<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Markah by Ratnawati</title>
      <link>https://padlet.com/ratnawati/Bookmarks</link>
      <description>Dibuat dengan sedikit keberuntungan</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2020-07-20 13:30:01 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2020-12-13 11:54:54 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>D. Pertanyaan Untuk Pemecahan Masalah Sosial yang Diambil Pada Masa Pandemi Covid19 </title>
         <author>Ratnawati</author>
         <link>https://padlet.com/ratnawati/Bookmarks/wish/1012205334</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Nama :Ratnawati<br>Kelas  : 12 IPS 3<br><br></div><ol><li>Bagaimana pendapat Anda tentang program penyemprotan massal dengan desinfektan?</li><li>Bagaimana pendapat Anda tentang kebijakan Lockdown? </li><li>Bagaimana pendapat Anda tentang pembagian Masker Gratis?</li><li>Bagaimana pendapat Anda tentang program Kampung Siaga?</li><li>Bagaimana pendapat Anda tentang program Listrik Gratis?'</li><li>Bagaimana pendapat Anda tentang program Bantuan Langsung Tunai?</li><li>Bagaimana pendapat Anda tentang program Bantuan Sembako?</li><li>Bagaimana pendapatmu tentang Pendidikan Jarak Jauh?</li><li>Bagaimana pendapatmu tentang Kartu Pra Kerja?</li><li>Bagaimana pendapatmu tentang program rapid massal?</li><li>Bagaimana pendapatmu tentang program swab massal?</li><li>Bagaimana pendapat Anda tentang pewajiban pemakaman dengan cara protokol covid 19?</li></ol><div><br><br>                                PENDAPAT SAYA<br>1.Menurut saya tentang penyemprotan disinfektan secara masal itu bagus dan efektif dilaksanakan untuk antisifasi virus covid 19.Namun,kegiatan ini tidak dilakukan secara berkala sehingga,hanya di lakukan 1 kali.Ini yang terjadi di desa saya sendiri,penyemprotan tidak begitu merata,hanya di lakukan di pinggir jalan dan tidak sampai masuk bagian-bagian rumah warga.Mungkin jika penyemprotan ini di lakukan secara berkala akan jauh lebih baik dilakukan untuk menangkal virus covid 19.<br>2.Untuk kebijakan lock down, menurut saya sendiri kurang efektif,mengingat tidak semua masyarakat indonesia dapat melakukan pekerjaan nya di rumah,contohnya seperti para buruh yang kemudian mereka kebingungan untuk mencari untuk kesehariannya.Sehingga timbul masalah baru dari dampak lock down ini.<br>3.Menurut saya,kebijakan membagikan masker gratis sangat membantu warga,terutama untuk masyarakat menengah kebawah.Dimana saat virus covid 19 melanda harga masker pun ikut naik berlipat-lipat.Jadi,kagiatan tersebut saya sangat mendukung nya baik yang di lakukan pemerintah atau para relawan.<br>4.Progam kampung siaga,menurut saya sangat afektif dilakukan dan alangkah lebih baik nya setiap desa/kampung mempunyai program tersebut,untuk warganya siap menghadapi berbagai masalah.Baik masalah kesehatan,bencana,dan sebagainya .Masyarakat dan pemerintah desa harus saling mendukung dalam program ini.<br>5.Menurut saya,program listrik gratis sangatlah membantu para warga,program yang dilakukan kurang lebih 6 bulan ini,sangat memiliki dampak yang besar di masyarakat.Terutama kalangan menengah kebawah dan meraka yang kehilangan pekerjaannya,mereka sangat merasa terbantu ,termasuk keluarga saya yang mendapat bantuan tersebut.Walau tidak 100%.<br>6.Bantuan secara tunai,menurut saya sendiri bantuan ini pun sangat membantu dan meringankan beban para penerimanya.Namun,yang saya lihat terkadang bantuan ini salah sasaran,jadi orang-orang menengah ke bawah malah tidak mendapatkannya.Sedangkan,orang uang bisa dibilang mampu,malah mendapat bantuan ini.<br>7.Bantuan sembako,menurut saya bantuan sembako pun sangat membantu.Namun,terkadang isinya tidak sesuai yang di beritakan di televisi.Baik bantuan sembako atau tunai dua-dua nya sangat membantu pada masa pandemi ini.Sayangnya,terkadang terjadi kerumunan dalam membagikannya,ini lah hal yang harus di perhatikan lagi karna kita harus mematuhi protokol kesehatan.<br>8.Untuk program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ),menurut saya program ini kurang efektif.Karna banyak kendala uang kami para siswa alami,baik dalam hal materi atau pun masalah internet.Mungkin dikalangan anak SMP,SMA,Kuliah,mereka masih dapat memahami materi sendiri.Tapi,dikalangan SD ini lah yang sulit,terkadang orang tua nya pun tidak paham bagaimana memberikan pengajaran pada anaknya.Dan sinyal pun terkadang menjadi kendala besar bagi kami saat melakukan daring.<br>9.Kartu pra kerja,menurut saya salah satu upaya pemerintah untuk masa pandemi ini dalam mengatasi pengangguran.Kartu ini sangat membantu untuk masyarakat yang belum mendapat pekerjaan untuk mendalami pelatihan atau kursus dengan bantuan yang di berikan pemerintah dalam kartu prakerja tersebut.<br>10.Program rapid tes masal,menurut saya sebuah langkah awal pemerintah dalam menekan angka penyebaran/penularan covid 19.Agar yang dinyatakan positif covid 19 dapat diketahui dan mengisolasi mandiri.rapid tes harus dilengkapi hasil pcr,untuk memvalidasi data.Namun,terkadang masyarakat takut untuk mengikuti rapid tes ini,mereka takut di nyatakan positif dan harus mengkarantina diri selama 14 hari.<br>11.Program swab masal,menurut saya tidak begitu jauh dengan program rapid tes,keduanya sama-sama program untuk menekan penularan covid 19.Banyak daerah-daerah sudah melakukan program ini.Tapi terkadang masyarakat pun dilanda cemas jika akan mengikuti program tersebut.Harus nya ada penyuluhan dulu dari pemerintah agar masyarakat tidak cemas dan merasa takut.<br>12.Menurut saya,pemakaman secara protokol covid sangat baik dilakukan agar tidak adanya warga sekitar tempat pemakaman yang cemas dan takut tertular.Standar pemakamannya pun sudah mengikuti standar yang di tetap kan WHO agar masyarakat dan petugas yang memakamkan menjadi aman dari covid 19.<br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2020-12-12 12:29:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ratnawati/Bookmarks/wish/1012205334</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>Ratnawati</author>
         <link>https://padlet.com/ratnawati/Bookmarks/wish/1013212456</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>C. Pertanyaan tentang Dampak permasalahan sosial pada masa pandemi covid19 <br><br>Nama:Ratnawati</strong></div><ol><li>Konotasi negatif terhadap seseorang atau kelompok orang yang terkena virus covid19 benar-benar masih terjadi. Stigma sosial terhadap pasien covid19 tersebut kemudian berdampak pada tindakan seseorang misalnya seseorang tersebut cenderung menyembunyikan status kesehatanya, membuat orang enggan meriksakan diri, dan membuat kabur saat akan diperiksa diobati atau dikarantina sehingga memperbesar risiko penularan di masyarakat. Apakah dampak dari pandemi covid19 ini juga terjadi di tempat kalian tinggal?    </li><li>Beberapa rekomendasi agar tubuh dan jiwa tetap sehat dimasa pandemi covid19 adalah selalu menjadi suasana yakin,percaya diri, dan berani. Namun tidak sedikit, anggota masyarakat kita merespon pandemi dengan cemas (<em>anxiety</em>) dan takut (<em>fear</em>). Apakah dampak dari pandemi covid19 ini juga terjadi di tempat kalian tinggal? (ceritakan jika ditempat tinggal kalian terjadi rasa cemas dan takut akibat dari pamdemi ini)</li><li>Menjadi harapan kita bersama, walaupun dimasa pandemi ini, suasana di masyarakat tetaman aman dan nyaman. Namun terkadang impian suana aman dan nyaman itu terusik ketika terjadi tindakan kriminal karena alasan ekonomi.  Apakah dampak dari pandemi covid19 ini juga terjadi di tempat kalian tinggal? (ceritakan tindakan kriminal di tempat tinggal kalian jika terjadi)  </li><li>Semua sektor dan bidang usaha cenderung melemah saat terjadi pandemi covid19. Sektor bidang usaha yang cukup terpukul saat terjadi pandemi kali ini adalah sektor pariwisata.  Apakah dampak dari pandemi covid19 ini juga terjadi di tempat kalian tinggal? (ceritakan juga lemahnya sektor bidang usaha yang ada di tempat tinggal kalian)  </li><li>Banyaknya perusahaan dan usaha yang tutup saat terjadi pandemi, berdampak pengangguran meningkat. Apakah dampak dari pandemi covid19 ini juga terjadi di tempat kalian tinggal? (ceritakan fenomena pengangguran yang terjadi di tempat tinggal kalian)  </li><li>Pesan untuk tetap jaga jarak, pakai masker, kurangi keluar rumah, dan cuci tangan, kerapkan kali kita dengar saat di lampu bangjo. Semua pesan itu terkesan berat untuk kita, karena dalam keseharian kita cenderung dekat satu salam lainnya. Dampak dari pesan tersebut, interaksi fisik berkurang. Apakah dampak dari pandemi covid19 ini juga terjadi di tempat kalian tinggal? (ceritakan juga fenomena interaksi fisik berkurag saat terjadi di tempat tinggal kalian)  </li><li>Salah satu dampak perkembangan teknologi saat terjadi pandemi covid19 adalah penggunaan teknologi komunikasi secara masif. Semua lapisan masyarakat, mau tidak mau menggunakan teknologi komukasi. Apakah dampak dari pandemi covid19 ini juga terjadi di tempat kalian tinggal? (ceritakan fenomena penggunaan teknologi komunikasi secara masif yang terjadi di tempat tinggal kalian) </li></ol><div> JAWABAN :<br>1.Iya,dampak dari covid 19 ini juga dirasakan di desa saya tinggal,apalagi seseorang yang pulang dari luar negeri,yang kadang membandel,sampai petugas desa ke rumah nya.<br>2.Dampak cemas dan takut ini tidak begitu di rasakan di tempat saya tinggal.Mungkin karna saya masih tinggal di pedesaan yang jauh dari hilir mudik seseorang.<br>3.Tindak kriminal di tempat saya tinggal memang saya alami,seperti adanya pencurian di minimarket.Banyak kepergok oleh pegawai kasus pencurian ini.Apalagi di masa pandemi sekarang.Dimana kita di batasi dalam beraktivitas.<br>4.Ditempat saya tinggal,tidak begitu merasakan dampak dalam bidang usaha ini,karna masih pedesaan yang masyarakatnya terkadang cuek dalam hal ini.Jadi,sektor usaha apapun masih berjalan.<br>5.Fenomena pengangguran di desa saya didasari dari para perantau yang pulang akibat di berhentikan pada masa pandemi ini.Mereka pulang kampung walaupun di larang oleh pemerintah,maka terjadi penumpukan pengangguran di desa-desa.<br>6.interaksi dan kegiatan-kegiatan keagamaan yang pernah tidak dilaksanakan sementara pun dirasakan di desa saya,seperti tidak di laksanakan solat jumat,tarawih pada bulan ramadan.<br>7.Sangat dirasakan,karena sekrang semuanya menggunakan internet,memberi kabar pada keluarga jauh yang tidak bisa pulang,daring,bahkan kapasitas kuota internet pun meningkat,dari sebelum pandemi.<br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2020-12-13 08:26:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ratnawati/Bookmarks/wish/1013212456</guid>
      </item>
      <item>
         <title>B. Pertanyaan tentang Permasalahan Sosial yang Muncul di Desa Kalian Pada Masa Pandemi Coivid19</title>
         <author>Ratnawati</author>
         <link>https://padlet.com/ratnawati/Bookmarks/wish/1013227481</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama :Ratnawati</div><ol><li>Saat ini masker kain dan sejenisnya cukup banyak tersedia dipasaran, namun pada awal diberlakukannya pandemi covid19, terjadi kelangkaan masker, dan jikapun ada, harga masker cukup mahal. Apakah permasalahan ini juga terjadi di tempat kalian tinggal? (ceritakan juga bagaimana keberadaan stok masker dan harganya ditempat anda tinggal, dan ceritakan juga bagaimana masyarakat merespon) </li><li>Saat pertama kali dinyatakan terjadi pandemi covid19, pembelajaran tatap muka di sekolah ditiadakan dan diganti dengan model pembelajaran jarak jauh atau online. Perubahan cara belajar di sekolah formal ini kemudian menyebabkan masalah untuk para siswa dan orangtua dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh. Apakah permasalahan ini juga terjadi di tempat tinggal kalian? (ceritakan juga suasana pembelajaran online di tempat tinggal kalian)  </li><li>Pada saat diberlakukannya pandemi covid19, sebagian besar tempat kerja pada tutup. Mereka para pekerja dirumahkan. Bahkan terdapat tempat kerja tutup total. Apakah permasalahan ini juga terjadi di tempat kalian tinggal? (ceritakan pula tentang keberadaan tempat kerja disekitar tempat tinggal kalian pada saat awal pandemi dan hingga sekarang)   </li><li>Pada saat diberlakukannya pandemi covid19, terdapat himbauan aturan untuk memberlakukan standar protokol kesehatan saat sholat berjamaah di masjid. Bahkan beberapa masjid ada yang tidak menyelenggarakan sholat jumat. Dengan adanya himbauan, aturan, dan tata etika perubahan beribadah di masjid, terdapat pro dan kontra. Apakah permasalahan ini juga terjadi di tempat kalian tinggal? (ceritakan tentang suasana ibadah di masjid tempat tinggal kalian, dan beberapa masalah yang muncul kemudian)</li><li>Saat diberlakukannya pandemi covid19, saat itulah awal mula diberlakukannya pembatasan tenaga kerja di pabrik. Fenomena ancaman pemutusan hak kerja, transportasi sepi, pabrik bangkrut, warung-warung pada sepi, kelangkaan barang, harga barang menjadi mahal, hingga terjadi pelemahan daya beli masyarakat, menjadi masalah nyata hingga sekarang.  Apakah permasalahan ini juga terjadi di tempat kalian tinggal? (ceritakan juga fenomena masalah tersebut ditempat tinggal kalian, termasuk fenomena-fenomena unik lainnya)</li><li>Ternyata tetap dirumah bukan pilihan bagi sebagian orang. Ini adalah sebuah realita dimana sebagian besar dari anggota masyarakat kita melakukan kerja untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sehingga ketika diberlakukan status pandemi covid19 yang mendorong setiap anggota masyarakat bekerja dari rumah, menjadi masalah. Misalnya seorang buruh, petani, dan nelayan yang terbiasa bekerja di luar rumah menjadi tidak siap. Apakah permasalahan ini juga terjadi di tempat kalian tinggal? (ceritakan juga siapa saja yang tepat dan tidak tepat dalam memilih tinggal dirumah menjadi pilihan saat terjadi pandemi covid19)</li><li>Pada saat terjadi pandemi covid19, anggota masyarakat yang memiliki banyak tabungan, tidak menjadi masalah. Tetapi bagi mereka yang tidak memiliki tabungan, menjadi masalah. Mereka yang banyak tabungan, dapat menggunakan tabungannya untuk mencukupi kebutuhan hidup. Sebaliknya, mereka yang tabungannya terbatas, akan bermasalah dalam mencukupi kebutuhan hidup. Apakah permasalahan ini juga terjadi di tempat kalian tinggal? (ceritakan pola hidup anggota masyarakat ditempat tinggal kalian yang memiliki dan tidak memiliki tabungan) </li><li>Kerap kali masyarakat tidak mengindahkan himbauan protokol kesehatan pada saat diterapkannya masa pandemi covid19. Contohnya adalah tidak menggunakan masker dan tidak jaga jarak saat berkegiatan di luar. Apakah permasalahan ini juga terjadi di tempat kalian tinggal?</li><li>Fenomena kluyuran pada saat status menjadi ODP dan PDP, dan kluyuran saat menanti hasil swab belum keluar, kerap kali dikabarkan berita di media massa. Apakah permasalahan ini juga terjadi di tempat kalian tinggal? (ceritakan -jika ada - beberapa kasus kluyuran saat menjadi ODP dan PDP di tempat tinggal kalian)  </li><li>Menghindar saat akan dirapit dan juga menghindar saat diswab kerab kali dilakukan oleh para pedagang saat Tim Gugus Covid19 datang dilokasi. Mereka para pedagang khawatir ketika dirapit reaktif dan atau saat diswab positif, akan mempengaruhi tingkat daya beli dagangannya. Apakah permasalahan ini juga terjadi di tempat kalian tinggal? (ceritakan - jika ada - peristiwa penolakan saat akan dirapit dan penolakan saat diswab, dan peritiwa turunnya daya beli dagangan para pedagang terbukti reaktif dan atau positif)</li></ol><div>JAWAB:<br>1.Stok masker dan harga yang melejit pun di rasakan di tempat saya tinggal,bahkan di minimarket yang biasanya dipatok dengan harga 10k pada pandemi di patok dengan harga 30k sampai 50k.Karna tempat saya masih desa,masyarakat tidak begitu mempedulikan ,karna hanya masyarakat menengah ke atas saja yang mampu membeli.<br>2.Sangat dirasakan oleh saya sendiri,dan keponakan saya yang sudah menginjak usia sekolah dasar.Namun,guru di SD memcoba pembelajaran secara langsung ,walau di rumah ke rumah dan hanya 1 minggu sekali.<br>3.Ditempat saya tinggal hal ini tidak begitu di rasakan,hanya saja bedanya di berlakukan protokol kesehatan,seperti memakai masker,cek suhu sebelum masuk.<br>4.Pemberlakuan protokol kesehatan yang harus menjaga jarak mengakibatkan setiap masjid atau tempat ibadah menyilang bagian yang tidak boleh di tempati atau sebagai jarak satu sama lain.Hal ini membuat masalah,seperti perbedaan pendapat dengan pemuka agama,yang melarang ibadah dengan jarak.Kemudian,tentang ditiadakan solat jumat yang menuai pro dan kontra,namun tetap kami laksanakan anjuran pemerintah dengan sebaik mungkin.<br>5.Fenomena yang sangat dirasakan adalah kenaikan harga barang-barang,kebutuhan sehari-hari yang meningkat terkadang membuat kami bingung,karna pekerjaan yang sudah di phk,sangat kami rasakan dampak ini.<br>6.Tempat saya tinggal memang mayoritas petani nelayan yang mana mereka harus tetap bekerja di luar rumah.Menurut saya yang harus di rumah adalah orang-orang yang tidak begitu kepentingan untuk diluar karna ini rentan covid,yang masih bisa di rumah,seperti anak-anak,ibu rumah tangga,cukup di rumah saja.<br>7.Masyarakat di tempat saya tinggal mayoritas memiliki pekerjaan di alam langsung,seperti petani dan nelayan.Yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari mencari dan sehari habis,jd tidak begitu ada kesenjang disini.<br>8.Dampak ini memang sangat di rasakan di tempat saya tinggal,karna di sini pedesaan ,masyarakat berfikir seperti bahwa kita jauh dari kota jadi aman,padahal virus ini tidak memandang siapa dan dimana.<br>9.Ditempat saya tinggal tidak begitu dirasakan dampak ini,karna syukurnya disini tidak ada yang positif,hanya terkdang banyak isu yang bertebaran dimana-mana yang membuat cemas.<br>10.Saya sendiri belum menemukan hal ini dilingkungan saya.Namun,memang banyak pemberitaan di berbagai daerah kasus ini terjadi.Rasa khawatir dan cemas yang timbul sebelum adanya hasil tes.</div>]]></description>
         <pubDate>2020-12-13 08:40:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ratnawati/Bookmarks/wish/1013227481</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SOAL-SOAL PENGAYAAN  KELAS XII  IPS 2020/2021</title>
         <author>Ratnawati</author>
         <link>https://padlet.com/ratnawati/Bookmarks/wish/1013429375</link>
         <description><![CDATA[<div><br><br>Nama :Ratnawati<br><a href="http://www.mgmpsosiologijateng.com/?m=1"><strong> </strong></a>SOSIOLOGI</div><div><strong>PETUNJUK MENGERJAKAN</strong></div><ul><li>Bacalah soal berikut ini dengan teliti!</li><li>Jika perlu, lakukan pengamatan pasif (pengamatan dari jauh tanpa kontak fisik) dalam menjawab soal ini!</li><li>Jika perlu, lakukan browsing di internet dalam menjawab soal!</li><li>Jawablah soal berikut ini di padlet kalian dan di padlet saya</li><li>Kerjakan soal secara bertahap, terjadwal, dan taat terhadap protokol kesehatan </li><li>Setalah menjawab soal berikut ini, segera lakukan langkah berikutnya yaitu menghubungi saya.</li><li>Ulangan online dimulai pada tanggal  2 Desemberr 2020 s.d  12 Desember 2020 </li><li>Selama mengerjakan soal, diwajibkan taat protokol kesehatan, diantaranya: mengenakan masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun, dan selalu berolahraga untuk menjaga kebugaran dan kesehatan badan kalian, terima kasih. </li></ul><div><strong>Informasi tentang Kompetensi Esensial</strong></div><ol><li>Siswa mampu mengumpulkan informasi tentang masalah sosial yang muncul pada saat terjadi pandemi covid19 </li><li>Siswa mampu mengelompokkan/ mengkategorisasikan informasi yang didapat tentang masalah-masalah sosial yang terjadi selama pandemi covid19 </li><li>Siswa mampu mengidentifikasi akibat/konsekwensi dari masalah-masalah yang muncul selama pandemi covid19 </li><li>Siswa mampu merancang rencana penyelesaian masalah sosial pada masa pandemi covid19 </li></ol><div><strong>Informasi tentang Materi</strong></div><ol><li>Permasalahan sosial yang muncul pada masa pandemi covid19 </li><li>Dampak permasalahan sosial pada masa pandemi covid19 </li><li>Pemecahan masalah sosial yang diambil pada masa pandemi covid19 </li></ol><div><strong><br>DAFTAR PERTANYAAN </strong><br><strong><br>A. Pertanyaan tentang Keadaan Desa Pada Masa Pandemi Covid19</strong></div><ol><li>Dimana Anda tinggal? (tulis lengkap mulai dari Dukuh, RT, RW, Desa, Kecamatan, dan Kabupaten)</li><li>Apakah desa tempat tinggal Anda terdapat Satgas Covid19-nya? (sebutkan juga nama-nama personelnya)</li><li>Apakah desa tempat tinggal kalian terdapat program covid19? (ceritakan juga misalnya terdapat kegiatan sosialisasi, penyemprotan desinfektan, pembagian masker, pembagian hansinitaizer, dll) </li><li>Apakah di setiap rumah tempat tinggal kalian menyediakan fasilitas cuci tangan pada masa pandemi covid19 ini? (ceritakan juga keadaan di semua rumah desa kalian) </li><li>Apakah warga masyarakat di tempat tinggal kalian telah mengenakan masker pada masa pandemi covid19? (ceritakan juga kapan mereka mengenakan masker)</li><li>Ceritakan keberlangsungkan kegiatan sosial di tempat tinggal kalian pada masa pandemi covid19! (yang diceritakan misalnya tentang kegiatan arisan, tahlilan, hajatan, hingga upacara kematian)</li><li>Ceritakan kegiatan mata pencaharian anggota masyarakat di tempat tinggal kalian pada masa pandemi covid19! (yang diceritakan misalnya tentang kegiatan bertani, berdagang, wiraswasta, kerja di pabrik, kerja di kantor, dll) </li><li>Ceritakan program bantuan sosial apa saja yang didapatkan warga di sekitar tempat tinggal kalian pada masa pandemi covid19! (yang diceritakan misalnya tentang program bantuan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah desa) </li><li>Ceritakan suasana dan atau tatacara kegiatan pendidikan/ pembelajaran anak-anak sekolah yang berlangsung di desa kalian selama terjadi pandemi covid19! (yang diceritakan misalnya tentang layanan pendidikan di madrasah, layanan pendidikan formal di sekolah, dll)</li><li>Ceritakan suasana dan tata cara kegiatan beribadah di tempat tinggal kalian selama terjadi pandemi covid19! (yang diceritakan misalnya tentang kegiatan sholat berjamaah di mushola dan dimasjid, dan sholat jumat di masjid, dll) </li></ol><div><br>JAWABAN :<br>1.Saya tinggal di :<br>Desa :Rancadaka<br>Dusun :Raksandaka<br>Rt/Rw :08/02<br>Kecamatan :Pusakanagara<br>Kabupaten  :Subang<br>2.Dilingkungan saya tinggal satgas berada di kecamatan dan perangkat desa masing-masing.seperti Bhabinkamtibnas.<br>3.Di desa tempat saya tinggal terdapat program covid 19,yaitu penyemprotan disinfektan secara masal,kemudian pembagian masker oleh pemerintah atau pun dari para relawan,kemudian ada sosialisasi dari kecamatan.Didesa saya sebagian program-program berjalan dengan baik.<br>4.Rumah-rumah di desa saya tidak semuanya menyedikan fasilitas cuci tangan,bahkan bisa di sebut jarang,keadaan rumah-rumah masih sama seperti sebelum pandemi berlangsung.<br>5.Warga  di desa saya sudah mengenakan masker,namun pengenaannya hanya pada acara-acara tertentu saja,misalnya ke bank,pembagian bantuan,selebihya warga disini jarang menggunakan masker.<br>6.Kegiatan sosial di desa saya selama pandemi memang tidak berlangsung seperti biasa.Contohnya acara nikahan,yang mana tidak boleh banyak orang,dan wajib mengenakan masker.dan tidak boleh lama-lama dalam menyelenggarakannnya.<br>7.Kegiatan bertani,berdagang,di desa saya masih berjalan seperti biasa walaupun pandemi.Hanya saja jika kegiatan pabrik memang banyak pengurangan dan terganggu.<br>8.Bantuan yang diterima masyarakat Alhamdulillah banyak di rasakan,seperti bantuan sembako dari pemprov,kemudian bantuan tunai dan listrik dari pusat,dan makanan pula dari desa.Bantuan ini banyak di rasakan tapi terkadang salah sasaran penerima.<br>9.Layanan pendidikan di desa saya,untuk anak-anak SD dan TK masih bisa di adakan pertemuan walau seminggu 1 kali dan tidak dilingkungan sekolah.Nah,untuk SMP ke atas semua dilakukan dengan daring.<br>10.Tata cara beribadah yang cukup berbeda di masa pandemi ini memang sedikit menimbulkan kaget dimasyarakat.Seperti saf nya yang berjauhan,kemudian menggunakan masker.Dan ibadah solat jumat yang sempat tidak dilaksanakan,untuk sekarang kegiatan solat jumat masih di laksanakan setiap minggunya seperti biasa,hanya mengatur jarak dan memakai masker.</div>]]></description>
         <pubDate>2020-12-13 11:54:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ratnawati/Bookmarks/wish/1013429375</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
