila H (22), 2.Zulfa Adhania (30), 3.Yunita Rahma F (29), 4.Elisa Okta (8) 18 September 2015 Kelas VIII C.....dilengkapi foto kelompok....nilai 24....</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70887993</link>
         <description><![CDATA[<p>#Buku Fokus Hal 42 </p><p>1. Apakah penyebab umum terjadinya perang Aceh melawan pemerintah kolonial Belanda ?</p><p>Jawaban : Penyebab umum terjadinya perang Aceh adalah:</p><p>                  - Belanda ingin menguasai Aceh karena letaknya yang sangat strategis</p><p>                  - Pergantian Traktat London dengan Traktat Sumatra</p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                  - Belanda turut campur tangan dalam urusan luar negeri Aceh yaitu</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                    hubungan dengan Turki, Amerika Serikat, Italia, dan Singapura.</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">2. Sebutkan ciri-ciri gerakan protes petani terhadap pemerintah kolonial Belanda !</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">Jawaban : Ciri-ciri gerakan protes petani terhadap pemerintah kolonial Belanda:</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                  - Gerakannya bersifat sporadis atau tidak teratur</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                  - Gerakannya terjadi dalam lingkup wilayah yang sempit</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                  - Gerakan mudah dipadamkan</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                  - Gerakannya berlangsung dalam waktu yang tidak lama</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                  - Perlawanan dilakukan tanpa rencana yang matang.</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">3. Sebutkan kegiatan Zending Belanda di Indonesia !</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">Jawaban : - Menyebarkan agama Kristen Protestan di Maluku, Sangir Talaud, Timor, </span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                     Tapanuli, Poso dan lain-lain</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                   - Mendirikan Nederlansh Zendings Genootschap yaitu perkumpulan yang </span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                     berusaha menyebarkan agama Kristen Protestan</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                   - Mendirikan sekolah-sekolah yang menitik beratkan pada upaya </span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                     penyebaran ajaran Kristen Protestan.</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">4. Langkah-langkah apa sajakah yang dilakukan kerajaan Aceh untuk menghadapi Portugis ?</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">Jawaban : Langkah-langkah yg dilakukan kerajaan Aceh untuk menghadapi Portugis:</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                  - Melengkapi dan menambah kapal dagangnya dengan prajurit &amp; senjata </span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                  - Mengadakan kerjasama dengan kerajaan Demak untuk menghancurkan</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                    Portugis</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                  - Menjalin hubungan dan minta bantuan senjata dari Turki, Jepang &amp; India.</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">5. Sebutkan akibat yang dialami oleh pasukan Pangeran Diponegoro setelah Belanda melaksanakan siasat benteng stelsel ! </span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">Jawaban : Akibat yg dialami oleh pasukan Pangeran Diponegoro setelah Belanda</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                  melaksanakan siasat benteng stelsel adalah:</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                  - Mempersempit ruang gerak pasukan Diponegoro</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                  - Memecah belah pasukan Diponegoro </span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                  - Mencegah masuknya bantuan untuk pasukan Diponegoro</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                  - Menekan pangeran Diponegoro agar menghentikan perlawanan.</span></p><p><span style="font-size: 13px; color: rgb(102, 102, 102);">                                                  </span></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-09-18 06:11:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/70887993</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SILAKAN DIKERJAKAN KISI2 UAS DIKERTAS BUFALO DITULIS TANGAN BOLEH DIHIAS</title>
         <author>ritaifantri9</author>
         <link>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/78876769</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/54515445/3c014da07e714dfb2eead3d048f73c50e718d31b/9ffedebef4f09ffdf6aec10105fd9a2e.docx" />
         <pubDate>2015-11-03 06:30:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ritaifantri9/sejarah8C/wish/78876769</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
